ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hartati, 2025. Peranan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Agama Hindu Di Sma Negeri 1 Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Pembimbing I: Mitro, S.Pd.,M.Si. Pembimbing II: Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Kepala sekolah memiliki peranan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam pembinaan dan pengembangan kompetensi guru. Keberhasilan proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh sejauh mana kepala sekolah mampu menjalankan fungsi supervisi, motivasi, dan fasilitasi terhadap guru. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala baik dari dalam maupun luar sekolah yang dapat memengaruhi efektivitas peran tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru Agama Hindu di SMA Negeri 1 Manuhing Kabupaten Gunung Mas serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru Agama Hindu, serta siswa yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah melaksanakan perannya dengan baik dalam meningkatkan kompetensi guru Agama Hindu melalui tiga fungsi utama, yaitu sebagai supervisor, motivator, dan fasilitator. Sebagai supervisor, kepala sekolah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap proses pembelajaran secara terencana dan berkelanjutan. Sebagai motivator, kepala sekolah memberikan dorongan moral, apresiasi, serta kesempatan bagi guru untuk mengikuti kegiatan pengembangan profesional. Sedangkan sebagai fasilitator, kepala sekolah berperan dalam penyediaan sarana, prasarana, serta dukungan administratif guna menunjang efektivitas pembelajaran. Adapun kendala yang dihadapi terdiri atas kendala internal, seperti keterbatasan dana, fasilitas, dan waktu, serta kendala eksternal yang meliputi faktor geografis, kebijakan pendidikan, dan akses terhadap pelatihan guru. Meskipun demikian, kepala sekolah tetap berupaya mencari solusi melalui efisiensi anggaran, kerja sama dengan pihak luar, serta pemberian dukungan moral kepada guru agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan efektif dan bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SESEN, 2024. Kompetensi Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Agama Hindu Di Smp Negeri 2 Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan Skripsi, Prodi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I :Mitro,S.Pd.,M.Si. Pembimbing II :Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H Penelitian ini membahas tentang kompetensi guru agama Hindu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa Hindu di SMP Negeri 2 Tewang Sangalang Garing. Kompetensi Guru adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimili, dihayati, dan dikuasai. Hal tersebut dapat diartikan bahwa kompetensi merupakan perpaduan antara pengetahuan, kemampuan, dan penerapan dalam melaksanakan tugas dilapangan kerja, sedangkan prestasi belajar suatu perubahan yang dialami anak didik, yang dapat diindikasikan atau dapat dilihat dalam bentuk angka-angka penilaian dari hasil pekerjaannya yang merupakan evaluasi dari hasil belajarnya. Penelitian ini ada beberapa permasalahan: Bagaimanakah kompentensi pedagogik, kepribadian, propesional dan sosial, guru Agama Hindu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 2 Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Penelitian ini menggunakan metode penelitiaan kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Kompetensi Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Agama Hindu Di SMP Negeri 2 Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Teori yang digunakan pada penelitian ini teori behavioristik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Sudah di terapkan pemahaman guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa guru agama Hindu harus terus meningkatkan keterampilan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, melalui pelatihan dan pengembangan profesional. Agar semua dapat berjalan dengan baik peran seorang guru mengontrol siswa saat pelajaran berlangsung disitu kita dapat melihat siswa dalam meningkatkan prestasi belajar mereka dan niat mereka untuk meningkatkan prestasi belajar sangat tinggi dan termotivasi Kata kunci: kompetensi, Guru, dan Prestasi Belajar Siswa Agama Hindu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tesis ini mendeskripsikan upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP Negeri di Kota Palangka Raya. Guru agama Hindu belum banyak memahami peningkatan kompetensi pembelajaran secara daring dan upaya guru memberikan metode pembelajaran yang tepat agar apa yang disampaikan diterima siswa dengan baik. Ditemukan berbagai kendala dalam menyampaikan metode pembelajaran yang tepat. Berdasarkan hal di atas, fokus penelitian ini ialah (1) bagaimana upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya, (2) faktor-faktor yang memengaruhi upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya, dan (3) bagaimana implikasi upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji dan mendeskripsikan upaya, faktor-faktor, dan implikasi upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dengan alat bantu. Data diverifikasi, dianalisis dengan teori fenomenologi, teori motivasi, dan teori konstruktivisme dan disajikan secara formal dan informal. Berdasarkan analisis ditemukan bahwa upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya dilakukan dengan mengikuti workshop, IHT, pelatihan kurikulum, pengembangan diri, dan bergabung dengan MGMP. Yang memengaruhi upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya ialah (1) faktor pendukung, di antaranya kesadaran diri, tingkat pendidikan, tingkat kecerdasan, pengalaman mengajar, pengalaman pelatihan, sarana dan prasarana, dan supervisi kepala sekolah; dan (2) faktor penghambat, di antaranya adanya PPKM, penggunaan teknologi, minat, motivasi, dan program peningkatan keprofesian berkelanjutan. Implikasi upaya peningkatan kompetensi guru agama Hindu dalam pembelajaran daring pada era new normal di SMP negeri di Kota Palangka Raya di antaranya terdiri atas implikasi positif yang terdiri atas percepatan transformasi pendidikan, munculnya kreativititas tanpa batas, guru menjadi lebih akrab dan melek teknologi, pembelajaran daring lebih menyenangkan, pembelajaran daring lebih berkualitas, sedangkan implikasi negatif terdiri atas guru yang kurang terlatih, kesulitan memahami sistem yang ada di e-learning, dan kurangnya implementasi pembelajaran menggunakan ICT. Kata kunci: kompetensi guru, new normal, pembelajaran daring
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang studi tentang kompetensi guru agama hindu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa agama hindu di Sma Negeri 2 katingan hilir kecamatan katingan hilir kabupaten katingan. Kompetensi Guru adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimili, dihayati, dan dikuasai. Hal tersebut dapat diartikan bahwa kompetensi merupakan perpaduan antara pengetahuan, kemampuan, dan penerapan dalam melaksanakan tugas dilapangan kerja, sedangkan Prestasi Belajar suatu perubahan yang yang dialami anak didik, yang dapat diindikasikan atau dapat dilihat dalam bentuk angka-angka penilaian dari hasil pekerjaannya yang merupakan evaluasi dari hasil bealajarnya. Penelitian ini ada dua permasalahan : (1) Bagaimanakah Kompetensi Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Katingan Hilir Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan? (2) Upaya-Upaya yang dilakukan guru agama hindu Di SMA Negeri 2 Katingan Hilir Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Studi tentang kompetensi guru agama hindu dalam meningkatkan prestasi belajar siswa agama hindu di Sma Negeri 2 katingan hilir kecamatan katingan hilir kabupaten katingan, yaitu baik dengan komponen yang ada, kompetensi guru dapat melaksanakan pekerjaanya,sesuai kemapuan yang dimiliki, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa guru memberikan sebuah dorongan, melalui mengerjakan tugas, memberikan soal-soal agar semua dapat terlaksana dengan baik. Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan pretasi siswa terlaksana dengan baik, peran seorang guru mengontrol siswa saat pelajaran berlangsung disitu kita dapat melihat siswa dalam meningkatkan pretasi belajar mereka dan niat mereka untuk meningkatkan pretasi belajar sangat tinggi dan termotivasi ketika melihat temannya yang lain sangat antusias dan aktif dalam belajar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK WAWANDIE, 2020. Peranan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Agama Hindu Di SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang ( IAHN-TP ) Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Lilik, S. Ag.,M.Pd.H Penelitian ini dilakukan untuk melihat peranan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Katingan Hulu dalam meningkatkan kompetensi mengajar guru mata pelajaran agama Hindu . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi mengajar guru mata pelajaran agama Hindu pada SMP Negeri 3 Katingan Hulu.Adapun Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala Sekolah dan guru agama Hindu pada SMP Negeri 3 Katingan Hulu. Sedangkan sampel penelitian menggunakan sampel total.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan alat analisis data menggunakan rumus persentase. Penelitian yang bersifat ilmiah khususnya penelitian kualitatif, teori memegang peran yang penting sekali karena setiap penelitian harus berbekal teori yang memiliki fungsi untuk menjelaskan masalah yang diteliti sebagai referensi untuk menyusun instrument penelitian Dari hasil penelitian diketahui bahwa Kepala Sekolah telah menyatakan telah pernah , membantu guru dalam penguasaan bahan pengajaran agama Hindu, membantu guru dalam mengelola program pengajaran agama Hindu, memberikan motivasi kepada guru untuk menciptakan alat bantu pengajaran sesuai dengan kondisi kelas, membantu guru mengelola kelas, membantu guru meningkatkan kemampuan dalam menggunakan landasan kependidikan, membantu guru dalam mengelola interaksi belajar mengajar, membantu guru dalam meningkatkan kemampuan untuk menilai prestasi belajar siswa mata pelajaran agama Hindu, membantu guru dalam meningkatkan kemampuan mengenal fungsi layanan BP di sekolah, membantu guru dalam meningkatkan kemampuan mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, membantu guru meningkatkan kemampuannya dalam memahami prinsip-prinsip dan hasil penelitian pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Katingan Hulu telah berusaha untuk meningkatkan kompetensi guru. Kemudian disarankan agar dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi mengajar guru SMP Negeri 3 Katingan Hulu, hendaknya seluruh Kepala Sekolah rutin mengadakan supervisi kelas untuk tiap-tiap guru mata pelajaran agama Hindu.