SEPTIANA
SEPTIANA
Profil penulis
2 karya publik ditemukan.
SEPTIANA
ABSTRAKSI I KADEK SEPTIANA. 2021. Pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Skripsi ini mengkaji pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya. Sumber belajar berperan sekali dalam upaya pemecahan masalah dalam belajar. Sumber-sumber belajar itu dapat didefinisikan sebagai pesan, orang, bahan, alat, teknik dan latar. Dalam upaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka sumber belajar itu dikembangkan dan dikelola secara sistematik, bermutu, dan fungsional. Pemanfaaatan berbgai sumber belajar di Lembaga pendidikan memang selalu di pengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor internal yang berpengaruh dominan pada proses belajar dan pembelajaran seperti semangat, minat dan kemampuan sedangkan faktor eksternal adalah yang berpengaruh terhadap ketersedian sumber belajar yang bervariasi, banyak, kemudahan akses terhadap sumber belajar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian adalah (1) Bagaimana pemanfaatan sumber belajar dalam mata pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? (2) Kendala yang di hadapi dalam pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? (3) Apa upaya yang dilakukan dalam pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran Agama Hindu secara daring di SMKN 2 Palangka Raya ? Teori yang digunakan adalah teori belajar behavioristik, teori motivasi dan teori pembelajaran humanistik. Data diperoleh dengan metode observasi partisipasi wawancara, dokumentasi selanjutnya data tersebut diinterpretasi dengan memberi makna, penjelasan pola atau ketegori serta mencari karakteristik antara berbagai konsep. Hasil penelitian ini, Pemanfaatan sumber belajar dalam mata Pelajaran agama Hindu secara daring meliputi : pertama, penggunaan sumber belajar media pembelajaran daring power point dalam pembelajaran secara daring. Kedua penggunaan video pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran agama Hindu secara daring. Ketiga buku teks sebagai bahan referensi sumber belajar. Kendala yang di dihadapi dalam pemanfaatan sumber belajar secara daring yaitu kurangnya kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran secara daring, kurangnya sarana dan prasarana terkait pembelajaran secara daring dan kurangnya pengetahuan dalam pembelajaran daring. Adapun upaya untuk mengatasi hal tersebut juga dapat dilakukan dengan cara adanya sosialisasi dan pelatihan tentang pembelajaran secara daring serta perlunya Kerjasama antara dinas pendidikan dengan sekolah terkait pembelajaran daring untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.