2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital, dan komunikasi yang dapat terjalin dengan baik dan efektif. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola komunikasi dan faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital. Adapun yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana pola komunikasi antara orang tua dan anak di dera digital (2) apa saja faktor penghambat yang mempengaruhi efektivitas komunikasi antara antara orang tua dan anak di era digital. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pola komunikasi keluarga.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yangdigunakan yaitu (1) reduksi data (2) penyajian data (3) verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital di Desa Tumbang Pangka Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan yaitu menggunakan : (a) pola komunikasi bebas (Permissive), (b) pola komunikasi otoriter (Authoritarian), (c) pola komunikasi demokratis (Authoritative) kemudian dianalisis dengan teori pola komunikasi keluarga. Polakomunikasi bebas yang dilakukan oleh orang tua di era digital terkait penggunaan gawai, yaitu orang tua yang bersifat membebaskan dan kontrol terhadap anak rendah. Pola komunikasi otoriter merupakan pola komunikasi orang tua yang menetapkan aturan secara dan mengontrol anak dalam penggunaan gawai agar anakmemiliki waktu untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang tua. Pola komunikasi demokratis yang orang tua tetap memeberi aturan terhadap anak berdasarkan kesepakatan bersama, orang tua juga memikirkan akan hal yang anak suka dan tidak suka sehingga orang tua dan anak saling terbuka dalam berkomunikasi. Faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital adalah kecanduan anak dalam penggunaan gawai, tidak hanya anak orangtua juga menggunakan gawai yang menimbulkan intensitas komunikasi berkurang, dan orang tua yang tidak mengerti penggunaan gawai sehingga menimbulkan kesulitan berkomunikasi jarak jauh.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital, dan komunikasi yang dapat terjalin dengan baik dan efektif. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola komunikasi dan faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital. Adapun yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana pola komunikasi antara orang tua dan anak di dera digital (2) apa saja faktor penghambat yang mempengaruhi efektivitas komunikasi antara antara orang tua dan anak di era digital. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pola komunikasi keluarga.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yangdigunakan yaitu (1) reduksi data (2) penyajian data (3) verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa pola komunikasi antara orang tua dan anak di era digital di Desa Tumbang Pangka Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan yaitu menggunakan : (a) pola komunikasi bebas (Permissive), (b) pola komunikasi otoriter (Authoritarian), (c) pola komunikasi demokratis (Authoritative) kemudian dianalisis dengan teori pola komunikasi keluarga. Polakomunikasi bebas yang dilakukan oleh orang tua di era digital terkait penggunaan gawai, yaitu orang tua yang bersifat membebaskan dan kontrol terhadap anak rendah. Pola komunikasi otoriter merupakan pola komunikasi orang tua yang menetapkan aturan secara dan mengontrol anak dalam penggunaan gawai agar anakmemiliki waktu untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang tua. Pola komunikasi demokratis yang orang tua tetap memeberi aturan terhadap anak berdasarkan kesepakatan bersama, orang tua juga memikirkan akan hal yang anak suka dan tidak suka sehingga orang tua dan anak saling terbuka dalam berkomunikasi. Faktor penghambat komunikasi antara orang tua dan anak di era digital adalah kecanduan anak dalam penggunaan gawai, tidak hanya anak orangtua juga menggunakan gawai yang menimbulkan intensitas komunikasi berkurang, dan orang tua yang tidak mengerti penggunaan gawai sehingga menimbulkan kesulitan berkomunikasi jarak jauh.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
mahasiswa
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RUSITA, 2023, Pendidikan Prenatal Pada Upacara Nyaki Dilit Umat Hindu Kaharingan Dayak Ot Danum Di Desa Tumbang Naan Kabupaten Murung Raya Skripsi. Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP). Palangka Raya Pembimbing (I). Suwito, S.Ag.,M.Si. Pembimbing (II). Komang Suarta, S.Ag.,M.Si. Pendidikan Prenatal Pada Upacara Nyaki Dilit Umat Hindu Kaharingan Dayak Ot Danum memilki peran yang sangat penting yaitu: Umat Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah pada umumnya mempunyai berbagai macam pelaksanaan upacar agama sesuai dengan daerah aliran saungai masing-masing atau sesuai dengan daerah aliran sungai (DAS). Ritual Agama Hindu Kaharingan Khususnya di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya tidak terlepas dari masyarakat yang beragama Hindu Kaharingan dalam melaksanakan ritual keagamaan Hindu Kaharingan itu sendiri. Umat Hindu Kaharingan selalu kental dengan ritual-ritual yang kaya akan budaya dan yang patut untuk di lestarikan. Salah satunya adalah upacara Nyaki Dilit pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori religi, teori makna, dan teori pendidikan klasik. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal yaitu : (1) Bagaimana proses pelaksanaan upacara Nyaki Dilit menurut Hindu Kaharingan Dayak Ot Danum di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya?. (2). Apakah makna yang terkandung pada upacara Nyaki Dilit umat Hindu Kaharingan Dayak Ot Danum di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya?. (3). Bagaimana pendidikan prenatal pada upacara Nyaki Dilit menurut Hindu Kaharingan Dayak Ot Danum di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya?. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori religi menurut koentjraraningrat dengan tiga pendekatan yaitu (1) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada keyakinan, (2) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada sikap manusisa terhadap dalam alam gaib atau hal-hal yang bersifat gaib, dan (3) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepda uapacara religi yang mana teori religi ini didukung oleh teori makna yang dikembangkan oleh piliang dan teori pendidikan klasik menurut jonh locke. Berdasarkan hasil penelitian upacara Nyaki Dilit yaitu terdapat bebrapa tahapan yaitu: (1) rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam melaksanakan upacara nyaki dilit, persiapan pelaksanaan upacara Nyaki Dilit dan mencari serana dan prasarana, (2) makna yang terkandung pada upacara Nyaki Dilit umat Hindu Kaharingan dayak ot danum di desa tumbang naan (1) arti setiap kalimat, (2) maksud pembicaraan atau tulisan (Wendi, 2005 : 45). Kata makna sangat berkaitan dengan kata bentuk dan fungsi dari suatu. “kata bentuk berarti system, susunan kalimat mantra Nyaki Dilit, fungsi berarti kegunaan Nyaki Dilit. proses upacara Nyaki Dilit di awali dengan penyiapan sarana dan prasarana yang digunakan pada upacara Nyaki Dilit dilanjutkan dengan mantra yang digunakan pada pelaksanaan upacara Nyaki Dilit, pendidikan prenatal pada upacara Nyaki Dilit.