SILPANO RISKI
2025 · Book · Open Access
ABSTARK SILPANO RISKI,2025: Peran Damang Dalam Penyelesaian Kasus Hamil Diluar Nikah Di Kecamatan Mihing Raya Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Starata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I I Komang Darman, SH., M.H Pembimbing II Dede Suryanto, M.H Penelitian ini membahas peran Damang sebagai kepala adat dalam penyelesaian kasus kehamilan di luar nikah di Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas. Pergeseran budaya lokal Dayak yang sebelumnya menjunjung tinggi nilai belum bahadat (hidup beradab) mengalami pelemahan akibat pengaruh budaya luar, kemajuan teknologi, dan keterbukaan informasi. Kondisi ini diperburuk oleh lemahnya pengawasan orang tua, rendahnya literasi digital, serta tingginya rasa ingin tahu remaja yang mendorong terjadinya pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori kausalitas dan teori tindakan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedamangan berperan penting dalam mencegah dan menyelesaikan kasus kehamilan di luar nikah melalui sosialisasi, penguatan kerja sama dengan lembaga terkait, serta penerapan hukum adat yang disinergikan dengan hukum negara. Mekanisme penyelesaian dilakukan secara hibrid, yakni melalui musyawarah adat hingga pengesahan perkawinan adat, yang pada kasus tertentu melibatkan pengadilan untuk memperoleh dispensasi kawin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa maraknya kasus kehamilan di luar nikah di Kecamatan Mihing Raya merupakan dampak dari pergeseran budaya dan lemahnya kontrol sosial, sementara peran Kedamangan menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara norma adat dan hukum negara demi terciptanya ketertiban sosial. Berdasarkan temuan di lapangan, peran Damang tidak hanya sebatas penyelesai sengketa adat, tetapi juga sebagai tokoh panutan yang berfungsi membina moral masyarakat, terutama generasi muda, agar kembali memahami nilai belum bahadat. Melalui keputusan adat yang mengedepankan musyawarah, keseimbangan, dan tanggung jawab, Kedamangan berhasil mendorong terciptanya perdamaian dan pemulihan hubungan antar keluarga yang terlibat. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian adat memiliki efektivitas tinggi dalam menjaga harmoni sosial di tengah pengaruh modernisasi dan perubahan nilai budaya
KRISNAWATI
2025 · Book · Open Access
Krisnawati. 2025. Implementasi Ajaran Tri Hita Karana dalam Kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi. Dibimbing oleh Pembimbing I Mitro S.Pd.,M.Si dan pebimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag,M.Si. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam kehidupan akademik, khususnya melalui kegiatan bakti sosial mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi, kendala, serta upaya mengoptimalkan ajaran Tri Hita Karana dalam kegiatan bakti sosial mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu di IAHN-TP Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Tri Hita Karana telah diimplementasikan dalam tiga dimensi utama. Dimensi Parahyangan diwujudkan dengan doa bersama sebelum kegiatan sebagai bentuk bhakti kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Dimensi Pawongan tampak dalam semangat gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antar mahasiswa. Dimensi Palemahan terealisasi melalui kegiatan menjaga kebersihan, menata taman, dan penghijauan lingkungan kampus. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal, yaitu rendahnya motivasi dan pemahaman mahasiswa mengenai Tri Hita Karana, serta faktor eksternal berupa keterbatasan sarana kebersihan dan jadwal kegiatan yang berbenturan dengan perkuliahan. Untuk mengatasi kendala tersebut, pengelola melakukan pengarahan, pembinaan, dan memberi keteladanan, sedangkan mahasiswa mengusulkan inovasi seperti kegiatan penghijauan, refleksi bersama, dan pembagian tugas yang jelas agar keterlibatan lebih merata. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan bakti sosial tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana pembentukan karakter religius, sosial, dan peduli lingkungan mahasiswa sesuai ajaran Tri Hita Karana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai- nilai Hindu di perguruan tinggi. Kata kunci: Tri Hita Karana, bakti sosial, mahasiswa,
ERPINA
2025 · Book · Open Access
Erpina, 2025. Hambatan Guru Dalam Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H dan Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Hambatan-hambatan guru dalam mebentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan agama Hindu adalah hambatan yang muncul baik secara internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan mengetahui hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya, untuk mengkaji dan mendeskripsikan upaya guru mengatasi hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mendeskripsikan Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Data penelitian diproleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru Hindu, wali kelas, dan siswa Hindu. Peneliti bertindak sebagai instrument utama dibantu dengan menggunakan pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman (2014). Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya meliputi rendahnya minat belajar, penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang tepat, serta perbedaan karakter siswa. Upaya guru dalam mengatasi hambatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya dilakukan melalui tiga langkah, yaitu membimbing siswa sesuai karakter dan kebutuhan mereka, memberikan apresiasi agar siswa merasa dihargai dan termotivasi, serta membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan penjelasan ulang, pendampingan, dan dukungan emosional sehingga mereka lebih percaya diri dan bersemangat. Kata Kunci: Pendidikan agama Hindu, siswa hindu, motivasi belajar.
KARLI
2025 · Book · Open Access
KARLI, 2025. Mekanisme Penyelesaian Sengketa Tanah Berdasarkan Bukti Tanam Tumbuh oleh Mantir Adat di Desa Dahian Tunggal Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi, Prodi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Agung Adi, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Citranu, M.H. Sengketa pertanahan merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Fenomena yang terjadi di Desa Dahian Tunggal terkait sengketa tanah dengan bukti tanah tumbuh antara bapak Demal.F dan bapak Junaedi. Sehingga sangat dibutuhkan mekanisme mantir adat sebagai mediator dalam menyelesaikan sengketa tanah dengan bukti tanam tumbuh. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis Mekanisme Penyelesaian Sengketa Tanah Berdasarkan Bukti Tanam Tumbuh oleh Mantir Adat di Desa Dahian Tunggal Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum empiris merupakan salah satu jenis penelitian yang mengkaji dan menganalisis bekerjanya hukum dimasyarakat., Teknik penentu informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumen. Kemudian Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan 1) Pengumpulan data, 2) Reduksi data, 3) Display data dan 4) Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu mekanisme penyelesaian sengketa tanah berdasarkan analisis dengan menggunakan teori sistem hukum dan memiliki suatu tujuan yaitu agar hukum dapat berjalan secara adil, efektif dan berhasil. Mekanisme Penyelesaian Sengketa Tanah Berdasarkan Bukti Tanam Tumbuh oleh Mantir Adat di Desa Dahian Tunggal Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan yaitu dlakukan melalui musyawarah adat yang dipimpin oleh mantir adat dengan beberapa tahapan, dimulai dari 1) Pelaporan, 2) identifikasi masalah, 3) pengumpulan bukti, 4) musyawarah adat, hingga 5) putusan adat. Efektivitas penyelesaian sengketa tanah berdasarkan bukti tanam tumbuh oleh mantir adat berdasarkan hasil analisis menggunakan Teori Kepastian Hukum, Kemanfaatan dan Keadilan terbukti efektif dalam kerangka hukum adat, karena memberikan pengakuan atas kepemilikan tanah berdasarkan kerja nyata dan ikatan emosional-kultural masyarakat terhadap lahan. Mekanisme ini menciptakan keadilan menurut pandangan komunitas, memulihkan harmoni sosial. Sedangkan, Tantangan yang muncul dalam penerapan saksi penyelesaian sengketa tanah berdasarkan bukti tanam tumbuh oleh mantir adat di Desa Dahian Tunggal terdapat beberapa point yaitu 1) Saksi memiliki keterbatasan, 2) Saksi yang berpihak, 3) Tekanan dan intimidasi, 4) Bukti tanam tumbuh yang tidak permanen, dan 5) Penyalahgunaan Kewenangan. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya untuk memperkuat dasar hukum, meningkatkan transparansi dan validitas bukti, serta memastikan penegakan hukum yang adil dan efektif. Selain itu, pendekatan yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat, pemerintah, dan ahli, sangatlah penting dalam penyelesaian sengketa tanah.
RISA WIDYA
2025 · Book · Open Access
Risa Widya, 2025 Nilai Pendidikan Hindu Dalam Pelaksananaan Yadnya Sesa Umat Hindu Bali di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Pembimbing I Mitro S.Pd., M.Si Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam pelaksanaan Yadnya Sesa oleh masyarakat Hindu etnis Bali di Desa Lunuk Ramba, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Yadnya Sesa merupakan salah satu bentuk dalam ajaran Hindu yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Praktik keagamaan ini tidak hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan yang mencerminkan ajaran filsafat Hindu, seperti nilai religius, etika, tanggung jawab sosial, serta keselarasan dengan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan tokoh agama Hindu setempat, serta dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Yadnya Sesa tidak hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sarana edukasi religius yang diwariskan antar generasi. Nilai-nilai pendidikan Hindu yang muncul mencakup nilai religius (ketulusan dan keikhlasan dalam berbakti kepada Tuhan), nilai etika (penghormatan kepada leluhur dan alam), serta nilai sosial budaya (melestarikan tradisi dan membentuk sikap gotong royong). Dengan demikian, Yadnya Sesa berperan penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas umat Hindu, serta memperkuat identitas budaya umat hindu.
AYU LESTARI
2025 · Book · Open Access
ABSTRAK Ayu Lestari, 2025, Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Memotivasi Disiplin Belajar Siswa Hindu Di SD Negeri-6 Menteng Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M,Pd. Pembimbing II Megawati, S.Pi., M.Pd.H Penelitian ini berawal dari pentingnya kontribusi guru Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan belajar. Disiplin dalam belajar adalah salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan di bidang pendidikan. Namun, dalam kenyataannya, masih ada siswa Hindu di SD Negeri-6 Menteng Palangka Raya yang menunjukkan kurangnya disiplin, seperti sering terlambat dalam menyelesaikan tugas, kurang memperhatikan saat pelajaran berlangsung, dan tidak taat pada aturan kelas. Situasi ini memerlukan strategi dan usaha khusus dari guru Pendidikan Agama Hindu untuk meningkatkan motivasi dan membiasakan perilaku disiplin belajar. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah yang di anggkat dari penelitian adalah sebagai berikut: 1. Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Memotivasi Disiplin Belajar Siswa Hindu Di SD Negeri-6 Menteng Palangaka Raya? 2. Apa Saja Kendala Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Memotivasi Disiplin Belajar Siswa Hindu Di SD Negeri-6 Menteng Palangka Raya?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data untuk memperoleh sebuah data tentang Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Memotivasi Disiplin Belajar Siswa Hindu di SD Negeri - 6 Menteng Palangka Raya. melalu wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan dengan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu dan siswa Hindu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajar Pendidikan Agama Hindu berusaha keras untuk meningkatkan disiplin belajar siswa, seperti: memberikan contoh melalui sikap disiplin, memberikan nasihat dan dorongan religius sesuai ajaran dharma, memberikan penghargaan kepada siswa yang taat disiplin, serta menerapkan hukuman yang mendidik bagi siswa yang melanggar kebijakan. Beberapa tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya perhatian dari orang tua di rumah, dampak dari lingkungan sosial, serta kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya disiplin. Beberapa solusi yang diterapkan oleh guru termasuk menjalin kerjasama dengan orang tua, meningkatkan pendekatan pribadi terhadap siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar siswa lebih terdorong untuk bersikap disiplin. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa peranan pengajar Pendidikan Agama Hindu sangat krusial dalam mengembangkan sikap disiplin belajar siswa melalui motivasi yang berkelanjutan, meskipun masih ada tantangan yang membutuhkan kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua.
OPINDRA
2025 · Book · Open Access
Skripsi ini menkaji tentang implikasi penggunaan teknologi digital terhadap minat belajar siswa hindu di SMA Negeri 1 Lahei Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi penggunaan teknologi digital terhadap minat belajar siswa Hindu di SMA Negeri 1 Lahei. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya dalam dunia pendidikan, di mana penggunaan media digital seperti perangkat smartphone, laptop, internet, dan aplikasi pembelajaran daring telah menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar. Kehadiran teknologi digital diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Hindu dan siswa Hindu di SMA Negeri 1 Lahei. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital memiliki implikasi positif maupun negatif terhadap minat belajar siswa Hindu. Implikasi positifnya adalah meningkatnya motivasi dan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran, kemudahan dalam mengakses sumber belajar, serta terciptanya suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, ditemukan pula implikasi negatif seperti kecenderungan siswa untuk terdistraksi dengan penggunaan teknologi, ketergantungan pada internet, serta kurangnya kontrol dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa Hindu apabila digunakan secara bijak, kreatif, dan disertai pengawasan dari guru maupun orang tua. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemanfaatan teknologi digital yang tepat agar benar-benar mendukung pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.
STEVEN JUARI
2025 · Book · Open Access
Pariwisata telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara serius dan melibatkan para pemangku kepentingan. Salah satu bentuk pariwisata yang sedang berkembang adalah ekowisata, yaitu pariwisata berkelanjutan berbasis alam yang bertujuan memberdayakan masyarakat lokal. Desa Tangkahen, yang terletak di Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, memiliki potensi ekowisata yang melimpah, dikelilingi oleh hutan, sungai, serta beragam flora dan fauna. Namun, pemanfaatan potensi ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata di Desa Tangkahen dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan strategi kualitatif, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa penduduk Desa Tangkahen telah terlibat dalam semua aspek pengelolaan ekowisata, seperti penyediaan transportasi, akomodasi, pemandu, dan layanan publisitas. Tingkat partisipasi didasarkan pada unsur internal seperti kesadaran, keterampilan, dan pengetahuan, serta unsur eksternal seperti dukungan pemerintah, kebijakan pengelolaan, dan peluang ekonomi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan ekowisata. Oleh karena itu, rencana induk ekonomi, lingkungan, dan sosial yang disertai dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan sangat penting untuk meningkatkan Desa Tangkahen sebagai destinasi ekowisata terbaik di Kalimantan Tengah.Kata kunci: partisipasi masyarakat, ekowisata, pengelolaan wisata, Desa Tangkahen.
DELA PUSPITA
2025 · Book · Open Access
Dela Puspita, 2025, Hubungan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMPN-7 Lahei Kabupaten Barito Utara Skripsi Prodi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institute Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangkaraya Pembimbing (1) Dr. Pranata, S.Pd., M. Si dan Pembimbing (II) Krisma Natalia M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi belajar sebagai salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam pretasi belajar yang optimal. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, prestasi, serta hubungan motivasi terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMPN-7 Lahei, Kabupaten Barito Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa dari kelas VII dan VIII, dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi nilai rapor. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner (angket) untuk variabel Motivasi Belajar yang telah teruji reliabel (α=0.865), dan melalui dokumentasi nilai akhir mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu untuk variabel Prestasi Belajar. Sebelum menguji hipotesis, dilakukan uji prasyarat normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk. Karena hasil uji normalitas menunjukkan data Prestasi Belajar tidak berdistribusi normal (Sig.=0.000), maka teknik analisis statistik yang digunakan untuk menguji hubungan adalah Uji Korelasi Spearman's Rho (non-parametrik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 86,00 dan standar deviasi 10,09 di mana sebagian besar siswa (66,67%) berada pada kategori tinggi dan 33,33% berada pada kategori sangat tinggi. Prestasi belajar siswa berada pada kategori cukup hingga baik dengan rata-rata 74,04 dan standar deviasi 6,41; mayoritas siswa (66,67%) berada pada kategori cukup, 25,93% berada pada kategori baik, dan hanya 6,42% yang mencapai kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman Rank diperoleh nilai koefisien korelasi -0,211 dengan signifikansi 0,249 (p > 0,05. hipotesis nol (H₀) yang menyatakan tidak ada hubungan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar diterima, sedangkan hipotesis alternatif (H₁) ditolak. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat lemah dan bersifat negatif motivasi belajar terhadap prestasi belajar, serta hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun motivasi belajar siswa relatif tinggi, hal tersebut belum secara langsung berdampak pada peningkatan pretasi belajar. Faktor lain seperti strategi pembelajaran, dukungan orang tua, serta lingkungan belajar kemungkinan turut berpengaruh terhadap capaian akademik siswa.
LALIE
2025 · Book · Open Access
ABSTRAK Lalie, 2025. Eksplorasi Pengembangan Minat Siswa Terhadap Seni Rupa Di SDN 11 Langkai Palangka Raya.Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Wentin. S.Ag., M.Pd.H Pembimbing II Raisa Vienlentia,S.Psi.,M. Psi., Psikolog. Penelitian ini mengkaji tentang eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai palangka raya.dengan tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji eksplorasi pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Teori Humanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi, sementara data sekunder diperoleh dari arsip dan laporan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan melibatkan seorang guru seni rupa, lima siswa, dan kepala sekolah di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian utama adalah peneliti itu sendiri, dibantu dengan lembar observasi dan pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pengembangan minat siswa terhadap seni rupa di SDN 11 Langkai Palangka Raya telah berjalan dengan baik melalui penerapan strategi pembelajaran yang beragam dan inovatif. Metode praktik, proyek, serta pemanfaatan media visual seperti gambar dan video terbukti mampu meningkatkan pemahaman sekaligus antusiasme siswa. Selain itu, pemberian ruang kebebasan berkreasi serta apresiasi atas karya yang dihasilkan turut mendorong lahirnya motivasi dan rasa percaya diri.
YUMBI
2025 · Book · Open Access
Yumbi, 2025: Peran Guru Pasraman Panggirik Lingu Dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Budhi Pekerti Pada Siswa Hindu Di Kelurahan Jakatan Raya Kabupaten Gunung Mas. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd, Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran guru dalam pembentukan karakter siswa melalui pendidikan agama dan nilai budhi pekerti di Pasraman Panggirik Lingu. Sebagai lembaga pendidikan non formal Hindu, pasraman tidak hanya berfungsi untuk mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga sebagai wadah penanaman nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, cinta kasih, disiplin, serta penguatan identitas budaya dan spiritualitas siswa. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana pembelajaran, kurangnya pelatihan guru dalam metode pengajaran nilai, dan pengaruh globalisasi yang memengaruhi pola pikir dan perilaku siswa. Tujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Pasraman Panggirik Lingu dalam membimbing, mendidik, serta menanamkan nilai budhi pekerti kepada siswa Hindu, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pasraman berperan ganda, yaitu sebagai pengajar, pembimbing, motivator, sekaligus teladan yang menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, serta kegiatan keagamaan dan budaya. Kendala utama yang ditemukan meliputi perbedaan latar belakang keluarga siswa, kurangnya perhatian orang tua, serta keterbatasan fasilitas belajar. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran guru pasraman sangat vital dalam pembentukan perilaku dan karakter siswa Hindu. Namun, untuk meningkatkan efektivitas pendidikan budhi pekerti, diperlukan dukungan dari orang tua, masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan adanya sinergi tersebut, pasraman dapat semakin berfungsi optimal dalam melahirkan generasi muda Hindu yang berkarakter, beretika, dan berintegritas.
NAFA PUSPITASARI
2025 · Book · Open Access
Nafa Puspitasari, 2025. Strategi Guru Pendidikan Agama Hindu dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 4 Menteng Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., dan Pembimbing II: Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan cenderung pasif. Padahal, Pendidikan Agama Hindu memiliki peran penting dalam menanamkan nilai spiritual, moral, serta membentuk karakter peserta didik. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pembelajaran yang tepat agar motivasi belajar siswa dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V beragama Hindu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, metode bercerita, pemanfaatan media sederhana, serta pemberian pujian dan penghargaan. Faktor pendukung strategi ini adalah dukungan sekolah dan semangat belajar siswa, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan sarana, perbedaan karakteristik siswa, dan kurangnya perhatian sebagian peserta didik. Secara umum, strategi yang diterapkan guru terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa meskipun masih menghadapi sejumlah kendala. Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Agama Hindu, Motivasi Belajar
2025 · Book · Open Access
2025 · Book · Open Access
RIRIE
2025 · Book · Open Access
Ririe.2025, ABSTRAK Startegi Pembelajaran Menyenangkan Melalui Metode Kreatif Pada Pembelajaran Seni Tari Di SDN 8 Langkai. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Serlis Rusandi, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II Komang Suarta, S.Ag., M.Si Pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan motorik siswa. Namun, dalam pelaksanaannya sering ditemukan bahwa siswa kurang antusias mengikut i pembelajaran karena metode yang digunakan cenderung monoton dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni tari. Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif dapat diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkai, (2) apa kendala strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkai, (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam mata pelajaran seni tari di SDN 8 Langkau. Penelitian ini menggunakan teori kontruktivisme dan teori kedala. Metode penelitian kualitatif deskritif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan terdapat beberapa siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran seni tari, yaitu terdapat 3 siswa laki-laki dikelas VI. Hasil penelitian dapat disimpulkan strategi pembelajaran menyenangkan melalui metode kreatif pada pembelajaran seni tari di SDN 8 langkai. Guru juga menggunakan strategi dalam mengajar siswa dikelas seperti (1) menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, (2) menyapa siswa dengan ramah dan bersemangat, (3) menggunakan ice breaking, (4) menerapkan metode pembelajaran kreatif, (5) metode eksplorasi, (6) evaluasi dan motivasi, (7) evaluasi pembelajaran seni tari, (8) motivasi pembelajaran seni tari. Kendala guru yang mengajar mata pembelajaran seni budaya merupakan guru yang tidak berlatar belakang dari pendidikan seni.
ROSANTI NOPELIA
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini membahas tentang pengaruh media sosial TikTok terhadap motivasi belajar siswa kelas IV dan V di SDN 9 Palangka. Motivasi sangatlah penting bagi manusia untuk melakukan sesuatu hal dalam mewujudkan impian tanpa adanya motivasi manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa dikarenakan tidak adanya dorongan atau rangsangan. Permasalahan ini menjadi tantangan guru dalam membangun dan meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh media sosial TikTok terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pengambilan data survei melalui penyebaran angket atau kuesioner. Penelitian ini melibatkan dua kelas dengan jumlah siswa sebanyak 53 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket atau kuesioner. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 30. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa media sosial TikTok berpengaruh negatif terhadap motivasi belajar siswa kelas IV dan V di SDN 9 Palangka. Hasil uji normalitas dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukan data 0,0830 > 0,05 bahwa nilai residual berdistribusi normal kemudian pada uji regresi linear sederhana diperoleh nilai sebesar 0,02260,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X (media sosial TikTok) berpengaruh terhadap variabel Y(motivasi belajar siswa) dan pada uji koefisien determinasi menunjukan bahwa pengaruh media sosial TikTok terhadap motivasi belajar siswa sebesar 29% sehingga 71% dipengaruhi oleh variabel yang tidak termasuk pada penelitian ini.
Trie Andari Ratna Widyastuti; Iqbal Ramadhani Mukhlis; Henrietta Imelda Tondong; Mohammad Djamil M. Nur; Rahmawati Ning Utami; Sri Yani Kusumastuti; Shelvy Kurniawan; Loso Judijanto; Aryawira Pratama; Saktisyahputra Saktisyahputra; Arwizet K; Ture Simam
2025 · Book · Open Access
Buku "METODOLOGI PENELITIAN : Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah" merupakan sebuah panduan yang komprehensif bagi para peneliti dalam memahami dan mengimplementasikan metodologi penelitian serta menulis karya ilmiah. Dimulai dengan pengenalan konsep dasar metodologi penelitian, buku ini mengarahkan pembaca melalui berbagai tahap penting dalam proses penelitian, termasuk penetapan topik, perumusan masalah, dan analisis data. Penekanan diberikan pada pemilihan metode yang sesuai dengan tujuan penelitian dan etika penelitian yang penting. Selain itu, buku ini juga memberikan pedoman praktis dalam menyusun struktur karya tulis ilmiah yang baik, termasuk penggunaan referensi yang benar dan tata bahasa yang tepat. Dengan demikian, buku ini tidak hanya menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi, tetapi juga membantu mereka menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan sesuai dengan standar akademik.
Leni Anggraeni; Afrizal Martin; Dian Puspita; Novi Ayu Kristiana Dewi; Marilin Kristina; Erliza Septia Nagara; Bernadhita Herindri Samodera Utami; Noca Yolanda Sari; dan Widi Andewi
2025 · Book · Open Access
Judul : METODOLOGI PENELITIAN Penulis : Leni Anggraeni, Afrizal Martin, Dian Puspita, Novi Ayu Kristiana Dewi, Marilin Kristina, Erliza Septia Nagara, Bernadhita Herindri Samodera Utami, Noca Yolanda Sari, dan Widi Andewi Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 202 Halaman No ISBN : 978-623-497-187-3 Sinopsi Buku Buku ajar ‘Metode Penelitian” ini merupakan buku yang dapat dijadikan sebagai referensi dan pedoman bagi mahasiswa maupun Dosen dalam melaksanakan Pembelajaran di kelas. Buku Metode Penelitian ini berbeda dengan buku metode penelitian lainnya karena dalam buku ini memberikan panduan secara rinci metode penelitian hingga penulisan laporan penelitian. Buku ini juga dilengkapi dengan tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran dan evaluasi pad setiap Bab. Buku ini membahas mengenai Bab 1. Penelitian Dan Metode Ilmiah Bab 2. Problem Statment Dan Rumusan Masalah Bab 3. Macam-Macam Penelitian Dan Metode Bab 4. Tahapan Dan Prosedur Penelitian Bab 5. Kajian Pustaka, Kerangka Penelitian Dan Hipotesis Bab 6. Data Dan Pengumpulan Data Bab 7. Variabel Dan Alat Analisis Bab 8. Pengembangan Instrumen Penelitian Bab 9. Pengembangan Penelitian Bidang Teknologi Informasi Bab 10. Analisis Data dan Hasil Penelitian \Buku ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bagi para peneliti, mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan laporan penelitian yang baik dan efektif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan penelitian. Penulis menerima masukan dan kritikan yang bersifat membangun dalam perbaikan pada substansi buku metode penelitian ini, agar dapat lebih baik lagi. Selain itu, besar harapan penulis buku ini dapat memiliki kebermanfaat yang besar bagi seluruh civitas akademika.
Helin G Yudawisastra; Luluk Tri Harinie; Anggriani Wau; Leopoldino Vasco Martins; Leonora Farilyn Pesiwarissa; Dina Fahma Sari; Ramon Hurdawaty; Hendrato Setiabudi Nugroho; Johannes P. Kumagaya; Nanda Safarida; Maria Puspitasari; Misno; I Made Darsana
2025 · Book · Open Access
Buku dengan judul Metodologi Penelitian dapat selesai disusun dan berhasil diterbitkan. Kehadiran Buku Metodologi Penelitian ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat dijadikan referensi atau bacaan serta rujukan bagi akademisi ataupun para profesional mengenal Metodologi Penelitian. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam tiga belas bab yang memuat tentang pengantar metodologi penelitian, pendekatan penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, analisis data kualitatif, analisis data kuantitatif, diskusi dan kesimpulan, implikasi dan rekomendasi, etika penelitian, pengelolaan waktu dan sumber daya dalam penelitian, dan penulisan laporan hasil penelitian.
ANDANI RENCILY
2025 · Book · Open Access
Andani Rencily, 2025, Pelatihan dan pembelajaran berbasis Seni Budaya Pada Sanggar Seni Budaya Kacapi Kolingu Na’ah di Kota Palangka Raya. Skripsi Starata Satu fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya.Komang Suarta,S.Ag.,M.Si dan pembimbing Yoppie.M.pd.H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian seni budaya Dayak di Kalimantan Tengah melalui pendidikan nonformal. Sanggar Seni Budaya Kacapi Kolingu Na’ah di Kota Palangka Raya menjadi wadah generasi muda untuk belajar seni tari, musik, karungut, dan bela diri tradisional sebagai identitas budaya daerah. Namun, proses pembelajaran di sanggar juga menghadapi berbagai kendala, baik teknis maupun manajerial, sehingga perlu diteliti lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri dari ketua, pelatih, sekretaris, bendahara, dan anggota sanggar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelatihan dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menekankan praktik langsung, refleksi, serta bimbingan individual. Pembelajaran berbasis seni budaya efektif dalam menumbuhkan keterampilan, kreativitas, dan rasa cinta budaya Dayak pada peserta. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan media pembelajaran, variasi kemampuan peserta, kedisiplinan, serta keterbatasan waktu dan tenaga pelatih. Kesimpulannya, pelatihan dan pembelajaran berbasis seni budaya di Sanggar Kacapi Kolingu Na’ah berperan penting dalam melestarikan budaya lokal dan mengembangkan potensi generasi muda, meskipun masih memerlukan strategi pengelolaan yang lebih baik agar hambatan dapat diminimalisasi.