Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pembelajaran IPAS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Problem Based Learning Berbantu Media Konkret pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Romario, Vivo, R, 2025, Penerapan Problem Based Learning Bderbantu Media Konkret Pada Mata Pelajaran IPAS Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Dr. Pranata, S.Pd., M.Si Dan Dosen Pembimbing Kedua Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media konkret pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru maupun siswa, serta menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Pembelajaran IPAS merupakan salah satu mata pelajaran penting di sekolah dasar yang menuntut siswa untuk memahami konsep abstrak sekaligus mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penerapan PBL yang dipadukan dengan media konkret diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling yang melibatkan Kepala Sekolah, Wali Kelas V, serta dua orang siswa kelas V SDN 1 Menteng Palangka Raya. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya hasil penelitian disajikan dalam bentuk laporan skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantu media konkret dapat meningkatkan antusiasme, keaktifan, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS. Siswa lebih mudah memahami konsep-konsep abstrak karena adanya media nyata yang dapat diamati dan digunakan secara langsung. Kendala yang dihadapi dalam penerapan PBL meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta ketersediaan media konkret yang belum sepenuhnya memadai. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan beberapa upaya, antara lain menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kondisi kelas, memanfaatkan media yang tersedia secara maksimal, serta memberikan pendampingan lebih intensif kepada siswa yang masih mengalami kesulitan. Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Konkret, Pembelajaran IPAS, Siswa Sekolah Dasar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Media Pembelajaran Visual untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ratna Kiki, 2024. Penerapan Media Pembelajaran Visual Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP). Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Putu Wisnu, S.Pd.,M.Pd Media pembelajaran dalam dunia pendidikan menjadi salah satu unsur pendukung dalam proses pembelajaran, karena media pembelajaran merupakan salah satu perantara bagi guru untuk menyajikan materi pelajaran secara efektif dan membantu siswa untuk lebih mudah dalam memahami pembahasan dalam proses pembelajaran. permasalahan yang paling mendasar dalam proses pembalajaran adalah minat belajar siswa yang rendah yakni dapat di lihat dari proses pembelajaran, siswa cepat bosan, jenuh, serta sulit menerima pelajaran yang di sampaikan oleh guru. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana penerapan media pembelajaran visual untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya; 2). Apakah penerapan media pembelajaran visual dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti sebagai pelaksana dan pengamat, penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan keadaan peningkatan pencapaian indikator keberhasilan tiap siklus dan untuk menggambarkan keberhasilan pembelajaran, dan data yang diperoleh melalui instrument yang telah dikumpulkan sebelumnya diolah menjadi data kuantitatif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini berhasil dikarenakan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditunjukkan dengan perolehan rata-rata pada siklus 1 yaitu 70% kriteria “baik” dan pada siklus II dengan kriteria menjadi “sangat baik” dengan rata-rata 89%. Hal ini menunjukan bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan minat belajar siswa setelah adanya penerapan media visual.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail