Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Subjek: Implementasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peranan Guru Dalam Implementasi Pendidikan Agama Hindu Pada Siswa Di SDN-1 Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Widia Julianti, 2026 : Peranan Guru dalam Implementasi Pendidikan Agama Hindu pada Siswa di SDN 1 Tumbang Empas Kecamatan Mihing Rasa Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Pembimbing I Hendri,S.Ag.M.Si Pembimbing II Nyoman Sumarni,S.Ag.,M.Si Pendidikan Agama Hindu memiliki peran krusial dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan guru dalam implementasi Pendidikan Agama Hindu pada siswa di SDN 1 Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Rasa, Kabupaten Gunung Mas. Sebagai fasilitator utama di sekolah dasar, guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan (jnana), tetapi juga menjadi teladan moral (susila) bagi siswa di lingkungan sekolah yang heterogen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru Agama Hindu, serta perwakilan siswa, dan diperkuat dengan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Agama Hindu di SDN 1 Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas menjalankan beberapa peran mendasar, yaitu: (1) sebagai pendidik dan pengajar yang menyusun strategi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal; (2) sebagai pembimbing yang mengarahkan pelaksanaan ibadah praktis seperti Tri Sandhya dan berdoa sebelum belajar; serta (3) sebagai motivator dan teladan dalam menerapkan nilai-nilai Tat Twam Asi dan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi ini adalah dukungan dari pihak sekolah dan sarana ibadah yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan alokasi waktu dan keberagaman latar belakang pemahaman keagamaan siswa di rumah. Secara keseluruhan, peranan aktif guru mampu meningkatkan kedisiplinan spiritual dan toleransi sosial siswa di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pembelajaran Agama Hindu Di SDN Percobaan Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agung Suderajat. 2026. Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pembelajaran Agama Hindu Di Sdn Percobaan Palangka Raya Skripsi Srata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Istitut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H Pembimbing II Heri Kusuma Tarupay, S.S.,M.Hum Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya, mengidentifikasi bagaimana kendala guru Pendidikan Agama Hindu mengimplementasi model pembelajaran Problem Based Learning di SDN Percobaan Palangka Raya, serta mengetahui Bagaimana upaya untuk mengatasi kendala implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran Agama Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya. Jenis metode yang digunakan dalam Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SDN Percobaan Palangka Raya. Informan penelitian terdiri atas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru Pendidikan Agama Hindu, dan empat siswa kelas V yang beragama Hindu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning telah dilaksanakan melalui tahapan orientasi masalah, diskusi kelompok, penyelidikan, presentasi hasil, dan evaluasi, sehingga mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta partisipasi siswa dalam pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan kegiatan Problem Based Learning, keterbatasan media pembelajaran, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu meningkatkan perencanaan pembelajaran, memanfaatkan media yang tersedia, memberikan bimbingan secara intensif kepada siswa, serta mengoptimalkan pengelolaan waktu dan kerja kelompok agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, aktif, dan bermakna. Penerapan model pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembiasaan Karakter Gemar Membaca Pada Siswa Kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ativa, Andin, Gita, 2026. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembiasaan Karakter Gemar Membaca Pada Siswa Kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Dr. I Wayan Dana, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd. Rendahnya karakter gemar membaca pada siswa sekolah dasar masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya yang ditunjukkan oleh belum optimalnya kebiasaan membaca, rendahnya pemanfaatan perpustakaan dan pojok baca, serta masih terbatasnya variasi bahan bacaan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta mendeskripsikan dampak implementasi Gerakan Literasi Sekolah terhadap pembiasaan karakter gemar membaca pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan sembilan informan, terdiri atas kepala sekolah, wali kelas V, kepala perpustakaan, dan enam siswa kelas V. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya telah dilaksanakan dengan baik melalui pembiasaan membaca selama 15-30 menit sebelum pembelajaran dimulai, pemanfaatan pojok baca, perpustakaan sekolah, serta berbagai kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin. Faktor pendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah meliputi komitmen kepala sekolah, keterlibatan guru, pembiasaan membaca yang dilakukan secara konsisten, serta tersedianya perpustakaan dan pojok baca. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan variasi koleksi buku bacaan, belum optimalnya sarana pendukung literasi, dan masih adanya sebagian siswa yang memiliki minat membaca relatif rendah. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat, frekuensi, dan kebiasaan membaca siswa, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, memperkaya kosakata, meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan kembali isi bacaan, serta membentuk karakter gemar membaca pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMP Negeri 8 Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMPN 8 Palangka Raya. Dimana kebijakan pendidikan Nasional memberikan keleluasaan bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal, menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, penguatan karakter, serta fleksibilitas dalam pengelolaan pembelajaran. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai luhur agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif Deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti, mengenai implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMPN 8 Palangka Raya. terdapat tiga langkah dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai berikut: (1) Tahap persiapan dan perencanaan pembelajaran, yang mencakup: (a) Mengikuti pelatihan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, (b) Merencanakan dan melaksanakan asesmen diagnostik, (c) Menyusun dan membuat materi ajar, (d) Menentukan topik pembelajaran, (e) Memilih metode dan strategi dalam pembelajaran, (f) Mengidentifikasi sumber, alat, dan media yang digunakan untuk pembelajaran, (2) Tahap pelaksanaan pembelajaran, dimana penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti telah dilaksanakan dengan baik oleh guru sesuai dengan karakteristik dari Kurikulum Merdeka, mulai dari pembukaan, inti, hingga penutupan, (3) Tahap evaluasi pembelajaran, yaitu guru melakukan dua jenis asesmen, yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, di SMP Negeri 8 Palangka Raya berjalan cukup lancar dan baik. Guru berhasil merancang atau membuat materi ajar yang kontekstual, dan mendorong siswa untuk lebih aktif, serta mengintergrasikan nilai-nilai agama Hindu dan karakter mulia dalam proses belajar. Namun, masih ada beberapa hambatan atau kendala seperti keterbatasan sumber bahan ajar, adaptasi guru terhadap perangkat ajar baru, serta perbedaan kemampuan siswa dalam menerima pembelajaran berbasis. Meski begitu, ada beberapa upaya perbaikan yang dilakukan seperti pelatihan guru, kerja sama guru dengan teman sejawat, dan pihak sekolah, serta pemanfaatan penggunaan media digital. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti, terutama dalam membentuk karakter siswa, kemandiri siswa, dan moral siswa khususnya yang beragama Hindu. Serta diharapkan juga dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif dan kreatif, harapannya juga mendapatkan dukungan yang terus menerus dari sekolah dan pemerintah agar Kurikulum Merdeka dapat berjalan optimal. Kata kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Pengetahuan Herbarium Siswa Kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji tentang implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan pengetahuan herbarium siswa kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya. Berdasarkan situasi saat ini, menunjukkan bahwa guru masih menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional yang cenderung memusatkan siswa pada diri mereka sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap pengetahuan herbarium siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain true eksperimental tipe pretest-posttest control group desain. Dua kelas terlibat dalam kelas ini yaitu, kelas IV A berfungsi sebagai kelas kontrol dan kelas IV B berfungsi sebagai kelas eksperimen yang mana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling dengan jenis simple random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan melalui tes berbentuk pilihan ganda yang dilakukan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran berbasis proyek, yang mana tujuannya adalah untuk mengukur peningkatan pengetahuan herbarium siswa. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji normalitas, uji hipotesis (uji mann-whitney u test), dan uji n-gain (gain score). Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 taraf signifikansi 0,05 (0,000 0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam pengetahuan herbarium siswa. Sedangkan nilai uji N-Gain yaitu, nilai rerata (mean) pada kelas kontrol adalah 0,41 yang menujukkan bahwa nilai N-Gain dalam rentang berada antara 0,30 hingga kurang dari 0,70. Maka termasuk dalam kategori sedang. Kemudian nilai rerata (mean) pada kelas eksperimen adalah 0,75 menunjukkan bahwa nilai N-Gain dalam rentang lebih besar atau sama dengan 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Jadi dapat dapat disimpulkan dari hasil analisis di atas pada N-Gain Score bahwa model pembelajaran berbasis proyek (pembuatan herbarium) termasuk dalam interpretasi tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 2 Bukit Tunggal

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Mei Lanisa,2025. Dr. Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,MA., Putu Wisnu Saputra, M.Pd.Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN 2 Bukit Tunggal. Kurikulum merdeka adalah ideologi pendidikan yang menerapkan gagasan bahwa sistem pendidikan perlu menjadi lebih fleksibel dan responsif terhadap tuntunan masyarakat serta kebutuhan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum merdeka memberikan kebebasan kepada sekolah dengan tetap mengacu pada standar pendidikan nasional untuk menjamin pencapaian pada tujuan pendidikan nasional. Dalam perspektif ini, kurikulum dianggap sebagai suatu sistem yang harus dapat menyesaikan diri dengan dinamika perubahan zaman dan kebutuhan sosial yang berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan kurikulum merdeka pada jenjang sekolah dasar yaitu SDN 2 Bukit Tunggal, serta menganalisis kendala apasaja yang ditemukan pada pelaksanaannya dan bagaimana upaya guru dalam menghadapi kendala tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif, penelitian ini akan memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian faktual yang sistematis mengenai faktor serta fenomena yang dimiliki untuk mengetahui dasar-dasarnya. Hasil dari penelitian ini secara keseluruhan pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN 2 Bukit Tunggal tidak hanya berlangsung begitu saja tanpa adanya persiapan, hal ini menunjukkan bahwa SDN 2 Bukit Tunggal telah bergerak kearah yang positif dalam mendukung kebijakan baru dalam bidang pendidikan yang dirancang pemerintah melalui kurikulum merdeka. Meskipun pada tahap awal banyak ditemukan kendala baik dalam pemahaman mengenai konsep maupun komponen dalam kurikulum merdeka serta sulitnya beradaptasi dengan perangkat ajar baru namun hal tersebut tidak serta merta menghentikan semangat sekolah untuk terus maju serta berbenah dan belajar. Dengan adanya pelatihan yang relavan serta pendampingan yang berkelanjutan dan komunikasi yang terbuka dari berbagai pihak terkait, implementasi kurikulum merdeka yang bertahap mulai menunjukkan dampak positif baik dalam hal kesiapan guru maupun dalam peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih konstekstual dan bermakna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Hukum Adat dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Desa Kubung Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PANGKI SWITO, 2024. Implementasi Hukum Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Desa Kubung Kecamatan Delang Kabupaten Lamndau. Skripsi, Prodi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Riwun, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Emilson Atharwan, MH. Tanah merupakan permukaan bumi yang terdapat pada lapisan paling atas yang menjadi unsur utama suatu negara. Fenomena yang terjadi di Desa Kubung terkait 2 (dua) sengketa tanah yaitu legalitas hak milik serta ketidaksesuaian ukuran tanah antar batas warga setempat, sehingga sering menimbulkan permasalahan sesama masyarakat di Desa Kubung. Tujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui implementasi dan kendala hukum adat dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Kubung Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriftif kualitatif, Teknik penentu informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Kemudian Teknik analisis data menggunakan teknik data analisis dan kualitatif yaitu suatu pendekatan dalam melakukan penelitian yang berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alumi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu implementasi hukum adat berdasarkan analisis dengan menggunakan teori sistem hukum terdiri atas struktur hukum, substansi hukum, memiliki suatu tujuan yaitu agar hukum dapat berjalan secara efektif dan berhasil. Maka implementasi hukum adat dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Kubung Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau yaitu suatu aktivitas atau tindakan aturan hukum yang saling menyesuaikan seperti halnya, proses yang dilakukan oleh mantir adat yang merupakan sebagai perantara dalam penyelesaian sengketa diluar pengadilan merupakan suatu alternatif dalam memberikan kepastian hukum terhadap mereka yang bersengketa dengan cara mediasi sesama pihak. Sedangkan Kendala Implementasi Hukum Adat berdasarkan hasil analisis menggunakan teori Kausalitas adalah para pihak saling mengklaim sebagai pemilik tanah, para pihak tidak dapat membuktikan surat kepemilikan tanah, para pihak tidak ada yang mau mengalah, melakukan penanaman pohon buah seperti durian, rambutan, nangka dan lain-lainnya di atas tanah kosong dan dikuasai sebagai tanah milik sendiri. Seharusnya masyarakat melakukan pendaftaran tanah agar memperoleh suatu alat bukti hak yang sah dan kuatberupa sertifikat. Putusan lembaga adat mengikat para pihak, sanksi yang dijatuhkan disebut pulau diberikan kepada pihak pemilik tanah atas kesepakatan bersama.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Metode Pembelajaran Mandiri dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V di SD Negeri 3 Palangka

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Silvia Magdalena, 2024, Implementasi Metode Pembelajaran Mandiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Drs. I Ketut Soter, M.Pd.H, Pembimbing II Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd Pembelajaran mandiri adalah ketika siswa aktif dalam mengidentifikasi apa yang perlu di pelajari dan memiliki kendali dalam menemukan serta mengatur jawaban mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Rumusan masalah yang diangkat mencakup: 1) bagaimana implementasi metode pembelajaran mandiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V SDN 3 Palangka, 2) Apakah kendala yang dihadapi guru/dan siswa dalam penerapan metode tersebut, serta 3) implikasi dari metode pembelajaran mandiri terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sehingga data yang diambil menggunakan jenis data primer dan sekunder. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, digunakan tiga langkah utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri dari 34 siswa kelas V. Data diperoleh melalui ujian yang dilaksanakan sebelum dan setelah penerapan metode, untuk mengevaluasi perubahan yang terjadi. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai ujian akhir, dengan rata-rata skor meningkat dari 70 menjadi 85. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran mandiri tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif dalam proses belajar. Menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran mandiri berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman siswa tentang metode ini dan waktu yang terbatas bagi guru untuk membimbing. Implikasi dari penerapan metode ini menunjukkan bahwa, dengan dukungan yang tepat, siswa dapat lebih mandiri dalam belajar, sejalan dengan teori kognitif yang menekankan peran aktif siswa dalam proses belajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pembelajaran Direct Learning pada Pembelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kismita, 2024 Implementasi pembelajaran direct learning dalam pada pembelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Dosen pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Dalam proses pencapaian, hasil belajar sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu faktor utama yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan pembelajaran adalah keberadaan guru. Di SMAN 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas ditemukan bahwa siswa kurang aktif selama proses pembelajaran dan kurang memperhatikan materi yang disampaikan guru, kebanyakan siswa yang sibuk sendiri dengan teman sebangkunya. disebabkan pelaksaan pembelajaran metode yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi belum mampu melibatkan siswa secara aktif. Sehingga siswa menjadi malas untuk bertanya dan mengeluarkan pendapatnya, kurangnya pemahaman siswa terhadap konsep yang digunakan. Salah satu faktor yang di identifikasi adalah terbatasnya kemampuan guru dalam menyampaikan materi dan kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran Agama Hindu metode yang digunakan sekarang yaitu model pembelajaran direct learning. Metode penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif, dan Teknik penentuan informan menggunakan purposive. Data yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan smartphone sebagai instruemen dalam penelitian ini. Teknik analisis data melalui empat tahap yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori humanistic dan teori motivasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Implementasi pembelajaran direct learning pada mata pembelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas, dilakukan leh guru dengan terlebih dahulu melakukan kegiatan pendahulian, seperti penyampain materi, presentasi Pelajaran untuk menarik perhatian siswa, memberikan latihan terstruktur dengan penguatan respon kepadasiswa yang benar, serta memotivasi dan mengevoluasi hasil kerja siswa. Guru juga memberikan latihan mandiri untuk membantu siswa mengembangkan kemampuannya.: (2) Kendala dalam implementasi pembelajaran direct learning mencangkup rendahanya daya serap siswa, kurangnya partisipasi, dan disiplin yang kurang, sehingga pelaksanaan pembelajaran belum optimal karena siswa cinderung pasif : (3) Upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan merancang strategi pembelajaran yang lebih teloti dan relavan agar proses pembelajaran dapat diterima dengan baik oleh siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pendidikan Seni Rupa Bukung Ringa dalam Ritual Nganda di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupataen Seruyan.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hartono, 2024, Implementasi Pendidikan Seni Rupa Bukung Ringa Dalam Ritual Nganda Di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupataen Seruyan. Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. AA. Gede Wiranata, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd.,M.Pd Bukung Ringa adalah salah satu properti yang digunakan untuk ritual nganda atau Habukung yang terbuat dari kayu palawi atau kayu hampul. Namun tidak semua orang yang bisa membuat jenis Bukung ini terutama pada bagian junjungnya atau mahkota Bukung Ringa, sehingga jenis Bukung ini jarang sekali ditampilkan kecuali pada malam kerinduan atau malam terakhir bagi liau haring, padahal Bukung Ringa sangat penting untuk ditampilkan pada saat ritual nganda untuk membantu liau haring menuju ke lewu tatau atau surga. Oleh karena itu, penelitian ini dianggap penting. Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab rumusan masalah: (1) bagaimana bentuk seni rupa Bukung Ringa? (2) bagaimana proses pembuatan seni rupa Bukung Ringa? dan (3) bagaimana implementasi pendidikan seni rupa Bukung Ringa khususnya dalam ritual nganda di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupaten Seruyan. Teori yang digunakan untuk menganalisis data untuk menjawab rumusan masalah yaitu teori mimesis, teori fenomenologi dan teori pendidikan klasik. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian pendekatan kualitatif, dengan teknik penentuan informan purposive sampling, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Daya yang diperoleh selanjutnya dianalis secara sistematis dan disimpulkan. Hasil dari penelitian terkait bentuk Bukung Ringa adalah sebelum diciptakan para seniman, seni rupa Bukung Ringa memiliki arti yaitu jelmaan dari gana atau naga yang menghuni di hutan belantara sehingga memiliki perwujudan mirip seperti naga. Proses pembuatan Bukung Ringa dimulai dari pengumpulan alat dan bahan. Kayu palawi dibagi menjadi dua bagian yaitu ada yang dibelah dan ada juga yang tidak dibelah, kayu palawi yang bulat untuk pembuatan rahang atau bentuk kepala Bukung Ringa sedangkan yang dibelah seperti papan tipis untuk pembuatan junjungnya. Proses selanjutnya yaitu pembuatan pola rahang atau junjung yang menggunakan pensil atau spidol, lalu kayu dipahat dan diukir sesuai bentuk pola. Kemudian masuk ke proses pewarnaan dengan cat kaleng, kemudian dilanjutkan ke proses penjemuran. Implementasi tranfer ilmu pembuatan Bukung Ringa di Kelurahan Rantau Pulut masih berlangsung, walaupun hanya sebagian generasi muda yang berminat mempelajari cara pembuatannya. Hal ini dikarenakan kurangnya penjelasan dari para rohaniawan Tukang Jaya, selain pentingnya untuk pelestarian seni rupanya Bukung Ringa juga berguna untuk ritual nganda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMP Nasional Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SRIE RAHAYU, 2023. Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dalam Pendididikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Di SMP Nasional Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri (IAHN TP) Palangka Raya. Pembimbing I Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si. dan Pembimbing II Lamri S.Pd.,M.Pd.H. Penulisan ini mengangkat masalah tentang Implementasi Pendidikan Agama Hindu Dalam Profil Pelajar Pancasila Di SMP Nasional Palangka Raya.Rumusan masalah: 1)Bagaimana Implementasi Pendidikan Agama Hindu Dalam Profil Pelajar Pancasila di SMP Nasional Palangka Raya 2) Bagaimana efektivitas implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti di SMP Nasional Palangka Raya. Teori yang digunakan yaitu Teori Behaviorisme. Penelitian ini berlokasi di SMP Nasional Palangka Raya, Kota Palangka Raya Prodvinsi Kalimantan Tengah. Metode Penelitian yang digunakan dalam proposal skripsi ini adalah melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri didukung dengan panduan wawancara. Dalam memperoleh data pada penelitian ini penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini yakni sebagai berikut : 1) implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu melalui pembiasaan-pembiasaan sesuai dengan indikator Profil Pelajar pancasila seperti: Ibadah bersama setiap pagi, program LISA (lihar sampah ambil), dan kegiatan pendukung berupa : berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan aktifitas pembelajaran, guru memberikan nasihat. 2) faktor pendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu yaitu Kata Kunci : Implementasi, Profil Pelajar Pancasila, Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Program Rehabilitasi dalam Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Eka Parwati, 2024: Implementasi Program Rehabilitasi Dalam Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya Skripsi. Fakultas Dharma Sastra, Program Studi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Citranu, MH. Pembimbing II, I Kadek Kartika Yase, MH. Sistem pembinaan bagi narapidana narkotika dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan, di mana Lembaga Pemasyarakatan merupakan salah satu bentuk hukuman pidana. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya Pasal 9 mengenai hakhak narapidana, bahwa narapidana harus diperlakukan dengan baik dan manusiawi dalam satu sistem pembinaan yang terpadu, pembinaan dan pembimbingan narapidana meliputi program pembinaan dan bimbingan berupa kegiatan pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Masalah yang diteliti : (1) Peran Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Terhadap Narapidana Perempuan Kasus Narkotika. (2) Implikasi Hak Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya Subyek Penelitian adalah Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, Kepala Seksi BLNADIK, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Kasubsi Registrasi, Narapidana/Warga Binaan Pemasyarakatan dan pihak-pihak yang bersangkutan dengan Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Obyek Penelitian adalah Implementasi Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Kausalitas dari Silfiah, Teori Sistem Hukum dari Lewrence Meir Firedman dan Teori Pemidanaan dari Nawawi Arief. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya sangat berperan dalam program pembinaan rehabilitasi terhadap narapidana perempuan kasus narkotika dalam membantu narapidana perempuan menjalani masa hukuman agar setelah menjalani masa pidana dapat menjadi warga negara yang baik. Implikasi hak dalam program rehabilitasi narapidana perempuan kasus narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, dalam hal ini narapidana mempunyai hakhak yang harus dilindungi dan diayomi selama berada di Lembaga Pemasyarakatan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pendidikan Karakter bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GENDUTSI, 2024 : Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Pembimbing II Dr.Suryanto, S.Pd.,M.Pd Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Pendidikan karakter adalah usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik ( habituation) sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadianya. Efektivitas adalah suatu hal yang memiliki pengaruh, manjur, membawa hasil, dan berhasil atau suatu usaha atau Tindakan yang dilakukan. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai Berikut: Bagaimanakah Efektivitas Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pkerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Efektivitas implementasi Pendidikan karakter bagi siswa Hindu dalam pembelajaran Pendidikan agama Hindu dan Budi pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori Peranan dan (2) Teori Belajar Behaviorisme Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang berlokasi di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Subjek dalam penelitian ini yakni kapala sekolah (1 orang), guru agama Hindu (1 orang), dan siswa Hindu (5 orang). Metode dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Implementasi Pendidikan karakter bagi siswa Hindu dalam pembelajaran Pendidikan agama Hindu yang dapat diimplementasikan untuk pembentukan karakter yakni, (1) Tri Kaya Parisudha, (2) Tri Hita Karana, (3) Panca Sradha, (4) Panca Yadnya. 2.Metode pembelajaran yang digunakan dalam pembentukan karakter pada Pendidikan agama Hindu dan budi pekerti : (1) Religius (2) Sopan Santun dan (3) Jujur yang memiliki efektivitas bagi siswa Hindu yaitu dengan memberikan keteladanan dan pembiasaan bagi siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Program Penguatan Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NONA, 2023, Implementasi Program Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing (I). Dr. Suryanto, S.Pd.,M.Pd Pembimbing (II). Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H. Moderasi beragama merupakan kunci penting dalam lanskap keragaman agama. Konsep ini menjadi salah satu alternatif dan solusi di tengah berbagai konflik dan permasalahan yang mengatasnamakan pemecah belahan atas nama agama, khususnya di Indonesia. Sehubungan dengan Program Kementerian Agama tentang Kelompok Kerja Penguatan Moderasi Beragama, begitu pentingnya Implementasi Program Penguatan Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya yaitu dengan melalui Program Sosialisasi tentang Penguatan Moderasi Beragama kepada Mahasiswa. sehingga terhindar dari tindakan Anarkisme dan tindakan radikalisme yang berkaitan erat dengan fundamentalisme. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi program penguatan moderasi beragama bagi mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, (2) mendeskripsikan kendala implementasi program penguatan moderasi beragama bagi amahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, (3) mendeskripsikan impikasi program penguatan moderasi beragama bagi mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah kampus IAHN-TP Palangka Raya. Sumber data penelitian ini adalah Dosen dan Mahasiswa. Data primer dikumpulkan melalui metode observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama April 2023 hingga Mei 2023. Data sekunder berupa serangkaian dokumen legislasi yang terkait dengan formulasi dan implementasi kebijakan program Moderasi Beragama. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) Implementasi Program Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya terdapat upaya dari pihak kampus untuk mewujudkan moderasi beragama, salah satunya adalah dengan membentuk Rumah Moderasi, dan bentuk kegiatan sosialisasi yang diutamakan kepada mahasiswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri se- Kota Palangka Raya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggali bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-kota Palangka Raya. Agama Hindu dikenal kental terhadap ajaran, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya, salah-satunya ajaran yang juga merupakan bagian dari Hindu di Kalimantan Tengah yaitu ajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan. Pada SMA Negeri se-kota Palangka Raya banyak siswa yang masih menganut ajaran Hindu kaharingan sehingga dalam penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi yang pembelajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalahnya: Bagaimanakah implementasi, kendala, dan solusi yang dilakukan dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1). Teori Kognitivisme, 2). Teori Kendala, 3). Teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif Kualitatif dengan lokasi di SMA Negeri 1 Palangka Raya, SMA Negeri 3 Palangka Raya, dan SMA Negeri 6 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data Primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa para guru agama Hindu di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya juga melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran dengan mengkolaborasikan, mengaitkan, menyatukan ajaran Hindu Kaharingan dengan Hindu secara umum. Meskipun di dalam penerapannya terdapat kendala yaitu kurangnya bahan ajar yang dapat menjadi pedoman untuk mendukung pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan agar dapat pengetahuan dan pemahaman siswa lebih mendalam. Selain itu, kendala lain yang dirasakan oleh guru agama Hindu dan siswa agama Hindu di beberapa sekolah yaitu tidak mendapatkan ruang belajar khusus mata pelajaran agama Hindu yang layak dan nyaman karena guru dan peserta didik menganggap pembelajaran agama merupakan privasi dan membutuhkan ruang privat. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu para guru dan siswa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mencari sumber maupun literatur lain yang ada di internet mengenai materi kearifan lokal Hindu Kaharingan. Kedua, para guru masih mengupayakan untuk mengusulkan ruang kelas khusus agama Hindu kepada pihak sekolah agar kiranya dapat dipertimbangkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Budaya Literasi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MAYA SAFITRI, 2023. Implementasi Budaya Literasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agma Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H. Budaya literasi penting dalam memperkaya kosakata, memperluas wawasan dan pengetahuan, membantu berpikir kritis, di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan masih dalam tahap pembiasaan termasuk dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas dibahas: (1) Bagaimana implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (2) Apa kendala implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (3) Bagaiman upaya mengatasi kendala implementasi budaya literasi di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan?. Teori yang digunakan yaitu teori implementasi, kendala dan humanistik. Informan penelitian adalah guru agama Hindu (satu orang), kepala sekolah (satu orang) dan siswa agama Hindu (3 orang). Teknik pengumpulan data: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data: 1) kondensasi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Dari hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa 1) guru mengimplementasikan budaya literasi dengan mengarahkan siswa untuk membaca buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan buku mata pelajaran lain yang berhubungan dengan pendidikan moral selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. 2) kendala yang dihadapi berasal dari a) faktor manusiawi: guru agama Hindu belum mengikuti pelatihan secara khusus tentang budaya literasi, dan siswa agama Hindu belum mampu melafalkan bahasa sangiang dengan fasih; b) faktor intitusional: belum tersediannya ruangan khusus untuk belajar agama Hindu; dan c) faktor intruksional: kurangnya buku bacaan agama Hindu. Dan 3) upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah: membeli buku tambahan dan mengusulkan kepihak dinas terkait untuk mengirimkan buku serta mengikutkan para guru dalam kegiatan seminar atau pelatihan. Dan upaya yang dilakukan oleh guru agama Hindu: menyediakan buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan memanfaatkan buku mata pelajaran lain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implemetasi Pendidikjan Prenatal Melalui Menyaki Tihi pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini mengkaji tentang implementasi pendidikan prenatal melalui Manyaki Tihi pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing. Dalam pendidikan semasa masih dalam kandungan yang dilakukan oleh umat agama Hindu Kaharingan ini perlu diketahui filosofi upacara Manyaki Tihi, rangkaian upacara Manyaki Tihi dan implementasi pendidikan prenatal melalui upacara Manyaki Tihi pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing. Agar generasi hal ini dapat menjadi informasi bagi para generasi penerus, dan upacara Manyaki Tihi ini dapat terus dilalaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data-data maupun informasi dengan melakukan observasi, wawancara semi terstruktur serta dengan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder ditempat penelitian serta dokumentasi berupa gambar situasi dan keadaan tempat dilakukannya tempat penelitian. Subjek penelitian ini adalah Basir, tokoh agama Hindu Kaharingan, dan warga yang melakukan upacara Manyaki Tihi. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teori fenomenologi dan teori behafioristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Manyaki Tihi adalah sebuah upacara yang dilakukan oleh masyarakat Hindu Kaharingan secara turun-temurun yang ditujukan untuk ibu hamil atau ibu yang sedang mengandung dilatar belakangi atas dasar peristiwa-peristiwa sulit yang dihadapi oleh seorang perempuan yang sedang mengandung sampai ia melahirkan. Upacara Manyaki Tihi memiliki tiga rangkaian kegiatan yaitu: 1) Persiapan, yaitu menentukan hari baik dan menyiapkan sarana seperti: beras, hewan korban berupa babi dan ayam untuk diambil darahnya, sirih pinang, minyak kelapa, air, tutup panci, jala, tikar (Amak), dupa atau kemenyan dan perkakas seperti kapak, parang, dan batu asah. 2) Kegiatan inti, yaitu memoleskan (manyaki) darah babi dan ayam pada ibu hamil dan menaburkan beras putih keberbagai penjuru. Dan, 3) Penutup, yaitu tampung tawar. Serta implementasi yaitu upacara ini hanya boleh dilakukan oleh wanita yang beragama Hindu Kaharingan yang sedang mengandung anak pertama pada usia kandungan memasuki usia 7 bulan. Karena upacara ini akan membuat sang calon ibu merasa lebih damai dan tenang, karena selama upacara sang Basir akan mengucapkan doa-doa yang ditujukan untuk para leluhur dan Ranying Hatlla Langit. Sehingga sang ibu merasa lebih tenang dan siap untuk menghadapi kelahiran bayi pertamanya. Dan sang bayi dalam kandunganpun akan menjadi lebih sehat, karena sang ibu tidak mengalami stres.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA HINDU DI SDN 1 TAMPANG TUMBANG ANJIR KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Vonny. 2023 : Implementasi Media Gambar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu Di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si,dan Pembimbing II, I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), berlatar belakang SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kabupaten Gunung Mas dengan objek penelitian siswa kelas III yang beragama Hindu berjumlah 2 (dua) orang dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan media gambar dalam pembelajaran Pendidikan agama hindu dan efektifitas penggunaan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pokok Memahami Sembahyang dalam Agama Hindu. Pada penelitian ini mengkaji pokok penerapan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahap, meliputi ; 1) Perencanan, 2) Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Data diperoleh melalui observasi, angket dan dokumen. Menggunakan analisis kuantitatif untuk analisis datanya termasuk penyajian data dan penarikan kesimpulanya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sangat baik untuk di implementasikan pada proses pembelajaran. Peningkatan motivasi belajar siswa dapat di lihat pada siklus I dan siklus II. Motivasi siswa pada siklus I dengan nilai angket 57,5% dan observasi 64,5% berada pada kriteria “cukup baik” dan pada siklus II berada kriteria “baik” dengan nilai angket 78% dan observasi 84,5%. Jadi hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukan bahwa implementasi media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas sangat efektif untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Sehingga penelitian ini dapat terealisasi dengan baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan terhadap Pengaturan Kebun Plasma Kelapa Sawit Pengelolaan Koperasi Harapan Sejahtera di Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ALDI PRANATA, 2023, Implementasi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan Terhadap Pengaturan Kebun Plasma Kelapa Sawit Pengelolaan Koperasi Harapan Sejahtera Di Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi strata satu, Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing(I) Dr. Ni Nyoman Rahmawati, S.Ag.,M.Si. Pembimbing(II) Armadiansyah, S.Ag.,SH.,MH. Undang–Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan sebagaimana Pasal 58 ayat (1) UU Perkebunan menyatakan “perusahaan perkebunan yang memiliki izin usaha perkebunan untuk budidaya wajib memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar paling rendah 20% dari total luas areal kebun yang diusahakan oleh perusahaan perkebunan. Oleh sebab itu, penelitian ini berupaya mengeksplorasi terkait usaha kemitraan dan pengelolaan kebun plasma berupa fasilitasi 20% dari PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group kepada Koperasi Harapan Sejahtera. Masalah yang diteliti yaitu (1)Bagaimana implementasi usaha kemitraan antara perusahaan kelapa sawit PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group dengan Koperasi Harapan Sejahtera di Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur? (2)Bagaimana pengelolaan Kebun Plasma Kelapa Sawit 20% dari kebun Inti PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group yang dikelola oleh Koperasi Harapan sejahtera di Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur? Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. teknik penentuan informan penelitian ini yaitu Teknik Purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 6 orang antara lain 1 orang Ketua Koperasi Harapan Sejahtera, 2 orang Humas dan Staf Plasma PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group, 1 orang Kepala Desa Penda Durian, dan 2 orang tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa, 1)Implementasi Usaha Kemitraan antara perusahaan kelapa sawit PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group dengan Koperasi Harapan di desa penda durian kecamatan mentaya hulu kabupaten kotawaringin timur, didasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan yang selanjutnya disebut (UU Perkebunan) mewajibkan setiap perusahaan perkebunan agar memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar paling rendah 20% dari total luas areal kebun inti yang diusahakan. 2)Pengelolaan kebun plasma kelapa sawit 20% dari kebun inti PT. Mentaya Sawit Mas (MSM) Wilmar Group yang dikelola oleh Koperasi Harapan Sejahtera di Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, telah dilaksanakan kewajibannya untuk memberikan fasilitasi Pembangunan kebun masyarakat 20% dengan total lahan 150 Ha kepada anggota koperasi 177 orang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran penddikan agama hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jumiyati,2022. Implementasi Metode Tanya Jawab Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 3 Palangka Raya.Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Derson, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Megawati, S.Pi., M.Pd.H Yang melatarbelakangi penelitan ini adalah penyampaian materi dari guru untuk siswa sudah terlaksana dengan baik, tetapi pada saat guru mengajukan pertanyaan dan bertanya apakah siswa ada yang ingin di tanyakan , siswa hanya diam menerima apa yang diajarkan, tidak berminat untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa enggan bertanya, mengerjakan tugas dengan jawaban seadanya,tidak menanggapi dengan baik. Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :(1) bagaimana implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu diSMA Negeri 3 Palangka Raya ? (2) apa kendala yang dihadapi dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ? (3)upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya.(2) Untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi dalam Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya (3) Untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Teori yang digunakan adalah :Teori Kognitivistik, Teori Kendala Dan Teori Peran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah :Metode Observasi Non Partisipan, Metode Wawancara Terstuktur, Dan Metode Dokumentasi Literer. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskritif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) guru menjelaskan materi dengan mengguakan dua metode yaitu metode ceramah/bercerita dan metode diskusi, guru juga telah memberikan pertanyaan-pertanyaan secara langsung ataupun tidak langsung untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menanggapi materi. (2) siswa merasa tidak nyaman berada dikelas, siswa bosan dan tidak fokus saat belajar,kurang minat membaca dan tidak percaya diri. (3) memberikan tugas tambahan,menasehati/memotifasi dan memberikan nilai tambahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail