2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA YOGA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER MAHASISWA DI IAHN TAMPUNG PENYANG PALANGKA RAYA Maharati, Komang Suarta, Luh Putu Muliani Handayani Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Jl. G.Obos X, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Peran unit kegiatan mahasiswa yoga dalam pengembangan karakter mahasiswa adalah di dalam latihan yoga mahasiswa diajarakan tentang astangga yoga yaitu yama, niyama, asana, pranayama, pratyahara, dharana, dhyana, dan samadhi. Delapan tahap ajaran yoga ini, merupakan tangga untuk mengendalikan diri dan sekaligus merupakan aspek etika dalam ajaran yoga. Permasalahan dalam Penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah peran unit kegiatan mahasiswa yoga dalam pengembangan karakter mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya? (2) Apa kendala pada unit kegiatan mahasiswa yoga dalam pengembangan karakter mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya? (3) Bagaimanakah implikasi unit kegiatan mahasiswa yoga pada pengembangan karakter Mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya? Teori yang digunakan teori Fenomenologi oleh Edmund Husserl, teori Kendala oleh Eliyahu Goldratt, Teori Humanistik oleh Abraham Maslow dan Teori Behavioristik Oleh Gage dan Berliner. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan Pendekatan Penelitian Fenomenologi. Teknik penentuan informan mengunakan Purposive Sampling, Data dikumpulkan dari Observasi Non-Partisipan, Wawancara Mendalam, Dokumentasi, dan Kepustakaan. Teknik analisi data yaitu Kondensasi Data, Display Data dan Kesimpulan. Hasil Penelitian Menunjukan: (1) Peran UKM Yoga dalam pengembangan karakter relegius dengan melaksanakan latihan Pratyhara, Dharana, Dhayan, Dan Samadhi. Karakter jujur dan toleransi menerapkan Yama dan Niyama dalam latihan. Karakter disiplin, kerja keras, mandiri dan kreatif dengan melaksanakan latihan Pranayama Dan Asanas. (2) Kendala dan upaya yang dihadapi adalah mahasiswa kurang serius dalam latihan meditasi upaya yang dilakukan dengan mengajarkan teori gelombang otak. Sarana dan prasarana yang kurang lengkap upaya yang dilakukan dengan latihan di tempat yang memiliki sarana prasarana lengkap. Dan niat mahasiswa yang kurang upaya yang dilakukan dengan memotivasi mahasiswa. (3) Implikasi Yama Dan Niyama Dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa adalah dengan menjalankan ajaran dari bagian-bagian yama dan niyama didalam setiap latihan yoga. Implikasi pranayama dalam pengembangkan karakter adalah mahasiswa diajarkan untuk latihan mengatur dan mengendalikan nafas. Sehingga mahasiswa bisa mengatur emosinya. Implikasi asanas dalam pengembangan karakter mahasiswa adalah mahasiswa belajar bermacam-macam gerakan yoga asanas dengan disiplin, kerja keras serta mandiri dapat mengkatkan kreatifitas mahasiswa. Implikasi Pratyhara, Dharana, Dhayana, Dan Samadhi Dalam Pengembangan Karaker Mahasiswa adalah mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran emosi dan membantu mahasiswa untuk meresponnya secara efektif.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Eka Parwati, 2024: Implementasi Program Rehabilitasi Dalam Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya Skripsi. Fakultas Dharma Sastra, Program Studi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Citranu, MH. Pembimbing II, I Kadek Kartika Yase, MH.
Sistem pembinaan bagi narapidana narkotika dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan, di mana Lembaga Pemasyarakatan merupakan salah satu bentuk hukuman pidana. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya Pasal 9 mengenai hakhak narapidana, bahwa narapidana harus diperlakukan dengan baik dan manusiawi dalam satu sistem pembinaan yang terpadu, pembinaan dan pembimbingan narapidana meliputi program pembinaan dan bimbingan berupa kegiatan pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.
Masalah yang diteliti : (1) Peran Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Terhadap Narapidana Perempuan Kasus Narkotika. (2) Implikasi Hak Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya
Subyek Penelitian adalah Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, Kepala Seksi BLNADIK, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Kasubsi Registrasi, Narapidana/Warga Binaan Pemasyarakatan dan pihak-pihak yang bersangkutan dengan Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Obyek Penelitian adalah Implementasi Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Kausalitas dari Silfiah, Teori Sistem Hukum dari Lewrence Meir Firedman dan Teori Pemidanaan dari Nawawi Arief.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya sangat berperan dalam program pembinaan rehabilitasi terhadap narapidana perempuan kasus narkotika dalam membantu narapidana perempuan menjalani masa hukuman agar setelah menjalani masa pidana dapat menjadi warga negara yang baik. Implikasi hak dalam program rehabilitasi narapidana perempuan kasus narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, dalam hal ini narapidana mempunyai hakhak yang harus dilindungi dan diayomi selama berada di Lembaga Pemasyarakatan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Analisis Kepuasan Pengunjung Di Objek Wisata Matan Andau Di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
EkaNalaratih, 2024 UpacaraPerkawinan Sala HuruiDi Desa TahawaKecamtanKahayan Tengah kabupatenpulangpisau (kajianfilsafathindu). Skripsi, Prodi FilsafatAgama Hindu, InstitutAgama Hindu Negeri TampungPenyangPalangkaRaya. Pembimbing I: Prof. Tiwi Etika, S.Ag.,M.Ag.,Ph.D.Pembimbing II: I Komang Widyana, S.Pd.H.,M.Pd Perkawinansalahurui yang terjadidi Desa TahawaKecamatanKahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisauberawaldarihubungangelapsehinggaterjadinnyahamil dan baru tau silsilahhubungankeluargayaituhubunganantarseseorngpamandenganseseorngkeponkanperempuannya, hubungankakekdengancucuprempuannya. Karena hubungan yang sepertiitusehinggadiputuskan oleh aturanadat dan agama sebagaisalahurui. dalamaturanadatdayakngaju di desatahawakecamatan Kahayan Tengah adaatauran yang digunakanuntukmenyelesaikanmasalahdalamhalini salah satunyasalahuruiyaituaturan-aturan yang berbentuktertulisseperti salah satunyapakanapali dan tulahataumembunghal yang berdampakburukbagikehidupanberumahtanggayaitugunauntukmenetalisirkanalamlingkungan. Maka yang menjadirumusanmaslahnyaadalah (1) Bagaimanabentuk pelaksanaan perkawinanSala Huruidi Desa Tahawa?. (2) ApasaranaprasaranaupacaraperkawinanSala Huruidi Desa Tahawa?. (3) BagaimanamaknafilosofiupacaraperkawinanSala Hurui di Desa TahawaKecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau?. Penelitianinimenggunakanteoriuntukmenganalisisrumusanmasalahyaitu: teorireligi dan teorisimbol. Metode yang digunakanuntukmengumpulkan data yaituobservasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Data yang telahdikumpuldianalisisdenganpendekatandeskriptifkualitatif. Teknik yang digunakanyaitupurposive sampling. Hasil penelitiandigunakanuntukmenunjukanbahwa: 1) Bagaimanabentuk pelaksanaan upacaraperkawinansalahurui di desaTahawa yang dilaksanakan oleh mantiradat, tokohmasyarakat di daerahtempatterjadinnyaperkawinantersebut.Pertamapakanangananpaliadalahmemberimakansesuatu yang takterlihat dan sesuatu yang terlihatgunauntukmenetralisirtanah, air sertaalamlingkungansupayasubur.Mempelailaki-laki dan Perempuan akandipanggillayaknyasepertimemanggilhewanbabiuntukmakan di tempatmakananbabi yang sudahdibuatkhusus, lalukeduamempelaimakan di tempatdulangbawui.Setelahitudiberikansanksiadat lain berupajipen yang wajibdibayarkankepadapihakkeluargapihak Perempuan terutamakepada orang tua dan saudarapihak Perempuan. 2) Apasajasaranaprasarana yang digunakanuntukupacaraperkawinansalahuruiyangterdiridaritempatmakanbabi(dulangbawui)digunakanuntuktempatkeduamempelaidikarenakanmengambil salah satubentuktempatmakanhewan yang tidakbaikyaitutempatmakan yang joroktidaklayakuntuktempatmakanmanusia,hewan korban (babi, ayam)korban yang sangat utamauntuk ritual perkawinan sala hurui. babi yang digunakanbebastanpamelihatukuranbesarataukecil, betinaatau Jantan. Ayam yang digunakanbebasukuranbesarataukecil, betinaataujantan, bulubebas motifdan darahhewanadalahdigunakanuntukuntukmenetralisirkanpengaruh yang tidakbaik, untuksesuatu yang tidakbisadilihat oleh kasatmata dan yang bisadilihat oleh kasatmata. 3) Bagaimanamaknafilosofiupacaraperkawinansalahuruiadalahuntukmenetralkanhubungandenganalambesertaisinyatermasukterhadapsesamamanusia, supayaterjadinyahubungan yang harmonisataubaik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Petikasari Sindiwati. 2024. “ Analisis penerapan gerakan literasi sekolah melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Dharma Acarya Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II Heri Kusuma Tarupay,M.Hum Skripsi ini mengkaji Analisis penerapan gerakan literasi sekolah melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Bagaimana penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya (2) apa kendala dalam penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Teori yang digunakan dua teori : 1) Teori penerapan dan 2) teori strategi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Analisis penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. telah sampai pada tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Dalam kegiatan GLS melalui pojok baca ada beberapa gerakan yang diterapkan, yang pertama gerakan orang tua membaca, yang kedua gerakan siswa membaca dan yang ketiga gerakan amplop literasi. (2) apa kendala dalam penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Kendala yang dihadapi dalam penerapan GLS melalui pojok baca yaitu minimnya ketersedian srana dan prasarana seperti buku-buku bacaan yang menarik minat peserta didik untuk membacanya dan buku masih belum menyesuaikan jenjang usia anak buku-buku bacaanya masih beragam dan buku bacaan yang ada di pojok baca tidak diperbarui secara rutin. Serta kedala guru dalam tahap pembelajaran sedangkan kedala siswa yaitu kuarangnya minat baca dikarenakan mereka lebih suka bermain dan memegang handphone dibanding membaca. Kata Kunci: Analisis penerapan, gerakan literasi, pojok baca
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Petikasari Sindiwati. 2024. “ Analisis penerapan gerakan literasi sekolah melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Dharma Acarya Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag dan Pembimbing II Heri Kusuma Tarupay,M.Hum Skripsi ini mengkaji Analisis penerapan gerakan literasi sekolah melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Bagaimana penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya (2) apa kendala dalam penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Teori yang digunakan dua teori : 1) Teori penerapan dan 2) teori strategi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Analisis penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. telah sampai pada tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Dalam kegiatan GLS melalui pojok baca ada beberapa gerakan yang diterapkan, yang pertama gerakan orang tua membaca, yang kedua gerakan siswa membaca dan yang ketiga gerakan amplop literasi. (2) apa kendala dalam penerapan GLS melalui pojok baca di SDN 1 Menteng Palangka Raya. Kendala yang dihadapi dalam penerapan GLS melalui pojok baca yaitu minimnya ketersedian srana dan prasarana seperti buku-buku bacaan yang menarik minat peserta didik untuk membacanya dan buku masih belum menyesuaikan jenjang usia anak buku-buku bacaanya masih beragam dan buku bacaan yang ada di pojok baca tidak diperbarui secara rutin. Serta kedala guru dalam tahap pembelajaran sedangkan kedala siswa yaitu kuarangnya minat baca dikarenakan mereka lebih suka bermain dan memegang handphone dibanding membaca. Kata Kunci: Analisis penerapan, gerakan literasi, pojok baca
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Eka Parwati, 2024: Implementasi Program Rehabilitasi Dalam Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya Skripsi. Fakultas Dharma Sastra, Program Studi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Citranu, MH. Pembimbing II, I Kadek Kartika Yase, MH. Sistem pembinaan bagi narapidana narkotika dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan, di mana Lembaga Pemasyarakatan merupakan salah satu bentuk hukuman pidana. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya Pasal 9 mengenai hakhak narapidana, bahwa narapidana harus diperlakukan dengan baik dan manusiawi dalam satu sistem pembinaan yang terpadu, pembinaan dan pembimbingan narapidana meliputi program pembinaan dan bimbingan berupa kegiatan pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Masalah yang diteliti : (1) Peran Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Terhadap Narapidana Perempuan Kasus Narkotika. (2) Implikasi Hak Dalam Program Pembinaan Rehabilitasi Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya Subyek Penelitian adalah Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, Kepala Seksi BLNADIK, Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Kasubsi Registrasi, Narapidana/Warga Binaan Pemasyarakatan dan pihak-pihak yang bersangkutan dengan Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Obyek Penelitian adalah Implementasi Program Rehabilitasi Pembinaan Narapidana Perempuan Kasus Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori Kausalitas dari Silfiah, Teori Sistem Hukum dari Lewrence Meir Firedman dan Teori Pemidanaan dari Nawawi Arief. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya sangat berperan dalam program pembinaan rehabilitasi terhadap narapidana perempuan kasus narkotika dalam membantu narapidana perempuan menjalani masa hukuman agar setelah menjalani masa pidana dapat menjadi warga negara yang baik. Implikasi hak dalam program rehabilitasi narapidana perempuan kasus narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Palangka Raya, dalam hal ini narapidana mempunyai hakhak yang harus dilindungi dan diayomi selama berada di Lembaga Pemasyarakatan
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EkaNalaratih, 2024 UpacaraPerkawinan Sala HuruiDi Desa TahawaKecamtanKahayan Tengah kabupatenpulangpisau (kajianfilsafathindu). Skripsi, Prodi FilsafatAgama Hindu, InstitutAgama Hindu Negeri TampungPenyangPalangkaRaya. Pembimbing I: Prof. Tiwi Etika, S.Ag.,M.Ag.,Ph.D.Pembimbing II: I Komang Widyana, S.Pd.H.,M.Pd Perkawinansalahurui yang terjadidi Desa TahawaKecamatanKahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisauberawaldarihubungangelapsehinggaterjadinnyahamil dan baru tau silsilahhubungankeluargayaituhubunganantarseseorngpamandenganseseorngkeponkanperempuannya, hubungankakekdengancucuprempuannya. Karena hubungan yang sepertiitusehinggadiputuskan oleh aturanadat dan agama sebagaisalahurui. dalamaturanadatdayakngaju di desatahawakecamatan Kahayan Tengah adaatauran yang digunakanuntukmenyelesaikanmasalahdalamhalini salah satunyasalahuruiyaituaturan-aturan yang berbentuktertulisseperti salah satunyapakanapali dan tulahataumembunghal yang berdampakburukbagikehidupanberumahtanggayaitugunauntukmenetalisirkanalamlingkungan. Maka yang menjadirumusanmaslahnyaadalah (1) Bagaimanabentuk pelaksanaan perkawinanSala Huruidi Desa Tahawa?. (2) ApasaranaprasaranaupacaraperkawinanSala Huruidi Desa Tahawa?. (3) BagaimanamaknafilosofiupacaraperkawinanSala Hurui di Desa TahawaKecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau?. Penelitianinimenggunakanteoriuntukmenganalisisrumusanmasalahyaitu: teorireligi dan teorisimbol. Metode yang digunakanuntukmengumpulkan data yaituobservasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Data yang telahdikumpuldianalisisdenganpendekatandeskriptifkualitatif. Teknik yang digunakanyaitupurposive sampling. Hasil penelitiandigunakanuntukmenunjukanbahwa: 1) Bagaimanabentuk pelaksanaan upacaraperkawinansalahurui di desaTahawa yang dilaksanakan oleh mantiradat, tokohmasyarakat di daerahtempatterjadinnyaperkawinantersebut.Pertamapakanangananpaliadalahmemberimakansesuatu yang takterlihat dan sesuatu yang terlihatgunauntukmenetralisirtanah, air sertaalamlingkungansupayasubur.Mempelailaki-laki dan Perempuan akandipanggillayaknyasepertimemanggilhewanbabiuntukmakan di tempatmakananbabi yang sudahdibuatkhusus, lalukeduamempelaimakan di tempatdulangbawui.Setelahitudiberikansanksiadat lain berupajipen yang wajibdibayarkankepadapihakkeluargapihak Perempuan terutamakepada orang tua dan saudarapihak Perempuan. 2) Apasajasaranaprasarana yang digunakanuntukupacaraperkawinansalahuruiyangterdiridaritempatmakanbabi(dulangbawui)digunakanuntuktempatkeduamempelaidikarenakanmengambil salah satubentuktempatmakanhewan yang tidakbaikyaitutempatmakan yang joroktidaklayakuntuktempatmakanmanusia,hewan korban (babi, ayam)korban yang sangat utamauntuk ritual perkawinan sala hurui. babi yang digunakanbebastanpamelihatukuranbesarataukecil, betinaatau Jantan. Ayam yang digunakanbebasukuranbesarataukecil, betinaataujantan, bulubebas motifdan darahhewanadalahdigunakanuntukuntukmenetralisirkanpengaruh yang tidakbaik, untuksesuatu yang tidakbisadilihat oleh kasatmata dan yang bisadilihat oleh kasatmata. 3) Bagaimanamaknafilosofiupacaraperkawinansalahuruiadalahuntukmenetralkanhubungandenganalambesertaisinyatermasukterhadapsesamamanusia, supayaterjadinyahubungan yang harmonisataubaik.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Kepuasan Pengunjung Di Objek Wisata Matan Andau Di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Komunikasi politik, media massa, dan opini publik adalah topik aktual yang mendapat perhatian publik, baik di kalangan ilmuwan, elite politik maupun masyarakat awam. Secara umum dapat kita pahami dan sepakati bersama bahwa komunikasi merupakan persyaratan utama dalam jalinan interaksi manusia dan langkah awal dalam memperbaiki pemahaman atas fenomena publik yang dinamis dan kompleks. Komunikasi memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apa pun yang dihadapi. Melalui komunikasi pulalah yang memungkinkan manusia mempelajari dan menerapkan strategi-strategi adaptif untuk mengatasi situasi-situasi problematik yang diamati. Untuk itu, buku yang membahas tentang komunikasi politik, media massa dan opini publik ini memiliki peran tersendiri. Pembahasan buku ini cukup komprehensif diawali dengan proses komunikasi politik, model komunikasi, pendekatan komunikasi politik, saluran politik, pemanfaatan media massa, opini publik trend media massa dan media sosial serta pelanggaran etika media sosial yang diulas secara tajam.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini adalah hasil pengamatan dan pemikiran 10 dosen Universitas Paramadina yang aktif mengajar pada Program Studi Ilmu komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi. Buku kecil ini ditulis dari berbagai perspektif komunikasi, terutama mengangkat literasi media di media baru yang marak dan massif digunakan baik untuk bersosialisasi maupun promosi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam Laporan We Are Social (2019), terdapat data menarik, bahwa 150 juta penduduk, dari 268.2 juta penduduk,atau 56% penduduk Indonesia adalah pengguna internet, dengan peningkatan pengguna sebesar 13% pertahun, dengan 79% pengguna internet mengakses layanan data setiap hari. Lebih jauh, dari 150 juta pengguna internet, 130 juta orang adalah pengguna aktif media sosial. Tentu kita bisa berdebat panjang soal keakuratan data, mengingat realitas lapangan bahwa satu orang penduduk boleh jadi memiliki lebih dari satu nomor seluler yang aktif, namun satu hal yang tidak dapat disangkal: Indonesia adalah negara yang sangat aktif dalam hal media sosial. Di sisi lain, banyak kajian pula yang menyatakan pergeseran tren untuk memperoleh dari media luar jaringan (TV, koran, tabloid, dll) ke media dalam jaringan (media online). Laporan AC Nielsen (2017) menarik untuk dicermati. Dalam laporan tersebut, dikatakan bahwa meski TV masih mendominasi, namun media massa dalam jaringan menempati posisi kedua (44%), disusul oleh radio (37%), koran (7%), dan majalah (3%). Data ini kian menarik, terutama ketika pemerintah Indonesia sedang giat-giatnya menyongsong era bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak ketimbang jumlah penduduk non produktif. Artinya, Indonesia saat ini mulai dan sedang “dikuasai” oleh para millenials dan generasi Z. Persoalannya, bagaimana kita menyikapi media, baik media massa maupun media sosial? Bagaimana para penikmat media ini, generasi X, Millenials, dan generasi Z, menikmati media? Apakah mereka hanya sebagai penikmat tanpa sedikitpun memahami kompleksitas media? Atau apakah mereka, dengan seluruh privilege yang mereka miliki sebagai netizen, mampu memahami dan menyaring seluruh informasi yang mereka terima? Modul yang anda pegang saat ini adalah sebuah upaya untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan tersebut. Modul ini didesain untuk mengeksplorasi pemahaman peserta, yang tidak lain adalah netizen yang aktif secara penuh di media sosial, penikmat media, atau bahkan berkecimpung dalam dunia jurnalistik, terutama jurnalisme kampus dan komunitas. Diawali dengan sebuah gagasan sederhana, bahwa netizen tidak boleh lagi hanya menjadi penikmat media, melainkan harus menjadi aktor dari media itu sendiri, maka modul ini disusun. Modul pelatihan ini didesain secara penuh, dengan sepuluh sesi yang saling berkaitan satu sama lain, menjadikan modul ini sangat praktikal sekaligus penuh dengan pemahaman teoritik. Untuk memahami kompleksitas masalah media, tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hadirnya modul ini. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada International Republican Institute (IRI) yang telah memungkinkan penerbitan modul ini, kepada seluruh anggota Task Force Jawa Barat yang telah memberikan saran dan masukan, sahabat-sahabat di Aliansi Jurnalis Independen Jawa Barat, Mubadalah, Institut Studi Islam Fahmina, dan sahabat lain yang telah membantu dalam pengayaan konten modul. Tentu saja modul ini masih jauh dari kesempurnaan, itu sebabnya, kepada seluruh pihak yang akan mempergunakan modul ini, kami mohon agar berkenan memberikan umpan balik ke Sekretariat Droupadi, harapannya agar modul ini dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan realitas yang terus bergerak dan berkembang di masyarakat. Terima kasih
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku digital ini berjudul "Apa Itu Ilmu Komunikasi?", merupakan tulisan yang berisi tentang "Ilmu Komunikasi" yang dapat memberikan tambahan wawasan pengetahuan dan pencerahan bagi pembaca. Semangat untuk berbagi terutama dalam literasi khazanah pengetahuan komunikasi yang mendasari penerbit menghadirkan konten-konten di buku digital ini. Penerbit berdoa semoga konten yang diterbitkan ini bisa bermanfaat dan menjadi bahan pembelajaran serta panduan bagi siapapun juga.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku yang berjudul Komunikasi Digital Untuk Konteks Profesional merupakan karya dari Alfelia Nugky Permatasari, S.S., M.A., dkk Buku ini berisi penjelasan terkait konsep-konsep komunikasi yang dilanjutkan dengan paparan dan bagaimana sebaiknya menggunakan sejumlah platform komunikasi digital yang umum di Indonesia. Buku singkat ini diharapkan dapat membantu pembaca dalam usaha mempraktikkan komunikasi digital yang efektif, khususnya dalam konteks profesional. Buku ini juga diharapkan mampu memberikan gambaran terkait komunikasi digital khususnya dalam konteks profesional. Dengan penjelasan terkait konsep-konsep komunikasi yang dilanjutkan dengan paparan dan bagaimana sebaiknya menggunakan sejumlah platform komunikasi digital yang umum di Indonesia, buku singkat ini diharapkan dapat membantu pembaca dalam usaha mempraktikkan komunikasi digital yang efektif, khususnya dalam konteks profesional. Buku ini terdiri dari beberapa pembahasan, diantaranya: 1. Bahasa dan Komunikasi 2 Komunikasi: Kasual vs. Profesional 3 Komunikasi Digital 4 Komunikasi Digital: Konteks Profesional 5 Pesan Singkat 6 Rapat Virtual 7 Media Sosial 8 Platform Streaming 9 Surat Elektronik Spesifikasi Buku : Kategori : Teknik Komunikasi Penulis : Alfelia Nugky Permatasari, S.S., M.A., dkk E-ISBN : 978-623-09-4291-4 Ukuran :14x20 cm Halaman : viii, 104 hlm Tahun Terbit : 2023 E-book ini tersedia juga dalam versi cetak. Dapatkan buku-buku berkualitas dengan pilihan terlengkap hanya di Toko Buku Online Deepublish : deepublishstore.com
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Proses komunikasi di dunia digital, tidak berlangsung di ruang hampa, karena itu penting untuk membenahi tata kelola dari pola komunikasi digital. Komunikasi digital adalah realitas dan bentuk baru dari kehidupan manusia modern. Format tersebut, membentuk kompleksitas serta budaya yang menyertainya. Perencanaan komunikasi digital menjadi sebuah hal vital di masa kini. Bila tidak mampu dikelola, kegagalan komunikasi digital bisa jadi berdampak fatal bagi eksistensi sebuah citra. Buku ini menawarkan perspektif yang lengkap dalam mengelola strategi komunikasi digital. Pada akhirnya, buku yang dirangkum dari beberapa penulis yang dijadikan sebuah kolaborasi ini menawarkan kedalaman pembahasan dari aspek teoritik hingga tingkat praktis, disertai berbagai detail operasional dalam mengelola hingga mengukur keberhasilan manajemen komunikasi digital. Semoga dengan kehadiran buku ini dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan dan wawasan akan pengetahuan tentang manajemen komunikasi digital terkini.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian dengan judul Analisis Kualitas Pelayanan Publik Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik dimana kualitas pelayanan publik tidak lepas dari bagaimana penerapan Standard Operational Procedure (SOP) dan apa saja kendala yang dihadapi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini terfokus pada kualitas pelayanan publik Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dengan perumusan masalah: 1) Bagaimanakah kualitas pelayanan publik, 2) Bagaimanakah penerapan SOP dalam pelaksanaan pelayanan publik dan 3) Apa saja kendala-kendala dalam peningkatan kualitas pelayanan publik pada Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Adapun teori yang digunakan untuk membedah permasalahan tersebut di atas adalah teori kualitas pelayanan publik Zeithaml et al, teori SOP Arnina P dan teori kendala Hansen dan Mowen. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian ini mencakup beberapa hal: pertama, dilihat dari lima dimensi kualitas pelayanan publik SERVQUAL yaitu dimensi tangible (wujud), dimensi reliability (kehandalan), dimensi responsiveness (ketanggapan), dimensi assurance (jaminan) dan dimensi empathy (empati), kualitas pelayanan publik Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dapat dikatakan baik. Kedua, dalam penerapan Standard Operational Procedure (SOP) dalam pelayanan publik pada Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas sudah dapat dikatakan baik hal ini ditandai dengan petugas memahami dan sudah bekerja sesuai dengan SOP dan pelanggan yang merasa minimnya kesalahan pada saat melengkapi berkas. Namun SOP yang ada tidak dipasang di ruangan agar pelanggan mengetahuinya dan belum dicetak serta dibukukan agar setiap petugas memilikinya. Ketiga, terdapat kendala internal dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, dimana yang menjadi kendala adalah keterbatasan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia, keterbatasan anggaran, keterbatasan sarana prasarana dan keterlambatan regulasi. Kemudian untuk kendala eksternal yaitu adanya kendala jarak dan jaringan, kurangnya kemampuan pelanggan dalam menguasai IT dan kendala dalam penyampaian data. Untuk kendala mengikat berasal dari Sumber Daya Manuasia (SDM) yang terbatas serta sarana dan prasarana yang sebagian sudah tidak layak pakai dan tidak terdapat kendala tidak mengikat, karena sumber daya yang ada sudah dimanfaatkan semaksimal mungkin.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini yang berjudul Eksistensi Hukum Adat Terhadap Perkawinan Sala Hurui di Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Perkawinan Sala Hurui adalah perkawinan yang sangat dilarang dalam suku Dayak khususnya di wilayah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas karena perkawinan ini sangat bertentangan sekali adat istiadat namun walaupun dilarang pada kenyataannya perkawinan ini tetap saja terjadi, konsekuensinya adalah pelaku perkawinan sala hurui akan diberikan sanksi kepada pelaku. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana eksistensi penerapan hukum adat terhadap perkawinan sala hurui pada masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Timpah, (2) Bagaimana proses penerapan sanksi adat terhadap perkawinan sala hurui pada masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Timpah, (3) Bagaimana upaya penyelesaian terhadap perkawinan sala hurui pada masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Timpah. Teori yang digunakan untuk mengkaji dan mendiskripsikan rumusan masalah ialah dengan menggunakan Teori Religi, Teori Kepastian Hukum, dan Teori Kausalitas. Dengan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Dan dengan informan penelitian adalah Damang Kepala Adat Kecamatan Timpah, Mantir Adat, Rohaniawan Hindu Kaharingan, Ketua Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan Kecamatan Timpah, Guru Agama Hindu Pada SMAN-1 Timpah, masyarakat yang beragama Hindu Kaharingan dan pelaku perkawinan sala hurui. Berdasarkan hasil analisis bahwa (1) Eksistensi penerapan hukum adat terhadap perkawinan sala hurui di Kecamatan Timpah diberikan denda/singer dan juga harus melaksanakan upacara ritual. (2) Proses penerapan sanksi adat terhadap perkawinan sala hurui di Kecamatan Timpah berawal dari adanya pelaku perkawinan sala hurui yang sudah diketahui oleh pihak keluarga, adanya perundingan keluarga dan setelah mendapatkan perundingan dari keluarga maka akan disampaikan kepada Mantir Adat, bila belum selesai oleh Mantir Adat maka akan diselesaikan oleh kedemangan dengan melakukan pemanggilan kepada pelaku dan di proses sesuai dengan aturan hukum adat yang berlaku. (3) Upaya penyelesaian hukum adat terhadap perkawinan sala hurui di Kecamatan Timpah yaitu pelaku harus melaksanakan upacara ritual dengan duduk diatas kalaya (tampi) dengan kedua kaki mereka berdua menginjak batu lalu ditutup dengan jala ikan, dilakukanlah upacara mamapas untuk mereka berdua oleh seorang Rohaniawan yang beragama Hindu Kaharingan dengan tujuan membersihkan mereka berdua dari sial akibat dari perkawinan sala hurui tersebut, dan setelah itu dilakukan upacara manyaki menggunakan (telor ayam, tamping tawar dan undus tanak) setelah itu dilanjutkan dengan pembersihan lingkungan dengan menggunakan darah dan daging babi tersebut. Sanksi ritual bertujuan untuk alam lingkungan sekitar, membersihkan hal-hal yang tidak baik yang di timbulkan akibat dari kawin sala hurui, agar terciptanya lingkungan yang harmonis dan seimbang antara mahluk hidup sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik jauh dari hal-hal yang tidak di inginkan. Sedangkan bagi pelaku kawin sala hurui sanksi ritual ini adalah untuk membersihkan secara rohani pasangan pengantin, sebab jika tidak dilaksanakan ritual dapat menyebabkan bermacam-macam hal yang tidak baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Objek wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang terletak di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, yang sering disebut dengan nama “Pesona Wisata Alam Air Hitam Sungai Sebangau Kota Palangka Raya”. Dermaga Kereng Bangkirai merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Sebangau dan merupakan tujuan wisata alam. Apalagi didukung oleh aksesibilitas yang cukup dekat, dimana kawasan ini hanya berjarak sekitar 12 km dari jantung Kota Palangka Raya. Panorama keindahan dan di dukung dengan fasilitas di dermaga Kereng Bangkirai. Objek wisata dermaga Kereng Bangkirai memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor ekonomi, khususnya di Kereng Bangkira. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Apakah Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk Mengetahui Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas di Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Untuk Mengetahui Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pelayanan dan (2) Teori Fungsional Struktural. Subjek penelitian ini adalah Pemerintah Desa, Masyarakat, Pemerintah dan Pengunjung. Hasil penelitian ini adalah; (1) Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Objek Wisata Dermaga Kereng Bangkirai, perlu lebih di maksimalkan lagi untuk menarik wisatawan luar daerah hingga negeri (2) Kendala utama yang dihadapi kurangnya anggaran yang digunakan dalam Pengelolaan Dermaga Kereng Bangkirai, serta perlu ditingkatkan kembali partisipasi masyarakat ataupun pemerintah