YENI TRISIA
2025 · Thesis · Open Access
Yeni Trisia. 2025. Implementation of Character Education at the Kuntau Melayu Tinggi Pancar Jalatien Martial Arts School in Dadahup Village, Kapuas Regency. Thesis, Arts and Religious Education Study Program, Dharma Acarya Faculty, Tampung Penyang State Hindu Institute, Palangka Raya.Supervisor I: Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Supervisor II: Hendri, S.Ag., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter di Perguruan Bela Diri Kuntau Melayu Tinggi Pancar Jalatien di Desa Dadahup, Kabupaten Kapuas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah behaviorisme dan konstruktivisme. Informan ditentukan secara purposive sampling, yang meliputi dosen, sekretaris, pelatih, dan warga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di perguruan ini dilakukan secara terpadu melalui pembiasaan, keteladanan, kegiatan sosial, dan penegakan aturan yang berlaku. Nilai-nilai yang ditekankan meliputi disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, rasa hormat, kesabaran, dan pengendalian emosi. Pelatih tidak hanya menekankan aspek teknis bela diri tetapi juga nilai-nilai moral yang melekat dalam setiap gerakan. Evaluasi implementasi dilakukan secara informal melalui pengamatan langsung terhadap perubahan perilaku anggota. Tantangan yang dihadapi antara lain kurangnya kesadaran di antara beberapa anggota, yang dipengaruhi oleh usia muda dan lingkungan sosial mereka. Meskipun demikian, perguruan tetap konsisten dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan edukatif dan personal.
SELVI PEBRIYANTI
2025 · Thesis · Open Access
Selvi Pebriyanti. 2025. Eksplorasi Pemahaman Umat Hindu Kaharingan Terhadap Persembahyangan Basarah Di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Komang Suarta, S.Ag., M.Si Pembimbing II Hendri, S.Ag., M.Si Persembahyangan Basarah adalah cara kita mendekatkan diri dengan Tuhan serta menguatkan Sradha dan Bhakti terhadap Ranying Hatalla (Tuhan). Sehingga dalam upaya untuk menumbuhkan Sradha dan Bhakti umat Hindu Kaharingan itu sendiri, hal ini diperlukan pemahaman yang benar terhadap persembahyangan Basarah sehingga dapat memahami secara baik dan sesuai dengan ajaran yang ada, maka dapat diuraikan rumusan masalah yang ada dalam penulisan ini yaitu: 1. Bagaimana eksplorasi pemahaman umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di desa danau sadar kecamatan dusun selatan kabupaten barito selatan ? 2. Apa kendala yang dihadapi umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan ?. Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mendeskripsikan eksplorasi pemahaman umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. 2. Untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Religius. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bagaimana eksplorasi pemahaman umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan adalah pemahaman umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah masih sedikit rendah. (2) Apa kendala yang dihadapi umat Hindu Kaharingan terhadap persembahyangan Basarah di Desa Danau Sadar Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan adalah: a. Tidak pernah ada pembinaan terkait persembahyangan Basarah, b. Transportasi dan c. Kurangnya kesadaran diri. Kata Kunci: Eksplorasi Pemahaman, Umat Hindu Kaharingan, dan Persembahyangan Basarah.
NYOMAN KASMAWAN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji tentang interaksi teman sebaya sebagai motivasi belajar siswa Hindu, dan kendala yang dihadapi teman sebaya sebagai motivasi belajar melalui hubungan interaksi yang terjalin baik di dalam kelas maupun di luar kelas, interaksi teman sebaya yang baik dinilai dapat berdampak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi teman sebaya sebagai motivasi belajar siswa Hindu di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya, serta mendeskripsikan dan, mengkaji kendala dan solusi interaksi teman sebaya sebagai motivasi belajar siswa Hindu di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan interaksi teman sebaya sebagai motivasi belajar siswa Hindu di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Pengumpulan data didapatkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di sekolah Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya, dengan informan terdiri dari guru Hindu, siswa Hindu, koordinator sekolah, dan orang tua siswa Hindu Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya. Instrumen penelitian yaitu peneliti bertindak sebagai instrumen utama dengan dibantu HandPhone recording, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data Kualitatif menurut M.B. Miles, Huberman & Saldana (2014). Hasil kajian penelitian ini, bahwa interaksi teman sebaya sebagai motivasi belajar siswa Hindu di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya melalui keterbiasaan siswa yang saling berinteraksi dengan baik, saling membantu, bermain bersama, belajar bersama, dan menjalin hubungan yang akrab satu sama lain. Sedangkan kendala nya yaitu Siswa kelas rendah di Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya, masih berada dalam tahap transisi dari lingkungan bermain di Taman Kanak-Kanak/TK menuju pembelajaran Sekolah Dasar, menyebabkan mereka mengalami kendala, seperti kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru, dan menjalin interaksi dengan teman sebaya. Sedangkan, Siswa kelas tinggi Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya, meliputi siswa Hindu kelas tiga dan kelas lima, adapun kendalnya yaitu keterbawaan penggunaan gadget, yang dinilai dapat membuat kemampuan interaksi sosial mereka menjadi berkurang. Adapun solusinya yaitu, peran guru melalui pendekatan dan pembinaan, dan peran orang tua memberikan pemahaman penggunaan gadget yang baik, dan memberikan pembatasan penggunaan gadget melalui fitur pengawas orang tua.
WANDA
2025 · Thesis · Open Access
Wanda, 2025, Pengaruh Media Wordwall terhadap Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Tematik Kelas III di SDN 2 Bukit Tunggal Palangka Raya. Skripsi Sarjana, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Pembimbing II: Hendri, S.Ag., M.Si. Keaktifan siswa merupakan keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran, baik secara fisik, mental, maupun emosional. Keaktifan menjadi indikator penting keberhasilan pembelajaran, karena siswa yang aktif lebih mudah memahami materi, terlibat dalam diskusi, dan berani mengemukakan pendapat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap keaktifan siswa kelas III SDN 2 Bukit Tunggal Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain oneshot case study. Pelaksanaan penelitian berlangsung dari 10 Juni hingga 10 Juli 2025, dengan subjek penelitian 21 siswa kelas III-A. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, serta klasifikasi kategori keaktifan (Mi dan SDi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 15 item pernyataan angket valid (r_hitung > 0,4338) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,962). Nilai rata-rata skor keaktifan siswa adalah 53,10 dari skor maksimal 60, dengan skor terendah 43 dan tertinggi 60. Kategori keaktifan menunjukkan 15 siswa (71,43%) berada pada kategori sangat tinggi dan 6 siswa (28,57%) pada kategori tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa media Wordwall berpengaruh positif terhadap keaktifan siswa. Media ini menciptakan pembelajaran interaktif, menarik, dan menyenangkan sehingga siswa lebih fokus, aktif berdiskusi, terlibat dalam aktivitas, dan berani mengemukakan pendapat. Hipotesis penelitian yang menyatakan pengaruh positif media Wordwall terhadap keaktifan siswa dapat diterima.
YEVI
2025 · Thesis · Open Access
Yevi, 2025, Peran Guru Dalam Pengembangan Kreativitas Siswa Kelas XI Pada Pembelajaran Seni Rupa Di SMAS Kristen Tumbang Samba.Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni Dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dr. AA. Gede Wiranta, S.Ag, M.Ag dan pembimbing Roy Wentas S.Pd.,M.Pd.H Peran guru dalam pengembangan kreativitas siswa kelas XI pada pembelajaran seni rupa di SMAS Kristen Tumbang Samba serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru seni rupa, siswa, dan wakil kepala sekolah bagian sarana prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat berpengaruh dalam mengembangkan kreativitas siswa. Guru bertindak sebagai fasilitator, motivator, inspirator, dan pembimbing dalam memberikan arahan serta kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif melalui berbagai media seni rupa. Selain itu, guru mendorong siswa agar lebih percaya diri dalam mengekspresikan karya seni mereka.
AJI
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK AJI, 2025. Penyelesaian Sengketa Tanah Pada Masyarakat Oleh Damang Di Desa Manen Kaleka Kabupaten Pulang Pisau, Skripsi, Prodi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing 1 Dr. Ni Nyoman Rahmawati, S.Ag., M.Si Pembimbing II I Kadek Kartika Yase, M.H Setiap individu memerlukan tanah untuk menjalani kehidupan, mengingat betapa penting fungsi tanah bagi kehidupan manusia. Di Desa Manen Kaleka Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau telah terjadi sengketa tanah antara kedua pihak yang saling mengklaim hak atas tanah yang tidak didukung oleh dokumen legal yang jelas. Permasalahan yang diteliti dalam penulisan in adalah 1. Apa Faktor Terjadinya Sengketa Tanah Pada Masyarakat Di Desa Manen Kaleka Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. 2. Bagaimana Proses Penyelesaian Sengketa Oleh Lembaga Adat Di Desa Manen Kaleka Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Teknik penentuan informan pada penelitian ini yaitu teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data induktif. Hasil penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya sengketa tanah di masyarakat di Desa Manen Kaleka Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau berdasarkan analisis teori kausalitas/sebab akibat, tidak adanya sertifikat, tidak jelasnya batas tanah, transaksi jual beli hanya mengunakan kwitansi dan terdapat kandungan emas. Sedangkan Proses dalam penyelesaian sengketa tanah oleh Damang di Desa Manen Kaleka adalah, laporan awal, musyawarah awal, laporan ke Damang, Damang melakukan musyawarah, survei Damang, Rapat Kedamangan, sidang adat berdasarkan analisis dengan mengunakan Teori Kewenangan dan proses penyelesaian yang dilakukan oleh lembaga adat di Desa Manen Kaleka Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau suatu kewenangan lembaga adat untuk menyelesaikan sengketa tanah dengan cara adil dan damai. Masih banyak masyarakat Desa Manen Kaleka yang belum mendaftarkan tanah miliknya secara Hukum melalui Badan Pertanahan Nasional
OPTA YULIA
2025 · Thesis · Open Access
OPTA YULIA, 2025: Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Pendaftaran Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi Strata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH., MH Pembimbing II Alfred Yetno, MH Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik atas tanah di Desa Tewai Hara, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur. Masyarakat umumnya menganggap kepemilikan turun-temurun sudah cukup sebagai bukti tanpa perlu pendaftaran resmi, sehingga banyak tanah tidak bersertifikat dan rawan sengketa. Penelitian ini berusaha menjawab tiga pertanyaan pokok: (1) Bagaimana tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik; (2) Apa saja faktor penghambat yang menyebabkan masyarakat belum melakukan pendaftaran tanah; dan (3) Upaya apa yang telah dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh sertifikat hak milik atas tanah mereka. Penelitian ini termasuk penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pusposiv sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis permasalahan yang dikaji yaitu : (1) Teori efektivitas hukum; (2) Kesadaran Hukum; dan (3) Tujuan hukum. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Para informan yang menjadi narsumber dalam penelitian ini ialah Kepala Desa Tewai Hara, BPD Desa Tewai Hara, Staf Badan Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Timur, dan masyarakat Desa Tewai Hara. Dari hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan, yaitu : (1) Kesadaran hukum masyarakat Desa Tewai Hara dalam mendaftarkan sertifikat hak milik atas tanah masih tergolong sangat rendah, hal ini didasakan pada pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum dan perilaku hukum; (2) Faktor penghambat yang menyebabkan mereka belum mendaftarkan tanah yaitu karena disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor dari dalam diri individu yang dipengaruhi oleh pengetahuan, pemahaman, kesadaran hukum, dan motivasi yang masih rendah. Sedangkan dari faktor ekstrenal yaitu faktor dari luar diri sendiri yang dapat mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat yaitu antara lain kurangnya sosialisasi, biaya mahal, persyaratan yang cukup rumit, proses yang memakan waktu cukup lama, dan faktor ekonomi masyarakat, serta status tanah yang masih menjadi kawasan hutan; (3) Upaya yang dilakukan untuk mendaftarkan tanah ada dua cara yaitu, dengan cara inisiatif mandiri dan mengikuti program PTSL.
NORHAYATI
2025 · Thesis · Open Access
ABSTRAK NORHAYATI, 2025: Analisis Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Kelas V SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Sekolah Dasar Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing 1 Lamri, S.Pd.,M.Pd.H dan pembimbing 2 Heri Kusuma Tarupay, S.S.,M.Hum Pada konteks sekolah dasar khususnya kelas V SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya, terdapat berbagai dampak permasalahan pada perkembangan karakter siswa terhadap dampak penggunaan gadget, yaitu terdapat perubahan sikap siswa menjadi malas belajar, dan kurangannya kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah. Pada penelitian ini terdapat dua rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Kelas V SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya? (2) Bagaimana upaya guru dalam mengatasi dampak negatif penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data dan verifikasi data. Dengan jumlah informan sebanyak 5 orang, yaitu kepala sekolah, wali kelas V dan 3 orang siswa kelas V. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Gadget pada SDN 1 Menteng yang dimana seharusnya digunakan untuk keperluan belajar tetapi digunakan oleh siswa untuk hal-hal lain seperti bermain game, menonton youtube, dan sosial media, sehingga hal tersebut berdampak pada sikap, dan tingkah laku siswa.
YOGA FEBRI
2025 · Thesis · Open Access
YOGA FEBRI, 2025, Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SDN Tewang Baringin Kecamatan Tewang Sanggalang Garing Kabupaten Katingan Pembimbing (1) Dr. Putu Widiyanto, M.Pd.H dan Pembimbing (II) Krisma Natalia M.Pd. Prestasi belajar siswa di SDN Tewang Baringin masih tergolong rendah, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. dipengaruhi oleh faktor sosial, tempat belajar, kualitas instruksi, dan fasilitas, serta faktor psikologis siswa. Motivasi belajar adalah salah satu komponen psikologis yang sangat penting. Ini didefinisikan sebagai kekuatan internal maupun eksternal yang mendorong seseorang untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar, mempertahankan keterlibatan tersebut, dan mengarahkannya pada pencapaian prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat motivasi belajar siswa di SDN Tewang Baringin Kecamatan Tewang Sanggalang Garing Kabupaten Katingan, (2) mengetahui tingkat prestasi belajar siswa di SDN Tewang Baringin, serta (3) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Tewang Baringin pada tanggal 19 Juni hingga 19 Juli 2025. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas IV, V, dan VI. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah teori motivasi belajar yang menekankan pada potensi individu dalam mencapai keberhasilan belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan dokumentasi nilai rapor sebagai indikator prestasi belajar. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 27 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,202, yang menunjukkan bahwa kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 20,2%, sedangkan sisanya 79,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, dan (2) korelasi antara kedua variabel tergolong sangat kuat, dengan nilai R sebesar 0,449. Dengan demikian, semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai.
JUMIL
2025 · Thesis · Open Access
JUMIL, 2025 : Penyelesaian Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Lembaga Adat Kedamangan Di Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi Sastra Satu, Prodi Hukum Adat Fakultas Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dra. Ni Made Ratini, M.Si, dan Ni Made Anggi Arlina Putri, M.Pd Penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka dalam atau cidera sering kali menimbulkan persoalan berkepanjangan, terutama di daerah yang memiliki kearifan lokal yang kuat seperti di Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur. Keberadaan Lembaga Adat Kedamangan di wilayah ini berfungsi sebagai alternatif penyelesaian sengketa melalui pendekatan musyawarah mufakat secara kekeluargaan dan mediasi adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas melalui Lembaga Kedamangan serta jenis sanksi adat yang dijatuhkan apabila pelaku tidak menaati berita acara kesepakatan perdamaian yang telah dibuat di hadapan Damang Kepala Adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang difokuskan pada wilayah Kedamangan Kecamatan Bukit Santuai. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap proses mediasi dan keputusan Damang Kepala Adat dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menekankan pada norma-norma adat yang berlaku serta peran Damang dalam menjaga keseimbangan sosial. Temuan menunjukkan bahwa penyelesaian dilakukan melalui mediasi adat yang mengedepankan asas keadilan restoratif dan keseimbangan hubungan antarwarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku kecelakaan yang terbukti menyebabkan luka berat dikenakan sanksi adat berdasarkan Pasal 23 Perjanjian Perdamaian Adat Dayak Tumbang Anoi, yaitu berupa denda sebesar Rp3.678.000. Apabila pelaku tidak menaati kesepakatan perdamaian, maka akan dikenakan sanksi tambahan sesuai ketentuan adat. Proses ini tidak menitikberatkan pada pemenang atau pihak yang kalah, melainkan pada pemulihan harmoni sosial. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan peran Lembaga Kedamangan dalam sistem penyelesaian konflik lokal, serta dukungan dari pihak pemerintah agar penyelesaian berbasis adat dapat berjalan beriringan dengan sistem hukum nasional.
DINDA DESSASTRA JAGATHITA
2025 · Thesis · Open Access
Penggunaan metodel ceramah yangl dilakukan olehl guru seni budaya pada pembelajaranl seni musik kelas XI di SMA Negeri 1 Kasongan terdapat kendala dalam menerapkan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan: 1) Efektivitas Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan, 2) Kendala Metode Ceramah Dalam Pembelajaran Seni Musik Pada Siswa Kelas XI SMA 1 Kasongan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah Teori Kontruktivisme dan Teori Kendala. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Kasongan. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran seni musik dengan metode ceramah didukung oleh pengelolaan yang terstruktur, penggunaan media pembelajaran yang menarik seperti video dan papan tulis interaktif, serta keterampilan mengajar guru yang baik. Kendala yang dihadapi meliputi kurang fokus siswa akibat kelelahan, suasana kelas yang tidak kondusif, dan penyampaian materi yang kurang variatif. Upaya mengatasi kendala dilakukan dengan memperkaya media pembelajaran, mengaktifkan partisipasi siswa, serta meningkatkan interaksi dan suasana kelas yang menyenangkan. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa metode ceramah efektif jika didukung media yang menarik dan pengelolaan yang baik, serta perlu adanya inovasi untuk mengatasi hambatan yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran seni musik yang lebih variatif dan efektif di masa mendatang.
SALMI
2025 · Thesis · Open Access
SALMI, 2025. Penanaman Nilai Pendidikan Hindu dalam Persembahyangan Basarah pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. Skripsi Prodi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si Pembimbing II Yoppie, M. Pd. H Penanaman Nilai pendidikan dalam persembahyangan Basarah merupakan penanaman yang sangat penting. Penanaman nilai dalarn persembahyangan Basarah tersebut yaitu sebagai berikut: Ketua Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan adalah pemimpin bagi umat Hindu Kaharingan yang berada di Desa tersebut, yang mana sudah diberikan tugas dan tanggung jawab untuk memimpin umat. Selain majelis kelompok melakukan penanaman terhadap pelaksanaan Basarah misalkan Basarah di tempat balai dan di tempat orang meninggal (Basarah Ampung). Sehingga dengan adanya permasalahan diatas penulis tertarik untuk mengkaji: 1. Apa saja nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Persembayangan Basarah di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. 2. Apa saja kendala penanaman nilai pendidikan Hindu dalam Upacara Persembayangan Basarah di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.Tujuan umum mengacu pada judul. 2. Tujuan Khusus yaitu untuk mengetahui Untuk mengetahui apa saja nilai Pendidikan Hindu dalam upacara Persembahyangan Basarah pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. 2. Untuk mengetahui kendala penanaman nilai-nilai pendidikan Hindu dalam Upacara Persembayangan Basarah di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. Teori yang digunakan untuk memecah rumusan masalah menggunakan tiga teori yaitu teori bentu, teori pelestarian budaya, dan teori nilai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan penentuan informan yaitu Teknik purposive sampling. Sementara itu, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya Teknik analisis data yang digunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Berdasakan Hasil penelitian: 1. Apa saja nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Persembayangan Basarah di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. 2. Apa saja kendala penanaman nilai pendidikan Hindu dalam Upacara Persembayangan Basarah di Desa Tumbang Dahuei Kabupaten Katingan. Kata kunci : Penanaman Nilai, pendidikan agama Hindu dan Pelaksanaan Basarah.
MIRA
2025 · Thesis · Open Access
Mira. 2025. Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas 4A SDN 2 Bukit Tunggal Palangka Raya Pembibing I Dr. Derson, S.Ag., M.Ag. Pembibing II Lamri, S.Pd.H Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas 4A SDN 2 Bukit Tunggal Palangka Raya. Kreativitas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di dalam kelas terutama pada mata pelajaran PPKn kelas 4A berikutnya memotivasikan siswa dalam pembelajaran. Adapun rumus masalah : 1 bagaimana kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajara siswa pada mata pelajaran PPKn SDN 2 Bukit Tunggal Palanka Raya ? 2. Apa saja faktor yang mempengaruhi kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas 4A sdn 2 Bukit Tunggal Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Humanistik, teori Kontruktruktivisme. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di SDN 2 Bukit Tunggal, jenis dan sumber data yang digunakan : sumber data primer dan data skunder, tehnik penentuan informan yaitu tehnik purposive, tehnik pengumpulan data yang digunakan : Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi, Instrumen penelitian kualitatif tehnik analisis data yaitu : pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan tetang Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas 4A SDN 2 Bukit Tunggal Palangka Raya. Yaitu dalam kreativitas guru meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan dikelas menggunakan beberapa metode : tanya jawab, ceramah, diskusi kelompok, dan menggunakan media pembelajaran. Selain itu kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, yang lebih dalam memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan sehingga dapat menarik minat siswa belajar pada pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa di kelas.
NOVITA SAHFITRI
2025 · Thesis · Open Access
Novita Sahfitri. 2025. Serlis Rusandi, M.Pd., Putu Cory Candra Yhani, S.Pd, M.Pd Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperatif type jigsaw pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian adalah rendahnya hasil belajar IPAS siswa, yang diduga disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah yang dikaji yakni: 1) Bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw terhadap hasil belajar siswa?, 2) Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran cooperatif type jigsaw?. Teori yang digunakan untuk mengkaji rumusan masalah adalah Teori Konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan jenis One-Group Pretest-Postest Quasi-Experimental Design. Untuk pengambilan sampel dari seluruh siswa kelas IVB berjumlah 15 orang. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis (essay) dan observasi keaktifan siswa, yang dilakkukan sebelum dan sedudah penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperatif type jigsaw di kelas IVB SD Negeri 4 Palangka bekerja efektif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari analisis data dengan uji N-Gain dan uji T-Test. Hasil uji N-Gain Score yaitu nilai rata-rata (mean) sebesar 0,6218, yang berarti menunjukkan bahwa efektivitas penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw termasuk dalam kategori sedang. Kemudian, pada N-Gain Presentase sebesar 62.18%, yang menunjukkan bahwa hasilnya cukup efektif. Selain itu, pada hasil uji Paired Samples T-Test menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah penerapan model cooperatif type jigsaw dengan Sig. (2 -tailed) sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Palangka.
ANGGI
2025 · Thesis · Open Access
Anggi, 2025. Pengaruh Kedisiplinan Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd., Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd., M.Pd Kedisiplinan guru merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sejumlah fakta yang menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam penerapan kedisiplinan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang diisi oleh responden yang berjumlah 26 orang dari kelas V B SDN 1 Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif, uji prasyarat seperti uji normalitas dan uji heterokedasiditas, serta Spearman’s rho untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, berdasarkan data yang dianalisis, tidak ada cukup bukti untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hubungan antara kedisiplinan guru dan motivasi belajar siswa tidak signifikan secara statistik. Dengan kata lain, tidak terdapat cukup bukti empiris untuk menyatakan bahwa kedisiplinan guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa."
NORWATI
2025 · Thesis · Open Access
NORWATI. 2025. Strategi Guru Agama Hindu Dalam Membentuk Karakter Siswa Hindu Di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pemimbing I Mitro, S.Pd., M.Si Pemimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Skripsi ini Mengkaji Tentang Strategi Guru Agama Hindu Dalam Membentuk Karakter Siswa Hindu Di SDN-3 Timpah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas. Strategi dipahami sebagai rencana dan metode yang disusun untuk mencapai tujuan tertentu, dalam hal ini untuk menanamkan karakter pada siswa yang belum sepenuhnya mematuhi peraturan tata tertib sekolah. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana strategi guru agama Hindu dalam membentuk karakter siswa Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (2) Apakah kendala yang Guru Agama Hindu dalam membentuk karakter siswa Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisis Data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1)Strategi Guru Agama Hindu Dalam Membentuk Karakter Siswa Hindu di SDN-3 Timpah dilakukan melalui beberapa metode. Pembelajaran digunakan untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu dengan memberikan pertanyaan setelah penyampaian materi, membentuk tanggung jawab melalui penugasan piket kelas dan pemberian sanksi bagi yang terlambat mengumpulkan tugas, serta mengembangkan kebiasaan gemar membaca dengan mengajak siswa ke perpustakaan sebelum memulai pelajaran. Keteladanan diterapkan untuk menanamkan disiplin melalui peraturan tata tertib sekolah, serta membangun karakter jujur dengan memberikan tes setelah pembelajaran. Pembiasaan digunakan untuk membentuk karakter religius melalui jadwal membaca doa, dan menumbuhkan peduli lingkungan dengan kegiatan kerja bakti setiap hari Jumat. Penguatan diberikan baik pada perilaku positif agar dapat dipertahankan maupun pada perilaku negatif untuk diminimalkan. 2) Kendala dalam pembentukan karakter siswa Hindu di SDN-3 Timpah berasal dari dua faktor, yaitu faktor eksternal berupa keterbatasan literatur bacaan bagi siswa, dan faktor internal yang mencakup kurangnya disiplin, rendahnya rasa ingin tahu, minimnya minat baca, serta lemahnya motivasi siswa. Kata Kunci : Strategi, Guru Agama Hindu, Karakter
IRMA ANJELINA
2025 · Thesis · Open Access
Irma Anjelina. 2025. Peranan Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Sikap Religius Siswa Melalui Persembahyangan Basarah Di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarrya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan,S.H.,M.Pd.H Pembimbing II.I Made Pustikayasa, S.T., M.Pd. Pentingnya peranan guru pendidikan agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Dengan menanamkan sikap Religius melalui persembahyangan Basarah diharapkan mampu menjadi pribadi yang baik, bertingkah laku yang baik, membentuk karakter yang baik, meningkatkan toleransi, dan menciptakan individu yang beriman serta bertakwa serta mampu menanamkan sikap Religius baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Guru Pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik pengumpulan data, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 12 Juni 12 Juli 2025. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian yaitu 1). Peranan guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: sebagai pendidikan, pembimbing dan teladan, 2). Kendala guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: 1) Internal yaitu berasal dari siswa agama Hindu seperti kurangnya kesadaran terkait penanaman sikap Religius dan karakter siswa yang kurang baik. Dan 2) Kendala Eksternal, yaitu kurangnya waktu belajar di sekolah dan pengaruh buruk dari lingkungan sekitar baik itu di sekolah maupun di rumah. Adapun upaya yang dilakukan yaitu dari guru agama Hindu dengan memberikan tambahan waktu belajar di luar jam belajar di sekolah dan pihak sekolah memberikan pengawasan secara langsung terkait penanaman sikap Religius.
SISKA ANASTASYA
2025 · Thesis · Open Access
Anastasya, Siska, 2025, Efektivitas Penanganan Kesulitan Membaca Pada Siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Dr. Suryanto, S.Pd.,M.Pd Dan Dosen Pembimbing II: Santang, S,Pd.,M.Hum Kesulitan membaca merupakan salah satu permasalahan fundamental dalam pendidikan dasar yang dapat berdampak signifikan terhadap prestasi belajar siswa secara keseluruhan. Mengingat pentingnya kemampuan membaca sebagai landasan pembelajaran, identifikasi dan penanganan yang efektif menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang efektivitas penanganan kesulitan membaca pada siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan efektivitas penanganan kesulitan membaca yang dilakukan oleh guru pada siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya (2) untuk mengidentifikasi Faktor-Faktor yang menyebabkan kesulitan membaca pada siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya (3) Untuk menganalisis upaya penanganan kesulitan membaca pada siswa di SDN 1 Menteng kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya pada 13 Juni sampai 13 Juli 2025. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dalam penelitian ini peneliti memperoleh infroman yaitu wali kelas 1 sampai 5, siswa kelas V, dan orang tua siswa. Pada penelitian ini data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman (1994) yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan kesulitan membaca di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya telah dilakukan melalui beberapa strategi, meliputi (1) bimbingan individual, penggunaan metode membaca yang bervariasi, serta dukungan dari guru dan orang tua. Meskipun demikian, efektivitas penanganan ini bervariasi antar siswa, tergantung pada tingkat kesulitan, konsistensi intervensi, dan faktor pendukung lainnya. (2) Faktor penyebab kesulitan membaca pada siswa kurangnya keinginan untuk belajar, minimnya motivasi dan inisiatif untuk berlatih membaca di luar jam pelajaran, perhatian serta bimbingan orang tua dalam membimbing anak-anak mereka belajar membaca di luar jam sekolah masih sangat terbatas. Hal ini mengakibatkan siswa tidak mendapatkan penguatan yang cukup di lingkungan rumah untuk mengembangkan kemampuan membaca mereka. (3) Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan membaca dengan menyesuaikan materi bacaan dengan tingkat kemampuan siswa. Memilih buku yang sesuai dengan level membaca siswa, siswa didorong untuk membaca buku bersama-sama, menciptakan lingkungan belajar yang suportif. untuk membangun kepercayaan diri dan kelancaran siswa, siswa diminta membaca buku dengan suara keras menggunakan mikrofon di depan kelas secara bergantian
ARIANO
2025 · Thesis · Open Access
ARIANO, 2025. Nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Bontang Siwah Mamali Pada Umat Hindu Kaharingan Di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur. Pembimbing I Lamri, S.Pd.,M.Pd.H dan Pembimbing II Heri Kusuma Tarupay, S.S.,M.Hum Skripsi ini mengkaji tentang nilai pendidikan Hindu dalam upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur. Upacara Bontang Siwah Mamali merupakan upacara kematian tingkat akhir dan yang tertinggi dan bagian dari pitra yadnya, dalam pelaksanaanya bukan termasuk upacara duka tetapi sudah berbentuk upacara sukacita, keunikan pada upacara Bontang Siwah Mamali terdapat pada pelaksanaan, di dalamnya melibatkan sorak-sorai kegembiraan serta tari-tarian. Adapun rumusan masalah yang dilakukan yaitu: Bagaimana pelaksanaan upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan? Bagaimana makna filosofis upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan? Bagaimana nilai-nilai pendidikan Hindu upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan? Penelitian ini bertujuan untuk memahami, mengkaji dan mendekskripsikan pelaksanaan, makna filosofis dan nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Bontang Siwah Mamali. Penelitian ini menggunakan teori fungsional struktural, teori fenomenologi dan teori nilai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Dengan lokasi penelitian di Desa Bentot. Jenis dan sumber data yang digunakan: Sumber data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan yaitu: Teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan: Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian kualitatif. Teknik analisis data yaitu: Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa upacara Bontang Siwah Mamali di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur, yaitu dalam pelaksanaannya memiliki beberapa tahap: Persiapan, pelaksanaan, tahap akhir. Kemudian memiliki makna filosofis berfungsi sebagai proses pembersihan dan penyucian diri, baik secara spiritual maupun moral. Hal ini menjadi simbol untuk mengantarkan roh mencapai kebahagiaan sejati dan kedamaian abadi menyatu dengan Tuhan (Moksa). Selain mempunyai makna filosofis dalam upacara Bontang Siwah Mamali juga mempunyai nilai-nilai Pendidikan Hindu yaitu: Tattwa keyakinan terhadap Tuhan sebagai sumber dari Atman serta menghantarkan roh leluhur ke alam berikutnya atau menyatu dengan Tuhan. Susila dilihat dari rasa bhakti dan rasa hormat untuk membayar hutang kepada leluhur dan Upacara dilihat dari prasarana dalam pelaksanaan terdapat tari-tarian. Nilai pendidikan sosial dapat dilihat dari kebersamaan dan gotong royong saling membantu dari tahap persiapan upacara Bontang Siwah Mamali sampai selesai. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Hindu, Bontang Siwah Mamali
SELVI
2025 · Thesis · Open Access
Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui berbagai mata pelajaran, salah satunya Pendidikan Agama Hindu. Di SMAN 1 Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, pembelajaran Pendidikan Agama Hindu menjadi media utama dalam membentuk karakter siswa Hindu di tengah tantangan zaman dan beragamnya latar belakang sosial budaya siswa. Namun, proses pembentukan karakter ini memerlukan strategi dan pendekatan yang tepat agar nilai-nilai moral dan spiritual dapat terinternalisasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 1 Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa beragama Hindu kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing dalam proses pembentukan karakter siswa. Strategi yang digunakan antara lain pendekatan humanistik, penggunaan metode pembelajaran yang variatif dan kontekstual, serta keteladanan dalam sikap dan perilaku. Nilai-nilai karakter yang berhasil ditanamkan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Hindu meliputi kejujuran, tanggung jawab, empati, disiplin, dan kerja sama. Selain itu, pembelajaran juga didukung oleh lingkungan sekolah yang toleran dan program supervisi yang mendukung peningkatan profesionalisme guru.