2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Candra, 2025 Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit Kabupaten Kotwaringin Timur Pembimbing I Dr. Anak Agung Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II Handoko, S.Ag., M.Si Penelitian ini membahas Strategi Pengelola dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat yang terletak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Ikon Jelawat dikenal sebagai representasi budaya dan simbol identitas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan pengelola dalam upaya pengembangan objek wisata tersebut, serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi strategi yang diterapkan (1)Bagaimana Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur? (2) Bagaimana Upaya Pengelola Dalam Mengatasi Kendala Untuk Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata, Dinas Perdagangan, pelaku usaha di sekitar lokasi, serta masyarakat lokal. Observasi langsung dan dokumentasi juga digunakan untuk memperoleh data yang lebih akurat dan kontekstual. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengelolaan dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki 4 (Empat) komponen: (1) mengembangkan infrastruktur dan fasilitas umum seperti taman, area kuliner, dan panggung seni budaya; (2) peningkatan promosi melalui media sosial, event budaya; (3) pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan ekonomi wisata; dan (4) penguatan nilai-nilai budaya lokal melalui pertunjukan tradisional dan ikon visual yang merepresentasikan ikan jelawat. Upaya pengelola dalam mengatasi kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya anggaran operasional, serta belum optimalnya fasilitas maupun yang lainya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi mengembangkan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia pengelola, serta penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung promosi dan perencanaan kawasan wisata
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Candra, 2025 Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit Kabupaten Kotwaringin Timur Pembimbing I Dr. Anak Agung Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II Handoko, S.Ag., M.Si Penelitian ini membahas Strategi Pengelola dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat yang terletak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Ikon Jelawat dikenal sebagai representasi budaya dan simbol identitas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan pengelola dalam upaya pengembangan objek wisata tersebut, serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi strategi yang diterapkan (1)Bagaimana Strategi Pengelola Dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur? (2) Bagaimana Upaya Pengelola Dalam Mengatasi Kendala Untuk Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata, Dinas Perdagangan, pelaku usaha di sekitar lokasi, serta masyarakat lokal. Observasi langsung dan dokumentasi juga digunakan untuk memperoleh data yang lebih akurat dan kontekstual. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengelolaan dalam Mengembangkan Objek Wisata Ikon Jelawat di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki 4 (Empat) komponen: (1) mengembangkan infrastruktur dan fasilitas umum seperti taman, area kuliner, dan panggung seni budaya; (2) peningkatan promosi melalui media sosial, event budaya; (3) pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan ekonomi wisata; dan (4) penguatan nilai-nilai budaya lokal melalui pertunjukan tradisional dan ikon visual yang merepresentasikan ikan jelawat. Upaya pengelola dalam mengatasi kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya anggaran operasional, serta belum optimalnya fasilitas maupun yang lainya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi mengembangkan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia pengelola, serta penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung promosi dan perencanaan kawasan wisata
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
KADEK CANDRA ADINATA, 2024: Eksistensi Serati Dalam Mengajarkan Keterampilan Membuat Sarana Upakara Pada Pemuda Hindu Di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag Pembimbing II, Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.Ag Skripsi ini mengkaji tentang eksistensi serati dalam mengajarkan membuat sarana upakara pada pemuda Hindu, sebab pemuda-pemudi kurangnya memahami membuat sarana upacara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda hindu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Tujuan yang terdapat yaitu: 1). Mengetahui peran serati dalam mengajarkan keterampilan membuatsarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan? 2). Mengetahui bagaimana kendala serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan kecamatan Basarang kabupaten Kapuas? 3). Mengetahui upaya serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriftif kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu berjunlah 6 (enam) informan. Teknik pengumpulan data yaitu tehnik observsi, wawancara dan dokumentasi. Waktu penelitian di lakukan selama 1 (satu) bulan yaitu dari tanggal 15 Agustus – 15 September 2024. Adapun yang menjadi tempat penelitian ini adalah Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Berdasarkan pembahasan dan analisis dengan menggunakan teori menunjukan bahwa Serati berperan mengarahkan pemuda-pemudi Hindu, dan sekaligus berperan aktif dalam mengajarkan pembuatan sarana upacara. Kendala pembuatan sarana upacara yaitu kurangnya minat pemuda-pemudi Hindu dalam mengikuti pelatihan pembuatan sarana upacara, serta kesulitan dalam mendapatkan daun kelapa yang digunakan dalam pembuatan sarana upacara. Upaya-upaya Serati dalam mengatasi kendala membuat sarana upacara yaitu dengan cara memberikan motivasi dan pencerahan pada pemuda-pemudi Hindu, dalam mengikuti pelatihan membuat sarana upacara. Selain itu juga Serati berinisiatif dengan mengunakan daun kelapa sawit untuk pelatihan membuat sarana upacara, karena susahnya mendapatkan daun kelapa di Desa Batu Nindan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KADEK CANDRA ADINATA, 2024: Eksistensi Serati Dalam Mengajarkan Keterampilan Membuat Sarana Upakara Pada Pemuda Hindu Di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag Pembimbing II, Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.Ag Skripsi ini mengkaji tentang eksistensi serati dalam mengajarkan membuat sarana upakara pada pemuda Hindu, sebab pemuda-pemudi kurangnya memahami membuat sarana upacara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda hindu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Tujuan yang terdapat yaitu: 1). Mengetahui peran serati dalam mengajarkan keterampilan membuatsarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan? 2). Mengetahui bagaimana kendala serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan kecamatan Basarang kabupaten Kapuas? 3). Mengetahui upaya serati dalam mengajarkan keterampilan membuat sarana upacara pada pemuda-pemudi Hindu di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriftif kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu berjunlah 6 (enam) informan. Teknik pengumpulan data yaitu tehnik observsi, wawancara dan dokumentasi. Waktu penelitian di lakukan selama 1 (satu) bulan yaitu dari tanggal 15 Agustus – 15 September 2024. Adapun yang menjadi tempat penelitian ini adalah Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Berdasarkan pembahasan dan analisis dengan menggunakan teori menunjukan bahwa Serati berperan mengarahkan pemuda-pemudi Hindu, dan sekaligus berperan aktif dalam mengajarkan pembuatan sarana upacara. Kendala pembuatan sarana upacara yaitu kurangnya minat pemuda-pemudi Hindu dalam mengikuti pelatihan pembuatan sarana upacara, serta kesulitan dalam mendapatkan daun kelapa yang digunakan dalam pembuatan sarana upacara. Upaya-upaya Serati dalam mengatasi kendala membuat sarana upacara yaitu dengan cara memberikan motivasi dan pencerahan pada pemuda-pemudi Hindu, dalam mengikuti pelatihan membuat sarana upacara. Selain itu juga Serati berinisiatif dengan mengunakan daun kelapa sawit untuk pelatihan membuat sarana upacara, karena susahnya mendapatkan daun kelapa di Desa Batu Nindan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Proses komunikasi di dunia digital, tidak berlangsung di ruang hampa, karena itu penting untuk membenahi tata kelola dari pola komunikasi digital. Komunikasi digital adalah realitas dan bentuk baru dari kehidupan manusia modern. Format tersebut, membentuk kompleksitas serta budaya yang menyertainya. Perencanaan komunikasi digital menjadi sebuah hal vital di masa kini. Bila tidak mampu dikelola, kegagalan komunikasi digital bisa jadi berdampak fatal bagi eksistensi sebuah citra. Buku ini menawarkan perspektif yang lengkap dalam mengelola strategi komunikasi digital. Pada akhirnya, buku yang dirangkum dari beberapa penulis yang dijadikan sebuah kolaborasi ini menawarkan kedalaman pembahasan dari aspek teoritik hingga tingkat praktis, disertai berbagai detail operasional dalam mengelola hingga mengukur keberhasilan manajemen komunikasi digital. Semoga dengan kehadiran buku ini dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan dan wawasan akan pengetahuan tentang manajemen komunikasi digital terkini.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Metodologi Penelitian Pendidikan ini dibuat sebagai bahan referensi dan juga memberikan wawasan tambahan kepada pembaca perihal perkembangan Metodologi Penelitian Pendidikan yang ada pada masyarakat revolusi industri 4.0. Sejalan dengan modernisasi pendidikan serta kemajuan teknologi yang menyertainya, buku ini dapat dijadikan solusi terbaik sehingga tujuan dan manfaat dapat dicapai dengan maksimal. Secara detail pembahasan buku ini meliputi: Bab 1 Hakikat Penelitian Pendidikan dan Paradigma Penelitian Bab 2 Ruang Lingkup dan Kontribusi Penelitian Terhadap Pengetahuan dan Pendidikan Bab 3 Etika, Legalitas dan Hubungan Manusia dalam Penelitian Bab 4 Klasifikasi Jenis-Jenis Penelitian Bab 5 Judul, Masalah, Tujuan, dan Manfaat Penelitian Bab 6 Review Literatur dan Hipotesis Penelitian Bab 7 Variabel, Data, Populasi, Sampel dan Setting Penelitian Bab 8 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Bab 9 Metode atau Teknik Analisa Data Penelitian Kesembilan materi pokok tersebut dikemas sedemikian rupa sehingga setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan buku ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami metodologi-metodologi penelitian pendidikan terkini dengan baik dan benar secara utuh.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Candra Wardana.2021
:
Penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning and answering (RQA) dalam kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi , Program Studi Pendidikan Agama Hindu, IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II, Yuni Permata,S.Pd.,M.Pd
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), berlatar belakang SMAN 1 Pulau Malan dengan objek penelitian siswa kelas XI yang beragama Hindu berjumlah 10 (sepuluh) orang dan tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta efektivitas penerapan pembelajaran dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan materi sad darsana (filsafat Hindu). Pada penelitian ini mengkaji pokok penerapan pembelajaran daring dan efektifitas pembelajaran dari dengan model RQA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa diSMAN 1 Pulau Malan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahap, meliputi ; 1) Perencanan, 2) Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumen. Menggunakan analisis kualitatif untuk analisis datanya termasuk penyajian data dan penarikan kesimpulanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dapat meningkat kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dapat di lihat pada siklus I dan siklus II. Kemampuan siswa dalam berpikir siswa pada siklus I berada di skor 55% pada kriteria “cukup baik” dan pada siklus II berada di skor 83% dengan kriteria “baik”. Efektivitas pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dapat disimpulkan cukup efektif dibandingkan dengan model konvensional sebagaimana dapat dilihat pada setiap siklus. Oleh karena itu, hasil penelitian di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan sudah terealisasi dengan baik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Candra Wardana.2021 : Penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning and answering (RQA) dalam kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi , Program Studi Pendidikan Agama Hindu, IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II, Yuni Permata,S.Pd.,M.Pd Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), berlatar belakang SMAN 1 Pulau Malan dengan objek penelitian siswa kelas XI yang beragama Hindu berjumlah 10 (sepuluh) orang dan tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta efektivitas penerapan pembelajaran dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan materi sad darsana (filsafat Hindu). Pada penelitian ini mengkaji pokok penerapan pembelajaran daring dan efektifitas pembelajaran dari dengan model RQA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa diSMAN 1 Pulau Malan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahap, meliputi ; 1) Perencanan, 2) Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumen. Menggunakan analisis kualitatif untuk analisis datanya termasuk penyajian data dan penarikan kesimpulanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dapat meningkat kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dapat di lihat pada siklus I dan siklus II. Kemampuan siswa dalam berpikir siswa pada siklus I berada di skor 55% pada kriteria “cukup baik” dan pada siklus II berada di skor 83% dengan kriteria “baik”. Efektivitas pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dapat disimpulkan cukup efektif dibandingkan dengan model konvensional sebagaimana dapat dilihat pada setiap siklus. Oleh karena itu, hasil penelitian di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan sudah terealisasi dengan baik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK LENA CANDRA KIRANA, 2020: Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya (Kajian Filosofi). Skripsi Strata Satu Program Studi Filsafat Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I : Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil dan Pembimbing II : Drs. I Ketut Soter,M.Pd.H. Salah satu bentuk ketaatan umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya adalah melakukan tata cara upacara Noka Daja. Dalam pelaksanaannya upacara ini berkaitan erat dengan kepercayaan agama Hindu Kaharingan, dengan terpenuhnya segala hal yang bersangkutan dengan tata cara upacara Noka Daja maka diharapkan anak itu nantinya akan hidup bahagia, panjang umur dan memperoleh rejeki. Latar belakang masalah upacara Noka Daja ini yaitu mengingat masih belum pernah ada yang melakukan penelitian sama sekali tentang upacara Noka Daja, maka oleh sebab itu peneliti tertarik melakukan penelitian tetang upacara tersebut, adapun yang ingin di teliti yaitu mengenai Kajian Filosofisnya, namun Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya, masih belum mengetahui apa itu kajian filosofisnya upacara Noka Daja. Dengan demikian penulis tertarik untuk menulis Sikripsi dengan judul: Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya (Kajian Filosofi). Sedangkan yang menjadi permasalahan dalam penulisan Skripsi ini adalah : (1). Bagaimana pelaksanaan Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya?, (2). Fungsi apa yang terkandung dalam Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya? Dan (3) makna apa yang terkandung dalam Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya? Untuk membedah masalah dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan beberapa teori: (1). Teori Religi, (2). Teori Simbol dan yang ketiga (3). Teori Fungsional Sruktural. Penelitian tentang upacara Noka Daja ini, Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan lokasi penelitian di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Kepustakaan dan (4) Dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Basir/Pisor, tokoh umat Hindu Kaharingan dan Masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan Upacara Noka Daja dilakukan beberapa tahap yaitu : Sarana dan prasarana upacara Noka Daja, waktu, tempat dan pelaksanaan upacara Noka Daja, tahap persiapan upacara Noka Daja, tahap pelaksanaan upacara Noka Daja. (2) Fungsi yang ingin di capai yaitu: Fungsi religius upacara Noka Daja, fungsi sosial upacara Noka Daja, fungsi estetika upacara Noka Daja, fungsi etika upacara Noka Daja, fungsi pendidikan upacara Noka Daja dan (3) Makna apa yang terkandung dalam upacara Noka Daja yaitu : Makna filosofis, makna religius, makna sosial, makna pendidikan, makna kesehatan. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa kajian filosofis upacara Noka Daja pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya pada intinya merupakan suatu upacara pemberian nama bayi pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya. Kata Kunci :"Upacara Noka Daja, Hindu Kaharingan”.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK LENA CANDRA KIRANA, 2020: Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya (Kajian Filosofi). Skripsi Strata Satu Program Studi Filsafat Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I : Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil dan Pembimbing II : Drs. I Ketut Soter,M.Pd.H. Salah satu bentuk ketaatan umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya adalah melakukan tata cara upacara Noka Daja. Dalam pelaksanaannya upacara ini berkaitan erat dengan kepercayaan agama Hindu Kaharingan, dengan terpenuhnya segala hal yang bersangkutan dengan tata cara upacara Noka Daja maka diharapkan anak itu nantinya akan hidup bahagia, panjang umur dan memperoleh rejeki. Latar belakang masalah upacara Noka Daja ini yaitu mengingat masih belum pernah ada yang melakukan penelitian sama sekali tentang upacara Noka Daja, maka oleh sebab itu peneliti tertarik melakukan penelitian tetang upacara tersebut, adapun yang ingin di teliti yaitu mengenai Kajian Filosofisnya, namun Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya, masih belum mengetahui apa itu kajian filosofisnya upacara Noka Daja. Dengan demikian penulis tertarik untuk menulis Sikripsi dengan judul: Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya (Kajian Filosofi). Sedangkan yang menjadi permasalahan dalam penulisan Skripsi ini adalah : (1). Bagaimana pelaksanaan Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya?, (2). Fungsi apa yang terkandung dalam Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya? Dan (3) makna apa yang terkandung dalam Upacara Noka Daja Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya? Untuk membedah masalah dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan beberapa teori: (1). Teori Religi, (2). Teori Simbol dan yang ketiga (3). Teori Fungsional Sruktural. Penelitian tentang upacara Noka Daja ini, Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan lokasi penelitian di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Kepustakaan dan (4) Dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Basir/Pisor, tokoh umat Hindu Kaharingan dan Masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan Upacara Noka Daja dilakukan beberapa tahap yaitu : Sarana dan prasarana upacara Noka Daja, waktu, tempat dan pelaksanaan upacara Noka Daja, tahap persiapan upacara Noka Daja, tahap pelaksanaan upacara Noka Daja. (2) Fungsi yang ingin di capai yaitu: Fungsi religius upacara Noka Daja, fungsi sosial upacara Noka Daja, fungsi estetika upacara Noka Daja, fungsi etika upacara Noka Daja, fungsi pendidikan upacara Noka Daja dan (3) Makna apa yang terkandung dalam upacara Noka Daja yaitu : Makna filosofis, makna religius, makna sosial, makna pendidikan, makna kesehatan. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa kajian filosofis upacara Noka Daja pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya pada intinya merupakan suatu upacara pemberian nama bayi pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kolon Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya. Kata Kunci :"Upacara Noka Daja, Hindu Kaharingan”.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini tersaji berasal dari refleksi pemikiran penulis yang pernah disampaikan dalam beberapa pertemuan ilmiah dan yang telah diterbitkan oleh majalah hukum seperti Varia Peradilan Mahhamah Agung dan jurnal ilmiah seperti Jurnal Yuvidis yang diterbitkan Universitas Pembangunan Nasional VETERAN Jakarta. Sehingga kemungkinan terjadi lompatan-lompatan pemikiran yang merespons peristiwa hukum konkret, namun demikian tetap dirangkaikan dalam alur pemikiran ilmu hukum. Kajian diawali dengan pembahasan tentang konstelasi politik hukum nasional yang merespons perubahan masyarakat sekaligus menyoroti persoalan-persoalan pembaruan dan transformasi hukum Islam sebagai salah satu unsur dari sistem hukum ke dalam hukum nasional.Ê Politik hukum sebagai suatu arah kebijakan yang diambil dan ditempuh oleh negara dalam menetapkan hukum mana yang perlu ditetapkan, diganti atau diatur, maka khsusus kajian tentang hukum Islam sebagai sebuah sistem hukum penulis memulai pembahasan ini dari sejarah pembaruan dan perkembangan hukum perdata Islam sampai dengan pertumbuhan hukum ekonomi Islam dan juga pidana Islam seperti termuat di dalam Qanun Jinayat yang berlaku di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam dan tentu tetap berada di dalam bingkai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Tema-tema yang dipilih dalam buku ini membahas seputar masalah pembentukan hukum nasional yang dikaitkan dengan sejarah pembaruan dan perkembangan hukum Islam dan politik hukum yang mengakomodasi hukum Islam dalam perubahan dan pembentukan peraturan hukum serta kelembagaannya. Juga menjelaskan tentang peranan politi hukum dalam membentuk perundang-undangan yang bersifat nasional dalam bidang hukum perdata Islam dan hukum pidana Islam serta ekonomi syariah. Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dan khazanah keilmuan bagi mahasiswa, para praktisi hukum, dosen, dan masyarakat pada umumnya karena memberikan gambaran yang utuh tentang Politik Hukum Nasional dalam Perspektif Hukum Islam.Ê *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)