Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

TOMI

4 karya publik ditemukan.

2026: 22024: 2

Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tomi. 2026. Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP) Dosen Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag dan Dosen Pembimbing II: Hendri, S.Ag.,M.Si Kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V dapat terlihat dari rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi, kepasifan dalam kegiatan kelompok, serta kesulitan dalam menjalin kerja sama dengan teman maupun guru. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran guru kelas dalam memberikan pendampingan dan menerapkan upaya yang tepat untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial secara positif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan interaksi sosial yang dialami siswa kelas V, menganalisis faktor penyebab kesulitan interaksi sosial, serta mendeskripsikan upaya guru kelas dalam mengatasi kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. sumber data di peroleh melalui informan dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas V, guru kelas V, guru PJOK, dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan interaksi sosial siswa terlihat dari kurangnya rasa percaya diri, siswa cenderung pendiam, kurang aktif dalam berkomunikasi, sulit bekerja sama, serta masih terdapat siswa yang memilih menyendiri dalam kegiatan tertentu. Faktor yang memengaruhi kesulitan interaksi sosial meliputi perbedaan karakter siswa, kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri, lingkungan pertemanan, kondisi keluarga, serta kondisi kelas dan keterbatasan waktu guru dalam memberikan perhatian secara individual. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan tersebut dilakukan melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan secara individual, pemberian motivasi dan apresiasi, kegiatan kerja kelompok, pemberian kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat, serta penciptaan suasana pembelajaran yang nyaman dan kondusif. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap keberanian siswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan membangun hubungan sosial dengan guru maupun teman sebaya. Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial di lingkungan.

Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomi. 2026. Upaya Guru Kelas dalam Mengatasi Kesulitan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP) Dosen Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag dan Dosen Pembimbing II: Hendri, S.Ag.,M.Si Kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V dapat terlihat dari rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi, kepasifan dalam kegiatan kelompok, serta kesulitan dalam menjalin kerja sama dengan teman maupun guru. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran guru kelas dalam memberikan pendampingan dan menerapkan upaya yang tepat untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial secara positif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan interaksi sosial yang dialami siswa kelas V, menganalisis faktor penyebab kesulitan interaksi sosial, serta mendeskripsikan upaya guru kelas dalam mengatasi kesulitan interaksi sosial pada siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. sumber data di peroleh melalui informan dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas V, guru kelas V, guru PJOK, dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan interaksi sosial siswa terlihat dari kurangnya rasa percaya diri, siswa cenderung pendiam, kurang aktif dalam berkomunikasi, sulit bekerja sama, serta masih terdapat siswa yang memilih menyendiri dalam kegiatan tertentu. Faktor yang memengaruhi kesulitan interaksi sosial meliputi perbedaan karakter siswa, kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri, lingkungan pertemanan, kondisi keluarga, serta kondisi kelas dan keterbatasan waktu guru dalam memberikan perhatian secara individual. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan tersebut dilakukan melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan secara individual, pemberian motivasi dan apresiasi, kegiatan kerja kelompok, pemberian kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat, serta penciptaan suasana pembelajaran yang nyaman dan kondusif. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap keberanian siswa dalam berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan membangun hubungan sosial dengan guru maupun teman sebaya. Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan interaksi sosial di lingkungan.

Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V di SDN Percobaan Palangka Raya

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tomi Legah. 2024. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H., Putu Wisnu Saputra, M,Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Di SDN Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fakta di lapangan, guru sudah menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang cenderung memusatkan kegiatan pembelajaran pada masalah dilingkungan nyata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif survei dengan menyebarkan angket motivasi. Penelitian ini menggnakan satu kelas yaitu kelas V C sebagai objek dengan responden penelitian sebanyak 31 siswa. Populasi dan sampel mencakup seluruh siswa kelas V di SDN Percobaan Palangka Raya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa pertanyaan berbentuk angket atau kuesioner. Data yang dikumpulkan oleh peneliti selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan tabel distribusi frekuensi . Hasil dari analisis deskriptif dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dilihat dari hasil nilai belajar yang telah diperoleh dari guru wali kelas V C. Berdasarkan tabel distribusi frekuensi, diperoleh nilai skor tertinggi sebesar (19%), sedang (48%) dan yang rendah sebesar 33%. Dengan dmikian Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Di SDN Percobaan Palangka Raya.

Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V di SDN Percobaan Palangka Raya

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomi Legah. 2024. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H., Putu Wisnu Saputra, M,Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V Di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Di SDN Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fakta di lapangan, guru sudah menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang cenderung memusatkan kegiatan pembelajaran pada masalah dilingkungan nyata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif survei dengan menyebarkan angket motivasi. Penelitian ini menggnakan satu kelas yaitu kelas V C sebagai objek dengan responden penelitian sebanyak 31 siswa. Populasi dan sampel mencakup seluruh siswa kelas V di SDN Percobaan Palangka Raya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa pertanyaan berbentuk angket atau kuesioner. Data yang dikumpulkan oleh peneliti selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan tabel distribusi frekuensi . Hasil dari analisis deskriptif dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dilihat dari hasil nilai belajar yang telah diperoleh dari guru wali kelas V C. Berdasarkan tabel distribusi frekuensi, diperoleh nilai skor tertinggi sebesar (19%), sedang (48%) dan yang rendah sebesar 33%. Dengan dmikian Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Di SDN Percobaan Palangka Raya.