2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dona Mutiara Kasih, 2023. Strategi Guru Agama Hindu Mengatasi Keterbatasan Sumber Pendidikan Hindu Di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Tesis Strata Dua (S-2) Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag. Pembimbing II : Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A.
Tesis ini mengkaji tentang strategi guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai. Fenomena yang terjadi terbatasnya buku-buku ajaran agama Hindu, jurnal, gambar-gambar dan simbol-simbol agama Hindu, sulitnya jaringan internet, yang menyebabkan pembelajaran agama Hindu kurang atau tidak maksimal, sehingga perlu adanya sebuah strategi dan tentunya ada kendala serta imlpikasi. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka penelitian ini mengkaji tentang 1) Bagaimana strategi guru agama Hindu mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 2) Bagaimana kendala guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 3) Bagaimana implikasi strategi yang diterapkan oleh guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai?. Penelitian ini memiliki tujuan mengkaji dan mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu, bermanfaat untuk memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan bagi guru tentang pendidikan agama Hindu dan meningkatkan hasil serta minat belajar siswa. Rumusan masalah di atas dikaji dengan teori tindakan sosial, teori humanisme, dan teori behavioristik.
Tesis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan emik, peneliti menjadi instrumen utama penelitian dan teknik informan yakni purposive yaitu kepala sekolah, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen, setelah data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, selanjutnya penyajian hasil analisis data.
Hasil analisis yang dikaji dengan teori menjelaskan strategi yang diterapkan guru di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai yakni mengikuti pelatihan, kerja kelompok, mengakses materi dari internet, meningkatkan kreativitas guru, buku paket sebagai sumber belajar dan pemanfaatan lingkungan belajar, dalam menerapkan strategi tentu ada sebuah kendala yakni sulitnya akses jalan ke tempat pelatihan, kurangnya minat siswa mengikuti kerja kelompok, minimnya fasilitas internet, minimnya sarana dan prasarana, terbatasnya ketersediaan buku paket, dan belum dimanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dari sebuah strategi dan kendala tentu ada sebuah implikasi yang ditimbulkan guru maupun siswa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai, dari ketiga rumusan masalah ditemukan bahwa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai penggunaan sumber pendidikan masih belum maksimal karena ketersediaan sumber pendidikan di sekolah-sekolah tersebut masih belum mencukupi, guru kurang kreatif dan inovatif dalam mengatasi keterbatasan sumber belajar seperti melakukan penelitian dan membuat buku pembelajaran atau modul.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dona Mutiara Kasih, 2023. Strategi Guru Agama Hindu Mengatasi Keterbatasan Sumber Pendidikan Hindu Di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Tesis Strata Dua (S-2) Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag. Pembimbing II : Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A. Tesis ini mengkaji tentang strategi guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai. Fenomena yang terjadi terbatasnya buku-buku ajaran agama Hindu, jurnal, gambar-gambar dan simbol-simbol agama Hindu, sulitnya jaringan internet, yang menyebabkan pembelajaran agama Hindu kurang atau tidak maksimal, sehingga perlu adanya sebuah strategi dan tentunya ada kendala serta imlpikasi. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka penelitian ini mengkaji tentang 1) Bagaimana strategi guru agama Hindu mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 2) Bagaimana kendala guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai.? 3) Bagaimana implikasi strategi yang diterapkan oleh guru agama Hindu dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai?. Penelitian ini memiliki tujuan mengkaji dan mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi keterbatasan sumber pendidikan Hindu, bermanfaat untuk memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan bagi guru tentang pendidikan agama Hindu dan meningkatkan hasil serta minat belajar siswa. Rumusan masalah di atas dikaji dengan teori tindakan sosial, teori humanisme, dan teori behavioristik. Tesis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan emik, peneliti menjadi instrumen utama penelitian dan teknik informan yakni purposive yaitu kepala sekolah, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen, setelah data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, selanjutnya penyajian hasil analisis data. Hasil analisis yang dikaji dengan teori menjelaskan strategi yang diterapkan guru di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai yakni mengikuti pelatihan, kerja kelompok, mengakses materi dari internet, meningkatkan kreativitas guru, buku paket sebagai sumber belajar dan pemanfaatan lingkungan belajar, dalam menerapkan strategi tentu ada sebuah kendala yakni sulitnya akses jalan ke tempat pelatihan, kurangnya minat siswa mengikuti kerja kelompok, minimnya fasilitas internet, minimnya sarana dan prasarana, terbatasnya ketersediaan buku paket, dan belum dimanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dari sebuah strategi dan kendala tentu ada sebuah implikasi yang ditimbulkan guru maupun siswa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai, dari ketiga rumusan masalah ditemukan bahwa di SMPN Kecamatan Gunung Bintang Awai penggunaan sumber pendidikan masih belum maksimal karena ketersediaan sumber pendidikan di sekolah-sekolah tersebut masih belum mencukupi, guru kurang kreatif dan inovatif dalam mengatasi keterbatasan sumber belajar seperti melakukan penelitian dan membuat buku pembelajaran atau modul.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Dona Mutiara Kasih, 2021. Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Era New Normal Di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I Dr.Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Roy Wentas, S.Pd.,M.Pd.H .
Dalam proses belajar mengajar merupakan interaksi antara guru dan siswa. Banyak macam teknik atau bentuk pengajaran yang bisa digunakan guru-guru didalam kelas seperti pengajaran menggunakan metode untuk menyampaikan sebuah pelajaran. Pada Era New Normal saat ini proses belajar mengajar menggunakan metode daring dan luring untuk menyampaikan atau memberi materi dan tugas bagi siswa dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Metode pembelajaran pada Era New Normal saat ini sangat membantu seorang guru dan juga siswa untuk melakukan pembelajaran dan meningkatkan semangat belajar siswa pada masa pandemik covid-19 saat ini khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : (1). Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, (2). Apa saja kendala Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, (3). Bagaimana Solusi Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan.
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan yaitu dari tanggal 22 April s/d 24 Mei 2021 sesuai dengan surat izin yang dikeluarkan oleh Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dalam penelitian ini penentuan informan adalah teknik Snowball, informan yang ditentukan langsung oleh peneliti dianggap memenuhi kriteria dalam memberi informasi dan data yang dibutuhkan peneliti. Informan yang memenuhi kriteria diantaranya Guru Agama Hindu Cadianson, S.Ag selaku informan kunci, Kepala Sekolah Antung Supriyadi, S.Pd selaku informan pendukung dan siswa-siswi yang beragama Hindu, Orang tua siswa dan Masyarakat Hindu di Desa Patas I. penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan peneliti.
Hasil dari penelitian selama satu bulan menunjukkan bahwa, pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 2 Patas I masih belum maksimal yang disebabkan oleh banyaknya siswa yang tempat tinggalnya kesulitan dengan akses internet, tidak mempunyai sarana pendukung dan juga tidak mempunyai pulsa dan kuota internet. Namun sekolah tetap berusaha untuk memberikan solusi mengenai hal tersebut dengan menerapkan sistem pembelajaran luring bagi siswa yang tidak mempunyai sarana pendukung seperti Hp, dan menerap sistem daring bagi siswa yang tempat tinggalnya di Desa Patas I, sedangkan bagi siswa yang tempat tinggalnya jauh dan kesulitan dengan jaringan maka sekolah menerapkan sistem guru kunjung.
Kata kunci : New Normal, Pelaksanaan, Pendidikan Agama Hindu
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dona Mutiara Kasih, 2021. Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Era New Normal Di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I Dr.Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Roy Wentas, S.Pd.,M.Pd.H . Dalam proses belajar mengajar merupakan interaksi antara guru dan siswa. Banyak macam teknik atau bentuk pengajaran yang bisa digunakan guru-guru didalam kelas seperti pengajaran menggunakan metode untuk menyampaikan sebuah pelajaran. Pada Era New Normal saat ini proses belajar mengajar menggunakan metode daring dan luring untuk menyampaikan atau memberi materi dan tugas bagi siswa dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Metode pembelajaran pada Era New Normal saat ini sangat membantu seorang guru dan juga siswa untuk melakukan pembelajaran dan meningkatkan semangat belajar siswa pada masa pandemik covid-19 saat ini khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : (1). Bagaimana Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, (2). Apa saja kendala Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, (3). Bagaimana Solusi Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada Era New Normal di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Patas I Kecamatan Gunung Bintang Awai Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan yaitu dari tanggal 22 April s/d 24 Mei 2021 sesuai dengan surat izin yang dikeluarkan oleh Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dalam penelitian ini penentuan informan adalah teknik Snowball, informan yang ditentukan langsung oleh peneliti dianggap memenuhi kriteria dalam memberi informasi dan data yang dibutuhkan peneliti. Informan yang memenuhi kriteria diantaranya Guru Agama Hindu Cadianson, S.Ag selaku informan kunci, Kepala Sekolah Antung Supriyadi, S.Pd selaku informan pendukung dan siswa-siswi yang beragama Hindu, Orang tua siswa dan Masyarakat Hindu di Desa Patas I. penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan peneliti. Hasil dari penelitian selama satu bulan menunjukkan bahwa, pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 2 Patas I masih belum maksimal yang disebabkan oleh banyaknya siswa yang tempat tinggalnya kesulitan dengan akses internet, tidak mempunyai sarana pendukung dan juga tidak mempunyai pulsa dan kuota internet. Namun sekolah tetap berusaha untuk memberikan solusi mengenai hal tersebut dengan menerapkan sistem pembelajaran luring bagi siswa yang tidak mempunyai sarana pendukung seperti Hp, dan menerap sistem daring bagi siswa yang tempat tinggalnya di Desa Patas I, sedangkan bagi siswa yang tempat tinggalnya jauh dan kesulitan dengan jaringan maka sekolah menerapkan sistem guru kunjung. Kata kunci : New Normal, Pelaksanaan, Pendidikan Agama Hindu