Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

940 item publik

Publikasi

Halaman 28 dari 47

Analisis Pengembangan Wisata Tahura Lapak Jaru Sebagai Daerah Tujuan Wisata di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas

EMONITAE
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK EMONITAE, 2023, Analisis Pengembangan Wisata Tahura Lapak Jaru Sebagai Daerah Tujuan Wisata Di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas, Pembimbing I: Ni Nyoman Tantri, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Yoppie, M.Pd.H Pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan yang saat ini sedang digelarkan oleh pemerintah. Pariwisata juga merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya alam menjadi tempat wisata yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah karena dapat menarik pengunjung baik dari dalam maupun dari luar negeri.Namun, keberadaan objek wisata harus dikelola dan dikembangkan dengan baik agar terus eksis dan menjadi tujuan wisata. Salah satunya adalah wisata Tahura Lapak Jaru yang ada di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan objek wisata Tahura Lapak Jaru sebagai daerah tujuan wisata di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Dengan permasalahan: (1) Kendala apa saja yang dialami dalam pengebangan objek Wisata Tahura Lapak Jaru di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. (2) Bagaimana strategi pengembangan wisata Tahura Lapak Jaru sebagai daerah tujuan wisata di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kendala dan teori pengembangan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal: (1) kendala yang dialami dalam pengebangan objek Wisata Tahura Lapak Jaru di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas yaitu kurang optimalnya dana yang dimiliki oleh pihak pengelola, sehingga pengembangan wisata kurang berjalan dengan maksimal, kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar memahami bidang kepariwisataan dan (2) Strategi pengembangan wisata Tahura Lapak Jaru sebagai daerah tujuan wisata di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas yakni diperlukannya kerja sama antara pemerintah daerah, pengelola wisata, pelaku usaha, maupun masyarakat setempat

Manajemen Pelayanan Konsumen di Swiss-belhotel Danum Kota Palangka Raya

NATALIA
2023 · Thesis · Open Access

Hotel merupakan salah satu bisnis yang bergerak pada sektor jasa khususnya akomodasi. Segmen pasar yang dituju adalah para tamu yang datang dengan tujuan untuk beristirahat, urusan bisnis, pariwisata, dan refresing. Berdasarkan hal tersebut manajemen pelayanan seharusnya melayani tamu dengan baik bersikap ramah, santun, dan sopan. Berdasarkan hal tersebut, maka yang diteliti adalah: (1) Bagaimana Upaya Manajemen Pelayanan Konsumen di Swiss-belhotel Danum Kota Palangka Raya, (2) Apa Kendala Manajemen Pelayanan Konsumen di Swiss-belhotel Danum Palangka Raya, (3) Bagaimana Dampak Penerapan Manajemen Pelayanan Konsumen di Swiss-belhotel Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori Organisasi Hanry Fayol, Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; Observasi, Wawancara, Studi Kepustakaan, dan Dokumentasi, teknik analisis data menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian ini adalah, upaya manajemen pelayanan konsumen yaitu menerapkan: perencanaan, pengorganisasin, pengontrolan dan evaluasi sudah cukup baik. Namun perlu ditingkatkan lagi pelatihan karyawan sehingga menghasilakn karyawan yang profesional, kendala manajemen pelayanan konsumen yaitu:(1) promosi yang dilakukan Swiss-belhotel Danum sudah cukup baik namun masih kurang maksimal. dan (2) fasilitas yang dimiliki pihak hotel sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan dalam penanganan fasilitas yang kurang berfungsi. Sedangkan Dampak penerapan manajemen pelayanan konsumen pelanggan merasa cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Swiss-belhotel. Namun masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan dan fasilitas sehingga konsumen dapat menikmati dan merasa puas.

DAMPAK KEBERADAAN WISATA AIR TERJUN BATU MAHASUR BAGI MASYRAKAT KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS

APRILIA CRISTY
2023 · Thesis · Open Access

Aprilia Cristy, 2023 : Dampak Keberadaan Wisata Air Terjun Batu Mahasur Bagi Masyarakat Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing I : Tiwi Etika S.Ag., M.Ag., Ph.D dan Pembimbing II : Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si Pariwisata merupakan salah satu industri terbesar di dunia, dan merupakan andalan utama di dalam pembangunan ekonomi berbagai negara. Sektor pariwisata memiliki dampak yang sangat besar pada kehidupan masyarakat baik itu pada ekonomi, lingkungan alam, penduduk lokal di tempat tujuan, dan pada wisatawan itu sendiri. Berdasarkan latar belakang, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu ; (1) Bagaimana dampak keberadaan objek wisata Air Terjun Batu Mahasur pada masyarakat kecamatan Mihing Raya, (2) Bagaimana upaya pelestarian objek wisata Air Terjun Batu Mahasur pada masyarakat kecamatan Mihing Raya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode purposive sampling, dimana informan sudah ditentukan yaitu pengelola wisata , masyarakat, serta pengunjung wisata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : (1) Teori Pariwisata, (2) Teori Manajemen Pariwisata Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan objek wisata Air Terjun Batu Mahasur ini berdampak pada positif bidang ekonomi,keberadaan wisata ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan menciptakan lapangan kerja baru, yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu juga, terdapat juga hal-hal yang menyimpang namun masih dapat ditangani oleh pemerintah. Dalam upaya pelestarian wisata Air Terjun Batu Mahasur pemerintah memberi himbauan kepada masyarakat dalam menjagga dan melestarikan wisata objek wisata Air Terjun Batu Mahasur, melakukan promosi melalui media sosial, renovasi dan penambahan fasilitas, melakukan kemitraan dengan masyarakat terkait pelestarian wisata Air Terjun Batu Mahasur.

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DANUM BAHANDANG DI KELURAHAN SEI GOHONG KECAMATAN BUKIT BATU KOTA PALANGKA RAYA

RIATI
2023 · Thesis · Open Access

Riati, 2023: Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Danum Bahandang Di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Pembimbing I: Sulandra, S.Pi.,M.Si dan pembimbing II: Nyoman Sarma, S.Ag., M.Fil. H. Pariwisata merupakan salah sektor pembangunan yang saat ini sedang digelar oleh pemerintah. Pariwisata merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya alam menjadi tempat wisata yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah karena dapat menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Namun, keberadaan objek wisata harus di kelola dan dikembangkan dengan baik agar terus menjadi tujuan wisata. Salah satunya objek wisata Danum Bahandang yang berada di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan objek wisata Danum Bahandang sebagai daerah tujuan wisata Di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Dengan permasalahan (1) bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek wisata Danum Bahandang di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya, (2) bagaimanakah dampak pengembangan objek wisata Danum Bahandang di Kelurahan Sei Gohong Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori partisipasi dan teori pengambangan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara, observasi, dokumetasi, kepustakaan, dan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal: (1) partisipasi masyarakat dalam pengembangan objek Wisata Danum Bahandang pengembangan sarana dan prasarana, faktor pendukung sumber daya manusia (SDM), serta faktor penghambat pengelola objek wisata Danum Bahandang tidak melibatkan pemerintah daerah regulasi yang tidak jelas, dan dana terbatas. (2) Dampak pengembangan objek wisata Danum Bahandang, dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak ekologi. telah Memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar seperti, membuka lapangan pekerjaan serta meningkatnya taraf hidup.

Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak Studi Di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur

LETRO
2023 · Thesis · Open Access

LETRO, 2023, Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak (Studi Di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur) Skripsi, Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Adat, Institut Agama Hindu Negeri Tampug Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Citranu,S.H.,MH. Pembimbing (II) I Kadek Kartika Yase, S.H.AH.,MH. Perempuan dan anak merupakan kelompok rentan dalam masyarakat yang sering kali menjadi korban berbagai bentuk kekerasan dan penindasan. Oleh karena itu, penting untuk melindungi hak-hak mereka melalui perangkat hukum yang tepat. salah satu lembaga yang bertanggung jawab dalam perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak adalah DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana). Sehingga yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Melaksanakan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak. (2) kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Menjalankan Tugas Dan Fungsinya. (3) Upaya Preventif Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Melaksanakan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) teori kewenangan dan (2) teori preventif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur memiliki peran penting dalam perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak. Lembaga ini bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, lembaga kesehatan, dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), untuk memberikan pendampingan, peningkatan kesadaran masyarakat dan bantuan hukum kepada korban kekerasan dan penindasan (2) Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur memiliki beberapa kendala dalam menjalankan tugas dan fungsinya yaitu (a) keterbatasan tenaga kerja (b) kasus tidak dilaporkan. (3) Upaya preventif yang dilakukan oleh Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur yaitu dengan melakukan peningkatan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi.

Penerapan Media Kolase Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Anak Tunadaksa Kelas 3 di SLBN 1 Palangka Raya

NI PUTU MILA PURWANTI
2023 · Thesis · Open Access

Ni Putu Mila Purwanti. 2019. Tri Aspiyana, M.Pd., Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penerapan Media Kolase Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas 3 Pada Anak Tunadaksa di SLBN 1 Palangka Raya. SLBN 1 Palangka Raya dalam kegiatan observasi awal yangn dilakukan mendapatkan hasil bahwa dalam proses pembelajaran dalam kelas memerlukan hingga dua guru untuk membantu membimbing siswa dalam belajar. Hal ini dikarenakan, siswa tunadaksa yang dimana memiliki keterbatasan fisik, hal itu lah yang membuat siswa kesulitan dalam menulis/memegang pensil maka perlu didampingi secara langsung oleh guru, dalam kondisi siswa yang memiliki keterbatasan gerak tersebut guru perlu menerapkan media dalam pembelajaran guna meningkatkan motoric siswa, media digunakan sebagai stimulus yang diberikan guru dalam pembelajaran dengan harapan adanya media pembelajaran siswa akan menjadi lebih aktif dan dapat meningkatkan hasil belajar teruma pada pembelajaran matematika. Dari latar belakang tersebut, pada penelitian ini terdapat dua rumusan masalah, yaitu: 1). Apakah media kolase dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas 3 pada anak tunadaksa di SLBN 1 Palangka Raya; 2). Bagaimana penerapan media kolase dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas 3 pada anak tunadaksa di SLBN 1 Palangka Raya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan media kolase pada pembelajaran matematika pada anak tunadaksa di SLBN 1 Palangka Raya. Penelitian ini memakai metode penelitian tindakan kelas yaitu terdiri dari dua siklus dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Didalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru kelas, peneliti sebagai pelaksana dan guru kelas sebagai pengamat atau kolaborator. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan teknik presentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam pembelajaran, dan data yang diperoleh melalui instrument yang telah dikumpulkan sebelumnya diolah menjadi data kuantitatif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil dikarenakan telah mencapai indikator keberhasilan. Yang ditunjukkan dengan perolehan rata-rata pada siklus 1 yaitu 3 kriteria baik dan pada siklus 2 dengan kriteria menjadi sangat baik dengan rata-rata 3,76. Dan pada siklus 1 presentase siswa yang tuntas sebesar 75% kemudian meningkat menjadi 100% pada siklus 2. Hal ini menunjukan bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar siswa setelah adanya penerapan media kolase pada pembelajaran matematika dengan materi penjumlahan.

Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau ( Perspektif Pendidikan Hindu)

AME, S.AG
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini dengan tema moderasi beragama dalam masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau (perspektif pendidikan Hindu). Tujuan yang dicita-citakan bersama masyarakat Indonesia yang multikultural adalah kehidupan rukun aman, damai, tentram, sejahtera dan harmonis. Seperti itulah yang diharapkan di Kecamatan Kahayan Tengah di dalam kehidupan masyarakat yang beragam, namun masih terjadi kesenjangan dimana pada tahun 2019-2020 terjadi fenomena tindak kekerasan yang dilakukan secara non fisik dalam bentuk ajakan pindah keyakinan, perbuatan yang tidak sejalan dengan moderasi beragama dalam masyarakat multikultural sehingga hal tersebut perlu dikaji secara mendalam bagaimana moderasi beragama di Kecamatan Kahayan Tengah hal ini peneliti lakukan untuk menghindari perbedaan pendapat atau paham yang berbeda terhadap ajaran dan tradisi keagamaan yang beragam di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau supaya terjadi keharmonisan di dalam kehidupan yang multikultur. Fokus masalah peneltian ini yaitu; 1)Bagaimanakah penerapan moderasi beragama pada Masyarakat Multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu. 2) Bagaimanakah implikasi penerapan moderasi beragama pada Masyarakat Multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu. 3) Apa kendala penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau perspektif pendidikan Hindu. Adapun teori yang digunakan menganalisis permasalahan tersebut adalah Teori Sosial Multikultural, teori Sistem, teori Hegemoni. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah : Pertama, penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu ditemukan beberapa hal diantaranya toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan dan penerimaan terhadap tradisi lokal yang berbeda. Kedua, dampak dari proses penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah yaitu : 1) Mengambangkan rasa empati, 2) Pembentukan sikap sosial, dan 3) Memperkokoh etika sosial dan perdamaian. Ketiga, kendala penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau perspektif pendidikan Hindu yaitu; Interaksi yang bersifat sosial masyarakat, lingkungan lembaga dan masyarakat, dan keberpihakan kebijakan pemerintah demi kepentingan komunitas tertentu.

Peran Kelompok Sadar Wisata Hapakat Maju Dalam Mengembangkan Agrowisata Sei Tanggaring di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau

JUNEDI
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Junedi, 2023. Peran Kelompok Sadar Wisata Hapakat Maju Dalam Mengembangkan Agrowisata Sei Tanggaring di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Pembimbing I : Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si. Pembimbing II : Muthia Farida, M.Pd. Peran merupakan pelaksanaan hak dan kewajiban oleh seseorang maupun sekelompok orang sesuai dengan kedudukannya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah lembaga yang memiliki kepedulian dan kesadaran dalam bidang pariwisata dan sebagai pengelola dan mengembangkan suatu wisata. Dalam mengembangkan agrowisata pasti ada peran kelompok sadar wisata dan kendala yang dihadapi. Berdasarkan latar belakang diatas rumusan masalah sebagai berikut; (1) Bagaimana peran kelompok sadar wisata Hapakat Maju dalam mengembangkan agrowisata Sei Tanggaring, (2) Apa kendala kelompok sadar wisata Hapakat Maju dalam mengembangkan agrowisata Sei Tanggaring. Analisis masalah menggunakan teori peran dan teori manajemen destinasi wisata. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui: wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Penentuan informan yang digunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah ketua Pokdarwis Hapakat Maju, anggota kelompok sadar wisata Hapakat Maju, kepala desa Parahangan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pulang Pisau, wisatawan yang ada di agrowisata Sei Tanggaring. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Peran Kelompok Sadar Wisata Hapakat Maju dalam mengembangkan agrowisata Sei Tanggaring selama ini adalah membuat destinasi wisata, melakukan pengelolaan dan pemasaran, itu semua merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh Pokdarwis namun masih belum maksimal karena dalam menjalankan peran pasti ada kendala.(2) Kendala dalam mengembangkan agrowisata Sei Tanggaring paling dominan adalah hak Pokdarwis belum terpenuhi seperti tidak ada pelatihan, kurangnya modal, dan dukungan dari pihak terkait sehingga menghambat perkembangan agrowisata Sei Tanggaring. Kata kunci : Peran Pokdarwis, Agrowisata Sei Tanggaring

Strategi Guru Agama Hindu dalam penerapan pada Siswa di SMP Satu Atap 2 Sepang Kecematan Sepang Kabupaten Gunung Mas

JUMIWATI
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK JUMIWATI, 2023. Strategi Guru Dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Hindu Di SMPN Satu Atap 2 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing (I) Dr Drs. I Wayan karya, M.Pd., M.Si Pembimbing (II) Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Skripsi ini mengarah pada Strategi Guru Dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Hindu di SMPN Satu Atap 2 Sepang, dimana pembelajaran agama Hindu saat ini sangat penting untuk dilaksanakan. Mengarah pada tingkat disiplin, tidak bisa dipungkiri bahwa sistem pembelajaran agama Hindu saat ini sering mendapatkan banyak siswa yang kurang efektif dlam mengikuti pembelajaran sama halnya dengan tingkat kedisiplinan mereka yang saat ini masih belum berjalan baik. Dalam penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan teknik observasi (turun kelapangan lokasi penelitian), wawancara (menanyakan proses, kendala dan cara mengatasi kendala kepada informan) dan dokumentasi sebagai bentuk bukti adanya pelaksanaan penelitian berdasarkan bukti wawancara bahwa data yang ditulis nyata adanya. Subyek penelitian, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data dengan analisis data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti adalah 1) Faktor yang mempengaruhi Disiplin belajar siswa Hindu di SMPN Satu Atap 2 Sepang 2) Strategi Guru dalam Meningkatkan disiplin Belajar siswa Hindu di SMPN Satu Atap 2 Sepang. Adanya dua pembahasan ini berdasarkan hasil penelitian dilapangan dapat dijadikan sebagai sumber untuk dijadikan pembehasan terkait dengan cara untuk meningkatkan kedisiplinan siswa.

Peran Pisor dalam Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan

KARLINA MUSTIEKASARI
2023 · Thesis · Open Access

KARLINA MUSTIEKASARI, 2023, Peran Pisor Dalam Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan (Perspektif Hukum Hindu) Skripsi. Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I). Dra, Ni Made Ratini, M.Si, Pembimbing (II) Sri Kayun, SH., M.Si. Peran pisor dalam ritual nyadiri sebagai pemimpin ritual, rohaniawan, pelaksana dan perantara untuk memberitahu melalui tawur kepada leluhur/Ranying Hatalla Langit bahwa di Pantai danum kalunen (dibumi) sedang ada yang melaksanakan ritual. Nyadiri adalah salah satu ritual yang ada dalam suku Dayak Ngaju yang merupakan suatu ritual keagamaan secara turun-temurun yang dipercayai oleh umat Hindu Kaharingan untuk menghilangkan malapetaka yang akan terjadi setelah seseorang mendapatkan mimpi buruk. Karena itu umat Hindu Kaharingan meyakini bahwa mimpi pada malam hari memiliki makna/arti khusus. Selain itu, Nyadiri merupakan ritual yang dilaksanakan juga untuk wanita yang sedang mengandung, karena diyakini akan menangkal hal-hal buruk yang akan terjadi ketika wanita tersebut akan melahirkan, sehingga ia dapat melahirkan dengan lancar. Maka dari itu nyadiri adalah salah satu ritual yang digukan umat Hindu Kaharingan untuk menghilangkan malapetaka dan hal-hal buruk. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal yaitu : Bagaimana Peran Pisor Dalam Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. 2)Bagaimana Proses Pelaksanaan Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. 3) Apa Akibat Apabila Tidak Dilaksanakan Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupate Katingan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan metode kualitatif, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peran pisor dalam ritual nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, yaitu sebagai pelaksana dan pelantara untuk memberitahu melalui tawur kepada leluhur/Ranying Hatalla langit bahwa di pantai danum kalunen sedang ada yang melaksanakan ritual, juga sebagai penentu hari baik untuk melaksanakan ritual itu, sebagai orang yang akan memberitahukan sarana dan prasarana apa yang akan disiapkan. (2) Proses Pelaksanan Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, melalui 3 proses yaitu : 1 proses persiapan, 2 proses pelaksanaan, 3 proses akhir. (3) Akibat Apabila Tidak Dilaksanakan Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, akibatnya ialah bisa mengalami gangguan seperti sakit ringan,sakit keras serta meninggal dunia. Kata kunci : Peran pisor, ritual nyadiri

Ritual Baleh Bunu pada Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Hukum Hindu)

SRI LODIA
2023 · Thesis · Open Access

SRI LODIA, 2023 : Ritual Baleh Bunu pada Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas ( Perspektif Hukum Hindu ). Fakultas Dharma Sastra, Program Studi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I).Sri Kayun, SH.,M.Si. Pembimbing (II). Herwandi, S.Pd.AH.,M.H. Ritual Baleh Bunu adalah salah satu bentuk upacara Bhuta Yajna yang dilaksanakan oleh Umat Hindu Kaharingan jika ada yang meninggal dunia (mati) karena tertimpa kayu (punyet kayu), tertimbun tanah (punyet petak), dan tenggelam di air (matei buseng). Ritual ini bertujuan untuk membalas dan mengakhiri musibah kematian yang disebabkan oleh kekuatan roh gaib yang sifatnya jahat yang meminjam wujud kayu, tanah, dan air. Masalah yang diteliti : (1) Bagaimana Proses Pelaksanaan Ritual Baleh Bunu Pada Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas ( Perspektif Hukum Hindu ) ? (2) Apa Akibat Apabila Tidak Dilakukan Ritual Baleh Bunu Pada Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas ? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori religi dari Koentjaraninggrat dan teori simbol dari Sobur serta teori sebab akibat (kausalitas) dari Von Buri, Treger dan Causa Proxima. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ritual baleh bunu dilaksanakan selama dua hari satu malam, upacara MamBaleh bunu dilaksanakan pada tengah malam dimana ketujuh laki – laki yang terpilih atau yang sudah ditenung yang melaksanakan atau MamBaleh bunu dengan cara menombak kayu yang menimpa seseorang hingga meninggal yang dipandu oleh Basir upu yang ada disana. Dasar Hukum pelaksanaan Ritual Baleh Bunu Pada Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Empas Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas ( Perspektif Hukum Hindu ) adalah Kitab Suci Panaturan sebagai sumber Hukum Hindu Kaharingan yang telah tertulis pada pasal 32 tentang “Ranying Hatalla Janjaruman Akan Panakan Raja Bunu Auh Jalan Ewen Buli Haluli Manalih Iye” . Adapun akibat dari tidak melaksanakan ritual baleh bunuh ini yaitu keluarga duka atau mayarakat akan selalu dihantui dengan rasa takut atau was-was saat akan bepergian ke hutan, air, dan sebagainya. Karena jika ritual baleh bunu tidak dilaksanakan takutnya roh jahat (ganan kayu) akan mengulangi perbuatannya lagi dengan membunuh keluarga atau keturunan yang meninggal ataupun masyarakat yang ada di Desa Tumbang Empas maka dari itu ritual baleh bunu harus dilaksanakan supaya memutuskan sial pada masyarakat dan keluarga atau keturunan yang meninggal. Dampak yang terjadi tidak hanya kepada keluarga yang meninggal saja tetapi juga kepada masyarakat yang berada di Desa tempat kejadian. Kata Kunci : Baleh Bunu, Upacara Kematian, Umat Hindu Kaharingan

Strategi Pengembangan Objek Wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan

RENI SELVIYANTIE
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK RENI SELVIYANTIE, 2023: Strategi Pengembangan Objek Wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Pembimbing I: Dr. Ervantia Restulita L Sigai, S.S.,M.Si dan pembimbing II: Dr. Kuri, S.Ag.,M.Ag Objek wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan merupakan wisata alam dan wisata budaya dayak, potensi yang ada pada objek wisata Lewu Betang Nansarunai berupa sumber daya alam yang menonjol yaitu pepohonan dan tanaman anggrek serta kantong semar. Objek wisata Lewu Betang Nansarunai harus dilakukan pengembangan yang berkelanjutan agar tetap tergaja dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai perlu dilakukan agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Akan tetapi, objek wisata Lewu Betang Nansarunai masih kurang diketahui oleh masyarakat luas sehingga hal tersebut menyebabkan kurangnya kunjungan wisatawan sehingga pendapatan ekonomi masyarakat mengalami penurunan. Maka permasalahan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah kendala pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (2) Bagaimanakah upaya pengelola wisata dalam pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (3) Bagaimanakah dampak pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Permasalahan ini dikaji menggunakan Teori Kendala, Teori Strategi dan Teori Dampak Pariwisata Pitana dengan menggunakan metode kualitatif melalui metode observasi, kepustaakaan, dokumentasi dan penentuan informan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Kendala pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai sebagai berikut: (a) Kurangnya biaya operasional (b) Kurangnya promosi (c) Kurangnya perhatian dan peran pemerintah, (2) Upaya pengelola wisata dalam pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai sebagai berikut: (a) Pengembangan objek wisata (b) Meningkatkan promosi (c) Melibatkan kelompok sadar wisata (POKDARWIS), (3) Dampak pengembangan objek wisata Lewu Betang Nansarunai sebagai berikut: (a) Dampak perekonomian (b) Dampak Budaya (c) Dampak lingkungan.

Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran Agama Hindu Di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya

GUSIA
2023 · Thesis · Open Access

Gusia, 2023. Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran Agama Hindu Di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP). Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag. Pada skiripsi ini berdasarkan fenomena yang terjadi yaitu kurang fokusnya siswa/siswi ketika pembelajaran berlangsung mengakibatkan sistem belajar kurang efisien dan efektif sehingga siswa mudah bosan ketika belajar, kurang mengerti, kurang paham dan kurang jelas dalam belajar. Maka peneliti meneliti penerapan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V dalam pembelajaran agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya sebagaimana siswa terlihat memiliki tingkatan pemahaman yang sangat tinggi ketika belajar menggunakan media audio visual yang dimana materi pembelajarannya ditayangkan secara langsung dengan laptop sehingga mereka bisa melihat dan memahaminya secara langsung. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut:1). Bagaimanakah penerapan media audio visual dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya, 2).Apakah penerapan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas V pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research), dengan objek penelitian siswa kelas V yang beragama Hindu dengan jumlah 2 (dua) orang. Penelitian ini dengan tujuan Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran Agama Hindu Di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Pada penelitian ini mengkaji tentang pembelajaran Catur Guru yang dilaksanakan dalam siklus I dan siklus II, adapun tahapannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Beberapa data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kualitatif untuk menganalisis dan penyajian data dalam penarikan kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V dalam pembelajaran agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Pada siklus I dapat dilihat skor yang dicapai 70% dengan kriteria “baik” dan siklus II dengan skor 90 % dengan kriteria “sangat baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa meningkatnya pemahaman siswa pada pembelajaran agama Hindu dengan menggunakan media audio visual sangat baik dibandingkan ceramah. Oleh karena itu, dengan hasil penelitian di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya sudah terealisasi dengan baik.

Efektivitas Metode Flipped Classroom dan Media Self-Assessment Questionnaire terhadap Hasil Belajar, Motivasi, dan Penerimaan Model Belajar di IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

ADHIHAYU ARCCI MAHARDDHIKA
2023 · Thesis · Open Access

Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, juga memotivasi mahasiswa untuk aktif menjadi kondisi pembelajaran ideal yang diharapkan bisa diterapkan di Indonesia saat ini. Kondisi yang diharapkan ini berbanding terbalik dengan kondisi pembelajaran yang ada. Solusi yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut adalah mengubah pembelajaran yang semula menggunakan model Teacher Centered Learning diubah menggunakan Student Centered Learning (SCL) dan Flipped Classroom (FC) adalah salah satu metode SCL yang tepat digunakan. Media Self-Assessment Questionnaire (SAQ) telah lama digunakan sebagai media assessment dalam ranah klinik juga pendidikan Ayurveda. SAQ memiliki banyak kelebihan terutama dalam meningkatkan keaktifan penggunanya dan sejalan dengan metode SCL dan FC. Kombinasi metode FC dengan media SAQ diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas metode FC dan media SAQ terhadap hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar mahasiswa di IAHN-TP Palangka Raya. Teori Konstruktivisme Piaget yang memberikan kesempatan pembelajar untuk membangun pengetahuan juga pemahamannya sendiri dalam proses pembelajaran menjadi landasan penelitian ini.. Pendekatan kuantitafif pre-experimental design dengan model one-group pre-test and post-test design digunakan untuk mengukur hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar 66 orang mahasiswa Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya semester empat yang mengambil mata kuliah Pengantar Ayur Weda pada tahun ajaran 2022/2023. Instrumen tes berupa pre-test dan post-test 11 butir soal pilihan ganda digunakan untuk mengukur hasil belajar mahasiswa dengan N-Gain Score. Sedangkan instrumen non-tes berupa kuesioner dengan skala Likert digunakan untuk mengukur motivasi dan penerimaan model belajar mahasiswa. Dari analisa data penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: 1) Nilai peningkatan hasil belajar mahasiswa sebesar 0,3 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7.berarti peningkatan hasil belajar tergolong sedang. Sedangkan efektivitas yang didapat sebesar 32% tergolong tidak efektif, 2) Motivasi belajar mahasiswa sebesar 73,9% yang berarti motivasi tinggi dan efektif, dan 3) Penerimaan model belajar sebesar 75,1% yang berarti penerimaan model tinggi dan efektif. Sehingga dapat dapat disimpulkan bahwa metode FC dan media SAQ belum efektif terhadap hasil belajar, hanya efektif terhadap motivasi dan penerimaan model belajar.

NILAI ESTETIKA SENI KRIYA ANYAMAN BAKUL PADA SUKU DAYAK MERATUS DI DESA AJUNG KECAMATAN TEBING TINGGI KABUPATEN BALANGAN

MESDAYANTI
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK NILAI ESTETIKA SENI KRIYA ANYAMAN BAKUL PADA SUKU DAYAK MERATUS DI DESA AJUNG KECAMATAN TEBING TINGGI KABUPATEN BALANGAN Kabupaten Balangan merupakan salah satu wilayah provinsi Kalimantan selatan yang memiliki banyak keanekaragaman baik itu kekayaan adat, budaya hingga kesenian yang belum terjamah dunia luar dan hanya dapat dijumpai disepanjang Lereng Meratus oleh beberapa suku dayak salah satunya suku dayak yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi dan bertempat di Desa Ajung. Desa Ajung merupakan pelosok desa yang jauh dari keramaian kota, namun persaingan dunia seni juga tidak kalah dengan kabupaten-kabupaten kota di luar sana. Kesenian yang sering dibawakan yaitu seni tari, seni musik, dan seni suara, namun dibalik itu ternyata ada salah satu seni yang jarang ditemui oleh sebagian masyarakat, yaitu seni kerajinan tangan berupa anyaman. Beberapa daerah di Indonesia, seni anyaman sudah menjadi tradisi turun-temurun khususnya pada Suku Dayak Meratus di Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Terdapat seni anyaman yaitu anyaman Bakul, seni anyaman Bakul ini memiliki nilai seni yang tinggi namun dikhwatirkan seiring perkembangan zaman anyaman Bakul ini akan ditinggalkan karena anak-anak muda lebih mengutamakan hobi dan kegemaran yang dianggap lebih penting sehingga mereka tidak ingin belajar dan melestarikannya. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, peneliti telah merumuskan 2 masalah yaitu (1) Bagaimana Nilai Estetika Seni Kriya Anyaman Bakul pada Suku Dayak Meratus di Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan ? (2) Bagaimana Bentuk, Fungsi dan Makna Seni Kriya Anyaman Bakul pada Suku Dayak Meratus di Desa Ajung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan ? Permasalah di atas dikaji dengan beberapa teori. Teori yang digunakan adalah Teori Estetika, Teori Interpretatif Simbolik, Teori Struktural Fungsional dan Teori Semantik. Selain itu untuk memperoleh data digunakan beberapa metode, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Nilai Estetika dari anyaman Bakul yang terbentuk dari motif, a) Motif daun Alangam, b) Motif Mayang Haniung, c) Motif daun Siri, d) Motif Rampun Cakur. (2) Bentuk, fungsi dan makna dari Anyaman Bakul, a) Bentuknya datar bulat memiliki 4 segi dan memiliki kaki 4. b) Fungsinya, Bakul terdiri dari 3 jenis yakni; Bakul besar, sedang kecil yang fungsinya sama-sama untuk tempat perlengkapan upacara. c) Maknanya dari simbol motif yang melambangkan kehidupan dan keterikatan manusia dengan alam semesta.

PERAN DAMANG DALAM MENYELESAIKAN KASUS GANTI RUGI SENGKETA TANAH ADAT HAK MILIK INDIVIDU DENGAN PT.BHARINTO EKATAMA (BEK) di DESA BENANGIN KECAMATAN TEWEH TIMUR KABUPATEN BARITO UTARA

MARISA WULANDARI
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK MARISA WULANDARI 2023 : Peran Damang Dalam Menyelesaikan Kasus Ganti Rugi Sengketa Tanah Adat Hak Milik Individu Dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) Di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, I Komang Darman, SH.,MH. Pembimbing II, Herwandi, MH. Berdasarkan latar belakang maka dalam penelitian ini ada tiga pokok permasalahan yang harus di bahas (1). Bagaimanakah Peran Damang dalam penyelesaian kasus ganti rugi sengketa tanah adat hak milik individu dengan Pt. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. (2). Bagaimanakah proses penyelesaian sengketa tanah adat hak milik individu dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) Di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. (3). Apakah yang menjadi pertimbangan Damang dalam menyelesaikan sengketa tanah adat hak milik individu dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah, Teori kewenangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara. dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dan Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan yaitu : (1). Peran Damang dalam Menyelesaikan kasus ganti rugi sengketa tanah adat hak milik individu dengan Pt. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Melalui Lembaga Adat Desa Benangin maka segala konflik/sengketa di selesaikan secara damai berdasarkan musyawarah dan mufakat. (2). Beberapa tahapan proses penyelesaian sengketa 1). Pelaporan atau Pengaduan 2). Pemanggilan Para Pihak 3). Sidang Peradilan Adat 4). Pengambilan Keputusan diselesaikan berdasarkan Pertimbangan Damang pada Peraturan Daerah Kalimantan Tengan Nomor 16 Tahun 2008

Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

NOVI OLFIANIE
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Novi Olfianie (2023) Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan Pembimbing I, Handoko, S.Ag., M.Si Pembimbing II, Sulandra, S.Pi., M.Si Media sosial merubah cara berkomunikasi dalam masyarakat saat ini. Komunikasi tidak lagi terbatas jarak, waktu, dan ruang, serta bisa terjadi dimana saja, dan kapan saja. Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana strategi Penyuluh Agama Hindu menyampaikan informasi melalui media sosial (2) apa kendala Penyuluh Agama Hindu menyampaikan melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah (1) pengumpuln data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) verifikasi atau kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori uses and gratification dan teori uses and effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyuluh dalam menyampaikan informasi melalui media sosial dengan membuat grup atau komunitas di media sosial dan penyampaian informasi yang dilakukan dalam bentuk teks atau kata-kata, dan penyampaian informasi mengenai ajaran agama Hindu berupa postingan vidio dan foto atau gambar yang kemudian foto tersebut diberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami. Adapun media sosial yang digunakan yaitu facebook, whatsApp, dan instagram. Sedangkan kendala penyuluh menyampaikan informasi melalui media sosial sebab keterbatasan penyuluh dalam mengoperasikan media sosial sehingga penyampaian informasi yang dilakukan hanya berupa teks atau kata-kata, dan dalam bentuk foto yang diberikan penjelasan. Selain itu pula yang juga menjadi kendala yaitu tidak adanya orang yang dapat membantu mengelola media sosial tersebut secara penuh.

Filosofi pantugur dalam upacara wara di desa kalahien kecamatan dusun selatan kabupaten barito selatan

PERNANDO
2023 · Thesis · Open Access

Pernando, “Filosofi Pantugur Dalam Upacara Wara Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan”. Skripsi. Program Studi Filsafat Agama Hindu”. Dosen Pembimbing (1) Tiwi Etika, S.Ag.,M.Ag.,Ph.D, Pembimbing (2) Ni Nyoman Tantri, S.Pd.,M.Pd. Pantugur merupakan sebuah ukiran tangan yang menyerupai manusia maupun hewan dan terbuat dari bahan kayu ulin dan akan didirikan disamping atau didepan halaman rumah orang yang melaksanakan upacara wara. Keberadaan pantugur yang menjadi pokok dalam upacara wara yang memiliki fungsi dan makna filosofi yang perlu untuk dikaji. Fenomena yang terjadi kurangnya pemahaman dari beberapa orang terhadap makna filosofi yang terkandung pada pantugur dalam upacara wara Hindu Kaharingan sehingga pantugur digunakan pada puncak pelasanaan upacara tersebut. Pada penelitian ini terdapat tiga perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana proses pembuatan pantugur dalam upacara wara di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan? (2) Bagaimana fungsi pantugur dalam upacara wara di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan? (3) Bagaimana makna filosofi pantugur dala ,m upacara wara di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan? Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori religi (2) Teori fungsional struktural dan (3) Teori interaksi simbolik. Subjek penelitian ini adalah tokoh keagamaan Hindu dan rohaniawan. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa komponen yang dapat dikaji dan penyajian hasil meliputi pantugur merupakan perwujudan jasmani dari leluhur yang diupacarakan dan wajib untuk dihargai keberadaanya sebagai bentuk cinta kasih dari keluarga yang melaksana. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa proses pembuatan pantugur yang dikaji menggunakan teori religi menghasilakn kesimpulan meliputi : (1) pencarian bahan pantugur (2) bentuk pantugur(3) pelakasanaan ritual saki pilah (4) tahap pemasangan pantugur. Fungsi yang terkandung dalam pantugur yang didukung dengan teori funsional struktural menghasilkan kesimpulan : (1) fungsi religius (2) fungsi sosial (3) fungsi budaya (4) fungsi adat. Makna filosofi yang terkandung pada pantugur yang dikaji menggunakan teori interaksi simbolik menghasilkan kesimpulan yang meliputi : (1) makna religius (2) makna budaya (3) makna simbolik (4) makna kehidupan. Kata Kunci: filosofi, pantugur, upacara wara.

Upaya Pelestarian Seni Kriya Anyaman Tas Rotan Pada Masyarakat Dayak Ngaju di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas

CENIA
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Cenia. 2023. Upaya Pelestarian Seni Kriya Anyaman Tas Rotan Pada Masyarakat Dayak Ngaju Di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si Pembimbing II Hendri, S.Ag., M.Ag Seni adalah usaha untuk menghasilkan produk yang dapat berguna dan berfungsi dalam kegiatan manusia di kehidupan sehari-hari agar pelestarian anyaman tas rotan dapat dilestarikan dengan baik supaya bisa berkembang. Berdasarkan latar belakang diatas ada beberapa rumusan masalah antara lain: (1) Bagaimana upaya pelestarian seni kriya anyaman tas rotan pada masyarakat Dayak Ngaju di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas? (2) Apa saja kendala yang dihadapi pengrajin pada upaya pelestarian seni kriya anyaman tas rotan pada masyarakat Dayak Ngaju di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas? (3) Bagaimana peranan lembaga UMKM pada pelestarian seni kriya anyaman tas rotan pada masyarakat Dayak Ngaju di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas?. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: (1) Teori Upaya (2) Teori Kendala dan (3) Teori Peranan. Subjek penelitian ini adalah pengrajin anyaman tas rotan di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskritif Kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Sumber data penelitian ini adalah Kepala Desa, masyarakat Dayak Ngaju, pengrajin, dan lembaga UMKM anyaman tas rotan serta dokumen yang digunakan adalah arsip, dokumen resmi Desa Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upaya pelestarian seni kriya anyaman tas rotan ini memiliki upaya untuk melestarikannya yaitu pelatihan anyaman tas rotan karena dengan adanya pelatihan akan membantu pengrajin anyaman dalam memproduksi anyaman tas rotan tersebut, dan kendala yang dihadapi pengrajin saat ini yaitu ketersediaan bahan baku yang kurang untuk memproduksi anyaman tas rotan sehingga akan memperlambat proses memproduksinya, selain itu lembaga UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam melestarikan seni kriya anyaman tas rotan dengan memberikan modal kepada pengrajin dapat mempermudah dalam menjual belikan produk dari pengrajin anyaman tas rotan sehingga laku dipasaran.

NILAI ESTETIKA TARI RIAM PANJANG DI DESA DERAWA KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN SERUYAN

AYU ELMIA NINSIH
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Ayu Elmia Ninsih, 2023. Nilai Estetika Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbig I: Komang Suarta S.Ag.,M.Si Pembimbing II : Susi, S.Fil.H.,M.Fil.H. Tari Riam Panjang tarian digunakan sebagai sarana tarian hiburan oleh masyarakat yang ada di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan dan Tari Riam Panjang selalu dibawakan dengan perasaan hati yang riang gembira serta penuh semangat. Tari Riam Panjang ditarikan atau dibawakan pada sebuah acara perkawinan, penyambutan tamu, hajatan dan pada saat upacara Tiwah yang bersifat hiburan. Tari Riam Panjang bisa dibawakan oleh segenap kalangan masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, tua, muda bahkan anak-anak. Namun demikian Tari Riam Panjang kini di tampilkan secara dominan oleh kalangan dewasa atau orang tua saja, sangat sedikit anak-anak, remaja atau pemuda yang bisa membawakan tarian ini. Walaupun tari Riam Panjang memiliki gerakan yang sederhana dan terlihat unik serta property yang digunakan sebagai ciri khas. Tari Riam Panjang selalu mendominasi dari berbagai jenis pertunjukan seni atau hiburan yang ada di Desa Derawa. Didalam penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui, memahami dan mendeskripsikan Fungsi Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. 2) mengetahui, menganalisis, memahami dan mendeskripsikan Nilai Estetika Tari Riam Panjang di Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan. Penelitian ini menggunakan teori untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: Teori fungsionalisme dan teori estetika. Metode yang digunakan untuk mengumpulkandata yaitu: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan pengdekatan deskriptif kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu proposive. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Fungsi Tari Riam Panjang sebagai tari hiburan memiliki fungsi budaya, pendidikan, ekonomi, dan estetika. 2) Nilai estetika pada Tari Riam Panjang terdapat keindahan yang terpancar dari wiraga, wirama, wirasa, dan wirupa.