2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pembelajaran tematik bukanlah hal yang baru dalam sistem pendidikan Indonesia bahkan saat ini sudah menjadi roh pelaksanaan kurikulum yang dikembangkan, khususnya di Sekolah Dasar. Namun dalam penerapannya masih banyak menemui kendala. Masih minimnya contoh pelaksanaan pembelajaran tematik secara praktis merupakan salah satu penyebabnya. Buku ini disusun untuk membantu praktisi pendidikan, khususnya guru dan calon guru sebagai acuan dalam melaksanakan pembelajaran tematik. Tidak hanya menyajikan teori, tapi buku ini juga disertai dengan contoh aplikasi dalam proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan penilaian. Secara sistematis buku ini menyajikan: ~ konsep dasar pembelajaran tematik; ~ landasan dan teori belajar; ~ implikasi pembelajaran tematik; ~ pembelajaran tematik terpadu; ~ desain pembelajaran tematik terpadu; ~ model pembelajaran; ~ pengembangan media pembelajaran tematik; ~ penilaian pembelajaran tematik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Ulpatiana. 2021. Penerapan Strategi Active Learning Di Era New Normal Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H
Skripsi ini mengkaji penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu Di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Kurangnya keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga perlunya strategi yang dapat memberikan perkembangan hasil belajar siswa agama Hindu sehingga diterapkan strategi active learning. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji : 1) Penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, penyebaran angket atau dengan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori belajar Konstruktivisme dan teori belajar Humanistik.
Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa : 1) Penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi, yang dimana membuat keaktifan siswa cukup meningkat.Dan sekarang guru menerapkan dengan interaksi, komunikasi, refelaksi sehingga siswa tidak jenuh dengan materi yang disampaikan. Kendala dalam strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran agama Hindu yaitu karena terbatasnya waktu belajar serta penyampaian materinya sebab di era new normal ini pelaksanaan pembelajaran secara jarak jauh sehingga pertemuan antara guru dan siswa terbatas. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan yaitu Penerapan strategi active learning ini sangat berpengaruh terhadap keaktifan siswa sebab guru agama Hindu sudah menerapkan metode ceramah dan diskusi agar tidak hanya guru saja yang berperan aktif tetapi siswa juga mendapatkan hasil yang positif bagi perkembangan pembelajarannya. Kedisiplinan siswa agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan lumayan baik karena siswa agama Hindu tetap mematuhi aturan yang dibuat oleh pihak sekolah serta mengikuti pembelajaran yang sudah ditentukan oleh sekolah. Minat belajar siswa cukup meningkat setelah diterapkan strategi active learning. Hal ini dapat dilihat dari ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.
Kata Kunci : Penerapan, Strategi, Active Learning, New Normal, Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI
Patmawati, Rena. 2021. Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di Smp Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H
Skripsi ini mengkaji upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan. Upaya guru adalah usaha yang dilakukan guru sebagai pendidik profesional dalam mendidik, membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi peserta didik dengan mengembangkan segala potensi. Motivasi diri untuk terus belajar merupakan hal yang sangat penting bagi setiap siswa Hindu, karena motivasi tersebut yang akan menggugah siswa untuk tetap belajar. Sebaliknya, tanpa motivasi maka siswa akan merasa sulit untuk memahami materi yang telah dijelaskan oleh guru. Sebab motivasi yang mampu membangun dan merubah tingkah laku seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain, karena motivasi sangat penting bagi siswa Hindu. Motivasi yaitu minat atau kemauan untuk mengubah suatu pola dalam tingkah laku (belajar), sehingga sesuatu itu menjadi menarik untuk dipelajari. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (2) Kendala upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dikaji dengan teori perilaku (Behavioristik), teori motivasi, dan teori kendala.
Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan dalam proses pembelajaran di kelas dengan rangkaian perencanaan dan persiapan meliputi metode, media dan bahan ajar sesuai dengan buku kurikulum 2013. Rangkain proses pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Bentuk motivasi yang diberikan dengan penghargaan yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Hindu kepada siswa Hindu berupa kalimat pujian agar belajar dengan rajin, tekun dan disiplin. Selain itu, siswa Hindu saat berinteraksi dengan guru di sekolah berperilaku santun, tanggung jawab, serta bhakti kepada guru dan guru mata pelajaran agama Hindu; (2) Kendala guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu yang ditemukan dalam penelitian, yaitu siswa Hindu pasif saat proses pembelajaran, masih kurang dalam pelafalan untuk melantunkan doa Puja Tri Sandya, belum tersedia media sebagai penunjang belajar di dalam ruang kelas seperti LCD proyektor, dan lingkungan sekolah yang terkadang belum efektif, sehingga fokus belajar siswa Hindu menjadi terganggu.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia Pendidikan Awalnya Proses Pembelajaran tatap muka diganti dengan Proses Pembelajaran Daring sesuai dengan Surat Edaran Kemendikbud agar segala kegiatan diganti menjadi Work From Home. Rumusan Masalah Bagaimana Implementasi Pembelajaran Daring untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya, dan dampak implikasi pembentukan karakter kedisiplinan Siswa dalam Pembelajaran Daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Pembelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya, untuk memahami,mengetahui dan mengkaji dampak Implikasi pembentukan karakter siswa selama pelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya dari Subjek Penelitian yaitu Kepala Sekolah, Guru Agama Hindu dan siswa beragama Hindu di SMP Isen Mulang palangka Raya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Metode pengumpulan data adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif.Teori yang digunakan yaitu teori Perilaku (Behavioristik) dan Teori Motivasi. Hasil Penelitian Implementasi Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk disiplinan siswa di SMP Isen Mulang pada masa pandemicovid-19adalah guru membuat RPP-PJJ dan menyiapkan materi berupa PPT dan video lalu dibagikan kepada siswa melalui aplikasi google meeting pada google classroom. Untuk memudahkan siswa mengetahui adanya tugas di google classroom, guru menginformasikannya melalui pesan whatsapp. Setelah siswa mengerjakan tugas yang diberikan, maka guru akan mendisiplinkan siswa melalui ketepatan waktu siswa dalam mengumpulkan tugas, serta kehadiransiswa selama pembelajaran daring berlangsung di terapkan di SMP Isen Mulang Palangka Raya, guru juga melaksanakan evaluasi atau penilaian dengan melakukan atau memantau adanya perkembangan siswa biarpun di masa pendemi seperti ini dan guru juga langsung mengambil tindakan yaitu dengan memberikan tugas dan memberikan sikap spiritual yang dapat dilakukan di rumah kepada siswa. Karakter/sikap yang harus dijalankan sesusai kurikulum dan ketentuan yang ada karena secara keseluruhan sangat berperan penting pada generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, akademik, psikologis dan sosial dalam meningkatkan kesadaran pada siswa.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ulpatiana. 2021. Penerapan Strategi Active Learning Di Era New Normal Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H Skripsi ini mengkaji penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu Di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Kurangnya keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga perlunya strategi yang dapat memberikan perkembangan hasil belajar siswa agama Hindu sehingga diterapkan strategi active learning. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji : 1) Penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, penyebaran angket atau dengan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan yaitu : reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori belajar Konstruktivisme dan teori belajar Humanistik. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa : 1) Penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi, yang dimana membuat keaktifan siswa cukup meningkat.Dan sekarang guru menerapkan dengan interaksi, komunikasi, refelaksi sehingga siswa tidak jenuh dengan materi yang disampaikan. Kendala dalam strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran agama Hindu yaitu karena terbatasnya waktu belajar serta penyampaian materinya sebab di era new normal ini pelaksanaan pembelajaran secara jarak jauh sehingga pertemuan antara guru dan siswa terbatas. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan strategi active learning di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan yaitu Penerapan strategi active learning ini sangat berpengaruh terhadap keaktifan siswa sebab guru agama Hindu sudah menerapkan metode ceramah dan diskusi agar tidak hanya guru saja yang berperan aktif tetapi siswa juga mendapatkan hasil yang positif bagi perkembangan pembelajarannya. Kedisiplinan siswa agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan lumayan baik karena siswa agama Hindu tetap mematuhi aturan yang dibuat oleh pihak sekolah serta mengikuti pembelajaran yang sudah ditentukan oleh sekolah. Minat belajar siswa cukup meningkat setelah diterapkan strategi active learning. Hal ini dapat dilihat dari ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Kata Kunci : Penerapan, Strategi, Active Learning, New Normal, Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK LISDAWATI, 2021 Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Jurusan Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Ketut Sudiarta,S.Sos., MAP Pembimbing II Suryanto, S.Pd.,M.Pd Pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berpengaruh pada proses pembelajaran menjadi pembelajaran jarak jauh tana bertatap muka. Sehingga pemanfaatan Aplikasi WhatsApp salah satu, yang digunakan dalam pembelajaran daring/berbasis online. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan dari rumusan masalah yaitu untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring, memahami dampak setelah Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dan untuk mengetahui kendala dalam Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu Teori Kognitif dan Teori Pemanfaatan, karena kedua teori ini relevan dengan judul skripsi peneliti. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif karena memiliki sifat yang deskriptif, dan Teknik penentuan informan yang di gunakan adalah Purposive sampling. Penelitian berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas selama kurun waktu 22 April-24 Mei 2021. Sumber data penelitian terdapat 7 informan yaitu Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Guru Agama Hindu, 3 Siswa dari kelas IV, V, VI dan juga 2 orang tua siswa. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Pada Mata pelajaran Agama Hindu memiliki langkah-langkah perencanaa yaitu menyiapkan RPP. Pelaksanaan pembelajaran Agama Hindu secara daring meliputi pendahuluan: mengucap salam, berdoa, absen, menyampaikan pembelajaran melalui Vidio Call grup di Aplikasi WhatsApp. Kegiatan inti : mengamati, menanya, mengeksperimen, mengasosiasikan, mengkomunikasikan melalui Aplikasi WhatsApp. Kegiatan penutup: pemberian tugas dan nilai hasil evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian ini yang berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Memanfaatkan Aplikasi WhatsApp sebagai sarana pembelajaran jarak jauh dan sebagai alat komunikasi antar guru dan siswa dalam pembelajaran. Di samping pemanfaatan Aplikasi WhatsApp terdapat Kendala yaitu gangguan jaringan, listrik padam dan sebagian siswa tidak memiliki Handphone Android dan Dampak dalam pemanfaatan Aplikasi WhatsApp membuat siswa candu dalam penggunaan Handphone Android sehingga lupa dengan pembelajaran dan lalai dalam belajar. Sebab itulah masalah dalam proses pembelajaran daring dengan menggunakan Aplikasi WhatsApp dalam pemanfaatannya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Patmawati, Rena. 2021. Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di Smp Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H
Skripsi ini mengkaji upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan. Upaya guru adalah usaha yang dilakukan guru sebagai pendidik profesional dalam mendidik, membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi peserta didik dengan mengembangkan segala potensi. Motivasi diri untuk terus belajar merupakan hal yang sangat penting bagi setiap siswa Hindu, karena motivasi tersebut yang akan menggugah siswa untuk tetap belajar. Sebaliknya, tanpa motivasi maka siswa akan merasa sulit untuk memahami materi yang telah dijelaskan oleh guru. Sebab motivasi yang mampu membangun dan merubah tingkah laku seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain, karena motivasi sangat penting bagi siswa Hindu. Motivasi yaitu minat atau kemauan untuk mengubah suatu pola dalam tingkah laku (belajar), sehingga sesuatu itu menjadi menarik untuk dipelajari. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (2) Kendala upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dikaji dengan teori perilaku (Behavioristik), teori motivasi, dan teori kendala. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan dalam proses pembelajaran di kelas dengan rangkaian perencanaan dan persiapan meliputi metode, media dan bahan ajar sesuai dengan buku kurikulum 2013. Rangkain proses pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Bentuk motivasi yang diberikan dengan penghargaan yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Hindu kepada siswa Hindu berupa kalimat pujian agar belajar dengan rajin, tekun dan disiplin. Selain itu, siswa Hindu saat berinteraksi dengan guru di sekolah berperilaku santun, tanggung jawab, serta bhakti kepada guru dan guru mata pelajaran agama Hindu; (2) Kendala guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu yang ditemukan dalam penelitian, yaitu siswa Hindu pasif saat proses pembelajaran, masih kurang dalam pelafalan untuk melantunkan doa Puja Tri Sandya, belum tersedia media sebagai penunjang belajar di dalam ruang kelas seperti LCD proyektor, dan lingkungan sekolah yang terkadang belum efektif, sehingga fokus belajar siswa Hindu menjadi terganggu.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keberadaan Buku Ajar ini penting karena buku ini memberikan pemahaman tentang media yang dapat digunakan dalam penyuluhan kesehatan. Bukubuku seperti ini perlu dikembangkan, sehingga mampu memberikan informasi yang lebih lengkap kepada mahasiswa dan pembaca lain.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Teachers as educational staff greatly determine the success of educational goals and also the level of educational quality, this is because the teacher has a strategic position to teach students directly. Teacher also has a role as a planner and a person who provide guidance to the students so they can be able to compete in the global era. This study aims to evaluate teachers’ performance on the Hindu learning management in Senior High Schools of Katingan District Academic Year 2020/2021 viewed by the aspects: (1) planning management, implementation, and learning evaluation and also (2) the utilization management of learning evaluation results. Population in this study were 262 people consisting of 5 headmasters, 5 hindu teachers, and 252 students in Senior High Schools of Katingan District from 4 (four) sub-districts in Katingan District. The sampling technique used was purposive sampling technique of 50% of the total students’ population, in order to obtain a total sample of 136 people consisting of 126 students, 5 Hindu teachers, and 5 headmasters. The performance evaluation model in this study uses a quantitative approach Countenance Evaluation Model by Robert E. Stake, which was to compare perfomance from several dimensions of ideal criteria theoretically with the reality actual performance. Collecting data using observation, questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis technique used was descriptive quantitative statistics and categorization. The results of this study indicate that: (1) The performance of teachers in planning management, implementation, and Hindu learning evaluation in Senior High Schools of Katingan District as follows: (a) The performance of teachers in the management of learning planning activities was mostly in the very good category, (b) The performance of teachers managing the implementation of Hindu learning activities in Senior High Schools of Katingan District, included activities: opening lessons and notification of learning subjects, variations in the use of learning methods, class management, and closing learning, including in the very good category. However, in terms of the use of learning media and student motivation categorized as good as it is. (c) The performance of teachers managing the evaluation of Hindu learning activities in Senior High Schools in Katingan District academic year 2020/2021, as follows: the evaluation results of student learning class X and XI an average of 74,16% categorized as quite good, likewise in terms of remedial and enrichment activities, it was categorized as good enough, however in term of notification of test results it was categorized as good. (2) The performance of teachers managing the utilization of the evaluation results of Hindu religious learning in Senior High Schools of Katingan District Academic Year 2020/2021, as follows: as an effort to increase student learning motivation, as an effort to improve teacher teaching patterns, and as an effort to improve student learning patterns were categorized as quite good. Based on the research analysis with the proposed hypothesis, the results of this study indicated that the performance of teachers on the Hindu learning management in Senior High Schools of Katingan District still not entirely implemented properly. Therefore, null Hypothesis (H0) which states that: “The teachers’ performance on the Hindu learning management in Senior High Schools of Katingan District Academic Year 2020 were not too good” has been received, so that the Working Hypothesis (H1) which states that: “The performance of teachers on the Hindu learning management in Senior High Schools of Katingan District Academic Year 2020 was very good” has been rejected.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini mengkaji upacara tawur agung kasanga pada umat Hindu di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Fenomena yang terjadi dalam upacara tawur agung kasanga ada keunikan tersendiri pada masyarakat Hindu di Desa Sumberasri. Selain itu kurangnya pemahaman sebagian masyarakat mengenai sarana dan prasarana, sehingga kurang adanya keinginan untuk membantu mempersiapkan sarana dan prasarana. Rumusan masalah penelitian ini adalah(1) Bagaimanakah pelaksanaan upacara tawur agung kasanga hari raya Nyepi tradisi Jawa umat Hindu di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi (Perspektif Pendidikan Hindu)?. (2) Apakah fungsi dan makna upacara tawur agung kasanga hari raya Nyepi tradisi Jawa bagi umat Hindu di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi (Perspektif Pendidikan Hindu)?. (3) Apakah Nilai-nilai pendidikan upacara tawur agung kasanga hari raya Nyepi Tradisi Jawa bagi umat Hindu di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi (Perspektif pendidikan Hindu)?. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengetahuan tentang upacara tawur agung kasanga yang dilaksanakan umat Hindu di Desa Sumberasri. Hasil penelitian dikaji dengan teori fungsional struktural, teori simbol, dan teori nilai. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dokumen dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang dikaji dengan teori fungsional struktural maka diperoleh bahwa upacara tawur agung kasanga bagi masyarakat Hindu yakni pemujaan terhadap Tuhan, serta alam lingkungan. Fungsi dan makna upacara tawur agung kasanga yang dianalisis dengan teori simbol, maka fungsinya diantara lain fungsi religius, sosial, pendidikan, Etika, dan Estetika. Sedangkan makna yang terkandung yaitu makna penyucian,solidaritas, pendewasaan, sopan santu, dan keharmonisan. Nilai pendidikan terdapat yang dianalisis menggunakan teori nilai antara lain nilai pendidikan material, nilai pendidikan vital, dan nilai pendidikan kerohanian. Upacara tawur agung kasanga, fungsi dan makna, serta nilai pendidikan saling berkaitan erat dalam tujuan untuk menjaga keseimbangan alam lingkungan dengan kehidupan manusia kesejahteraan, dan kedamaian, serta meningkatkan sraddha dan bhakti guna terciptanya kehidupan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan Yang MahaEsa, dengan sesama, maupun manusia dengan alam.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK CIKA HISMAWATI, 2020 : Peran Mantir Adat Dalam Menyelesaikan Kasus Kawin Hatamput Pada Masyarakat Di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Skripsi Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Adat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I Dr. Ni Nyoman Rahmawati, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Budhi Widodo, SH.,MH. Kawin Hatamput atau Kawin Lari merupakan suatu perkawinan yang terjadi atas kesepakatan antara laki-laki dan perempuan untuk melarikan diri dan hidup bersama sebagai suami istri tanpa sepengetahuan dari orang tua. Setiap keputusan penyelesaian kasus Kawin Hatamput selalu ditaati oleh masyarakat yang ada di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan karena hukum adat masih berlaku. Hal ini dibuktikan dengan perkara dan pelanggaran adat yang sering kali terjadi, namun dapat diatasi oleh lembaga adat karena adanya kesadaran masyarakat dalam setiap permasalahan akan dapat diselesaikan secara musyawarah melalui lembaga adat yang dilaksanakan oleh Mantir Adat. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal yaitu : (1) Apa faktor penyebab terjadinya Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan ? (2) Bagaimana Peran Mantir Adat dalam menyelesaikan kasus Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan ? (3) Bagaimana proses penyelesaian kasus Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Subjek penelitian adalah Mantir Adat, Tokoh Mayarakat, Orang Tua pelaku Kawin Hatamput, Pelaku Kawin Hatamput. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dan rancangan studi kasus dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan : (1) Faktor penyebab terjadinya Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan yaitu terdiri dari 2 faktor yaitu : faktor internal (pengaruh miras, cinta berlebihan) dan faktor eksternal (aturan adat yang dianggap berat, salah silsilah, ekonomi dan pendidikan). (2) Peran Mantir Adat dalam menyelesaikan kasus Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan yaitu berperan sebagai pemimpin persidangan guna untuk mendapatkan suatu pertimbangan serta kesepakatan kepada kedua belah pihak yang melakukan Kawin Hatamput supaya bisa melaksanakan perkawinan yang sah menurut adat. (3) Proses penyelesaian kasus Kawin Hatamput pada masyarakat di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan yaitu tahap laporan, tahap pemanggilan dan tahap sidang adat. Pada tahap sidang adat pelaku dikenakan sanksi berupa membayar denda yang telah ditetapkan dan melaksanakan pesta adat potong hewan babi (Mampakanan Pali). Kata Kunci : Peran Mantir Adat, Menyelesaikan Kasus, Kawin Hatamput
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam buku ini diketengahkan mengenai Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia, Dimensi Kebijakan Hukum Pidana, Perbuatan Melawan Hukum dan Pertanggung-jawaban Pidana, Tinjauan Tentang Hukum Penitensier, Pidana Jenis Pidana dan Pemidanaan, Sistem Perumusan Sanksi Pidana, Tindakan Tata Tertib di Lembaga Pemasyarakatan, Peniadaan Hukuman dan Pengurangan Hukuman, Sistem Pemidanaan Terhadap Anak di Indonesia. Baca selengkapnya dalam buku ini. [Penerbit Deepublish, Deepublish, Hukum, Dr. Hj. Tina Asmarawati, S. H. , M. H.]
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pentingnya peranan Hukum Administrasi dalam kehidupan bernegara, dan menyadari kenyataan dalam praktik menunjukkan pema ha man Hukum Administrasi yang relatif masih sangat kurang dikuasai dan bahkan adanya pemahaman yang keliru, dalam kaitannya dengan praktik tindak pidana korupsi. Penanganan tindak pidana korupsi selama ini masih dalam aspek hukum pidana, dan kurangmemperhatikan dari perspektif Hukum Administrasi. Mengingat pentingnya Hukum Administrasi dimaksud, buku referensi dalam bidang limu Hukum ini menyajikan dan membahasnya dari berbagai perspektif—pendekatan Ilmu Hukum Administrasi dan Hukum Pidana (tindak pidana korupsi); sebagai bagian dari totalitas penjelajahan ide dan konsep yang telah berlangsung dalam praktik hukum. Tentunya banyak masalah dapat diatasi dan banyak hal dapatdiungkapkan secara benar melalui metode pengkajian ini. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMedia -Kencana-
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Grammar of modern Javanese language.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Di dalam buku ini dijelaskan beberapa bahasa daerah yang umum kita kenal seperti bahasa Jawa, bahasa Sunda, Padang, dan lain-lain. Semoga buku ini menambah wawasan kalian tentang keragaman bahasa daerah di Indonesia. Dengan demikian, kecintaan kita terhadap kekayaan bangsa berupa bahasa akan terpatri di dalam jiwa kita sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, bahasa daerah harus tetap dilestarikan sebagai aset kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. Selamat membaca!!! --Pacu Minat Baca--
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan