Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Peserta didik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Manajemen Kelas terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya

12025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas tentang pengaruh manajemen kelas terhadap motivasi belajar peserta didik kelas V SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Latar belakang penelitian ini di dasari pentingnya penerapan manajemen kelas yag efektif dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif serta meningkatkan semangat belajar peserta didik. Banyak guru menghadapi kendala dalam mengelola kelas seperti kurangnya perhatian siswa, tingkat kedisiplinan yang rendah, dan kurangnya variasi strategi pembelajaran hal tersebut berpotensi menurunkan motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk menganalisis sejauh mana manajemen kelas yang diterapkan guru berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK AGAMA HINDU DI SMA NEGERI 4 PALANGKA RAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK I Putu Indra Wangsa 2026, Pengaruh Program Penguatan Pendidikan Karakter Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A dan Pembimbing II Raisa Vienlentia, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog Pengaruh Program Penguatan Pendidikan Karakter terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) terhadap motivasi belajar peserta didik agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Program Penguatan Pendidikan Karakter merupakan upaya pembentukan karakter peserta didik melalui nilai-nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong yang diharapkan dapat mendukung sikap positif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket kepada 69 peserta didik agama Hindu kelas XI dan XII di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa Program Penguatan Pendidikan Karakter berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 50,71, sedangkan motivasi belajar peserta didik juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 48,68. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa Program Penguatan Pendidikan Karakter berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik agama Hindu. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 0,910, nilai t hitung sebesar 11,893, dan nilai signifikansi p 0,001, dengan persamaan regresi Y = 9,546 + 0,910X. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh model penelitian, sedangkan 32,1% sisanya tidak dijelaskan oleh model. Dengan demikian, Program Penguatan Pendidikan Karakter memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Kata Kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, motivasi belajar, peserta didik agama Hindu

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM MELAKSANAKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMA NEGERI 5 PALANGKA RAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SUNETA, 2026. Peran Guru Agama Hindu Dalam Melaksanakan Pendidikan Karakter Siswa Di SMA Negeri 5 Palangka Raya. Pembimbing 1. Dr. Derson , S.Ag,. M.Ag Pembimbing 2. Roy Wentas, S.Pd., M.Pd., Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam proses pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik agar memiliki nilai religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, toleransi, dan kepedulian sosial. Dalam pelaksanaannya, Guru Pendidikan Agama Hindu memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Hindu ke dalam proses pembelajaran serta memberikan keteladanan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Hindu sebagai pengajar dan teladan dalam melaksanakan pendidikan karakter siswa serta mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi pelaksanaan pendidikan karakter di SMA Negeri 5 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ditentukan secara purposive, yang terdiri atas Kepala SMA Negeri 5 Palangka Raya, Guru Pendidikan Agama Hindu, dan peserta didik beragama Hindu. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Pendidikan Agama Hindu telah melaksanakan perannya sebagai pengajar dengan mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Hindu, seperti Tri Kaya Parisudha, Tat Twam Asi, Tri Hita Karana, Catur Guru, dan Karmaphala, ke dalam proses pembelajaran untuk menanamkan nilai religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, toleransi, dan kepedulian sosial. Guru juga melaksanakan perannya sebagai teladan melalui kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, penggunaan bahasa yang santun, sikap menghargai peserta didik, serta pengamalan nilai-nilai ajaran Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan pendidikan karakter dipengaruhi oleh faktor internal, meliputi kesadaran diri, motivasi, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan mengendalikan diri, dan kemauan peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai karakter. Adapun faktor eksternal meliputi dukungan kepala sekolah, budaya sekolah, kerja sama antarguru, kegiatan keagamaan, pembiasaan positif, keteladanan guru, dukungan orang tua, lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, perkembangan teknologi informasi, dan penggunaan media sosial. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Guru Pendidikan Agama Hindu memiliki peran penting sebagai pengajar dan teladan dalam melaksanakan pendidikan karakter siswa. Keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter memerlukan pembinaan yang berkelanjutan serta kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar nilai-nilai karakter dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. kata Kunci: PeranK Guru, Pendidikan Agama Hindu, Pendidikan Karakter, Peserta Didik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER SISWA KELAS V C DI SDN 8 MENTENG PALANGKA RAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Kevin Aulya : (2026) Implementasi Pembelajaran Interaktif sebagai Upaya Meningkatkan Karakter Siswa Kelas V C di SDN 8 Menteng Palangka Raya. (Pembimbing I Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd dan Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd.H) Pembelajaran interaktif merupakan proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif melalui interaksi antara guru dan siswa maupun antarsiswa. Penerapan pembelajaran interaktif tidak hanya mendukung keaktifan siswa dalam belajar, tetapi juga dapat mengembangkan karakter melalui kegiatan tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, dan penyampaian pendapat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan pembelajaran interaktif pada siswa kelas V C SDN 8 Menteng Palangka Raya yang telah melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran, namun masih ditemukan siswa yang kurang aktif dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran interaktif, mengetahui nilai-nilai karakter yang berkembang, serta mengetahui faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran interaktif pada siswa kelas V C SDN 8 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan tindak lanjut, serta memperoleh dukungan kebijakan sekolah. Nilai karakter yang berkembang meliputi disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian dan sikap menghargai, serta percaya diri dan keberanian berpendapat. Faktor penghambat meliputi perbedaan motivasi dan keaktifan siswa, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan media, sarana dan prasarana, serta alokasi waktu. Kata kunci: Pembelajaran Interaktif, Karakter Siswa, Peserta Didik Sekolah Dasar.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perilaku Bulying pada Peserta Didik Kelas VA SDN 1 Menteng Palangka Raya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Okta Piasih : (2026) Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Kelas V A SDN 1 Menteng Palangka Raya. (pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd dan pembimbing II Putu Wisnu Saputra, M. Pd) Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan sosial yang serius dan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Perilaku tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga mengganggu perkembangan sosial dan emosional peserta didik secara keseluruhan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya fenomena perilaku bullying pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya yang terjadi dalam berbagai bentuk dan belum mendapatkan penanganan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis bullying yang terjadi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan lima informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas VA, dan tiga peserta didik, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying yang terjadi pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya mencakup tiga jenis utama. Pertama, bullying verbal yang merupakan bentuk paling dominan, diwujudkan melalui ejekan, pemberian julukan negatif, kata-kata kasar, ancaman lisan, dan ucapan yang merendahkan martabat teman. Kedua, bullying fisik yang terjadi dalam bentuk pemukulan, dorongan, tendangan, serta tindakan menyembunyikan dan merusak barang milik teman. Ketiga, bullying sosial yang terjadi dalam bentuk pengucilan, pengabaian, dan tindakan mempermalukan teman di depan umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying tersebut meliputi faktor individu, faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor lingkungan sekolah, serta faktor media sosial dan lingkungan digital. Kelima faktor tersebut saling berkaitan dan berinteraksi dalam membentuk pola perilaku bullying di lingkungan kelas VA.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Musrofa Triana 2026 : Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, S.Ag., M.Si., Pembimbing II : Heri Kusuma Tarupay, SS.,M.Hum. Skripsi ini membahas tentang kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman, aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru kelas IV sebagai informan utama, kepala sekolah, dan peserta didik sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang positif. Kepala sekolah memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi dalam memilih metode strategi, dan media pembelajaran selama tetap mengacu pada tujuan pembelajaran dan kurikulum yang berlaku. Sekolah juga memberikan motivasi dan supervisi akademik secara berkala untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Kreativitas guru tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang terlihat dari keaktifan, antusiasme, keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tugas.

31 dilihat · 11 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Peserta Didik Kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Susilawati, Sri, 2025. Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Mitro, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Santang, S.Pd.,M.Hum Skripsi ini mengkaji tentang Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Kesulitan membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata atau memahami teks secara keseluruhan pada tahap awal pembelajaran membaca. Peserta didik mengalami kesulitan dalam membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata, memahami isi teks secara keseluruhan. Ini bisa karena bebarapa faktor yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti lingkungan dan metode pengajaran. Berdasarkan alasan tersebut, tema ini sangat penting untuk diteliti. Masalah ini perlu dikaji lebih lanjut dengan rumusan masalah yaitu (1) bagaimana kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya dan (2) faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan membaca pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Dengan menggunakan satu jenis teori untuk menganalisis rumusan masalah tersebut yaitu teori perkembangan bahasa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data yakni pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya disajikan dalam laporan penelitian berupa skripsi. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, ditemukan bahwa (1) Kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai ditemui pada kesulitan mengenali huruf,, kesulitan menghubungkan bunyi dengan huruf, peserta didik sering kesulitan dalam mengucapkan kata yang memiliki kombinasi huruf serta kalimat panjang (2). Faktor yang mempengaruhi peserta didik kelas III kesulitan membaca permulaan yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang tepat dan lingkungan yang tidak mendukung, Siswa kesulitan membaca karena berbagai alasan, termasuk kurangnya perhatian guru, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar, kurangnya motivasi dan kurangnya minat siswa.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMA NEGERI 1 JABIREN RAYA KABUPATEN PULANG PISAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

BENJIE, 2022. Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Skripsi Strata Satu (S-1), Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H dan Pembimbing (II) Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos.,MPA. Skripsi ini mengkaji pengaruh tingkat Pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Pada penelitian di SMA ini di tujukan pada Orang Tua dan Peserta Didik Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dilengkapi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan untuk memperoleh data menggunakan instrumen berupa angket dan menggunakan teori Behavioristik. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS Uji Normalisasi dengan hasil data nilai sig. tingkat Pendidikan orang tua adalah sebesar 0,04. Sedangkan nilai sig. prestasi siswa adalah sebesar 0,48. Tingkat Pendidikan orang tua memiliki nilai sig 0,05 bahwa data tersebut berdistribusi tidak normal dan prestasi belajar memiliki nilai sig. > 0,05 data tersebut berdistribusi normal dan Uji Korelasi menggunakan uji Kendall’s tau_b dengan distribusi nilai signifikan (2-tailed) antara tingkat Pendidikan orang tua dengan tingkat prestasi peserta didik 0,03 0,05. Jadi, dengan demikian dapat disimpulkan hasil akhir dari penelitan adalah tidak adanya hubungan antara tingkat Pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail