Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.033 karya publik ditemukan.

2026: 562025: 942024: 1222023: 1582022: 1932021: 2662020: 352018: 372017: 70

Buku Ajar Hukum Adat

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan bagian dari usaha untuk menulis suatu naskah yang lebih mengembangkan pokok-pokok hukum adat yang merupakan materi dari matakuliah Hukum Adat yang diberikan kepada mahasiswa Fakultas Hukum. Karena dirasakan perlu untuk membantu mahasiswa dan dosen dalam proses belajar mengajar, disusunlah buku ini dengan tambahan materi dari literatur pembanding. Buku ini membahas mengenai konsep dasar hukum adat, sistem hukum adat, dasar berlakunya hukum adat, persekutuan dan tata susunan hukum adat, hukum tanah adat, subyektum yuris, sistem kekerabatan, hukum perkawinan adat dan hukum waris adat serta penyelesaiannya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Kupas Tuntas Hukum Waris KUHPerdata

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hukum waris KUHPerdata merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa fakultas hukum, baik pada tingkat strata satu maupun strata dua, khususnya magister kenotariatan. Pada Program Studi Magister Kenotariatan, selain Hukum Waris KUHPerdata, mahasiswa juga disuguhkan mata kuliah Teknik Pembuatan Akta Waris KUHPerdata. Buku ini menyajikan pemahaman lengkap hukum waris KUHPerdata dari aspek teoritis maupun praktis, sehingga keberadaan buku ini sangat dibutuhkan tidak hanya oleh mahasiswa fakultas hukum maupun magister kenotariatan, tetapi juga oleh praktisi dibidang hukum, teristimewa para Notaris maupun dosen, konsultan hukum, advokat dan hakim, tidak terkecuali masyarakat umumnya. Pembahasan dalam buku ini berpusat pada materi Hukum Waris KUHPerdata, disertai dengan teknik perhitungan waris dan teknik pembuatan aktanya. Disamping itu, dalam rangka memberikan gambaran yang paripurna mengenai “transformasi” harta kekayaan perkawinan menjadi harta peninggalan dan/atau harta warisan, buku ini dilengkapi pula dengan pembahasan mengenai materi Hukum Keluarga dan Hukum Harta Kekayaan Perkawinan, tuntunan praktis tentang bagaimana menghitung harta warisan, dimulai dari bagaimana menentukan siapa ahli waris yang berhak mewaris, menghitung pecahan warisan, melakukan pemisahan harta peninggalan dan/atau pembagian harta warisan, menghitung hibah-hibah dan bagaimana menuangkan hasil perhitungan harta warisan ke dalam akta waris. Keberadaan buku ini juga dapat dijadikan bahan atau materi perkuliahan Hukum Waris KUHPerdata maupun Teknik Pembuatan Akta Waris KUHPerdata atau sebagai Buku Ajar pada Fakultas Hukum, baik strata satu maupun pasca sarjana, khususnya program studi Magister Kenotariatan. Semoga buku ini dapat melahirkan kemudahan dalam memahami hukum waris KUHPerdata, baik dari aspek teoritis maupun praktik.

NILAI-NILAI PENDIDIKAN HINDU DALAM UPACARA NYAKI MATEI PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA BANGKAL KECAMATAN SERUYAN RAYA KABUPATEN SERUYAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Umat Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah memiliki upacara kematian yang di bagi menjadi dua fase yaitu upacara penguburan dan upacara Tiwah yang sesuai dengan Desa, Kala, dan Patra artinya sesuai waktu, tempat, dan keadaan daerah setempat berbeda-beda dalam pelaksanaan ritualnya. Demikian juga halnya bahwa dalam upacara kematian khususnya upacara penguburan memiliki keunikan, dan perbedaan salah satu diantaranya adalah upacara khususnya Nyaki Matei. Upacara penguburan jenazah ini belum ada yang mengangkat bagaimana nilai-nilai Pendidikan Hindu dalam upacara Nyaki Matei sehingga sangat menarik untuk diteliti pada umat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Berdasarkan latar belakang di atas peneliti mengidentifikasi masalah dengan dua rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana Pelaksanaan Upacara Nyaki Matei pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan ? (2) Apa Nilai-Nilai Pendidikan dalam Upacara Nyaki Matei pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan ? Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori religi menurut Koentjaraningrat dengan tiga pendekatan yaitu (1) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada keyakinan, (2) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada sikap terhadap alam gaib atau hal-hal yang bersifat gaib, dan (3) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada upacara religi yang mana teori religi ini didukung oleh teori fungsional structural yang dikembangkan oleh Talcott Parson dan teori Nilai menurut Natonegoro yang didukung dengan Teori Pendidikan Hindu menurut N.C. Bhattacharyya. Hasil penelitian upacara Nyaki Matei yaitu terdapat beberapa tahapan persiapan yaitu: (1) Tahapan Persiapan dalam tahapan persiapan terdapat rumbuk hajep keluarga dan mencari sarana dan prasarana, (2) Tahap Pelaksanaan upacara Nyaki Matei dari awal pelaksanaan sampai selesai, (3) Tahap Akhir terdapat makan bersama umat Hindu Kaharingan, melaksanakan pantang pali atau pantangan selesai melaksanakan upacara nyaki matei, dan pemberian duit pekoas sama halnya dengan duit dingah hambaruan bisa berupa benda atau uang, selain pelaksanaan upacara Nyaki Matei terdapat nilai-nilai Pendidikan Hindu dalam upacara Nyaki Matei pada Umat Hindu Kaharingan di Desa yaitu: (1) Nilai pendidikan tattwa dilihat dari pelaksanaan upacara Nyaki Matei di tujukan kepada liau/almarhum/leluhur sebagai bentuk penghormatan, rasa terimakasihn dan menghargai liau disaat-saat terakhir, (2) Nilai pendidikan susila dilihat dari hasil dari aturan dalam pelaksanaan upacara Nyaki Matei dan pantangan yang harus di lakukan saat selesai pelaksanaan upacara Nyaki Matei, (3) Nilai pendidikan upacara dilihat dari penerapan ajaran keagamaan yang untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan tuhan, leluhur dan sesamanya, (4) Nilai Pendidikan Sosial dapat dilihat dari kebersamaan dan gontong royong saling membantu dari awal pelaksanaan upacara Nyaki Matei sampai selesai, (5) Nilai Pendidikan Seni dapat kita rasakan dan kita lihat dari seni suara dari lantunan/mengucapkan mantra yang dilakukan oleh pisor, seni ukiran dan anyaman.

Peningkatan motivasi belajar pendidikan agama hindu mengunakan power point di SMPN 1Long Mesangat kalimatan timu

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Gede Purna Darma Putra. 2022.Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Mengunakan Multimedia Bebasis Komputer Di SMPN 1 Long Mesangat Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Megawati, S.Pi.,M.Pd.H Yang melatar belakangi oleh pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada dasarnya harus berlangsung secara aktif dan menyenangkan. Akan tetapi pembelajaran PAH di kelas VIII Di SMPN 1 long mesangat berlangsung secara mpnoton sehinga siswa kurang memperhatikan pembelajran PAH yang terkesan membosankan yang berakibatkan pada rendahnya motivasi belajar PAH. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan melaksanakan pembelajaran sebelum mengunakan multimedia berbasis kopmuter, pelaksanaan tindakan, serta motivasi belajar PAH siswa setelah pelaksanaan tindakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan meningkatkan motivasi belajar melalui penggunbaan multimedia berbasis komputer pada pembelajaran PAH di kelas VIII SMPN 1 Long Mesangat. Hasil penelitian tindakan in I diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai pelaksanaan pembelajaran mengunakan multimedia berbasis komputer serta menyempurnakan dalam pembelajaran PAH. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan mengunakan desain penelitian kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan reflksi. Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas VIII SMPN 1 Long Mesangat yang berjumlah 10 siswa hindu. Pelaksanaan tindakan dilakukan dengan mengadakan pengamatan, observasi, Dokumentasi serta catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriftif kuantitatif, yakni dengan menberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan menarik kesimpulan dan makna tersebut. Pemeriksaan data dilakukan dengan mengunakan teknik truagulasi data. Hasil penelitian menunjukan: (1) pelaksanaan tindakan berlangsung selama dua siklus dengan dua kali pertemuan untuk masing-masing siklus. Siklus I pembelajaran berlangsung dengan mengunakan multimedia berbasis komputer yang sederhana yakni mengunakan powerpint. Siklus I peningkatkan motivasi sudah muali tampak, akan tetapi masih banyak kekurangan yang diperbaiki pada siklus II. Pelalaksanaan siklus II dengan mengunakan multimedia berbentuk flash sehingga pada siklus II motivasi siswa dapat terlihat meningkat. (2) peningkatan motivasi belajar siswa ditandai dengan meningkatnya keaktifan dan perhatian siswa terhadap penjelasan guru melalui screen, kondisi kelas menjadi semakin tenang ketika pembelajaran berlansung dan waktu yang digunakan selama belajar berlangsung efektif. Hal ini jarang terjadi ketika pelaksanaan pembelajaran sebelum pelaksanaan tindakan

Penerapan strategi Direct instruction Pada Pembelajaran Agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK EKA SRIMAYA, 2022. Penerapan Strategi Direct Instruction Pada Pembelajaran Agam Hindu Di SDN Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing (I) Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Lilik, S.Ag.,M.Pd.H Skripsi ini meneliti dan mengkaji, tentang pelaksanaan pembelajaran agama Hindu melalui sistem penerapan strategi direct instruction di SDN Tangki Dahuyan. Pembelajaran agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan saat ini masih belum bisa terlaksana dengan aktif dan efektif dikarenakn siswa siswi semua masih merasa baru mengenali pembelajaran agama Hindu tersebut. Sebelumnya mereka belum mendapatkan pemahaman yang cukup tentang agama mereka sehingga membuat guru yang mengaja harus perlahan-lahan memberikan pemahaman kepada semua siswa. Untuk megatasi ketidak pahaman siswa terhadap pembelajaran agama Hindu maka guru memberikan strategi pembelajaran Langsung atau disebut dengan Direct Instruction. Strategi ini bertujuan supaya siswa mampu terlibat aktif dan mempunyai kesempatan untuk menyampaikan saran dan pendapatnya yang berkaitan dengan pembelajaran agama Hindu. Pembelajaran agama Hindu yang dilaksanakan dengan Sistem Direct Instruction atau pembelajaran secara langsung ini juga belum terlaksana secara maksimal dikarenakan guru dan siswanya masih belum menemukan strategi yang tepat untuk melaksanakan penerapan pembelajaran sehingga sistem pembelajaran langsung ini masih perlu proses dan tahapan demi tahapan. Namun sejauh ini pembelajaran agama hindu sudah ada kemajuan dikarenakan adanya kemauan dari siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan baik, Karena pembelajaran secara langsung ini dapat membantu mereka untuk menghilangkan sedikit rasa jenuh menghadapi beberapa pembelajaran. Dalam penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan teknik observasi (turun kelapangan lokasi penelitian), wawancara (menanyakan proses, kendala dan cara mengatasi kendala kepada informan) dan dokumentasi sebagai bentuk bukti adanya pelaksanaan penelitian berdasarkan bukti wawancara bahwa data yang ditulis nyata adanya. Subyek penelitian, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data dengan analisis data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti adalah 1) pelaksanaan penerapan strategi direct instruction pada pembelajaran agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan masih belum terlaksana secara maksimal. 2) kendala yang dialami siswa hindu dalam penerapan strategi direct instruction kurangnya pemahaman serta kesiapan siswa. 3) megatasi kendala siswa dalam mengikuti pembelajaran tersebut dengan selalu dibimbing diarahkan dan diberikan pemahaman yang simpel dan yang menarik.

Nilai ESTETIKA ORNAMEN SANDUNG DALAM UPACARA KEMATIAN UMAT AGAMA HINDU KAHARINGAN DI DESA DAHIAN TAMBUK KECAMATAN MIHING RAYA KABUPATEN GUNUNG MAS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pebriliscardonium, 2022. Nilai Estetika Ornamen Sandung Dalam Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan Di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr.A.A Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag Pembimbing II : Hendri, S.Ag., M.Si. Sandung adalah tempat yang digunakan oleh masyarakat Hindu Kaharingan untuk mengimpan tulang belulang orang yang telah di Tiwah kan. Pembuatan sandung tidak lepas dari ornamen yang terdapat di dalamnya, tetapi beberapa masyarakat ada yang tidak memahami akan arti ornamen-ornamen Sandung tersebut, sehingga dapat mengakibat hal buruk bagi keluarga yang melaksanakan upacara tersebut. Penelitian ini bertujuan: 1) Memahami bentuk pakem dari Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. 2) Memahami makna dari Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. 3) Memahami nilai estetika Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori bentu, teori fungsionalisme structural, teori nilai, dan teori estetika. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekatan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian yaitu: basir, pengrajin dan mssyarakat Hindu di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Bentuk ornamen yang ada di dalam Sandung tersebut yaitu berupa ukiran dan lukisan matahari, bulan, bintang, Pulang Gayung, Burung Piyak Liau, Bajakah Lelek, Kambang Munduk, Manyamei Tatu Asun Bulan. 2) Makna ornamen Sandung yakni matahari melambangkan kelahiran, bulan melambangkan kematian, Bajakah Lelek dan Bajakah Munduk melambangkan harta kekayaan, hewan yang ada di dalam ukiran ataupun lukisan pada ornamen Sandung merupakan hewan yang dipelihara seseorang semasa hidupnya. 3) Nilai estetika yaitu dapat dilihat dari ukiran, gambar dan warna yang ada pada Sandung. Selain itu ada beberapa nilai yang terkandung yakni nilai keagamaan, ritual, sosial, dan budaya.

MAKNA FILOSOFIS UPACARA NGALANGKANG PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA PAYANG ARA KECAMATAN GUNUNG TIMANG KABUPATEN BARITO UTARA (PERSPEKTIF HUKUM HINDU)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SELTA MARIA LOSA, 2022, Makna Upacara Ngalangkang Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu) Skripsi. Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I). Dra. Ni Made Ratini, M.Si. Pembimbing (II) Dr. Ni Nyoman Rahmawat S.Ag.,M.Si. Upacara Ngalangkang merupakan upacara ritual kematian yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatang Gunung Timang Kabupaten Barito Utara. Masalah yang diteliti: (1). Bagaimana proses upacara Ngalangkang pada masyaraka Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara. (2). Apa makna filosofis sarana-sarana yang digunakan dalam pelaksanan Upacara Ngalangkang Di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kubupaten Barito Utara. (3). Apa saja pantangan dan larangan pada upacara Ngalangkang dan apa akibatnya bila dilanggar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Religi, Teori Simbol dan Teori Sebab Akibat (Kausalitas). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan Studi Kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Proses pelaksanaan upacara Ngalangkang dilaksanakan Basarah untuk memohon perlindungan kepada Ranying Hatalla Langit (Tuhan Yang Maha Esa). Mempersiapkan ancak dalam upacara Ngalangkan sangat penting yaitu pertama kita menyiapkan ancak dan kemudian dialaskan dengan daun pisang sebagai lapik ancak dan menyiapkan sarana dan prasarana yang diletakan di dalam ancak. Dilanjutkan dengan pengantaran ancak kekuburan yang dilakukan oleh keluarga dan tukan balian, sesampai dikuburan ancak yang sudah dibawa akan diletakan diatas kuburan, lalu tukan balian memengang Odak mandru menggunakan tangan sebelah kiri dan memukul diatas kuburan sampai 7 kali untuk memanggil Liau, tukan balianin mengucapkan Papat Mamang untuk memberikan makan kepada Liau, selanjutnya tukan balian memukul lagi diatas kuburan sampai 7 kali untuk mengembalikan Liau tersebut. Apabila ancak sudah diantar kekuburan, sesampai dirumah dilaksanakan Pander jampa untuk “penempong pali artinya supaya kita yang masih hidup, apabila ingin melaksanakan acara baik tersebut misalnya seperti pernikahan atau bokas tidak dikenakan pali mara (2). Makna filosofi sarana dan prasarana yang digunakan adalah untuk persembahan kepada Liau atau korban suci yang ditujukan kepada roh-roh para leluhur karena merakalah yang membuat kita ada di dunia hingga kita dewasa. (3). pantangan dan larangan dilanggar akan ada saksi dan akibatnya dari semua pantangan dan larangan tersebut, karena apa bila dilanggar akan mendapatkan denda yang begitu besar yaitu 7 antang setara senilai uang Rp.700.000 itu yang akan dibayar apa bila semua itu terjadi pada saat perlaksanaan upacara Ngalangkang berlangsung.

NILAI ESTETIKA ORNAMEN SANDUNG DALAM UPACARA KEMATIAN UMAT AGAMA HINDU KAHARINGAN DI DESA DAHIAN TAMBUK KECAMATAN MIHING RAYA KABUPATEN GUNUNG MAS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pebriliscardonium. 2022. Nilai Estetika Ornamen Sandung Dalam Upacara Kematian Umat Hindu Kaharingan Di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr.A.A Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag Pembimbing II : Hendri, S.Ag., M.Si. Sandung adalah tempat yang digunakan oleh masyarakat Hindu Kaharingan untuk mengimpan tulang belulang orang yang telah di Tiwah kan. Pembuatan sandung tidak lepas dari ornamen yang terdapat di dalamnya, tetapi beberapa masyarakat ada yang tidak memahami akan arti ornamen-ornamen Sandung tersebut, sehingga dapat mengakibat hal buruk bagi keluarga yang melaksanakan upacara tersebut. Penelitian ini bertujuan: 1) Memahami bentuk pakem dari Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. 2) Memahami makna dari Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. 3) Memahami nilai estetika Ornamen Sandung di Dalam Upacara Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori bentuk, teori fungsionalisme structural, teori nilai, dan teori estetika. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekatan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Pengumpulan Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian yaitu: Basir, pengrajin dan masyarakat Hindu di Desa Dahian Tambuk Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Bentuk ornamen yang ada di dalam Sandung tersebut yaitu berupa ukiran dan lukisan matahari, bulan, bintang, Pulang Gayung, Burung Piyak Liau, Bajakah Lelek, Kambang Munduk, Manyamei Tatu Asun Bulan. 2) Makna ornamen Sandung yakni matahari melambangkan kelahiran, bulan melambangkan kematian, Bajakah Lelek dan Bajakah Munduk melambangkan harta kekayaan, hewan yang ada di dalam ukiran ataupun lukisan pada ornamen Sandung merupakan hewan yang dipelihara seseorang semasa hidupnya. 3) Nilai estetika yaitu dapat dilihat dari ukiran, gambar dan warna yang ada pada Sandung. Selain itu ada beberapa nilai yang terkandung yakni nilai keagamaan, ritual, sosial, dan budaya. Kata Kunci : Nilai Estetika, Ornamen Sandung, Upacara Kematian

EKSISTENSI BASIR DALAM PELAKSANAAN RITUAL TANTULAK BALA (MANULAK LANTING BAMBAN) UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG OROI KECAMATAN MANUHING RAYA KABUPATEN GUNUNG MAS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Martono, 2022, Eksistensi Basir Dalam Pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) Di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Strata Satu Program Studi Kepanditaan Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. dan Pembimbing II Yoppie, M.Pd.H. Pelaksanaan ritual tidak bisa dipisahkan dengan seorang Basir atau Rohaniawan, oleh karena itu masalah yang terjadi di dalam penelitian ini merupakan permasalahan yang sering terjadi di dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban), yang dimana selalu mecari dan membutuhkan tenaga seorang Basir untuk melaksanakan serta menjalankan ritual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Eksistensi dan Kendala seorang Basir dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan lokasi penelitian yang digunakan yaitu bertepatan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teknik pengumpulan data yang digunakan : (1). Observasi (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 Orang Basir 1 Orang Tokoh Agama Ketua Majelis Resort agama Hindu Kaharingan dan Ketua Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Oroi. Hasil dari penelitian (1) Eksistensi Basir dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas, Yaitu : eksistensi atau keberadaan Basir Di Desa tersebut sangat terbatas dan selalu membutuhkan tenaga Basir Dari Daerah lain. (2) Kendala pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung yaitu : Kendala atau permasalahan yang sering terjadi di Desa Tumbang Oroi Merupakan permasalahan yang sama yakni tentang kurangnya serta terbatasnya orang yang berperan utama dalam pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) atau pelaku utama yang menjalankan dan melaksanakan ritual tersebut.

PENGABDIAN MASYARAKAT HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI HINDU INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI TAMPUNG PENYANG PALANGKA RAYA DI KELURAHAN KALAWA KECAMATAN KAHAYAN HILIR KABUPATEN PULANG PISAU

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK LASMI, 2022 : Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya di Kelurahan Kalawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Pembimbing I, Tiwi Etika, S.Ag,M.Ag.,Ph.D Pembimbing II, Yopie, M.Pd.H. Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya di Kelurahan Kalawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau merupakan suatu kegiatan yang bertujuan membantu lembaga keagamaan Hindu dalam pembinaan terhadap umat Hindu yaitu peningkatan keimanan/Sradha dan Bhakti. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya di Kelurahan Kalawa, masih belum terlihat maksimal karena terdapat beberapa hambatan yakni: keterbatasan waktu dan keterbatasan dana dalam pelaksanaan kegiatan, maka program kerja yang dilaksanakan terkendala akhirnya dari sekian banyak program kegiatan yang terlaksanakan hanya beberapa saja. Sehingga hal itu yang berimbas kurang maksimalnya kegiatan pengabdian masyarakat. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah ; (1) Bagaimanakah bentuk dan fungsi pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya di Kelurahan Kalawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau?, (2) Bagaimanakah implikasi pelaksanaan pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya di Kelurahan Kalawa Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau? Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan ; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Sedangkan Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah ; (1) Teori Fungsionalisme Struktural, dan (2) Teori Tindakan Komunikatif. Subjek penelitian ini adalah Umat Hindu Kaharingan Kelurahan Kalawa, Dosen pembimbing pengabdian, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu, Bupati Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu, dan Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu. Hasil penelitian ini adalah : (1) Bentuk dan Fungsi pengabdian masyarakat berupa pendidikan kepada masyarakat penyuluhan tentang keagamaan Hindu, selain itu pelayanan dan pembinaan kepada umat, fungsinya adalah untuk mengakrabkan mahasiswa dengan masyarakat melalui mahasiswa institusi atau lembaga untuk mensosialisasikan dan mempromosikan keberadaan lembaga dan mahasiswa sebagai satu-satunya lembaga pendidikan kepada masyarakat khalayak umum maupun umat Hindu secara khusus, (2) implikasi pelaksanaan pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu di x Kelurahan Kalawa mengalami perubahan secara berkesinambungan dalam melaksanakan aktivitas keagamaannya Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pengabdian Masyarakat adalah salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan generasi muda Hindu akan pentingnya peningkatan pendidikan dalam pengembangan SDM generasi muda Hindu dalam menjalani era modern serta pemahaman mengenai nilai-nilai pendidikan agama Hindu dan pengetahuan keagamaan Hindu di lingkungan dimana umat Hindu berada. Kata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Himpunan Mahasiswa Program Studi

PENGEMBANGAN WISATA RELIGI SITUS BUDAYA SANDUNG DI DESA BUKIT BATU KECAMATAN CEMPAGA HULU KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sandung Runi yang ada di Desa Bukit Batu ini berusia setengah abad lebih, bangunan sandung ini sebelum didirikan oleh masyarakat setempat, pada tanah tempat meletakkan bangunan pada awalnya digali terlebih dahulu dengan kedalaman tiga meter. Lokasi Situs Budaya Sandung ini berada di pinggir jalan raya utama yaitu di Jalan Tjilik Riwut yang menghubungkan akses menuju berbagai kota di Kalimantan Tengah. Namun, kawasan ini tidak terawat dengan baik serta masih minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah Pengembangan Wisata Religi Situs Budaya Sandung yang ada di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, (2) Bagaimanakah Kendala serta Upaya Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengembangan Wisata Religi Situs Budaya Sandung di Desa Bukit Batu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pengembangan dan Pengelolaan, (2) Teori Religi, (3) Teori Budaya. Subjek penelitian ini adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Masyarakat, Pemerintah Desa, Tokoh Adat, dan Pemangku Agama. Hasil penelitian ini adalah; (1) Pengembangan Wisata Religi Situs Budaya Sandung perlu dilestarikan lagi keberadaannya agar lebih dikenal kebudayaannya, adat istiadat, serta ritual masyarakat Suku Dayak, (2) Kendala utama yang dihadapi kurangnya anggaran yang digunakan dalam Pengembangan Wisata Religi Situs Budaya Sandung, serta perlu ditingkatkan kembali partisipasi masyarakat ataupun pemerintah, (3) Upaya yang harus dilakukan, mengadakan sebuah program melalui musrembang, pagelaran seni dan budaya, melakukan promosi melalui sosialisasi dan kunjungan disetiap kecamatan, serta mencari anggaran melalui pengajuan proposal, pengumpulan dana melalui swadaya umat yang dilakukan dalam satu bulan sekali.

MAKNA FILOSOFIS UPACARA NGONOLAH PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG BONDANG KECAMATAN LAUNG TUHUP KABUPATEN MURUNG RAYA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ngonolah merupakan upacara yang ada di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya, Ngonolah hanya dilaksanakan pada saat ada orang meninggal secara tiba-tiba atau tidak wajar, seperti yang orang meninggal kecelakaan kendaraan, meninggal karena tenggelam, meninggal karena melahirkan atau meninggal karena ari-ari bayinya terjebak, dan bunuh. Ngonolah terkait upacara yadnya yaitu manusa yadnya. Adapun hal ini yang menjadi permasalahan tersebut ada beberapa rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu: (1). Bagaimana proses upacara Ngonolah pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya?, (2). Bagaimana makna upacara Ngonolah pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya?. Tujuan penelitian ini agar data ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan. Terkait dengan teori untuk membedah permasalahan dalam penelitian ini yang digunakan yaitu: Teori religi untuk membedah permasalahan pertama, dan Teori Simbol yang akan digunakan untuk membedah permasalahan kedua yang ada dalam upacara Ngonolah yang ada di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Metode yang digunakan penelitian ini meliputi: Metode kualitatif kerena untuk menghasilkan gambaran secara utuh dan mendalam tentang realita sosial dan berbagai fenomena yang terjadi. Jenis dan pendekatan penelitian, lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data, objek dan subjek penelitian, teknik penentuan informan. Hasil penelitian yang telah diperoleh dilapangan yaitu: proses upacara Ngonolah, persiapan upacara Ngonolah, tempat pelaksanaan dan sarana prasarana upacara Ngonolah. Pelaksanaan upacara Ngonolah yang mengandung makna sosial, makna etika, makna religuis, makna estetika dan makna sarana upacara Ngonolah yang berkaitan dengan makna filosofis.

PARTISIFASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN WISATA ALAM DANAU BIRU DESA TEWANG RANGKANG KABUPATEN KATINGAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MEGIE SASTRIADI: ( 2022 ) Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengembangan Wisata Alam Danau Biru Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan ( pembimbing I Dr. Anak Agung Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag dan pembimbing II Budi Purnomo, SH., M.Si ). Pariwisata merupakan sektor unggulan penggerak perekonomian. Di kabupeten katingan terdapat objek wisata alam Danau Biru yang berada di desa Tewang Rangakang. wisata ini memiliki tempat yang sangat bagus dan bisa dikembangkan melihat dari potensi wisata ini yang sudah cukup diminati oleh wisatawan dan juga sudah mendapat dukungan dari pemerintah dalam hal pembangunan dan pengadaan infrastruktur. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka pada penelitian ini terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam upaya pengembangan wisata alam danau biru desa tewang rangkang, (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan wisata alam danau biru desa tewang rangakang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori partisipasi (2) Teori pengembangan wisata. Subjek penelitian ini adalah mulai dari: pegawai dinas pariwisata, sekertaris Desa Tewang Rangkang, kepala Desa, pengelola objek wisata Danau biru, masyarakat lokal yang ada disekitar objek wisata danau biru, dan pengunjung wisata, jadi jumlah keselurahan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata, (2) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengembangan wisata. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan wisata alam danau biru meliputi perencanaan, pelayanan pengelolaan, pengawasan dan evaluasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata alam danau biru meliputi memberikan informasi, konsultasi, pengambilan keputusan bersama, bertindak bersama, dan memberikan dukungan. faktor pendukung pengembangan wisata alam danau biru meliputi legalitas tanah,bantuan pembangunan infrastruktur, dan tidak di pungut biaya masuk, dan faktor penghambat meliputi, tidak adanya wewenang pemerintah daerah dalam tata kelola wisata dikarenakn masalah regulasi yang tidak jelas, dan pandemi covid-19.

Penyelesaian Sidang Adat Kasus Kekerasan Dalam rumah Tangga Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas ( Persspektif Hukum Hindu )

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini mengkaji tentang Penyelesaian Sidang Adat Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang ada di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di Desa Tumbang Mantuhe yang melanggar Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004. Fenomena inilah yang terjadi, berdasarkan observasi yang terjadi di dalam rumah tangga masyarakat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas yang diselesaikan secara hukum adat Hindu Kaharingan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Apakah penyebab terjadinya kasus kekerasan dalam rumah tangga pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas Perspektif Hukum Hindu. 2. Apakah pelanggaran hukum yang dilakukan kasus kekerasan dalam rumah tangga pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas Perspektif Hukum Hindu. 3. Bagaimana Proses Penyelesaian Sidang Adat Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga Pada Masyarakat di Desa Tumbang Mantuhe Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas Perspektif Hukum Hindu. Teori yang digunakan dalam mengupas permasalahan yang diteliti adalah, Teori Kausalitas, Teori Kewenangan dan Teori Validitas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Teknik Observasi, Teknik Wawancara, dan Teknik Studi Dokumentasi. Teknik analisis data. Teknik Penyajian hasil analisi data. Dari hasil penelitian mengemukakan bahwa penyebab kekerasan dalam rumah tangga disebabkan, adanya kecurigaan Suami Terhadap istri, Suami kurang Komonikasi dengan Istri, kurang terpenuhi kasih sayang, kurang harmonis, ekonomi dan perselingkuhan. Sedangkan pelanggaran hukum dalam kasus kekerasan rumah tangga yang terjadi di Desa Tumbang Mantuhe yaitu : kekerasan psikologis, kekerasan biologis, dan suami tidak melakukan kewajiban. Kemudian proses penyelesaian melalui musyawarah dan mufakat yang diselesaikan oleh mantir adat, saksi-saksi, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan keluarga kedua belah pihak yang bersengketa dengan melakukan tahapan proses, yaitu adanya laporan korban, mediasi dan sidang adat serta pengambilan keputusan.

Peningkatan motivasi belajar pendidikan agama hindu mengunakan power point di SMPN 1Long Mesangat kalimatan timu

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Gede Purna Darma Putra. 2022.Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Mengunakan Multimedia Bebasis Komputer Di SMPN 1 Long Mesangat Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Megawati, S.Pi.,M.Pd.H Yang melatar belakangi oleh pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu pada dasarnya harus berlangsung secara aktif dan menyenangkan. Akan tetapi pembelajaran PAH di kelas VIII Di SMPN 1 long mesangat berlangsung secara mpnoton sehinga siswa kurang memperhatikan pembelajran PAH yang terkesan membosankan yang berakibatkan pada rendahnya motivasi belajar PAH. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan melaksanakan pembelajaran sebelum mengunakan multimedia berbasis kopmuter, pelaksanaan tindakan, serta motivasi belajar PAH siswa setelah pelaksanaan tindakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan meningkatkan motivasi belajar melalui penggunbaan multimedia berbasis komputer pada pembelajaran PAH di kelas VIII SMPN 1 Long Mesangat. Hasil penelitian tindakan in I diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai pelaksanaan pembelajaran mengunakan multimedia berbasis komputer serta menyempurnakan dalam pembelajaran PAH. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan mengunakan desain penelitian kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan reflksi. Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas VIII SMPN 1 Long Mesangat yang berjumlah 10 siswa hindu. Pelaksanaan tindakan dilakukan dengan mengadakan pengamatan, observasi, Dokumentasi serta catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriftif kuantitatif, yakni dengan menberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan menarik kesimpulan dan makna tersebut. Pemeriksaan data dilakukan dengan mengunakan teknik truagulasi data. Hasil penelitian menunjukan: (1) pelaksanaan tindakan berlangsung selama dua siklus dengan dua kali pertemuan untuk masing-masing siklus. Siklus I pembelajaran berlangsung dengan mengunakan multimedia berbasis komputer yang sederhana yakni mengunakan powerpint. Siklus I peningkatkan motivasi sudah muali tampak, akan tetapi masih banyak kekurangan yang diperbaiki pada siklus II. Pelalaksanaan siklus II dengan mengunakan multimedia berbentuk flash sehingga pada siklus II motivasi siswa dapat terlihat meningkat. (2) peningkatan motivasi belajar siswa ditandai dengan meningkatnya keaktifan dan perhatian siswa terhadap penjelasan guru melalui screen, kondisi kelas menjadi semakin tenang ketika pembelajaran berlansung dan waktu yang digunakan selama belajar berlangsung efektif. Hal ini jarang terjadi ketika pelaksanaan pembelajaran sebelum pelaksanaan tindakan

NILAI-NILAI PENDIDIKAN HINDU DALAM UPACARA NYAKI MATEI PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA BANGKAL KECAMATAN SERUYAN RAYA KABUPATEN SERUYAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Umat Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah memiliki upacara kematian yang di bagi menjadi dua fase yaitu upacara penguburan dan upacara Tiwah yang sesuai dengan Desa, Kala, dan Patra artinya sesuai waktu, tempat, dan keadaan daerah setempat berbeda-beda dalam pelaksanaan ritualnya. Demikian juga halnya bahwa dalam upacara kematian khususnya upacara penguburan memiliki keunikan, dan perbedaan salah satu diantaranya adalah upacara khususnya Nyaki Matei. Upacara penguburan jenazah ini belum ada yang mengangkat bagaimana nilai-nilai Pendidikan Hindu dalam upacara Nyaki Matei sehingga sangat menarik untuk diteliti pada umat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Berdasarkan latar belakang di atas peneliti mengidentifikasi masalah dengan dua rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana Pelaksanaan Upacara Nyaki Matei pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan ? (2) Apa Nilai-Nilai Pendidikan dalam Upacara Nyaki Matei pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan ? Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori religi menurut Koentjaraningrat dengan tiga pendekatan yaitu (1) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada keyakinan, (2) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada sikap terhadap alam gaib atau hal-hal yang bersifat gaib, dan (3) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada upacara religi yang mana teori religi ini didukung oleh teori fungsional structural yang dikembangkan oleh Talcott Parson dan teori Nilai menurut Natonegoro yang didukung dengan Teori Pendidikan Hindu menurut N.C. Bhattacharyya. Hasil penelitian upacara Nyaki Matei yaitu terdapat beberapa tahapan persiapan yaitu: (1) Tahapan Persiapan dalam tahapan persiapan terdapat rumbuk hajep keluarga dan mencari sarana dan prasarana, (2) Tahap Pelaksanaan upacara Nyaki Matei dari awal pelaksanaan sampai selesai, (3) Tahap Akhir terdapat makan bersama umat Hindu Kaharingan, melaksanakan pantang pali atau pantangan selesai melaksanakan upacara nyaki matei, dan pemberian duit pekoas sama halnya dengan duit dingah hambaruan bisa berupa benda atau uang, selain pelaksanaan upacara Nyaki Matei terdapat nilai-nilai Pendidikan Hindu dalam upacara Nyaki Matei pada Umat Hindu Kaharingan di Desa yaitu: (1) Nilai pendidikan tattwa dilihat dari pelaksanaan upacara Nyaki Matei di tujukan kepada liau/almarhum/leluhur sebagai bentuk penghormatan, rasa terimakasihn dan menghargai liau disaat-saat terakhir, (2) Nilai pendidikan susila dilihat dari hasil dari aturan dalam pelaksanaan upacara Nyaki Matei dan pantangan yang harus di lakukan saat selesai pelaksanaan upacara Nyaki Matei, (3) Nilai pendidikan upacara dilihat dari penerapan ajaran keagamaan yang untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan tuhan, leluhur dan sesamanya, (4) Nilai Pendidikan Sosial dapat dilihat dari kebersamaan dan gontong royong saling membantu dari awal pelaksanaan upacara Nyaki Matei sampai selesai, (5) Nilai Pendidikan Seni dapat kita rasakan dan kita lihat dari seni suara dari lantunan/mengucapkan mantra yang dilakukan oleh pisor, seni ukiran dan anyaman.

Penerapan strategi Direct instruction Pada Pembelajaran Agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EKA SRIMAYA, 2022. Penerapan Strategi Direct Instruction Pada Pembelajaran Agam Hindu Di SDN Tangki Dahuyan Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing (I) Mitro, S.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Lilik, S.Ag.,M.Pd.H Skripsi ini meneliti dan mengkaji, tentang pelaksanaan pembelajaran agama Hindu melalui sistem penerapan strategi direct instruction di SDN Tangki Dahuyan. Pembelajaran agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan saat ini masih belum bisa terlaksana dengan aktif dan efektif dikarenakn siswa siswi semua masih merasa baru mengenali pembelajaran agama Hindu tersebut. Sebelumnya mereka belum mendapatkan pemahaman yang cukup tentang agama mereka sehingga membuat guru yang mengaja harus perlahan-lahan memberikan pemahaman kepada semua siswa. Untuk megatasi ketidak pahaman siswa terhadap pembelajaran agama Hindu maka guru memberikan strategi pembelajaran Langsung atau disebut dengan Direct Instruction. Strategi ini bertujuan supaya siswa mampu terlibat aktif dan mempunyai kesempatan untuk menyampaikan saran dan pendapatnya yang berkaitan dengan pembelajaran agama Hindu. Pembelajaran agama Hindu yang dilaksanakan dengan Sistem Direct Instruction atau pembelajaran secara langsung ini juga belum terlaksana secara maksimal dikarenakan guru dan siswanya masih belum menemukan strategi yang tepat untuk melaksanakan penerapan pembelajaran sehingga sistem pembelajaran langsung ini masih perlu proses dan tahapan demi tahapan. Namun sejauh ini pembelajaran agama hindu sudah ada kemajuan dikarenakan adanya kemauan dari siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan baik, Karena pembelajaran secara langsung ini dapat membantu mereka untuk menghilangkan sedikit rasa jenuh menghadapi beberapa pembelajaran. Dalam penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan teknik observasi (turun kelapangan lokasi penelitian), wawancara (menanyakan proses, kendala dan cara mengatasi kendala kepada informan) dan dokumentasi sebagai bentuk bukti adanya pelaksanaan penelitian berdasarkan bukti wawancara bahwa data yang ditulis nyata adanya. Subyek penelitian, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data dengan analisis data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti adalah 1) pelaksanaan penerapan strategi direct instruction pada pembelajaran agama Hindu di SDN Tangki Dahuyan masih belum terlaksana secara maksimal. 2) kendala yang dialami siswa hindu dalam penerapan strategi direct instruction kurangnya pemahaman serta kesiapan siswa. 3) megatasi kendala siswa dalam mengikuti pembelajaran tersebut dengan selalu dibimbing diarahkan dan diberikan pemahaman yang simpel dan yang menarik.

RITUAL MANGGANTUNG SAHUR PARAPAH DI DESA PARIT KECAMATAN CEMPAGA HULU KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Nia Rahmadani, 2022, ritual Manggantung Sahur Parapah di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Skripsi Strata satu Program studi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Winawati, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Ni Putu Eka Merliana, ST., MT. Ritual Manggantung Sahur Parapah adalah ritual yang dilaksanakan dengan membuat suatu tanda permohonan, yaitu satu buah mangkok yang diisi beras, lalu digantung di dalam rumah kepada Sahur Parapah. Dalam pelaksanaannya biasanya ada tiga jenis Sahur yang biasa digunakan, yaitu Sahur perorangan, Sahur keluarga, dan Sahur Lewu. Akan tetapi dalam penelitian ini yang akan diteliti adalah Sahur perorangan, yang didalamnya memiliki keunikan, terutama Sahur yang akan digantung dalam sebuah mangkok kecil yang berisi beras, sipa ruku, sirau dan uang logam. Seiring dengan perkembangan zaman, maka penting adanya pemahaman tentang ritual khususnya ritual Manggantung Sahur Parapah di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, serta menggali keunikan-keunikan yang belum diketahui mengingat perkembangan zaman yang semakin maju, berkembang dan lebih modern dikhawatirkan ritual tersebut akan musnah seiring dengan adanya perubahan-perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pelaksanaan, fungsi dan makna ritual Manggantung Sahur Parapah. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil kajian penulisan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ritual Manggantung Sahur Parapah merupakan salah satu rasa cinta kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atau disebut dengan Sahur Parapah sebagai salah satu manifestasi-Nya yang dilaksanakan sebagai ucapan rasa syukur atas segala perlindungan dengan cara Manggantung Sahur Parapah yang berisi behas, sipa ruku, sirau dan kertas yang berisi nama pemilik Sahur untuk memohon doa, terutama dalam pelaksanaan jenis Sahur perorangan yang dilaksanakan hanya untuk satu orang yang dalam pelaksanaannya terdapat banyak fungsi dan makna. Kata Kunci: Ritual, Manggantung Sahur Parapah

Filosofi Upacara Na'ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Mentili, 2022, Filosofi Upacara Na’ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya Skripsi Strata satu Program studi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Prof. Drs I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil dan Pembimbing II: Dr. Ervantia Restulita L, Sigai,SS.,M.Si. Upacara Na’ah Uroy merupakan rangkaian upacara tahunan yang dilaksanakan umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan permohonan kepada Mohotara Labata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasinya pada saat masa bertani agar diberikan kesuburan pada benih padi. Berdasarkan latar belakang terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji :(1) Bagaimanakah pelaksanaan upacara Na’ah Uroy ? (2) Bagaimana fungsi upakara pada upacara Na’ah Uroy ? dan (3) Bagaimana nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam upacara Na’ah Uroy ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, fungsi upakara dan nilai-nilai filosofis upacara Na’ah Uroy. Untuk membedah masalah penelitian menggunakan kajian pustaka, konsep dan beberapa teori : (1) Teori religi, (2) Teori fungsionalisme struktural dan (3) Teori interaksionisme simbolik. Metode yang digunakan metode kualitatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik : (1) Observasi, (2) wawancara, (3) studi kepustakaan dan (4) studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tokoh agama, Wasy, Kepala Adat dan Tokoh masyarakat. Hasil dari penelitian: (1) Na’ah Uroy diawali pelaksanaan upacara, tempat dan waktu, aturan dan larangan, memimpin pelaksanaan, orang yang melaksanakan dan tujuan upacara Na’ah Uroy, (2) fungsi upakara fungsi religius, fungsi sosial, fungsi etika, dan fungsi estetika, (3) nilai religi, nilai sosial, nilai etika, nilai estetika, dan nilai filosofis. Dimana ketaatan dalam melaksanakan sembahyang maupun persembahan upacara yang ditunjukan kepada Mohotara Lobata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) merupakan aplikasi dari perilaku yang taat dalam kehidupan yang bernuansa religius yang menghantarkan pada suasana kehidupan yang tentram lahir batin.