Kajian Nilai-Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ritual Nyadiri Massal Di Kota Palangka Raya Pada Masyarakat Hindu Kaharingan
ABSTRAK Rutsiana, 2024. Kajian Nilai-Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ritual Nyadiri Massal Di Kota Palangka Raya Pada Masyarakat Hindu Kaharingan. Pembimbing I Dr. I Wayan Suasta, S.Ag.,M.Pd.H. Pembimbing II Dr. Ervantia Restulita L.Sigai.S.S.,M.Si. Ritual Nyadiri dalam agama Hindu Kaharingan merupakan ritual memohon perlindungan dan anugerah dari Ranying Hatalla dan Sahur Parapah. Bertujuan untuk menghindari diri, keluarga, masyarakat sekitar dari pengaruh negatif, sebagai upaya pencegahan, penyembuhan, perlindungan dari sial, firasat buruk, marabahaya, serta menyembuhkan penyakit. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan Hindu dalam ritual Nyadiri massal di kota Palangka Raya, dengan tujuan mengungkapkan alasan pelaksanaan serta nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, didukung dengan teori fenomenologi dan teori nilai. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen selanjutnya data tersebut dideskripsikan dengan menghubungkan konteks yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian, Ritual Nyadiri merupakan tradisi penting bagi umat Hindu Kaharingan karena bertujuan untuk melindungi diri, keluarga dan masyarakat sekitar dari pengaruh negatif yang tak terlihat dan menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan spiritual. Ritual Nyadiri ini melibatkan berbagai tahapan dan penggunaan sarana dan simbolis yang diyakini memiliki kekuatan tak terlihat yang dapat menangkal kesialan dan berbagai macam penyakit. Ritual ini juga dilakukan sebagai respons terhadap pandemi COVID-19, memohon keselamatan dan membuang sial. Nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam ritual Nyadiri ini meliputi nilai tattwa, menggambarkan keyakinan kepada Ranying Hattla Langit; nilai susila, mengajarkan etika dalam interaksi sosial; Nilai upacara, meningkatkan kualitas diri melalui keyakinan dan ketenangan. Ritual ini memiliki makna etika dan estetika yang mendalam, mencerminkan nilai perlindungan, penghormatan terhadap tradisi, dan kesejahteraan komunitas; Nilai Sosial (Kemasyarakatan) yang dapat diwujutkan dengan sikap gotong royong, berbagi rejeki kepada orang lain, terjalinnya kerukunan dan kebersaman, serta saling menghargai dan menghormati antar sesamam. Oleh karena itu, ritual Nyadiri massal merupakan manifestasi nyata dari upaya spiritual dan budaya masyarakat Hindu Kaharingan dalam mencapai kehidupan yang damai, selamat, tenang, dan sehat, serta berfungsi sebagai sarana pendidikan dan penguatan identitas budaya serta spiritual. Kata Kunci: Nyadiri, Hindu Kaharingan, nilai pendidikan, ritual, Kalimantan Tengah. ABSTRACT Rutsiana, 2024. Studi Of Hindu Educational Values In Mass Nyadiri Rituals In The Hindu Kaharingan Community In Palangka Raya. Supervisor I Dr. I Wayan Suasta, S.Ag.,M.Pd.H. Supervisor II Dr. Ervantia Restulita L.Sigai.S.S.,M.Si. Nyadiri Ritual in Hindu Kaharingan is a life ritual to pray for protection and grace from Ranying Hatalla, and Sahur Parapah. The rituals is to protect oneself, family and the surrounding community from negative influences, as an effort to prevent, heal and protect against bad luck, bad feelings, danger and to cure diseases. There fore, the values of Hindu education in the mass Nyadiri ritual in the city of Palangka Raya was studied for revealing the reasons of implementation and the educational values contained therein. It was through a qualitative method with a descriptive approach, supported by phenomenological theory and value theory. The data was obtained by using observation, interviews and document study techniques, then the data was described by linking the relevant context. Based on research results, the Nyadiri Ritual is an important tradition for Kaharingan Hindu because it aims to protect themselves, their families and the surrounding community from invisible negative influences and maintain balance between the real and spiritual worlds. This Nyadiri ritual involves various stages and the use of tools and symbols which are believed to have invisible powers that can ward off bad luck and various diseases. This ritual is also carried out as a response to the COVID-19 pandemic, a request for safety and banishment of bad luck. The values of Hindu educational contained in Nyadiri ritual include tattwa values, describing belief in Ranying Hatalla Langit; moral values, teaching ethics in social interaction; and ceremonial values, improving self-quality through belief and serenity. This ritual has deep ethical and aesthetic meaning, reflecting the values of protection, respect for tradition, and the well-being of the community. Therefore, Nyadiri mass ritual is a real manifestation of the spiritual and cultural efforts of Hindu Kaharingan community in achieving a safe, peaceful and healthy life, also as a facility of education and strengthening cultural and spiritual identity. Keywords: Nyadiri, Hindu Kaharingan, educational values, rituals, Central Kalimantan.