Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Kedisiplinan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sri Beta Handayani. 2026 Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu Di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya , pembimbing : (1) Mitro, S.Pd.,M.Si (2) Hendri ,S.Ag.,M,Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar dalam membentuk karakter siswa serta masih ditemukannya berbagai permasalahan kedisiplinan pada siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, kendala yang dihadapi guru, serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan analisis hasil penelitian menggunakan Teori Behavioristik melalui konsep pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pendekatan persuasif spiritual melalui kegiatan berdoa sebelum pembelajaran, kontrak belajar, pemberian penguatan positif berupa pujian dan poin, serta internalisasi nilai Dharma melalui metode cerita Itihasa. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal berupa rendahnya motivasi belajar, kejenuhan, dan penggunaan telepon genggam, serta faktor eksternal berupa kurangnya pengawasan orang tua, rasa kantuk saat pembelajaran, dan pengaruh teman sebaya. Strategi yang diterapkan terbukti mendukung peningkatan kedisiplinan belajar siswa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pendekatan individual, mengatur posisi tempat duduk siswa, serta memperkuat kerja sama dengan orang tua agar pembinaan kedisiplinan dapat berlangsung secara berkelanjutan

8 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN METODE REWARD AND PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA HINDU DALAM KELAS BIMBINGAN ROHANI DI SDN 4 MENTENG PALANGKA RAYA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Medi. 2026. Penerapan Metode Reward and Punishment untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Hindu dalam Kelas Bimbingan Rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H. Pembimbing II: Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kedisiplinan siswa Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Permasalahan yang ditemukan meliputi siswa yang masih datang terlambat, kurang mematuhi aturan, kurang memperhatikan penjelasan guru, serta kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode reward and punishment dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Hindu dalam kelas bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan expert judgement, triangulasi sumber, dan triangulasi waktu, sedangkan uji reliabilitas dilakukan melalui pemeriksaan secara berulang dan kolaborasi dengan guru Pendidikan Agama Hindu sebagai observer penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode reward and punishment mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pada tahap pra-tindakan, tingkat kedisiplinan siswa memperoleh persentase sebesar 36% dengan kategori “Kurang”. Setelah diterapkan metode reward and punishment pada siklus I, persentase kedisiplinan meningkat menjadi 58% dengan kategori “Cukup”. Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan yang sangat signifikan menjadi 97% dengan kategori “Sangat Baik”. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan perilaku siswa yang lebih disiplin, tertib, bertanggung jawab, serta lebih patuh terhadap aturan selama kegiatan bimbingan rohani berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reward and punishment efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Kedisiplinan Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anggi, 2025. Pengaruh Kedisiplinan Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd., Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd., M.Pd Kedisiplinan guru merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sejumlah fakta yang menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam penerapan kedisiplinan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang diisi oleh responden yang berjumlah 26 orang dari kelas V B SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif, uji prasyarat seperti uji normalitas dan uji heterokedasiditas, serta Spearman’s rho untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, berdasarkan data yang dianalisis, tidak ada cukup bukti untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi belajar siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, tidak terdapat cukup bukti empiris untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa."

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Upaya Guru untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa dalam Proses Pembelajaran Kelas III di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marsena, IKadek, Egi. 2024. Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas III Di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Derson, S.Ag., M.Ag Dan Pembimbing II, Hendri, S.Ag., M.Si Skripsi ini menkaji tentang Upaya guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas III di adi widyalaya widya bhakti palangka raya. Kedisiplinan merupakan suatu proses dalam menumbuhkan, menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai luhur kepada peserta didik agar senantiasa melaksanakan tugas dan kewajibannya yang dilandasi dengan sikap disiplin dan penuh tanggung jawab. Fenomena yang terjadi yaitu kurangnya kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran terutama pada saat proses pembelajaran berlangsung masih ada yang bermain-main, jalan kesana kemari, dan tidak fokus dengan pembelajaran. Berdasarkan urian tersebut, peneliti mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) apakah faktor penyebab kurangnya kedisiplinan siswa kelas III di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. 2) Bagaimana upaya guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas III di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori Behavioristik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian rumusan masalah yang pertama menghasilkan bahwa faktor penyebab kurangnya kedisipinan siswa yaitu, faktor lingkungan sekolah, faktor suasana kelas, faktor teman sebaya, dan faktor kebijakan sekolah. Rumusan masalah yang kedua menghasilkan bahwa upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan kedisiplinan yaitu dalam proses pembelajaran, upaya yang dilakukan guru yaitu melakukan kebijakan sekolah, pendekatan terhadap siswa dan pemberian tugas kepada siswa.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kedisiplinan Mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam meningkatkan disiplin di kalangan mahasiswa dalam institusi akademik. Studi ini mengeksplorasi dinamika komunikasi interpersonal dan dampaknya terhadap peningkatan disiplin mahasiswa. Penelitian ini menggali berbagai strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dan administrator untuk berinteraksi secara efektif dengan mahasiswa, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, studi ini mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi perilaku dan disiplin mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, hormat, dan jelas antara pendidik dan mahasiswa membudayakan saling menghormati dan memahami, sehingga mengurangi insiden ketidakdisiplinan. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya mendengarkan secara empatik, isyarat non-verbal, dan mekanisme umpan balik dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa secara positif. Rekomendasi menekankan integrasi pelatihan keterampilan komunikasi bagi pendidik dan pendirian saluran komunikasi yang mendukung dalam pengaturan pendidikan untuk meningkatkan perbaikan disiplin yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal dilingkungan mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya (IAHN-TP) (2) 1. Bagaimana strategi efektif dalam Meningkatkan Kedisiplinan mahasiswa di lingkungan di Lingkungan Fakultas Dharma Duta Brahma Widya IAHN-TP. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Tindakan Komunikatif dan (2) Teori Strategi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah: observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Komunikasi interpersonal dapat memberikan sebuah pengaruh bagi lawan bicara. (2) Komunikasi interpersonal yang efektif dapat menjadi strategi dalam meningkatkan kedisiplinan mahasiswa.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI PEMBELAJARANG DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEDISIPLINAN SISWA DI SMP ISEN MULANG PALANGKA RAYA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia Pendidikan Awalnya Proses Pembelajaran tatap muka diganti dengan Proses Pembelajaran Daring sesuai dengan Surat Edaran Kemendikbud agar segala kegiatan diganti menjadi Work From Home. Rumusan Masalah Bagaimana Implementasi Pembelajaran Daring untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya, dan dampak implikasi pembentukan karakter kedisiplinan Siswa dalam Pembelajaran Daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Pembelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya, untuk memahami,mengetahui dan mengkaji dampak Implikasi pembentukan karakter siswa selama pelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya dari Subjek Penelitian yaitu Kepala Sekolah, Guru Agama Hindu dan siswa beragama Hindu di SMP Isen Mulang palangka Raya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Metode pengumpulan data adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif.Teori yang digunakan yaitu teori Perilaku (Behavioristik) dan Teori Motivasi. Hasil Penelitian Implementasi Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk disiplinan siswa di SMP Isen Mulang pada masa pandemicovid-19adalah guru membuat RPP-PJJ dan menyiapkan materi berupa PPT dan video lalu dibagikan kepada siswa melalui aplikasi google meeting pada google classroom. Untuk memudahkan siswa mengetahui adanya tugas di google classroom, guru menginformasikannya melalui pesan whatsapp. Setelah siswa mengerjakan tugas yang diberikan, maka guru akan mendisiplinkan siswa melalui ketepatan waktu siswa dalam mengumpulkan tugas, serta kehadiransiswa selama pembelajaran daring berlangsung di terapkan di SMP Isen Mulang Palangka Raya, guru juga melaksanakan evaluasi atau penilaian dengan melakukan atau memantau adanya perkembangan siswa biarpun di masa pendemi seperti ini dan guru juga langsung mengambil tindakan yaitu dengan memberikan tugas dan memberikan sikap spiritual yang dapat dilakukan di rumah kepada siswa. Karakter/sikap yang harus dijalankan sesusai kurikulum dan ketentuan yang ada karena secara keseluruhan sangat berperan penting pada generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, akademik, psikologis dan sosial dalam meningkatkan kesadaran pada siswa.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail