Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Metode Ceramah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI METODE CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 3 PALANGKA RAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Meskipun metode ceramah dinilai efektif untuk menyampaikan materi secara sistematis, pelaksanaannya belum sepenuhnya sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) implementasi metode ceramah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, (2) kendala yang dihadapi dalam implementasinya, dan (3) solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Konstruktivisme Jean Piaget untuk menganalisis implementasi pembelajaran dan Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kendala beserta solusi yang diterapkan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1) Teori Kontruktivisme, 2) Teori Kendala. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode ceramah telah dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap persiapan, guru menyusun modul ajar, tujuan pembelajaran, materi, serta instrumen penilaian. Pada tahap pelaksanaan, guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, absensi, dan pertanyaan pemantik, kemudian menyampaikan materi menggunakan metode ceramah yang dipadukan dengan tanya jawab dan diskusi serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Tahap evaluasi dilakukan melalui tes tertulis, penugasan, serta penilaian terhadap keaktifan dan pemahaman peserta didik. Kendala yang dihadapi meliputi pembelajaran yang cenderung monoton, rendahnya partisipasi peserta didik, perbedaan karakteristik peserta didik, serta kurangnya kreativitas guru dalam mengembangkan variasi pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru mengembangkan metode ceramah interaktif, memanfaatkan media pembelajaran, meningkatkan kompetensi profesional melalui pelatihan dan supervisi, serta menerapkan pembelajaran kontekstual disertai praktik langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode ceramah masih relevan digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu apabila dikembangkan secara inovatif, dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang lebih interaktif, serta disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan tuntutan pembelajaran abad ke-21.  ABSTRACT This research was motivated by the continued dominance of the lecture method in Hindu Religious Education learning at SMA Negeri 3 Palangka Raya. Although the lecture method is considered effective for delivering learning materials systematically, its implementation has not been fully aligned with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes student-centered learning. This study aimed to analyze: (1) the implementation of the lecture method in Hindu Religious Education learning, (2) the obstacles encountered in its implementation, and (3) the solutions adopted to overcome these obstacles. This study employed Jean Piaget's Constructivist Theory to analyze the implementation of the learning process and the Theory of Constraints (TOC) to examine the obstacles and the solutions applied. The theories used to analyze the research problems were: (1) Constructivist Theory and (2) Theory of Constraints. This study employed a qualitative descriptive approach and was conducted at SMA Negeri 3 Palangka Raya. The data sources consisted of primary and secondary data. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that the implementation of the lecture method was carried out through three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the preparation stage, teachers developed teaching modules, learning objectives, learning materials, and assessment instruments. During the implementation stage, teachers began the lesson with greetings, joint prayer, attendance checking, and stimulating questions, followed by the delivery of learning materials using the lecture method combined with question-and-answer sessions and discussions while relating the materials to students' daily lives. The evaluation stage was conducted through written tests, assignments, and assessments of students' participation and understanding. The obstacles encountered included monotonous learning activities, low student participation, differences in students' characteristics, limited teacher creativity in developing varied instructional strategies. To address these obstacles, teachers combined the lecture method with other instructional methods, utilized learning media, enhanced their professional competence through training and supervision, and implemented contextual learning accompanied by practical activities. This study concludes that the lecture method remains relevant in Hindu Religious Education learning, provided that it is implemented innovatively, integrated with more interactive instructional methods, and adapted to students' characteristics and the demands of twenty-first-century learning.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Metode Ceramah dalam Pembelajaran Seni Musik pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Kasongan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan metodel ceramah yangl dilakukan olehl guru seni budaya pada pembelajaranl seni musik kelas XI di SMA Negeri 1 Kasongan terdapat kendala dalam menerapkan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan: 1) Efektivitas Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan, 2) Kendala Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah Teori Kontruktivisme dan Teori Kendala. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Kasongan. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran seni musik dengan metode ceramah didukung oleh pengelolaan yang terstruktur, penggunaan media pembelajaran yang menarik seperti video dan papan tulis interaktif, serta keterampilan mengajar guru yang baik. Kendala yang dihadapi meliputi kurang fokus siswa akibat kelelahan, suasana kelas yang tidak kondusif, dan penyampaian materi yang kurang variatif. Upaya mengatasi kendala dilakukan dengan memperkaya media pembelajaran, mengaktifkan partisipasi siswa, serta meningkatkan interaksi dan suasana kelas yang menyenangkan. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa metode ceramah efektif jika didukung media yang menarik dan pengelolaan yang baik, serta perlu adanya inovasi untuk mengatasi hambatan yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran seni musik yang lebih variatif dan efektif di masa mendatang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Metode Ceramah terhadap Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu SMP Negeri 3 Katingan Hulu

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Joni, 2025. Pengaruh Metode Ceramah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si. dan Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd.H Penelitian ini mengkaji pengaruh metode ceramah terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Permasalahan yang diangkat adalah dominasi penggunaan metode ceramah dalam proses belajar mengajar, namun belum diketahui secara pasti seberapa besar pengaruhnya terhadap motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sejauh mana penerapan metode ceramah dalam pembelajaran, (2) mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan (3) mengukur pengaruh metode ceramah terhadap motivasi belajar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang diberikan kepada 17 siswa beragama Hindu. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah berada dalam kategori baik dan motivasi belajar siswa juga tinggi. Namun, hasil analisis menunjukkan nilai R² sebesar 0,006 atau 0,6%, yang berarti metode ceramah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, meskipun metode ceramah masih diterima oleh siswa, penggunaannya secara tunggal tidak cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Joyfull LEARNING dan Metode Ceramah Pada Pelajaran Pendidikan Agama Hindu DI SDN-6 Menteng Kota Palangka Raya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DELPIA TARA CELY ISVARA ARTHA, 2023. Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Metode Joyfull Learning dan Metode Ceramah pada Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dosen pembimbing I Dr.Pranata,S.Pd,M.Si dan pembimbing II I Komong Mertayasa, S.Pd.H., M.Si Guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik dimana hasil belajar peserta didik masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal karena hal itu pembelajaran yang tidak efektif menjadikan faktor penyebab hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode metode Joyfull Learning pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. (2) untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan metode Joyfull Learning dan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Pendekatan penelitian ini digunakan dengan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya dan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei s/d 20 Juni 2023. Popolasi dan sampel berjumlah 6 peserta didik yang berada dikelas V.A dan V.B dan teknik pengumpulan data dengan dilakukan observasi, tes, dokumentasi dan teknik analisa data dengan menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan (1) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode Joyfull Learning dengan 2 kali pertemuan dikelas V.B yang sebagai kelas eksperimen dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 78,2 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 82 yang dimana nilai tersebut diatas Kriteria Ketuntasan Minimal. (2) hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng kota Palangka Raya yang diajarkan menggunakan metode ceramah dengan 2 kali pertemuan dikelas V.A yang sebagai kelas kontrol dengan mendapatkan nilai hasil tes pertama dengan nilai rata-rata 67,5 dan nilai hasil belajar kedua dengan nilai rata-rata 65 yang dimana nilai tersebut dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal. (3) terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode pembelajaran Joyfull Learning dan metode Ceramah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 6 Menteng Kota Palangka Raya. Hasil analisis tes pertama diperoleh thitung > ttabel (17,456 > 2,776) hasil analisis tes kedua diperoleh thitung > ttabel (22,962 > 2,776) yang berarti hipotesis (Ha) dalam penelitian ini diterima, (Ho) ditolak.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI METODE CERAMAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMAN 4 PALANGKA RAYA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nandoe, Fran. 2021. Implementasi Metode Ceramah Dalam Proses Pembelajarang Daring Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, S.Pd., M.Pd.H dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji implemnetasi metode ceramah dalam proses pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-4 Palangka Raya. Implementasi merupaka kebijakan yang dilakukan oleh guru untuk menerapkan suatu ide, gagasan, kebijakan yang akan diambil untuk mencapai proses pembelajaran yang diingkan. Metode ceramah merupan pilihan yang diambil guru agama sebagai metode didalam proses penyamapaian materi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di masa pandemi covid-19 dengan system pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan salah satu alternatif yang diambil oleh pemerintah dalam hal penyelenggaran pelaksanaan pembelajaran di masa pandemic covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan pada khususnya berdampak pada dunia Pendidikan. Berdasarkan latar latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji tentang (1) Bagaimanakah implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (2) Bagaimanakah upaya guru mengefektifkan metode ceramah dalam proses pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya agar dapat berjalan efektif . Dalam penelitian ini menggunkan metode kualitatif. Penentuan informan Teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu : pengumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori behaviorisme dan kognitivisme. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa (1) implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya telah diterapkan oleh guru agama Hindu didalam proses pembelajaran, penerapan ini meliputi persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah dengan meberikan intruksi kepada seluruh guru bidang studi, perisapan yang dilakukan oleh guru bidang studi pendidikan agam Hindu dengan mempersiapkan perangkat bahan ajar berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (RPP-JJ, pelaksanaan pembelajaran daring, dan melakukan evaluasi hasil belajar, komponen tersebut dilakukan untuj melihat penerapan implementasi metode ceramah dalam pembelajaran daring; (2) Upaya yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah, guru dan siswa mengefektifkan proses pembelajaran daring yaitudengan saling bersinergi agar proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan antara lain, bahwa didalam menerapkan metode ceramah dalam pembelajaran daring pada pelajaran pendidikan agama Hindu, seorang guru harus memiliki kemampuan untuk mengemas pembelajaran.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail