Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Strategi Guru
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru dalam Mengatasi Masalah Perilaku Siswa melalui Manajemen Kelas di SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya

162025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajemen kelas yang diterapkan oleh guru kelas V di SDN 1 Langkai Kota Palangka Raya dalam mengatasi berbagai masalah perilaku siswa, seperti kurang fokus, berbicara sendiri, dan sulit mengikuti instruksi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme dan fenomenologis ini dilaksanakan di SDN 1 Langkai. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan kunci terdiri dari guru kelas dan siswa kelas V. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi guru efektif dalam menciptakan lingkungan kelas yang kondusif dan mendukung perkembangan perilaku positif siswa. Strategi tersebut mencakup: (1) Perencanaan Partisipatif melalui pelibatan siswa dalam penyusunan aturan kelas untuk membangun rasa tanggung jawab; (2) Pengorganisasian Dimensi Fisik dan Sosio-Emosional yang optimal, seperti penataan tempat duduk berdasarkan karakteristik siswa, serta membangun hubungan interpersonal yang suportif dan berbasis empati ; dan (3) Pengendalian Perilaku melalui penerapan Disiplin Positif yang konsisten, berfokus pada pemberian pujian/penguatan positif, kegiatan refleksi diri, dan dialog korektif yang bersifat membimbing alih-alih menghukum. Selain itu, guru juga aktif menjalin kerja sama dengan orang tua untuk memantau perilaku siswa secara lebih optimal. Dengan demikian, strategi manajemen kelas ini terbukti efektif mengatasi masalah perilaku siswa dan membentuk karakter positif.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN TEMATIK KELAS III SDN PETAK BAHANDANG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Selviana Afrianita 2026.Mitro,S.Pd,.M.Si , Heri Kusuma Tarupay, SS,.M.Hum Strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada pelajaran tematik kelas III SDN Petak Bahandang. Skripsi Fakultas Dharma Acarya. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IAHN-TP Pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kesulitan belajar yang dialami siswa kelas III SDN Petak Bahandang, seperti kurangnya pemahaman terhadap materi, rendahnya motivasi belajar, kesulitan membaca, kurangnya konsentrasi saat pembelajaran berlangsung, serta rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Kondisi tersebut menuntut guru untuk menerapkan strategi pembelajaran yang tepat agar kesulitan belajar siswa dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa pada pelajaran tematik, mengidentifikasi strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, serta mengetahui efektivitas strategi yang diterapkan guru kelas III SDN Petak Bahandang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa kelas III. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, yaitu penggunaan media pembelajaran yang menarik, pemberian bimbingan individual dan kelompok, penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, pemberian motivasi. Strategi tersebut terbukti membantu meningkatkan pemahaman materi, keaktifan, dan motivasi belajar siswa Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, sarana prasarana yang kurang memadai, perbedaan karakteristik siswa, dan kurangnya motivasi belajar dari siswa. Kata Kunci : Strategi Guru, Kesulitan Belajar, Pembelajaran Tematik, sekolah dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sri Beta Handayani. 2026 Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu Di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya , pembimbing : (1) Mitro, S.Pd.,M.Si (2) Hendri ,S.Ag.,M,Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar dalam membentuk karakter siswa serta masih ditemukannya berbagai permasalahan kedisiplinan pada siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, kendala yang dihadapi guru, serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan analisis hasil penelitian menggunakan Teori Behavioristik melalui konsep pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pendekatan persuasif spiritual melalui kegiatan berdoa sebelum pembelajaran, kontrak belajar, pemberian penguatan positif berupa pujian dan poin, serta internalisasi nilai Dharma melalui metode cerita Itihasa. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal berupa rendahnya motivasi belajar, kejenuhan, dan penggunaan telepon genggam, serta faktor eksternal berupa kurangnya pengawasan orang tua, rasa kantuk saat pembelajaran, dan pengaruh teman sebaya. Strategi yang diterapkan terbukti mendukung peningkatan kedisiplinan belajar siswa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pendekatan individual, mengatur posisi tempat duduk siswa, serta memperkuat kerja sama dengan orang tua agar pembinaan kedisiplinan dapat berlangsung secara berkelanjutan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU SMP NEGERI 6 DUSUN SELATAN KABUPATEN BARITO SELATAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan strategi pembelajaran yang tepat di SMP Negeri 6 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa masih menunjukkan rasa kurang percaya diri, seperti enggan bertanya, ragu menjawab pertanyaan, pasif dalam diskusi, serta takut tampil di depan kelas. Kondisi ini berdampak pada rendahnya partisipasi dan ketercapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas SMP Negeri 6 Dusun Selatan tahun ajaran 2025/2026 berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi pemberian motivasi, penguatan positif, penggunaan metode diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi bertahap, serta pemberian kesempatan siswa untuk tampil di depan kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rasa percaya diri siswa. Pada pra-tindakan, sebagian besar siswa berada pada kategori rendah. Setelah penerapan strategi pada siklus I, rasa percaya diri siswa mulai meningkat meskipun belum optimal. Pada siklus II, peningkatan terlihat lebih jelas, ditandai dengan keberanian siswa bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, serta tampil memimpin kegiatan pembelajaran. Persentase siswa dengan kategori percaya diri tinggi mencapai lebih dari 80%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif, partisipatif, dan humanistik mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih inovatif, kondusif, dan berpusat pada peserta didik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 4 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nafa Puspitasari, 2025. Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 4 Menteng Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., dan Pembimbing II: Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan cenderung pasif. Padahal, Pendidikan Agama Hindu memiliki peran penting dalam menanamkan nilai spiritual, moral, serta membentuk karakter peserta didik. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pembelajaran yang tepat agar motivasi belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V beragama Hindu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, metode bercerita, pemanfaatan media sederhana, serta pemberian pujian dan penghargaan. Faktor pendukung strategi ini adalah dukungan sekolah dan semangat belajar siswa, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan sarana, perbedaan karakteristik siswa, dan kurangnya perhatian sebagian peserta didik. Secara umum, strategi yang diterapkan guru terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa meskipun masih menghadapi sejumlah kendala. Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Agama Hindu, Motivasi Belajar

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru dalam Proses Pembelajaran Seni Rupa pada Siswa Kelas IV C di SDN 1 Sabaru

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Winta. 2025. Strategi Guru Dalam Proses Pembelajaran Seni Rupa Pada Siswa Kelas IV C Di SDN-1 Sabaru. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si, Pembimbing II Wentin, S.Ag., M.Ag. Dalam dunia Pendidikan. Strategi dapat diartikan sebagai sesuatu perencanaan yang berisi serangkaian kegiatan yang dirancang harus untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran seni rupa pada siswa kelas IV C di SDN 1 Sabaru. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya Strategi guru dalam merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar agar proses belajar seni rupa dapat berlangsung secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi pembelajaran, seperti metode demonstrasi, pendekatan tematik, penggunaan media visual, dan pemberian tugas praktik yang mendorong kreativitas siswa. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar, partisipasi aktif, serta kemampuan siswa dalam mengapresiasi dan menghasilkan karya seni rupa. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan waktu, guru mampu menyesuaikan strategi pembelajaran secara fleksibel sesuai kondisi kelas. Hasil penelitian dapat disimpulkan, strategi guru yang variatif dan inovatif memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran seni rupa di tingkat sekolah dasar. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan bagi guru dalam pengembangkan strategi pembelajaran seni serta penyediaan fasilitas yang memadai untuk menunjang kegiatan praktik seni rupa di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Agama Hindu dalam Meningkatkan Sikap Spiritual Siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINI. 2025. Strategi Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Sikap Spiritual Siswa Hindu Di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing: (1) Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag. (2) Putu Wisnu Saputra, M.Pd. Skripsi ini mengkaji strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Startegi merupakan rencana atau metode untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Strategi diperlukan untuk meningkatkan sikap spiritual siswa yang belum sepenuhnya mentaati peraturan tata tertib sekolah. Berdasarkan latar belakang adapun rumusan masalah dalam penelitian 1) Bagaimana strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya? 2) Apa kendala yang hadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya?. Teori yang digunakan adalah teori Humanistik dan teori Kontruktivisme. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, 1) Strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya adalah dengan praktek dan keteladanan. 2) Kendala yang hadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya adalah Faktor internal yaitu kurangnya minat siswa, kurangnya rasa percaya diri siswa, tingkat kecerdasan, dan sikap pasif. Faktor eksternal yaitu kurangnya fasilitas seperti buku paket, ruangan, LCD, dan proyektor. Selanjutnya faktor lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, dan lingkungan masyarakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Seni Tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru Kota Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini mengkaji tentang strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru. Strategi merupakan cara atau upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam meningkatkan minat belajar siswa, guru dapat menerapkan strategi mengajar yang kreatif dan inovatif, sehingga siswa dapat tertarik dan antusias untuk mengikuti proses pembelajaran. Minat belajar siswa yang tinggi dapat dilihat dari keaktifan siswa saat mengikuti proses pembelajaran. Di SDN 1 Sabaru tepatnya di Kelas V A, minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari cukup tinggi, hal ini terlihat pada saat siswa mengikuti proses pembelajaran, dimana siswa selalu memperhatikan saat guru mengajar, selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, selalu antusias saat guru menjelaskan dan aktif bertanya tentang materi pelajaran yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari, strategi guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari dan apa saja kendala guru dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi seperti gambar maupun keadaan di tempat penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas V A SDN 1 Sabaru dan 4 orang siswa kelas V A SDN 1 Sabaru, teori yang digunakan dalam membantu peneliti mengkaji fenomena pada penelitian ini adalah teori minat, teori strategi, teori konstruktivisme dan teori kendala. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari di Kelas V A SDN 1 Sabaru cukup tinggi. Dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran seni tari guru Kelas V A SDN 1 Sabaru menggunakan strategi diantaranya, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, membangun hubungan yang positif dengan siswa, menggunakan media pembelajaran yang menarik saat mengajar dan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Dalam meningkatkan minat belajar siswa, guru Kelas V A SDN 1 Sabaru menghadapi berbagai kendala, dimana kendala ini meliputi terbatasnya media pembelajaran, seperti alat musik tradisional dan property tari sebagai media untuk melakukan praktik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Agama Hindu dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN-6 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESA ADINATA 2025, Strategi Guru Agama Hindu Dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa SDN-6 Menteng Palangka Raya di Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidkan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing (I)Dr.Derson,S.Ag.,M.Ag,Pembimbing (II)Putu Yhani,S.Pd.,M.Pd. Cory Candra Kemajuan teknologi digital yang begitu cepat telah membawa dampak besar terhadap kehidupan siswa, terutama dalam pola interaksi dan proses pembelajaran mereka. Salah satu hal yang mencolok adalah tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Walaupun media sosial memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam belajar, kenyataannya penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol sering kali menurunkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi yang digunakan oleh guru dalam menangani dampak negatif dari penggunaan media sosial terhadap motivasi belajar siswa Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang dilakukan di SDN 6 Menteng Palangka Raya selama satu bulan pada bulan mei hingga Juni 2025. Informan penelitian ini adalah satu orang kepala sekolah, satu orang guru dan empat orang siswa,teknik pengumpulan data menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data,redukasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan personal kepada siswa, pemanfaatan media sosial sebagai alat pembelajaran, pemberian motivasi secara berkelanjutan, serta kerja sama dengan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti cukup efektif dalam menumbuhkan kembali minat dan semangat belajar siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peran aktif guru sangat penting dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan media sosial dan motivasi belajar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Dalam Memotivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV C SDN Percobaan Palangka Raya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Strategi pembelajaran menjadi tolak ukur dalam memotivasi belajar peserta didik dan memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran tergantung prosesnya guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang akan di ajarkan pada peserta didik. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala guru dalam memotivasi belajar peserta didik. Terutama faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yaitu minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dalam menguasai pembelajaran. Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri anak, yaitu guru kurang memahami strategi pembelajaran dan karakteristik peserta didik dalam pembelajaran sehingga pemilihan materi dan strategi yang digunakan kurang relevan dengan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi tentang Strategi Guru dalam Memotivasi Peserta Didik Kelas IV C di SDN Percobaan Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori strategi pembelajaran, teori belajar, teori motivasi dan teori Humanistik sebagai teori pendukung. Subjek penelitian adalah mulai dari: kepala sekolah, guru wali kelas sekaligus guru pengampu mata pelajaran Bahasa inggris dan guru pengampu mata pelajaran Agama Hindu, peserta didik kelas IV. Hasil penelitian ini adalah, 1) untuk menjelaskan strategi guru dalam memotivasi belajar peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya, 2) Untuk mengatahui kendala guru dalam memotivasi peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa strategi guru dalam memotivasi belajar peserta didik adalah dengan meningkatkan strategi pembelajar. 1) Melakukan pembelajaran yang bervariasi, mengenal karakteristik peserta didik, mengetahui keinginan peserta didik dan melakukan pendekatan secara emosional pada peserta didik. 2) kendala guru dalam memotivasi belajar peserta didik adalah sarana dan prasarana menjadi tolak ukur dari keberhasilannya suatu pembelajaran yang ada di sekolah. Dengan kurangnya sarana dan prasarana di sekolah maka motivasi belejar peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya menurun.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Agama Hindu Mengatasi Keterbatasan Sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awal Kabupaten Barito Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dona Mutiara Kasih, 2023. Strategi Guru Agama Hindu Mengatasi Keterbatasan Sumber Pendidikan Hindu Di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Tesis Strata Dua (S-2) Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag. Pembimbing II : Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A. Tesis ini mengkaji tentang strategi guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai. Fenomena yang terjadi terbatasnya buku-buku ajaran agama Hindu, jurnal, gambar-gambar dan simbol-simbol agama Hindu, sulitnya jaringan internet, yang menyebabkan pembelajaran agama Hindu kurang atau tidak maksimal, sehingga perlu adanya sebuah strategi dan tentunya ada kendala serta imlpikasi. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka penelitian ini mengkaji tentang 1) Bagaimana strategi guru agama Hindu mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 2) Bagaimana kendala guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 3) Bagaimana implikasi strategi yang diterapkan oleh guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai?. Penelitian ini memiliki tujuan mengkaji dan mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu, bermanfaat untuk memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan bagi guru tentang pendidikan agama Hindu dan meningkatkan hasil serta minat belajar siswa. Rumusan masalah di atas dikaji dengan teori tindakan sosial, teori humanisme, dan teori behavioristik. Tesis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan emik, peneliti menjadi instrumen utama penelitian dan teknik informan yakni purposive yaitu kepala sekolah, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen, setelah data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, selanjutnya penyajian hasil analisis data. Hasil analisis yang dikaji dengan teori menjelaskan strategi yang diterapkan guru di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai yakni mengikuti pelatihan, kerja kelompok, mengakses materi dari internet, meningkatkan kreativitas guru, buku paket sebagai sumber belajar dan pemanfaatan lingkungan belajar, dalam menerapkan strategi tentu ada sebuah kendala yakni sulitnya akses jalan ke tempat pelatihan, kurangnya minat siswa mengikuti kerja kelompok, minimnya fasilitas internet, minimnya sarana dan prasarana, terbatasnya ketersediaan buku paket, dan belum dimanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dari sebuah strategi dan kendala tentu ada sebuah implikasi yang ditimbulkan guru maupun siswa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai, dari ketiga rumusan masalah ditemukan bahwa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai penggunaan sumber pendidikan masih belum maksimal karena ketersediaan sumber pendidikan di sekolah-sekolah tersebut masih belum mencukupi, guru kurang kreatif dan inovatif dalam mengatasi keterbatasan sumber belajar seperti melakukan penelitian dan membuat buku pembelajaran atau modul.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI GURU MENGATASI SULIT MEMBACA PADA SISWA KELAS III SDN 6 MENTENG PALANGKA RAYA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTAKSI Dalam dunia pendidikan membaca merupakan salah satu proses yang penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca manusia bisa dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu salah satunya dengan membaca. Kesulitan Membaca merupakan yang dialami siswa dalam membaca dan mengeja, sehingga siswa sulit dalam belajar dan memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Di SDN 6 Menteng peneliti menemukan terdapat beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan membaca mengeja, menggabungkan huruf kalimat, masih keliru membedakan huruf J, B, D dan masih belum bisa mengenal huruf. Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana strategi guru mengatasi sulit membaca pada siswa kelas III SDN 6 Menteng Palangka Raya, (2) apa saja kendala guru mengatasi siswa sulit membaca pada kelas III SDN 6 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini mengggunakan teori konstruktivisme dan teori motivasi belajar. Metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca mengeja dan sulit mengenal huruf, yaitu terdapat 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan dikelas III A dan III B. Hasil penelitian dapat disimpulkan strategi guru mengatasi siswa sulit membaca di kelas III SDN 6 Menteng memberi jam tambahan pulang sekolah kesiswa untuk melakukan bimbingan belajar dan guru juga menggunakan strategi dalam mengajar siswa dikelas seperti, (1) memberi jam tambahan pulang sekolah, (2) menggunakan media gambar, (3) penyampaian materi pembelajaran, (4) memberikan motivasi belajar, (5) menciptakan susana belajar menyenangkan dikelas, (6) menggunakan metode pembelajaran, (7) memilih metode pembelajaran, (8) pemberian umpan balik, (9) pemberian tugas kepada siswa. Kendala guru dalam mengatasi siswa yang sulit membaca, siswa masih sulit menggabung kalimat atau huruf, masih keliru mengenal huruf dan masih belum mengenal huruf, karena masih kurang dukungan dan kerjasama dari orang tua siswa, kemauan dari siswa untuk belajar kurang dan daya ingat siswa yang rendah. ABSTRACT In the world of education, reading is one of the important processes to gain knowledge and knowledge. Without being able to read, humans can be said to be unable to live in this day and age and to get knowledge is one of them by reading. Reading difficulties are experienced by students in reading and spelling, so students are difficult to learn and understand the learning material given by the teacher. At SDN 6 Menteng, researchers found that there were some students who still had difficulty reading spelling, combining sentences, still mistakenly distinguishing letters J, B, D and still could not recognize letters. The problems raised in this study are (1) how teacher strategies overcome reading difficulties in grade III students of SDN 6 Menteng Palangka Raya, (2) what are the obstacles of teachers overcoming students with difficulty reading in grade III SDN 6 Menteng Palangka Raya. This research uses constructivism theory and learning motivation theory. Descriptive qualitative research methods and data collection techniques through observation and interviews with principals, teachers and students. Based on the results of the study found that there were several students who had difficulty reading spelling and difficulty recognizing letters, namely there were 7 male students and 10 female students in classes III A and III B. The results of the study can be concluded that teacher strategies to overcome students with difficulty reading in grade III SDN 6 Menteng provide additional hours after school to students to do tutoring and teachers also use strategies in teaching students in class such as, (1) giving additional hours after school, (2) using image media, (3) delivering learning materials, (4) providing learning motivation, (5) creating a fun learning environment in the classroom, (6) using learning methods, (7) choosing learning methods, (8) providing feedback, (9) assigning assignments to students. Teacher obstacles in overcoming students who have difficulty reading, students are still difficult to combine sentences or letters, still misrecognize letters and still do not know letters, because there is still a lack of support and cooperation from parents, willingness from students to learn is less and students' memory is low.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu dalam Menanamkan Sikap Spiritual Siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabupaten Kapuas

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK YENI WULANDARI. 2023. Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Sikap Spiritual Siswa Hindu Di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabupaten Kapuas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si, Pembimbing II Megawati, S.Pi.,M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap spiritual siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabupat-en Kapuas. Strategi merupakan rencana dan metode yang dirancang untuk men-capai suatu tujuan. Strategi diperlukan dalam menanamkan sikap spiritual siswa yang belum sepenuhnya memiliki sikap yang religius. Berdasarkan latar belakang yaitu kegiatan keagamaan siswa dan guru semakin berkurang karena tempat keagamaan dilaksanakan di luar lingkungan sekolah, siswa sering lupa berdoa sebelum memulai pembelajaran. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Strategi guru pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap spiritual siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabu-paten Kapuas? (2) Apa kendala yang dihadapi guru pendidikan Agama Hindu da-lam menanamkan sikap spiritual siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Ka-bupaten Kapuas? Teori yang digunakan adalah teori humanistik dan teori in-teraksionisme simbolik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, 1) Strategi guru pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap spiritual siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabupat-en Kapuas adalah dengan pembiasaan, penghafalan, mengingat dan ceramah. 2) Kendala yang dihadapi guru pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan si-kap spiritual siswa Hindu di SMPN-1 Timpah Satu Atap Kabupaten Kapuas ada-lah siswa kurang merespon pertanyaan guru karena malu bertanya, kurangnya percaya diri siswa, perpustakaan belum ada dan literatur bacaan atau buku paket belum ada, jaringan internet belum tersedia, ruang keagamaan masih belum ada khususnya Pendidikan Agama Hindu.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI SMA NEGERI 1 TASIK PAYAWAN KABUPATEN KATINGAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yetri Natalia, 2022. Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Pembelajaran Blended Learning Di SMA Negeri 1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan, Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H, Pembimbing II : Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Model pembelajaran Blended Learning di era pengetahuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar menuntut adanya antusias dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui, memahami, menganalisis dan mendeskripsikan strategi guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran Blended Learning Di SMAN- 1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. 2)Untuk mengetahui, memahami, menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor yang Mempengaruhi guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran Blended Learning Di SMAN-1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori belajar behavioristik dan teori konektivisme. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekatan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri siswa, guru agama Hindu,kepala sekolah,dan guru kurikulum. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran blended learning di SMAN 1 Tasik Payawan tetap mengikuti tiga tahapan pembelajaran secara konvensional, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, tahap pelaksanaan pembelajaran, tahap evaluasi pembelajaran dan tahap pengawasan yang dilakukan sekolah. 2) Kendala yang dialami oleh pihak sekolah, guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran blended learning yaitu harus membagi jadwal daring maupun luring sehingga tidak bentrok dengan jadwal yang lain

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Pasraman Parentas Dalam Membina Peserta Didik dari Pengaruh Media Sosial di Kota Palangka Raya

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Brosly, 2022. Strategi Guru Pasraman Parentas Dalam Membina Peserta Didik Dari Pengaruh Media Sosial di Palangka Raya. Dosen pembimbing skripsi 1. I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si Dosen Pembimbing skripsi 2. Try Aspiyana, M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengetahui :(1) Bagaiamana strategi guru Pasraman Parentas dalam membina peserta didiknya dari pengaruh media sosial, dan (2) Apa saja dampak yang dialami oleh peserta didik Pasraman Parentas dari penggunaan media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data-data maupun informasi dengan melakukan observasi, wawancara semi terstruktur serta dengan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder di tempat penelitian serta dokumentasi berupa gambar situasi dan keadaan tempat dilakukannya penelitian . Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik Pasraman Parentas tahun 2022. Adapun teori yang digunakan untuk memecakan masalah yang dihadapi yaitu dengan menggunakan 2 teori, yang pertama teori tentang strategi dan teori konstruktivisme, kedua teori ini saling berhubungan dan membutuhkan satu dengan yang lain. Teori strategi ini bertujuan untuk mencari langkah dan metode yang tepat dalam menerapkan suatu pembelajaran pada peserta didik sedangkan teori konstrutivisme konstruktivisme merupakan sebuah teori yang sifatnya membangun, membangun dari segi kemampuan, pemahaman, dalam proses pembelajaran. Sebab dengan memiliki sifat membangun maka dapat diharapkan keaktifan dari pada siswa akan meningkat kecerdasannya. Dari hasil penelitian menunjukan : 1). Strategi guru Pasraman Parentas dapat terlaksana dengan baik dalam membina peserta didik dari pengaruh media sosial di Palangka Raya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan melihat keaktifan peserta didik dalam mengikuti setiap pembelajaran yang diberikan oleh guru dengan berbagai jenis strategi guru berupa stratagi dalam menumbuhkan niat dan semangat dalam mengikuti pembelajaran agama Hndu bagi peserta didik, kemudian melaksanakan praktek serta pelatihan menjadi Mantir Basarah, strategi pembinaan Dharmagita, dan stategi guru yaitu membatasi peserta didik dalam menggunakan media sosial yang dapat mengganggu dan mempengaruhi waktu belajar siswa 2). Dampak yang dialami oleh peserta didik dari pengaruh media sosial di Pasraman Parentas Palangka Raya : a). peserta didik asik sendiri dengan menggunakan handphone yang berlebihan sehingga secara tidak sadar menghabiskan banyak waktu belajar untuk bermain handphone dan bermedia sosial, b). peserta didik terpengaruh dengan konten-konten video yang ditonton baik berupa tindakan maupun bahasa-bahasa yang tidak sepantasnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail