ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya minat baca siswa kelas V di SDN 8 Menteng Palangka Raya menjadi masalah utama yang memerlukan analisis, sejalan dengan data literasi nasional yang memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat baca siswa kelas V dan upaya guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus untuk menggali fenomena secara holistik dan mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap guru, kepala sekolah, dan siswa, serta dokumentasi. Teori Kerangka penelitian didasarkan pada Teori Konstruktivisme, yang menekankan bahwa motivasi belajar tumbuh dari keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Teori Behavioristik menganalisis strategi guru dalam membentuk perilaku membaca melalui pemberian stimulus dan penguatan positif. Hasil menemukan faktor internal, seperti kemampuan membaca yang belum merata dan rendahnya motivasi intrinsik karena dominasi gadget. Faktor eksternal meliputi minimnya dukungan orang tua dan keterbatasan bahan bacaan yang menarik di sekolah. Guru berupaya mengatasi hal ini dengan metode interaktif (mendongeng), diskusi cerita, dan pemberian penguatan positif. Peningkatan minat baca membutuhkan sinergi yang solid antara guru, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem literasi yang mendukung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah dengan penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan. Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas IV adalah rendahnya minat membaca dan hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan minimal (KKM). Rumusan masalah yang dikaji 1) bagaimana Penerapan Metode Quantum Reading dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Kabupaten Katingan?. Rumusan masalah tersebut dikaji dengan teori Kognitivisme. Metode Quantum Reading merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca secara efektif dan efisien, dengan mengedepankan teknik-teknik stimulasi otak yang dapat mempercepat pemahaman dan retensi informasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah 7 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut: a). Observasi b). Angket, c). Tes. d). Penilaian aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan keberhasilan siswa dalam mencapai nilai lebih tinggi pada tes hasil belajar. Hasil observasi pada proses pembelajaran pratindakan, siklus I dan siklus II menunjukkan minat membaca siswa mengalami peningkatan pada rata-rata nilai akhir hasiul belajar siswa, yaitu pratindakan 54, siklus I dengan nilai 62 dan pada siklus II dengan nilai 81. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar metode Quantum Reading diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yudoyono. 2024. Upaya Guru Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Kelas 3 Di Sekolah Dasar Negeri 1Tumbang Karuei Kabupaten Katingan Pembimbing I Lamri, S.Pd., M.Pd.H Pembimbing II I Ketut Agus Muliana, S.Ag.,M.Fil.H Upaya yang dilakukan guru sangat diperlukan dalam suatu proses pembelajaran guna meningkatkan minat belajar serta minat baca peserta didik. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait Upaya guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengajar yang cukup baik dalam meningkatkan minat baca peserta didik (1) Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca peserta didik antara lain terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi penyebab rendahnya minat baca peserta didik (2) Upaya guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik, yaitu terlihat dari proses pembelajaran dengan (a) membaca buku pelajaran, diskusi kelompok, dan menjelaskan serta mempraktekkan materi pelajaran (b) dalam proses pembelajaran guru tidak hanya menjelaskan juga memberikan contoh kepada peserta didik. (c) Guru membuat perencanaan sebelum proses pembelajaran dan melakukan evaluasi. (d) Beberapa metode serta upaya yang dilakukan oleh guru adalah untuk meningkatkan minat baca dan menarik minat belajar pada peserta didik. (3) Kendala guru dalam meningkatkan minat baca peserta didik yaitu: : (a) Karakter peserta didik yang beragam, (b) Peserta didik yang tidak bisa membaca dan berhitung, (c) keterbatasan sarana dan prasarana dalam pembelajaran Beberapa kendala tersebut dapat menghalangi dan menghambat jalannya suatu proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Membaca adalah bagian penting didalam proses pembelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang lebih luas ketika mempunyai minat baca yang tinggi. Pengetahuan yang telah dimiliki tentu akan berpengaruh pada pencapaian prestasi belajarnya di sekolah. Namun, pada SDN 1 Menteng Palangka Raya siswa-siswinya masih kurang antusias dalam memanfaatkan sarana perpustakaan. Maka, diketahui bahwa minat baca di sekolah tersebut masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi peneliti, siswa hanya tertarik pada buku cerita bergambar, sedangkan buku paket mata pelajaran jarang untuk dipinjam maupun dibaca di perpustakaan. Buku paket PPKn salah satunya, buku tersebut hampir tidak ada pada daftar peminjaman buku. Oleh sebab itu, peneliti mengamati lebih lanjut serta mendapatkan informasi dari wali kelas V.a bahwa siswa/i dikelas tersebut masih terdapat nilai yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) terkhusus pada mata pelajaran PPKn. Adanya permasalahan tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V.a SDN 1 Menteng yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, dan tes prestasi belajar PPKn. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dan menggunakan koefisien determinasi (R2) untuk melihat seberapa besar persentase pengaruh variabel minat baca terhadap variabel prestasi belajar PPKn siswa. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 26 for windows. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori konstruktivisme. Posisi teori ini tidak untuk meramalkan jawaban dari rumusan masalah, melainkan hanya sebatas membantu menjelaskan rumusan masalah pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Menteng. Berdasarkan analisis data didapatkan nilai thitung 3.808 > ttabel 2.086. Maka, dapat diketahui bahwa nilai thitung lebih besar daripada ttabel, serta hasil analisis regresi linear sederhana juga menunjukkan taraf signifikan 0,001 0,05 yang berarti antar variabel didalam penelitian ini memiliki pengaruh. Pengaruh variabel X (minat baca) terhadap variabel Y (prestasi belajar PPKn) sebesar 42,0% dan sisanya dipengaruhi variabel yang tidak terdapat pada penelitian ini. Persentase pengaruh variabel minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa didapatkan dengan melihat nilai R Square pada hasil uji koefisien determinasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Riri Rianti,2023. Impelemntasi Program Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Agama Hindu Di SMP Negeri 8 Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si Dan Pembimbing II, Tri Aspiyana, M.Pd Kurangnya minat baca dan pemanfaatan sumber belajar menjadi pemicu kurangnya minat baca di Indonesia. Oleh karena itu,penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa agama Hindu di kelas VIII.7 dan kelas VIII.8 di SMP Negeri 8 Palangka Raya serta mendeskripsikan faktor penghambat pelaksanaan program gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa agama Hindu di kelas VIII.7 dan kelas VIII.8 di SMP Negeri 8 Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru agama Hindu, petugas perpustakaan dan 4 orang peserta didik. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program gerakan literasi sekolah pada siswa agama Hindu di kelas VIII.7 dan kelas VIII.8 yaitu adanya kegiatan 15 menit membaca, penataan sarana literasi seperti pojok baca di kelas atau taman sekolah, adanya ruang perpustakaan, pelibatan publik dan menanggapi buku bacaan secara lisan dan tulisan. Faktor penghambat gerakan literasi sekolah pada siswa agama Hindu di kelas VIII.7 dan kelas VIII.8 yaitu kurangnya minat baca siswa, kurangnya pemanfaatan sumber belajar seperti perpustakaan, kurangnya literatur bacaan yang diminati siswa dan kurangnya sosialisasi tentang program gerakan literasi sekolah.