ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hendro, 2026. Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pengaruh Motivasi Internal dan Eksternal terhadap Minat Siswa dalam Melaksanakan Ibadah Basarah di SMAN 4 Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si., dan Pembimbing II Krisma Natalia, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terdapatnya siswa yang mengikuti ibadah Basarah bukan sepenuhnya atas kesadaran dan kebutuhan spiritual, tetapi juga karena kewajiban sekolah, pengawasan, dan faktor lingkungan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya mengetahui pengaruh motivasi internal dan motivasi eksternal terhadap minat siswa dalam melaksanakan ibadah Basarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi internal terhadap minat siswa, pengaruh motivasi eksternal terhadap minat siswa, serta pengaruh motivasi internal dan eksternal secara bersama-sama terhadap minat siswa dalam melaksanakan ibadah Basarah di SMAN 4 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa beragama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya, dengan sampel sebanyak 71 siswa kelas XI dan XII yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda, yang meliputi uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa dalam melaksanakan ibadah Basarah, dengan nilai t hitung sebesar 6,482 dan signifikansi 0,001, serta koefisien regresi sebesar 0,655. Motivasi eksternal juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat siswa, dengan nilai t hitung sebesar 4,166, signifikansi 0,001, dan koefisien regresi sebesar 0,552. Secara simultan, motivasi internal dan motivasi eksternal berpengaruh signifikan terhadap minat siswa dalam melaksanakan ibadah Basarah, dengan nilai F hitung sebesar 262,410 dan signifikansi 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,882 menunjukkan bahwa model yang terdiri atas motivasi internal dan motivasi eksternal mampu menjelaskan 88,2% variasi minat siswa, sedangkan 11,8% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PIDA ANDRIANI. 2022: Upaya Majelis Resort Meningkatkan Kesadaran Ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan Di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Lilik, S. Ag., M. Pd. H Pembimbing II Hendri, S.Ag.,M.Si Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan merupakan salah satu lembaga yang berada di suatu desa tertentu dibawah pimpinan Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan yang berada di Kabupaten, fungsinya sebagai suatu wadah organisasi keagamaan yang berfungsi untuk membentuk para generasi muda Hindu Kaharingan yang beriman,cerdas,bijaksana dan mampu berdaya saing. Pelaksanaan Basarah merupakan salah satu program kerja Majelis Resort dalam memotivasi pemuda Hindu Kaharingan di Kecamatan Manuhing. Namun fakta yang terjadi di lapangan motivasi pemuda untuk mengikuti persembahyangan Basarah masih sangat minim. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka terdapat tiga permasalahan yang akan di bahas antara lain: (1) Bagaimana program kerja Majelis Resort di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas? (2) Bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran Basarah Pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas ? (3) Apa kendala Majelis Resort dalam memotivasi Basarah Pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas ?. Penulisan ini bertujuan : (1) untuk mendapatkan data tentang program kerja Majelis Resort di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. (2) Untuk memahami upaya Majelis Resort meningkatkan kesadaran Basarah Pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. (3) Untuk memahami kendala Majelis Resort dalam memotivasi Basarah pemuda dan mampu memberikan solusi serta masukan kepada Majelis Resort agar dapat berperan aktif dalam memberikan motivasi kepada pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori structural fungsional,teori peran, dan teori humanistik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan metode observasi, metode wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode deskriptif analisis adalah cara pengolahan data yang dilakukan dengan jalan mengadakan bandingan secara sistematis sehingga diperoleh suatu kesimpulan umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bagaimana program kerja Majelis Resort di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas adalah : (a) Pelaksanaan Basarah Umum (b) Pelaksanaan Basarah Keluarga (c) Pelaksanaan Pembangunan. (2) Bagaimana peranan Majelis Resort meningkatkan kesadaran Basarah Pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Pembinaan (b) Upacara. (3) Apa kendala Majelis Resort dalam memotivasi Basarah Pemuda di Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Faktor Kesibukan (b) Faktor Usia (c) Kurangnya Kesadaran Diri
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MANDANG. 2021: Upaya Majelis Resort Meningkatkan Kesadaran Ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Pd.,M.Si Majelis Resort adalah lembaga agama Hindu Kaharingan yang berposisi di Kecamatan serta memiliki tugas dan kewajiban membina dan membimbing seluruh umat Hindu Kaharingan yang ada di Kecamatan. Pelaksanaan ibadah (Basarah) pemuda merupakan salah satu program kerja yang dirancang, dibuat serta di tetapkan oleh Majelis dan jajarannya dimana memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman akan pentingnya pelaksanaan ibadah (Basarah). Namun faktanya berdasarkan fenomena di lapangan kesadaran Ibadah (Basarah) pemuda sangat rendah. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka terdapat tiga permasalahan yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas? (2) Apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas? (3) Bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas?. Penulisan ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. (3) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori struktural fungsional, teori religius, dan teori tindakan sosial. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi/penelitian langsung turun ke lapangan, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif análisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Tidak menetap, (b) Sangat rendah. (2) Apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: Faktor Internal dan faktor External. Faktor internal (a) Waktu (b) Kemalasan (c) Minim pengetahuan agama (d) Minder (e) Pengaruh kesibukan/pekerjaan (f) Jarak dan alat transportasi dan (g) Kurang termotivasi. Faktor External (a) bergaul dengan teman sebaya berbeda agama, (b) Berpacaran berbeda agama (c) Provokasi dari lingkungan sekitar. (3) Bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Latihan/pratek pembuatan sarana dan prasarana keagamaan (b) Pemberian hadiah (c) Memotivasi. Kata Kunci: Upaya, Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan, Meningkatkan Kesadaran Ibadah (Basarah) Pemuda, Pemuda, Agama Hindu Kaharingan.