ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Meskipun metode ceramah dinilai efektif untuk menyampaikan materi secara sistematis, pelaksanaannya belum sepenuhnya sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) implementasi metode ceramah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, (2) kendala yang dihadapi dalam implementasinya, dan (3) solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Konstruktivisme Jean Piaget untuk menganalisis implementasi pembelajaran dan Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kendala beserta solusi yang diterapkan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1) Teori Kontruktivisme, 2) Teori Kendala. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode ceramah telah dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap persiapan, guru menyusun modul ajar, tujuan pembelajaran, materi, serta instrumen penilaian. Pada tahap pelaksanaan, guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, absensi, dan pertanyaan pemantik, kemudian menyampaikan materi menggunakan metode ceramah yang dipadukan dengan tanya jawab dan diskusi serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Tahap evaluasi dilakukan melalui tes tertulis, penugasan, serta penilaian terhadap keaktifan dan pemahaman peserta didik. Kendala yang dihadapi meliputi pembelajaran yang cenderung monoton, rendahnya partisipasi peserta didik, perbedaan karakteristik peserta didik, serta kurangnya kreativitas guru dalam mengembangkan variasi pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru mengembangkan metode ceramah interaktif, memanfaatkan media pembelajaran, meningkatkan kompetensi profesional melalui pelatihan dan supervisi, serta menerapkan pembelajaran kontekstual disertai praktik langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode ceramah masih relevan digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu apabila dikembangkan secara inovatif, dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang lebih interaktif, serta disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan pembelajaran abad ke-21. ABSTRACT This research was motivated by the continued dominance of the lecture method in Hindu Religious Education learning at SMA Negeri 3 Palangka Raya. Although the lecture method is considered effective for delivering learning materials systematically, its implementation has not been fully aligned with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes student-centered learning. This study aimed to analyze: (1) the implementation of the lecture method in Hindu Religious Education learning, (2) the obstacles encountered in its implementation, and (3) the solutions adopted to overcome these obstacles. This study employed Jean Piaget's Constructivist Theory to analyze the implementation of the learning process and the Theory of Constraints (TOC) to examine the obstacles and the solutions applied. The theories used to analyze the research problems were: (1) Constructivist Theory and (2) Theory of Constraints. This study employed a qualitative descriptive approach and was conducted at SMA Negeri 3 Palangka Raya. The data sources consisted of primary and secondary data. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that the implementation of the lecture method was carried out through three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the preparation stage, teachers developed teaching modules, learning objectives, learning materials, and assessment instruments. During the implementation stage, teachers began the lesson with greetings, joint prayer, attendance checking, and stimulating questions, followed by the delivery of learning materials using the lecture method combined with question-and-answer sessions and discussions while relating the materials to students' daily lives. The evaluation stage was conducted through written tests, assignments, and assessments of students' participation and understanding. The obstacles encountered included monotonous learning activities, low student participation, differences in students' characteristics, limited teacher creativity in developing varied instructional strategies. To address these obstacles, teachers combined the lecture method with other instructional methods, utilized learning media, enhanced their professional competence through training and supervision, and implemented contextual learning accompanied by practical activities. This study concludes that the lecture method remains relevant in Hindu Religious Education learning, provided that it is implemented innovatively, integrated with more interactive instructional methods, and adapted to students' characteristics and the demands of twenty-first-century learning.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Etni Marsela 2026. Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A, Putu Cory Chandra Yhani, S.Pd.,M.Pd Skripsi. Pengaruh Penerapan Metode Deep Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMPN 2 Palangka Raya Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya kajian empiris mengenai pengaruh penerapan metode deep learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 2 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode deep learning terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan landasan teori belajar bermakna Ausubel serta teori konstruktivisme Piaget dan Bruner yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam membangun pemahaman secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 24 siswa kelas VII, VIII, dan IX yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert dan dokumentasi hasil belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode deep learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,014 (0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,246. Nilai tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode deep learning mampu menjelaskan 24,6% variasi hasil belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Selain itu, seluruh siswa memperoleh hasil belajar di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata sebesar 92,75. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode deep learning memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 2 Palangka Raya, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas proses dan hasil belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji pengaruh metode bermain terhadap minat belajar siswa kelas III di SDN-2 Bukit Tunggal, kota Palangka Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan kesulitan belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis positivisme dengan metode survei melalui penyebaran angket.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ririe.2025, ABSTRAK Startegi Pembelajaran Menyenangkan Melalui Metode Kreatif Pada Pembelajaran Seni Tari Di SDN 8 Langkai. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Serlis Rusandi, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II Komang Suarta, S.Ag., M.Si Pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan motorik siswa. Namun, dalam pelaksanaannya sering ditemukan bahwa siswa kurang antusias mengikut i pembelajaran karena metode yang digunakan cenderung monoton dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni tari. Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif dapat diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkai, (2) apa kendala strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkai, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkau. Penelitian ini menggunakan teori kontruktivisme dan teori kedala. Metode penelitian kualitatif deskritif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan terdapat beberapa siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran seni tari, yaitu terdapat 3 siswa laki-laki dikelas VI. Hasil penelitian dapat disimpulkan strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif pada pembelajaran seni tari di SDN 8 langkai. Guru juga menggunakan strategi dalam mengajar siswa dikelas seperti (1) menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, (2) menyapa siswa dengan ramah dan bersemangat, (3) menggunakan ice breaking, (4) menerapkan metode pembelajaran kreatif, (5) metode eksplorasi, (6) evaluasi dan motivasi, (7) evaluasi pembelajaran seni tari, (8) motivasi pembelajaran seni tari. Kendala guru yang mengajar mata pembelajaran seni budaya merupakan guru yang tidak berlatar belakang dari pendidikan seni.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan metodel ceramah yangl dilakukan olehl guru seni budaya pada pembelajaranl seni musik kelas XI di SMA Negeri 1 Kasongan terdapat kendala dalam menerapkan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan: 1) Efektivitas Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan, 2) Kendala Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah Teori Kontruktivisme dan Teori Kendala. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Kasongan. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran seni musik dengan metode ceramah didukung oleh pengelolaan yang terstruktur, penggunaan media pembelajaran yang menarik seperti video dan papan tulis interaktif, serta keterampilan mengajar guru yang baik. Kendala yang dihadapi meliputi kurang fokus siswa akibat kelelahan, suasana kelas yang tidak kondusif, dan penyampaian materi yang kurang variatif. Upaya mengatasi kendala dilakukan dengan memperkaya media pembelajaran, mengaktifkan partisipasi siswa, serta meningkatkan interaksi dan suasana kelas yang menyenangkan. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa metode ceramah efektif jika didukung media yang menarik dan pengelolaan yang baik, serta perlu adanya inovasi untuk mengatasi hambatan yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran seni musik yang lebih variatif dan efektif di masa mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Joni, 2025. Pengaruh Metode Ceramah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si. dan Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd.H Penelitian ini mengkaji pengaruh metode ceramah terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Permasalahan yang diangkat adalah dominasi penggunaan metode ceramah dalam proses belajar mengajar, namun belum diketahui secara pasti seberapa besar pengaruhnya terhadap motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sejauh mana penerapan metode ceramah dalam pembelajaran, (2) mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan (3) mengukur pengaruh metode ceramah terhadap motivasi belajar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang diberikan kepada 17 siswa beragama Hindu. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah berada dalam kategori baik dan motivasi belajar siswa juga tinggi. Namun, hasil analisis menunjukkan nilai R² sebesar 0,006 atau 0,6%, yang berarti metode ceramah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, meskipun metode ceramah masih diterima oleh siswa, penggunaannya secara tunggal tidak cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Redi, 2024. Analisis metode pembelajaran penugasan pendidikan agama Hindu dalam membentuk kepribadian luhur siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas. Tesis program magister program studi pendidikan agama Hindu program pascasarjana institute agama hindu negeri tamping penyang palangka raya. Pembimbing (I) Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si. dan pembimbing (II) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Penelitian ini mengkaji tentang analisis metode pembelajaran penugasan pendidikan agama Hindu dalam membentuk kepribadian luhur siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas. Dengan ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran penugasan pendidikan agama Hindu dalam membentuk kepribadian siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas, (2) untuk mengetahui bagaimana kendala dalam penerapan metode pembelajaran penugasan pendidikan agama Hindu dalam membentuk kepribadian siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa Kecamatan Miri Manasa Kabupaten, (3) untuk mengetahui bagaimana solusi dalam mengatasi kendala dalam penerapan metode pembelajaran penugasan pendidikan agama Hindu dalam membentuk kepribadian siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa Kecamatan Miri Manasa Kabupaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut adalah teori humanisme, teori behavioristic dan teori tindakan sosial. Metode penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang dgunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. kesimpulan. (1) Penerapan Metode Pembelajaran Penugasan dalam Pendidikan Agama Hindu di SMPN 1 Miri Manasa.(2) Kendala Dalam penerapan metode pembelajaran penugasan Pendidikan Agama Hindu untuk membentuk kepribadian luhur siswa Hindu di SMPN 1 Miri Manasa (3) solusi untuk mengatasi kendala dalam penerapan Metode Pembelajaran Penugasan Pendidikan Agama Hindu untuk membentuk kepribadian luhur siswa di SMPN 1 Miri Manasa. Kata kunci : Analisis, Metode Pembelajaran Penugasan, Pendidikan Agama Hindu, Kepribadian Luhur Siswa Hindu
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sindi Erpany. 2020. Tri Aspiyana, M. Pd., Santang, S. Pd., M. Hum. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penerapan Metode Permainan Menyusun Kata Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya. Skripsi ini dilatar belakangi dengan minimnya literasi di Indonesia, dari 70 Negara Indonesia menduduki posisi ke-63 dalam literasi menurut Survey Program For International Students Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organization For Economic Co-operation and Development (OECD) pada Tahun 2019 Negara Indonesia menempati diantara sepuluh Negara dengan tingkat literasi terendah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode permainan menyusun kata pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas IV SDN 1 Menteng Palangka raya. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa siswa dikelas IV SDN 1 Menteng masih banyak yang mengalami kesulitan dalam membaca. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan desain quasi eksperimen Dengan rancangan one group Pretest-Posttest. Jumlah sampel pada penelitian adalah 10 siswa yang diambil menggunakan Teknik random sampling yang berasal dari populasi kelas IV B. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 macam yaitu observasi, tes kemampuan membaca, serta dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji Normalitas dan Uji Hipotesis yang dibagi dua yaitu Uji Wilcoxon signed rank dan Uji N-gain (Gain score). Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai prestest dan posttest dengan nilai Asymp. Sig (2tailend) sebesar 0.024, sedangkan nilai uji N-Gain, yaitu nilai rata-rata n-gain, sebesar 0.2679. Nilai rata-rata menunjukkan bahwa nilai N-Gain berada dalam rentang 0,00 hingga 0.30, yang menunjukkan bahwa metode penerapan permainan menyusun kata memiliki interpretasi yang kurang. Hasilnya menunjukkan bahwa pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan membaca mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Astuti. 2024 Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Seni Tari Melalui Metode Konstruksi Tari Di Smp Negeri 1 Timpah. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dosen Pembimbing I Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H dan Dosen Pembimbing II Hendri , S.Ag.,M.Si Peneliti mengkaji tentang Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Seni Tari Melalui Metode Konstruksi Tari Di SMP Negeri 1 Timpah. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran seni tari melalui metode konstruksi di SMP Negeri 1 Timpah. Dari yang sebelumnya masih menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran dan setelah menggunakan metode konstruksi tari. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori konstruktivisme, kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design dengan tipe one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Lama waktu yang peneliti gunakan dalam penelitian ini selama satu bulan. Jenis sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara porpusive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu penilaian unjuk kerja dan presentase ketuntasan peserta didik. Berdasarkan indikator keberhasilan menurut Nurkanca hasil belajar kelas dapat dikatakan tuntas apabila di dalam kelas tersebut mencapai 70% siswa telah mencapai nilai ≥70, penelitian ini dikatakan berhasil dengan nilai rata-rata siswa mencapai ≥70 dengan presentase 80%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.Berdasarkan fakta yang terjadi dilapangan, guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional yang dalam kegiatan pembelajarannya lebih berpusat pada guru, sehingga membuat siswa kurang aktif dikelas dan prestasi belajar siswa rendah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan metode pembelajaran market place activity. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain penelitiannya yaitu pretest-posttest nonequevalent control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 6 Palangka, yaitu 25 orang siswa dari kelas IVA dan 27 orang siswa dari kelas IVB yang keseluruhannya berjumlah 52 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes berupa essay. Terdiri atas 10 soal pretest dan posttest yang diberikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data yang diperoleh peneliti kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif dalam penelitian ini adalah prestasi belajar pada kelas eksperimen sebelum menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai pretest minimum 30, dan nilai maksimum 75 dengan jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 49,63 dengan standar deviasi 12,08. Sedangkan nilai sesudah diberikan perlakuan menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai postest minimum 70, dan nilai maksimum 95 jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,33 dengan standar deviasi 6,79. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan SPSS 25 diperoleh nilai sig. (2-tailed) yaitu sebesar 0,000 0,05. Maka berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Delia Puspita. 2024. Hubungan Antara Metode Diskusi dan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Agama Hindu dengan Hasil Belajar Kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing : (I) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H., (II) Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd. Metode Diskusi merupakan salah satu metode dari beberapa metode yang sering digunakan dalam pembelajaran, dimana bertujuan untuk membuat proses pembelajaran yang bervariasi dan menjadi lebih termotivasi sehingga terjadinya proses pembelajaran dua arah yaitu antara siswa dan guru. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara metode diskusi dan motivasi belajar dengan hasil belajar mata pelajaran Agama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuanti dengan penelitian survei asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan hasil hubungan antara metode diskusi dan motivasi belajar dengan hasil belajar. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang beragama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penyebaran angkat/kuesioner kepada siswa yang beragama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen berskala likert yang terdiri dari 5 dimensi servqual. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini uji korelasi sederhana, uji korelasi ganda dan dan uji prasyarat analisis menggunakan bantuan SPSS versi 29. Hasil dari penelitian sebagai berikut : 1). Metode Diskusi tidak memiliki hubungan atau tidak berkorelasi secara signifikan dengan Hasil Belajar, 2). Motivasi Belajar memiliki hubungan/berkorelasi secara signifikan dengan Hasil Belajar, 3). Hasil analisis data didapatkan nilai F change 0,032 0,05 maka bisa ditarik kesimpulan bahwa variabel Metode Diskusi, dan Motivasi Belajar memiliki hubungan secara signifikan dengan Hasil Belajar secara simultan atau secara bersama-sama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DELPIA TARA CELY ISVARA ARTHA, 2023. Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Joyfull Learning dan Metode Ceramah pada Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dosen pembimbing I Dr.Pranata,S.Pd,M.Si dan pembimbing II I Komong Mertayasa, S.Pd.H., M.Si Guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik dimana hasil belajar peserta didik masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal karena hal itu pembelajaran yang tidak efektif menjadikan faktor penyebab hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode metode Joyfull Learning pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. (2) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan metode Joyfull Learning dan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian ini digunakan dengan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya dan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei s/d 20 Juni 2023. Popolasi dan sampel berjumlah 6 peserta didik yang berada dikelas V.A dan V.B dan teknik pengumpulan data dengan dilakukan observasi, tes, dokumentasi dan teknik analisa data dengan menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode Joyfull Learning dengan 2 kali pertemuan dikelas V.B yang sebagai kelas eksperimen dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 78,2 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 82 yang dimana nilai tersebut diatas Kriteria Ketuntasan Minimal. (2) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode ceramah dengan 2 kali pertemuan dikelas V.A yang sebagai kelas kontrol dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 67,5 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 65 yang dimana nilai tersebut dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal. (3) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode pembelajaran Joyfull Learning dan metode Ceramah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Hasil analisis tes pertama diperoleh thitung > ttabel (17,456 > 2,776) hasil analisis tes kedua diperoleh thitung > ttabel (22,962 > 2,776) yang berarti hipotesis (Ha) dalam penelitian ini diterima, (Ho) ditolak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jumiyati,2022. Implementasi Metode Tanya Jawab Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 3 Palangka Raya.Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Derson, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Megawati, S.Pi., M.Pd.H Yang melatarbelakangi penelitan ini adalah penyampaian materi dari guru untuk siswa sudah terlaksana dengan baik, tetapi pada saat guru mengajukan pertanyaan dan bertanya apakah siswa ada yang ingin di tanyakan , siswa hanya diam menerima apa yang diajarkan, tidak berminat untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa enggan bertanya, mengerjakan tugas dengan jawaban seadanya,tidak menanggapi dengan baik. Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :(1) bagaimana implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu diSMA Negeri 3 Palangka Raya ? (2) apa kendala yang dihadapi dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ? (3)upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya.(2) Untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi dalam Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya (3) Untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Teori yang digunakan adalah :Teori Kognitivistik, Teori Kendala Dan Teori Peran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah :Metode Observasi Non Partisipan, Metode Wawancara Terstuktur, Dan Metode Dokumentasi Literer. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskritif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) guru menjelaskan materi dengan mengguakan dua metode yaitu metode ceramah/bercerita dan metode diskusi, guru juga telah memberikan pertanyaan-pertanyaan secara langsung ataupun tidak langsung untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menanggapi materi. (2) siswa merasa tidak nyaman berada dikelas, siswa bosan dan tidak fokus saat belajar,kurang minat membaca dan tidak percaya diri. (3) memberikan tugas tambahan,menasehati/memotifasi dan memberikan nilai tambahan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nandoe, Fran. 2021. Implementasi Metode Ceramah Dalam Proses Pembelajarang Daring Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, S.Pd., M.Pd.H dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji implemnetasi metode ceramah dalam proses pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-4 Palangka Raya. Implementasi merupaka kebijakan yang dilakukan oleh guru untuk menerapkan suatu ide, gagasan, kebijakan yang akan diambil untuk mencapai proses pembelajaran yang diingkan. Metode ceramah merupan pilihan yang diambil guru agama sebagai metode didalam proses penyamapaian materi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di masa pandemi covid-19 dengan system pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan salah satu alternatif yang diambil oleh pemerintah dalam hal penyelenggaran pelaksanaan pembelajaran di masa pandemic covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan pada khususnya berdampak pada dunia Pendidikan. Berdasarkan latar latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji tentang (1) Bagaimanakah implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (2) Bagaimanakah upaya guru mengefektifkan metode ceramah dalam proses pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya agar dapat berjalan efektif . Dalam penelitian ini menggunkan metode kualitatif. Penentuan informan Teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu : pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori behaviorisme dan kognitivisme. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa (1) implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya telah diterapkan oleh guru agama Hindu didalam proses pembelajaran, penerapan ini meliputi persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah dengan meberikan intruksi kepada seluruh guru bidang studi, perisapan yang dilakukan oleh guru bidang studi pendidikan agam Hindu dengan mempersiapkan perangkat bahan ajar berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (RPP-JJ, pelaksanaan pembelajaran daring, dan melakukan evaluasi hasil belajar, komponen tersebut dilakukan untuj melihat penerapan implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring; (2) Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah, guru dan siswa mengefektifkan proses pembelajaran daring yaitudengan saling bersinergi agar proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan antara lain, bahwa didalam menerapkan metode ceramah dalam pembelajaran daring pada pelajaran pendidikan agama Hindu, seorang guru harus memiliki kemampuan untuk mengemas pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan pendidikan sangat terkait dengan perkembangan Kebudayaan dari kehidupan manusia akan selalu muncul hasil karya baik berupa benda seni maupun tata pergaulan yang berguna dalam kehidupan kemampuan mencipta yang didasari oleh keindahan jiwa menghasilkan karya seni yang lazim kita kenal dengan sebutan kesenian. Manusia sebagai pelaksana sekaligus sebagai sasaran pembangunan memegang peranan penting didalamnya segala potensi yang dimiliki wajib kita arahkan dan turut menunjang kesuksesan pembangunan nasional yang sesuai dengan bidang keahliannya demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional diselenggarakan kegiatan belajar mengajar baik yang berlangsung di sekolah maupun di luar sekolah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian adalah: Bagaimana Penerapan Metode Pembelajaran Direct Leraning pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di SMP Nasional Palangka Raya, Apa kendala Guru dalam Penerapan Metode Pembelajaran Direct Leraning pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di SMP Nasional Palangka Raya, dan Bagaimana Upaya Guru dalam Mengatasi Kendala Penerapan Metode Pembelajaran Direct Leraning pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di SMP Nasional Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Pembelajaran Direct Learning pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di SMP Nasional Palangka Raya. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan Teori Belajar Behaviorisme dari Albert Bandura untuk rumusan masalah pertama, dan Teori Motivasi dari Abraham Maslow serta Teori Kognitif dari Jean Pieget untuk rumusan masalah kedua dan ketiga, metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, dan teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Data diperoleh dengan cara observasi, wawncara, dan dokumentasi serta menggunakan pedomanan wawancara, alat perekam dan alat pengambil gambar sebagai instrumen yang digunakan dalam penelitian ini.