2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
MADE DWIKE MAHENDRA, 2023. Proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., MA. Pembimbing II, I Made Paramarta, S.Ag., M.Si
Pada dasarnya pendidikan merupakan suatu usaha untuk membantu dan mengarahkan manusia dalam mengembangkan dirinya sampai pada titik maksimal sehingga mampu menghadapi perubahan, permasalahan dengan baik dan profesional. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas: (1) Bagaimana proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya? (2) Apa saja kendala yang dialami di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya? (3) Bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dialami di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya?
Teori yang digunakan yaitu teori Kontruktivisme, teori kendala dan teori tindakan sosial. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah (satu orang), guru (dua orang) dan orang tua siswa (dua orang). Teknik pengumpulan data: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data: 1) kondensasi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya melalui tiga tahap proses pembelajarannya. Tahap pertama yaitu awal atau persiapan, kedua tahap pelaksanaan dan ketiga tahap akhir atau evaluasi. 2) Kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah dan guru dalam proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya terdiri dari faktor: a) peserta didik terlalu aktif dan susah untuk diatur oleh guru. b) kurangnya buku ajar yang bertema. 3) Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu dengan cara melakukan study banding dan bertukar informasi dengan guru lain dan terus berbenah agar tetap dapat menjaga kualitas pembelajaran di sekolah. Pihak sekolah dan yayasan terus mengupayakan mengenai kurangnya media ajar disekolah baik mengenai buku ajar dan penyempurnaan kurikulum sehingga pembelajaran menjadi lebih berkualitas dan terarah.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mawarni, Ega. 2023. Peran Guru Agama Hindu dalam Meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan PakuKabupaten Barito Timur. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd
Skripsi ini mengkaji tentang peran guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur, Pendidikan Agama Hindu merupakan salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan moral anak baik menyangkut kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat, pendidikan agama hindu bermaksud untuk menanamkan sifat sopan santun terhadap sesama manusia agar anak mempunyai sikap yang beriman, akhlak yang mulia mencangkup etika moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama yang mencerminkan harkat dan martabat sebagai makhluk Tuhan. Berdasarkan latar belakang belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai berikut: (1) Bagaimana moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? (2) Bagaimana upaya yang dilakukan guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa agama hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur ? (3)Bagaimana kendala dalam meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan khususnya peran guru agama Hindu dalam meningkatkan moral siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori Behavioristik dan (2) Teori Kendala.
Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang beralokasikan di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder . Subjek dalam penelitian ini yakni guru agama Hindu, siswa Hindu, dan kepala sekolah SDN Kalamus. Metode dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menganalisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Moral siswa Hindu memiliki kurangnya soan santun, dan kurangnya kepedulian terhadap sesama (2) Upaya Guru agama Hindu dalam meningkatkan moral Siswa hindu diperlukan cara dan stimulus yang tepat menyenangkan dari seorang guru dan memberi contoh teladan yang baik untuk anak didiknya, sehingga anak didiknya bisa memerapkan hal-hal positif di dalam dirinya dengan cara memberi teguran dan nasehat, serta memberikan arahan (3) Kendala dalam Meningkatkan Moral faktor dari lingkungan keluarga yang kurang memberi perhatian kepada anak sehingga hal tersebut yang menjadi kendala moral siswa , faktor dari lingkungan pertemanan yang membawa ke jalan yang negatif, serta anak yang melihat temannya melakukan hal yang tidak senonoh ia malah terpengaruh dan mengikut kelakuan temannya yang tidak baik.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mawarni, Ega. 2023. Peran Guru Agama Hindu dalam Meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan PakuKabupaten Barito Timur. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd Skripsi ini mengkaji tentang peran guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur, Pendidikan Agama Hindu merupakan salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan moral anak baik menyangkut kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat, pendidikan agama hindu bermaksud untuk menanamkan sifat sopan santun terhadap sesama manusia agar anak mempunyai sikap yang beriman, akhlak yang mulia mencangkup etika moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama yang mencerminkan harkat dan martabat sebagai makhluk Tuhan. Berdasarkan latar belakang belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai berikut: (1) Bagaimana moral siswa hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? (2) Bagaimana upaya yang dilakukan guru agama hindu dalam meningkatkan moral siswa agama hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur ? (3)Bagaimana kendala dalam meningkatkan Moral Siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur? Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan khususnya peran guru agama Hindu dalam meningkatkan moral siswa Hindu di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori Behavioristik dan (2) Teori Kendala. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang beralokasikan di SDN Kalamus Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder . Subjek dalam penelitian ini yakni guru agama Hindu, siswa Hindu, dan kepala sekolah SDN Kalamus. Metode dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menganalisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Moral siswa Hindu memiliki kurangnya soan santun, dan kurangnya kepedulian terhadap sesama (2) Upaya Guru agama Hindu dalam meningkatkan moral Siswa hindu diperlukan cara dan stimulus yang tepat menyenangkan dari seorang guru dan memberi contoh teladan yang baik untuk anak didiknya, sehingga anak didiknya bisa memerapkan hal-hal positif di dalam dirinya dengan cara memberi teguran dan nasehat, serta memberikan arahan (3) Kendala dalam Meningkatkan Moral faktor dari lingkungan keluarga yang kurang memberi perhatian kepada anak sehingga hal tersebut yang menjadi kendala moral siswa , faktor dari lingkungan pertemanan yang membawa ke jalan yang negatif, serta anak yang melihat temannya melakukan hal yang tidak senonoh ia malah terpengaruh dan mengikut kelakuan temannya yang tidak baik.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Strategi pembelajaran menjadi tolak ukur dalam memotivasi belajar peserta didik dan memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran tergantung prosesnya guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang akan di ajarkan pada peserta didik. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala guru dalam memotivasi belajar peserta didik. Terutama faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yaitu minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dalam menguasai pembelajaran. Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri anak, yaitu guru kurang memahami strategi pembelajaran dan karakteristik peserta didik dalam pembelajaran sehingga pemilihan materi dan strategi yang digunakan kurang relevan dengan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi tentang Strategi Guru dalam Memotivasi Peserta Didik Kelas IV C di SDN Percobaan Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori strategi pembelajaran, teori belajar, teori motivasi dan teori Humanistik sebagai teori pendukung. Subjek penelitian adalah mulai dari: kepala sekolah, guru wali kelas sekaligus guru pengampu mata pelajaran Bahasa inggris dan guru pengampu mata pelajaran Agama Hindu, peserta didik kelas IV. Hasil penelitian ini adalah, 1) untuk menjelaskan strategi guru dalam memotivasi belajar peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya, 2) Untuk mengatahui kendala guru dalam memotivasi peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa strategi guru dalam memotivasi belajar peserta didik adalah dengan meningkatkan strategi pembelajar. 1) Melakukan pembelajaran yang bervariasi, mengenal karakteristik peserta didik, mengetahui keinginan peserta didik dan melakukan pendekatan secara emosional pada peserta didik. 2) kendala guru dalam memotivasi belajar peserta didik adalah sarana dan prasarana menjadi tolak ukur dari keberhasilannya suatu pembelajaran yang ada di sekolah. Dengan kurangnya sarana dan prasarana di sekolah maka motivasi belejar peserta didik di SDN Percobaan Palangka Raya menurun.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The research is entitled The Existence of Traditional Mantir Authority in the Implementation of Kaharingan Hindu Marriages in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency. This research aims to determine the existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out marriages of Kaharingan Hinduism, the factors that influence the existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out marriages of Kaharingan Hinduism in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency and the impact of the existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out marriages Kaharingan Hinduism in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency. To answer these problems, this research used several theories, namely existentialism theory, legal effectiveness, and theory of linear/change. The research used a qualitative method that the research results will be described based on the findings. The research findings show the following results. 1. the existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out marriages for Kaharingan Hindus in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency, can be seen at the pre-wedding time of Hakumbang Auh, Maja Misek, and Mananggar Janji. regarding the validity of marriages, the authority of the Traditional Mantir to carry out marriages lies in the implementation of Mutar Sangku and Manyaki Panganten, after the implementation of marriages the authority of the Traditional Mantir lies in the implementation of the Maruah Pali and Pakaja Manantu ceremonies, handling various types of marriages such as marriages resulting from out-of-wedlock pregnancy and Saruk/Sala Rihit marriages. 2. Factors that influence the existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out Kaharingan Hindu marriages in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency consist of legal factors, religious factors, knowledge factors, social factors, and cultural factors. 3. The existence of the authority of the Traditional Mantir in carrying out marriages of Kaharingan Hinduism in Tumbang Manggu Village, Sanaman Mantikei District, Katingan Regency has some impacts on the community, on life, on harmony, on institutions and on family.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yaitu minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dalam menguasai pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri anak, yaitu guru kurang memahami karakteristik peserta didik dalam belajar muatan lokal bahasa Dayak Ngaju sehingga pemilihan materi dan strategi yang digunakan kurang relevan dengan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi tentang pendidikan dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju SDN 8 Menteng Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori Humanistik. Subjek penelitian yaitu: kepala sekolah, guru pengampu mata pelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, peserta didik kelas IV. Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengatahui penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju (2) Untuk mengatahui upaya yang diterapkan untuk mangatasi kesulitan dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju meliputi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Upaya yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam memahami pembejaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju yaitu: 1) Kepala sekolah menjadi motivator bagi guru dan peserta didik agar pembelajaran muatan lokal dapat berjalan dengan baik; 2) Membiasakan peserta didik berbicara menggunakan bahasa Dayak Ngaju pada saat pembelajaran muatan lokal berlangsung; 3) Memberikan pekerjaan rumah yaitu menulis karangan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; 4) praktik percakapan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; dan 5) menggunakan metode pembelajaran tanya jawab.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Wayan Lesmana Wijaye. 2023. Pemanfaatan Media Pembelajaran Audio Visual dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di SMAN 1 Basarang Kabupaten Kapuas Dosen Pembimbing Skripsi 1. Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H. Dosen Pembimbing Skripsi 2. Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang pemanfaatan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMAN 1 Basarang, Kabupaten Kapuas. Media audio visual merupakan media yang menggabungkan antara suara dan gambar seperti film. Media pembelajaran perlu dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya siswa agama Hindu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan tes. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X beragama Hindu yang berjumlah 11 orang pada semester 2 di SMAN 1 Basarang, Kabupaten Kapuas. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teori behavioristik dan teori humanistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan media audio visual dimulai dari tahapan penyiapan RPP, menyiapkan media audio visual yang akan digunakan dalam pembelajaran berupa film Ramayana yang durasinya disesuainkan dengan jam pelajaran, mempersiapkan kelistrikan, menyiapkan LCD proyektor dan memastikan LCD proyektor dapat berfungsi dengan baik sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. 2) Aktivitas peneliti pada siklus 1 kurang melakukan persiapan sehingga penanyangan film menjadi terpotong-potong dan mengakibatkan informasi yang didapat oleh siswa menjadi tidak utuh. Dengan skor yang diperoleh 3,07 dengan kreteria baik. Dan pada siklus 2, peneliti telah melakukan persiapan yang matang sehingga media audio visual berupa film Ramayana yang digunakan telah dapat disimak dengan baik oleh siswa dan siswapun mendapatkan informasi yang utuh. Dengan skor yang diperoleh pada siklus 2 yaitu 3,7 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas siswa menunjukan adanya peningkatan aktivitas belajar yang signifikan dari siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1 total skor 23 dengan rata-rata 2,5 dengan kriteria cukup baik sedangkan pada siklus 2 total skor 33 dengan rata-rata 3,6 dengan kriteria Sangat Baik. Motivasi belajar siswa yang dilihat dari hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan dimana pada siklus 1 jumlah siswa yang tuntas ada 8 orang dari 11 orang siswa dengan persentase 73% dan dengan kriteria Baik. Sedangkan pada siklus 2 seluruh siswa tuntas (11 orang) dengan persentase 100% dan dengan kriteria Sangat Baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Objek wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang terletak di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, yang sering disebut dengan nama “Pesona Wisata Alam Air Hitam Sungai Sebangau Kota Palangka Raya”. Dermaga Kereng Bangkirai merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Sebangau dan merupakan tujuan wisata alam. Apalagi didukung oleh aksesibilitas yang cukup dekat, dimana kawasan ini hanya berjarak sekitar 12 km dari jantung Kota Palangka Raya. Panorama keindahan dan di dukung dengan fasilitas di dermaga Kereng Bangkirai. Objek wisata dermaga Kereng Bangkirai memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor ekonomi, khususnya di Kereng Bangkira. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Apakah Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk Mengetahui Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas di Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Untuk Mengetahui Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pelayanan dan (2) Teori Fungsional Struktural. Subjek penelitian ini adalah Pemerintah Desa, Masyarakat, Pemerintah dan Pengunjung. Hasil penelitian ini adalah; (1) Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Objek Wisata Dermaga Kereng Bangkirai, perlu lebih di maksimalkan lagi untuk menarik wisatawan luar daerah hingga negeri (2) Kendala utama yang dihadapi kurangnya anggaran yang digunakan dalam Pengelolaan Dermaga Kereng Bangkirai, serta perlu ditingkatkan kembali partisipasi masyarakat ataupun pemerintah
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MADE DWIKE MAHENDRA, 2023. Proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., MA. Pembimbing II, I Made Paramarta, S.Ag., M.Si Pada dasarnya pendidikan merupakan suatu usaha untuk membantu dan mengarahkan manusia dalam mengembangkan dirinya sampai pada titik maksimal sehingga mampu menghadapi perubahan, permasalahan dengan baik dan profesional. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas: (1) Bagaimana proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya? (2) Apa saja kendala yang dialami di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya? (3) Bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dialami di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya? Teori yang digunakan yaitu teori Kontruktivisme, teori kendala dan teori tindakan sosial. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah (satu orang), guru (dua orang) dan orang tua siswa (dua orang). Teknik pengumpulan data: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data: 1) kondensasi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya melalui tiga tahap proses pembelajarannya. Tahap pertama yaitu awal atau persiapan, kedua tahap pelaksanaan dan ketiga tahap akhir atau evaluasi. 2) Kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah dan guru dalam proses pembelajaran di Pratama Widya Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya terdiri dari faktor: a) peserta didik terlalu aktif dan susah untuk diatur oleh guru. b) kurangnya buku ajar yang bertema. 3) Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu dengan cara melakukan study banding dan bertukar informasi dengan guru lain dan terus berbenah agar tetap dapat menjaga kualitas pembelajaran di sekolah. Pihak sekolah dan yayasan terus mengupayakan mengenai kurangnya media ajar disekolah baik mengenai buku ajar dan penyempurnaan kurikulum sehingga pembelajaran menjadi lebih berkualitas dan terarah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yaitu minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dalam menguasai pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri anak, yaitu guru kurang memahami karakteristik peserta didik dalam belajar muatan lokal bahasa Dayak Ngaju sehingga pemilihan materi dan strategi yang digunakan kurang relevan dengan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi tentang pendidikan dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju SDN 8 Menteng Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori Humanistik. Subjek penelitian yaitu: kepala sekolah, guru pengampu mata pelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, peserta didik kelas IV. Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengatahui penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju (2) Untuk mengatahui upaya yang diterapkan untuk mangatasi kesulitan dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju meliputi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Upaya yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam memahami pembejaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju yaitu: 1) Kepala sekolah menjadi motivator bagi guru dan peserta didik agar pembelajaran muatan lokal dapat berjalan dengan baik; 2) Membiasakan peserta didik berbicara menggunakan bahasa Dayak Ngaju pada saat pembelajaran muatan lokal berlangsung; 3) Memberikan pekerjaan rumah yaitu menulis karangan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; 4) praktik percakapan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; dan 5) menggunakan metode pembelajaran tanya jawab.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, juga memotivasi mahasiswa untuk aktif menjadi kondisi pembelajaran ideal yang diharapkan bisa diterapkan di Indonesia saat ini. Kondisi yang diharapkan ini berbanding terbalik dengan kondisi pembelajaran yang ada. Solusi yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut adalah mengubah pembelajaran yang semula menggunakan model Teacher Centered Learning diubah menggunakan Student Centered Learning (SCL) dan Flipped Classroom (FC) adalah salah satu metode SCL yang tepat digunakan. Media Self-Assessment Questionnaire (SAQ) telah lama digunakan sebagai media assessment dalam ranah klinik juga pendidikan Ayurveda. SAQ memiliki banyak kelebihan terutama dalam meningkatkan keaktifan penggunanya dan sejalan dengan metode SCL dan FC. Kombinasi metode FC dengan media SAQ diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas metode FC dan media SAQ terhadap hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar mahasiswa di IAHN-TP Palangka Raya. Teori Konstruktivisme Piaget yang memberikan kesempatan pembelajar untuk membangun pengetahuan juga pemahamannya sendiri dalam proses pembelajaran menjadi landasan penelitian ini.. Pendekatan kuantitafif pre-experimental design dengan model one-group pre-test and post-test design digunakan untuk mengukur hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar 66 orang mahasiswa Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya semester empat yang mengambil mata kuliah Pengantar Ayur Weda pada tahun ajaran 2022/2023. Instrumen tes berupa pre-test dan post-test 11 butir soal pilihan ganda digunakan untuk mengukur hasil belajar mahasiswa dengan N-Gain Score. Sedangkan instrumen non-tes berupa kuesioner dengan skala Likert digunakan untuk mengukur motivasi dan penerimaan model belajar mahasiswa. Dari analisa data penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: 1) Nilai peningkatan hasil belajar mahasiswa sebesar 0,3 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7.berarti peningkatan hasil belajar tergolong sedang. Sedangkan efektivitas yang didapat sebesar 32% tergolong tidak efektif, 2) Motivasi belajar mahasiswa sebesar 73,9% yang berarti motivasi tinggi dan efektif, dan 3) Penerimaan model belajar sebesar 75,1% yang berarti penerimaan model tinggi dan efektif. Sehingga dapat dapat disimpulkan bahwa metode FC dan media SAQ belum efektif terhadap hasil belajar, hanya efektif terhadap motivasi dan penerimaan model belajar.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini mengkaji tentang peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya. Lagu keagamaan tidak hanya sebuah lagu biasa yang dinyanyikan di Pasraman, tetapi lagu keagamaan adalah sebuah lagu dengan lirik yang memuat ajaran tentang pendidikan agama Hindu. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan, terdapat perbedaan antara harapan dan kenyataan yang menghasilkan suatu gap, selain itu berdasarkan hasil pencarian literature kepustakaan yang serupa, masih banyak bahkan belum ada yang mengkaji terkait peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu.
Penelitian ini terfokus pada peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya dengan rumusan masalah: 1) Nilai-nilai pendidikan agama Hindu apa saja yang terkandung dalam lagu keagamaan di Pasraman Kota Palangka Raya? 2) Bagaimana peran dan fungsi lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil yakni: Pertama, nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam lagu keagamaan di Pasraman Kota Palangka Raya dibagi menjadi dua, yaitu nilai pendidikan agama Hindu Paravidya dengan nilai-nilainya sebagai berikut: 1) Ranying Hatalla menciptakan manusia, 2) Percaya adanya manifestasi Tuhan, 3) Berserah diri kepada Tuhan, 4) Memuja Tuhan, dan 5) Percaya kemahakuasaan Sang Hyang Widhi. Nilai pendidikan agama Hindu Aparavidya dengan nilai-nilainya yakni: 1) Nilai pendidikan susila, 2) Nilai pendidikan keagamaan Hindu, dan 3) Nilai pendidikan estetika. Kedua, peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu sebagai berikut: 1) Pemotivasi peningkatan keimanan, 2) Pengembang pendidikan karakter, dan 3) Pedoman interaksi sosial. Fungsi lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu yakni: 1) Meningkatkan keimanan, 2) Mengembangkan pendidikan karakter, dan 3) Meningkatkan hidup bersosialisasi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK I Made Wawan Andriawan, 2023 : Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya Dalam Pencegahan Berita Hoaks Di Media Sosial. Pembimbing I: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II: Wentin, S.Ag., M.Pd.H Hoaks dewasa ini banyak disebarluaskan melalui media digital, khususnya media sosial. Dalam upaya pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial maka perlunya strategi dalam menangani berita hoaks yang tersebar luas di media sosial, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya seyogyanya memiliki strategi yang tepat untuk mencegah berita hoaks yang tersebar di media sosial. Rumusan masalah penelitian ini yaitu (1) Bagaimana strategi Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandaian (Diskominfo) Kota Palangka Raya dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial. (2) Apakah faktor-faktor yang mendukung dan menghambat strategi dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di Media Sosial. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai strategi Diskominfo Kota Palangka Raya dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial, serta faktor apa saja yang mendukung dan menghambat strategi Diskominfo Kota Palangka Raya Dalam Pencegahan penyebarluasan Berita Hoaks Di Media Sosial. Teori yang digunakan untuk mengkaji masalah ini adalah (1) teori Strategi Komunikasi dan (2) Teori Komunikasi Sibernetik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber Data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah Sekertaris Diskominfo Kota Palangka Raya, Jabatan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Sub Koordinator Layanan Informasi Publik, Kabid Pengelola Informasi Publik, Jabatan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Sub Koordinator Pengelolaan Media Komunikasi Publik, Kasubbag umum dan kepegawaian. Hasil penelitian ini adalah strategi yang digunakan oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya menetapkan beberapa metode yaitu secara langsung (1) Sosialisasi (2) Diskominfo goes to school (3) literasi media, tidak langsung antara lain (1) webinar-webinar (2) website (3) pengaduan lapor. Hasil penelitian ini adalah Faktor pendukung (1) pemerintah pusat (2) pemerintah daerah (3) Sebagian masyarakat yang sadar akan informasi. Sedangkan faktor penghambat (1) masyarakat yang tidak sadar terhadap informasi (2) Diskominfo tidak memiliki kewenangan untuk memblokir akun penyebar berita hoaks (3 Diskominfo Kota Palangka Raya tidak memiliki aplikasi pendeteksi berita hoaks.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MARISA WULANDARI 2023 : Peran Damang Dalam Menyelesaikan Kasus Ganti Rugi Sengketa Tanah Adat Hak Milik Individu Dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) Di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, I Komang Darman, SH.,MH. Pembimbing II, Herwandi, MH. Berdasarkan latar belakang maka dalam penelitian ini ada tiga pokok permasalahan yang harus di bahas (1). Bagaimanakah Peran Damang dalam penyelesaian kasus ganti rugi sengketa tanah adat hak milik individu dengan Pt. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. (2). Bagaimanakah proses penyelesaian sengketa tanah adat hak milik individu dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) Di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. (3). Apakah yang menjadi pertimbangan Damang dalam menyelesaikan sengketa tanah adat hak milik individu dengan PT. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah, Teori kewenangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara. dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dan Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan yaitu : (1). Peran Damang dalam Menyelesaikan kasus ganti rugi sengketa tanah adat hak milik individu dengan Pt. Bharinto Ekatama (BEK) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara. Melalui Lembaga Adat Desa Benangin maka segala konflik/sengketa di selesaikan secara damai berdasarkan musyawarah dan mufakat. (2). Beberapa tahapan proses penyelesaian sengketa 1). Pelaporan atau Pengaduan 2). Pemanggilan Para Pihak 3). Sidang Peradilan Adat 4). Pengambilan Keputusan diselesaikan berdasarkan Pertimbangan Damang pada Peraturan Daerah Kalimantan Tengan Nomor 16 Tahun 2008
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
MAYA, 2023, Filosofi Mempelai Duduk Di Atas Gong Dalam Perkawinan Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Perspektif Hukum Hindu) Skripsi. Fakultas Dharma Sastra. Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri “Tampung Penyang” (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I). Mariatie, S.Ag.,M.Si. Pembimbing (II). Dede Suryanto, MH. Perkawinan menurut ajaran agama Hindu Kaharingan yaitu keinginan dalam menjalankan kehidupan, mereka mampu untuk menjalani kehidupannya guna membangun rumah tangganya dalam sebuah rumah yang besar menjadi rumah tangga yang bahagia dan sejahtera. Masalah yang diteliti : (1). Bagaimana filosofis mempelai duduk di atas gong dalam perkawinan masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Persepektif Hukum Hindu) ? (2) Apakah akibat bila mempelai tidak duduk di atas gong dalam perkawinan masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Persepektif Hukum Hindu)? Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah tersebut adalah Teori Simbol dan Teori Sebab Akibat (kausalitas). Subjek penelitian ini adalah Umat Hindu Kaharingan, Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan, Tokoh Umat Hindu Kaharingan, Mantir Adat Desa Bukit Batu, dan Pisor. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Data dianalisis dengan metode kualitatif dengan Langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Filosofi mempelai duduk di atas gong dalam perkawinan masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur adalah sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan berumah tangga dan sebagai tempat bersandar dalam memelihara ikatan perkawinan agar tidak terpisahkan sampai maut memisahkan, karena dalam konsep ajaran perkawinan Nyai Endas Bulau Lisan Tingang adalah Nyamah Hentang Tulang Ije Sandung Mantang artinya ikatan perkawinan bagi masyarakat Hindu Kaharingan tak dapat dipisahkan sampai dunia akhirat tetap satu tempat/rumah/sandung. (2) apabila kedua mempelai tidak duduk di atas gong yaitu akan berdampak pada kehidupan kedua mempelai dalam berumah tangga yaitu kurang harmonis, kurang membawa berkah terhadap kehidupan mereka berdua akan tetapi juga tidak terlalu fatal akibatnya karena menyesuaikan sistem perkawinannya menurut masyarakat desa setempat sistem perkawinan ada dua hal yang dilakukan yaitu perkawinan Kicak Kacang dan Ritual Perkawinan yang selengkapnya menggunakan hewan kurban babi/sapi. Perbedaan tatacara perkawinan biasanya ada tingkatan yang pertama kalau dilaksanakannya menggunakan hewan kurban yaitu babi wajib dilaksanakan duduk di atas gong, sedangkan kalau hanya menggunakan ayam hanya duduk di tikar putih tidak memegang kayu Sawang Untung dikatakan perkawinan Kicak Kacang. Kata Kunci : Filosofi, Mempelai Duduk Di Atas Gong, Perspektif Hukum Hindu
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
MAYA SAFITRI, 2023. Implementasi Budaya Literasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agma Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Pembimbing II Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H.
Budaya literasi penting dalam memperkaya kosakata, memperluas wawasan dan pengetahuan, membantu berpikir kritis, di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan masih dalam tahap pembiasaan termasuk dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Ada tiga permasalahan yang akan dibahas dibahas: (1) Bagaimana implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (2) Apa kendala implementasi budaya literasi pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan? (3) Bagaiman upaya mengatasi kendala implementasi budaya literasi di SMP Tarung Riwut Luwuk Kanan?.
Teori yang digunakan yaitu teori implementasi, kendala dan humanistik. Informan penelitian adalah guru agama Hindu (satu orang), kepala sekolah (satu orang) dan siswa agama Hindu (3 orang). Teknik pengumpulan data: 1) observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data: 1) kondensasi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan.
Dari hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa 1) guru mengimplementasikan budaya literasi dengan mengarahkan siswa untuk membaca buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan buku mata pelajaran lain yang berhubungan dengan pendidikan moral selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. 2) kendala yang dihadapi berasal dari a) faktor manusiawi: guru agama Hindu belum mengikuti pelatihan secara khusus tentang budaya literasi, dan siswa agama Hindu belum mampu melafalkan bahasa sangiang dengan fasih; b) faktor intitusional: belum tersediannya ruangan khusus untuk belajar agama Hindu; dan c) faktor intruksional: kurangnya buku bacaan agama Hindu. Dan 3) upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah: membeli buku tambahan dan mengusulkan kepihak dinas terkait untuk mengirimkan buku serta mengikutkan para guru dalam kegiatan seminar atau pelatihan. Dan upaya yang dilakukan oleh guru agama Hindu: menyediakan buku Kandayu, kitab suci Panaturan dan memanfaatkan buku mata pelajaran lain.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Objek wisata Surung Danum di Kelurahan Habaring Hurung Kota Palangka Raya, merupakan objek wisata sumber daya alam buatan, Salah satu potensi alam wisata Surung Danum adalah air hitamnya. Akan tetapi kemampuan manejerial masyarakat masih kurang dalam mengelola dikarenakan sumber daya manusianya masih kurang mumpuni. Maka dari itu agar tetap terjaga dan diminati oleh pengunjung, maka pemberdayaan SDM perlu dilakukan dalam upaya memberi kemampuan pelaku usaha wisata untuk menangani kunjungan wisatawan. Pemberdayaan SDM dapat memberikan informasi kepada pengelola tentang tingkat atau besarnya kemampuan yang dimiliki individu pelaku usaha wisata. Tingkat kemampuan dapat dijadikan acuan dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha bidang pariwisata. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian tentang pemberdayaan pelaku usaha wisata Surung Danum untuk mengetahui apakah pemberdayaan SDM pelaku usaha wisata tersebut memadai kemampuan individunya.Berdasarkan permasalahan dari latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah pemberdayaan SDM para pelaku usaha di kawasan wisata Surung Danum (2) Bagaimanakah keterlibatan pemerintah setempat terhadap pemberdayaan pelaku usaha di kawasan wisata Surung Danum. Adapun teori yang digunakan dalam mengkaji permasalahan ini yaitu: (1) Teori Manajemen Sumber Daya Manusia (2) Teori Pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui metode: observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Penentuan informan yang digunakan adalah teknik purposivesampling dengan teknik penentuan sampel sudah ditentukan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) pemberdayaan SDM pelaku usaha wisata Surung Danum diperlukan untuk meningkatkan kualitas daya pikir dan daya fisik tiap individu pelaku usaha terkait bidang pelayanan pengunjung, baik dalam bentuk pelatihan dan pengajaran atau kegiatan sejenisnya (2) Keterlibatan pemerintah setempat terhadap pemberdayaan pelaku usaha wisata Surung Danum tidak dapat direalisasikan karena belum terjalin kerjasama antara pemerintah Kelurahan Habring Hurung dengan pengelola kawasan wisata Surung Danum.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
MADE SUKRINI, 2023 Makna Japa Mantra Siwaratri Bagi Pemuda Hindu Di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M. Ag dan Pembimbing II Dr. Suryanto, S.Pd.,M.P.d.
Umat Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan perayaan hari raya Siwaratri dengan melaksanakan persembahyangan bersama dilanjutkan dengan kegiatan spiritual dalam bentuk pengulangan nama suci Tuhan atau japa mantra. Penelitian ini mengkaji tentang makna japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengeksplorasi proses pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (2) Mengungkap makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; (3) Mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini berlokasi di Desa Mantaren II, dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Februari 2023. Informan penelitian adalah Rohaniawan Hindu, Pengurus PHDI Kecamatan Kahayan Hilir, dan Pemuda Hindu Desa Mantaren II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II memiliki tahapan yaitu, persiapan, persembahyangan, japa mantra Siwaratri, dan pasca japa mantra Siwaratri. Makna pelaksanaan japa mantra Siwaratri bagi pemuda Hindu di Desa Mantaren II yaitu makna ketenangan batin, makna peningkatan rasa welas asih, makna sabar dan bijaksana, makna proses pendidikan karakter, makna spritual, dan makna damai. Kendala yang dihadapi pemuda Hindu dalam pelaksanaan japa mantra Siwaratri di Desa Mantaren II yaitu kendala internal berupa, kurangnya motivasi dalam diri, pikiran yang kurang kosentrasi, dan keadaan fisik yang kurang sehat. Adapun kendala eksternal berupa, tempat yang kurang nyaman, cuaca yang kurang mendukung, gangguan hewan kecil, pengaruh teman yang kurang baik, dan kurangnya dorongan para tokoh umat Hindu setempat.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Made Wawan Andriawan, 2023 : Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya Dalam Pencegahan Berita Hoaks Di Media Sosial. Pembimbing I: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II: Wentin, S.Ag., M.Pd.H Hoaks dewasa ini banyak disebarluaskan melalui media digital, khususnya media sosial. Dalam upaya pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial maka perlunya strategi dalam menangani berita hoaks yang tersebar luas di media sosial, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya seyogyanya memiliki strategi yang tepat untuk mencegah berita hoaks yang tersebar di media sosial. Rumusan masalah penelitian ini yaitu (1) Bagaimana strategi Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandaian (Diskominfo) Kota Palangka Raya dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial. (2) Apakah faktor-faktor yang mendukung dan menghambat strategi dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di Media Sosial. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai strategi Diskominfo Kota Palangka Raya dalam pencegahan penyebarluasan berita hoaks di media sosial, serta faktor apa saja yang mendukung dan menghambat strategi Diskominfo Kota Palangka Raya Dalam Pencegahan penyebarluasan Berita Hoaks Di Media Sosial. Teori yang digunakan untuk mengkaji masalah ini adalah (1) teori Strategi Komunikasi dan (2) Teori Komunikasi Sibernetik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber Data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah Sekertaris Diskominfo Kota Palangka Raya, Jabatan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Sub Koordinator Layanan Informasi Publik, Kabid Pengelola Informasi Publik, Jabatan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Sub Koordinator Pengelolaan Media Komunikasi Publik, Kasubbag umum dan kepegawaian. Hasil penelitian ini adalah strategi yang digunakan oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya menetapkan beberapa metode yaitu secara langsung (1) Sosialisasi (2) Diskominfo goes to school (3) literasi media, tidak langsung antara lain (1) webinar-webinar (2) website (3) pengaduan lapor. Hasil penelitian ini adalah Faktor pendukung (1) pemerintah pusat (2) pemerintah daerah (3) Sebagian masyarakat yang sadar akan informasi. Sedangkan faktor penghambat (1) masyarakat yang tidak sadar terhadap informasi (2) Diskominfo tidak memiliki kewenangan untuk memblokir akun penyebar berita hoaks (3 Diskominfo Kota Palangka Raya tidak memiliki aplikasi pendeteksi berita hoaks.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggali bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-kota Palangka Raya. Agama Hindu dikenal kental terhadap ajaran, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya, salah-satunya ajaran yang juga merupakan bagian dari Hindu di Kalimantan Tengah yaitu ajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan. Pada SMA Negeri se-kota Palangka Raya banyak siswa yang masih menganut ajaran Hindu kaharingan sehingga dalam penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi yang pembelajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalahnya: Bagaimanakah implementasi, kendala, dan solusi yang dilakukan dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1). Teori Kognitivisme, 2). Teori Kendala, 3). Teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif Kualitatif dengan lokasi di SMA Negeri 1 Palangka Raya, SMA Negeri 3 Palangka Raya, dan SMA Negeri 6 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data Primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa para guru agama Hindu di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya juga melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran dengan mengkolaborasikan, mengaitkan, menyatukan ajaran Hindu Kaharingan dengan Hindu secara umum. Meskipun di dalam penerapannya terdapat kendala yaitu kurangnya bahan ajar yang dapat menjadi pedoman untuk mendukung pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan agar dapat pengetahuan dan pemahaman siswa lebih mendalam. Selain itu, kendala lain yang dirasakan oleh guru agama Hindu dan siswa agama Hindu di beberapa sekolah yaitu tidak mendapatkan ruang belajar khusus mata pelajaran agama Hindu yang layak dan nyaman karena guru dan peserta didik menganggap pembelajaran agama merupakan privasi dan membutuhkan ruang privat. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu para guru dan siswa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mencari sumber maupun literatur lain yang ada di internet mengenai materi kearifan lokal Hindu Kaharingan. Kedua, para guru masih mengupayakan untuk mengusulkan ruang kelas khusus agama Hindu kepada pihak sekolah agar kiranya dapat dipertimbangkan.