Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Era New Normal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

MOTIVASI BELAJAR SISWA AGAMA HINDU PADA ERA NEW NORMAL DI SDN 1 LAWANG KAJANG KECAMATAN TIMPAH KABUPATEN KAPUAS

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELAWATIE, 2022 : Studi Tentang Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada Era New Normal Di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Si Pembimbing II, Mitro, S.Pd., M.Si. Motivasi merupakan keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Setiap aktivitas yang dilakukan seseorang karena didorong oleh suatu kekuatan ari dalam diri orang tersebut, maka kekuatan pendorong inilah yang dinamakan motivasi siswa, motivasi sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan keberhasilan belajar itu sendiri, adanya motivasi belajar yang tinggi pada seorang siswa untuk belajar dapat dilihat dari ketekunannya serta tidak mudah putus asa untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan meskipun dihadang berbagai macam penghambat. Penelitian ini ada tiga permasalahan : (1) Bagaimana Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (2) Apa Faktor-Faktor Kendala Yang Menjadi Penghambat Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (3) Apa Upaya-upaya Yang Dilakukan Dalam Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling pengambilan sampel dengan bantuan ke informan. Studi tentang motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, yaitu baik dengan komponem yang ada pada pembelajaran. Motivasi dengan cara memberikan sebuah dorongan semangat untuk siswa sesuai dengan keadaan siswa itu sendiri. Hambatan motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas yaitu faktor lingkungan (Pandemi covid-19) sarana dan prasarana kurangnya bahan ajar atau buku pendidikan agama Hindu dan budi pekerti, tidak dapat mengefektif dan mengefisien menggunakan waktu, hal inilah yang menjadi hambatan yang merupakan suatu dapat mengganggu jalannya proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan dalam motivasi belajar siswa agama Hindu kepala sekolah telah mengijinkan ruangan kelas yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Hindu, peran seorang guru mendidik, mengotrol kepada siswa saat pembelajaran berlangsung dan adanya niat siswa untuk belajar dan termotivasi ketika melihat temannya yang lain aktif dalam belajar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada Era New Normal Di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Motivasi merupakan keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Setiap aktivitas yang dilakukan seseorang karena didorong oleh suatu kekuatan ari dalam diri orang tersebut, maka kekuatan pendorong inilah yang dinamakan motivasi siswa, motivasi sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan keberhasilan belajar itu sendiri, adanya motivasi belajar yang tinggi pada seorang siswa untuk belajar dapat dilihat dari ketekunannya serta tidak mudah putus asa untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan meskipun dihadang berbagai macam penghambat. Penelitian ini ada tiga permasalahan : (1) Bagaimana Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan? (2) Apakah Faktor-Faktor Yang Menjadi Penghambat Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan? (3) Apa Upaya-upaya Yang Dilakukan Dalam Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling pengambilan sampel dengan bantuan ke informan. Studi tentang motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan, yaitu baik dengan komponem yang ada pada pembelajaran. Motivasi dengan cara memberikan sebuah dorongan semangat untuk siswa sesuai dengan keadaan siswa itu sendiri. Hambatan motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN Tumbang Karuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan, yaitu faktor lingkungan (Pandemi covid-19) sarana dan prasarana kurangnya bahan ajar atau buku pendidikan agama Hindu dan budi pekerti, tidak dapat mengefektif dan mengefisien menggunakan waktu, hal inilah yang menjadi hambatan yang merupakan suatu dapat mengganggu jalannya proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan dalam motivasi belajar siswa agama Hindu kepala sekolah telah mengijinkan ruangan kelas yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Hindu, peran seorang guru mendidik, mengotrol kepada siswa saat pembelajaran berlangsung dan adanya niat siswa untuk belajar dan termotivasi ketika melihat temannya yang lain aktif dalam belajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Pembelajaran Agama Hindu Pada Era New Normal Di SMKN 1 Palangka Raya Kalimantan Tengah

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan berlangsung sepanjang zaman sesuai dengan perkembangan dan situasi terjadi saat ini kejadian yang luar biasa yang melanda dunia yaitu pandemi Covid-19, proses pembelajara menjadi berubah dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh dengan daring, luring dan kombinasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuan Penelitian, tujuan umum dan tujuan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen, dianalisis mengunakan deskritif kualitatif. Perencanaan pembelajaran agama Hindu secara daring pada era new normal adalah menyiapkan kurikulum untuk sekolah menengah kejuruan untuk kondisi khusus, silabus, kalender pendidikan, jadwal pelajaran dan RPP daring, sarana belajar daring seperti handphone android, leptop dan materi pelajaran. Perencanaan pembelajaran secara luring pada era new normal adalah menyiapkan RPP luring, materi pelajaran, sarana belajar berupa alat komunikasi seperti handphone, radio, televisi dan buku paket. perencanaan pembelajaran secara kombinasi pada era new normal adalah menyiapkan RPP kombinasi, sarana berupa jaringan internet. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu secara daring pada era new normal adalah pendahuluan: mengucap salam, berdoa, mengisi daftra hadir, menyampaikan tujuan pembelajaran melalui googleclassroom. Kegiatan inti: mengamati, menanya, menggali informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan. Kegiatan penutup: membuat kesimpulan, melakukan refleksi, melakukan evalusi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu secara luring adalah pendahuluan: berdoa, menyiapkan dan menginformasikan materi pelajaran dalam bentuk buku paket dan lembar kerja, memotivasi peserta didik.Kegiatan inti: memberikan kesempatan kepada peserta didik/orang tua untuk menanyakan hal-hal yang belum di pahami berkaitan dengan materi, tugas melalui telephone seluler penutup: berdoa setelah belajar luring.Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu sacara kombinasi adalah pendahuluan: salam, berdoa, mengisi daftar hadir, menyampaikan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran melalui googleclassroom atau mengambil materi berupa buku paket, lembar kerja peserta didik kesekolah dengan jadwal yang sudah ditentukan dan memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan inti: mengamati, menanya, menginformasikan, mengasosiasi, komunikasikan melalui googleclassroom/handphone. penutup: membuat rangkuman atau kesimpulan pelajaran, refleksi, mengirimkan foto hasil kegiatan lembar kerja peserta didik atau menyetorkan tugas kesekolah, evalusi pembelajaran dengan kuis atau lembar kerja peserta didik, berdoa sebelum menghakhiri pelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Era New Normal di SMAN 1 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Guru agama Hindu harus mau berubah dan tanggap kepada perubahan, harus siap dan merancang perubahan pola pembelajaran, terutama menghadapi semester baru ini. Sudah siapkah guru agama Hindu menghadapi tantangan tersebut, tentunya ini menjadi permasalahan pendidikan agama Hindu yang harus dihadapi bersama oleh seluruh komponen pendidikan agama Hindu. Untuk itu peneliti tertarik untuk mengkaji tentang Studi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Era New Normal di SMAN 1 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Tujuan Penelitian untuk mengetahui tentang pelaksanaan dan kendala pembelajaran pendidikan agama Hindu era new normal di SMAN 1 Timpah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Lokasi penelitian di SMAN 1 Timpah. Hasil penelitian sebagai berikut: Proses penyusunan perencanaan pembelajaran pada masa new normal covid 19 sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dimana RPP dan Silabus pendidikan agama Hindu sudah di modifikasi menjadi RPP satu lembar, mengacu kepada kurikulum K13. Proses pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan sistem gabungan antara daring dan luring yaitu blanded learning. Sistem Blanded Learning ini juga bukan murni Blanded Learning seperti dalam artian sesungguhnya yaitu pengabungan daring dan luring dengan melaksanakan pembelajaran di dalam kelas, melainkan siswa hadir di sekolah sesuai dengan jadwalnya hanya untuk mengantarkan atau mengumpulkan tugas yang berikan oleh guru mata pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran. beberapa kendala, dimana guru agama Hindu mengalami kesulitan untuk menyampaikan proses apersepsi, menjelaskan materi dan proses tanya jawab akibat dari penerapan belajar dari rumah. Sehingga pembelajaran dengan tatap muka tidak dapat dilaksanakan, dengan sistem daring pun tidak bisa dilaksanakan terkendala jaringan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail