Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

552 karya publik ditemukan.

2026: 292025: 552024: 692023: 822022: 1062021: 1342020: 212018: 152017: 39

Bank Soal Teknologi Informasi dan Komunikasi SD/MI Kelas 4,5,6

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bank Soal TeknologiInformasi dan Komunikasi SD Kelas 4,5,&6 ini tersusun atas ringkasan materi superlengkap, contoh soal beserta pembahasan, dan latihan soal untuk membantu siswa berlatih dalam mengerjakan berbagai macam ulangan. Buku persembahan penerbit Bmedia #AgroMedia

Pendidikan Profesi Keguruan dan Teknologi Pendidikan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Pendidikan Profesi Keguruan dan Teknologi Pendidikan. Sistematika buku book chapter Pendidikan Profesi Keguruan dan Teknologi Pendidikan ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Oleh karena itu diharapkan book chapter ini dapat menjawab tantangan dan persoalan dalam sistem pengajaran di perguruan tinggi dan sejenis lainnya.

PENGINTEGRASIAN TEKNOLOGI UNTUK PEMBELAJARAN DI ERA TSUNAMI DIGITAL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi di zaman sekarang ini berimplikasi pada pergeseran paradigma dalam sistem pendidikan. Paradigma baru pembelajaran pada era digitalisasi memberikan tantangan yang besar bagi guru. Pada era ini dalam melaksanakan profesinya, guru dituntut lebih meningkatkan profesionalitasnya. Profesionalitas menekankan kepada penguasaan IPTEK atau kemampuan manajemen beserta strategi penerapannya. Guru yang profesional sangat berperan membantu perkembangan siswa untuk mewujudkan tujuan yang hendak dicapai.

UPACARA PAKANAN SAHUR LEWU PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA BATU PUTER KECAMATAN RUNGAN HULU KABUPATEN GUNUNG MAS (Perspektif Teologi Hindu Kaharingan)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

MARA.2021. Upacara Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Batu Puter Kecamatan Rungan Hulu Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Teologi Hindu Kaharingan) Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Prodi Filsafat Agama Hindu (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D. Pembimbing II, Ni Nyoman Tantri, S.Pd.,M.Pd. Upacara Pakanan Sahur Lewu merupakan salah satu dari lima macam upacara khas suku Dayak Ngaju. Pakanan berarti memberikan persembahan berupa sasajen kepada roh leluhur atau orang-orang suci yang diselenggaran dalam suatu desa atau kampung. Upacara ini merupakan wujud bhakti masyarakat yang bertujuan untuk memohon perlindungan kepada para leluhur agar terhindar dari segala macam penyakit, serta diberikan berkat yang berlimpah dalam kehidupannya. Upacara Pakanan Sahur Lewu pada umumnya tidak hanya diikuti oleh masyarakat beragama Hindu Kaharingan saja, tetapi masyarakat umat lain (non Hindu) juga ikut serta melaksanakan upacara tersebut. Namun, dewasa ini pelaksanaan upacara Pakanan Sahur Lewu di Desa Batu Puter terjadi permasalahan dikarenakan kurangnya pemahaman sebagian umat lain tentang upacara tersebut.Oleh karena itu, peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut:(1) Bagaimana mitologi dalam Upacara Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Rungan Hulu Kabupaten Gunung Mas (2) Bagaimana Pelaksanaan Upacara Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Rungan Hulu Kabupaten Gunung Ma (3) Apa Makna Teologi dalam Upacara Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Rungan Hulu Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mitologi, pelaksanaan, dan makna upacara Pakanan sahur Lewu. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah teori Fungsionalisme Struktural, teori mitologi dan , teori simbol Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Mitologi Pakanan Sahur berawal dari kepercayaan umat Hindu Kaharingan di Desa Batu Puter bahwa terdapat 7 roh leluhur/ sahur parapah yang diturunkan ke oleh Raying Hatalla untuk menjaga kelestarian alam.(2) pelaksanaan upacara Pakanan Sahur Lewu ini biasanya dilaksanakan selama 1-3 hari, dimulai dengan pemukulan ketambung sebagai media pengiring doa, dilanjutkan dengan hari ke dua,yaitu Mujan Tawur ini yang juga dilaksanakan oleh basir dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa akan dilaksanakan upacara Pakanan Sahur tersebut, dan yang ketiga, Pamuhun Talawang proses ini dilaksanakan oleh basir dengan tujuan untuk memberitahukan bahwa upacara tersebut sudah dimulai. Makna teologi dalam upacara Pakanan Sahur Lewu tentang makna kain putih sebagai simbol kesucian dan beras tambak sebagai simbol kehormatan kepada leluhur menurut sistem keyakinan umat Hindu kaharingan.

UPACARA NGABEN SEDERHANA PADA MASYARAKAT HINDU DI DESA BASARANG JAYA KECAMATAN BASARANG KABUPATEN KAPUAS

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Ngaben ceremony is part of the Pitra Yadnya which is based on Pitra Rna (Debt of services to ancestors). Some Hindus carry out the cremation ceremony which is simpler, meaning that it is economical, easy, not too long, but still in the order of the cremation ceremony which does not eliminate the meaning of the pitra yadnya ceremony. Hindus in Basarang District carry out a simple ngeben ceremony, but many doubt the perfection of the simplification of the Ngaben ceremony. The shorter Ngaben ceremony is better. So it is necessary to further investigate its existence in the paradigm of Hindu teachings. This research consists of three stages, namely: (1) The form of the implementation of a simple cremation ceremony in the Hindu community in Basarang Jaya Village, (2) the response of the Hindu community to the implementation of the cremation ceremony, (3 ) Hindu educational values contained in the simple cremation ceremony. Data obtained from observations, interviews and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation. The results of the analysis with descriptive research methods using a qualitative approach, namely the simple Ngaben ceremony procession can be understood through 3 stages, Body Care (bathing the corpse, ngaskare, delivering the corpse to the grave, matur piuning in prajapati, praying, ngeseng, nganyut), Preparation for the Ngeroras Ceremony (Mecaru, ngulapin, ngaskara and nganyut) and preparation for nuntun/teaching or nyegara gunung (ngulapin fresh, nuntun Dewa Hyang, praying in village temples and ngelinggihang Dewe Hyang in Kawitan or sanggah rong dua ). Simple, namely simple cremation can be well received in society. The existence of implementation efficiency, cost, time, facilities and more practical. The Hindu educational values contained in the simple Ngaben ceremony are Tattwa Values, Religious Education Values, Ethical Education Values,

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMAN-1 BASARANG (KAJIAN ASPEK KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini mengkaji tentang pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang (kajian tentang aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik). Kajian ini bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia Hindu yang berkualitas. Upaya tersebut di antaranya melalui pendidikan agama Hindu, dan sebagai kunci utama yang harus dibenahi. Karena, manusia yang berkualitas ialah manusia yang memiliki iman dan taqwa, ilmu dan pengetahuan, cakap dan terampil bekerja serta berbudi pekerti luhur. Semuanya itu akan terwujud melalui proses pembelajaran pendidikan agama Hindu. Sehubungan dengan proses pembelajaran pendidikan agama Hindu dimaksud maka sektor pendidikan formal seperti SMAN-1 Basarang memiliki peran penting dalam rangka mewujudkan manusia Hindu yang berkualitas baik secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Penelitian ini terfokus pada tiga aspek pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang. 1) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? 2) ) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Apa kendala pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? 3) ) Kajian aspek kognitf, afektif, dan psikomotorik dengan rumusan masalah: Bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang? Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut adalah teori konstruktivistik, teori belajar bihavioristik, dan teori belajar humanistik. Metode penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen. Beberapa hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang dalam kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik sangat dipengaruhi oleh tiga tahapan pembelajran. Ketiga tahapan itu adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kedua, kendala yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMAN-1 Basarang berdasarkan kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yaitu kendala dari dalam diri peserta didik, pendidik (guru), sarana dan prasarana belajar, lingkungan sekolah, dan masyarakat. Ketiga, upaya untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berdasakan kajian aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik tersebut memerlukan upaya peserta didik (siswa) dan uapaya dari pendidik (guru), upaya peningkatan sarana dan prasarana belajar, upaya menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, dan termasuk lingkungan masyarakat yang dapat memdukung terciptanya proses pembelajaran pendidikan agama Hindu.

MODEL PEMBELAJARAN SISTEM DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 DI INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI TAMPUNG PENYANG PALANGKA RAYA (PERSPEKTIF PENDIDIKAN HINDU)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia pendidikan di Indonesia. Transformasi sistem pembelajaran tatap muka di kelas menjadi pembelajaran sistem daring menjadi persoalan sangat penting dan mendesak yang dihadapi dunia pendidikan. Sejak awal pandemi sampai saat ini persoalan pembelajaran sistem daring telah menjadi fokus berbagai penelitian. Namun, penelitian tentang pembelajaran daring di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHNTP) Palangka Raya belum tersedia. Peneliti tertarik mengkaji pembelajaran sistem daring di IAHN-TP Palangka Raya dengan fokus masalah (1) bagaimana proses pembelajaran sistem daring selama pandemi Covid-19 di IAHN-TP Palangka Raya, (2) bagaimana implikasi pembelajaran sistem daring selama pandemi Covid-19 di IAHN-TP Palangka Raya, dan (3) bagaimana upaya peningkatan pembelajaran sistem daring selama pandemi Covid-19 di IAHN-TP Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk mengkaji dan mendeskripsikan rumusan masalah penelitian tersebut ialah teori fenomenologi dan teori proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif fenomenologi pendekatan emik. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumen. Selanjutnya data yang diperoleh direduksi, disajikan, dan diambil suatu kesimpulan. Data yang dikaji dan dianalisis dengan teori fenomenologi dan teori proses pembelajaran menunjukkan beberapa hal berikut. (1) Persiapan yang dilakukan dosen pada proses pembelajaran sistem daring meliputi penyusunan bahan ajar yang lebih terperinci, teknik mengajar yang lebih menarik, ketersediaan perangkat pembelajaran, dan ketersediaan jaringan internet. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara virtual asynchronous dan collaborative synchronous dengan menerapkan RQA dan HOTS. Evaluasi hasil pembelajaran dilakukan secara daring berupa soal pilihan ganda dan analisis mandiri. (2) Implikasi pembelajaran sistem daring terhadap dosen ialah peningkatan pengetahuan dosen dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, sedangkan implikasi terhadap mahasiswa ialah pengembangan potensi diri secara mandiri. (3) Lembaga telah meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran. Dosen berupaya meningkatkan pengetahuan dan kreativitas di bidang teknologi pembelajaran dan meningkatkan pengetahuan yang berhubungan dengan teknik mengajar secara daring. Mahasiswa meningkatkan pengetahuan dari sumber belajar daring dan mengikuti webinar. Tri pramana menjadi dasar perubahan proses, implikasi, dan upaya peningkatan pembelajaran sistem daring karena manusia memiliki idep (pikiran) sehingga selama pandemi Covid-19 pembelajaran dapat terus berlangsung meskipun dilaksanakan secara daring.

Menemukan sejarah

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

History of Islamic movement in Indonesia.

Pancasila, Sejarah dan Kedudukannya bagi Bangsa Indonesia

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Karena posisinya sebagai acuan universal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila idealnya perlu dijiwai dan dipraktikkan warga negaranya. Tak terkecuali mahasiswa, sebagai calon penerus bangsa yang di pundaknya akan diletakkan masa depan orang banyak. Dalam konteks itulah, buku ini oleh para penulisnya sengaja ditujukan khusus untuk mereka, agar dapat menganalisis kompleksitas permasalahan sosial masyarakat menggunakan Pancasila sebagai landasan nilai dan acuan dasar. Secara umum, buku ajar ini mengulas tentang urgensi pendidikan Pancasila, sejarah dan kedudukannya bagi bangsa Indonesia. Di dalamnya juga diulas konsepsi filsafat Pancasila dan perannya sebagai pedoman moral dan etika sosial.

Buku Saku Sejarah UTBK-SBMPTN 2021

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Saku Sejarah UTBK-SBMPTN 2021 merupakan buku belajar yang mudah dibawa, praktis dan lengkap. Buku ini disusun untuk membekali peserta didik dalam persiapan menghadapi UTBK-SBMPTN 2021, serta untuk meningkatkan nilai Tes Kompetensi Akademik UTBK-SBMPTN khususnya pada bidang studi Sejarah. Penerbit Garudhawaca.

Bali Pulina

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bali telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Nusantara sejak sekurang-kurangnya seribu tahun lampau. Kini sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bali memiliki beraneka ragam aspek kebudayaan yang dapat memperkaya kebudayaan nasional. Salah satu unsur kebudayaan Bali yang khas adalah arsitektur tradisionalnya. Arsitektur tradisional Bali adalah gabungan wujud-wujud estetika yang tidak bisa lepas dari sejarah dan sistem religi masyarakat Bali. Telah sekurang-kurangnya seribu dua ratus tahun Bali mengalami masa sejarah, termasuk di dalamnya akulturasi dengan berbagai macam kebudayaan dari beragam etnis. Akulturasi ini menyebabkan arsitektur Bali mengalami banyak perubahan selama kurun waktu itu. Namun demikian, konsep dasar arsitektur Bali, yakni keharmonisan dan keseimbangan antara unsur-unsur religi, sosial dan lingkungan hidup tetap menjadi dasar pijakannya. Buku ini memberikan gambaran singkat mengenai konsep-konsep dasar arsitektur tradisional Bali. Siapa pun yang tertarik dengan keindahan arsitektur Bali dapat memulai petualangannya dengan membaca buku ini. Keunikan arsitektur tradisional Bali beserta konsep tata ruangnya adalah salah satu serpihan aset budaya Nusantara yang majemuk dan bisa dijadikan salah satu ide dalam pembangunan nasional.

Sejarah itu asyik jilid 2

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sejarah itu Asyik adalah buku pendamping pendidikan sejarah untuk SMA/MA/MAK/SMK/Sederajat kelas X Semester II. Buku ini saya susun berdasarkan kurikulum 2013 dan ditambah dengan muatan lokal sejarah singkat Madura, yang khusus digunakan oleh siswa-siswa dari Madura, atau siswa-siswa non Madura yang mempunyai kesukaan terhadap Madura, atau siapa pun yang ingin mengetahui sejarah Madura secara singkat. Buku ini juga disusun menggunakan sudut pandang kesejarahan secara integral, yaitu memadukan sejarah dengan berbagai disiplin ilmu-ilmu sosial lainnya, seperti geografi, ekonomi, sosiologi, dan agama. Bahkan, sastra dan kutipan-kutipan kata mutiara pun penyusun coba masukkan di sela-sela materi. Dengan demikian, Sejarah itu Asyik, benar-benar mengasyikkan para peserta didik agar kembali mencintai sejarah Indonesia. Penyusun dalam menyusun materi pendamping sejarah Indonesia untuk kelas X semester II ini juga mencoba sesederhana mungkin membuat pembahasan, yang penyusun sesuaikan dengan kondisi peserta didik, lebih-lebih peserta didik dari kalangan pedesaan, yang kurang mampu memahami istilah-istilah dan uraian-uraian kesejarahan yang disampaikan secara panjang lebar. Dalam buku ini, penyusun berupaya semaksimal mungkin menghindari itu, sehingga harapan bahwa sejarah itu memang asyik dapat tercapai dengan baik. Jika materi sejarah telah mengasyikkan, telah mengenakkan, atau telah menyenangkan, maka isi dari materi itupun akan dapat ditangkap dengan mudah oleh peserta didik. Seterusnya, jika peserta didik dapat menangkap materi dengan mudah, maka harapan kita selaku guru sejarah, nilai-nilai kesejarahan Indonesia akan mudah terinternalisasi dalam kepribadian peserta didik, sehingga tujuan membentuk generasi Indonesia yang cinta NKRI, cinta budaya bangsa, cinta nilai-nilai keindonesiaan, dan cinta pada peradaban bangsanya akan tercapai. Dengan itu, akan tercipta kepribadian bangsa seutuhnya.

Sejarah Perkembangan Kebaya Sunda

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Puji Syukur Penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Buku Sejarah Perkembangan Kebaya Sunda ini dapat terselesaikan dengan baik. Buku ini merupakan bagian dari Tesis S2 untuk memperoleh Gelar Magister Desain di ITB. Buku ini berisi tentang sejarah dan perkembangan kebaya di wilayah Sunda. Pada kesempatan, ini Penulis menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. Dr. Biranul Anas Z., selaku Pembimbing I yang telah banyak memberikan masukan materi dan pengarahan alur berfikir dalam penelitian ini. 2. Drs. Yan Yan Sunarya, M.Sn., selaku Pembimbing II yang telah memberikan banyak meluangkan waktu untuk bimbingan, memberikan banyak koreksi dan perbaikan serta memberikan motivasi dalam penyelesaian Tesis ini. 3. Prof. Dr. Yakob Sumoharjo yang telah memberikan banyak ilmu dan wawasan serta memberi pinjaman literatur untuk penelitian ini. 4. Drs. Hidayat Suryalaga, selaku Budayawan dan Sejarawan Sunda yang banyak memberikan masukan tentang kebudayaan Sunda. 5. Dra. Miya Rumiyana, selaku narasumber yang telah banyak memberikan data untuk penelitian ini. 6. Dra. Yani Suryani, selaku narasumber dan informan yang banyak membantu dalam memberikan sumber data dan penterjemah literatur bahasa Sunda. 7. Bapak M. Sasmita pemilik Rumah Baca Buku Sunda serta Bapak Sudarsono Katam yang memberikan informasi serta masukan data bagi penelitian ini. 8. Staf Karyawan Perpustakaan Jurusan Senirupa Dan Desain serta Staf Karyawan Perpustakaan Pusat ITB. 9. Aom Lalam Wiranatakusumah, selaku narasumber yang telah banyak memberikan data dan informasi yang berhubungan dengan busana masa Pajajaran. 10. Hj. Hetty Sunaryo selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang busana kebaya Sunda. 11. Ibu Popon Oce Junjunan selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang kebaya menak. 12. Ibu Una pemilik Tiara Salon yang telah memberikan data dan informasi tentang busana tradisional wanita Sunda. 13. Ibu Cornelia Jane selaku narasumber yang telah banyak memberikan informasi tentang busana tradisional wanita Sunda. 14. Hj. Imas Rodiyah yang banyak membantu memberikan data penelitian. 15. Ibu Otih Rostoyati selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang budaya Sunda. 16. Bapak Solichin pemilik Kebaya Bandung, selaku narasumber yang telah memberikan dokumentasi sebagai data penelitian. 17. Yayasan Perpustakaan Haryoto Kunto, Yayasan Perpustakaan Dody Tisnaamidjaya, Perpustakaan Museum Sri Baduga, Perpustakaan Museum Geusan Ulun Sumedang, Perpustakaan Unpas dan Perpustakaan STSI. Kepada semua pihak yang tidak disebutkan, yang telah membantu baik secara moral dan material. Semoga Allah SWT yang Raja Segala Ilmu memberikan balasan yang berlipat ganda dan selalu melimpahkan rahmatnya untuk kita sekalian. Amiin. Bandung, 27 Februari 2019 Penulis Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.

Satu agama banyak Tuhan

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Influence of local culture in Islam of Sasak ethnic group in Lombok, Indonesia.

Kebudayaan Bali

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Balinese culture, prior during, and post the Hindu period; articles.