2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SELAWATIE, 2022 : Studi Tentang Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada Era New Normal Di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Si Pembimbing II, Mitro, S.Pd., M.Si. Motivasi merupakan keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Setiap aktivitas yang dilakukan seseorang karena didorong oleh suatu kekuatan ari dalam diri orang tersebut, maka kekuatan pendorong inilah yang dinamakan motivasi siswa, motivasi sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan keberhasilan belajar itu sendiri, adanya motivasi belajar yang tinggi pada seorang siswa untuk belajar dapat dilihat dari ketekunannya serta tidak mudah putus asa untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan meskipun dihadang berbagai macam penghambat. Penelitian ini ada tiga permasalahan : (1) Bagaimana Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (2) Apa Faktor-Faktor Kendala Yang Menjadi Penghambat Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (3) Apa Upaya-upaya Yang Dilakukan Dalam Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling pengambilan sampel dengan bantuan ke informan. Studi tentang motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, yaitu baik dengan komponem yang ada pada pembelajaran. Motivasi dengan cara memberikan sebuah dorongan semangat untuk siswa sesuai dengan keadaan siswa itu sendiri. Hambatan motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas yaitu faktor lingkungan (Pandemi covid-19) sarana dan prasarana kurangnya bahan ajar atau buku pendidikan agama Hindu dan budi pekerti, tidak dapat mengefektif dan mengefisien menggunakan waktu, hal inilah yang menjadi hambatan yang merupakan suatu dapat mengganggu jalannya proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan dalam motivasi belajar siswa agama Hindu kepala sekolah telah mengijinkan ruangan kelas yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Hindu, peran seorang guru mendidik, mengotrol kepada siswa saat pembelajaran berlangsung dan adanya niat siswa untuk belajar dan termotivasi ketika melihat temannya yang lain aktif dalam belajar.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 mengalami banyak perubahan dalam pelaksanaan pembelajaran yang menjadi persoalan dalam dunia pendidikan di sekolah termasuk sekolah menengah atas. Persoalan pendidikan pada masa pandemi Covid-19 banyak menjadi fokus berbagai penelitian. Akan tetapi sistem pelaksanaan pembelajaran khususnya pendidikan agama Hindu di sekolah menengah atas kabupaten Kapuas belum tersedia. Dengan demikian peneliti tertarik mengkaji sistem pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri Kuala Kapuas dengan fokus masalah (1) Bagaimana kesiapan dalam menerapkan sistem pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa pandemi Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, (2) Bagaimana sistem yang diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, dan (3) Apa kendala dan solusi yang dihadapi dalam sistem pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa pandemi Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas. Teori yang digunakan untuk mengkaji dan mendeskripsikan rumusan masalah penelitian tersebut ialah teori behaviorisme, teori sistem, dan teori kognitif. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil analisis sistem pelaksanaan pembelajaran menunjukkan beberapa hal berikut. (1) kesiapan pelaksanaan pembelajaran daring yakni kesiapan guru, siswa dan infrastruktur pendukung pembelajaran daring, sedangkan PTM terbatas adalah kesiapan jadwal dan protokol kesehatan. (2) Sistem yang diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pembelajaran daring penuh, pembelajaran dengan penugasan, dan PTM terbatas dengan penerapan protokol kesehatan. (3) Kendala yang dihadapi sekolah yakni pengetahuan guru dan siswa terkait pembelajaran daring masih beragam, pelajaran sulit dipahami siswa dalam pembelajaran daring, dan ketersediaan sarana dan prasarana belum memadai. Solusi yang ditawarkan dalam sistem pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi yakni meningkatkan kreativitas guru dan siswa dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk pemenuhan kebutuhan siswa dalam belajar. Kata Kunci: sistem pelaksanaan pembelajaran, pendidikan agama hindu, pandemi Covid-19
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK LISAWATI. 2022. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro S.Pd.,M.,Si dan Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri S.Ag., M.Ag Pendidikan adalah suatu interaksi antara pendidik atau guru dengan anak didik atau siswa yang dapat menunjang pengembangan manusia seutuhnya yang berorientasi pada nilai-nilai dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan yang berhubungan dengan usaha-usaha pengembangan manusia tersebut. Pendidikan dipandang sebagai salah satu faktor utama yang menentukan pertumbuhan ekonomi, yaitu melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja terdidik. Di samping itu pendidikan di pandang mempunyai peranan penting dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa. Guru di harapkan dapat mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan yang di harapkan dengan memperhatikan motif/tujuan pribadi siswa. Berhasil tidaknya siswa dalam proses belajar tergantung dari upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, karena motivasi besar pengaruhnya terhadap minat dan prestasi belajar siswa. Sebab motivasi yang baik adalah motivasi yang mampu membangun dan merubah perbuatan seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain. Sehingga, guru agama Hindu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada bidang pelajaran agama Hindu di SMPN 2 Katingan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) rumusan masalah yaitu :1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 2. Apa kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 3. Apa upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, yang di maksud dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru agama Hindu dan Siswa. Dalam pengumpulan data ini di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori motivasi dan teori behavioristik. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu guru agama Hindu dalam pembelajaran membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu meliputi materi yang di ambil dari berbagai sumber seperti Kitab Suci Panaturan, Buku Kandayu dan buku pekajaran agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 yang akan disampaikan setiap pertemuan di ruang kelas . Selain itu metode yang digunakan ceramah dan tanya jawab, media yang digunakan dalam pembelajaran berupa papan tulis dan spidol dan bahan ajar yang bersumber dari Kitab Suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3. Dalam pengelolaan kelas guru agama Hindu selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, dengan memperhatikan tempat duduk siswa supaya tidak terganggu selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yaitu masih sangat kurang hal ini di karenakan siswa tidak faham terkait materi yang sulit di fahami sehingga siswa lebih memilih diam dan tidak ingin bertanya. Kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu fasilitas pembelajaran yang belum tersedianya dalam menunjang proses pembelajaran di ruang kelas seperti buku paket mata pelajaran pendidikan agama Hindu yang masih belum ada, serta lingkungan yang masih kurang peduli terhadap pembelajaran pendidikan agama Hindu sehingga kegiatan pembelajaran terkadang belum efektif. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu dengan rangkaian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, metode, media dan bahan ajar. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan tanya jawab, serta sebagai media pendukung dalam pembelajaran digunakan media visual berupa papan tulis dan spidol untuk mencatat yang perlu dicatat oleh guru agama Hindu. Bahan ajar yang digunakan berupa Kitab suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 dengan mencatat materi yang di dikte oleh guru agama Hindu. Rangkaian proses pembelajaran di dalam ruang kelas seperti salam panganjali, berdoa dengan menggunakan doa Hindu Kaharingan, mencatat materi yang didikte oleh guru agama HIindu, penjelasan materi, kemudian tanya jawab dan diskusi terkait dengan materi yang belum dipahami oleh siswa sehingga siswa yang pasif dan kurang mengerti dapat berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa yang aktif dan paham. Hal ini bertujuan untuk memotivasi belajar siswa oleh guru agama Hindu agar dalam proses pembelajaran lebih aktif lagi. Selain itu, setiap akhir pembelajaran, guru agama Hindu memberikan evaluasi kepada siswa dalam bentuk tugas yang dikerjakan dirumah.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ni Komang Saraswati Sinta Devi, 2022. Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang kabupaten Kutai Kartanegera. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos,. M.A.P Pembimbing II : I Made Paramarta, S.Ag,. M.Si. Seni musik Baleganjur yang berasal dari Bali dipelajari oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya dengan mayoritas umatnya adalah Hindu Jawa. Meskipun telah melakukan kegiatan latihan, tetapi dalam prakteknya umat belum bisa menampilkan pada ritual-ritual keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 2) Pemahaman umat Hindu terhadap seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 3) kendala yang umat Hindu hadapi dalam mempelajari seni musik Baleganjur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori pembelajaran, teori estetika, dan teori nilai. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua PHDI Desa Manunggal Jaya, pelatih, pemangku 3 orang, umat Hindu 3 orang, dan pemudi Hindu 3 orang. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur bisa terlaksanan karena adanya bantuan dari Pambimas Hindu dengan memberikan kelengkapan alat, pelatih serta diminati oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan. 2) Pemahaman umat terhadap seni musik Baleganjur yakni karena perannya sebagai pelengkap upacara keagamaan dan fungsinya sebagai pengiring upacara keagamaan. 3) Kendala yang dihadapi umat yakni kendala umat Hindu yang sedikit, sehingga peminat seni muik Baleganjur pun sedikit. Pelatih seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya hanya satu, sehingga belum ada latihan rutin karena menyesuaikan dengan jadwal pelatih. Selain itu karena adanya pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang menghambat praktek kesenian Baleganjur dalam beberapa upacara keagamaan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK LISAWATI. 2022. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro S.Pd.,M.,Si dan Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri S.Ag., M.Ag Pendidikan adalah suatu interaksi antara pendidik atau guru dengan anak didik atau siswa yang dapat menunjang pengembangan manusia seutuhnya yang berorientasi pada nilai-nilai dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan yang berhubungan dengan usaha-usaha pengembangan manusia tersebut. Pendidikan dipandang sebagai salah satu faktor utama yang menentukan pertumbuhan ekonomi, yaitu melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja terdidik. Di samping itu pendidikan di pandang mempunyai peranan penting dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa. Guru di harapkan dapat mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan yang di harapkan dengan memperhatikan motif/tujuan pribadi siswa. Berhasil tidaknya siswa dalam proses belajar tergantung dari upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, karena motivasi besar pengaruhnya terhadap minat dan prestasi belajar siswa. Sebab motivasi yang baik adalah motivasi yang mampu membangun dan merubah perbuatan seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain. Sehingga, guru agama Hindu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada bidang pelajaran agama Hindu di SMPN 2 Katingan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) rumusan masalah yaitu :1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 2. Apa kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 3. Apa upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, yang di maksud dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru agama Hindu dan Siswa. Dalam pengumpulan data ini di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori motivasi dan teori behavioristik. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu guru agama Hindu dalam pembelajaran membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu meliputi materi yang di ambil dari berbagai sumber seperti Kitab Suci Panaturan, Buku Kandayu dan buku pekajaran agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 yang akan disampaikan setiap pertemuan di ruang kelas . Selain itu metode yang digunakan ceramah dan tanya jawab, media yang digunakan dalam pembelajaran berupa papan tulis dan spidol dan bahan ajar yang bersumber dari Kitab Suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3. Dalam pengelolaan kelas guru agama Hindu selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, dengan memperhatikan tempat duduk siswa supaya tidak terganggu selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yaitu masih sangat kurang hal ini di karenakan siswa tidak faham terkait materi yang sulit di fahami sehingga siswa lebih memilih diam dan tidak ingin bertanya. Kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu fasilitas pembelajaran yang belum tersedianya dalam menunjang proses pembelajaran di ruang kelas seperti buku paket mata pelajaran pendidikan agama Hindu yang masih belum ada, serta lingkungan yang masih kurang peduli terhadap pembelajaran pendidikan agama Hindu sehingga kegiatan pembelajaran terkadang belum efektif. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu dengan rangkaian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, metode, media dan bahan ajar. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan tanya jawab, serta sebagai media pendukung dalam pembelajaran digunakan media visual berupa papan tulis dan spidol untuk mencatat yang perlu dicatat oleh guru agama Hindu. Bahan ajar yang digunakan berupa Kitab suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 dengan mencatat materi yang di dikte oleh guru agama Hindu. Rangkaian proses pembelajaran di dalam ruang kelas seperti salam panganjali, berdoa dengan menggunakan doa Hindu Kaharingan, mencatat materi yang didikte oleh guru agama HIindu, penjelasan materi, kemudian tanya jawab dan diskusi terkait dengan materi yang belum dipahami oleh siswa sehingga siswa yang pasif dan kurang mengerti dapat berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa yang aktif dan paham. Hal ini bertujuan untuk memotivasi belajar siswa oleh guru agama Hindu agar dalam proses pembelajaran lebih aktif lagi. Selain itu, setiap akhir pembelajaran, guru agama Hindu memberikan evaluasi kepada siswa dalam bentuk tugas yang dikerjakan dirumah.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ni Komang Saraswati Sinta Devi, 2022. Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang kabupaten Kutai Kartanegera. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos,. M.A.P Pembimbing II : I Made Paramarta, S.Ag,. M.Si. Seni musik Baleganjur yang berasal dari Bali dipelajari oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya dengan mayoritas umatnya adalah Hindu Jawa. Meskipun telah melakukan kegiatan latihan, tetapi dalam prakteknya umat belum bisa menampilkan pada ritual-ritual keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 2) Pemahaman umat Hindu terhadap seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 3) kendala yang umat Hindu hadapi dalam mempelajari seni musik Baleganjur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori pembelajaran, teori estetika, dan teori nilai. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua PHDI Desa Manunggal Jaya, pelatih, pemangku 3 orang, umat Hindu 3 orang, dan pemudi Hindu 3 orang. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur bisa terlaksanan karena adanya bantuan dari Pambimas Hindu dengan memberikan kelengkapan alat, pelatih serta diminati oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan. 2) Pemahaman umat terhadap seni musik Baleganjur yakni karena perannya sebagai pelengkap upacara keagamaan dan fungsinya sebagai pengiring upacara keagamaan. 3) Kendala yang dihadapi umat yakni kendala umat Hindu yang sedikit, sehingga peminat seni muik Baleganjur pun sedikit. Pelatih seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya hanya satu, sehingga belum ada latihan rutin karena menyesuaikan dengan jadwal pelatih. Selain itu karena adanya pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang menghambat praktek kesenian Baleganjur dalam beberapa upacara keagamaan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat proses pembelajaran lebih cepat dan efektif. Perkembangan kajian teknologi pendidikan menghasilkan berbagai konsep dan praktik pendidikan yang banyak memanfaatkan media sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, terdapat persepsi bahwa teknologi pendidikan sama dengan media, padahal kedudukan media berfungsi sebagai sarana untuk mempermudah dalam penyampaian informasi atau bahan belajar. Buku ini berisi materi yang dapat digunakan baik oleh tenaga pengajar maupun mahasiswa, serta para pembaca umumnya untuk menambah wawasan berpikir dan ilmu yang berkenaan dengan Teknologi Pendidikan. Buku ini terdiri dari 11 Bab yang membahas tentang: Bab 1 Hakikat Media Pembelajaran Bab 2 Kedudukan Media dalam Pembelajaran Bab 3 Fungsi Media Pembelajaran Bab 4 Klasifikasi Media Pembelajaran Bab 5 Media Visual Bab 6 Media Audio Bab 7 Media Audio Visual dan Animasi Bab 8 Media Komputer Bab 9 Prosedur Pemilihan Media Pembelajaran Bab 10 Mekanisme Produksi Media Pembelajaran Bab 11 Evaluasi Media Pembelajaran
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perkembangan teknologi komunikasi seiring dengan perkembangan sains dan teknologi yang merupakan kemajuan zaman, menuntut peningkatan kualitas, pengetahuan dan keterampilan kita dalam berkomunikasi. Sehingga kita memerlukan suatu teknologi yang dapat memberikan pengetahuan yang lebih banyak dengan informasi yang paling mutakhir. Dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi, kita dituntut untuk belajar sejak dini agar kita dapat berperan secara optimal. Paket pembelajaran ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak untuk menghasilkan karya informasi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang dapat siswa pelajari melalui pengamatan, penggalian informasi dari berbagai sumber baik cetak maupun elektronik, serta melalui tugas-tugas praktikum. Dengan cara seperti itu, maka siswa mempelajari perangkat keras dan lunak secara praktis serta mendapatkan keterampilan mengoperasikan dan pengalaman proses berpikir. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal siswa dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkait ditengah-tengah kehidupan baik di rumah maupun di sekolah. Dalam paket pembelajaran ini siswa diharuskan mengikutinya dengan seksama melalui pendekatan pemecahan masalah (problem solving) dimana siswa akan berfikir sistematis berdasarkan fakta yang ada yang didukung oleh daya kreatifitas siswa. Dengan buku pembelajaran ini juga diharapkan siswa memiliki cakrawala pemikiran dan pengetahuan secara umum ataupun khusus yang sekarang ini banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Pengantar Teknologi Pendidikan ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar pendidikan, konsep dasar, ruang lingkup dan persoalan mendasar tentang pendidikan serta kontekstualisasinya bagi praksis pendidikan di Indonesia juga bagaimana penerapan Teknologi Pendidikan di negara maju dan negara berkembang. Buku ini terdiri dari 8 Bab yang mendiskusikan tentang: Bab 1 Konsep Dasar Teknologi Pendidikan Bab 2 Kawasan dan Ranah Teknologi Pendidikan Bab 3 Teknologi Sebagai Pendekatan Dalam Permasalahan Pendidikan Bab 4 Teknologi Sebagai Pendekatan Dalam Praktik Pendidikan Bab 5 Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan Bab 6 Klasifikasi Media Pembelajaran Bab 7 Produksi Media Cetak Bab 8 Penerapan Teknologi Pendidikan di Negara Maju dan Negara Berkembang
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
History of Javanese culture, 7th-19th century.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
History of education in Indonesia before the arrival of western nations.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia Pendidikan Awalnya Proses Pembelajaran tatap muka diganti dengan Proses Pembelajaran Daring sesuai dengan Surat Edaran Kemendikbud agar segala kegiatan diganti menjadi Work From Home. Rumusan Masalah Bagaimana Implementasi Pembelajaran Daring untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya, dan dampak implikasi pembentukan karakter kedisiplinan Siswa dalam Pembelajaran Daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Pembelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya, untuk memahami,mengetahui dan mengkaji dampak Implikasi pembentukan karakter siswa selama pelajaran daring di SMP Isen Mulang Palangka Raya dari Subjek Penelitian yaitu Kepala Sekolah, Guru Agama Hindu dan siswa beragama Hindu di SMP Isen Mulang palangka Raya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Metode pengumpulan data adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif.Teori yang digunakan yaitu teori Perilaku (Behavioristik) dan Teori Motivasi.
Hasil Penelitian Implementasi Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk disiplinan siswa di SMP Isen Mulang pada masa pandemicovid-19adalah guru membuat RPP-PJJ dan menyiapkan materi berupa PPT dan video lalu dibagikan kepada siswa melalui aplikasi google meeting pada google classroom. Untuk memudahkan siswa mengetahui adanya tugas di google classroom, guru menginformasikannya melalui pesan whatsapp. Setelah siswa mengerjakan tugas yang diberikan, maka guru akan mendisiplinkan siswa melalui ketepatan waktu siswa dalam mengumpulkan tugas, serta kehadiransiswa selama pembelajaran daring berlangsung di terapkan di SMP Isen Mulang Palangka Raya, guru juga melaksanakan evaluasi atau penilaian dengan melakukan atau memantau adanya perkembangan siswa biarpun di masa pendemi seperti ini dan guru juga langsung mengambil tindakan yaitu dengan memberikan tugas dan memberikan sikap spiritual yang dapat dilakukan di rumah kepada siswa. Karakter/sikap yang harus dijalankan sesusai kurikulum dan ketentuan yang ada karena secara keseluruhan sangat berperan penting pada generasi muda dalam mengembangkan kemampuan, akademik, psikologis dan sosial dalam meningkatkan kesadaran pada siswa.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
LISDAWATI, 2021 Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring
pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Jurusan Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.
Pembimbing I Dr. I Ketut Sudiarta,S.Sos., MAP
Pembimbing II Suryanto, S.Pd.,M.Pd
Pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berpengaruh pada proses pembelajaran menjadi pembelajaran jarak jauh tana bertatap muka. Sehingga pemanfaatan Aplikasi WhatsApp salah satu, yang digunakan dalam pembelajaran daring/berbasis online. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan dari rumusan masalah yaitu untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring, memahami dampak setelah Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dan untuk mengetahui kendala dalam Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Agama Hindu di SD Negeri 2 Pulau Kaladan.
Teori yang di gunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu Teori Kognitif dan Teori Pemanfaatan, karena kedua teori ini relevan dengan judul skripsi peneliti. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif karena memiliki sifat yang deskriptif, dan Teknik penentuan informan yang di gunakan adalah Purposive sampling. Penelitian berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas selama kurun waktu 22 April-24 Mei 2021.
Sumber data penelitian terdapat 7 informan yaitu Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Guru Agama Hindu, 3 Siswa dari kelas IV, V, VI dan juga 2 orang tua siswa. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp dalam pembelajaran di SD Negeri 2 Pulau Kaladan Pada Mata pelajaran Agama Hindu memiliki langkah-langkah perencanaa yaitu menyiapkan RPP. Pelaksanaan pembelajaran Agama Hindu secara daring meliputi pendahuluan: mengucap salam, berdoa, absen, menyampaikan pembelajaran melalui Vidio Call grup di Aplikasi WhatsApp. Kegiatan inti : mengamati, menanya, mengeksperimen, mengasosiasikan, mengkomunikasikan melalui Aplikasi WhatsApp. Kegiatan penutup: pemberian tugas dan nilai hasil evaluasi pembelajaran.
Hasil penelitian ini yang berlokasi di SD Negeri 2 Pulau Kaladan, Memanfaatkan Aplikasi WhatsApp sebagai sarana pembelajaran jarak jauh dan sebagai alat komunikasi antar guru dan siswa dalam pembelajaran. Di samping pemanfaatan Aplikasi WhatsApp terdapat Kendala yaitu gangguan jaringan, listrik padam dan sebagian siswa tidak memiliki Handphone Android dan Dampak dalam pemanfaatan Aplikasi WhatsApp membuat siswa candu dalam penggunaan Handphone Android sehingga lupa dengan pembelajaran dan lalai dalam belajar. Sebab itulah masalah dalam proses pembelajaran daring dengan menggunakan Aplikasi WhatsApp dalam pemanfaatannya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam tatanan sosial yang luar biasa kompleks ini, terpendam pula ragam potensi masalah yang tak kunjung usai. Jika tak disaring, dapat mempengaruhi sikap individu ke arah destruktif, membuatnya menjadi sesuatu yang tidak terkontrol, menyelewengkan nilai dan norma masyarakat, hingga menyebabkan ketidakstabilan sosial. Imbasnya dapat mempengaruhi kesehatan psikologi seseorang, membuatnya berbeda secara watak dan kepribadian dengan mayoritas individu secara umum. Itu mengapa, kajian dan pendekatan psikologi amat signifikan dan bermakna besar dalam dunia modern berjuta masalah ini. Buku di tangan Pembaca sekarang merupakan sebuah usaha untuk mengisi peran itu. Karya yang diinisiasi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Maluku Utara ini adalah bunga rampai berisi 15 judul tulisan dengan berbagai isu dan permasalahan sosial yang begitu dekat dengan hidup kita. Tema-temanya menyangkut bullying, masa transisi remaja, gender, kekerasan dalam pacaran, self awareness, candu internet, perilaku berjudi, dan beberapa lain. Pun, lewat beberapa bagian tulisannya, buku ini juga mengangkat kekhasan budaya daerah Maluku Utara yang unik, dinamis, dan penting untuk diketahui khalayak luas.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini ditulis dalam 10 bab dan disusun dengan urutan sebagai berikut: Bab-1 tentang pengertian penelitian dan metode penelitian. Bab-2 berisi rumusan masalah. Bab-3 membahas tentang studi kepustakaan sebagai dasar untuk menyusunan hipotesis dan pembahasan hasil penelitian. Bab-4 berisi tentang penyusunan atau perumusan hipotesis. Bab-5 menguraikan tentang variabel dan definisi operasional variabel. Bab-6 menjelaskan pengukuran dan ukuran-ukuran yang digunakan dalam mengukur variabel. Bab-7 membahas proses pengumpulan data, yang menyangkut populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian. Bab-8 berisi tentang analisis data. Bab-9 membahas tentang pengujian hipotesis. Bab-10 berisi tentang teknik penyusunan laporan penelitian. Mahasiswa yang mempelajari metodologi penelitian dengan pendekatan kuantitatif, agar lebih mudah untuk memahami, disarankan membaca bahan ajar ini sesuai dengan urutan bab-bab yang ada, apabila sudah mempunyai gambaran secara garis besar tentang metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Untuk dapat melakukan penelitian, mahasiswa tidak hanya mempelajari bahan ajar ini, karena dalam bahan ajar ini belum diuraikan secara lebih rinci tentang model dan teknik-teknik pengolahan dan analisis data yang menggunakan statistik. Setelah mempelajari bahan ajar ini, hendaknya mahasiswa mempelajari tentang pemilihan dan penggunaan model dan teknik analisis. Mahasiswa juga perlu mempunyai pengetahuan statistik, terutama statistik inferensial. Analisis data dalam penelitian kuantitatif tidak bisa dipisahkan dari statistik yang berfungsi sebagai alat analisis. Selain itu, juga diharap dapat mnggunakan perangkat lunak (software) untuk statistik, misalnya program SPSS, atau program-program komputer (software) yang lainnya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Di antara maraknya buku metodologi penelitian, buku yang hadir di hadapan pembaca ini memberikan prinsip-prinsip dasar bagi praktik penelitian di wilayah ilmu komunikasi Islam serta Penyiaran Islam, dan diharapkan dapat mengawal calon peneliti untuk melakukan penelitian atau paling tidak sebagai pengantar untuk memahami buku metodologi penelitian lain yang rinciannya lebih kompleks. Sifat penyajian buku yang sederhana dan disertai contoh-contoh dalam praktik penelitiannya, akan membantu mempermudah pembaca dalam memahami isi buku ini. Harapan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalaman penulis mengampu mata kuliah Metodologi Penelitian atau ketika membimbing penulisan tugas akhir mahasiswa, seringkali ditemukan problem metodologis tertentu, seperti kesalahpahaman dalam memahami beberapa prinsip dasar penelitian, kesalahan dalam memulai praktik penelitian, kekeliruan menentukan sumber data, sampai kesalahan dalam menentukan daftar pustaka yang relevan. Karenanya, kehadiran buku ini diharapkan dapat meminimalisir kasus-kasus problematis tersebut.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran terpadu merupakan suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Dengan adanya pemaduan itu peserta didik akan memeroleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi peserta didik. Bermakna di sini memberikan arti bahwa pada pembelajaran terpadu, peserta didik akan dapat memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata yang menghubungkan antar konsep dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang memperhatikan dan menyesuaikan dengan tingkat perkembangan anak didik (Developmentally Appropriate Practical). Pendekatan yang berangkat dari teori pembelajaran yang menolak drill-system sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak. Pembelajaran terpadu menjadi roh pelaksanaan kurikulum 2013 yang dikembangkan saat ini dalam Pembelalajaran Tematik Terpadu, khususnya di Sekolah Dasar (SD) maupun Madrazah Ibtidaiyah (MI). Buku ini disusun untuk membantu praktisi pendidikan, khususnya guru dan calon guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik.Untuk itu selain menyajikan teori, buku ini juga disertai dengan contoh aplikasinya
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pembelajaran tematik bukanlah hal yang baru dalam sistem pendidikan Indonesia bahkan saat ini sudah menjadi roh pelaksanaan kurikulum yang dikembangkan, khususnya di Sekolah Dasar. Namun dalam penerapannya masih banyak menemui kendala. Masih minimnya contoh pelaksanaan pembelajaran tematik secara praktis merupakan salah satu penyebabnya. Buku ini disusun untuk membantu praktisi pendidikan, khususnya guru dan calon guru sebagai acuan dalam melaksanakan pembelajaran tematik. Tidak hanya menyajikan teori, tapi buku ini juga disertai dengan contoh aplikasi dalam proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan penilaian. Secara sistematis buku ini menyajikan: ~ konsep dasar pembelajaran tematik; ~ landasan dan teori belajar; ~ implikasi pembelajaran tematik; ~ pembelajaran tematik terpadu; ~ desain pembelajaran tematik terpadu; ~ model pembelajaran; ~ pengembangan media pembelajaran tematik; ~ penilaian pembelajaran tematik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI
Patmawati, Rena. 2021. Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di Smp Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H
Skripsi ini mengkaji upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan. Upaya guru adalah usaha yang dilakukan guru sebagai pendidik profesional dalam mendidik, membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi peserta didik dengan mengembangkan segala potensi. Motivasi diri untuk terus belajar merupakan hal yang sangat penting bagi setiap siswa Hindu, karena motivasi tersebut yang akan menggugah siswa untuk tetap belajar. Sebaliknya, tanpa motivasi maka siswa akan merasa sulit untuk memahami materi yang telah dijelaskan oleh guru. Sebab motivasi yang mampu membangun dan merubah tingkah laku seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain, karena motivasi sangat penting bagi siswa Hindu. Motivasi yaitu minat atau kemauan untuk mengubah suatu pola dalam tingkah laku (belajar), sehingga sesuatu itu menjadi menarik untuk dipelajari. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (2) Kendala upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dikaji dengan teori perilaku (Behavioristik), teori motivasi, dan teori kendala.
Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 3 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan dalam proses pembelajaran di kelas dengan rangkaian perencanaan dan persiapan meliputi metode, media dan bahan ajar sesuai dengan buku kurikulum 2013. Rangkain proses pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Bentuk motivasi yang diberikan dengan penghargaan yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Hindu kepada siswa Hindu berupa kalimat pujian agar belajar dengan rajin, tekun dan disiplin. Selain itu, siswa Hindu saat berinteraksi dengan guru di sekolah berperilaku santun, tanggung jawab, serta bhakti kepada guru dan guru mata pelajaran agama Hindu; (2) Kendala guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu yang ditemukan dalam penelitian, yaitu siswa Hindu pasif saat proses pembelajaran, masih kurang dalam pelafalan untuk melantunkan doa Puja Tri Sandya, belum tersedia media sebagai penunjang belajar di dalam ruang kelas seperti LCD proyektor, dan lingkungan sekolah yang terkadang belum efektif, sehingga fokus belajar siswa Hindu menjadi terganggu.