Abstrak
ABSTRAK MADE SUKRINI, 2023 Makna Japa Mantra Siwaratri Bagi Pemuda Hindu Di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M. Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd.,M.P.d. Umat Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan perayaan hari raya Siwaratri dengan melaksanakan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan kegiatan spiritual dalam bentuk pengulangan nama suci Tuhan atau japa mantra. Penelitian ini mengkaji tentang makna japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengeksplorasi proses pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (2) Mengungkap makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (3) Mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Mantaren II, dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Februari 2023. Informan penelitian adalah Rohaniawan Hindu, Pengurus PHDI Kecamatan Kahayan Hilir, dan Pemuda Hindu Desa Mantaren II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II memiliki tahapan yaitu, persiapan, persembahyangan, japa mantra Siwaratri, dan pasca japa mantra Siwaratri. Makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II yaitu makna ketenangan batin, makna peningkatan rasa welas asih, makna sabar dan bijaksana, makna proses pendidikan karakter, makna spritual, dan makna damai. Kendala yang dihadapi pemuda Hindu dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II yaitu kendala internal berupa, kurangnya motivasi dalam diri, pikiran yang kurang kosentrasi, dan keadaan fisik yang kurang sehat. Adapun kendala eksternal berupa, tempat yang kurang nyaman, cuaca yang kurang mendukung, gangguan hewan kecil, pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya dorongan para tokoh umat Hindu setempat.