Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.409 karya publik ditemukan.

162025: 112025: 12026: 932025: 1832024: 1952023: 2442022: 2242021: 2942020: 572019: 12018: 312017: 802010: 1

Perilaku Bulying pada Peserta Didik Kelas VA SDN 1 Menteng Palangka Raya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Okta Piasih : (2026) Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Kelas V A SDN 1 Menteng Palangka Raya. (pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd dan pembimbing II Putu Wisnu Saputra, M. Pd) Perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan sosial yang serius dan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Perilaku tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga mengganggu perkembangan sosial dan emosional peserta didik secara keseluruhan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya fenomena perilaku bullying pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya yang terjadi dalam berbagai bentuk dan belum mendapatkan penanganan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis bullying yang terjadi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan lima informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas VA, dan tiga peserta didik, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying yang terjadi pada peserta didik kelas VA di SDN 1 Menteng Palangka Raya mencakup tiga jenis utama. Pertama, bullying verbal yang merupakan bentuk paling dominan, diwujudkan melalui ejekan, pemberian julukan negatif, kata-kata kasar, ancaman lisan, dan ucapan yang merendahkan martabat teman. Kedua, bullying fisik yang terjadi dalam bentuk pemukulan, dorongan, tendangan, serta tindakan menyembunyikan dan merusak barang milik teman. Ketiga, bullying sosial yang terjadi dalam bentuk pengucilan, pengabaian, dan tindakan mempermalukan teman di depan umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying tersebut meliputi faktor individu, faktor keluarga, faktor teman sebaya, faktor lingkungan sekolah, serta faktor media sosial dan lingkungan digital. Kelima faktor tersebut saling berkaitan dan berinteraksi dalam membentuk pola perilaku bullying di lingkungan kelas VA.

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembiasaan Karakter Gemar Membaca Pada Siswa Kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ativa, Andin, Gita, 2026. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Dalam Pembiasaan Karakter Gemar Membaca Pada Siswa Kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Dr. I Wayan Dana, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd. Rendahnya karakter gemar membaca pada siswa sekolah dasar masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya yang ditunjukkan oleh belum optimalnya kebiasaan membaca, rendahnya pemanfaatan perpustakaan dan pojok baca, serta masih terbatasnya variasi bahan bacaan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta mendeskripsikan dampak implementasi Gerakan Literasi Sekolah terhadap pembiasaan karakter gemar membaca pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan sembilan informan, terdiri atas kepala sekolah, wali kelas V, kepala perpustakaan, dan enam siswa kelas V. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya telah dilaksanakan dengan baik melalui pembiasaan membaca selama 15-30 menit sebelum pembelajaran dimulai, pemanfaatan pojok baca, perpustakaan sekolah, serta berbagai kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin. Faktor pendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah meliputi komitmen kepala sekolah, keterlibatan guru, pembiasaan membaca yang dilakukan secara konsisten, serta tersedianya perpustakaan dan pojok baca. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan variasi koleksi buku bacaan, belum optimalnya sarana pendukung literasi, dan masih adanya sebagian siswa yang memiliki minat membaca relatif rendah. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat, frekuensi, dan kebiasaan membaca siswa, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, memperkaya kosakata, meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan kembali isi bacaan, serta membentuk karakter gemar membaca pada siswa kelas V SD Negeri 4 Menteng Palangka Raya.

Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Musrofa Triana 2026 : Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, S.Ag., M.Si., Pembimbing II : Heri Kusuma Tarupay, SS.,M.Hum. Skripsi ini membahas tentang kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman, aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru kelas IV sebagai informan utama, kepala sekolah, dan peserta didik sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang positif. Kepala sekolah memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi dalam memilih metode strategi, dan media pembelajaran selama tetap mengacu pada tujuan pembelajaran dan kurikulum yang berlaku. Sekolah juga memberikan motivasi dan supervisi akademik secara berkala untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Kreativitas guru tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang terlihat dari keaktifan, antusiasme, keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tugas.

NILAI -NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM PELAKSANAAN RITUAL NYADIRI DI DESA JALEMU RAYA KECAMATAN RUNGAN BARAT KABUPATEN GUNUNG MAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Eko.2025. Nilai- Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Pelaksaan Ritual Nyadiri Di Desa Jalemu Raya Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharm Acarya Institut Agama Hindu Negeri tampung Penyang ( IAHN-TP) Palangka Raya Pembimbing (I) Dr. Pranata,S.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Serlis Rusandi ,S.Pd.,M.Pd Penelitian ini mengkaji eksistensi nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam Ritual Nyadiri pada suku Dayak Ngaju Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Raya, Kabupaten Gunung Mas. Ritual Nyadiri merupakan upacara pengobatan tradisional untuk merestorasi kesehatan individu (layau hambaruan) yang diyakini jatuh sakit akibat perjumpaan spiritual dengan roh orang mati dalam mimpi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta landasan teori Fungsional Struktural dan Teori Nilai, penelitian ini membedah mekanisme pelaksanaan ritual dan kandungan nilai pendidikan agama Hindu di dalamnya. Hasil penelitian mengungkapkan: Proses Pelaksanaan: Ritual dilakukan melalui tahapan sistematis yang meliputi penyiapan sarana prasarana, penyediaan beras tawur. adapun tahapan pertama yaitu (narinjet behas tawur), tahap kedua (nyaluh patung sadiri) yakni menyemburkan sirih pinang ke patung Sadiri sebagai simbol pengganti diri. Puncak ritual atau tahapan terakhir ditandai dengan pengantaran sesajen beserta tambak dan pembukaan bungkusan hambaruan oleh pemimpin upacara (Basir) di dalam mangkuk kecil (tambak); jika ditemukan tanda baik, beras hariten akan diletakkan di kepala pasien sebagai simbol kembalinya jiwa yang sehat. Nilai-Nilai Pendidikan Hindu: Nilai Tattwa (Ketuhanan): Tercermin pada penggunaan mantra oleh Basir sebagai bentuk komunikasi dan permohonan doa kepada Ranying Hatalla Langit (Tuhan) serta penghormatan kepada Sahur Parapah (roh leluhur) sebagai manifestasi-Nya. Nilai Etika: Teperliat pada kepatuhan peserta ritual terhadap aturan-aturan adat dan tata cara pelaksanaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nilai Upacara: Menitik beratkan pada aspek keyakinan bahwa ritual merupakan media penghubung manusia dengan kekuatan spiritual untuk memohon perlindungan dari segala musibah dan penyakit.

Keterampilan Komunikasi Terhadap Public Speaking Mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Public speaking merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu dalam mendukung kegiatan akademik maupun persiapan memasuki dunia kerja. Namun, kemampuan public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu IAHN Tampung Penyang Palangka Raya belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi terhadap public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya serta mengukur besarnya pengaruh yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana menggunakan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu, yang mengindikasikan bahwa semakin baik keterampilan komunikasi yang dimiliki mahasiswa maka semakin tinggi pula kemampuan public speaking-nya. Pengaruh tersebut dibuktikan melalui nilai signifikansi sebesar 0,001 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun kontribusi keterampilan komunikasi terhadap public speaking sebesar 27,3% sedangkan 72,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini seperti kepercayaan diri, penguasaan materi, kemampuan storytelling dan pengalaman berbicara di depan umum. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan keterampilan komunikasi perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas public speaking mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu IAHN Tampung Penyang Palangka Raya.

Peran Pasraman Parawei dalam Pembiasaan Kegiatan Keagamaan Hindu Kaharingan pada Anak Pasraman di Desa Petaк Ваhandang Кесамatan Kurun Kebupaten Gunung Mas

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lilis Sriani, 2026. Peran Pasraman Parawei dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman di Desa Petak Bahandang Kec. Kurun Keb. Gunung Mas. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H, Pembimbing II, Megawati, S., Pi.M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang peran Pasraman Parawei dalam pembiasan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman di Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kebupaten Gunung Mas. Fenomena yang terjadi di lapangan ditemukan masalah, yakni terdapat adanya anak Pasraman yang belum terbiasa dalam pembiasaan kegiatan keagamaan. Berdasarkan dari latar belakang penelitian ini mengkaji tentang: 1). Bagaimana peran Pasraman Parawei dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman. 2). Apa faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman. 3). Bagaimana dampak peran Pasraman Parawei dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman di Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, mendeskripsikan dan menganalisis peran Pasraman Parawei dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman. Untuk mengkaji secara mendalam rumusan masalah dikaji menggukan Teori Peran dan Humanistik. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan pendekaan kualitatif. Teknik penetuan informan yang digunakan yaitu Porposive. Teknik analisis data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Pasraman, Guru Pasraman, Siswa Pasraman dan Orang tua siswa/siswi Pasraman Parawei. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Berdasarkan dari penelitian dan analisis dengan menggunakan Teori Peran dan Humanistik, ditemukan bahwa, Pasraman Parawei mempunyai peran dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan, dalam membentuk karakter religius, Pendidikan Agama Hindu, Penguatan Sradha dan Bhakti dan Pengembangan Kreativitas dan Keterampilan pada Anak Pasraman. Pasraman Parawei dalam perannya dalam pembiasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan pada anak pasraman, mempunyai faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukung yaitu, dukungan orang tua dan dukungan Guru Pasraman. faktor penghambat yaitu, siswa kurang aktif, kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya kedisiplinan siswa, dan perilaku siswa yang beragam. Pasraman Parawei dalam peran pembiaasaan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan mempunyai dampak yakni, membentuk karakter anak Pasraman, meningkatkan Sradha dan Bhakti anak Pasraman, dan mengembangkan kretivitas dan keterampilan anak Pasraman

Pengaruh Penggunaan Media Papan Bilangan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V.A Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 2 Menteng

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sultema, 2026. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H, Putu Wisnu Saputra, M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Penggunaan Media Papan Bilangan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V.A Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 2 Menteng Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan media papan bilangan terhadap hasil belajar siswa kelas V.A pada mata pelajaran Matematika materi KPK dan FPB di SDN 2 Menteng. Hasil belajar siswa masih belum optimal sehingga penggunaan media papan bilangan diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan bilangan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V.A di SDN 2 Menteng. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini melibatkan 23 siswa kelas V.A SDN 2 Menteng. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 69,35, sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 83,70, sehingga terjadi peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media papan bilangan. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 sehingga data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon SignedRank yang memperoleh Z = -4,284 dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Hasil analisis N-Gain sebesar 0,5386 menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan bilangan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa

Pengaruh Penggunaan Media Papan Pengetahuan Terhadap Minat Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 1 Menteng Palangka Raya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gresti Vionae, 2026. pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Fakultas Dharma Acarya, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka raya. Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, M.Pd.H Pembimbing II Krisma Natalia, M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 1 Menteng. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, seperti media papan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode preexperimental dan desain one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di kelas IV A SDN 1 Menteng pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 31 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media papan pengetahuan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan hasil uji-t berpasangan yang memperoleh nilai signifikansi sebesar <0,001 lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Penggunaan media papan pengetahuan membuat siswa lebih aktif, antusias, serta lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media papan pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap minat belajar IPAS siswa kelas IV SDN 1 Menteng.

Partisipasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan dalam Event Seni Budaya di Kampus IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nesti Lina, 2026. Partisipasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan Dalam Event Seni Budaya Di Kampus IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Pembimbing I: Dr. Pranata, S.Pd.,M.Pd Pembimbing II: Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.A Partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya merupakan salah satu bentuk pengembangan potensi, kreativitas, dan kompetensi profesional mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya masih tergolong rendah dan cenderung didominasi oleh mahasiswa yang sama dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut mendorong perlunya penelitian untuk memahami bagaimana mahasiswa memaknai pentingnya partisipasi, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam event seni budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, pada Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, meliputi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, serta panitia penyelenggara event seni budaya. Teori yang digunakan yaitu teori fenomenologi oleh Edmund Husserl (1970) dan Self-Determination Theory (SDT) oleh Deci dan Ryan (1985). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, studi kepustakaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai partisipasi dalam event seni budaya sebagai sarana pengembangan diri, pembentukan profesionalisme calon guru dan pelestarian seni budaya. Faktor yang mempengaruhi partisipasi terdiri atas faktor internal, yaitu minat dan hobi, serta motivasi mahasiswa dan faktor eksternal seperti kurangnya ajakan dari teman dan senior, tuntutan akademik dari mata kuliah, dominasi cabang seni tertentu, benturan jadwal latihan dengan tugas perkuliahan dan salah paham pendapat antar mahasiswa selama proses latihan untuk penampilan. Program studi telah berupaya dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa dengan berbagai kebijakan dan dukungan yang telah dilaksanakan. Selain itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni dan Kegamaan sebagai pihak yang berpartisipasi secara langsung juga berharap agar IAHN Tampung Penyang Palangka Raya dapat memberikan perhatian terhadap berbagai cabang seni dan sikap saling merangkul antar mahasiswa.

PENDEKATAN PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN OLEH DAMANG KEPALA ADAT BERBASIS RESTORATIF JUSTICE ANTARA MASYARAKAT DENGAN PERSEROAN TERBATAS KARYA DEWI PUTRA DI DESA RANTAU ASEM

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tampusuk, 23MHA004, 2026, Pendekatan Penyelesaian Sengketa Lahan Oleh Damang Kepala Adat Berbasis Restoratif justice Antara Masyarakat Dengan Perseroan Terbatas Karya Dewi Putra Di Desa Rantau Asem, Pembimbing 1 Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., Pembimbing 2 Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan penyelesaian sengketa lahan berbasis restorative justice yang diterapkan oleh Damang Kepala Adat antara masyarakat dengan PT. Karya Dewi Putra di Desa Rantau Asem, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya, serta mengkaji implementasi prinsip-prinsip restorative justice dalam penyelesaian sengketa berdasarkan hukum adat Dayak. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan Damang Kepala Adat , mantir adat, masyarakat yang bersengketa, dan pihak perusahaan, serta didukung observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme adat yang mengedepankan dialog, musyawarah, mediasi adat, partisipasi aktif para pihak, pemberian kesempatan yang seimbang untuk menyampaikan kepentingan, serta kesepakatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian dan pemulihan hubungan sosial. Pendekatan tersebut tidak hanya menghasilkan penyelesaian sengketa yang diterima oleh para pihak, tetapi juga menjaga keseimbangan, ketertiban, dan keharmonisan dalam masyarakat adat Dayak. Faktor pendukung pelaksanaan penyelesaian sengketa meliputi kewibawaan lembaga adat, kepatuhan masyarakat terhadap hukum adat, dan keterlibatan para pihak dalam proses musyawarah, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kepentingan, terbatasnya pengakuan terhadap putusan adat, serta kompleksitas sengketa yang melibatkan badan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan penyelesaian sengketa lahan oleh Damang Kepala Adat berbasis restorative justice merupakan mekanisme yang efektif dalam mewujudkan keadilan yang bersifat restoratif, menjaga harmoni sosial, serta dapat menjadi alternatif penyelesaian sengketa yang perlu diperkuat melalui sinergi antara hukum adat dan hukum nasional. Tampusuk, 23MHA004, 2026. A Restorative Justice-Based Land Dispute Resolution Approach by the Damang Kepala Adat Between the Community and the Limited Liability Company Karya Dewi Putra in Rantau Asem Village, Supervisor I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., Supervisor II: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. This study aims to analyze the restorative justice-based land dispute resolution approach implemented by the Damang Kepala Adat between the community and PT. Karya Dewi Putra in Rantau Asem Village, identify factors influencing its implementation, and examine the implementation of restorative justice principles in dispute resolution based on Dayak customary law. The study used empirical legal methods with a qualitative approach and case studies. Data were obtained through interviews with the Damang Kepala Adat , the customary leader, the disputing community, and the company, supported by observation and documentation studies. Data were analyzed using descriptive qualitative methods. The research results indicate that dispute resolution is carried out through customary mechanisms that prioritize dialogue, deliberation, customary mediation, active participation of the parties, equal opportunity to express interests, and agreements oriented towards redressing losses and restoring social relations. This approach not only results in dispute resolutions acceptable to the parties but also maintains balance, order, and harmony within the Dayak indigenous community. Supporting factors for dispute resolution include the authority of customary institutions, community compliance with customary law, and the involvement of the parties in the deliberation process. While inhibiting factors include differing interests, limited recognition of customary decisions, and the complexity of disputes involving legal entities. This research concludes that the restorative justice-based approach to land dispute resolution by the Damang Kepala Adat is an effective mechanism for realizing restorative justice, maintaining social harmony, and can be an alternative dispute resolution that needs to be strengthened through synergy between customary law and national law. Keywords: Restorative Justice, Damang Kepala Adat , Land Disputes, Dayak Customary Law.

Analisis Hubungan Antara Pekerjaan Orang tua Sebagai Penambang Emas dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Di SDN Petuk Liti 1

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Santi, 2026. Tri Aspiyana, M.Pd., Krisma Natalia, M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Analisis Hubungan Antara Pekerjaan Orang Tua Sebagai Penambang Emas Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Di SDN Petuk Liti 1 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi sebagian besar orang tua siswa di SDN Petuk Liti 1 yang bekerja sebagai penambang emas sehingga diduga memiliki hubungan dengan motivasi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan orang tua sebagai penambang emas dengan motivasi belajar siswa kelas IV di SDN Petuk Liti 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV, sedangkan sampel penelitian sebanyak 19 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu siswa yang orang tuanya bekerja sebagai penambang emas. Instrumen penelitian berupa angket pekerjaan orang tua dan angket motivasi belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pekerjaan orang tua sebagai penambang emas dengan motivasi belajar siswa kelas IV di SDN Petuk Liti 1. Hasil uji korelasi Spearman Rank memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,550 dengan nilai signifikansi 0,015 (p 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa tingkat hubungan berada pada kategori sedang dengan arah hubungan positif. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan orang tua sebagai penambang emas memiliki hubungan dengan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara orang tua, guru, dan sekolah dalam memberikan perhatian, pendampingan, serta dukungan terhadap proses belajar siswa agar motivasi belajar tetap terpelihara.

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KOTA PALANGKA RAYA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TRISNAWATIE, 2026, Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Pelecehan Seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya.Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH, MH. Pembimbing II Budiarto Santoso,M.H Pelecehan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana yang berdampak serius terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial korban sehingga memerlukan perlindungan hukum yang komprehensif. Atas asumsi tersebut maka penelitian ini mengangkat rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban pelecehan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palangka Raya, (2) Apa hambatan dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak korban pelecehan seksual oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban pelecehan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palangka Raya serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis hukum, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP3APPKB Kota Palangka Raya telah melaksanakan perlindungan hukum melalui penerimaan pengaduan, asesmen, pendampingan hukum, pendampingan psikologis, penyediaan safe house, serta koordinasi dengan kepolisian, kejaksaan, pengadilan, rumah sakit, dan instansi terkait. Selain itu, upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa rendahnya kesadaran hukum masyarakat, tekanan sosial yang menyebabkan korban enggan melapor, keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana, serta trauma psikologis yang dialami korban. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi antarinstansi, penguatan sumber daya, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat agar perlindungan hukum terhadap anak korban pelecehan seksual dapat terlaksana secara optimal. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak Korban Pelecehan Seksual, DP3APPKB Kota Palangka Raya.

NILAI -NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM PELAKSANAAN RITUAL NYADIRI DI DESA JALEMU RAYA KECAMATAN RUNGAN BARAT KABUPATEN GUNUNG MAS

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Eko.2025. Nilai- Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Pelaksaan Ritual Nyadiri Di Desa Jalemu Raya Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharm Acarya Institut Agama Hindu Negeri tampung Penyang ( IAHN-TP) Palangka Raya Pembimbing (I) Dr. Pranata,S.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Serlis Rusandi ,S.Pd.,M.Pd Penelitian ini mengkaji eksistensi nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam Ritual Nyadiri pada suku Dayak Ngaju Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Raya, Kabupaten Gunung Mas. Ritual Nyadiri merupakan upacara pengobatan tradisional untuk merestorasi kesehatan individu (layau hambaruan) yang diyakini jatuh sakit akibat perjumpaan spiritual dengan roh orang mati dalam mimpi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta landasan teori Fungsional Struktural dan Teori Nilai, penelitian ini membedah mekanisme pelaksanaan ritual dan kandungan nilai pendidikan agama Hindu di dalamnya. Hasil penelitian mengungkapkan: Proses Pelaksanaan: Ritual dilakukan melalui tahapan sistematis yang meliputi penyiapan sarana prasarana, penyediaan beras tawur. adapun tahapan pertama yaitu (narinjet behas tawur), tahap kedua (nyaluh patung sadiri) yakni menyemburkan sirih pinang ke patung Sadiri sebagai simbol pengganti diri. Puncak ritual atau tahapan terakhir ditandai dengan pengantaran sesajen beserta tambak dan pembukaan bungkusan hambaruan oleh pemimpin upacara (Basir) di dalam mangkuk kecil (tambak); jika ditemukan tanda baik, beras hariten akan diletakkan di kepala pasien sebagai simbol kembalinya jiwa yang sehat. Nilai-Nilai Pendidikan Hindu: Nilai Tattwa (Ketuhanan): Tercermin pada penggunaan mantra oleh Basir sebagai bentuk komunikasi dan permohonan doa kepada Ranying Hatalla Langit (Tuhan) serta penghormatan kepada Sahur Parapah (roh leluhur) sebagai manifestasi-Nya. Nilai Etika: Teperliat pada kepatuhan peserta ritual terhadap aturan-aturan adat dan tata cara pelaksanaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nilai Upacara: Menitik beratkan pada aspek keyakinan bahwa ritual merupakan media penghubung manusia dengan kekuatan spiritual untuk memohon perlindungan dari segala musibah dan penyakit.

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA HINDU DI SMPN SE KECAMATAN TEWANG SANGALANG GARING KABUPATEN KATINGAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Siswa yang memiliki keterampilan perlu mendapat perhatian lebih serius dalam pendidikan terutama dalam bidang pendidikan agama Hindu, yang tidak hanya tentang teori semata namun juga dalam upaya pembinaan dan pendampingan guna mengembangkan keterampilan keagamaan dan keterampilan kecakapan hidup lainnya. Guru tidak hanya dituntut menyusun rencana pengajaran, tetapi guru juga harus mentransfer kecakapan kata yang terkandung dalam materi yang disajikan, maka dalam proses kegiatan belajar bidang studi agama Hindu, tidak terlepas dari tugas dan tanggung jawab guru sebagai tenaga pendidik dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan belajar agama untuk mencapai kedewasaan, kejiwaan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis lebih dalam mengenai kendala, Strategi dan Implikasi guru dalam mengembangkan keterampilan siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMPN Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Kendala yang dialami oleh guru agama Hindu di dalam mengembangkan keterampilan siswa agama Hindu yaitu kendala penguasaan keterampilan yang dimiliki, kendala kualitas sumber daya, kendala motivasi siswa , kendala perbedaan kemampuan siswa, kendala dalam hal penguasaan teknologi. Strategi guru dalam mengatasi kendala, berupaya melaksanakan pembelajaran dengan baik. dengan menggunakan media yang tersedia, melakukan berbagai belajar mandiri dari media online dan mengikuti berbagai pelatihan, diklat dan workshop. Menciptakan suasana pembelajaran yang positif, metode pembelajaran yang interaktif, memberikan motivasi, melakukan langkah mengamati, menanyakan, menyeleksi, memberikan praktek. Implikasi siswa tetap mendapatkan materi, memiliki keterampilan yang diharapkan, Dapat mempraktekannya, menonton dan mendengarkan kandayu, tandak dan karungut, yang disesuaikan dengan bakat dan minat siswa. Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baru, untuk diimplementasikan dalam proses belajar mengajar di kelas, siswa menjadi lebih semangat belajar, mampu berprestasi baik secara akademik maupun prestasi di keterampilannya. siswa menjadi berani, tidak takut dan grogi untuk mengikuti berbagai perlombaan sesuai dengan keterampilan yang mereka kuasai. guru mendapatkan penambahan pengetahuan baru melalui diklat atau wokshop.

ANALISIS TERHADAP PUTUSAN PERKARA PERDATA NOMOR : 5/PDT.G/2015/PN Klk PENGADILAN NEGERI KUALA KAPUAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

MELA SHAPITRI, 2025 : Analisis Terhadap Putusan Perkata Perdata Nomor : 5/PDT .G/2015S/PN Klk Pengadilan Negeri Kuala Kapuas. Skripsi Strata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Agung Adi, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Budiarto Santoso, M.H Penelitian ini membahas “Analisis Putusan Perkara Perdata Nomor: 5/PDT.G/2015S/PN Klk Pengadilan Negeri Kuala Kapuas” Mengenai Sengketa Lahan di Desa Saka Kajang dan Desa Henda, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara sengketa lahan antara masyarakat desa Saka Kajang dan Desa Henda di Pengadilan Negeri Kuala Kapuas dan upaya hukum dan penyusunan kembali gugatan oleh penggugat setelah putusan yang mengabulkan eksepsi tergugat di tinjau ketentuan hukum acara perdata di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif dan empiris, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif dengan landasan teori Kepastian Hukum dan Perlindungan Hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa lahan berakar pada tumpang tindih klaim yang diperparah oleh lemahnya pembuktian kepemilikan tanah. Dalam kondisi ini, Hakim tidak hanya berorientasi pada formalisme hukum, melainkan berupaya mewujudkan keadilan substantif. Sintesis pertimbangan atas alat bukti dan penegakan Kepastian Hukum mengindikasikan adanya keseimbangan antara aspek yuridis dan keadilan, mencerminkan fungsi Perlindungan Hukum Hakim dalam mencari kebenaran materiil di tengah keterbatasan bukti formil. Disimpulkan, Putusan Pengadilan Negeri Kuala Kapuas memiliki dasar hukum kuat dan telah mencapai keseimbangan antara penegakan hukum positif dan keadilan masyarakat, namun penyelesaian akhir yang komprehensif memerlukan dukungan implementatif dari berbagai pihak demi terciptanya keadilan dan ketertiban sosial yang berkelanjutan di wilayah sengketa. Kata Kunci: Analisis Hukum, Putusan Pengadilan Negeri, Sengketa Lahan

PENGANTAR METODOLOGI PENELITIAN HUKUM: KAJIAN PENELITIAN NORMATIF, EMPIRIS, PENULISAN PROPOSAL, LAPORAN SKRIPSI DAN TESIS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan bahan-bahan perkuliahan pada program S-2 Ilmu Hukum Tata Negara yang disadur dari berbagai referensi, buku-buku dan peraturan perundang-undangan sehingga menjadi buku ajar dalam “Metodologi Penelitian Hukum”. Melalui buku ini penulis berharap dapat memberikan kontribusi kepada semua pihak yang melakukan penelitian ilmu hukum. Oleh karena itu, kehadiran buku ini juga dapat menjadi referensi untuk akademisi dan praktisi dalam memahami metodologi penelitian hukum.

METODOLOGI PENELITIAN BIDANG HUKUM : Suatu Pendekatan Teori dan Praktik

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku "Metodologi Penelitian Bidang Hukum: Suatu Pendekatan Teori dan Praktik" adalah panduan esensial bagi peneliti, mahasiswa, dan praktisi hukum yang tengah memperdalam pemahaman mereka tentang ilmu penelitian hukum. Buku ini membuka pintu ke dunia penelitian hukum dengan membahas konsep mendasar seperti pencarian kebenaran dan etika, serta karakteristik khusus yang perlu diperhatikan dalam penelitian hukum. Selain itu, buku ini menyoroti dinamika hukum yang berkembang saat ini, membantu pembaca memahami perubahan dan isu-isu terkini dalam bidang hukum. Buku ini juga memberikan panduan langkah demi langkah dalam merumuskan masalah, merancang hipotesis, memilih sumber data, dan mengaplikasikan berbagai metode penelitian, mulai dari kualitatif hingga kuantitatif. Selain itu, buku ini juga membahas mengenai pengembangan metode penelitian hukum untuk masa depan. Dengan pendekatan studi kasus dan sejarah, buku ini membantu pembaca mengintegrasikan teori dengan praktik penelitian hukum yang relevan, menjadikannya sumber daya berharga dalam menguasai seni penelitian hukum. Buku ini bukan hanya panduan teoritis, tetapi juga praktis, yang memandu pembaca melalui proses penelitian dari awal hingga akhir. Dengan penekanan pada teori, pendekatan, dan praktik. Buku ini adalah alat yang sangat berguna bagi mereka yang ingin menjembatani kesenjangan antara teori dan aplikasi dalam disiplin ilmu hukum yang dinamis.

Metodologi Penelitian Hukum : Panduan Komprehensif Penulisan Ilmiah Bidang Hukum

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan salah satu buku referensi yang menawarkan pedoman menyeluruh bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi hukum dalam melaksanakan penelitian ilmiah yang sistematis. Bab I membahas dasar-dasar metodologi penelitian hukum, termasuk pengertian, tujuan, dan ruang lingkupnya. Penulis menekankan pentingnya memahami metodologi untuk mengkaji isu-isu hukum secara mendalam dan terarah. Bab II mengeksplorasi penggunaan teori dan konsep dalam merumuskan masalah penelitian, menyusun hipotesis, serta menentukan variabel yang relevan. Bab III menguraikan metode penelitian hukum yang mencakup pendekatan normatif, empiris, dan campuran (mixed methods), dengan penjelasan rinci tentang penerapannya. Bab IV menyajikan panduan untuk menyusun laporan penelitian hukum, mulai dari struktur laporan hingga etika dan integritas penulisan ilmiah. Buku ini dirancang untuk membantu pembaca memahami langkah-langkah praktis dalam menyusun penelitian hukum yang valid dan kredibel, serta memberikan contoh nyata yang memperkuat konsep-konsep metodologis yang disajikan.

Metodologi Penelitian Hukum

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Metode Penelitian Hukum merupakan sebuah ikhtiar untuk mencari kebenaran hukum terhadap permasalahan di dalam hukum. Penelitian hukum merupakan kegiatan untuk menemukan aturan hukum, norma-norma hukum, atau doktrin-doktrin hukum, dengan tujuan untuk menjawab permasalahan hukum yang dihadapi. Hal ini konsisten dengan karakteristik ilmu hukum yang bersifat preskriptif. Berbeda dengan penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk menghasilkan argumen, teori, atau konsep baru sebagai pedoman dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Besar harapan buku ini dapat menjadi bahan bacaan dan referensi bagi mahasiswa Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana, pengajar Metode Penelitian Hukum serta peneliti hukum. Sehingga buku ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Buku ini terdiri dari tiga belas bab, Pertama Pengertian dan Ruang Lingkup Penelitian Hukum, Kedua Konsep dasar dan Karakteristik Penelitian Hukum, Ketiga Perumusan Masalah dan Hipotesis Penelitian Hukum, Keempat Kajian Pustaka dan Kerangka Teoritis Penelitian Hukum, Kelima Jenis-jenis penelitian Hukum, Keenam Strategi dan Metode Penelitian Hukum, Ketujuh Etika Penelitian Hukum, Kedelapan Penulisan Proposal dan Laporan Penelitian Hukum, Kesembilan Penelitian Hukum Komparatif, Kesepuluh Penelitian Socio Legal, Kesebelas Penelitian Hukum Normatif, Keduabelas Penelitian Hukum Empiris, Ketigabelas, Pengembangan Metode Penelitian Hukum untuk Penelitian masa depan.

PROSES PENYELESAIAN KASUS PERKELAHIAN MELALUI HUKUM ADAT DAYAK NGAJU (Studi Kasus Di Rantau Asem Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK CUT JORDI SETIAWAN, 2025. Proses Penyelesaian Kasus Perkelahian Melalui Hukum Adat Dayak Ngaju ( Studi Kasus di Desa Rantau Asem Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan). Skripsi, Prodi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Stepenson, S.Ag.,M.H Pembimbing II I Kadek Kartika Yase, M.H Masyarakat suku Dayak di Desa Rantau Asem Kecamatan Katingan Tengah umumnya masih menggunakan hukum adat sebagai sarana untuk menyelesaikan berbagai persoalan adat yang muncul di lingkungan mereka. Salah satu kasus yang melanggar norma adat adalah kasus perkelahian. Kasus perkelahian merupakan suatu bentuk konflik yang dapat terjadi antara individu atau kelompok dalam masyarakat. Di Desa Rantau Asem Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan telah terjadi konflik antar individu yang disebabkan oleh pengaruh minuman keras. Dalam hal ini, kasus perkelahian yang pernah terjadi di Desa Rantau Asem diselesaikan melalui hukum adat Dayak Ngaju. Permasalahan yang diteliti dalam penulisan ini adalah (1) Bagaimana proses penerapan sanksi adat terhadap kasus perkelahian di Desa Rantau Asem? (2) Apa dampak dari penerapan sanksi adat terhadap pelaku dan korban? (3) Bagaimana efektivitas penerapan sanksi adat terhadap kasus perkelahian? Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan aspek hukum empiris guna untuk memahami hukum yang hidup dalam masyarakat. Adapun metode atau teknik dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori yang digunakan sebagai dasar analisis dalam penelitian ini menggunakan teori penyelesaian sengketa, teori restorative justice dan teori efektivitas hukum. Teknik penentuan informan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data induktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah proses penerapan sanksi adat dan dampak dari penyelesaian kasus perkelahian melalui hukum adat Dayak Ngaju di Desa Rantau Asem Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. Dalam penjatuhan sanksi dan penyelesaian sengketa tersebut di selesaikan secara hukum adat dengan proses musyawarah mufakat. Kemudian pihak yang dinyatakan bersalah dibebankan biaya pengobatan terhadap korban dan di beri sanksi adat yaitu membayar denda adat berupa uang, sesuai keputusan dari hasil musyawarah oleh kedua belah pihak. Kata Kunci: Perkelahian, Hukum Adat, Dayak Ngaju