Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

552 karya publik ditemukan.

2026: 292025: 552024: 692023: 822022: 1062021: 1342020: 212018: 152017: 39

IMPLEMENTASI AJARAN SIWARATRI KALPA DALAM PELAKSANAAN HARI RAYA SIWARATRI PADA MASYARAKAT HINDU DI DESA LABUHAN KECAMATAN BATANG ALAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH (PERSPEKTIF PENDIDIKAN)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

I GUSTI AYU WISMANTARI. 2021. Implementasi Ajaran Siwaratri Kalpa Dalam Pelaksanaan Hari Raya Siwaratri Pada Masyarakat Hindu Di Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Persfektif Pendidikan) Pembimbing I : Mujiyono S.Ag.,M.Ag Pembimbing II: Komang Suarta, S.Ag.,M.Si Sebagaimana diketahui bahwa ajaran agama Hindu meliputi Tattwa, Etika dan Upacara. Begitu juga pada aktifitas persembahyangan upacara Siwaratri. Permasalahan penelitian ini yakni: 1. Bagaimana Implementasi Ajaran Siwaratri Kalpa dalam Pelaksanaan hari raya Siwaratri di Desa Labuhan? 2. Apakah Fungsi Ajaran Siwaratri Kalpa dalam Pelaksanaan Hari Raya Siwaratri? 3. Apakah nilainilai pendidikan yang terkandung di dalam pelaksanaan hari raya Swaratri?. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Implementasi ajaran Siwaratri Kalpa dalam pelaksanaan hari raya Siwaratri di Desa Labuhan, untuk mengetahui fungsi ajaran Siwaratri Kalpa dalam pelaksanaan hari raya Siwaratri, untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan hari raya Siwaratri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif Kualitati. Dan ini sampelnya adalah sampel mutlak, yakni seluruh populasi dalam penelitian ini. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan beberapa metode, seperti metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan vertivikasi atau menarik kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 16 april – 17 mei 2021. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu di Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan. Hasil penelitian yaitu: 1. Implementasi ajaran Siwaratri Kalpa dalam pelaksanaan hari raa Siwaratri yaitu: Menurut ajaran Siwaratri Kalpa bahwa elaksanaan hari raya Siwaratri merupakan pemujaan kehadapan Sang Hyang Siwa. 2. Fungsi ajaran Siwaratri Kalpa dalam pelaksanaan hari raya Siwaratri yakni: Upacara Siwaratri bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada manusia untuk menyadari bahwa di dalam dirinya selalu ada pertarungan antara Suru Sampad dan Asuri Sampad. 3. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam pelaksanaan hari raya Siwaratri di Desa Labuhan yakni: a. Nilai Relegiu. b. Nilai Spiritual. c. Nilai Etika. d. Nilai Estetika. e. Nilai Moralitas, f. Nilai keagamaan Diharapkan kepada umat Hindu agar selalu mengikuti persembahyangan Siwaratri dan mmengikuti brata Siwaratri dan lebih mengikatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

IMPLEMENTASI UPACARA MAGEDONG-GEDONGAN PADA UMAT HINDU DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN KONGBENG KABUPATEN KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR (Perspektif Pendidikan Hindu)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

GUSTI BAGUS BIMANTARA. 2021. Implementasi Upacara Magedong-gedongan Pada Umat Hindu Di Desa Sidomulyo Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur (Perspektif Pendidikan Hindu). Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Skripsi ini mengkaji implementasi upacara magedong-gedongan pada umat Hindu di Desa Sidomulyo Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Keberadaan upacara magedong-gedongan ini memiliki nilai sakral dan makna religius. Fenomena yang terjadi kurangnya pemahaman umat Hindu dan jarang sekali upacara magedong-gedongan ini dilakukan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Mengapa Umat Hindu di Desa Sidomulyo Jarang melaksanakan upacara magedong-gedongan ?, 2) Bagaimanakah Pelaksanaan upacara magedong-gedongan pada umat Hindu di Desa Sidomulyo Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai timur ?, 3) Apakah nilai-nilai Pendidikan dalam Pelaksanaan upacara magedong-gedongan bagi umat Hindu di Desa Sidomulyo Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur ?, Tujuan umum penelitian ini untuk menemukan pengetahuan tentang upacara magedong-gedongan Pada umat Hindu di Desa Sidomulyo Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Hasil penelitian dikaji dengan teori panca dharma ciddiartha, teori fungsional structural dan teori nilai. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dukumen dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan reduksi data, klasifikasi data, display data, penafsiran dan interpretasi, serta penyimpulan. Hasil yang dikaji dengan teori panca dharma ciddiartha yang di peroleh bahwa jarangnya dilaksanakan upacara magedong-gedongan karena kurangnya iksha atau tujuan pemahaman dan pengetahuan dan kemudian sakhti kemampuan ekonomi dan Sumber Daya manusia yang sangat kurang kemudian desa atau tempat yang kurang memadai kemudian kala atau waktu yang kurang mendukung dan yang terakhir patra atau keadaan yang tidak memungkinkan. Kemudian pelaksanan di tinjau dari teori fungsional Struktural bahwa setiap struktur pasti ada fungsinya hasil yang dikaji dengan teori fungsional struktural adalah yaitu tahap pertama (persiapan) tahap kedua (pelaksanaan upacara) dan yang terakhir tahap ketiga (akhir). Nilai Pendidikan terdapat yang dianalisis menggunakan teori nilai antara lain nilai Pendidikan Tattwa, etika (Susila), nilai Pendidikan upacara, material dan tanggung jawab. Implementasi, fungsi dan nilai pendidikan saling berkaitan guna tercptanya hubungan harmonis.

PEMBELAJARAN AGAMA HINDU PADA SISWA HINDU MELALUI SISTEM DARING DI SMPN-2 RUNGAN DESA TUMBANG MALAHOI KECAMATAN RUNGAN KABUPATEN GUNUNG MAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

MANSUR, 2021. Pembelajaran Agama Hindu Pada Siswa Hindu Melalui Sistem Daring di SMPN-2 Runga Desa Tumbang Malahoi Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing (I) I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si Pembimbing (II) Santang, S.Pd., M.Hum. Skripsi ini meneliti dan mengkaji, tentang pelaksanaan pembelajaran agama Hindu pada Siswa Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan. Pembelajaran agama Hindu yang dilaksanakan di SMPN-2 Rungan secara Daring ini belum terlaksanana secara maksimal kerena beberapa kendala yang dialami. Fenomena yang terjadi dilapangan kurangnya fasilitas pendukung terlaksananya pembelajaran agama Hindu secara Daring. Penelitian ini membahas tentang beberapa rumusan masalah seperti berikut ini: 1) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran agama Hindu pada siswa Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan, 2) Apakah kendala yang dialami siswa Hindu dalam pembelajaran agama Hindu pada siswa Hindu melalui sistem Daring, 3) Bagaimanakah cara mengatasi kendala yang dialami siswa Hindu dalam mengikuti pembelajaran agama Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan secara daring di SMPN-2 Rungan di Desa Tumbang Malahoi Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu di SMPN-2 Rungan Desa Tumbang Malahoi. Teknis analisis data menggunakan metode deskritif dan melalui tiga tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data serta penyajian data. Hasil yang peneliti peroleh dari 1) pelaksanaan pembelajaran agama Hindu pada siswa Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan saat ini belum terlaksana secara maksimal atau secara efektif. 2) kendala yang dialami siswa Hindu dalam pembelajaran agama Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan adalah kurangnya fasilitas pendukung bagi para siswa seperti tidak memiliki Handphone, jaringan yang tidak bagus dan semangat siswa yang kurang. 3) mengatasi kendala yang dialami siswa Hindu dalam mengikuti pembelajaran agama Hindu melalui sistem Daring di SMPN-2 Rungan adalah belajar bekelompok atau meminjam handphone orang tua, mencari lokasi yang ada jaringan dan guru dapat meningkatkan semangat siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan menarik.

UPAYA MAJELIS RESORT MENINGKATKAN KESADARAN IBADAH (BASARAH) PEMUDA HINDU KAHARINGAN DI KELURAHAN TUMBANG MIRI KECAMATAN KAHAYAN HULU UTARA KABUPATEN GUNUNG MAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MANDANG. 2021: Upaya Majelis Resort Meningkatkan Kesadaran Ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Pd.,M.Si Majelis Resort adalah lembaga agama Hindu Kaharingan yang berposisi di Kecamatan serta memiliki tugas dan kewajiban membina dan membimbing seluruh umat Hindu Kaharingan yang ada di Kecamatan. Pelaksanaan ibadah (Basarah) pemuda merupakan salah satu program kerja yang dirancang, dibuat serta di tetapkan oleh Majelis dan jajarannya dimana memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman akan pentingnya pelaksanaan ibadah (Basarah). Namun faktanya berdasarkan fenomena di lapangan kesadaran Ibadah (Basarah) pemuda sangat rendah. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka terdapat tiga permasalahan yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas? (2) Apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas? (3) Bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas?. Penulisan ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. (3) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori struktural fungsional, teori religius, dan teori tindakan sosial. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi/penelitian langsung turun ke lapangan, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif análisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bagaimana tingkat kesadaran pemuda dalam ibadah (Basarah) di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Tidak menetap, (b) Sangat rendah. (2) Apa faktor penyebab kurangnya kesadaran ibadah (Basarah) Pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: Faktor Internal dan faktor External. Faktor internal (a) Waktu (b) Kemalasan (c) Minim pengetahuan agama (d) Minder (e) Pengaruh kesibukan/pekerjaan (f) Jarak dan alat transportasi dan (g) Kurang termotivasi. Faktor External (a) bergaul dengan teman sebaya berbeda agama, (b) Berpacaran berbeda agama (c) Provokasi dari lingkungan sekitar. (3) Bagaimana upaya Majelis Resort dalam meningkatkan kesadaran ibadah (Basarah) pemuda Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas adalah: (a) Latihan/pratek pembuatan sarana dan prasarana keagamaan (b) Pemberian hadiah (c) Memotivasi. Kata Kunci: Upaya, Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan, Meningkatkan Kesadaran Ibadah (Basarah) Pemuda, Pemuda, Agama Hindu Kaharingan.

STRATEGI PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DI SDN-2 PENDREH KABUPATEN BARITO UTARA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ela Mayora, 2021. Strategi Pembelajaran Agama Hindu Di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampun Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Lilik, S.Ag., M. Pd. H Dalam dunia pendidikan, Strategi Pembelajaran sangatlah penting untuk dilaksanakan gunanya juga agar terwujudnya proses pembelajaran yang di inginkan dan di cita-citakan pada setiap sekolah dan dengan ini Skripsi ini mengkaji Strategi Pembelajaran Agama Hindu Di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara. Oleh karena itu di dalam sekolah ini juga ada beberapa perencanaan atau yang sering di sebut dengan Strategi yang guru Agama Hindu laksanakan pada proses pembelajaran di sekolah dasar pada peserta didik yang beragama Hindu. Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan bahwa yang sangat berpengaruhnya terhadapt keberhasilan dalam perencanaan pembelajaran yang dalam hal ini peserta didik Agama Hindu tidak terlalu fokus dalam melaksanakan pembelajaran Agama Hindu yang di mana proses pembelajaran Agama masih di laksanakan bersama dalam artian nya bergabung belajar bersama pada peserta didik Agama lain, otomatis pembelajaran yang direncanakan atau di lakukan oleh guru tentu tidak maksimal di terima oleh peserta didik Agama Hindu dan juga tidak efektif dalam menerima materi pembelajaran Agama Hindu saat dilaksanakan dalam ruangan. Dengan ini juga ada beberapa Rumusan Masalah dalam penelitian ini yang di mana adalah : 1. Bagaimana strategi pembelajaran Agama Hindu di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara? 2. Apa saja kendala pembelajaran Agama Hindu di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara? 3. Apa upaya strategi pembelajaran Agama Hindu di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara? Begitu juga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jelasnya bagaimana strategi yang direncanakan oleh guru Agama Hindu dalam pembelajaran di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori konstruktivistik dan teori humanistik Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder teknik penentuan informana yaitu menggunakan teknik pusposive sampling serta teknik pengumpulan data seperti observasi,wawancara dan dokumentasi dan instrument penelitian teknik analisis data seperti metode deskriptif dan metode analisis data kualitatif. Untuk itu tidak lupa juga bahwa hasil dari penelitian menunjukan strategi pembelajaran Agama Hindu dapat terlaksana sebagaimana mesti nya walaupun ada beberapa kendala yang terjadi dalam pembelajaran Agama Hindu di SDN-2 Pendreh ini serta hal itu juga tidak terlepas dari adanya upaya yang di rencanakan atau di laksanakan untuk mencegah terjadi nya kendala yang akan di alami pada proses pembelajaran yang akan berlansung tentu juga guru menggunakan berbagai strategi dan upaya dalam pembelajaran Agama Hindu di SDN-2 Pendreh Kabupaten Barito Utara.

PERANAN GURU PASRAMAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BASARAH SISWA DI DESA TARANTANG KECAMATAN MANTANGAI KABUPATEN KAPUAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rama Saputra, 2021. Peranan GuruParaman Dalam Meningkatkan Minat Basarah di Desa Tarantang Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang ( IAHN-TP) palangka Raya. Pembimbing ( I ) Suryanto, S.Pd.,M.Pd, Pembimbing ( II ) Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si. Penanaman nilai-nilai Sraddha dan Bhakti agama Hindu dapat diselenggarakan dalam bentuk pasraman melalui jalur pendidikan formal dan nonformal. Penelitian ini berfokus mengungkap peranan guru pasraman nonformal dalam meningkatkan minat siswa melakukan Bhakti berupa peribadatan Basarah pada umat Hindu Kaharingan. Di dalam Pasraman Penyang Hinje Simpei adapun yang melatar belakangi rumusan masalah terdapat 3 Masalah, malasah yang ( 1 ) Bagaimanakah Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah pada Pasraman Penyang Hinje Simpei ? ( 2 ) Apa saja Kendala yang dihadapi Guru Pasraman dalam meningkatkan Minat Basarah Siswa Pasraman Penyang Hinje Simpei ? (3)Apa Upaya yang dilakakukan oleh Guru Pasraman Penyang Hinje Simpei Untuk meningkatkan Minat Basarah Siswa di Pasraman Penyang Hinje Simpei. Penulisan ini bertujuan : ( 1 ) untuk mengetahui dan mendiskripsikan Bagaimana Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah Siswa Di Desa Tarantang kecematan Mantangai Kabupaten Kapuas. ( 2 ) untuk mengetahui dan mendiskripsikan apa kendala Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah Siswa di Desa Tarantang Kecematan Mantangai Kabupaten Kapuas. (3) untuk mengetahui mendiskripsikan Upaya yang dilakukan Guru untuk meningkatkan minat Basarah Siswa Teori yang di gunakan untuk penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori Behaviorisme menekankan hanya pada hal-hal yang dapat diobservasi secara kasat mata, maka teori ini memandang proses belajar yang alami oleh manusia oleh kondisi stimulus ( S ) dan respon ( R ). Penelitian ini dilakukan pada Pasraman Penyang Hinje Simpei di Desa Tarantang Kecamatan Mnatangai Kabupaten Kapuas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah informan terdiri dari 13 orang , yang menjadi instrumen penelitian adalah penelitian sendiri. waktu yang di gunakan untuk penelitian ini kurang lebih 1 ( satu ) bulan di mulai dari tanggal 22 april s/d 24 Mei 2021 untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Bagaimanakah Peran Guru dalam meningkatkan Minat Basarah siswa Pada Pasraman Penyang Hinje Simpei ( a ) memberikan siswa Motivasi ( b ) 10 IAHN-TP Palangka Raya memberikan dorongan ( c ) menyediakan fasilitas ( d ) mengajarkan siswa membuat sarana prasarana ( e ) latihan yoga dan ( F ) latihan menari ( 2 ) Apa saja Kendala yang dihadapi Guru Pasraman dalam meningkatkan Minat Basarah Siswa Pasraman Penyang Hinje Simpei ( a ) kurangnya minat siswa dalam mengikuti ibadah Basarah ( b ) kurangnya dorongan dari orang tua ( c ) malas ( d ) minimnya pengetahuan tentang Agama ( d ) jarak dan kurang termotivasi. ( 3) Apa upaya yang dilakukan Guru dalam meningkatkan minat Basarah siswa (a) memberikan motivasi (b) memberikan pembelajaran yang menarik (c) memberikan nasehat (d) memberikan kepercayaan kepada siswa (e) memberikan Bimbingan ke siswa.

UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP DASAR-DASAR PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMAN-1 KAHAYAN HULU UTARA KABUPATEN GUNUNG MAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

WARDIMAN, 2021. Upaya Guru Agama Hindu dalam Meningktatkan Pemahaman Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos.,MAP. Pembimbing II, Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd. Pendidikan agama Hindu memiliki peranan yang sangat penting dalam hal mencetak generasi bangsa yang bermutu dan memiliki kualitas tinggi. Kerjasama yang baik dari semua pihak akan menentukan hasil dari kegiatan pendidikan yang telah dilakukan. Salah satunya yaitu guru. Guru sebagai seorang pendidik akan mengasuh, membimbing dan meningkatkan pemahaman siswa. Upaya guru dalam kegiatan pembelajaran menjadi peran penting dalam mewujudkan generasi siswa yang lebih baik khususnya terhadap dasar-dasar pendidikan agama Hindu di sekolah. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini akan ada dua permasalahan yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimana upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa Hindu terhadap dasar-dasar ajaran agama Hindu di SMAN-1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas?. (2) Faktor apa saja yang mempengaruhi upaya guru dalam meningkatkan pemahaman siswa Hindu terhadap dasar-dasar ajaran agama Hindu di SMAN-1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu teori kognitivisme, teori upaya. Informan penelitian ini adalah guru agama Hindu (satu orang), kepala sekolah, dan siswa kelas X (dua orang) serta siswa kelas XI (satu orang). Teknik pengumpulan data yaitu 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi. Metode penelitan ini yang digunakan metode kualitatif. Dan teknik analisis data meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarik kesimpulan. Hasil penelitian upaya guru dalam meningkatkan pemahamahan siswa terhadap dasar-dasar pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 1 Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunung Mas yaitu 1) Guru menghadirkan kegiatan pembelajaran dengan semenarik mungkin, yaitu dengan menggunakan media audio visual berupa film, memperbanyak bahan ajar, berdoa sebelum belajar, mengikuti persembahyangan, dan mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar. Sementara itu, upaya yang dilakukan pihak sekolah adalah dengan mempersilahkan ruangan kelas sebagai tempat belajar agama Hndu 2) Faktor pendukung adalah berupa adanya kerja sama dari pihak sekolah serta guru dengan masyarakat sekitar dalam bentuk pelatihan. Dan 3) Faktor penghambat yaitu kurangnya bahan ajar berupa buku paket, belum tersedianya tempat belajar khusus untuk mata pelajaran agama, dan keadaaan lingkungan.

Motivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

CARMA. 2021. Motivasi Belajar Siswa Secara Daring Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Jenjang Strata Satu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I), Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Pembimbing (II) Desak Ketut Angraeni, SS.,M.Pd Pembelajaran daring yang diberlakukan untuk semua lembaga pendidikan banyak memberikan dampak, salah satunya pada motivasi belajar siswa, terutama pada siswa jenjang SMA. Siswa SMA adalah individu yang memasuki masa remaja, dimana masa remaja sangat rentan mengalami permasalahan karena mengalami perubahan baru dalam dirinya. Selain itu, motivasi belajar siswa juga berpengaruh dalam keberhasilan pembelajaran.Adapun rumusan permasalahan yang ada dalam penulisan ini yaitu: 1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas? 2. Bagaimana motivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas? 3. Bagaimana faktor penghambat dan pendukung dan upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Tujuan penelitian ini yaitu: Untuk Mendeskripsikan tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas, Motivasi, faktor penghambat dan pendukung dan upaya motivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan yaitu menggunakan Snowball sampling. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahapan pelaksanaan pembelajaran daring di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas terdiri dari (a) Perencanaan pembelajaran (b) Pelaksanaan pembelajaran (c) Pengawasan (d) Evaluasi Hasil belajar. (2) Motivasi belajar terdiri dari: (a) motivasi internal (b) motivasi eksternal. Faktor penghambat dan pendukung dan upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas adalah: (a) Faktor Penghambat yaitu: Jaringan internet, keterbatasan waktu, kurangnya minat peserta didik dan keterbatasan ekonomi (b) Faktor pendukung yaitu: tersedianya lab komputer, pemberian paket data. Upaya yang dilakukan dalam memotivasi belajar siswa secara daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas adalah: (a) Upaya dari sekolah (b) Upaya dari guru.

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMAN-1 BASARANG (KAJIAN ASPEK KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji tentang pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang (kajian tentang aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik). Kajian ini bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia Hindu yang berkualitas. Upaya tersebut di antaranya melalui pendidikan agama Hindu, dan sebagai kunci utama yang harus dibenahi. Karena, manusia yang berkualitas ialah manusia yang memiliki iman dan taqwa, ilmu dan pengetahuan, cakap dan terampil bekerja serta berbudi pekerti luhur. Semuanya itu akan terwujud melalui proses pembelajaran pendidikan agama Hindu. Sehubungan dengan proses pembelajaran pendidikan agama Hindu dimaksud maka sektor pendidikan formal seperti SMAN-1 Basarang memiliki peran penting dalam rangka mewujudkan manusia Hindu yang berkualitas baik secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Penelitian ini terfokus pada tiga aspek pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang. 1) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? 2) ) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Apa kendala pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? 3) ) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut adalah teori konstruktivistik, teori belajar bihavioristik, dan teori belajar humanistik. Metode penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen. Beberapa hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang dalam kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sangat dipengaruhi oleh tiga tahapan pembelajran. Ketiga tahapan itu adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kedua, kendala yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang berdasarkan kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yaitu kendala dari dalam diri peserta didik, pendidik (guru), sarana dan prasarana belajar, lingkungan sekolah, dan masyarakat. Ketiga, upaya untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berdasakan kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik tersebut memerlukan upaya peserta didik (siswa) dan uapaya dari pendidik (guru), upaya peningkatan sarana dan prasarana belajar, upaya menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, dan termasuk lingkungan masyarakat yang dapat memdukung terciptanya proses pembelajaran pendidikan agama Hindu.

Nilai Sosial Budaya Habukung pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Payang Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui palaksanaan nilai sosial budaya dalam ritual Habkung pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Payang Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur. Fungsi Pelaksanaan nilai sosial budaya dalam ritual Habukung pada umat Hindu Kaharingan.selanjutnya untuk menganalisis permasalahan mengunakan teori budaya yaitu:salah satu cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan ke generasi kegenerasi, teori sosial yaitu :salah satu tindakan dimana beberapa aktor yang berbeda beda dan teori simbol yaitu:tanda atau ciri yang memberitahaukan sesutu kepada orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Lokasi penelitian di desa Tumbang Payang Kecamatan Bukit Santuai kabupaten Kotawaringin Timur. Teknik analisis data mengunakan teknik analisisdeskriptif yaitu :reduksi data , penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Tata cara pelaksanaan Habukung yaitu: tahap awal kebersamaan dan saling bergotong-royong mempersiapkan bahan dalam pelaksanaan, tahap pelaksanaan pelaksanan ditandai dengan adanya bunyi salekap berarti akan ada datang rombongan Habukung tahap akhir selesainya ritual pemakaman pada umat Hindu Kaharingan. Fungsi nilai sosial budaya dalam ritual Habukung bagi yaitu: Fungsi nilai kebersamaan adalah terdapat adanya persatuan antar masyarakat yyang saling terjalin dari jaman dulu sampai jaman sekarang Fungsi nilai budaya yaitu:salah satu kebudayaan yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh generasi semenjak usia dini. Fungsi religius yaitu:bertujuan utama kehidupan sifat yang sementara sebelum kembalinya kepada Ranying Hatalla Langit atau Tuhan Yang Maha Esa melalui kematian. Estetika Habukung yaitu keindahan dalam karya seni dalam sebuah karya yang di pertujukan bersifat sakral.

IMPLEMENTASI APLIKASI ZOOM DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU PADA ERA NEW NORMAL DI SMKN 2 PALANGKA RAYA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

DHARMAWAN, WISNU. 2021. Impelementasi Aplikasi Zoom Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Era New Normal di SMKN 2 Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing 1 Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A dan Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Pada era new normal pelaksanaan pembelajaran di SMKN 2 Palangka Raya dilakukan secara daring. Salah satu aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring yaitu aplikasi zoom. Penggunaan aplikasi zoom dalam pembelajaran merupakan hal yang baru dalam pembelajaran, hal tersebut menimbulkan kendala yang dialami oleh pihak sekolah, guru dan siswa agama Hindu. Berdasarkan latar belakang tersebut rumusan masalahnya: Bagaimanakah Implementasi, kendala dan solusi aplikasi zoom dalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu pada era new normal di SMKN 2 Palangka Raya?. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi,kendala dan solusi aplikasi zoom dalam mata pelajaran agama Hindu pada era new normal di SMKN 2 Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah : Teori Konektivisme dan teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi peneltian di SMKN 2 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran pendidikan agama Hindu menggunakan aplikasi zoom di SMKN 2 Palangka Raya tetap memperhatikan tahapan dalam pembelajaran yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran serta tahap pengawasan. Penggunaan aplikasi zoom dalam pembelajaran merupakan hal baru pada era new normal maka wajar terdapat kendala dalam pelaksanaannya, adapun kendalanya seperti: 1. Jaringan yang tidak mendukung, 2. Kuota internet yang boros, 3. Handphone pengguna yang tidak memadai, 4. Kesulitan Mengoperasikan Aplikasi zoom dalam pembelajaran, 5. Kesulitan mengatur kelas, 6. Kesulitan memahami materi pembelajaran menggunakan aplikasi zoom. Solusi yang dilakukan oleh pihak sekolah, guru agama Hindu dan siswa agama Hindu untuk mengatasi kendala terebut yaitu : 1. mencari wilayah yang disertai koneksi jaringan yang baik, 2. meminta hotspot dari handphone orang terdekat dan mencari tempat yang mempunyai layanan wifi, 3. meminjam handphone orang terdekat selama proses pembelajaran atau membersihkan ruang penyimpanan handphone sebelum memulai pembelajaran, 4` Belajar ke orang terdekat yang bisa mengoperasikan aplikasi zoom, 5. Sekolah mengaktifkan zoom berbayar menggunakan 1 akun, 6. guru memudahkan siswa dalam pelaksanaan praktek serta membagikan video tutorial dalam mempraktekannya, solusi yang dilakukan siswa yaitu meminta guru mengulang kembali materi yang belum dipahami, mencari materi video dari Youtube serta bertanya kepada keluarga terdekat.

Test Your English Vocabulary in Use: Pre-intermediate and Intermediate

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Did you know that testing your English Vocabulary could be enjoyable? You can use this book alone, or in class, and watch your rapid progress. Each test will build your confidence and help you remember even 'problem' words. You can use Test Your English Vocabulary in Use: Pre-intermediate and intermediate on its own or along with the companion volume English Vocabulary in Use: Pre-intermediate and intermediate.

German Vocabulary Drills

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

What you need to build your German lexicon as well as your confidence in communicating in the language German Vocabulary Drills provides a thematic approach by presenting clusters of essential terms. These terms are reinforced by a variety of written exercises, from fill-in the blank to translations to matching games. In addition, unlike other vocabulary titles on the market, a companion flashcard app also incorporates the key vocabulary for study and practice on-the-go. Features: Clear presentation of more than 2,250 essential vocabulary terms More than 100 written exercises Access to a FREE companion flashcard app

Teaching Vocabulary to English Language Learners

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Building on Michael Graves's bestseller, The Vocabulary Book, this new resource offers a comprehensive plan for vocabulary instruction that K–12 teachers can use with English language learners. It is broad enough to include instruction for students who are just beginning to build their English vocabularies, as well as for students whose English vocabularies are approaching those of native speakers. The authors describe a four-pronged program that follows these key components: providing rich and varied language experiences; teaching individual words; teaching word learning strategies; and fostering word consciousness. This user-friendly book integrates up-to-date research on best practices into each chapter and includes vignettes, classroom activities, sample lessons, a list of children's literature, and more.