Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

23 hasil
Penulis: RINI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

METODOLOGI PENELITIAN

2025•Koleksi Perpustakaan

Buku dengan judul Metodologi Penelitian dapat selesai disusun dan berhasil diterbitkan. Kehadiran Buku Metodologi Penelitian ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat dijadikan referensi atau bacaan serta rujukan bagi akademisi ataupun para profesional mengenal Metodologi Penelitian. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam tiga belas bab yang memuat tentang pengantar metodologi penelitian, pendekatan penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, analisis data kualitatif, analisis data kuantitatif, diskusi dan kesimpulan, implikasi dan rekomendasi, etika penelitian, pengelolaan waktu dan sumber daya dalam penelitian, dan penulisan laporan hasil penelitian.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EKSISTENSI UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPA) POLRES KOTA PALANGKA RAYA DALAM MELINDUNGI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

2025•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK NI MADE ISWANTY HARINI ANUGRAHA, 2025 : Eksistensi Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA) Polresta Palangka Raya Dalam Melindungi Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Prodi Hukum Agama Hindu. Pembimbing (I) I Komang Darman, SH.,MH Pembimbing (II) Edelweisia Cristiana, MH Kekerasann dalam rumah tangga merupakan satu masalah sosial yang serius dan kompleks. Di Kota Palangka Raya kasus kekerasan ini masih kerap terjadi, sehingga perlu adanya penangan khusus. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) adalah salah satu unit yang bertugas untuk memberikan pelayanan , perlindungan, serta penegakan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA juga memberikan pendampingan dan membantu memfasilitasi kesehatan baik luka yang terlihat maupun kesehatan mental korban serta menyediakkan rumah aman. Masalah yang diteliti : 1. Bagaimakah bentuk perlindungan hukum yang diberikan Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya. 2. Apakah Tantangan yang dihadapi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya dalam melindungi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskritif analisis. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yakni Kanit, Penyidik dan petugas Unit Pelayanan Perempua dan Anak (PPA). Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, tehnik analisis data terdiri dari redukasi data, penyajian data, dan penarika kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian Unit PPA memiliki peranan yang sangat penting bagi perempuan dan anak terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA memberikan perlindungan hukum kepada korban kekerasan dalam bentuk fasilitas kesehatan, rumah aman dan bantuan hukum. Tantangan yang dihadapi oleh Unit PPA dalam memberikan perlindungan hukum yakni ketidakberdayan korban dalam melapor, perikahan yang tidak sah, dan emosi yang tidak stabil. Namun tantagan tersebut tidak akan membuat mundur petugas Unit PPA dalam menyelesaikan kasus tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Agama Hindu dalam Meningkatkan Sikap Spiritual Siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINI. 2025. Strategi Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Sikap Spiritual Siswa Hindu Di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing: (1) Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag. (2) Putu Wisnu Saputra, M.Pd. Skripsi ini mengkaji strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Startegi merupakan rencana atau metode untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Strategi diperlukan untuk meningkatkan sikap spiritual siswa yang belum sepenuhnya mentaati peraturan tata tertib sekolah. Berdasarkan latar belakang adapun rumusan masalah dalam penelitian 1) Bagaimana strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya? 2) Apa kendala yang hadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya?. Teori yang digunakan adalah teori Humanistik dan teori Kontruktivisme. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, 1) Strategi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya adalah dengan praktek dan keteladanan. 2) Kendala yang hadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan sikap spiritual siswa Hindu di SMK Negeri 4 Palangka Raya adalah Faktor internal yaitu kurangnya minat siswa, kurangnya rasa percaya diri siswa, tingkat kecerdasan, dan sikap pasif. Faktor eksternal yaitu kurangnya fasilitas seperti buku paket, ruangan, LCD, dan proyektor. Selanjutnya faktor lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, dan lingkungan masyarakat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Eksistensi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Palangka Raya dalam Melindungi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NI MADE ISWANTY HARINI ANUGRAHA, 2025 : Eksistensi Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA) Polresta Palangka Raya Dalam Melindungi Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Prodi Hukum Agama Hindu. Pembimbing (I) I Komang Darman, SH.,MH Pembimbing (II) Edelweisia Cristiana, MH Kekerasann dalam rumah tangga merupakan satu masalah sosial yang serius dan kompleks. Di Kota Palangka Raya kasus kekerasan ini masih kerap terjadi, sehingga perlu adanya penangan khusus. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) adalah salah satu unit yang bertugas untuk memberikan pelayanan , perlindungan, serta penegakan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA juga memberikan pendampingan dan membantu memfasilitasi kesehatan baik luka yang terlihat maupun kesehatan mental korban serta menyediakkan rumah aman. Masalah yang diteliti : 1. Bagaimakah bentuk perlindungan hukum yang diberikan Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya. 2. Apakah Tantangan yang dihadapi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya dalam melindungi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskritif analisis. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yakni Kanit, Penyidik dan petugas Unit Pelayanan Perempua dan Anak (PPA). Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, tehnik analisis data terdiri dari redukasi data, penyajian data, dan penarika kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian Unit PPA memiliki peranan yang sangat penting bagi perempuan dan anak terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA memberikan perlindungan hukum kepada korban kekerasan dalam bentuk fasilitas kesehatan, rumah aman dan bantuan hukum. Tantangan yang dihadapi oleh Unit PPA dalam memberikan perlindungan hukum yakni ketidakberdayan korban dalam melapor, perikahan yang tidak sah, dan emosi yang tidak stabil. Namun tantagan tersebut tidak akan membuat mundur petugas Unit PPA dalam menyelesaikan kasus tersebut.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Ragam Nuansa Literasi Media

2024•Koleksi Perpustakaan

Buku ini adalah hasil pengamatan dan pemikiran 10 dosen Universitas Paramadina yang aktif mengajar pada Program Studi Ilmu komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi. Buku kecil ini ditulis dari berbagai perspektif komunikasi, terutama mengangkat literasi media di media baru yang marak dan massif digunakan baik untuk bersosialisasi maupun promosi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MAKNA JAPA MANTRA SIWARATRI BAGI PEMUDA HINDU DI DESA MANTAREN II KECAMATAN KAHAYAN HILIR KABUPATEN PULANG PISAU

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MADE SUKRINI, 2023 Makna Japa Mantra Siwaratri Bagi Pemuda Hindu Di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M. Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd.,M.P.d. Umat Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan perayaan hari raya Siwaratri dengan melaksanakan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan kegiatan spiritual dalam bentuk pengulangan nama suci Tuhan atau japa mantra. Penelitian ini mengkaji tentang makna japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengeksplorasi proses pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (2) Mengungkap makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (3) Mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Mantaren II, dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Februari 2023. Informan penelitian adalah Rohaniawan Hindu, Pengurus PHDI Kecamatan Kahayan Hilir, dan Pemuda Hindu Desa Mantaren II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II memiliki tahapan yaitu, persiapan, persembahyangan, japa mantra Siwaratri, dan pasca japa mantra Siwaratri. Makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II yaitu makna ketenangan batin, makna peningkatan rasa welas asih, makna sabar dan bijaksana, makna proses pendidikan karakter, makna spritual, dan makna damai. Kendala yang dihadapi pemuda Hindu dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II yaitu kendala internal berupa, kurangnya motivasi dalam diri, pikiran yang kurang kosentrasi, dan keadaan fisik yang kurang sehat. Adapun kendala eksternal berupa, tempat yang kurang nyaman, cuaca yang kurang mendukung, gangguan hewan kecil, pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya dorongan para tokoh umat Hindu setempat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Makna Japa Mantra Siwaratri bagi Pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MADE SUKRINI, 2023 Makna Japa Mantra Siwaratri Bagi Pemuda Hindu Di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M. Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd.,M.P.d. Umat Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan perayaan hari raya Siwaratri dengan melaksanakan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan kegiatan spiritual dalam bentuk pengulangan nama suci Tuhan atau japa mantra. Penelitian ini mengkaji tentang makna japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengeksplorasi proses pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (2) Mengungkap makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (3) Mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Mantaren II, dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Februari 2023. Informan penelitian adalah Rohaniawan Hindu, Pengurus PHDI Kecamatan Kahayan Hilir, dan Pemuda Hindu Desa Mantaren II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II memiliki tahapan yaitu, persiapan, persembahyangan, japa mantra Siwaratri, dan pasca japa mantra Siwaratri. Makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II yaitu makna ketenangan batin, makna peningkatan rasa welas asih, makna sabar dan bijaksana, makna proses pendidikan karakter, makna spritual, dan makna damai. Kendala yang dihadapi pemuda Hindu dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II yaitu kendala internal berupa, kurangnya motivasi dalam diri, pikiran yang kurang kosentrasi, dan keadaan fisik yang kurang sehat. Adapun kendala eksternal berupa, tempat yang kurang nyaman, cuaca yang kurang mendukung, gangguan hewan kecil, pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya dorongan para tokoh umat Hindu setempat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Asing pada Pendidikan Tinggi

2023•Koleksi Perpustakaan

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Asing pada Pendidikan Tinggi ini adalah buku teks yang bisa menjadi referensi untuk para dosen bahasa asing di tingkat perguruan tinggi. Buku ini diawali dengan bentuk pembelajaran bahasa asing di Indonesia, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pentingnya evaluasi pembelajaran bahasa asing ini perlu dipaparkan dengan jelas karena terdapat beberapa kesalahan umum para dosen bahasa asing yang ditemui sehingga evaluasi pembelajaran bahasa asing tersebut menjadi kurang tepat. Buku ini akan menyajikan beberapa informasi dan contoh yang berguna untuk mengevaluasi pembelajaran bahasa serta strategi yang digunakan dalam mengimplementasikannya di kelas pada tingkat pendidikan tinggi. Penulis juga menyediakan beberapa contoh cara penilaian yang dapat digunakan dosen bahasa asing untuk mengukur tingkat keberhasilan proses belajar mengajar yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TEORI HUKUM

2023•Koleksi Perpustakaan

Hukum pada dirinya sendiri tidak pernah merupakan suatu tujuan, melainkan suatu sarana untuk mencapai suatu tujuan non-yuridikal. Finalitas dari hukum itu tidak yuridikal dan hukum karena itu memperoleh dorongan pertumbuhannya (groei stimulus) dari luar hukum. Faktor- faktor ekstra-yuridika; memelihara proses pertumbuhan dinamikal berlangsung terus (Jan Gijssels, Mark Van Hoecke, 2001: 13). Oleh sebab itu, pendekatan interdisipliner akan membantu menemukan dan menjelaskan keterkaitan hukum dan masyarakat. Dengan demikian akan lahir para sarjana hukum profesional yang tidak hanya paham tentang ilmu hukum, tetapi juga insan hukum yang dapat berfungsi maksimal karena paham tentang sendi-sendi keadilan masyarakatnya sendiri. Dalam konteks ini relevan paparan Bambang Poernomo (1993: 13) mengenai hukum sebagai sistem aksi yang bersifat dinamis dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan faktor-faktor nonyuridis dari fungsi asas kemasyarakatan, asas sosial politik ekonomi, dan berbagai fenomemena yang hidup dalam masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hukum Perdata

2023•Koleksi Perpustakaan

Buku ajar Hukum Perdata ini merupakan buku ajar yang berisi enam bab, yaitu: bab pertama pendahuluan, bab kedua hukum orang, bab ketiga hukum benda, bab keempat hukum keluarga, bab kelima hukum perikatan, dan bab keenam hukum waris. Keseluruhan materi diuraikan secara terperinci dan dilengkapi dengan contoh dan analisis kasus berdasarkan peraturan yang berlaku. Buku ini juga disertai dengan daftar soal dan kunci jawaban pada masing masing bab untuk membantu para pembaca, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum menguji pemahaman lebih mendalam tentang Hukum Perdata. Penggunaan bahasa disusun secara lugas dan sederhana, agar mudah memberikan pemahaman tentang Hukum Perdata kepada pembaca, tidak hanya untuk mahasiswa Fakultas Hukum, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin belajar Hukum Perdata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Model Penilaian Berbasis HOTS Pada Pembelajaran Sejarah

2021•Koleksi Perpustakaan

Pembahasan buku ini tidak lepas dari acuan terbaru tentang implementasi Kurikulum 2013. Semoga buku ini diharapkan menjadi panduan mudah dalam menyusun penilaian Kurikulum 2013 khususnya bagi guru sejarah dan juga mahasiswa Pendidikan Sejarah serta pendidik lain yang ingin memahami model penilaian HOTS ini. Buku ini disertakan tabel pendukung, serta contoh-contoh yang memudahkan pembaca untuk memahaminya. Sehingga kesan dan persepsi bahwa implementasi model penilaian HOTS sulit dan rumit menjadi menyenangkan dan menantang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

penyelesaian kasus perkawinan sala hurui pada masyarakat hindu kaharingan oleh basir di desa petuk bukit kecamatan rakumpit kota palangkaraya

2021•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK RINI, 2021 : Penyelesaian kasus perkawinan sala hurui pada masyarakat Hindu Kaharingan oleh Basir di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Riwun, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Mariatie, S.Ag.,M.Si. Penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat hindu kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya, dengan memberikan bentuk sanksi adat dalam perkawinan sala hurui tersebut. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Apa faktor penyebab terjadinya perkawinan Sala Hurui di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. 2) Bagaimana dampak terjadinya perkawinan Sala Hurui terhadap lingkungan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. 3) Bagaimana bentuk penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat hindu kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kausalitas, Teori Simbol, Teori Kewenangan. Metode yang digunakan metode kualitatif. Peneliti ingin mendeskripsikan data lapangan yang didapat sehingga mendapat sebuah gambaran umum mengenai permasalahan penelitian, sedangkan teknik penentuan informan menggunakan teknik pusposive sampling yaitu penentuan informan berdasarkan pertimbangan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumen, teknik analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Berdasarkan hasil penelitian dapat peneliti simpulkan: 1) Faktor penyebab terjadinya perkawinan Sala Hurui di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya diawali dari ketidaktahuan kedua pasangan pengantin yang ketika ditelusuri berdasarkan hubungan silsilah mereka memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Hubungan silsilah secara detail diketahui ketika acara pertunangan. Kemiripan kasus tersebut tidak berbeda dengan pasangan pengantin di Kelurahan Kanarakan yang ternyata memiliki sisililah hubungan kekerabatan dengan status paman dengan keponakan. 2) Dampak terjadinya perkawinan Sala Hurui terhadap lingkungan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya Dampaknya sangat besar bagi masyarakat umum dan keluarga tujuan menanggung akibat adanya perkawinan sala hurui, seperti : (1) untuk keluarga menanggung pali tulah bisa terjadi kepada anak dan orang tua adanya kematian kepada kedua belah pihak, (2) masyarakat beserta lingkunya jika menanam padi dan sayur-sayuran serta buah-buahan tidak bisa subur dan tidak bisa berbuah seperti biasa akibat terkena dampak pali atau tulah. Beberapa masalah yang perlu dicermati terkait keabsahan dari perkawinan tersebut, status anak yang dilahirkan dari perkawinan sedarah, dampak yang ditimbulkan dari segi kesehatan terhadap anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut, maupun akibat hukum dari perkawinan tersebut menurut hukum perkawinan yang berlaku di Indonesia, 3) Bentuk penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya, dengan memberikan bentuk sanksi adat dalam perkawinan sala hurui terbagi menjadi dua bentuk, yakni; (a) sanksi moral dan denda. Sanksi moral menekankan pada penerapan sanksi bagi pelaku perkawinan sala hurui bersifat simbolik dengan menirukan gerakan atau perilaku hewan babi. Perlaku hurui dengan perilaku hewan (babi) yang dalam melakukan hubungan perkawinan tidak memandang silsilah keluarga. Selanjutnya sanksi denda, diwujudkan dengan pembayaran biaya dengan sejumlah ketentuan berdasarkan kesepakatan atau konvensi hukum adat diwilayah desa petuk bukit sebagai locus peristiwa atau kejadian; (b) sanksi upacara adat/agama, sanksi upacara adat/agama adalah penerapan sanksi yang diberikan kepada pengantin untuk melakukan ritual pakanan pali.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Tindakan Kelas dalam Pendidikan Olahraga

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi tentang: (1) Mensintesa Pengertian, Pendekatan dan Paradigma Penelitian Kuantitatif, Landasan Penelitian Kualitatif dan Landasan Guru Melakukan Penelitian Tindakan Kelas; (2) Prosedur Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Tindakan Kelas; (3) Jenis Data, Variabel Penelitian, Definisi Istilah, Definisi Operasional dan Indikator; (4) Konsep Landasan Teori, Hipotesis, Macam-Macam Hipotesis, Pengujian Hipotesis, Asumsi, dan Macam-Macam Penelitian; (5) Konsep Rancangan Penelitian Eksperimen dan Non Eksperimen, Populasi, Teknik Sampling dan Pembagian Kelompok; (6) Instrumen Tes, Non Tes, Jenis Data, dan Teknik Pengumpulan Data; (7) Ciri-Ciri, Prosedur, Rancangan Penelitian Kualitatif dan Study Kasus; (8) Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Tindakan Kelas; (9) Karakteristik, Keterbatasan, Manfaat, Persyaratan, dan Langkah-Langkah Tindakan Perbaikan Sebelum dan Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas; (10) Rencana Perbaikan, Identifikasi dan Analisis Masalah, Perumusan Masalah dan Hipotesis, Tahap Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran, dan Kancah Penelitian Tindakan Kelas; (11) Model Penelitian Tindakan Kelas; (12) Analisis dan Penafsiran Data Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Tindakan Kelas; dan (13) Siklus Penelitian Tindakan Kelas. Materi tersebut kami sertai contoh implementasinya dalam penerapan penelitian di bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Dengan demikian bagi mahasiswa ataupun peneliti di bidang pendidikan jasmani lebih paham dan mengerti, namun pembaca di bidang lain juga dapat memanfaatkan buku ini sebagai sumber belajar atau referensi dalam belajar dan meneliti.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STRATEGI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DI ERA MILENIAL

2021•Koleksi Perpustakaan

Upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif sangat tergantung kepada bagaimana guru dapat mengembangkan strategi pembelajaran, serta dapat memilih strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran. Strategi merupakan usaha untuk memperoleh kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Setidaknya ada ada 3 jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran yang harus dikuasai oleh guru, yakni: a) strategi pengorganisasian pembelajaran, b) strategi penyampaian pembelajaran, c) strategi pengelolaan pembelajaran. Pembelajaran yang efektif apabila kegiatan mengajar dapat mencapai tujuan yaitu peserta didik belajar meraih target sesuai dengan kriteria target pada perencanaan awal. Pembelajaran dapat dikatakan efektif jika peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dan mempraktekannya sehingga memperoleh kompetensi dan keterampilan terbaiknya. Pembelajaran efektif berarti guru menggunakan waktu yang sesingkat-singkatnya dengan hasil setinggi-tingginya. Jadi mengajar yang efektif berarti mengajar yang efisien. Salah satu upaya untuk mewujudkan pembelajaran efektif apabila guru dapat menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang efektif. Walaupun tidak dapat dijadikan jaminan, bahwa variasi strategi dan metode guru mengajar akan dapat menyebabkan pembelajaran efektif, namun setidak-tidaknya dengan kebervariasian menggunakan strategi dan metode itu, guru benar-benar berusaha secara maksimal untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kebervariasian strategi dan metode setidaknya dapat menjadi jaminan tumbuh berkembangnya motivasi dan minat peserta didik terhadap proses pembelajaran. Melalui buku ini diharapkan dapat memberikan modal pengetahuan bagi para pengamat pendidikan serta para pimpinan satuan pendidikan. Selain itu, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan buku ini dan menjadi rujukan referensi. Semoga apa yang telah diupayakan ini bermanfaat bagi para pembaca. Selain itu, juga memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENYELESAIAN KASUS PERKAWINAN SALA HURUI PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN OLEH BASIR DI DESA PETUK BUKIT KECAMATAN RAKUMPIT KOTA PALANGKA RAY

2021•Koleksi Perpustakaan

RINI, 2021 : Penyelesaian kasus perkawinan sala hurui pada masyarakat Hindu Kaharingan oleh Basirdi Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Riwun, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Mariatie, S.Ag.,M.Si. Penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat hindu kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya, dengan memberikan bentuk sanksi adat dalam perkawinan sala hurui tersebut. Masalah dalam penelitian ini adalah 1)Apa faktor penyebab terjadinya perkawinan Sala Hurui di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. 2) Bagaimana dampak terjadinya perkawinan Sala Hurui terhadap lingkungan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. 3) Bagaimana bentuk penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat hindu kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahTeori Kausalitas, Teori Simbol, Teori Kewenangan. Metode yang digunakan metode kualitatif. Peneliti ingin mendeskripsikan data lapangan yang didapat sehingga mendapat sebuah gambaran umum mengenai permasalahan penelitian, sedangkan teknik penentuan informan menggunakan teknik pusposive sampling yaitu penentuan informan berdasarkan pertimbangan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumen, teknik analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Berdasarkan hasil penelitian dapat peneliti simpulkan: 1) Faktor penyebab terjadinya perkawinan Sala Hurui di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya diawali dari ketidaktahuan kedua pasangan pengantin yang ketika ditelusuri berdasarkan hubungan silsilah mereka memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Hubungan silsilah secara detail diketahui ketika acara pertunangan. Kemiripan kasus tersebut tidak berbeda dengan pasangan pengantin di Kelurahan Kanarakan yang ternyata memiliki sisililah hubungan kekerabatan dengan status paman dengan keponakan. 2) Dampak terjadinya perkawinan Sala Hurui terhadap lingkungan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya Dampaknya sangat besar bagi masyarakat umum dan keluarga tujuan menanggung akibat adanya perkawinan sala hurui, seperti : (1) untuk keluarga menanggung pali tulah bisa terjadi kepada anak dan orang tuaadanya kematian kepada kedua belah pihak, (2) masyarakat besertalingkunyajikamenanam padi dan sayur-sayuran serta buah-buahan tidak bisa subur dan tidak bisa berbuah seperti biasa akibat terkena dampak pali atau tulah. Beberapa masalah yang perlu dicermati terkait keabsahan dari perkawinan tersebut, status anak yang dilahirkan dari perkawinan sedarah, dampak yang ditimbulkan dari segi kesehatan terhadap anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut, maupun akibat hukum dari perkawinan tersebut menurut hukum perkawinan yang berlaku di Indonesia, 3) Bentuk penyelesaian kasus perkawinan Sala Hurui oleh Basir pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya, dengan memberikan bentuk sanksi adat dalam perkawinan sala hurui terbagi menjadi dua bentuk, yakni; (a) sanksi moral dan denda. Sanksi moral menekankan pada penerapan sanksi bagi pelaku perkawinan sala hurui bersifat viii 9 9 simbolik dengan menirukan gerakan atau perilaku hewan babi. Perlaku hurui dengan perilaku hewan (babi) yang dalam melakukan hubungan perkawinan tidak memandang silsilah keluarga. Selanjutnya sanksi denda, diwujudkan dengan pembayaran biaya dengan sejumlah ketentuan berdasarkan kesepakatan atau konvensi hukum adat diwilayah desa petukbukitsebagai locus peristiwa atau kejadian; (b) sanksi upacara adat/agama, sanksi upacara adat/agama adalah penerapan sanksi yang diberikan kepada pengantin untuk melakukan ritual pakanan pali. Kata Kunci: Penyelesaian Kasus, Perkawinan Sala Hurui, Masyarakat Hindu Kaharingan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail