Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DINI AMINARTI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PARTISIPASI SISWA HINDU DALAM MENGIKUTI BIMBINGAN ROHANI DI SDN 4 MENTENG PALANGKA RAYA

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi siswa beragama Hindu dalam mengikuti bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Di SDN 4 Menteng Palangka Raya terdapat program bimbingan rohani yang dilaksanakan setiap hari Kamis pukul 06.30–07.00 WIB. Program ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi beragama Hindu, yang berjumlah 28 orang. Bimbingan rohani ini telah berjalan sejak lama, namun dalam pelaksanaannya mengalami penurunan partisipasi. Penurunan ini terlihat dari rendahnya kehadiran siswa, kurangnya keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, serta kurangnya keseriusan dalam mengikuti bimbingan, yang ditunjukkan dengan perilaku seperti mengobrol, bermain, melamun, menguap, hingga tidak fokus saat kegiatan berlangsung. Berdasarkan latar belakang, maka dalam penelitian ini mengkaji : (1) Bagaimana Proses Pelaksanaaan Bimbingan rohani di SDN 4 Menteng? (2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbangan rohani? (3) Bagaimana upaya guru agama Hindu dalam meningkatkan partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbinga rohani? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa Hindu, guru agama Hindu, serta pihak sekolah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan bimbingan rohani terdiri dari enam tahapan, yaitu: kata pengantar, penyucian diri, pelantunan kidung Kandayu, puja Tri Sandya, Dharmawacana dan penutup. Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi siswa mencakup kurangnya kesadaran diri, motivasi yang rendah, kemacetan jalan, belum hapalnya doa (puja Tri Sandya), kesiapan perlengkapan seperti bunga, keterlambatan karena aktivitas keagamaan di rumah, dan keterlibatan dalam pekerjaan rumah tangga. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu untuk meningkatkan partisipasi siswa meliputi mengajak siswa secara aktif, membuat materi lebih relevan dan menarik, meningkatkan keterlibatan siswa, menjalin komunikasi dengan orang tua, dan memberikan apresiasi atas keikutsertaan siswa. Kesimpulannya, partisipasi siswa Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani masih perlu ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua, agar siswa lebih termotivasi dan menyadari pentingnya kegiatan rohani dalam kehidupan mereka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Partisipasi Siswa Hindu dalam Mengikuti Bimbingan Rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi siswa beragama Hindu dalam mengikuti bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Di SDN 4 Menteng Palangka Raya terdapat program bimbingan rohani yang dilaksanakan setiap hari Kamis pukul 06.30–07.00 WIB. Program ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi beragama Hindu, yang berjumlah 28 orang. Bimbingan rohani ini telah berjalan sejak lama, namun dalam pelaksanaannya mengalami penurunan partisipasi. Penurunan ini terlihat dari rendahnya kehadiran siswa, kurangnya keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, serta kurangnya keseriusan dalam mengikuti bimbingan, yang ditunjukkan dengan perilaku seperti mengobrol, bermain, melamun, menguap, hingga tidak fokus saat kegiatan berlangsung. Berdasarkan latar belakang, maka dalam penelitian ini mengkaji : (1) Bagaimana Proses Pelaksanaaan Bimbingan rohani di SDN 4 Menteng? (2) Apa faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbangan rohani? (3) Bagaimana upaya guru agama Hindu dalam meningkatkan partisipasi siswa Hindu dalam mengikuti bimbinga rohani? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi siswa Hindu, guru agama Hindu, serta pihak sekolah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan bimbingan rohani terdiri dari enam tahapan, yaitu: kata pengantar, penyucian diri, pelantunan kidung Kandayu, puja Tri Sandya, Dharmawacana dan penutup. Faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi siswa mencakup kurangnya kesadaran diri, motivasi yang rendah, kemacetan jalan, belum hapalnya doa (puja Tri Sandya), kesiapan perlengkapan seperti bunga, keterlambatan karena aktivitas keagamaan di rumah, dan keterlibatan dalam pekerjaan rumah tangga. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu untuk meningkatkan partisipasi siswa meliputi mengajak siswa secara aktif, membuat materi lebih relevan dan menarik, meningkatkan keterlibatan siswa, menjalin komunikasi dengan orang tua, Tempat pelaksanaan bimbingan rohani akan menggunakan Ruangan belajar agama Hindu dan memberikan apresiasi atas keikut sertaan siswa. Kesimpulannya, partisipasi siswa Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani masih perlu ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua, agar siswa lebih termotivasi dan menyadari pentingnya kegiatan rohani dalam kehidupan mereka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail