STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI SMA NEGERI 1 TASIK PAYAWAN KABUPATEN KATINGAN
Yetri Natalia, 2022. Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Pembelajaran Blended Learning Di SMA Negeri 1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan, Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H, Pembimbing II : Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Model pembelajaran Blended Learning di era pengetahuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Dalam proses belajar mengajar menuntut adanya antusias dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui, memahami, menganalisis dan mendeskripsikan strategi guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran Blended Learning Di SMAN- 1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. 2)Untuk mengetahui, memahami, menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor yang Mempengaruhi guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran Blended Learning Di SMAN-1 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori belajar behavioristik dan teori konektivisme. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekatan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri siswa, guru agama Hindu,kepala sekolah,dan guru kurikulum. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran blended learning di SMAN 1 Tasik Payawan tetap mengikuti tiga tahapan pembelajaran secara konvensional, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, tahap pelaksanaan pembelajaran, tahap evaluasi pembelajaran dan tahap pengawasan yang dilakukan sekolah. 2) Kendala yang dialami oleh pihak sekolah, guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran blended learning yaitu harus membagi jadwal daring maupun luring sehingga tidak bentrok dengan jadwal yang lain