ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ni Wayan Revina, 2025: Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Promosi Wisata Pulau Kaja Kota Palangka Raya, Prodi Pramuwisata Budaya dan Keagamaan, Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangkaraya, Pembimbing I Dr. Tardi Edung.,S.Ag.,M.Ag dan Pembimbing II Handoko S.Ag.,M.Si. Pariwisata berbasis ekowisata menjadi salah satu tren yang terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran wisatawan terhadap konsep wisata berkelanjutan. Pulau Kaja di Kota Palangka Raya merupakan destinasi ekowisata yang memiliki daya tarik khas berupa konservasi orangutan dan keindahan alam tropis yang masih alami. Meskipun memiliki potensi besar, promosi Pulau Kaja masih menghadapi kendala dalam menjangkau audiens yang lebih luas. Media sosial hadir sebagai instrumen penting dalam mendukung promosi pariwisata karena memiliki jangkauan luas, biaya rendah, serta kemampuan menciptakan interaksi langsung antara pengelola dengan wisatawan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana peran media sosial dalam mempromosikan Wisata Pulau Kaja di Kota Palangka Raya, dan (2) apa saja hambatan yang dihadapi dalam pemanfaatan media sosial untuk promosi Wisata Pulau Kaja. Penelitian ini dianalisis menggunakan Teori Komunikasi Pemasaran Pariwisata (I Nyoman Sudiarta, 2010) yang menjelaskan pentingnya strategi komunikasi terpadu dalam membentuk citra persepsi, ikatan emosional destinasi, serta Teori Difusi Inovasi (Everett M. Rogers, 1983) yang menyoroti proses penyebaran inovasi digital melalui jejaring sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Subjek penelitian terdiri atas pengelola wisata, pengunjung, serta pengikut akun media sosial Pulau Kaja. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam meningkatkan visibilitas, membangun citra positif, dan memperluas jangkauan promosi Wisata Pulau Kaja. Platform seperti Instagram efektif dalam menampilkan konten visual yang menarik, testimoni wisatawan, serta interaksi digital yang mendorong minat berkunjung. Namun demikian, ditemukan sejumlah hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital, minimnya kolaborasi lintas pihak, serta kurangnya strategi konten yang konsisten dan bilingual, sehingga potensi media sosial belum dimanfaatkan secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media sosial memiliki kontribusi besar dalam promosi Wisata Pulau Kaja, tetapi efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan strategi konten, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi multi-pihak untuk mendukung keberlanjutan ekowisata berbasis digital. Kata Kunci: Media Sosial, Promosi, Pariwisata, Pulau Kaja, Ekowisata
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan era digital menjadikan media sosial, khususnya Instagram, sebagai saluran komunikasi yang digunakan untuk membangun citra dan melakukan promosi oleh berbagai pihak. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Namun, Instagram @humas_iahntp masih menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah pengikut yang tinggi dengan tingkat interaksi yang relatif rendah, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai strategi promosi dan efektivitas konten yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi dan menganalisis bagaimana konten promosi pada Instagram @humas_iahntp dapat meningkatkan engagement audiens. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Content analysis. Konten dianalisis menggunakan teori bauran pemasaran 7P dan teori Content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram @humas_iahntp menerapkan prinsip bauran pemasaran 7P sebagai strategi promosi. Konten Instagram @humas_iahntp masih perlu dioptimalkan menggunakan prinsip content marketing agar konten yang dipublikasikan lebih efektif untuk meningkatkan engagement agar meningkatkan visibiltas IAHN-TP Palangka Raya. Kurangnya engagement disebabkan oleh konten yang cenderung formal, informatif, dan kurang interaktif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anggun, 2025 : Tampung Penyang Televisi Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Sebagai Sarana Promosi Kampus Budaya. Pembimbing I Sulandra, S.Pi., M.Si, Pembimbing II Desembeling, S.Ag., M.Si. Tampung Penyang TV merupakan saluran televisi milik pergururan tinggi (IAHN-TP) Palangka Raya yang berpotensi besar untuk menjadi media komunikasi dan sarana promosi kampus budaya. Selain itu, Tampung Penyang TV juga dapat menjadi platform untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal Dayak, serta memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dalam bidang penyiaran budaya lokal Dayak. Berdasarakan penelitian di atas terdapat dua rumusan masalah dalam skripsi adalah: 1). Bagaimana peran Tampung Penyang TV (IAHN-TP) Palangka Raya sebagai sarana promosi kampus budaya, 2). Apakah hambatan optimalisasi Tampung Penyang TV. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1). Teori Unique Selling Proposition. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, sedangkan teknik penentuan informan adalah Teknik Purposive Sampling. Berdasarkan penelitian yang dibahas oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa peran dari Tampung Penyang TV dimanfaatkan sebagai sebuah sarana promosi untuk kampus, didalam penggunaannya ketika melakukan penyiaran dalam konten audiovisual dapat secara langsung memperlihatkan bagaimana kegiatan kampus yang memiliki nuansa budaya lokal melalui siaran dari Tampung Penyang TV. Sebagai sebuah bentuk komunikasi dalam audiovisual, tentu channel Tampung Penyang TV memiliki beberapa kendala yang dapat menghambat jalannya optimalisasi pada unggahan konten maupun penglolaan channel. Beberapa dari hambatan tersebut seperti kurangnya SDM untuk mengelola channel Tampung Penyang TV, serta pembuatan dan pengunggahan konten yang belum terjadwal tentunya menjadi sebuah hambatan yang sangat berpengaruh untuk optimalisasi channel maupun konten promosi dan edukasi yang diunggah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran Pemerintah Dalam Promosi Objek Wisata Bumi Perkemahan Panglima Batur Di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Tengah,Kabupaten Barito Utara
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Promosi Wisata Danau Biru Desa Tewang Rangkang Kec. Tewang Sanggalang Garing Kabupaten Katingan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENI LISARI: (2024) Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya (pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si, dan pembimbing II Budi Purnomo, SH., M.Si). Penggunaan media sosial sebagai sarana promosi telah banyak digunakan di bidang pariwisata. Salah satu instansi yang aktif mempromosikan pariwisata adalah Disparbudpora Kota Palangka Raya. Sebagai pihak yang turut mempromosikan kegiatan pariwisata, sangat diperlukan keahlian dan pengelolaan khusus pada media sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka pada penelitian ini terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini, (1)Bagaimanakah pola media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, (2) Apa saja faktor penghambat media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah, (1) Teori bauran promosi (2) Teori hambatan. Subjek penelitian ini adalah mulai dari: Admin media sosial dan pengikut media sosial Disparbudpora. Hasil penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui pola media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (2) untuk mengetahui faktor penghambat media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga. Hasil kajian peneliti dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola promosi menggunakan media sosial yang dilakukan oleh Disparbudpora terdapat empat tahapan yaitu penciptaan konten, penentuan platform, implementasi program, monitoring dan evaluasi, dan empat bauran promosi yang dilakukan adalah periklanan, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Publisitas, Pemasaran Langsung. Faktor penghambat kegiatan promosi pariwisata melalui media sosial oleh Disparbudpora yaitu, 1) Faktor internal: perbedaan pendapat dan miskomunikasi yang terjadi antar individu dan tim serta tantangan kreativitas dalam pembuatan konten, 2) Faktor eksternal: jaringan internet dan multimedia yang digunakan mengalami gangguan, kerusakan atau malfungsi. Kata Kunci: Media Sosial, Promosi Pariwisata, Dinas Pariwisata