Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.417 karya publik ditemukan.

162025: 112025: 12026: 1012025: 1832024: 1952023: 2442022: 2242021: 2942020: 572019: 12018: 312017: 802010: 1

MAKNA JAPA MANTRA SIWARATRI BAGI PEMUDA HINDU DI DESA MANTAREN II KECAMATAN KAHAYAN HILIR KABUPATEN PULANG PISAU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MADE SUKRINI, 2023 Makna Japa Mantra Siwaratri Bagi Pemuda Hindu Di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M. Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd.,M.P.d. Umat Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan perayaan hari raya Siwaratri dengan melaksanakan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan kegiatan spiritual dalam bentuk pengulangan nama suci Tuhan atau japa mantra. Penelitian ini mengkaji tentang makna japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengeksplorasi proses pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (2) Mengungkap makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (3) Mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Mantaren II, dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Februari 2023. Informan penelitian adalah Rohaniawan Hindu, Pengurus PHDI Kecamatan Kahayan Hilir, dan Pemuda Hindu Desa Mantaren II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II memiliki tahapan yaitu, persiapan, persembahyangan, japa mantra Siwaratri, dan pasca japa mantra Siwaratri. Makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II yaitu makna ketenangan batin, makna peningkatan rasa welas asih, makna sabar dan bijaksana, makna proses pendidikan karakter, makna spritual, dan makna damai. Kendala yang dihadapi pemuda Hindu dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II yaitu kendala internal berupa, kurangnya motivasi dalam diri, pikiran yang kurang kosentrasi, dan keadaan fisik yang kurang sehat. Adapun kendala eksternal berupa, tempat yang kurang nyaman, cuaca yang kurang mendukung, gangguan hewan kecil, pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya dorongan para tokoh umat Hindu setempat.

NILAI ESTETIKA TARI RIAM PANJANG DI DESA DERAWA KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN SERUYAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Ayu Elmia Ninsih, 2023. Nilai Estetika Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbig I: Komang Suarta S.Ag.,M.Si Pembimbing II : Susi, S.Fil.H.,M.Fil.H. Tari Riam Panjang tarian digunakan sebagai sarana tarian hiburan oleh masyarakat yang ada di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan dan Tari Riam Panjang selalu dibawakan dengan perasaan hati yang riang gembira serta penuh semangat. Tari Riam Panjang ditarikan atau dibawakan pada sebuah acara perkawinan, penyambutan tamu, hajatan dan pada saat upacara Tiwah yang bersifat hiburan. Tari Riam Panjang bisa dibawakan oleh segenap kalangan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, tua, muda bahkan anak-anak. Namun demikian Tari Riam Panjang kini di tampilkan secara dominan oleh kalangan dewasa atau orang tua saja, sangat sedikit anak-anak, remaja atau pemuda yang bisa membawakan tarian ini. Walaupun tari Riam Panjang memiliki gerakan yang sederhana dan terlihat unik serta property yang digunakan sebagai ciri khas. Tari Riam Panjang selalu mendominasi dari berbagai jenis pertunjukan seni atau hiburan yang ada di Desa Derawa. Didalam penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui, memahami dan mendeskripsikan Fungsi Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. 2) mengetahui, menganalisis, memahami dan mendeskripsikan Nilai Estetika Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. Penelitian ini menggunakan teori untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: Teori fungsionalisme dan teori estetika. Metode yang digunakan untuk mengumpulkandata yaitu: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan pengdekatan deskriptif kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu proposive. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Fungsi Tari Riam Panjang sebagai tari hiburan memiliki fungsi budaya, pendidikan, ekonomi, dan estetika. 2) Nilai estetika pada Tari Riam Panjang terdapat keindahan yang terpancar dari wiraga, wirama, wirasa, dan wirupa.

Nilai-nilai Pendidikan Hindu dalam Upacara Menek Kelih pada Masyarakat Hindu di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ni Sayu Kade Astuti. 2023. Nilai-nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Menek Kelih Pada Masyarakat Hindu Di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag Pembimbing II Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A Tujuan skripsi mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Menek Kelih di Desa Basarang Jaya. Bedasarkan fenomena yang terjadi, umat Hindu di Desa Basarang Jaya dalam melaksanakan upacara Menek Kelih kurang memahami jenis-jenis sarana Upakara yang digunakan. Umat Hindu juga kurang memahami nilai-nilai dalam upacara Menek Kelih. Untuk itu, diperlukannya kajian mendalam tentang pelaksanaan, kendala, dan nilai-nilai upacara Menek Kelih di Desa Basarang Jaya. Rumusan masalah yang dikaji yakni: (1) Bagaimana pelaksanaan upacara Menek Kelih pada umat Hindu di Desa Basarang Jaya, (2) Apakah kendala dalam upacara Menek Kelih pada umat Hindu Bali di Desa Basarang Jaya, dan (3) Apakah nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Menek Kelih di Desa Basarang Jaya. Teori yang digunakan untuk mengkaji yakni teori fenomenologi, teori kendala (Theory Of Countrains), dan teori nilai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji lebih dalam mengenai upacara Menek Kelih. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang upacara Menek Kelih. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan secara porposive. Peneliti sebagai instrumen utama. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing). Bedasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori fenomenologi, bahwa pelaksanaan upacara Menek Kelih di Desa Basarang Jaya terbagi menjadi tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan upacara dan tahap akhir. Tahap persiapan yakni melakukan sangkep dan mempersiapkan sarana upakara, tahap pelaksanaan upacara yakni menghaturkan sarana upakara, pembersihan diri (melukat), natab upacara Menek kelih, Persembahyangan, dan tahap akhir yakni melakukan simakrama, ngelungsur sesaji, dan makan bersama. Bedasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori kendala, bahwa dalam pelaksanaan upacara Menek Kelih tedapat dua kendala yakni kendala internal dan eksternal. Kendala internal dalam upacara Menek Kelih yakni kurangnya pemahaman dan pengetahuan, serta kurangnya motivasi diri untuk mempelajari sarana upakara, dan kendala eksternal dalam upacara Menek Kelih yakni kendala pada dana dan kendala kehadiran umat. Dari hasil penelitian yang dikaji dengan teori nilai bahwa nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Menek Kelih terdiri dari nilai pendidikan tattwa (kebenaran) yang merupakan ajaran ketuhanan yang menjadikan landasan keyakinan umat dalam memeluk agama, nilai pendidikan religius yang merupakan kepercayaan umat akan adanya Sang Hyang Widhi, nilai pendidikan etika (tingkah laku), nilai pendidikan moralitas yang merupakan pengetahuan umat mengenai hal yang baik dan hal yang buruk, nilai pendidikan sosial yang merupakan interaksi antar umat yang saling membutuhkan satu sama lain, nilai pendidikan upacara yang merupakan rasa tanggung jawab dan kesanggupan umat untuk beryadnya, nilai pendidikan keindahan yang merupakan suatu karya seni dan karya cipta dan nilai pendidikan keagamaan.

Nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu dalam Upacara Ngansak Ja pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Sumber Garunggung Kabupaten Barito Timur

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

THERESIA, 2023 Nilai-Nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Ngansak Ja Pada Umat Hidu Kaharingan Di Desa Sumber Garunggung Kabupaten Barito Timur Dosen Pembimbing I. Dr. Nali Eka, S.Ag.,M.Si Dosen Pembimbing II. Megawati, S.Pi.,M.Pd.H Skripsi ini mengkaji upacara Ngansak Ja pada umat Hindu Kaharingan di Desa Sumber Garunggung. Masyarakat secara umum dan Hindu khususnya belum banyak memahami tentang upacara Ngansak Ja apalagi fungsi, makna dan nilai-nilai pendidikannya. Upacara Ngansak Ja menjadi upacara penting dalam mengendalikan diri, pikiran dan prilaku Samvara apalagi di dunia moderen sekarang ini. Berdasarkan masalah tersebut peneliti mengkaji dengan rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana Tata Cara Pelaksanaan Upacara Ngansak Ja Menurut Umat Hindu Kaharingan di Desa Sumber Garunggung?, 2) Mengapa upacara Ngansak Ja dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di desa Sumber Garunggung?, 3) Apa nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu yang terkandung dalam upacara Ngansak Ja?. Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui tentang tata cara pelaksanaan upacara Ngansak Ja, mengapa upacara Ngansak Ja dilaksanakan serta kaitannya dengan nilai-nilai pendidikan agama hindu serta menambah wawasan bagi masyarakat umat Hindu Kaharingan di Desa Sumber Garunggung. Teori yang digunakan: 1) Teori Interaksionisme Simbolik Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif, teknik penentuan informan yang digunakan yakni Purposive Sampling. Teknik penentuan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik. teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Berdasarkan analisis data peneliti yang landasi teori atau konsep dapat disimpulkan bahwa: (1) tata cara pelaksanaan pada upacara Ngansak Ja ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. (2) alasan upacara Ngansak Ja dilaksanakan ialah memohon kepada para roh leluhur Laang Tana penghuni hutan, Datu Tumpuk penjaga kampung. Setelah itu meminta perlindungan supaya semua aktivitas masyarakat desa sumber garunggung dilindungi oleh para roh leluhur. (3) Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam upacara Ngansak Ja Adalah Nilai Pendidikan Tattwa, Nilai Pendidikan Susila, Nilai Pendidikan Sosial, Nilai Pendidikan Upacara.

Penyelesaian Kasus Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas oleh Mantir Adat Studi Kasus di Wilayah Kedamangan Kecamatan Kurun Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NILLA SARI, 2023 : Penyelesaian Kasus Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas oleh Mantir Adat Studi Kasus diiWilayah Kedamangan Kecematan Kurun Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimmbing I, Citranu, MH, Ni Wayan Eka Sumartini, MH. Penyelesaian kasus korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas oleh mantir adat studi kasus di wilayah Kedamangan Kacamatan Kurun Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas. Adanya Lembaga adat dalam menyelesaikan kasus kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas adalah supaya kasus tersebut dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini mencakup 2 (dua) hal yaitu: (1) Prosedur Penyelesaian Kasus Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Oleh Mantir Adat Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas. (2) Dasar Pertimbangan Hukum Adat Pada Putusan Adat Yang Di Buat Oleh Mantir Adat Dan Pertimbangan Pihak Kepolisian Menyerahkan Penyelesaian Kasus Kecelakaan Kepada Mantir Adat Di Kecamatan Kurun Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas. Hasil Penelitian telah menunjukan bahwa kasus kecelakaan lalu lintas dapat diselesaikan oleh Lembaga Adat Kedamangan, dalam putusan adat oleh Mantir Adat yang menyelesaikan kasus tersebut adalah bahwa si pelaku dikenakan pasal 40 yaitu Singer Sahiring sejumlah 600 kati ramu, bilamana diuangkan yaitu sebesar Rp. 60.000.000.00 (Enam Puluh Juta Rupiah) Mantir Adat memberikan jalan berdamai dan perkara pun dapat diselesaikan melalui perdamaian. Penyelesaian kasus melalui Lembaga kedamangan bukan menitikberatkan pada menang atau kalah dari salah satu pihak melainkan kembalinya keseimbangan yang terganggu, sehingga masing-masing pihak dapat kembali melakukan kegiatan hidup dengan tenang tentram dan damai. Hasil penelitian dan analisis data tersebut maka dapat disimpulkan yaitu : 1) Prosedur penyelesaian kasus korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas oleh mantir adat Kelurahan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas dilakukan secara perdamaian adat dengan cara musyawarah mufakat berdasarkan hukum adat yang berlaku setempat. 2) Dasar pertimbangan hukum adat pada putusan adat yang di buat oleh mantir adat dan pertimbangan pihak kepolisian menyerahkan penyelesaian kasus kecelakaan kepada mantir adat Kelurahan Kuala Kurun Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas yaitu berdasarkan ketentuan pada Pasal 40 ayat 2a,2b Perjanjian Perdamaian Adat Dayak Tumbang Anoi, dan Peraturan Kepolisian No. 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Kata Kunci : Penyelesaian, kasus, kecelakaan, mantir adat.

STRATEGI GURU MENGATASI SULIT MEMBACA PADA SISWA KELAS III SDN 6 MENTENG PALANGKA RAYA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTAKSI Dalam dunia pendidikan membaca merupakan salah satu proses yang penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca manusia bisa dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu salah satunya dengan membaca. Kesulitan Membaca merupakan yang dialami siswa dalam membaca dan mengeja, sehingga siswa sulit dalam belajar dan memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Di SDN 6 Menteng peneliti menemukan terdapat beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan membaca mengeja, menggabungkan huruf kalimat, masih keliru membedakan huruf J, B, D dan masih belum bisa mengenal huruf. Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana strategi guru mengatasi sulit membaca pada siswa kelas III SDN 6 Menteng Palangka Raya, (2) apa saja kendala guru mengatasi siswa sulit membaca pada kelas III SDN 6 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini mengggunakan teori konstruktivisme dan teori motivasi belajar. Metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca mengeja dan sulit mengenal huruf, yaitu terdapat 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan dikelas III A dan III B. Hasil penelitian dapat disimpulkan strategi guru mengatasi siswa sulit membaca di kelas III SDN 6 Menteng memberi jam tambahan pulang sekolah kesiswa untuk melakukan bimbingan belajar dan guru juga menggunakan strategi dalam mengajar siswa dikelas seperti, (1) memberi jam tambahan pulang sekolah, (2) menggunakan media gambar, (3) penyampaian materi pembelajaran, (4) memberikan motivasi belajar, (5) menciptakan susana belajar menyenangkan dikelas, (6) menggunakan metode pembelajaran, (7) memilih metode pembelajaran, (8) pemberian umpan balik, (9) pemberian tugas kepada siswa. Kendala guru dalam mengatasi siswa yang sulit membaca, siswa masih sulit menggabung kalimat atau huruf, masih keliru mengenal huruf dan masih belum mengenal huruf, karena masih kurang dukungan dan kerjasama dari orang tua siswa, kemauan dari siswa untuk belajar kurang dan daya ingat siswa yang rendah. ABSTRACT In the world of education, reading is one of the important processes to gain knowledge and knowledge. Without being able to read, humans can be said to be unable to live in this day and age and to get knowledge is one of them by reading. Reading difficulties are experienced by students in reading and spelling, so students are difficult to learn and understand the learning material given by the teacher. At SDN 6 Menteng, researchers found that there were some students who still had difficulty reading spelling, combining sentences, still mistakenly distinguishing letters J, B, D and still could not recognize letters. The problems raised in this study are (1) how teacher strategies overcome reading difficulties in grade III students of SDN 6 Menteng Palangka Raya, (2) what are the obstacles of teachers overcoming students with difficulty reading in grade III SDN 6 Menteng Palangka Raya. This research uses constructivism theory and learning motivation theory. Descriptive qualitative research methods and data collection techniques through observation and interviews with principals, teachers and students. Based on the results of the study found that there were several students who had difficulty reading spelling and difficulty recognizing letters, namely there were 7 male students and 10 female students in classes III A and III B. The results of the study can be concluded that teacher strategies to overcome students with difficulty reading in grade III SDN 6 Menteng provide additional hours after school to students to do tutoring and teachers also use strategies in teaching students in class such as, (1) giving additional hours after school, (2) using image media, (3) delivering learning materials, (4) providing learning motivation, (5) creating a fun learning environment in the classroom, (6) using learning methods, (7) choosing learning methods, (8) providing feedback, (9) assigning assignments to students. Teacher obstacles in overcoming students who have difficulty reading, students are still difficult to combine sentences or letters, still misrecognize letters and still do not know letters, because there is still a lack of support and cooperation from parents, willingness from students to learn is less and students' memory is low.

Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Joyfull LEARNING dan Metode Ceramah Pada Pelajaran Pendidikan Agama Hindu DI SDN-6 Menteng Kota Palangka Raya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DELPIA TARA CELY ISVARA ARTHA, 2023. Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Joyfull Learning dan Metode Ceramah pada Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dosen pembimbing I Dr.Pranata,S.Pd,M.Si dan pembimbing II I Komong Mertayasa, S.Pd.H., M.Si Guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik dimana hasil belajar peserta didik masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal karena hal itu pembelajaran yang tidak efektif menjadikan faktor penyebab hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode metode Joyfull Learning pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. (2) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan metode Joyfull Learning dan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian ini digunakan dengan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya dan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei s/d 20 Juni 2023. Popolasi dan sampel berjumlah 6 peserta didik yang berada dikelas V.A dan V.B dan teknik pengumpulan data dengan dilakukan observasi, tes, dokumentasi dan teknik analisa data dengan menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode Joyfull Learning dengan 2 kali pertemuan dikelas V.B yang sebagai kelas eksperimen dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 78,2 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 82 yang dimana nilai tersebut diatas Kriteria Ketuntasan Minimal. (2) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode ceramah dengan 2 kali pertemuan dikelas V.A yang sebagai kelas kontrol dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 67,5 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 65 yang dimana nilai tersebut dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal. (3) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode pembelajaran Joyfull Learning dan metode Ceramah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Hasil analisis tes pertama diperoleh thitung > ttabel (17,456 > 2,776) hasil analisis tes kedua diperoleh thitung > ttabel (22,962 > 2,776) yang berarti hipotesis (Ha) dalam penelitian ini diterima, (Ho) ditolak.

Relevansi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Relevansi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu)” Tesis Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Program Pascasarjana Program Studi Ilmu Hukum Agama Hindu. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH.,MH. Pembimbing II Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag. Kalimantan Tengah sangat kaya dengan berbagai ritual, begitu juga di Kabupaten Barito Utara khususnya di Kecamatan Gunung Timang Terkait dengan fenomena Riyek Liau tersebut sangat tertarik karena adanya perubahan dari makna Riyek Liau ke arah perjudian dan ajang bisnis hal inilah yang mengugah peneliti untuk mengkaji “Relevansi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu)”. Adapun rumusan masalah meliputi: (1) Bagaimanakah proses Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan? (2) Bagaimanakah Relevasi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Hindu Kaharingan? dan (3) Bagaimanakah Implikasi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan?. Untuk membedah permasalahan dalam penelitian ini menggunakan teori Teori fenomenologis dan teori perubahan sosial digunakan untuk menganalisis masalah relevansi Riyek Liau dan ritual yang ada dimasyarakat Hindu, sedangkan yang berkaitan dengan larangan perjudian yang ada dimasyarakat setempat mengunakan teori kausalitas yang ada dalam larangan perjudian pada ritual masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara khususnya. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini meliputi: Teknik Penetuan Informan, Teknik Pengumpulan data, teknik Pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumetasi.Teknik Analisi data dan Teknik Penyajian hasil. Dalam menganalisis data dipergunakan metode kualitatif fenomonologis dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik penyajian data adalah bersifat semi informal-formal dalam artian pada beberapa bagian disajikan dalam bentuk bab dan dibagian lain disajikan secara verbal atau deskriftif kualitatif. Hasil penelitian mencakup tiga aspek yaitu Proses Riyek Liau, Relevansi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian dalam Ritual wara, dan Implikasi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara meliputi: Pertama Proses Riyek Liau meliputi(1)Pengaturan Riyek Liau dalam ritual wara memang harus diterapkan dilingkungan masyarakat secara umum dan diruang lingkup umat Hindu khususnya, (2) Proses Pelaksanaan Riyek Liau ada berberapa tahapan, yaitu: Tahap awal, tahap Pokok dan Tahap Akhir .(3) Sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan dalam proses Riyek Liau ada yang sudah ada dilokasi ritual wara, (4)Orang yang berhak melaksnakan Riyek Liau adalah kalangan keluarga atau pengunjung sesuai petunjuk dari kandong yang memimpin ritual wara tersebut,(5)Tujuan dilaksanakan Riyek Liau adalah untuk melengkapi dari proses perjalan penyucian Roh orang yang telah meninggal yang sedang diupacarai supaya agar perjalannya kembali ke asalnya yaitu Ranying Hatalla Langit yang dihantarkan ke Gunung Lumut itu tidak ada kekurangannya Kedua Relevansi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian dalam Ritual wara, Meliputi:(1). Riyek Liau relevan dilaksanakan sepanjang tidak bertentangan norma atau aturan yang berlaku dan tidak melakukan pelanggaran,(2) Alasan Riyek Liau itu dipertahankan dalam Ritual Wara karena mengandung ajaran leluhur yang sakral dilaksanakan secara turun menurun,(3)Pendapat warga sekitar terkait adanya Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara, Riyek Liau itu sudah ada dilaksanakan dari zaman dahulu kala, tetapi bukan disebut sebagai judi, karena kalau disebut judi itu memang dilarang dan melanggar aturan yang ad.Ketiga dari segi Implikasi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara, meliputi: (1) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual wara terhadap kehidupan sosial Masyarakat secara umumnya di Kecamatan Gunung Timang,(2) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual Wara terhadap umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang, (3) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual Wara terhadap perekonomian , Adat istiadat setempat, Terhadap Lembaga Keagamaan Hindu Kaharingan Penegakan Peraturan Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara.

Pengaruh Stres Akademik dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Pendidikan Agama Hindu Pasca Pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seiring dengan berakhirnya Pandemi Covid-19, SMA Negeri 4 Palangka Raya menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka atau luring setalah lama melaksanakan pembelajaran di rumah atau daring. Perubahan cara belajar tersebut membuat siswa SMA Negeri 4 Palangka Raya mengalami stres akademik dan motivasi belajar yang berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui bagaimana stres akademik siswa Pendidikan Agama Hindu pasca pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya. (2) untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa Pendidikan Agama Hindu pasca pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya, (3) untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa Pendidikan Agama Hindu pasca pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya, dan (4) untuk mengetahui bagaimana stres akademik dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Agama Hindu pasca pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori (exsplanatory research) dan menggunakan IBM SPSS Statistics 22 (Statistical Package for Social Sciense’s Version 22 for Windows). Penelitian ini di laksanakan selama 30 hari terhitung dari tanggal 27 Maret sampai dengan 27 April 2023 di SMA Negeri 4 Palangka Raya yang terletak di Jalan Sisingamangaraja III No. 3, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Teknik pengambilan data purposive sampling. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 54 responden yang diperoleh dari siswa Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya kelas X dan XII pada pasca pandemi dengan menyebarkan kuesioner secara online. Stres akademik yang dialami siswa Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 4 Palangka Raya sangat tinggi dengan persentase 77.8% dan motivasi yang dialami siswa juga sangat tinggi dengan persentase 44.4%. Rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa pada pasca pandemi sebesar 59.64%. Hasil analisis regresi menunjukan data normal pada uji normalitas, tidak mengalami multikolinearitas dan tidak terbentuk pola tertentu pada grafik scatterplot sehingga tidak terjadi ketidak samaan varian dan residual pada data. Hipotesis pada penelitian ini ditolak karena nilai 1,402 < 3,189 sehingga, pada penelitian ini dihasilkan stres akademik dan motivasi yang dialami tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Agama Hindu pada pasca pandemi di SMA Negeri 4 Palangka Raya.

Pengaruh Bimbingan Belajar Dari Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lisanti, 2023. Pengaruh Bimbingan Belajar Dari Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya. Skripsi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H Pembimbing II: I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh bimbingan belajar dari orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 41 orang siswa/i. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif kuantitatif, dengan variabel bimbingan belajar dari orang tua dan prestasi belajar siswa yang menjadi variabel terikat. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan mei sampai dengan juni 2023. Dengan menggunakan metode pengumpulan data; Observasi atau pengamatan, dokumentasi dan kuesioner atau angket. Penilaian angket menggunakan Skala Likert dengan menggunakan teknik analis data linier sederhana.Pada analisis data digunakan uji keberartian regresi linier sederhana yaitu uji hipotesi, uji signifikan dan uji koefiseien determinasi. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi yaitu Y = 70,585 + 0,104 + e yang diperoleh nilai thitung sebesar 2.022. Dapat diketahui bahwa nilai koefisien koefisien kolerasi R sebesar 0,437 dan indeks koefisien sebesar 0,191. Hal tersebut berarti bahwa pengaruh variabel X (Bimbingan belajar dari orang tua) terhadap variabel Y (Prestasi belajar) adalah sebesar 91%, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Untuk hasil analisis dan uji hipotesis tarap signifikan diperoleh nilai thitung sebesar 2.022. Berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (3.038 > 2.022) Kerena thitung didaerah Ha diteriama dan Ho di tolak sehingga hipotesis dengan hasil berbunyi terdapat pengaruh bimbingan belajar dari orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya.

Tandril Karang Alu Pada Upacara Wara Di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Safitri, 2023, Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Skripsi Strata Satu Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negri (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Suwito, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II: Niwayan Sukraini, M.Pd Tari daerah merupakan perwujudan budaya pada suatu daerah yang dilestarikan sejak turun temurun. Setiap tari daerah memiliki keunikan tersendiri dan mengandung adat istiadat serta budaya di masing-masing daerah atau wilayah. Tandrik Karang Alu adalah permainan sakral dimainkan dengan tujuan khusus Untuk menyambut kedatangan Liau yang sudah dipanggil oleh Kandong. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini terdapat tiga permasalahan yang dibahas sebagai berikut: (1) Bagaimana pelaksanaan Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara? (2) Apa fungsi Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara (3) Apa makna religius yang terkandung dalam Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, fungsi dan makna religius yang terkandung pada Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara. untuk membedakan masalah dalam penelitian ini dapat digunakan beberapa teori: (1) Teori Religi, (2) Teori Fungsional Struktural dan (3) Teori Simbol. Teknik yang digunakan yaitu teknik Purposive Sampling dalam penelitian Kualitatif dan lokasi di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) Teknik Observasi (2) Teknik Wawancara (3) Teknik Dokumentasi. Objek penelitian ini adalah Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon dengan Subjek penelitian Kandong, Ketua Adat dan Masyarakat Desa Bengahon. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara dilaksanakan setelah Kandong melakukan proses pemanggilan Liau untuk menghadiri Upacara Wara. (2) Fungsi Tandrik Karang Alu diuraikan menjadi lima yaitu fungsi sarana, fungsi etika fungsi religius dan fungsi sosial (3) Makna Religius yang terkandung dalam Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara diuraikan menjadi tiga bagian yaitu Makna Sosial dan Makna Estetika.

Peran Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SDN 1 Tumbang Setoli Kecamatan Suling Tambun Kabupaten Seruyan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Roby Saputra,2023. Peran Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SDN 1 Tumbang Setoli Kecamatan Suling Tambun Kabupaten Seruyan. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I Dr. Ervantia Restulita L Sigai, S.S., M.Si Dan Pembimbing II Evie, Spd., M.Pd Guru merupakan suatu profesi, yang artinya suatu jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru (Uno, 2007: 15).pendidikan merupakan suatu sendi kehidupan. Melalui pendidikan, kecerdasan dan keterampilan manusia lebih terasa dan teruji dalam menghadapi dinamika kehidupan. Tanpa pendidikan manusia tidak berkembang dengan baik. Komunikasi Interpersonal Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa SDN 1 Tumbang Setoli.Pada skripsi ini persoalan yang akan dikaji mencakup tiga rumusan masalah yaitu, bagaimanakah Fungsi komunikasi interpersonal Guru Dalam meningkatkan Memotivasi Belajar siswa Di SDN 1 Tumbang Setoli, apa saja faktor peghambat Komunikasi Interpersonal Guru dalam meningkatkan Memotivasi Belajar Siswa Di SDN 1 Tumbang Setoli, bagaimanakah dampak komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SDN 1 Tumbang Setoli penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Analisis data pada penelitian ini yakni reduksi data, display data dan verifikasi. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa dalam proses belajar mengajar kesatuan antara belajar siswa dengan guru, yang keduanya terjalin hubungan saling menunjang. Proses belajar mengajar guru tidak akan berarti tanpa diikuti dengan motivasi belajar siswa, begitu pula sebaliknya motivasi belajar siswa sulit mengarah kepada tujuan jika tanpa ada bimbingan dan komunikasi yang jelas dari guru. Guru mengalami kesulitan berkomunikasi dengan siswa atau mengajar ketika tidak ada sinergi dari siswa sehingga pesan yang disampaikan guru tidak diterima dengan baik oleh siswa membuat feedback yang diberikan oleh siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan guru sehingga membuat komunikasi tidak efektif. komunikasi Intrepersonal yang telah dilakukan antara Siswa dengan guru terhadap motivasi belajar siswa di SDN 1 Tumbang Setoli berdampak positif guru dan kegiatan siswa dalam pembelajaran relatif sama. Komunikasi banyak arah komunikasi yang tidak hanya melibatkan interaksi dinamis antara guru dan siswa, tetapi juga melibatkan interaksi yang dinamis pula antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya.

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri se- Kota Palangka Raya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggali bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-kota Palangka Raya. Agama Hindu dikenal kental terhadap ajaran, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya, salah-satunya ajaran yang juga merupakan bagian dari Hindu di Kalimantan Tengah yaitu ajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan. Pada SMA Negeri se-kota Palangka Raya banyak siswa yang masih menganut ajaran Hindu kaharingan sehingga dalam penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi yang pembelajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalahnya: Bagaimanakah implementasi, kendala, dan solusi yang dilakukan dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1). Teori Kognitivisme, 2). Teori Kendala, 3). Teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif Kualitatif dengan lokasi di SMA Negeri 1 Palangka Raya, SMA Negeri 3 Palangka Raya, dan SMA Negeri 6 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data Primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa para guru agama Hindu di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya juga melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran dengan mengkolaborasikan, mengaitkan, menyatukan ajaran Hindu Kaharingan dengan Hindu secara umum. Meskipun di dalam penerapannya terdapat kendala yaitu kurangnya bahan ajar yang dapat menjadi pedoman untuk mendukung pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan agar dapat pengetahuan dan pemahaman siswa lebih mendalam. Selain itu, kendala lain yang dirasakan oleh guru agama Hindu dan siswa agama Hindu di beberapa sekolah yaitu tidak mendapatkan ruang belajar khusus mata pelajaran agama Hindu yang layak dan nyaman karena guru dan peserta didik menganggap pembelajaran agama merupakan privasi dan membutuhkan ruang privat. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu para guru dan siswa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mencari sumber maupun literatur lain yang ada di internet mengenai materi kearifan lokal Hindu Kaharingan. Kedua, para guru masih mengupayakan untuk mengusulkan ruang kelas khusus agama Hindu kepada pihak sekolah agar kiranya dapat dipertimbangkan.

Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SUSINI, 2023: Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, pembimbing I: Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H, Pembimbing II: Handoko, S.Ag., M.Si. Keberadaan teknologi informasi, jaringan internet, dan percepatan aliran informasi menjadi dasar dari pergeeseran paradigma, khususnya dalam dunia pendidikan. Gadget merupakan salah satu teknologi yang canggih dan mudah didapatkan biasanya gadget mempunyai desain yang minimalis dan praktis. Implikasi perkembangan gadget yang sedang diminati baik dari kalangan kecil sampai umur dewasa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini ada dua permasalahan yang akan di bahas antara lain, (1) Bagaimana Efektivitas Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? (2) Bagaimana Dampak Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lahei Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses and Gratification, teori dampak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kepustakaan,observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada umumnya siswa-siswi di SMAN 1 Lahei Barat memahami penggunaan gadget sebagai media komunikasi yang efektif karena gadget dapat menjadi alat yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di SMAN 1 Lahei Barat dalam meningkatkan prestasi belajarnya siiwa juga diperbolehkan menggunakan gadget sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. dampak penggunaan gadget sebagai media komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat yakni: dampak positif sebagai alat komunikasi di belahan dunia lainnya, dapat memperoleh pengetahuan yang cepat dan tepat sebagai media komunikasi dan sarana pembelajaran yang baru dalam belajar. Dampak negatif gadget di SMAN 1 Lahei Barat yaitu dari diri sendiri, kontrol dalam diri sendiri adalah upaya yang dapat dilakukan untuk membentengi diri dari dampak-dampak yang timbul akibat penggunaan gadget. Selain perlu pengawasan di dalam kelas peran orang tua dalam membina dan mengarahkan anaknya agar melakukan aktivitas yang positif bagi anaknya sehingga dapat meminimalisir dampak dari penggunaan gadget di SMAN 1 Lahei Barat.

PERAN DAMANG KEPALA ADAT DALAM PENYELESAIAN KASUS PERCOBAAN PEMBUNUHAN JERE NGOMPATOI DI DESA KONUT KECAMATAN TANAH SIANG KABUPATEN MURUNG RAYA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LIANA PONSA, 2023, Peran Damang Kepala Adat Dalam Menyelesaikan Kasus Percobaan Pembunuhan Jere Ngompatoi Di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya. Skrispsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang ( IAHN-TP ) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Riwun, S.Ag., M.Si. Pembimbing II Emilson Atharwan, MH. Lembaga Adat Kedamangan merupakan warga sentral yang bertanggung jawab penuh agar tetap lestari, berdayaguna dan berkembangnya hukum adat dayak, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan, tradisi dalam masyarakat dayak di kaliamatan tengah secara umumnya di kabupaten murung raya pada khususnya. Dengan adanya lembaga adat dalam Menyelesaikan Kasus Percobaan Pembunuhan Jere Ngompatoi Di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya supaya kasus tersebut dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini mencakup 2 (dua) hal yaitu (1) bagaimanakah peran damang kepala adat dalam menyelesaikan kasus percobaan pembunuhan jere ngompatoi di desa konut kecamatan tanh siang kabupaten murung raya? (2) bagaimanakah proses Penyelesaian Kasus Percobaan Pembunuhan Jere Ngompatoi Di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya? Dalam penelitian ini menggunakan Metode peneltian yaitu observasi, wawacara, perpustakaan dan dokumentasi adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini. Adalah 5 sebsnayak (Lima) orang yang terdiri dari Yaitu mantir 1 orang, Kepala Desa dan seketaris Desa, Damang Kepala Adat, dan Seketaris Damang. Penelitian ini menggunakan teori 1.Teori Kewenagan 2.Teori penyelesaian sengketa, dalam penelitian ini data-data yang diperoleh dari narasumber maupun dari buku-buku di kumpulkan dan disusun secara sistematis kemudian di analisis secara deskriftif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, ferifkasi data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis data tersebut maka dapat dihasilkan suatu kesimpulan, (1). Peranan Damang Dalam Menyelesaikan Kasus Percobaan Pembunuhan Jere Ngompatoi di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya. Sangat berperan dalam menylesaikan sebagai Mediator dan Hakim Perdamaian Adat yang memberi sanksi atau meneri denda adat kepada kedua belah pihak serta memutuskan perkara secara adil kepada kedua belah pihak. (2). Proses Penylesaian Kasus Percobaan Pembunuhan Jere Ngompatoi di Desa Konut yaitu adanya Pelaporan,Pemanggilan Para Pihak, dan Saksi-Saksi yang melihat untuk mengadakan musawarah dan mufakat (Mediasi) dan Sanksi Denda Adat sebesar Rp. 300.000 Kepada Kedua Belah Pihak yang diberikan Mantir Adat dan dan di sertai kewajiban melakukan ritual Adat hasaki hapalas untuk mengakhiri Perselisihan diantara kedua belah pihak. Kata Kunci : Peran, Damang Kepala Adat, Penyelesaian Kasus dan Percobaan Pembunuhan (Jere Ngompatoi)

BENTUK PELAYANAN DAN PENATAAN FASILITAS OBJEK WISATA DERMAGA KERENG BANGKIRAI PALANGKA RAYA KALIAMNTAN TENGAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Objek wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang terletak di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, yang sering disebut dengan nama “Pesona Wisata Alam Air Hitam Sungai Sebangau Kota Palangka Raya”. Dermaga Kereng Bangkirai merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Sebangau dan merupakan tujuan wisata alam. Apalagi didukung oleh aksesibilitas yang cukup dekat, dimana kawasan ini hanya berjarak sekitar 12 km dari jantung Kota Palangka Raya. Panorama keindahan dan di dukung dengan fasilitas di dermaga Kereng Bangkirai. Objek wisata dermaga Kereng Bangkirai memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor ekonomi, khususnya di Kereng Bangkira. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Apakah Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk Mengetahui Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas di Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Untuk Mengetahui Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pelayanan dan (2) Teori Fungsional Struktural. Subjek penelitian ini adalah Pemerintah Desa, Masyarakat, Pemerintah dan Pengunjung. Hasil penelitian ini adalah; (1) Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Objek Wisata Dermaga Kereng Bangkirai, perlu lebih di maksimalkan lagi untuk menarik wisatawan luar daerah hingga negeri (2) Kendala utama yang dihadapi kurangnya anggaran yang digunakan dalam Pengelolaan Dermaga Kereng Bangkirai, serta perlu ditingkatkan kembali partisipasi masyarakat ataupun pemerintah

Implementasi Budaya Literasi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MAYA SAFITRI, 2023. Implementasi Budaya Literasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agma Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H. Budaya literasi penting dalam memperkaya kosakata, memperluas wawasan dan pengetahuan, membantu berpikir kritis, di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan masih dalam tahap pembiasaan termasuk dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas dibahas: (1) Bagaimana implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (2) Apa kendala implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (3) Bagaiman upaya mengatasi kendala implementasi budaya literasi di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan?. Teori yang digunakan yaitu teori implementasi, kendala dan humanistik. Informan penelitian adalah guru agama Hindu (satu orang), kepala sekolah (satu orang) dan siswa agama Hindu (3 orang). Teknik pengumpulan data: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data: 1) kondensasi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Dari hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa 1) guru mengimplementasikan budaya literasi dengan mengarahkan siswa untuk membaca buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan buku mata pelajaran lain yang berhubungan dengan pendidikan moral selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. 2) kendala yang dihadapi berasal dari a) faktor manusiawi: guru agama Hindu belum mengikuti pelatihan secara khusus tentang budaya literasi, dan siswa agama Hindu belum mampu melafalkan bahasa sangiang dengan fasih; b) faktor intitusional: belum tersediannya ruangan khusus untuk belajar agama Hindu; dan c) faktor intruksional: kurangnya buku bacaan agama Hindu. Dan 3) upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah: membeli buku tambahan dan mengusulkan kepihak dinas terkait untuk mengirimkan buku serta mengikutkan para guru dalam kegiatan seminar atau pelatihan. Dan upaya yang dilakukan oleh guru agama Hindu: menyediakan buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan memanfaatkan buku mata pelajaran lain.

Peran Organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Hindu Periode 2022-2023 Dalam Melatih Public Speaking Mahasiswa di Fakultas Dharma Acarya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Krisna Widia. 2023. Peran Organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Hindu Periode 2022-2023 Dalam Melatih Public Speaking Mahasiswa di Fakultas Dharma Acarya. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H dan Pembimbing II. I Made Paramarta, S.Ag., M.Si Kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan gagasan atau pendapat masih kurang disebabkan kurang percaya diri. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya sebagai salah satu perguruan tinggi di kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah meluluskan mahasiswa-mahasiswa yang mampu berperan sebagai agen perubahan. Hal ini relevan sekali karena mata kuliah di perguruan tinggi tersebut hampir semuanya membutuhkan diskusi-diskusi dalam pembelajarannya. Maka mahasiswa Pendidikan Agama Hindu diharapkan memiliki wawasan yang luas dan kepercayaan diri yang tinggi dalam menyampaikan gagasan. Dari permasalah yang di atas peneliti tertarik untuk meneliti terkait Peran Organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Hindu periode 2022-2023 dalam melatih public speaking mahasiswa Fakultas Dharma Acarya berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji tentang 1) Bagaimana peran organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Hindu periode 2022-2023 dalam melatih Public Speaking mahasiswa Fakultas Dharma Acarya?, 2) Fakor apa sajakah yang menjadi kendala organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Hindu periode 2022-2023 dalam melatih Public Speaking mahasiswa Fakultas Dharma Acarya? Hasil penelitian ini dapat disimpulkan beberapa hal tentang peran organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) pendidikan agama Hindu periode 2022-2023 dalam melatih public speaking mahasiswa Fakultas Dharma Acarya yaitu: 1). HMPS pendidikan agama Hindu memiliki beberapa program kerja dalam 1 tahun kepengurusan seperti: pengabdian kepada masyarakat, makrab/malam keakraban mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu, Basarah rutin prodi dan lomba keagamaan Hindu tingkat mahasiswa. 2). HMPS pendidikan agama Hindu memiliki dua program kerja yang telah dilakukan HMPS dalam melatih public speaking mahasiwa seperti: kegiatan bakti sosial dan kegiatan pelatihan dan pembinaan dalam kegiatan Basarah rutin prodi. 3), Faktor yang menjadi kendala dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) pendidikan agama Hindu terbagi menjadi dua yaitu: a) Faktor internal yaitu, minat mahasiswa pendidikan agama Hindu masih kurang dikarenakan memiliki kesibukkan pribadinya masing-masing dan sulitnya mengatur waktu kegiatan. b) Faktor eksternal yaitu, kurangnya dukungan dana dari pihak lembaga perguruan tinggi.

Kreativitas Guru Dalam Memotivasi Belajar Peserta Didik SD Negeri 1 Menteng Kota Palangka Raya

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kreativitas guru sangat diperlukan dalam suatu proses pembelajaran guna meningkatkan motivasi peserta didik. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kreativitas yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik (1) Kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu dengan (a) Menggunakan Metode Tanya jawab, ceramah, dan diskusi kelompok. (b) Media pembelajaran yang digunakan LCD proyektor untuk menampilkan pembelajaran. (c) Guru membuat perencanaan sebelum proses pembelajaran dan melakukan evaluasi. (d) Beberapa metode dan strategi pembelajaran yang digunakan. Beberapa metode dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah untuk meningkatkan motivasi dan menarik minat belajar pada peserta didik. (2) Kendala guru dalam meningkatkan kreativitas untuk memotivasi belajar peserta didik yaitu: (a) Karakter dan perilaku peserta didik yang berbeda-beda. (b) Peserta didik yang tidak bisa membaca dan berhitung akan kesulitan mengikuti kegiatan pembelajaran. (c) Sarana dan prasarana yang terbatas. Beberapa kendala tersebut dapat menghalangi dan menghambat jalannya suatu proses pembelajaran.

Pengembangan Tarian Dadas sebagai Destinasi Wisata Budaya di Kecamatan Paku Beto Kabupaten Barito Timur

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tarian Dadas adalah jenis tarian tradisional yang berasal dari suku Dayak Ma’anyan yang ada di pedalaman Kalimantan Tengah. Pada zaman dahulu tarian dadas bukanlah disebut sebagai tarian melainkan balian, karena pada sejarahnya tarian dadas merupakan sebuah ritual yang digunakan untuk mengobati orang yang sedang menderita sebuah penyakit. Berdasarkan latar diatas maka peneliti merumuskan masalah yaitu (1) Bagaimanakah Perkembangan Tarian Dadas Di Kecamatan Paku Beto Kabupaten Barito Timur, (2) Apakah Upaya Yang Dilakukan Oleh Pelaku Seni Di Kecamatan Paku Beto Untuk Mengembangkan Tarian Dadas Sebagai Destinasi Wisata Budaya Di Kecamatan Paku Beto Kabupaten Barito Timur. Adapun teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan pada penelitian ini yaitu; (1) Teori Struktural-Fungsional dan (2) Teori Pengembangan Pariwisata. Metode penelitian menggunakan jenis metode analisis deskriptif kualitatif serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah Staff bagian Budaya Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Barito Timur, Kepala Desa Paku, Pengelola Sanggar Panunraun Jatuh, Balian Dadas, Pelatih Tari Dan Para Penari. Berdasarkan teori Fungsional-Struktural yang memandang tentang sebuah keteraturan sistem budaya dalam memenuhi fungsinya maka hasil penelitian ini adalah: (1) Perkembangan tarian dadas terletak pada variasi tarian, kostum, musik dan lainnya yang dikemas agar tidak monoton dan lebih menarik dalam menjadi destinasi wisata budaya di Kecamatan Paku Beto Kabupaten Barito Timur, dan berdasarkan Teori Pengembangan Pariwisata yang membahas berbagai upaya pengembangan dengan tujuan untuk memajukan pariwisata; (2) Upaya pengembangan tarian dadas sebagai wisata budaya di Kecamatan Paku Beto Kabupaten Barito Timur adalah memberikan dukungan dan motivasi dalam bentuk fasilitas, anggaran dan semangat pada setiap kegiatan yang berhubungan dengan tarian dadas dalam dunia kepariwisataan.