ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Renol. 2026: Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Prestasi Belajar
Siswa Kelas V-B SDN 6 Palangka. Program Studi Pendidikan Guru
Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu
Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.
Pranata, S.Pd., M.Si, dan Pembimbing II Serlis Rusandi, M.Pd.
Penelitian ini membahas tentang pengaruh model pembelajaran Project
Based Learning (PjBL) terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS
kelas V-B SDN 6 Palangka. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan
peneliti, proses pembelajaran IPAS masih cenderung menggunakan pembelajaran
yang berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti
pembelajaran dan prestasi belajar siswa belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan
penerapan model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam
proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap prestasi belajar siswa pada
mata pelajaran IPAS kelas V-B SDN 6 Palangka.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen
dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel
dalam penelitian ini berjumlah 24 siswa kelas V-B SDN 6 Palangka. Instrumen
penelitian yang digunakan berupa angket untuk mengukur penerapan model
pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan tes esai berupa pretest dan
posttest untuk mengukur prestasi belajar siswa. Teknik analisis data yang
digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji regresi linear
sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25.
Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa sebelum diterapkan
model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) diperoleh nilai pretest dengan
nilai minimum 15, nilai maksimum 65, nilai rata-rata 33,33, dan standar deviasi
12,655. Setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL)
diperoleh nilai posttest dengan nilai minimum 45, nilai maksimum 95, nilai ratarata 74,58, dan standar deviasi 12,676, sehingga menunjukkan adanya peningkatan
prestasi belajar siswa. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi nilai sig.
prestasi belajar siswa yaitu 0,366 > 0,05, sehingga data penelitian berdistribusi
normal. Selanjutnya, hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 7,749 lebih besar
daripada t tabel sebesar 1,717, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project
Based Learning (PjBL) terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS
kelas V-B di SDN 6 Palangka
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kondisi siswa yang ideal pada Kurikulum Merdeka Belajar adalah siswa yang aktif dalam pembelajaran, dimana pembelajaran terpusat pada siswa dan tidak lagi pada guru. Namun hasil observasi menunjukan siswa belum sepenuhnya dapat mengikuti perubahan kurikulum Merdeka Belajar, hal ini ditunjukkan dengan adanya sikap bosan dan sikap pasif dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada kemampuan mereka untuk memahami materi secara menyeluruh. Solusinya adalah pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif melalui media pembelajaran Canva. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penggunaan media Canva dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Agama Hindu di SMPN 8 Palangka Raya. Teori hierarki kebutuhan Maslow dan teori konstruktivisme yang menjadi landasan penelitian ini. Metode yang digunakan adalah pre-experimental group dengan model one-group pre-test and post-test design yang digunakan untuk mengukur motivasi, kreativitas dan hasil belajar siswa kelas VIII di SMPN 8 Palangka Raya. Instrumen tes berbentuk kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert untuk mengukur motivasi dan kreativitas siswa sedangkan tes dalam bentuk soal untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini sebagai berikut : 1) Motivasi belajar siswa Hindu kelas VIII di SMPN 8 Palangka Raya bernilai 73,7 % yang termasuk dalam kategori motivasi tingkat tinggi. 2) Tingkat kreativitas siswa mencapai 76%, yang masuk dalam kategori tingkat kreativitas yang tinggi. 3) N-Gain Score siswa rata-rata nilai yang diraih yaitu 0,65 dimana termasuk dalam N-Gain kategori sedang, dengan 5 orang siswa yang termasuk dalam kategori N-Gain tinggi (55.5%), sedangkan 4 orang dalam N-Gain kategori sedang (44.4%). Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva terhadap kreativitas, motivasi, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMPN 8 Palangka Raya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Debi Seliang. 2024. Dr. Pranata, S.P d., M.Si., Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penerapan Model Kooperatif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 8 Menteng Palangka Raya. Hasil belajar merupakan kompetensi atau kemampuan tertentu yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dan meliputi keterampilan kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Penomena yang terjadi pada siswa kelas V yang menunjukan hasil belajar yang rendah masih dibawah nilai KKM 70. Penelitian dilatar belakangi dalam masih banyak siswa yang kurang aktif saat proses pembelajaran yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti sumber buku. Di sisi lain penggunaan model, metode dan pendekatan yang monoton mempengaruhi keaktifan belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model kooperatif pada pembelajaran bahasa indonesia dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Penelitian yang digunakan ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dilaksanakan siklus prasiklus. Subjek penelitian ini adalah siswa yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan berupa (a) observasi, (b) tes, (c) penilaian aktivitas siswa,(a) penilaian aktivitas siswa. prosedur penelitian tindakan meliputi tahap: (b) perencanaan tindakan, (c) observasi, (pengamatan) terhadap tindakan, dan (d) refleksi terhadap tindakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa pada pra siklus sebesar 60,1 ( dengan kategori cukup).hasil siklus I pada aktivitas siswa 84( dengan kategori baik) dengan nilai rata-rata 65,90,dan ketuntasan belajar siswa sebesar 63% %,siklus II pada aktivitas siswa 96( dengan kategori sangat baik) dengan nilai rata-rata 81,06 dan ketuntasan belajar siswa 84%.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mawarni, Ega. 2023. Peran Guru Agama Hindu dalam Meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan PakuKabupaten Barito Timur. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd Skripsi ini mengkaji tentang peran guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur, Pendidikan Agama Hindu merupakan salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan moral anak baik menyangkut kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat, pendidikan agama hindu bermaksud untuk menanamkan sifat sopan santun terhadap sesama manusia agar anak mempunyai sikap yang beriman, akhlak yang mulia mencangkup etika moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama yang mencerminkan harkat dan martabat sebagai makhluk Tuhan. Berdasarkan latar belakang belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai berikut: (1) Bagaimana moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? (2) Bagaimana upaya yang dilakukan guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa agama hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur ? (3)Bagaimana kendala dalam meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan khususnya peran guru agama Hindu dalam meningkatkan moral siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori Behavioristik dan (2) Teori Kendala. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang beralokasikan di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder . Subjek dalam penelitian ini yakni guru agama Hindu, siswa Hindu, dan kepala sekolah SDN Kalamus. Metode dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menganalisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Moral siswa Hindu memiliki kurangnya soan santun, dan kurangnya kepedulian terhadap sesama (2) Upaya Guru agama Hindu dalam meningkatkan moral Siswa hindu diperlukan cara dan stimulus yang tepat menyenangkan dari seorang guru dan memberi contoh teladan yang baik untuk anak didiknya, sehingga anak didiknya bisa memerapkan hal-hal positif di dalam dirinya dengan cara memberi teguran dan nasehat, serta memberikan arahan (3) Kendala dalam Meningkatkan Moral faktor dari lingkungan keluarga yang kurang memberi perhatian kepada anak sehingga hal tersebut yang menjadi kendala moral siswa , faktor dari lingkungan pertemanan yang membawa ke jalan yang negatif, serta anak yang melihat temannya melakukan hal yang tidak senonoh ia malah terpengaruh dan mengikut kelakuan temannya yang tidak baik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Peranan Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri Se-Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau” dan dilatarbelangi karena guru agama Hindu masih terlihat kurang tau apa peranannya dalam proses pembelajaran disekolah serta masih terlihat minimnya mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu. Untuk mengkaji lebih dalam tentang peranan guru agama Hindu maka penelitian ini terdapat 3 (tiga) rumusan masalah : (1) Bagaimana peranan guru agama Hindu dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (2) Apakah kendala yang dihadapi guru agama Hindu dalam meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (3) Bagaimana strategi guru agama Hindu dalam peningkatan mutu pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri se-Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini menggunakan teori peran, teori kendala dan teori Behaviorisme. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu data studi lapangan diperoleh dari wawancara, observasi, dan arsip atau dokumentasi, yang menjadi sampel penelitian yaitu SMP Negeri 1 Kahayan Tengah, SMP Negeri 2 Kahayan Tengah, SMP Negeri 3 Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Informan yang diambil terdiri dari Kepala Sekolah, Guru agama Hindu dan Siswa yang beragama Hindu yang memenuhi kriteria untuk memecahkan rumusan masalah. Hasil penelitian ini setelah dikaji menunjukan beberapa hal sebagai berikut: (1) Peranan guru bukan hanya memberikan materi pelajaran akan tetapi berperan juga sebagai sumber belajar, sebagai Fasilitator, sebagai Pengelola, sebagai Demonstrator, sebagai Pembimbing, sebagai Motivator dan sebagai Evaluator. (2) Kendala yang dihadapi oleh guru ada Faktor Internal adalah Kwalitas/Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu Masih Kurang, Kurang Persiapan Dalam Mengajar, Kurangnya penguasaan metodologi pembelajaran, Faktor eksternal yaitu terdapat pada Sarana prasarana, Minat Siswa dan Lingkungan. (3) Strategi yang dilakukan yaitu dengan Meningkatkan Kompetensi Diri (Guru) Pendidikan Agama Hindu, Melengkapi Perangkat Pembelajaran, Disiplin/Profesional, serta Pengadaan Sarana Prasarana pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Menyediakan lingkungan belajar yang kondusif. Kata Kunci : Peranan guru, Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, Siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MIRA ASMARA, 2020. Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Visual Mata Pelajaran Agama Hindu Siswa Kelas VIIISMP Negeri1 Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas.FakultasDharma Acarya. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing IDr. Drs. I Wayan Karya.,M.Pd.,M.Sidan Pembimbing IIHendri, S. Ag., M. Si Dalam proses belajar mengajar Media itu tidak dapat dipisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran di sekolah pada khususnya. Begitu juga halnya fenomena yang terjadi dalam proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Manuhing RayaKelurahan TehangKabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah, penerapan media pembelajaran telah dilakukan demi tercapainya hasil belajar yang diinginkan akan tetapi belum diketahui apakah penggunaan media pembelajaran berbasis visual tersebut dapat berpengaruh terhadap hasil atau prestasi belajar siswa dalam Perspektif Pendidikan Agama Hindu. Dari gambaran di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Hindu Dalam Mata Pelajaran Agama Hindu di SMP Negeri 1 Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas? Manfaat Penelitian adalah Memberikan suatu masukan kepada guru Agama Hindu agar dapat menggunakan media pengajaran sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 18 siswa Hindu kelas VIIISMP Negeri 1 Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas,sedangkan Sampel Penelitian berupa sampel total yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik Pengumpulan Data menggunakan Teknik Observasi, wawancara, dokumentasi dan eksperimen. Teknik Analisa Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Uji t, yaitu untuk mengetahui tentang pengaruh penerapan media pembelajaran berbasis visual mata pelajaran Agama kelas VIII di SMP Negeri 1 Manuhing Raya Kabupaten Gunung MasTahun Ajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mean atau Rata-rata ( = 76,78dan = 70,72, Standar Deviasi ( = 6,7 dan = 3,09), Varian( = 44,89 dan = 9,51), Korelasi( r )=-0,59, r (determinan) = 34,81%. Dari perhitungan uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 1,28. Dengan db sebesar 16 diperoleh t pada taraf signifikansi 5% sebesar 1,746. Karena “t” yang diperoleh dalam perhitungan (t ) lebih kecil dari pada t 1,281,746, maka tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan media pembelajaran berbasis visual terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran agama Hindu di SMP Negeri 1 Manuhing RayaKelurahan Tehang Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga hipotesis ( ) bahwa penerapan media pembelajaran berbasis visual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran agama Hindu di SMP Negeri 1 Manuhing Raya Kelurahan Tehang Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Ma Provinsi Kalimantan Tengah ditolak dan hipotesis ( ) bahwa penerapan media pembelajaran berbasis visual tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa Hindu dalam mata pelajaran agama Hindu di SMP Negeri 1 Manuhing Raya Kelurahan Tehang Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah. Terkait dengan hasil penelitian ini disarankan agar guru agama Hindu lebih memberikan perhatian terhadap cara penyampaian materi pelajaran kepada siswa terutama penggunaan media pengajaran yang trepat sesuai dengan pokok bahasan atau materi yang disampaikan demi kemajuan prestasi siswanya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Bella Pristia, 2020: Peranan Guru Mata Pelajaran Seni Budaya Dan Keterampulan Dalam Meningkatkan Motipasi Belajar Siswa Kelas VIII SMPN SATAP 2 Sanaman Mantikei Di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai. Pembimbing I Komang Suarta, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Yuni Permata, S.Pd.,M.Pd. Peranan merupakan suatu kedudukan yang dimiliki seseorang, ketka seseorang melaksanakan hak dan kewajibanya sesuai dengan kedudukannya maka orang tersebut telah melaksanakan peranan. Motivasi merupakan proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang idnividu untuk mencapai tujuannya. Proses pembelajaran akan berhasil manakala siswa mempunyai motivasi dalam belajar. Adapun peranan guru sebagai motivator guru harus mampu berperan penting bagi siswa, guru harus mampu meningkatkan kegairahan belajar siswa, menciptakan interaksi belajar siswa, guru harus menciptakan sikap keterbukaan, dan memanfaatkan potensi/ bakat siswa. Berdasarkan latar belakang dimaksud, penulis tertarik untuk menulis skripsi dengan judul: Peranan Guru Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keteramplan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMPN Satap 2 Sanaman Mantikei di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan. Adapun permasalahn yang dibahas yakni mengenai peranan guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Sen Budaya dan Keterampilan, upaya guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas VIII SMPN satap 2 Sanaman Mantikei. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui dan mendiskrpsikan peranan guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas VIII SMPN Satap 2 Sanaman Mantikei di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan. (2) Untuk mengetahui dan mendiskripsikan upaya guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas VIII SMPN Satap 2 Sanaman Mantikei di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan. Jenis penelitian ini adalah penelitaian deskriptif kualitatif, teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori peran dan teori behavioristik. untuk memperoleh hasil yang falid penulis menggunakan metode pendekatan, metode penentuan informan, pengumpulan data dan metode analisis data. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penulisan ini adalah observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif dengan proses : klasifikasi data, editing, reduksi, dan penstabulasian data. Hasil penelitian ini yaitu tentang Peranan Guru Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keteramplan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan Kelas VIII SMPN Satap 2 Sanaman Mantikei di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan, peran guru meliputi, menciptakan kegairahan belajar siswa, menciptakan interaksi belajar, menciptakan sikap keterbukaan, dan memaanfaatkan potensi/bakat siswa. Untuk hasil peran guru dalam menciptakan kegairahan belajar dan memanfaatkan potensi/bakat siswa masih belium maksimal dan perlu ditingkatkan sedangkan peran guru dalam menciptakan keterbukaan dan interaksi belajar sudah tergolong baik. Selanjutnya upaya Guru Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keteramplan dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada mata pelajaran seni budaya dan keterampilan Kelas VIII SMPN Satap 2 Sanaman Mantikei di Desa Tumbang Jala Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan, sama hal nya dengan peranan upaya juga melipui empat pembahasan, berikut hasilnya, upaya guru dalam menciptakan kegairahan siswa, sikap keterbukaan dan interaksi belajar sudah tergolong baik sedangkan pemanfaatan potensi/bakat siswa belum maksimal dan perlu upaya-upaya yang lebih lagi.