ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Widia Julianti, 2026 : Peranan Guru dalam Implementasi Pendidikan Agama Hindu pada Siswa di SDN 1 Tumbang Empas Kecamatan Mihing Rasa Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Pembimbing I Hendri,S.Ag.M.Si Pembimbing II Nyoman Sumarni,S.Ag.,M.Si Pendidikan Agama Hindu memiliki peran krusial dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual siswa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan guru dalam implementasi Pendidikan Agama Hindu pada siswa di SDN 1 Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Rasa, Kabupaten Gunung Mas. Sebagai fasilitator utama di sekolah dasar, guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan (jnana), tetapi juga menjadi teladan moral (susila) bagi siswa di lingkungan sekolah yang heterogen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru Agama Hindu, serta perwakilan siswa, dan diperkuat dengan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Agama Hindu di SDN 1 Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas menjalankan beberapa peran mendasar, yaitu: (1) sebagai pendidik dan pengajar yang menyusun strategi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal; (2) sebagai pembimbing yang mengarahkan pelaksanaan ibadah praktis seperti Tri Sandhya dan berdoa sebelum belajar; serta (3) sebagai motivator dan teladan dalam menerapkan nilai-nilai Tat Twam Asi dan Tri Kaya Parisudha dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi ini adalah dukungan dari pihak sekolah dan sarana ibadah yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan alokasi waktu dan keberagaman latar belakang pemahaman keagamaan siswa di rumah. Secara keseluruhan, peranan aktif guru mampu meningkatkan kedisiplinan spiritual dan toleransi sosial siswa di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Irma Anjelina. 2025. Peranan Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Sikap Religius Siswa Melalui Persembahyangan Basarah Di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarrya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan,S.H.,M.Pd.H Pembimbing II.I Made Pustikayasa, S.T., M.Pd. Pentingnya peranan guru pendidikan agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Dengan menanamkan sikap Religius melalui persembahyangan Basarah diharapkan mampu menjadi pribadi yang baik, bertingkah laku yang baik, membentuk karakter yang baik, meningkatkan toleransi, dan menciptakan individu yang beriman serta bertakwa serta mampu menanamkan sikap Religius baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Guru Pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik pengumpulan data, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 12 Juni 12 Juli 2025. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian yaitu 1). Peranan guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: sebagai pendidikan, pembimbing dan teladan, 2). Kendala guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: 1) Internal yaitu berasal dari siswa agama Hindu seperti kurangnya kesadaran terkait penanaman sikap Religius dan karakter siswa yang kurang baik. Dan 2) Kendala Eksternal, yaitu kurangnya waktu belajar di sekolah dan pengaruh buruk dari lingkungan sekitar baik itu di sekolah maupun di rumah. Adapun upaya yang dilakukan yaitu dari guru agama Hindu dengan memberikan tambahan waktu belajar di luar jam belajar di sekolah dan pihak sekolah memberikan pengawasan secara langsung terkait penanaman sikap Religius.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Peranan Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri Se-Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau” dan dilatarbelangi karena guru agama Hindu masih terlihat kurang tau apa peranannya dalam proses pembelajaran disekolah serta masih terlihat minimnya mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu. Untuk mengkaji lebih dalam tentang peranan guru agama Hindu maka penelitian ini terdapat 3 (tiga) rumusan masalah : (1) Bagaimana peranan guru agama Hindu dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (2) Apakah kendala yang dihadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (3) Bagaimana strategi guru agama Hindu dalam peningkatan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan teori peran, teori kendala dan teori Behaviorisme. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu data studi lapangan diperoleh dari wawancara, observasi, dan arsip atau dokumentasi, yang menjadi sampel penelitian yaitu SMP Negeri 1 Kahayan Tengah, SMP Negeri 2 Kahayan Tengah, SMP Negeri 3 Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Informan yang diambil terdiri dari Kepala Sekolah, Guru agama Hindu dan Siswa yang beragama Hindu yang memenuhi kriteria untuk memecahkan rumusan masalah. Hasil penelitian ini setelah dikaji menunjukan beberapa hal sebagai berikut: (1) Peranan guru bukan hanya memberikan materi pelajaran akan tetapi berperan juga sebagai sumber belajar, sebagai Fasilitator, sebagai Pengelola, sebagai Demonstrator, sebagai Pembimbing, sebagai Motivator dan sebagai Evaluator. (2) Kendala yang dihadapi oleh guru ada Faktor Internal adalah Kwalitas/Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu Masih Kurang, Kurang Persiapan Dalam Mengajar, Kurangnya penguasaan metodologi pembelajaran, Faktor eksternal yaitu terdapat pada Sarana prasarana, Minat Siswa dan Lingkungan. (3) Strategi yang dilakukan yaitu dengan Meningkatkan Kompetensi Diri (Guru) Pendidikan Agama Hindu, Melengkapi Perangkat Pembelajaran, Disiplin/Profesional, serta Pengadaan Sarana Prasarana pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Menyediakan lingkungan belajar yang kondusif. Kata Kunci : Peranan guru, Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, Siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Ida Ayu Sri Eka Gayatri. 2021. Peranan Guru Agama Hindu Dalam Penguatan Nilai-Nilai Tat Tvam Asi Bagi Siswa Hindu Di SDN Dwipasari Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala. Skripsi Prodi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarrya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H Pembimbing II. Luh Putu Muliani Handayani, S.Fil.H.,M.Fil.H Siswa Hindu berada di lingkungan sekolah masih melakukan etika yang tidak baik seperti berperilaku yang tidak sopan dan santun, berbicara yang kurang baik untuk di dengar, siswa berkelahi, saling membuli dan jahil dengan teman-temannya di sekolah. Oleh sebab itu pentingya peranan guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu di SDN Dwipasari Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala. Dengan guru agama Hindu memberikan penguatan pada siswa mengenai ajaran nilai-nilai Tat Tvam Asi maka siswa Hindu akan selalu memiliki etika prilaku yang sopan dan santun, memiliki rasa saling menyayangi terhadap guru-guru dan teman-temannya, serta menjaga lingkungan alam sekitar sekolah. Berdasarkan latar belakang diatas dapat ditarik beberapa rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain : 1). Bagaimanakah peranan guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu di SDN Dwipasari, 2). Apa sajakah kendala guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu di SDN Dwipasari, 3). Bagaimanakah Upaya-upaya guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu di SDN Dwipasari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan medeskripsikan peranan guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Purposive, dalam mencantumkan informan yang akan dijadikan sebagai instrumen. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan beberapa metode, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan meliputi tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 28 april-18 mei 2021. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu SDN Dwipasari Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala. Hasil penelitian yaitu 1). Peranan guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu yaitu: peran sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, teladan, dan motivator. 2). Kendala guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu yaitu: kendala secara intrinsik kurangnya kemampuan guru agama Hindu dalam bidang ilmu teknologi, dan siswa Hindu yaitu kurangnya motivasi siswa dalam belajar, kurangnya daya ingat siswa, kemudian secara ekstrinsik yaitu mengenai jam belajar terbatas, buku pelajaran, dan lingkungan. 3). Upaya guru agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi bagi siswa Hindu yakni: upaya memberikan penjelasan, pembelajaran, teladan, dan bimbingan. Kata Kunci : Peranan Guru Agama Hindu, Penguatan nilai-nilai Tat Tvam Asi