Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Interaksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomi. 2026. Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP) Dosen Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag dan Dosen Pembimbing II: Hendri, S.Ag.,M.Si Kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V dapat terlihat dari rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi, kepasifan dalam kegiatan kelompok, serta kesulitan dalam menjalin kerja sama dengan teman maupun guru. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran guru kelas dalam memberikan pendampingan dan menerapkan upaya yang tepat untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial secara positif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan interaksi sosial yang dialami siswa kelas V, menganalisis faktor penyebab kesulitan interaksi sosial, serta mendeskripsikan upaya guru kelas dalam mengatasi kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. sumber data di peroleh melalui informan dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas V, guru kelas V, guru PJOK, dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan interaksi sosial siswa terlihat dari kurangnya rasa percaya diri, siswa cenderung pendiam, kurang aktif dalam berkomunikasi, sulit bekerja sama, serta masih terdapat siswa yang memilih menyendiri dalam kegiatan tertentu. Faktor yang memengaruhi kesulitan interaksi sosial meliputi perbedaan karakter siswa, kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri, lingkungan pertemanan, kondisi keluarga, serta kondisi kelas dan keterbatasan waktu guru dalam memberikan perhatian secara individual. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan tersebut dilakukan melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan secara individual, pemberian motivasi dan apresiasi, kegiatan kerja kelompok, pemberian kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat, serta penciptaan suasana pembelajaran yang nyaman dan kondusif. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap keberanian siswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan membangun hubungan sosial dengan guru maupun teman sebaya. Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial di lingkungan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Media Sosial sebagai Media Interaksi dan Pengembangan Destinasi Wisata Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Made Safitri, 2025. Media Soisal Sebagai Media Interaksi dan Pengembangan Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Nyoman Ayu Wilantari, S.Ag.,M.Fil.H Pembimbing II Handoko, S.Ag.,M.Si Pariwisata di Indonesia memiliki beranekaragam wisatanya, sumber daya alam yang begitu kaya akan keindahan alam, budaya dan adat istiadat yang dimiliki sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk datang dan berkunjung. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan definisikan terkait Media Sosial Sebagai Media Interaksi dan Pengembangan Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display ) dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan wisata alam. (1) Bagaimana media sosial berperan dalam interaksi dan pengembangan Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang dimana dalam interaksi wisata melalui media sosial dapat menjadi wisata yang lebih berkembang dan menjadi sorotan bagi kalangan masyakat luas, sehingga dapat menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan asing untuk mengunjungi Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai. (2) Pola Media Sosial sebagai media interaksi dan pengembangan Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai, pola adalah bentuk atau model yang teratur serta susuna yang konsisten dilakukan secara berulang. Pengelola media sosial Destinasi Wisata Dermaga Kereng Bangkirai mengungkapkan bahwa terdapat pola media sosial yang diterapkan guna menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Destinasi wisata Dermaga Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Kata kunci : Media Sosial, Interaksi, Pengembangan, Destinasi wisata, Kereng Bangkirai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail