Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Subjek: Minat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) Terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV di SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yedi Ardianto. 2026. Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H.; Pembimbing II: Krisma Natalia, M.Pd. Minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang cenderung konvensional serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Augmented Reality (AR), menganalisis perbedaan minat belajar antara kelas yang menggunakan media Augmented Reality dan kelas yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta mengetahui efektivitas media Augmented Reality dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang terdiri atas 14 siswa pada kelas eksperimen dan 13 siswa pada kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket minat belajar yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Independent Samples t-test, dan Normalized Gain (N-Gain) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest kelas eksperimen sebesar 54,43 dan kelas kontrol sebesar 55,23, yang menunjukkan kondisi awal minat belajar kedua kelompok relatif sama. Setelah pembelajaran, rata-rata skor posttest meningkat menjadi 100,00 pada kelas eksperimen dan 57,46 pada kelas kontrol, dengan skor maksimum instrumen sebesar 115. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,755 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,037 (kategori rendah). Dengan demikian, penggunaan media Augmented Reality (AR) terbukti efektif serta berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Minat Belajar Peserta Didik Kelas III Di Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nanda Aprilia, 2026. Minat belajar peserta didik kelas III Di Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IAHN-TP Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih perlunya peningkatan minat belajar peserta didik kelas III di Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan penelitian, yaitu: (1) apa saja faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar peserta didik kelas III di Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya, dan (2) bagaimana upaya guru kelas dalam mendukung peningkatan minat belajar peserta didik kelas III di Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar serta upaya-upaya yang dilakukan guru kelas dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat belajar peserta didik kelas III Sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, peserta didik, orang tua/wali, dan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik dipengaruhi oleh tiga faktor utama yang saling berkaitan, yaitu perhatian guru, dukungan keluarga, dan suasana belajar yang nyaman. Ketiga faktor tersebut berfungsi sebagai rangsangan dari luar yang diterima individu, menimbulkan ketertarikan, serta mengubah sikap menjadi lebih aktif sesuai dengan teori minat belajar yang digunakan. Adapun upaya guru dalam meningkatkan minat belajar meliputi mengenali karakteristik dan ketertarikan peserta didik, menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami, menerapkan media dan metode pembelajaran yang bervariasi, serta menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua. Kendala yang ditemukan di lapangan berupa belum meratanya kepemilikan buku pegangan peserta didik, namun dapat diatasi melalui dukungan terpadu antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat belajar peserta didik tidak tumbuh secara alami, melainkan perlu dibangkitkan, dipelihara, dan ditingkatkan melalui rangsangan yang terencana, konsisten, serta disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia sekolah dasar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Ice breaking Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Iva Di SDN 1 Langkai Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lidiya, 2026 Serlis Rusandi, S.Pd., M.Pd, Santang S.Pd., M. Hum. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pengaruh Ice breaking terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IVA di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian, keterlibatan, dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan ice breaking sebagai strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mengurangi kejenuhan, serta meningkatkan fokus belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh penerapan ice breaking terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IVA di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan ice breaking terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IVA di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode preexperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas IVA SDN 1 Langkai Palangka Raya. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas isi dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji normalitas, analisis N-Gain, dan uji Paired Sample t-test menggunakan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 (<0,05) sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan ice breaking efektif meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IVA di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru menerapkan ice breaking secara terencana sebagai variasi pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, dan menumbuhkan minat belajar dalam proses pembelajaran

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Minat Belajar dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SDN 2 Menteng Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

JEFRI, 2026. Hubungan Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SDN 2 Menteng Palangka Raya. Pembimbing (I) Dr. I Wayan Dana, S.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Dedy Arianto Bannus, S.Pd., M.Ed Hasil belajar matematika merupakan indikator keberhasilan pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya minat belajar. Minat belajar yang baik diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sehingga mendukung hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar, hasil belajar matematika, serta mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas III SDN 2 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional (ex post facto). Populasi penelitian berjumlah 55 siswa dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan dokumentasi nilai ulangan harian matematika, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 44,29, sedangkan hasil belajar matematika memiliki rata-rata 60,64. Uji Spearman Rank memperoleh koefisien korelasi sebesar 0,218 dengan nilai signifikansi 0,111 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas III SDN 2 Menteng Palangka Raya. Temuan ini menunjukkan bahwa minat belajar bukan merupakan satu-satunya faktor yang berkaitan dengan hasil belajar matematika sehingga terdapat faktor lain di luar variabel yang diteliti.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Media Papan Pengetahuan Terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gresti Vionae, 2026. pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Fakultas Dharma Acarya, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka raya. Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, M.Pd.H Pembimbing II Krisma Natalia, M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 1 Menteng. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, seperti media papan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode preexperimental dan desain one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di kelas IV A SDN 1 Menteng pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 31 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan hasil uji-t berpasangan yang memperoleh nilai signifikansi sebesar <0,001 lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Penggunaan media papan pengetahuan membuat siswa lebih aktif, antusias, serta lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media papan pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Bermain terhadap Minat Belajar Siswa Kelas III di SDN - 2 Bukit Tunggal Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh metode bermain terhadap minat belajar siswa kelas III di SDN-2 Bukit Tunggal, kota Palangka Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan kesulitan belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis positivisme dengan metode survei melalui penyebaran angket.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor Penyebab Rendahnya Minat Baca Siswa Kelas V SDN 8 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rendahnya minat baca siswa kelas V di SDN 8 Menteng Palangka Raya menjadi masalah utama yang memerlukan analisis, sejalan dengan data literasi nasional yang memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat baca siswa kelas V dan upaya guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus untuk menggali fenomena secara holistik dan mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap guru, kepala sekolah, dan siswa, serta dokumentasi. Teori Kerangka penelitian didasarkan pada Teori Konstruktivisme, yang menekankan bahwa motivasi belajar tumbuh dari keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Teori Behavioristik menganalisis strategi guru dalam membentuk perilaku membaca melalui pemberian stimulus dan penguatan positif. Hasil menemukan faktor internal, seperti kemampuan membaca yang belum merata dan rendahnya motivasi intrinsik karena dominasi gadget. Faktor eksternal meliputi minimnya dukungan orang tua dan keterbatasan bahan bacaan yang menarik di sekolah. Guru berupaya mengatasi hal ini dengan metode interaktif (mendongeng), diskusi cerita, dan pemberian penguatan positif. Peningkatan minat baca membutuhkan sinergi yang solid antara guru, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem literasi yang mendukung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implikasi Penggunaan Teknologi Digita terhadap Minat Belajar Siswa Hindu di SMA Negeri 1 Lahei Kabupaten Barito Utara

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini menkaji tentang implikasi penggunaan teknologi digital terhadap minat belajar siswa hindu di SMA Negeri 1 Lahei Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi penggunaan teknologi digital terhadap minat belajar siswa Hindu di SMA Negeri 1 Lahei. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya dalam dunia pendidikan, di mana penggunaan media digital seperti perangkat smartphone, laptop, internet, dan aplikasi pembelajaran daring telah menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar. Kehadiran teknologi digital diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Hindu dan siswa Hindu di SMA Negeri 1 Lahei. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memiliki implikasi positif maupun negatif terhadap minat belajar siswa Hindu. Implikasi positifnya adalah meningkatnya motivasi dan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran, kemudahan dalam mengakses sumber belajar, serta terciptanya suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, ditemukan pula implikasi negatif seperti kecenderungan siswa untuk terdistraksi dengan penggunaan teknologi, ketergantungan pada internet, serta kurangnya kontrol dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa Hindu apabila digunakan secara bijak, kreatif, dan disertai pengawasan dari guru maupun orang tua. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemanfaatan teknologi digital yang tepat agar benar-benar mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksplorasi Pengembangan Minat Siswa terhadap Seni Rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Lalie, 2025. Eksplorasi Pengembangan Minat Siswa Terhadap Seni Rupa Di SDN 11 Langkai Palangka Raya.Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Wentin. S.Ag., M.Pd.H Pembimbing II Raisa Vienlentia,S.Psi.,M. Psi., Psikolog. Penelitian ini mengkaji tentang eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai palangka raya.dengan tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teori Humanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi, sementara data sekunder diperoleh dari arsip dan laporan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan melibatkan seorang guru seni rupa, lima siswa, dan kepala sekolah di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian utama adalah peneliti itu sendiri, dibantu dengan lembar observasi dan pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya telah berjalan dengan baik melalui penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan inovatif. Metode praktik, proyek, serta pemanfaatan media visual seperti gambar dan video terbukti mampu meningkatkan pemahaman sekaligus antusiasme siswa. Selain itu, pemberian ruang kebebasan berkreasi serta apresiasi atas karya yang dihasilkan turut mendorong lahirnya motivasi dan rasa percaya diri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Minat Belajar Generasi Muda Hindu Kaharingan terhadap Seni Kriya Katupat Sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Evi Prastika. 2025. Minat Belajar Generasi Muda Hindu Kaharingan Terhadap Seni Kriya Katupat sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag Pembimbing II Hendri, S.Ag., M.Si Katupat sukup merupakan seni kriya tradisional khas Hindu Kaharingan di Desa Tewang Rangas, Kabupaten Katingan. Bentuknya menyerupai buah manggis dan digunakan dalam upacara atau ritual umat Hindu Kaharingan, mencerminkan nilai estetika, simbolisme, dan fungsi spiritual dalam kehidupan masyarakat. Akan tetapi dalam konteks ini proses pembuatan katupat sukup di Desa Tewang Rangas saat ini hanya dilakukan oleh kalangan lanjut usia, tanpa partisipasi aktif dari generasi muda Hindu Kaharingan. Meskipun terdapat ajakan dari keluarga atau tokoh adat untuk berpartisipasi, banyak generasi muda yang memilih untuk tidak ikut serta. Bahkan, sebagian dari mereka tidak mengenali bentuk katupat sukup dan menganggap proses pembuatannya terlalu rumit serta tidak relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Berdasarkan latar beelakang, maka penelitian ini mengkaji: (1) Bagaimana proses pembuatan seni kriya katupat sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan? (2) Bagaimana minat belajar generasi muda Hindu Kaharingan terhadap seni kriya katupat sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan Teori yang digunakan untuk menganalisis terhadap rumusan masalah yaitu menggunakan 2 (dua) teori. (1) Teori Penciptaan Seni, (2) Teori Behavioristik, sedangkan teknik yang digunakan teknik pengumpulan data yakni, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Adapun hasil dari penelitian Minat Belajar Generasi Muda Terhadap Seni Kriya Katupat sukup dijelaskan sebagai berikut: (1). 1 Pengertian Seni Kriya Katupat sukup, 2 Penggunaan dsn Fungsi Seni Kriya Katupat sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan, 3 Pembuatan Katupat sukup di Desa Tewang Rangas Kabupaten Katingan. KataKunci: Minat Belajar, Generasi Muda, Hindu Kaharingan, Seni Kriya, Katupat sukup, Desa Tewang Rangas, Tradisi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pendidikan Agama Hindu melalui upaya inovatif yang di lakukan oleh guru. Dalam konteks pendidikan indonnesia, minat belajar merupakan faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Namun, berdasarkanpengamatan, minat belajar siswa terhadap mata pelajaran pendidikan Agama Hindu tergolong rendah. Hal ini menunjukan perlunya intervensi yang efektif dari pihak guru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik bagi siswa. Melalui pendekatan yang aktif dan kreatif, guru di harapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar, termasuk metode pengajaran media yang di gunakan. Di temukan bahwa guru yang mampu menguasai materi dan mengunakan media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, pentingnyapendekatan yangyang inklusif dan tidak membeda-bedakan siswa juga menjadi sorotan, di mana hal ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendudkung. Penelitian ini juga menekankan bahwa pembentukan karakter dan nilai-nilai moral dalam pendidikan sangat penting, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi jugadapat mengembangkan kepribadian yang luhur dan berkarakter. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa minat belajar yang tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan hasil dan prestasi belajar mereka. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perrlunya inovasi dalam metode dan media pembelajran untuk mencipatakan pengalaman belajar yang menarik dan efektif bagi siswa dalam mata pelajaran pendidikan Agama Hindu. Dengan demikian, penelitian ini di harapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik dalam konteks pendidikan Agama Hindu di indonesia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pengelolaan Kelas terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V C pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Percobaan Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kusni Susanti, 2025. Pengaruh Pengelolaan Kelas Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V C Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN Percobaan Palangka Raya Skripsi: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Pembimbing I Tri Aspiyana M.Pd., Pembimbing II Santang S.Pd., M. Hum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan kelas terhadap minat belajar siswa kelas V C dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Percobaan Palangka Raya. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa, yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian selama proses pembelajaran berlangsung, dominasi metode pembelajaran ceramah yang bersifat monoton, serta minimnya upaya guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didik. Dalam konteks tersebut, pengelolaan kelas yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga mampu mendorong peningkatan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik utama. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V C yang dipilih secara keseluruhan (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel pengelolaan kelas dan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pengelolaan kelas dan minat belajar siswa. Artinya, semakin baik kualitas pengelolaan kelas oleh guru, maka semakin tinggi pula minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengelolaan kelas yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan antusiasme siswa terhadap proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat merancang dan menerapkan manajemen kelas yang inovatif dan adaptif agar suasana belajar menjadi lebih menarik dan optimal. Kata Kunci: Pengelolaan Kelas, Minat Belajar, Bahasa Indonesia, Siswa Sekolah Dasar

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Quizizz terhadap Minat Belajar Siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ni Made Santi Nirmalawati, 2025. Pengaruh Penggunaan Quizizz Terhadap Minat Belajar Siswa Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pembimbing (I) Dr. I Putu Widiyanto, M.Pd.H Pembimbing (II) I Made Pustikayasa, ST, M.Pd Quizizz adalah salah satu platform berbasis game yang dapat menjadi solusi dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui fitur interaktif yang menyenangkan dan interaktif. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas pengaruh atau dampaknya terhadap minat belajar siswa, terutama di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengaruh penggunaan Quizizz terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng kota Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survei dengan teknik analisis deskriptif. Penelitian dilakukan di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V A yang berjumlah 24 siswa. Instrumen penelitian berupa angket (kuesioner) yang dikembangkan berdasarkan indikator minat belajar, dengan kategori sangat tinggi, tinggi, cukup dan rendah. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Hasil deskriptif statistik penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 16 pernyataan terdapat 12 pernyataan yang valid dengan 24 siswa, didapatkan hasil nilai terkecilnya adalah 26, terbesar 46, total jumlah nya 950, rata-rata nya 39,58 dan deviasi standarnya yaitu 5,132. Berdasarkan data tersebut, sehingga klasifikasi kategorinya adalah terdapat mayoritas siswa yaitu dengan frekuensi 14 responden (58,33%) berada dalam kategori sangat tinggi, kemudian 9 responden (37,5%) berada pada kategori tinggi, 1 responden (4,17%) pada kategori cukup, dan tidak ditemukan siswa dengan minat belajar pada kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa Quizizz berpengaruh positif dan sangat tinggi terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Minat Anak Mengikuti Pembelajaran Pada Pasraman Ganesa di Desa Tamban Luar Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MADE DEWI SAVITRI, 2025. Minat Anak Dalam Mengikuti PembelajaranPada Pasraman di Desa Tamban Luar Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I. Komang Suarta, S.Ag., M.Si. Pembimbing II, Putu Wisnu Saputra, M.Pd Pasraman Ganesa merupakan lembaga pendidikan nonformal untuk memperdalam ajaran agama Hindu. Namun, partisipasi siswa dalam pembelajaran tergolong rendah. Banyak siswa tidak hadir secara konsisten dan hanya mengikuti pertemuan awal. Penelitian ini membahas: (1) sistem pembelajaran di Pasraman Ganesa, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat anak, dan (3) upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Kognitif, Behavioristik, dan Hirarki Kebutuhan Maslow. Informan terdiri dari pengurus pasraman, guru, orang tua, dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran terdiri dari tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor rendahnya minat anak meliputi faktor internal (kelelahan, kondisi fisik, psikologis) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat). Upaya peningkatan minat anak dilakukan melalui pengaturan aktivitas, pemberian motivasi, peningkatan sarana prasarana, pelatihan guru, dan pemberian penghargaan kepada siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Seni Tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru Kota Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini mengkaji tentang strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru. Strategi merupakan cara atau upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam meningkatkan minat belajar siswa, guru dapat menerapkan strategi mengajar yang kreatif dan inovatif, sehingga siswa dapat tertarik dan antusias untuk mengikuti proses pembelajaran. Minat belajar siswa yang tinggi dapat dilihat dari keaktifan siswa saat mengikuti proses pembelajaran. Di SDN 1 Sabaru tepatnya di Kelas V A, minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari cukup tinggi, hal ini terlihat pada saat siswa mengikuti proses pembelajaran, dimana siswa selalu memperhatikan saat guru mengajar, selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, selalu antusias saat guru menjelaskan dan aktif bertanya tentang materi pelajaran yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari, strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari dan apa saja kendala guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi seperti gambar maupun keadaan di tempat penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas V A SDN 1 Sabaru dan 4 orang siswa kelas V A SDN 1 Sabaru, teori yang digunakan dalam membantu peneliti mengkaji fenomena pada penelitian ini adalah teori minat, teori strategi, teori konstruktivisme dan teori kendala. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru cukup tinggi. Dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari guru Kelas V A SDN 1 Sabaru menggunakan strategi diantaranya, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, membangun hubungan yang positif dengan siswa, menggunakan media pembelajaran yang menarik saat mengajar dan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Dalam meningkatkan minat belajar siswa, guru Kelas V A SDN 1 Sabaru menghadapi berbagai kendala, dimana kendala ini meliputi terbatasnya media pembelajaran, seperti alat musik tradisional dan property tari sebagai media untuk melakukan praktik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Inquiri Based Learning terhadap Minat Belajar Matematika Kelas Vb di SDN 1 Kereng Bangkirai Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Metode pembelajaran Inquiry Based Learning merupakan salah satu metode pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk menemukan konsepnya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Inquiry Based Learning terhadap Minat Belajar Matematika kelas Vb di SDN 1 Kereng Bangkirai Palangka Raya. Minat belajar diukur mengunakan indikator perasaan senang, perhatian, ketertarikan, partisipasi siswa dalam belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra- eksperimen, dengan jumlah sampel 26 Siswa/i kelas Vb SDN 1 Kereng Bangkirai Palangka Raya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025. Data di analisis menggunakan statistik deskriptif untuk menguji hubungan secara empiris Metode Inquiri Based Learning minat belajar Matematika. Hasil analisis data diperoleh skor perasaan senang siswa dengan capaian 87,50%, perhatian siswa dengan capaian 82,21%, ketertarikan siswa dengan capaian 86,86% dan partisipasi siswa dengan capaian 82,69% dengan capai keseluruhan lebih dari 84,68%. Artinya dengan pendekatan yang menekankan pada eksplorasi, keterlibatan aktif, dan penemuan mandiri, siswa menjadi lebih tertarik, aktif, dan termotivasi dalam pembelajaran Matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Metode Inquiry Based Learning terbukti memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar Matematika siswa kelas VB di SDN 1 Kereng Bangkirai Palangka Raya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Minat Belajar Siswa SDN Telok terhadap Pembelajaran Seni Musik Berbasis Kearifan Lokal di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vonni Krisna. 2025: Minat Belajar Siswa SDN Telok Terhadap Pembelajaran Seni Musik Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Pembimbing I Wentin, S.Ag., M.Pd.H dan Pembimbing II Roy Wentas,S. Pd., M. Pd Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa SDN Telok terhadap pembelajaran seni musik berbasis kearifan lokal di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Fokus penelitian meliputi aspek ketertarikan, perasaan, perhatian guru, kendala belajar, serta upaya yang dilakukan oleh sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan minat belajar seni musik. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa kelas V, guru kelas, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap pembelajaran seni musik cukup positif, namun masih terbatas oleh beberapa kendala seperti minimnya sarana prasarana, ketiadaan guru khusus seni musik, serta kurangnya dukungan fasilitas praktik. Upaya yang dilakukan sekolah dan guru untuk meningkatkan minat siswa mencakup penggunaan media sederhana berbasis lingkungan, integrasi unsur lokal ke dalam materi ajar, serta pelibatan siswa dalam kegiatan bermusik di luar kelas. Pendekatan pembelajaran kontekstual, teori kognitif, serta teori strategi pembelajaran dan konstruktivisme digunakan untuk menganalisis proses pembelajaran dan pengalaman belajar siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran guru, penyediaan sarana praktik, dan pelibatan unsur lokal secara kreatif merupakan langkah penting dalam menumbuhkan minat belajar seni musik di sekolah dasar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Quantum Reading dalam Meningkatkan Minat Baca dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah dengan penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan. Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas IV adalah rendahnya minat membaca dan hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan minimal (KKM). Rumusan masalah yang dikaji 1) bagaimana Penerapan Metode Quantum Reading dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Kabupaten Katingan?. Rumusan masalah tersebut dikaji dengan teori Kognitivisme. Metode Quantum Reading merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca secara efektif dan efisien, dengan mengedepankan teknik-teknik stimulasi otak yang dapat mempercepat pemahaman dan retensi informasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah 7 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut: a). Observasi b). Angket, c). Tes. d). Penilaian aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan keberhasilan siswa dalam mencapai nilai lebih tinggi pada tes hasil belajar. Hasil observasi pada proses pembelajaran pratindakan, siklus I dan siklus II menunjukkan minat membaca siswa mengalami peningkatan pada rata-rata nilai akhir hasiul belajar siswa, yaitu pratindakan 54, siklus I dengan nilai 62 dan pada siklus II dengan nilai 81. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar metode Quantum Reading diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Minat Siswa dalam Melaksanakan Basarah di SMA Negeri 1 Gunung Timang Kecamatan Gunung Timang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMMSA DITING, 2024. Minat Siswa dalam melaksanakan Basarah Di SMA Negeri 1 Gunung Timang Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Dr. Derson, S.Ag.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Minat Siswa Dalam Melaksanakan Basarah Di SMA Negeri 1 Gunung Timang, Kecamatan Gunung Timang Kabpaten Barito Utara, sehingga siswa Agama Hindu kurang aktif dalam melaksanakan Basarah karena Basarah sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan salah satu ibadah dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Ranying Hatalla Langit (Tuhan Yang Maha Esa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: faktor penyebab kurangnya minat siswa dalam melaksankan Basarah di SMA Negeri 1 Gunung Timang Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara di dalam mengikuti Basarah yang telah di laksanakan di sekolah dan melihat upaya apa saja yang di lakukan oleh guru Agama Hindu dalam memberikan motivasi terhadap kegiatan tersebut. Model penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Gunung Timang, jenis dan sumber data yang di gunakan: sumver data primer dan sekunder, teknik penentuan informan yaitu Purposive, teknik pengumpulan data yang digunakan: Observasi, wawancara, dan dokumentasi, instrumen penelitian kualitatif, teknik analisi data yaitu: pengumpulan data, kondensadi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan tentang Minat Siswa Dalam Melaksanakan Basarah Di SMA Negeri 1 Gunung Timang Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara yang menjadi Faktor Penyebab Kurangmnya Minat Siswa Dalam melaksanakan Basarah, dikarenakan tidak ada pergerakan atau yang mengkoordinir siswa ketika guru Agama Hindu tidak dapat hadir untuk melaksanakan Basarah di tambah lagi siswa lebih memilih untuk pulang duluan. Kata Kunci: Minat Siswa, siswa Hindu, Basarah

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail