ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Lalie, 2025. Eksplorasi Pengembangan Minat Siswa Terhadap Seni Rupa Di SDN 11 Langkai Palangka Raya.Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Wentin. S.Ag., M.Pd.H Pembimbing II Raisa Vienlentia,S.Psi.,M. Psi., Psikolog. Penelitian ini mengkaji tentang eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai palangka raya.dengan tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teori Humanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi, sementara data sekunder diperoleh dari arsip dan laporan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan melibatkan seorang guru seni rupa, lima siswa, dan kepala sekolah di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian utama adalah peneliti itu sendiri, dibantu dengan lembar observasi dan pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya telah berjalan dengan baik melalui penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan inovatif. Metode praktik, proyek, serta pemanfaatan media visual seperti gambar dan video terbukti mampu meningkatkan pemahaman sekaligus antusiasme siswa. Selain itu, pemberian ruang kebebasan berkreasi serta apresiasi atas karya yang dihasilkan turut mendorong lahirnya motivasi dan rasa percaya diri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini mengkaji tentang metode learning by doing dalam meningkatkan keterampilan menggambar pada siswa kelas x tkr a SMK Karsa mulya. Di SMK Karsa Mulya, khususnya kelas X TKR A, ditemukan bahwa keterampilan menggambar siswa masih tergolong rendah, dilihat dari ketidaktepatan proporsi, perspektif, serta pewarnaan dan kontrol tangan yang belum stabil. Guru seni budaya telah menerapkan metode Learning by Doing untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode ini dikenal mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui praktik langsung. Namun, hasilnya belum maksimal dan belum sepenuhnya mencapai standar pembelajaran yang ditetapkan Kemendikbudristek. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Learning by Doing, kendala yang dihadapi, serta solusi yang dilakukan guru dalam meningkatkan keterampilan menggambar siswa kelas X TKR A di SMK Karsa Mulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian terletak pada aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan metode tersebut. Teori yang digunakan untuk membantu peneliti mengkaji fenomena ini adalah teori behavioristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode Learning by Doing dalam pembelajaran seni rupa di kelas X TKR A SMK Karsa Mulya memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, baik dari sisi guru maupun siswa. Kendala tersebut meliputi keterbatasan waktu untuk diskusi karya, perbedaan kemampuan antar siswa, gangguan konsentrasi, penggunaan istilah yang sulit dipahami dengan penjelasan yang terlalu cepat, serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap topik pembelajaran tertentu. Oleh karena itu, meskipun metode ini tergolong efektif, perlu adanya penguatan pada tahap evaluasi dan refleksi akhir agar siswa mampu menilai hasil karyanya secara lebih kritis dan mendalam, serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran seni rupa secara berkelanjutan.