ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Okta Piasih : (2026) Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Kelas V A SDN 1
Menteng Palangka Raya. (pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd
dan pembimbing II Putu Wisnu Saputra, M. Pd)
Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan
sosial yang serius dan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Perilaku tersebut
tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga mengganggu
perkembangan sosial dan emosional peserta didik secara keseluruhan. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh ditemukannya fenomena perilaku bullying pada peserta didik
kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya yang terjadi dalam berbagai bentuk
dan belum mendapatkan penanganan yang optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis bullying yang terjadi dan
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying pada peserta
didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan lima informan
yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas VA, dan tiga peserta didik, serta
dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman
melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying yang terjadi pada
peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya mencakup tiga jenis
utama. Pertama, bullying verbal yang merupakan bentuk paling dominan,
diwujudkan melalui ejekan, pemberian julukan negatif, kata-kata kasar, ancaman
lisan, dan ucapan yang merendahkan martabat teman. Kedua, bullying fisik yang
terjadi dalam bentuk pemukulan, dorongan, tendangan, serta tindakan
menyembunyikan dan merusak barang milik teman. Ketiga, bullying sosial yang
terjadi dalam bentuk pengucilan, pengabaian, dan tindakan mempermalukan teman
di depan umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying tersebut
meliputi faktor individu, faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor lingkungan
sekolah, serta faktor media sosial dan lingkungan digital. Kelima faktor tersebut
saling berkaitan dan berinteraksi dalam membentuk pola perilaku bullying di
lingkungan kelas VA.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Musrofa Triana 2026 : Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, S.Ag., M.Si., Pembimbing II : Heri Kusuma Tarupay, SS.,M.Hum. Skripsi ini membahas tentang kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman, aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru kelas IV sebagai informan utama, kepala sekolah, dan peserta didik sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang positif. Kepala sekolah memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi dalam memilih metode strategi, dan media pembelajaran selama tetap mengacu pada tujuan pembelajaran dan kurikulum yang berlaku. Sekolah juga memberikan motivasi dan supervisi akademik secara berkala untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Kreativitas guru tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang terlihat dari keaktifan, antusiasme, keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tugas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Susilawati, Sri, 2025. Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Mitro, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Santang, S.Pd.,M.Hum Skripsi ini mengkaji tentang Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Kesulitan membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata atau memahami teks secara keseluruhan pada tahap awal pembelajaran membaca. Peserta didik mengalami kesulitan dalam membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata, memahami isi teks secara keseluruhan. Ini bisa karena bebarapa faktor yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti lingkungan dan metode pengajaran. Berdasarkan alasan tersebut, tema ini sangat penting untuk diteliti. Masalah ini perlu dikaji lebih lanjut dengan rumusan masalah yaitu (1) bagaimana kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya dan (2) faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan membaca pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Dengan menggunakan satu jenis teori untuk menganalisis rumusan masalah tersebut yaitu teori perkembangan bahasa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data yakni pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya disajikan dalam laporan penelitian berupa skripsi. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, ditemukan bahwa (1) Kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai ditemui pada kesulitan mengenali huruf,, kesulitan menghubungkan bunyi dengan huruf, peserta didik sering kesulitan dalam mengucapkan kata yang memiliki kombinasi huruf serta kalimat panjang (2). Faktor yang mempengaruhi peserta didik kelas III kesulitan membaca permulaan yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang tepat dan lingkungan yang tidak mendukung, Siswa kesulitan membaca karena berbagai alasan, termasuk kurangnya perhatian guru, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar, kurangnya motivasi dan kurangnya minat siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BENJIE, 2022. Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Skripsi Strata Satu (S-1), Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H dan Pembimbing (II) Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos.,MPA. Skripsi ini mengkaji pengaruh tingkat Pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Pada penelitian di SMA ini di tujukan pada Orang Tua dan Peserta Didik Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dilengkapi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan untuk memperoleh data menggunakan instrumen berupa angket dan menggunakan teori Behavioristik. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS Uji Normalisasi dengan hasil data nilai sig. tingkat Pendidikan orang tua adalah sebesar 0,04. Sedangkan nilai sig. prestasi siswa adalah sebesar 0,48. Tingkat Pendidikan orang tua memiliki nilai sig 0,05 bahwa data tersebut berdistribusi tidak normal dan prestasi belajar memiliki nilai sig. > 0,05 data tersebut berdistribusi normal dan Uji Korelasi menggunakan uji Kendall’s tau_b dengan distribusi nilai signifikan (2-tailed) antara tingkat Pendidikan orang tua dengan tingkat prestasi peserta didik 0,03 0,05. Jadi, dengan demikian dapat disimpulkan hasil akhir dari penelitan adalah tidak adanya hubungan antara tingkat Pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau.