ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Olda Mustika, 2026. Penanaman Sikap Religius Siswa Pada Kegiatan Persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A Pembimbing II Megawati, S.Pi.,M.Pd.H Sikap Religius siswa adalah kondisi internal yang tercermin dalam perilaku, kebiasaan, dan cara siswa menjalani aktivitas yang di dasarkan pada nilai-nilai keagamaan. Sikap ini tidak hanya menyangkut pengetahuan tentang agama, tetapi juga bagaimana siswa menghayati, memahami, dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. (2) Untuk mengidentifikasi apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman sikap Religius siwa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualititaif teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan menurut miles dan huberman berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas menggunakan metode pembiasaan. (a) pembiasaan ibadah rutin, (b) pembiasaan sikap gotong royong, (c) pembiasaan sikap bertanggung jawab, (d) pembiasaan sikap etika dan moral. dan metode keteladanan keteladanan kepribasian (akhlak/moral). (2) Apa saja Kendala yang dihadapi dalam penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. (a) kendala internal dan (b) kendala ekstenal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ni Komang Niasin,2026,Analisis Peran Guru Dalam Membentuk Sikap Religius Siswa Melalui Pendidikan Agama Hindu Di SDN 2 Menteng Palangka Raya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag Pembimbing II: Komang Suarta, S.Ag., M.Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena belum optimalnya sikap religius siswa Hindu di SDN 2 Menteng Palangka Raya, yang tercermin dari belum konsistennya pelaksanaan doa Tri Sandya, kurang terjaganya kebiasaan salim kepada guru, serta beragamnya kemampuan siswa dalam menghafalkan doa harian. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kajian mendalam terhadap peran guru Pendidikan Agama Hindu dalam proses pembentukan sikap religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk sikap religius siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam proses tersebut di SDN 2 Menteng Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan empat siswa Hindu dari kelas III hingga kelas VI. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 2 Menteng Palangka Raya telah menjalankan lima peran secara terintegrasi dan berkesinambungan, yaitu sebagai educator, mentor, guide, motivator, dan evaluator dalam membentuk sikap religius siswa yang mencakup dimensi sradha, bhakti, dan sila. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama dengan orang tua, antusiasme siswa, kondisi jumlah siswa Hindu yang terbatas sehingga memungkinkan pendekatan personal yang lebih intensif, serta adanya kegiatan pembiasaan religius di sekolah. Faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, belum tersedianya ruang ibadah khusus, pengaruh lingkungan luar sekolah, serta keterbatasan pembinaan keagamaan di lingkungan keluarga. Berbagai hambatan tersebut diatasi melalui pembinaan bertahap, peningkatan koordinasi dengan orang tua, dan penciptaan suasana pembelajaran yang kondusif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Irma Anjelina. 2025. Peranan Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Sikap Religius Siswa Melalui Persembahyangan Basarah Di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarrya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan,S.H.,M.Pd.H Pembimbing II.I Made Pustikayasa, S.T., M.Pd. Pentingnya peranan guru pendidikan agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Dengan menanamkan sikap Religius melalui persembahyangan Basarah diharapkan mampu menjadi pribadi yang baik, bertingkah laku yang baik, membentuk karakter yang baik, meningkatkan toleransi, dan menciptakan individu yang beriman serta bertakwa serta mampu menanamkan sikap Religius baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Guru Pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik pengumpulan data, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 12 Juni 12 Juli 2025. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian yaitu 1). Peranan guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: sebagai pendidikan, pembimbing dan teladan, 2). Kendala guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: 1) Internal yaitu berasal dari siswa agama Hindu seperti kurangnya kesadaran terkait penanaman sikap Religius dan karakter siswa yang kurang baik. Dan 2) Kendala Eksternal, yaitu kurangnya waktu belajar di sekolah dan pengaruh buruk dari lingkungan sekitar baik itu di sekolah maupun di rumah. Adapun upaya yang dilakukan yaitu dari guru agama Hindu dengan memberikan tambahan waktu belajar di luar jam belajar di sekolah dan pihak sekolah memberikan pengawasan secara langsung terkait penanaman sikap Religius.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upaya guru agama Hindu dalam menanamkan nilai religius melalui pelaksanaan persembahyangan rutin siswa di SDN Percobaan Palangka Raya, yang menunjukkan bahwa guru agama Hindu berperan sebagai fasilitator dalam membimbing, mengarahkan, dan membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai religius, upaya ini memiliki kesinambungan dengan penerapan Tiga Kerangka Dasar Agama Hindu, di mana persembahyangan rutin “Upacara” dijadikan media untuk menumbuhkan “Tattwa” atau keyakinan melalui bimbingan proaktif. Keberhasilan Upaya ini terlihat dari “Susila” yaitu perilaku positif yang di tunjukan oleh siswa, seperti kejujuran, toleransi dan tanggung jawab. (2) Hambatan yang dihadapi mencakup kondisi cuaca, perbedaan karakter siswa, kurangnya kesiapan membawa sarana ibadah, perbedaan tata cara persembahyangan antara siswa dengan berlatar belakang Hindu Bali dan Hindu Kaharingan, serta minimnya dukungan dari orang tua. Hambatan ini menunjukkan perlunya pendekatan yang berkelanjutan serta kerja sama antara guru, siswa, orang tua, dan sekolah dalam proses penanaman nilai religius.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Niki Purwanti, 2023. Peran Guru Agama Hindu Dalam Menumbuhkan Karakter Religius Pada Peserta Didik Hindu Di SMKN 3 Muara Teweh Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Skripsi Prodi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Suwito, S.Ag,.M.Si, Pembimbing II Komang Suarta, S.Ag.,M.Si. Skripsi ini mengkaji tentang Peran Guru Agama Hindu Dalam Menumbuhkan Karakter Religius Pada Peserta Didik Hindu di SMKN 3 Muara Teweh Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara, sebab terjadinya permasalahan ini dikarenakan adanya fenomena bahwa siswa kurang memiliki karakter religious. Untuk hal tersebut tentunya penumbuhan karakter religious ada hubungannya dengan guru. Oleh karena itu, jika ada kendala bagimana cara guru dalam menumbuhkan karakter religious pada peserta didik. Berdasarkan hal yang dikaji adalah : 1) Apa Kendala Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam menumbuhkan karakter Religius peserta didik di SMKN 3 Muara Teweh Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. 2) Bagaimanakah Peran Guru Agama Hindu dalam menumbuhkan karakter religius peserta didik di SMKN 3 Muara Teweh Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini bertujuan : 1)Untuk mengetahui kendala Guru Agama Hindu dalam menumbuhkan karakter religius peserta didik Hindu di SMKN 3 Muara Teweh. 2)Untuk mengetahui Peran Guru Agama Hindu dalam menumbuhkan Karakter Religius peserta didik Hindu di SMKN 3 Muara Teweh. Adapun manfaat dalam penelitian ini yaitu sebagai masukan bagi semua pihak baik pihak sekolah maupun pihak pihak yang terkait agar dapat memberikan masukan untuk pendidikan peserta didik secara lebih optimal baik dilingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat sekitar. Teori yang digunakan untuk membedah penelitian ini yakni menggunakan teori peran dan teori kendala. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, peneliti ingin mendeskripsikan data lapangan yang didapat sehingga mendapat sebuah gambaran umum mengenai permasalahan penelitian. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori peran dan teori kendala. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Kendala dalam menumbuhkan karakter religious pada siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internalnya yakni terdiri dari kurangnya kedisiplinan guru, kurangnya pengawasan guru agama Hindu terhadap siswa, penggunaaan metode pembelajaran yang kurang tepat. 2) Peran guru agama Hindu dalam menumbuhkan karakter religus siswa terdiri dari beberapa peran yakni guru mmeiliki peran sebagai pengajar mengatasi masalah, guru sebagai eksplorator, guru sebagai konselor, guru sebagai manajeman kelas, guru sebagai supervisor, guru sebagai motivator.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lita, 2022. Keberadaan Batang Haring Dalam Religiusitas Umat Hindu Kaharingan Di Desa Manduing Lama Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi Srata Satu Program Studi Filsafat Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Drs. I Ketut Soter, M.Pd.H, Pembimbing II : Nyoman Sarma, S.Ag., M.Fil.H. Agama Hindu Kaharingan memiliki simbol sakral yang menjadi identitas yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Hindu Kaharingan. Salah satunya adalah Batang Haring yang diyakini sebagai simbol tuntunan hidup bagi umat Hindu Kaharingan, yang melambangkan kemahakuasan Ranying Hatalla Langit. Permasalahan dalam penelitian yaitu: bagaimanakah mitologi Batang Haring dalam ajaran Hindu Kaharingan, bagaimanakah persepsi masyarakat terhadap keberadaan Batang Haring, bagaimanakah teologi keberadaan Batang Haring dalam kehidupan religius Hindu Kaharingan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, menggali lebih dalam tentang mitologi, persepsi dan teologi dari Batang Haring. Adapun subjek penelitian yaitu Basir, Tokoh Masyarakat Hindu Kaharingan dan Masyarakat non Hindu Kaharingan. Sedangkan objek penelitian adalah bagaimanakah persepsi, mitologi, teologi dari Batang Haring. Teknik untuk mengumpulkan data yaitu: metode observasi, wawancara, kepustakaan, dokumentasi. Data yang terkumpul dianalis dengan menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Mitologi Batang Haring mencakup semua aspek yang ada didunia ini yang menjadi dasar awal terciptanya manusia dan lingkungannya. (2) Persepsi mengenai Batang Haring sebagai simbol sakral Hindu Kaharingan. Batang Haring eksis dimasyarakat dipercaya sebagai lambang kehidupan masyarakat Dayak dalam kehidupan sosial bermayarakat. Nilai keindahan Batang Haring dapat dijumpai diberbagai karya seni rupa yang dipandang indah, berciri khas, mengandung makna sakral, suci bagi umat Hindu Kaharingan maupun non Hindu Kaharingan, serta mengandung Satyam, Siwam, Sundaram (3) Kajian teologi dalam kehidupan religus adalah Batang Haring menggambarkan wujud hubungan saling menghargai baik dengan sesama, Tuhan maupun lingkungan. Batang Haring merupakan simbol kemahakuasaan Tuhan yang mencurahkan air suci kehidupan bertujuan menuju hanya satu Tuhan Yang Maha Esa dengan tiga fungsi pencipta, pemelihara, pelebur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Elisa, 2022. Aktivitas Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Penguatan Nilai Nilai Religius Siswa Hindu Di SDN 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas Skripsi, Fakultas Dharma Acarya. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.A Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto,M.Pd.H Nilai religius pada siswa Hindu di SDN 2 Timpah mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari adanya siswa yang kurang antusias mengikuti pelaksanaan basarah, tidak mau memimpin berdoa di dalam kelas, sering lupa mengucapkan salam dan kurang aktif mengikuti kegiatan keagamaan. Oleh karena itu diperlukan aktivitas penguatan dari pihak sekolah dan pendidik khsususnya guru agama Hindu dalam memberikan penguatan nilai-nilai religius pada diri siswa Hindu. Masalah yang dikaji adalah Bagaimana aktivitas guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai religius Hindu pada siswa Hindu di SDN 2 Timpah? Apa faktor kendala aktivitas guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai religius Hindu pada siswa Hindu di SDN 2 Timpah? Apa upaya guru pendidikan agama Hindu untuk mengatasi kendala-kendala yang ditemui dalam penguatan nilai-nilai religius Hindu pada siswa Hindu di SDN 2 Timpah? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang aktivitas guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai religius siswa Hindu di SDN 2 Timpah Kecematan Timpah Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah Teori Fenomenologi, Teori Kendala dan Teori Humanisme. Sampel pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Agama Hindu dan siswa kelas V, VI dengan jumlah 7 orang. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian aktivitas guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai religius siswa Hindu di SDN 2 Timpah menjadi kuat dan meningkat. Hal itu di ungkapkan dalam hasil wawancara yang dilakukan dengan kepala sekolah, guru dan siswa Hindu kelas V dan VI di SDN 2 Timpah. Aktivitas guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai religius Hindu meliputi dua aktivitas yaitu, aktivitas fisik meliputi Mengamati, Mendengarkan, Mengucapkan, Mengajak siswa Hindu untuk mengikuti kegiatan keagamaan dan aktivitas non fisik meliputi Berpikir, Keaktifan Emosi Siswa. Faktor yang mempengaruhi aktivitas penguatan nilai religius siswa Hindu adalah faktor internal yaitu dorongan dari dalam diri berupa dorongan psikologis meliputi kendala waktu yang belum maksimal dan kendala guru dalam penggunaan media audio visual. Faktor eksternal dorongan dari luar yang meliputi kurangnya kedisplinan, keaktifan siswa, pengaruh berbicara teman di sekolah dan pembelajaran daring/online pada saat pandemi. Upaya guru pendidikan agama Hindu dalam penguatan nilai-nilai religius Hindu pada siswa Hindu di SDN 2 Timpah meliputi tahap keteladanan, pemberian nasihat, pengawasan, pembiasaan dan pemberian PR.