ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yedi Ardianto. 2026. Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H.; Pembimbing II: Krisma Natalia, M.Pd. Minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang cenderung konvensional serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Augmented Reality (AR), menganalisis perbedaan minat belajar antara kelas yang menggunakan media Augmented Reality dan kelas yang mengikuti pembelajaran konvensional, serta mengetahui efektivitas media Augmented Reality dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang terdiri atas 14 siswa pada kelas eksperimen dan 13 siswa pada kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket minat belajar yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Independent Samples t-test, dan Normalized Gain (N-Gain) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest kelas eksperimen sebesar 54,43 dan kelas kontrol sebesar 55,23, yang menunjukkan kondisi awal minat belajar kedua kelompok relatif sama. Setelah pembelajaran, rata-rata skor posttest meningkat menjadi 100,00 pada kelas eksperimen dan 57,46 pada kelas kontrol, dengan skor maksimum instrumen sebesar 115. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,755 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,037 (kategori rendah). Dengan demikian, penggunaan media Augmented Reality (AR) terbukti efektif serta berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peldi Susilo (2026) Komunikasi Verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan Dalam Meningkatrkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program Pembangunan Pembimbing I, Handoko S.Ag., M.Si Pembimbing II, I Gusti Agung Dharmawan, S.Pd.H., M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi verbal Pemerintah Desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Komunikasi verbal menjadi sarana dalam menyampaikan informasi, memberikan pemahaman, dan mengajak masyarakat terlibat dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Teori yang digunakan adalah Teori Komunikasi Verbal dan Teori Kendala ( Theory of Constraints (TOC)). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei dilakukan melalui musyawarah desa, sosialisasi, komunikasi interpersonal, kunjungan langsung, serta melibatkan unsur masyarakat dalam penyampaian informasi pembangunan. Strategi komunikasi yang diterapkan berupa keterbukaan, penggunaan bahasa sederhana, pendekatan persuasif, dan komunikasi kekeluargaan yang mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat. Kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kehadiran masyarakat dalam musyawarah, kesibukan bekerja, perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya perhatian terhadap informasi pembangunan, dan keterbatasan jangkauan komunikasi pemerintah desa. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan intensitas komunikasi dan memperkuat peran tokoh masyarakat dalam mendukung partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang ditunjukkan dengan kurangnya perhatian, minat, dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan menggunakan media gambar sebagai media pembelajaran yang bersifat visual, konkret, dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap motivasi belajar siswa pada materi IPAS kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dengan nilai r hitung > r tabel (0,388) serta dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,884. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji normalitas, uji N-Gain, dan uji Paired Sample t-Test menggunakan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, penggunaan media gambar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada materi IPAS kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya. Penggunaan media gambar mampu meningkatkan perhatian, minat, serta keaktifan siswa selama proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lina. 2026. Upaya Peningkatan Partisipasi Siswa Melalui Program Satu Anak Satu Peran Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Di Kelas IV SDN 3 Palangka . Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, S.Ag., M.Si. Pembimbing II: Heri Kusuma Tarupay, S.S., M.Hum. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi siswa kelas IV SDN 3 Palangka dalam proses pembelajaran. Sebagian siswa masih pasif, kurang berani mengemukakan pendapat, bertanya, maupun bekerja sama dalam kelompok sehingga pembelajaran belum berlangsung secara aktif dan merata. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan Program Satu Anak Satu Peran melalui model pembelajaran kooperatif pada siswa kelas IV SDN 3 Palangka; dan (2) meningkatkan partisipasi siswa melalui penerapan Program Satu Anak Satu Peran dalam model pembelajaran kooperatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Program Satu Anak Satu Peran sebagai strategi yang diintegrasikan ke dalam model pembelajaran kooperatif sehingga setiap siswa memperoleh tanggung jawab yang jelas untuk berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas IV SDN 3 Palangka Tahun Pelajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivistik sebagai landasan dalam pelaksanaan pembelajaran karena menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar dan kerja sama kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Program Satu Anak Satu Peran melalui model pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan partisipasi siswa pada setiap siklus. Peningkatan terlihat dari semakin banyaknya siswa yang aktif bertanya, menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, menjalankan tanggung jawab sesuai perannya, serta berani mempresentasikan hasil diskusi. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Program Satu Anak Satu Peran melalui model pembelajaran kooperatif efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa kelas IV SDN 3 Palangka serta dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yunie, 2026. Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV Di SDN 1 Langkai Planagka Raya. Pembimbing (I) Dr. I Wayan Dana,S.Pd., M.Si Pembimbing (II) Ayu Fitriana, M.Pd Disiplin dalam belajar merupakan faktor krusial yang membantu siswa untuk tetap belajar secara teratur di sekolah. Saat siswa memiliki disiplin yang tinggi, mereka akan lebih cepat memahami materi pelajaran. Pengamatan menunjukkan bahwa variasi tingkat kedisiplinan siswa kelas IV diduga memengaruhi hasil belajar dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa signifikan pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini sekaligus menjadi sampel jenuh (total sampling) yang melibatkan 27 siswa kelas IV di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Data diperoleh melalui kuesioner dan dokumen nilai raport, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana, uji t, serta koefisien determinasi. Hasill penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 1 Langkai Palangka Raya. Analisis data menunjukkan bahwa rata-rata skor angket disiplin belajar siswa berada di angka 48,56 (kategori tinggi) dan rata-rata skor hasil belajar IPAS mereka mencapai 80,00 (kategori baik). Dengan menggunakan uji t, diperoleh t hitung sebesar 10,631 yang jauh melebihi t tabel yaitu 2,060, serta nilai Sig. (2-tailed) 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Hasil pengujian koefisien determinasi juga menunjukkan bahwa disiplin belajar berkontribusi sebesar 81,9% terhadap hasil belajar IPAS siswa, sementara 18,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gresti Vionae, 2026. pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap
minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Fakultas Dharma Acarya,
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri
Tampung Penyang Palangka raya.
Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, M.Pd.H
Pembimbing II Krisma Natalia, M.Pd
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada
mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 1
Menteng. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar
siswa yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif,
seperti media papan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa
kelas IV SDN 1 Menteng.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode preexperimental dan desain one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan
di kelas IV A SDN 1 Menteng pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026
dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data
dilakukan menggunakan angket minat belajar. Data penelitian dianalisis
menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 31 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari
penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV
SDN 1 Menteng. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan hasil uji-t berpasangan yang
memperoleh nilai signifikansi sebesar <0,001 lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀
ditolak dan H₁ diterima. Penggunaan media papan pengetahuan membuat siswa
lebih aktif, antusias, serta lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran IPAS.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media
papan pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas
IV SDN 1 Menteng.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nesti Lina, 2026. Partisipasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan Dalam Event Seni Budaya Di Kampus IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Pembimbing I: Dr. Pranata, S.Pd.,M.Pd Pembimbing II: Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.A Partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya merupakan salah satu bentuk pengembangan potensi, kreativitas, dan kompetensi profesional mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya masih tergolong rendah dan cenderung didominasi oleh mahasiswa yang sama dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut mendorong perlunya penelitian untuk memahami bagaimana mahasiswa memaknai pentingnya partisipasi, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, pada Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, meliputi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, serta panitia penyelenggara event seni budaya. Teori yang digunakan yaitu teori fenomenologi oleh Edmund Husserl (1970) dan Self-Determination Theory (SDT) oleh Deci dan Ryan (1985). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, studi kepustakaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai partisipasi dalam event seni budaya sebagai sarana pengembangan diri, pembentukan profesionalisme calon guru dan pelestarian seni budaya. Faktor yang mempengaruhi partisipasi terdiri atas faktor internal, yaitu minat dan hobi, serta motivasi mahasiswa dan faktor eksternal seperti kurangnya ajakan dari teman dan senior, tuntutan akademik dari mata kuliah, dominasi cabang seni tertentu, benturan jadwal latihan dengan tugas perkuliahan dan salah paham pendapat antar mahasiswa selama proses latihan untuk penampilan. Program studi telah berupaya dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa dengan berbagai kebijakan dan dukungan yang telah dilaksanakan. Selain itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Kegamaan sebagai pihak yang berpartisipasi secara langsung juga berharap agar IAHN Tampung Penyang Palangka Raya dapat memberikan perhatian terhadap berbagai cabang seni dan sikap saling merangkul antar mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Refi Marisca, 2025: Pengelolaan Objek Wisata Liang Pandan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya, Prodi Pramuwisata Budaya dan Keagamaan, Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangkaraya, Pembimbing 1: Dr. Wayan Gepu,. S.Ag., M.Fil.H Pembimbing 2: Muthia Farida, M.Pd Pengelolaan objek wisata alam memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal, namun implementasinya sering menghadapi kendala struktural serta partisipasi masyarakat yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pengelolaan objek wisata Liang Pandan terhadap ekonomi masyarakat di Kabupaten Murung Raya, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan strategi optimalisasi pengelolaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan 10 informan purposive yang terdiri atas unsur pemerintah, pengelola Pokdarwis, masyarakat lokal, dan wisatawan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Liang Pandan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui munculnya UMKM, jasa parkir, homestay, dan usaha mikro lainnya. Faktor pendukung utama meliputi dukungan regulasi pemerintah, peran aktif Pokdarwis, partisipasi masyarakat, serta promosi alami melalui media sosial wisatawan. Hambatan yang dihadapi mencakup keterbatasan infrastruktur dan anggaran, rendahnya kapasitas SDM pengelola, kurangnya promosi digital kelembagaan, serta persoalan kebersihan dan perilaku vandalisme. Pengelolaan objek wisata Liang Pandan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kecil dan kesempatan kerja lokal, menegaskan peran pariwisata berbasis masyarakat sebagai motor pembangunan ekonomi daerah. Strategi optimalisasi pengelolaan meliputi penguatan kolaborasi multipihak, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, promosi berbasis digital, serta tata kelola lingkungan yang berkelanjutan. Temuan ini memperkuat teori Pariwisata Berkelanjutan, Local Economic Development, dan Community-Based Tourism (CBT), serta memberikan bukti empiris mengenai pentingnya tata kelola partisipatif dalam pengembangan wisata alam di Kalimantan Tengah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pariwisata telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara serius dan melibatkan para pemangku kepentingan. Salah satu bentuk pariwisata yang sedang berkembang adalah ekowisata, yaitu pariwisata berkelanjutan berbasis alam yang bertujuan memberdayakan masyarakat lokal. Desa Tangkahen, yang terletak di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, memiliki potensi ekowisata yang melimpah, dikelilingi oleh hutan, sungai, serta beragam flora dan fauna. Namun, pemanfaatan potensi ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata di Desa Tangkahen dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan strategi kualitatif, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa penduduk Desa Tangkahen telah terlibat dalam semua aspek pengelolaan ekowisata, seperti penyediaan transportasi, akomodasi, pemandu, dan layanan publisitas. Tingkat partisipasi didasarkan pada unsur internal seperti kesadaran, keterampilan, dan pengetahuan, serta unsur eksternal seperti dukungan pemerintah, kebijakan pengelolaan, dan peluang ekonomi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan ekowisata. Oleh karena itu, rencana induk ekonomi, lingkungan, dan sosial yang disertai dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan sangat penting untuk meningkatkan Desa Tangkahen sebagai destinasi ekowisata terbaik di Kalimantan Tengah.Kata kunci: partisipasi masyarakat, ekowisata, pengelolaan wisata, Desa Tangkahen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Romario, Vivo, R, 2025, Penerapan Problem Based Learning Bderbantu Media Konkret Pada Mata Pelajaran IPAS Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Dr. Pranata, S.Pd., M.Si Dan Dosen Pembimbing Kedua Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media konkret pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru maupun siswa, serta menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Pembelajaran IPAS merupakan salah satu mata pelajaran penting di sekolah dasar yang menuntut siswa untuk memahami konsep abstrak sekaligus mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penerapan PBL yang dipadukan dengan media konkret diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling yang melibatkan Kepala Sekolah, Wali Kelas V, serta dua orang siswa kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya hasil penelitian disajikan dalam bentuk laporan skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantu media konkret dapat meningkatkan antusiasme, keaktifan, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS. Siswa lebih mudah memahami konsep-konsep abstrak karena adanya media nyata yang dapat diamati dan digunakan secara langsung. Kendala yang dihadapi dalam penerapan PBL meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta ketersediaan media konkret yang belum sepenuhnya memadai. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan beberapa upaya, antara lain menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kondisi kelas, memanfaatkan media yang tersedia secara maksimal, serta memberikan pendampingan lebih intensif kepada siswa yang masih mengalami kesulitan. Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Konkret, Pembelajaran IPAS, Siswa Sekolah Dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Candra, 2025 Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit Kabupaten Kotwaringin Timur Pembimbing I Dr. Anak Agung Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II Handoko, S.Ag., M.Si Penelitian ini membahas Strategi Pengelola dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat yang terletak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Ikon Jelawat dikenal sebagai representasi budaya dan simbol identitas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan pengelola dalam upaya pengembangan objek wisata tersebut, serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi strategi yang diterapkan (1)Bagaimana Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur? (2) Bagaimana Upaya Pengelola Dalam Mengatasi Kendala Untuk Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata, Dinas Perdagangan, pelaku usaha di sekitar lokasi, serta masyarakat lokal. Observasi langsung dan dokumentasi juga digunakan untuk memperoleh data yang lebih akurat dan kontekstual. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengelolaan dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki 4 (Empat) komponen: (1) mengembangkan infrastruktur dan fasilitas umum seperti taman, area kuliner, dan panggung seni budaya; (2) peningkatan promosi melalui media sosial, event budaya; (3) pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan ekonomi wisata; dan (4) penguatan nilai-nilai budaya lokal melalui pertunjukan tradisional dan ikon visual yang merepresentasikan ikan jelawat. Upaya pengelola dalam mengatasi kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya anggaran operasional, serta belum optimalnya fasilitas maupun yang lainya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi mengembangkan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia pengelola, serta penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung promosi dan perencanaan kawasan wisata
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anggi, 2025. Pengaruh Kedisiplinan Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd., Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd., M.Pd Kedisiplinan guru merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sejumlah fakta yang menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam penerapan kedisiplinan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang diisi oleh responden yang berjumlah 26 orang dari kelas V B SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif, uji prasyarat seperti uji normalitas dan uji heterokedasiditas, serta Spearman’s rho untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, berdasarkan data yang dianalisis, tidak ada cukup bukti untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi belajar siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, tidak terdapat cukup bukti empiris untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa."
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas VB di SDN 1 Langkai menjadi masalah yang memerlukan perhatian, terutama karena metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VB. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 62,708 + 0,385X dengan nilai signifikansi 0,048 (< 0,05) dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,369. Artinya, sebesar 36,9% variasi hasil belajar dipengaruhi oleh penerapan model PjBL. Dengan demikian, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi siswa beragama Hindu dalam mengikuti bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Di SDN 4 Menteng Palangka Raya terdapat program bimbingan rohani yang dilaksanakan setiap hari Kamis pukul 06.30–07.00 WIB. Program ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi beragama Hindu, yang berjumlah 28 orang. Bimbingan rohani ini telah berjalan sejak lama, namun dalam pelaksanaannya mengalami penurunan partisipasi. Penurunan ini terlihat dari rendahnya kehadiran siswa, kurangnya keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, serta kurangnya keseriusan dalam mengikuti bimbingan, yang ditunjukkan dengan perilaku seperti mengobrol, bermain, melamun, menguap, hingga tidak fokus saat kegiatan berlangsung. Berdasarkan latar belakang, maka dalam penelitian ini mengkaji : (1) Bagaimana Proses Pelaksanaaan Bimbingan rohani di SDN 4 Menteng? (2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbangan rohani? (3) Bagaimana upaya guru agama Hindu dalam meningkatkan partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbinga rohani? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa Hindu, guru agama Hindu, serta pihak sekolah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan bimbingan rohani terdiri dari enam tahapan, yaitu: kata pengantar, penyucian diri, pelantunan kidung Kandayu, puja Tri Sandya, Dharmawacana dan penutup. Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi siswa mencakup kurangnya kesadaran diri, motivasi yang rendah, kemacetan jalan, belum hapalnya doa (puja Tri Sandya), kesiapan perlengkapan seperti bunga, keterlambatan karena aktivitas keagamaan di rumah, dan keterlibatan dalam pekerjaan rumah tangga. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu untuk meningkatkan partisipasi siswa meliputi mengajak siswa secara aktif, membuat materi lebih relevan dan menarik, meningkatkan keterlibatan siswa, menjalin komunikasi dengan orang tua, Tempat pelaksanaan bimbingan rohani akan menggunakan Ruangan belajar agama Hindu dan memberikan apresiasi atas keikut sertaan siswa. Kesimpulannya, partisipasi siswa Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani masih perlu ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua, agar siswa lebih termotivasi dan menyadari pentingnya kegiatan rohani dalam kehidupan mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi Verbal Di Lingkungan Keluarga Dalam Mengantisipasi Konversi Agama di Desa Buntut Bali Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Rumah Betang Toyoi Untuk Menarik Minat Wisatawan Di Desa Tumbang Malahoi Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ratna Kiki, 2024. Penerapan Media Pembelajaran Visual Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP). Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Putu Wisnu, S.Pd.,M.Pd Media pembelajaran dalam dunia pendidikan menjadi salah satu unsur pendukung dalam proses pembelajaran, karena media pembelajaran merupakan salah satu perantara bagi guru untuk menyajikan materi pelajaran secara efektif dan membantu siswa untuk lebih mudah dalam memahami pembahasan dalam proses pembelajaran. permasalahan yang paling mendasar dalam proses pembalajaran adalah minat belajar siswa yang rendah yakni dapat di lihat dari proses pembelajaran, siswa cepat bosan, jenuh, serta sulit menerima pelajaran yang di sampaikan oleh guru. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana penerapan media pembelajaran visual untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya; 2). Apakah penerapan media pembelajaran visual dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti sebagai pelaksana dan pengamat, penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan keadaan peningkatan pencapaian indikator keberhasilan tiap siklus dan untuk menggambarkan keberhasilan pembelajaran, dan data yang diperoleh melalui instrument yang telah dikumpulkan sebelumnya diolah menjadi data kuantitatif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini berhasil dikarenakan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditunjukkan dengan perolehan rata-rata pada siklus 1 yaitu 70% kriteria “baik” dan pada siklus II dengan kriteria menjadi “sangat baik” dengan rata-rata 89%. Hal ini menunjukan bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan minat belajar siswa setelah adanya penerapan media visual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi. Orangtua berperan penting dalam sebuah keluarga sehingga orangtua yang selalu memberikan partisipasi kepada anaknya akan senantiasa termotivasi untuk belajar, begitupun sebaliknya. Penelitian ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Partisipasi Orangtua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 3 Terusan Makmur Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Jenis penelitian ini tergolong kuantitatif dengan pendekatan penelitian kuntitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dan dokumentasi. Dan metode analisis yang digunakan pada penulisan ini yaitu analisis regresi sederhana. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu sampel jenuh. Penelitian dilakukan di kelas V SDN 3 Terusan Makmur kecamatan bataguh kabupaten Kapuas. populasi penelitian adalah Semua siswa Kelas V SDN 3 Terusan Makmur kecamatan bataguh kabupaten Kapuas yang berjumlah 13 siswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat analisis regresi sederhana, dan menggunakan uji t untuk menganalisis keeratan hubungan variabel secara individual, maka diperoleh persamaan regresi : Y= 8.532 + 1 , 2 0 2 X. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara partisipasi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 3 Terusan Makmur Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Riati, 2023: Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Danum Bahandang Di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Pembimbing I: Sulandra, S.Pi.,M.Si dan pembimbing II: Nyoman Sarma, S.Ag., M.Fil. H. Pariwisata merupakan salah sektor pembangunan yang saat ini sedang digelar oleh pemerintah. Pariwisata merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya alam menjadi tempat wisata yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah karena dapat menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Namun, keberadaan objek wisata harus di kelola dan dikembangkan dengan baik agar terus menjadi tujuan wisata. Salah satunya objek wisata Danum Bahandang yang berada di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan objek wisata Danum Bahandang sebagai daerah tujuan wisata Di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Dengan permasalahan (1) bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Danum Bahandang di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya, (2) bagaimanakah dampak pengembangan objek wisata Danum Bahandang di Kelurahan Sei Gohong Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori partisipasi dan teori pengambangan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara, observasi, dokumetasi, kepustakaan, dan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal: (1) partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek Wisata Danum Bahandang pengembangan sarana dan prasarana, faktor pendukung sumber daya manusia (SDM), serta faktor penghambat pengelola objek wisata Danum Bahandang tidak melibatkan pemerintah daerah regulasi yang tidak jelas, dan dana terbatas. (2) Dampak pengembangan objek wisata Danum Bahandang, dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak ekologi. telah Memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar seperti, membuka lapangan pekerjaan serta meningkatnya taraf hidup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MEGIE SASTRIADI: ( 2022 ) Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Wisata Alam Danau Biru Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan ( pembimbing I Dr. Anak Agung Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag dan pembimbing II Budi Purnomo, SH., M.Si ). Pariwisata merupakan sektor unggulan penggerak perekonomian. Di kabupeten katingan terdapat objek wisata alam Danau Biru yang berada di desa Tewang Rangakang. wisata ini memiliki tempat yang sangat bagus dan bisa dikembangkan melihat dari potensi wisata ini yang sudah cukup diminati oleh wisatawan dan juga sudah mendapat dukungan dari pemerintah dalam hal pembangunan dan pengadaan infrastruktur. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka pada penelitian ini terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam upaya pengembangan wisata alam danau biru desa tewang rangkang, (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan wisata alam danau biru desa tewang rangakang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori partisipasi (2) Teori pengembangan wisata. Subjek penelitian ini adalah mulai dari: pegawai dinas pariwisata, sekertaris Desa Tewang Rangkang, kepala Desa, pengelola objek wisata Danau biru, masyarakat lokal yang ada disekitar objek wisata danau biru, dan pengunjung wisata, jadi jumlah keselurahan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata, (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengembangan wisata. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan wisata alam danau biru meliputi perencanaan, pelayanan pengelolaan, pengawasan dan evaluasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata alam danau biru meliputi memberikan informasi, konsultasi, pengambilan keputusan bersama, bertindak bersama, dan memberikan dukungan. faktor pendukung pengembangan wisata alam danau biru meliputi legalitas tanah,bantuan pembangunan infrastruktur, dan tidak di pungut biaya masuk, dan faktor penghambat meliputi, tidak adanya wewenang pemerintah daerah dalam tata kelola wisata dikarenakn masalah regulasi yang tidak jelas, dan pandemi covid-19.