ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Promosi Wisata Danau Biru Desa Tewang Rangkang Kec. Tewang Sanggalang Garing Kabupaten Katingan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Wayan Lesmana Wijaye. 2023. Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di SMAN 1 Basarang Kabupaten Kapuas Dosen Pembimbing Skripsi 1. Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H. Dosen Pembimbing Skripsi 2. Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang pemanfaatan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMAN 1 Basarang, Kabupaten Kapuas. Media audio visual merupakan media yang menggabungkan antara suara dan gambar seperti film. Media pembelajaran perlu dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya siswa agama Hindu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan tes. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X beragama Hindu yang berjumlah 11 orang pada semester 2 di SMAN 1 Basarang, Kabupaten Kapuas. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teori behavioristik dan teori humanistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan media audio visual dimulai dari tahapan penyiapan RPP, menyiapkan media audio visual yang akan digunakan dalam pembelajaran berupa film Ramayana yang durasinya disesuainkan dengan jam pelajaran, mempersiapkan kelistrikan, menyiapkan LCD proyektor dan memastikan LCD proyektor dapat berfungsi dengan baik sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. 2) Aktivitas peneliti pada siklus 1 kurang melakukan persiapan sehingga penanyangan film menjadi terpotong-potong dan mengakibatkan informasi yang didapat oleh siswa menjadi tidak utuh. Dengan skor yang diperoleh 3,07 dengan kreteria baik. Dan pada siklus 2, peneliti telah melakukan persiapan yang matang sehingga media audio visual berupa film Ramayana yang digunakan telah dapat disimak dengan baik oleh siswa dan siswapun mendapatkan informasi yang utuh. Dengan skor yang diperoleh pada siklus 2 yaitu 3,7 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas siswa menunjukan adanya peningkatan aktivitas belajar yang signifikan dari siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1 total skor 23 dengan rata-rata 2,5 dengan kriteria cukup baik sedangkan pada siklus 2 total skor 33 dengan rata-rata 3,6 dengan kriteria Sangat Baik. Motivasi belajar siswa yang dilihat dari hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dimana pada siklus 1 jumlah siswa yang tuntas ada 8 orang dari 11 orang siswa dengan persentase 73% dan dengan kriteria Baik. Sedangkan pada siklus 2 seluruh siswa tuntas (11 orang) dengan persentase 100% dan dengan kriteria Sangat Baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK LISDAWATI, 2021 Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Jurusan Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Ketut Sudiarta,S.Sos., MAP Pembimbing II Suryanto, S.Pd.,M.Pd Pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berpengaruh pada proses pembelajaran menjadi pembelajaran jarak jauh tana bertatap muka. Sehingga pemanfaatan Aplikasi WhatsApp salah satu, yang digunakan dalam pembelajaran daring/berbasis online. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan dari rumusan masalah yaitu untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring, memahami dampak setelah Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dan untuk mengetahui kendala dalam Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu Teori Kognitif dan Teori Pemanfaatan, karena kedua teori ini relevan dengan judul skripsi peneliti. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif karena memiliki sifat yang deskriptif, dan Teknik penentuan informan yang di gunakan adalah Purposive sampling. Penelitian berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas selama kurun waktu 22 April-24 Mei 2021. Sumber data penelitian terdapat 7 informan yaitu Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Guru Agama Hindu, 3 Siswa dari kelas IV, V, VI dan juga 2 orang tua siswa. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Pada Mata pelajaran Agama Hindu memiliki langkah-langkah perencanaa yaitu menyiapkan RPP. Pelaksanaan pembelajaran Agama Hindu secara daring meliputi pendahuluan: mengucap salam, berdoa, absen, menyampaikan pembelajaran melalui Vidio Call grup di Aplikasi WhatsApp. Kegiatan inti : mengamati, menanya, mengeksperimen, mengasosiasikan, mengkomunikasikan melalui Aplikasi WhatsApp. Kegiatan penutup: pemberian tugas dan nilai hasil evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian ini yang berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Memanfaatkan Aplikasi WhatsApp sebagai sarana pembelajaran jarak jauh dan sebagai alat komunikasi antar guru dan siswa dalam pembelajaran. Di samping pemanfaatan Aplikasi WhatsApp terdapat Kendala yaitu gangguan jaringan, listrik padam dan sebagian siswa tidak memiliki Handphone Android dan Dampak dalam pemanfaatan Aplikasi WhatsApp membuat siswa candu dalam penggunaan Handphone Android sehingga lupa dengan pembelajaran dan lalai dalam belajar. Sebab itulah masalah dalam proses pembelajaran daring dengan menggunakan Aplikasi WhatsApp dalam pemanfaatannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI I KADEK SEPTIANA. 2021. Pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Skripsi ini mengkaji pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya. Sumber belajar berperan sekali dalam upaya pemecahan masalah dalam belajar. Sumber-sumber belajar itu dapat didefinisikan sebagai pesan, orang, bahan, alat, teknik dan latar. Dalam upaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka sumber belajar itu dikembangkan dan dikelola secara sistematik, bermutu, dan fungsional. Pemanfaaatan berbgai sumber belajar di Lembaga pendidikan memang selalu di pengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor internal yang berpengaruh dominan pada proses belajar dan pembelajaran seperti semangat, minat dan kemampuan sedangkan faktor eksternal adalah yang berpengaruh terhadap ketersedian sumber belajar yang bervariasi, banyak, kemudahan akses terhadap sumber belajar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian adalah (1) Bagaimana pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? (2) Kendala yang di hadapi dalam pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? (3) Apa upaya yang dilakukan dalam pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? Teori yang digunakan adalah teori belajar behavioristik, teori motivasi dan teori pembelajaran humanistik. Data diperoleh dengan metode observasi partisipasi wawancara, dokumentasi selanjutnya data tersebut diinterpretasi dengan memberi makna, penjelasan pola atau ketegori serta mencari karakteristik antara berbagai konsep. Hasil penelitian ini, Pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran agama Hindu secara daring meliputi : pertama, penggunaan sumber belajar media pembelajaran daring power point dalam pembelajaran secara daring. Kedua penggunaan video pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran agama Hindu secara daring. Ketiga buku teks sebagai bahan referensi sumber belajar. Kendala yang di dihadapi dalam pemanfaatan sumber belajar secara daring yaitu kurangnya kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran secara daring, kurangnya sarana dan prasarana terkait pembelajaran secara daring dan kurangnya pengetahuan dalam pembelajaran daring. Adapun upaya untuk mengatasi hal tersebut juga dapat dilakukan dengan cara adanya sosialisasi dan pelatihan tentang pembelajaran secara daring serta perlunya Kerjasama antara dinas pendidikan dengan sekolah terkait pembelajaran daring untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebijakan Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Dana Desa di Desa Manatren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH.,MH, Pembimbing II I Komang Darman, SH.,MH Secara yuridis keberadaan desa telah di atur didalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa tepatnya pada pasal 18 yang menyatakan bahwa kewenangan desa meliputi kewenangan dibidang penyelenggaraan pemerintah Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan adat istiadat Desa. Dengan demikian pemerintah desa dalam hal ini diberikan wewenang untuk mengatur dan mengurus penyelenggaraan baik dari pembangunan sampai dengan pemberdayaan masyarakat desa, maka dari itu pemerintah desa dalam hal ini pemerintah Desa Mantaren II diberikan kebebasan untuk mengatur dan membuat kebijakannya sendiri terutama dalam mengelola dan memanfaatkan dana desa. Masalah yang diteliti dalam Skripsi ini mencakup 2 (dua) hal yaitu : (1) Bagaimana Kebijakan Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Desa di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau ? (2) Apa Saja Yang menjadi Hambatan Pemerintah Desa Dalam Mengelola Dana Desa di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau ?. Subjek penelitian ini adalah Camat Kahayan Hilir, Kepala Desa Mantaren II, Sekretaris Desa Mantaren II, Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Mantaren II, Ketua BPD Mantaren II dan Tokoh Masyarakat yang ada di Desa Mantaren II. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode Observasi, Wawancara, Kepustakaan dan Dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa : Kebijakan Yang Dilakukan Oleh Pemerintah Desa Mantaren II Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Desa di Desa Mantaren II adalah sesaui dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018.Dimana dijelaskan pada Pasal 1 angka 6 menyatakan bahwa : Pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Dalam pelaksanaannya pemerintah desa didalam membuat kebijakan terkait pengelolaan dan pemanfaatan dana desa yaitu dengan membuat program kerja yang sesuai dengan Skala Prioritas Pembangunan Desa yang terdiri dari; Program Pembangunan Desa dan 2) Program Pemberdayaan Masyarakat, dimana dalam proses pelaksanaannya juga melibatkan lembaga lain seperti Masyarakat dan BPD baik dari proses perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban dalam pengelolaan keuangan desa.