Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Sepan Apui
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Sanggar Seni Sepan Apui dalam Pelestarian Seni Budaya Daerah di Desa Rangan Tangko Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INDRA TRIWIJAYA, 2024. Upaya Sanggar Seni Sepan Apui Dalam Pelestarian Seni Budaya Daerah Di Desa Rangan Tangko Kecamata Marikit Kabupaten Katingan. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya IAHN- TP Palangka Raya. Pembimbing I Komang Suarta, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Roy Wentas, S.Pd.,M.Pd.H. Salah satu pelestarian budaya terhadap bentuk karya seni khususnya bidang tari yaitu dengan didirikannya sanggar tari. Sanggar tari merupakan sarana yang digunakan suatu organisasi yang bergerak dibidang seni tari. Keberadaan Sanggar Seni Sepan Apui di Desa Rangan Tangko Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan dipandang sangat perlu dalam upaya melestarikan seni budaya daerah. Namun sampai saat ini, pengurus sanggar seni Sepan Apui di Desa Rangan Tangko Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan masih kurang dalam melakukan pelatihan-pelatihan yang baik kepada anggota dan generasi muda, dikarenakan kerkurang pelatih serta alat-alat musik sanggar seni yang masih belum lengkap. Tujuan penelitian merupakan untuk mengetahui upaya dan kendala sanggar seni sepan apui dalam pelestarian seni budaya daerah di Desa Rangan Tangko Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yaitu teori Upaya Pelestarian dan teori Humanisme. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriftif kualitatif, Teknik penentu informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Kemudian Teknik analisis data menggunakan teknik data analisis dan kualitatif yaitu suatu pendekatan dalam melakukan penelitian yang berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alumi. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu kendala berdasarkan hasil analisis teori humanisme yaitu masih kekurangan sarana dan prasarana sanggar seni sepan apui Desa Rangan Tangko, seperti tidak adanya gedung sanggar, alat musik sanggar seni yang belum lengkap serta kurangnya pelatih musik maupun pelatih tari. Selain itu, anggaran dana sanggar juga masih belum ada, sehingga hal ini, menjadi penghambat sanggar seni sepan apui Desa Rangan Tangko dalam melestarikan seni budaya daerah yang ada di Desa Rangan Tangko Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan. Sedangkan upaya berdasarkan hasil analisis teori upaya pelestarian kebudayaan yang meliputi upaya perlindungan, upaya perkembangan dan upaya pemanfaatan bahwa pengurus sanggar seni sepan apui Desa Rangan Tangko sedang mengurus dan mendaftarkan legalitas sanggar seni ke dinas ataupun lembaga-lembaga pemerintah di Kabupaten Katingan, agar kedepannya mendapatkan pembinaan-pembinaan yang baik karena ketersediaan sarana dan prasarana merupakan faktor yang turut memberikan pengaruh hasil belajar (latihan). Kemudian melakukan perencenaan (Planning) kegiatan di dalam kepengurusan sanggar seni sepan apui Desa Rangan Tangko.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelestarian Ekowisata Sepan Apui Di Sungai Bemban Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suriadi P, 2020. Pelestarian Ekowisata Sepan Apui di Sungai Bemban Kecamatan Marikit Kabupeten Katingan. Skripsi. Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Prodi Pramuwisata Budaya dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHNTP) Palangka Raya. Pembibing (I) Dr. Sihung S.Ag., M.Si, Pembibing (II) Buhol, S.Ag., M.Fil.H Pelestarian Ekowisata Sepan Apui merupakan hal yang sangat penting khususnya dalam menjaga dan merawat lingkungan serta kearipan lokal agar tidak terjadi pengalihan fungsi. Penting khususnya untuk generasi muda sebagai penerus bangsa, tetap menjaga dan melindungi aset wilayah. Mengingat pada dewasa ini wisata sebagai bukti yang nyata dapat memberikan kontribusi serta peluang usaha peningkatan ekonomi untuk masyarakat. Penelitian ini membahas tentang Pelestarian Ekowisata Sepan Apui. maka hal ini yang ingin dijelaskan dan diunkapkan dikaji melalui penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Rekontruksi Pelestarian ekowisata dan kendalanya, serta (2) bagaimana pelestarian Sepan Apui dan (3) apa implikasinya. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif Kualitatif, dari sifat penelitian itu mejelaskan teori teori, rekontruksi dan pemberdayaan masyarakat. Instrument utama dalam penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dokumentasi. yang mumpu memberikan informasi yang dibutuhkan dan menjelaskan Sepan Apui yaitu Kepala Desa, Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan dan Tokoh Pemuda. Hasil penelitian menujukan bahwa pelestarian Sepan Apui dan kendala yang dihadapi oleh masyarakat wilayah Kecamatan Marikit.(1) Pelestarian Ekowisata Sepan Apui di Sungai Bemban Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan dalam ini upaya pelestarian dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan,(2) kendala-kendala yang dihadapi oleh masyarakat untuk pengembangan pelestarian ekowisata tentang kendala-kendala sarana dan parasrana penunjang wisata. Kata Kunci : Pelestarian, Sepan Apui.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail