Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Era Digital
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Guru Agama Hindu dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN-6 Menteng Palangka Raya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESA ADINATA 2025, Strategi Guru Agama Hindu Dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa SDN-6 Menteng Palangka Raya di Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidkan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing (I)Dr.Derson,S.Ag.,M.Ag,Pembimbing (II)Putu Yhani,S.Pd.,M.Pd. Cory Candra Kemajuan teknologi digital yang begitu cepat telah membawa dampak besar terhadap kehidupan siswa, terutama dalam pola interaksi dan proses pembelajaran mereka. Salah satu hal yang mencolok adalah tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Walaupun media sosial memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam belajar, kenyataannya penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol sering kali menurunkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi yang digunakan oleh guru dalam menangani dampak negatif dari penggunaan media sosial terhadap motivasi belajar siswa Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang dilakukan di SDN 6 Menteng Palangka Raya selama satu bulan pada bulan mei hingga Juni 2025. Informan penelitian ini adalah satu orang kepala sekolah, satu orang guru dan empat orang siswa,teknik pengumpulan data menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data,redukasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan personal kepada siswa, pemanfaatan media sosial sebagai alat pembelajaran, pemberian motivasi secara berkelanjutan, serta kerja sama dengan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti cukup efektif dalam menumbuhkan kembali minat dan semangat belajar siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peran aktif guru sangat penting dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan media sosial dan motivasi belajar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Komunikasi antara Orang Tua dan Anak di Era Digital di Desa Tumbang Pangka Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital, dan komunikasi yang dapat terjalin dengan baik dan efektif. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola komunikasi dan faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital. Adapun yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana pola komunikasi antara orang tua dan anak di dera digital (2) apa saja faktor penghambat yang mempengaruhi efektivitas komunikasi antara antara orang tua dan anak di era digital. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pola komunikasi keluarga.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yangdigunakan yaitu (1) reduksi data (2) penyajian data (3) verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital di Desa Tumbang Pangka Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan yaitu menggunakan : (a) pola komunikasi bebas (Permissive), (b) pola komunikasi otoriter (Authoritarian), (c) pola komunikasi demokratis (Authoritative) kemudian dianalisis dengan teori pola komunikasi keluarga. Polakomunikasi bebas yang dilakukan oleh orang tua di era digital terkait penggunaan gawai, yaitu orang tua yang bersifat membebaskan dan kontrol terhadap anak rendah. Pola komunikasi otoriter merupakan pola komunikasi orang tua yang menetapkan aturan secara dan mengontrol anak dalam penggunaan gawai agar anakmemiliki waktu untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang tua. Pola komunikasi demokratis yang orang tua tetap memeberi aturan terhadap anak berdasarkan kesepakatan bersama, orang tua juga memikirkan akan hal yang anak suka dan tidak suka sehingga orang tua dan anak saling terbuka dalam berkomunikasi. Faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital adalah kecanduan anak dalam penggunaan gawai, tidak hanya anak orangtua juga menggunakan gawai yang menimbulkan intensitas komunikasi berkurang, dan orang tua yang tidak mengerti penggunaan gawai sehingga menimbulkan kesulitan berkomunikasi jarak jauh.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail