Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YANI

32 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 22024: 92023: 82022: 42021: 52020: 12017: 1

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sri Beta Handayani. 2026 Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu Di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya , pembimbing : (1) Mitro, S.Pd.,M.Si (2) Hendri ,S.Ag.,M,Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar dalam membentuk karakter siswa serta masih ditemukannya berbagai permasalahan kedisiplinan pada siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, kendala yang dihadapi guru, serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan analisis hasil penelitian menggunakan Teori Behavioristik melalui konsep pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pendekatan persuasif spiritual melalui kegiatan berdoa sebelum pembelajaran, kontrak belajar, pemberian penguatan positif berupa pujian dan poin, serta internalisasi nilai Dharma melalui metode cerita Itihasa. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal berupa rendahnya motivasi belajar, kejenuhan, dan penggunaan telepon genggam, serta faktor eksternal berupa kurangnya pengawasan orang tua, rasa kantuk saat pembelajaran, dan pengaruh teman sebaya. Strategi yang diterapkan terbukti mendukung peningkatan kedisiplinan belajar siswa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pendekatan individual, mengatur posisi tempat duduk siswa, serta memperkuat kerja sama dengan orang tua agar pembinaan kedisiplinan dapat berlangsung secara berkelanjutan

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sri Beta Handayani. 2026 Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas V Agama Hindu Di SDN Danau Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya , pembimbing : (1) Mitro, S.Pd.,M.Si (2) Hendri ,S.Ag.,M,Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedisiplinan belajar dalam membentuk karakter siswa serta masih ditemukannya berbagai permasalahan kedisiplinan pada siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, kendala yang dihadapi guru, serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan siswa kelas V Agama Hindu di SDN Danau. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan analisis hasil penelitian menggunakan Teori Behavioristik melalui konsep pengkondisian klasik dan pengkondisian operan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pendekatan persuasif spiritual melalui kegiatan berdoa sebelum pembelajaran, kontrak belajar, pemberian penguatan positif berupa pujian dan poin, serta internalisasi nilai Dharma melalui metode cerita Itihasa. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal berupa rendahnya motivasi belajar, kejenuhan, dan penggunaan telepon genggam, serta faktor eksternal berupa kurangnya pengawasan orang tua, rasa kantuk saat pembelajaran, dan pengaruh teman sebaya. Strategi yang diterapkan terbukti mendukung peningkatan kedisiplinan belajar siswa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pendekatan individual, mengatur posisi tempat duduk siswa, serta memperkuat kerja sama dengan orang tua agar pembinaan kedisiplinan dapat berlangsung secara berkelanjutan

METODOLOGI PENELITIAN : Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku "METODOLOGI PENELITIAN : Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah" merupakan sebuah panduan yang komprehensif bagi para peneliti dalam memahami dan mengimplementasikan metodologi penelitian serta menulis karya ilmiah. Dimulai dengan pengenalan konsep dasar metodologi penelitian, buku ini mengarahkan pembaca melalui berbagai tahap penting dalam proses penelitian, termasuk penetapan topik, perumusan masalah, dan analisis data. Penekanan diberikan pada pemilihan metode yang sesuai dengan tujuan penelitian dan etika penelitian yang penting. Selain itu, buku ini juga memberikan pedoman praktis dalam menyusun struktur karya tulis ilmiah yang baik, termasuk penggunaan referensi yang benar dan tata bahasa yang tepat. Dengan demikian, buku ini tidak hanya menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi, tetapi juga membantu mereka menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan sesuai dengan standar akademik.

Metodologi Penelitian

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku "Metode Penelitian" adalah sebuah panduan komprehensif yang dirancang untuk membekali pembaca dengan pengetahuan mendalam tentang berbagai aspek dalam penelitian. Buku ini mengulas secara terperinci berbagai metodologi penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif, serta mengintegrasikan pendekatan campuran yang relevan dalam penelitian kontemporer. Mulai dari tahap perencanaan, pembentukan hipotesis, pemilihan metode, hingga pengumpulan dan analisis data, buku ini menyajikan langkah demi langkah yang perlu diikuti. Pentingnya etika penelitian dan penggunaan alat analisis statistik juga ditekankan, dengan tujuan untuk memastikan integritas dan validitas hasil penelitian. Selain itu, penulis memberikan contoh aplikatif dan studi kasus yang membantu pembaca memahami implementasi teori dalam praktik. Buku ini menjadi panduan esensial bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin meningkatkan keahlian dalam metodologi penelitian.

Administrasi dan Supervisi Pendidikan: Kajian Teoritis dan Praktis dalam Pendidikan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan karya kolaboratif mahasiswa Doktoral Prodi MPI UIN Jambi yang berprofesi sebagai dosen dan praktisi lintas instansi. Hadirnya buku ini merupakan bentuk perhatian para akademisi mengenai pendidikan di Indonesia yang ditinjau dari sudut padang Adminstrasi dan Supervisi Pendidikan. Diharapkan dengan adanya buku ini, bisa berkontribusi dalam memajukan pendidikan di negeri tercinta ini melalui pandangan-pandangan kritis dan solutif.

PENGARUH PEMBELAJARAN PENGANTAR ACARA AGAMA HINDU KAHARINGAN TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT SARANA UPACARA KEAGAMAAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA HINDU IAHN TP PALANGKA RAYA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Rima Noktayani, 2024 Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Dosen pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Dosen pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di program studi pendidikan agama Hindu tahun akademik 2023/2024. Penelitian menemukan bahwa keterampilan mahasiswa khususnya dalam pembuatan sarana upacara dapat dikatakan masih kurang. hal ini terlihat dari masih banyaknya mahasiswa yang belum mampu membuat sarana upacara seperti membuat ketupat, tampung tawar, hiasan dalam sangku untuk basarah, kurang tertariknya dengan pembuatan sarana upacara, serta masih ada mahasiswa yang tidak fokus dalam proses pembelajaran tersebut sehingga dalam hal ini memerlukan upaya yang lebih untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat sarana upacara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan terhadap keterampilan membuat sarana upacara keagamaan mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survey dan metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data pembelajaran diperoleh dari menyebarkan angket/kuesioner dengan cara membagikannya ke responden yang jumlahnya sudah diketahui yaitu 52 responden, sedangkan data keterampilan diperoleh dari nilai ujian akhir semester (UAS) mahasiswa kelas A dan B semester genap tahun akademik 2023/2024, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for windows. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hipotesis pada penelitian ini menujukan bahwa t hitung (0,017) t tabel (1,675), dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan dengan keterampilann dalam membuat sarana upacara mahasiswa program studi pendidikan agama Hindu kelas A dan kelas B semester genap tahun akademik 2023/2024 dan dengan sekala pembelajaran pada kategori tinggi terdapat 13 orang dengan persentase 6,9%, kategori sedang terdapat 37 dengan persentase 19,47% dan pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 1,6% dari keseluruhan total 52 orang responden. Kata kunci : Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan

PERAN MANTIR ADAT DALAM PENYELESAIAN KASUS SENGKETA LAHAN PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN KERENG BANGKIRAI KECAMATAN SABANGAU KOTA PALANGKA RAYA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

MITA RIYANI, 2024. Peran Mantir Adat Dalam Penyelesaian Kasus Sengketa Lahan Pada Masyarakat Di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Dengan Dosen Pembimbing I Mariatie,S.Ag,M.Si. dan Dosen Pembimbing II Budiarto Santoso, MH. Sengketa lahan adalah perselisihan atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih terkait kepemilikan, penggunaan, atau batas-batas suatu lahan. Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan pada masyarakat sangatlah penting. Mantir Adat bertindak sebagai mediator atau penengah antara pihak-pihak yang terlibat dalam kasus sengketa lahan. Mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang hukum Adat, nilai-nilai budaya dan normanorma yang mengatur masyarakat setempat. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) yaitu : 1) Bagaimana peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan terkait pemasangan Hinting Pali Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya? 2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan? 3) Bagaimana asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah sebagai prosedur pemecahan yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Sedangkan teknik penentuan informan adalah Teknik penentuan Informan untuk tujuan tertentu saja. Teknik observasi, teknik wawancara dan teknik kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif sehingga akurasi data menjadi lebih terjamin. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan: 1). Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan secara Adat adalah sangat berperan dalam menegakkan hukum Adat dalam menyelesaikan kasus sengketa lahan, menciptakan rasa keadilan dan peran aktif dalam penyelesaian kasus sengketa lahan antara Setiawan dengan Irawan warga masyarakat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya dan dianalisis dengan teori kewenangan yang dapat menjadi panutan dalam masyarakat, yang hendaknya mempunyai kemampuan-kemampuan tertentu dalam penyelesaian sebuah kasus/masalah yang terjadi, sesuai dengan aspirasi masyarakat. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai yang dilakukan oleh Mantir Adat Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya adalah dilakukan secara umum potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan akan semakin besar jika mereka memiliki pengetahuan, keterampitan, dan integritas yang baik, serta mendapat pengakuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat. 3) Asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian sengketa lahan keputusan Mantir Adat Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabagau menjadi kepastian hukum yang kuat sebagai pegangan kedua belah pihak terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan.

Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan terhadap Keterampilan Membuat Sarana Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rima Noktayani, 2024 Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Dosen pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Dosen pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di program studi pendidikan agama Hindu tahun akademik 2023/2024. Penelitian menemukan bahwa keterampilan mahasiswa khususnya dalam pembuatan sarana upacara dapat dikatakan masih kurang. hal ini terlihat dari masih banyaknya mahasiswa yang belum mampu membuat sarana upacara seperti membuat ketupat, tampung tawar, hiasan dalam sangku untuk basarah, kurang tertariknya dengan pembuatan sarana upacara, serta masih ada mahasiswa yang tidak fokus dalam proses pembelajaran tersebut sehingga dalam hal ini memerlukan upaya yang lebih untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat sarana upacara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan terhadap keterampilan membuat sarana upacara keagamaan mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survey dan metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data pembelajaran diperoleh dari menyebarkan angket/kuesioner dengan cara membagikannya ke responden yang jumlahnya sudah diketahui yaitu 52 responden, sedangkan data keterampilan diperoleh dari nilai ujian akhir semester (UAS) mahasiswa kelas A dan B semester genap tahun akademik 2023/2024, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for windows. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hipotesis pada penelitian ini menujukan bahwa t hitung (0,017) t tabel (1,675), dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan dengan keterampilann dalam membuat sarana upacara mahasiswa program studi pendidikan agama Hindu kelas A dan kelas B semester genap tahun akademik 2023/2024 dan dengan sekala pembelajaran pada kategori tinggi terdapat 13 orang dengan persentase 6,9%, kategori sedang terdapat 37 dengan persentase 19,47% dan pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 1,6% dari keseluruhan total 52 orang responden. Kata kunci : Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan

Peran Mantir Adat dalam Penyelesaian Kasus Sengketa Lahan pada Masyarakat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MITA RIYANI, 2024. Peran Mantir Adat Dalam Penyelesaian Kasus Sengketa Lahan Pada Masyarakat Di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Dengan Dosen Pembimbing I Mariatie,S.Ag,M.Si. dan Dosen Pembimbing II Budiarto Santoso, MH. Sengketa lahan adalah perselisihan atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih terkait kepemilikan, penggunaan, atau batas-batas suatu lahan. Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan pada masyarakat sangatlah penting. Mantir Adat bertindak sebagai mediator atau penengah antara pihak-pihak yang terlibat dalam kasus sengketa lahan. Mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang hukum Adat, nilai-nilai budaya dan normanorma yang mengatur masyarakat setempat. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) yaitu : 1) Bagaimana peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan terkait pemasangan Hinting Pali Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya? 2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan? 3) Bagaimana asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah sebagai prosedur pemecahan yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Sedangkan teknik penentuan informan adalah Teknik penentuan Informan untuk tujuan tertentu saja. Teknik observasi, teknik wawancara dan teknik kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif sehingga akurasi data menjadi lebih terjamin. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan: 1). Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan secara Adat adalah sangat berperan dalam menegakkan hukum Adat dalam menyelesaikan kasus sengketa lahan, menciptakan rasa keadilan dan peran aktif dalam penyelesaian kasus sengketa lahan antara Setiawan dengan Irawan warga masyarakat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya dan dianalisis dengan teori kewenangan yang dapat menjadi panutan dalam masyarakat, yang hendaknya mempunyai kemampuan-kemampuan tertentu dalam penyelesaian sebuah kasus/masalah yang terjadi, sesuai dengan aspirasi masyarakat. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai yang dilakukan oleh Mantir Adat Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya adalah dilakukan secara umum potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan akan semakin besar jika mereka memiliki pengetahuan, keterampitan, dan integritas yang baik, serta mendapat pengakuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat. 3) Asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian sengketa lahan keputusan Mantir Adat Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabagau menjadi kepastian hukum yang kuat sebagai pegangan kedua belah pihak terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan.

Book Chapter Literasi Digital: Tren, Tantangan dan Peluang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dengan hadirnya internet dan penggunaan teknologi komunikasi dan informatika, membuat adanya masyarakat digital, seperti yang diungkapkan McLuhan bahwa perkembangan teknologi mem-pengaruhi hidup masyarakat di suatu ruang bersama yang disebut sebagai desa global (global village). Masyarakat sosial berubah menjadi masyarakat digital dengan adanya dukungan teknologi informasi. Perubahan ini disebabkan dengan transisi dari masyarakat industri lama (old industrial society) menjadi global network society yang melibatkan aktivitas digital. TIK telah berkembang sejak tahun 1990an, terutama perkembangan teknologi informasi yang dapat menghubungkan dari seluruh pelosok dunia tanpa batasan ruang dan waktu (Kristiyono & Ida, 2019).

Buku Literasi Informasi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

WIE IEEE Indonesia Section mempersembahkan Modul Pelatihan Women Againts Disruptive Information untuk menjadi pemicu terwujudnya masyarakat berliterasi tinggi yang siap menghadapi era post-truth. Kami mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh tim dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif sehingga modul Training of Trainers ini dapat terwujud dan diaplikasikan dalam keseharian kehidupan warga Indonesia Modern yang menjadi pemimpin di era keterbukaan informasi. (Prof. Riri Fitri Sari)

Ragam Nuansa Literasi Media

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini adalah hasil pengamatan dan pemikiran 10 dosen Universitas Paramadina yang aktif mengajar pada Program Studi Ilmu komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi. Buku kecil ini ditulis dari berbagai perspektif komunikasi, terutama mengangkat literasi media di media baru yang marak dan massif digunakan baik untuk bersosialisasi maupun promosi.

Manajemen Komunikasi Digital Terkini

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Proses komunikasi di dunia digital, tidak berlangsung di ruang hampa, karena itu penting untuk membenahi tata kelola dari pola komunikasi digital. Komunikasi digital adalah realitas dan bentuk baru dari kehidupan manusia modern. Format tersebut, membentuk kompleksitas serta budaya yang menyertainya. Perencanaan komunikasi digital menjadi sebuah hal vital di masa kini. Bila tidak mampu dikelola, kegagalan komunikasi digital bisa jadi berdampak fatal bagi eksistensi sebuah citra. Buku ini menawarkan perspektif yang lengkap dalam mengelola strategi komunikasi digital. Pada akhirnya, buku yang dirangkum dari beberapa penulis yang dijadikan sebuah kolaborasi ini menawarkan kedalaman pembahasan dari aspek teoritik hingga tingkat praktis, disertai berbagai detail operasional dalam mengelola hingga mengukur keberhasilan manajemen komunikasi digital. Semoga dengan kehadiran buku ini dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan dan wawasan akan pengetahuan tentang manajemen komunikasi digital terkini.

Kendala Implementasi Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK YANI. 2023. Kendala Implementasi Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Dosen Pembimbing Skripsi 1. Dr. Pranata, S.Pd., M.Si Dosen Pembimbing Skripsi 2. Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H Skripsi ini mengkaji tentang kendala implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Kendala dalam implementasi adalah sebuah akibat langsung dari suatu kejadian berefek pada seseorang atau pada suatu yang berkaitan. Penilaian autentik merupakan suatu kegiatan untuk melakukan prosedur penilaian yang nyata, yang terdiri dari aspek sikap, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan. Dalam mengimplementasikan penilaian autentik guru memiliki beberapa hambatan sehingga penilaian autentik tidak dapat diterapkan secara sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru pendidikan agama Hindu tentang implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Dan apa saja kendala yang dihadapi guru pendidikan agama Hindu dalam implementasi penialian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data-data maupun informasi dengan melakukan observasi, wawancara semi terstruktur serta dengan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder ditempat penelitian serta dokumentasi berupa gambar situasi dan keadaan tempat dilakukannya tempat penelitian. Subjek penelitian ini adalah guru pendidikan agama Hindu dan peserta didik agama Hindu SMP Negeri 2 Tasik Payawan. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teori kognitivisme dan teori evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru pendidikan agama Hindu tentang implementasi penilaian autentik masih kurang. Hal tersebut terlihat dari teknik dan instrumen penilaian yang dilakukan terhadap peserta didik. Tidak semua instrumen penilaian autentik mampu diterapkan oleh guru pendidikan agama Hindu untuk melakukan penilaian terhadap peserta didik. Kendala yang dialami guru pendidikan agama Hindu dalam implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan terbagi menjadi dua. (1) Kendala internal, guru pendidikan agama Hindu kurang memahami tentang penilaian autentik disebabkan oleh banyak instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai peserta didik. (2) Kendala eksternal, guru pendidikan agama Hindu jarang mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan kurikulum 2013 yang mencakup sistem penilaian serta peserta didik kurang memahami tentang sistem penilaian yang diterapkan oleh guru.

Perkawinan dibawah Umur Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Masyarakat Hindu Kaharingan memandang bahwa perkawinan anak usia dini tidak merupakan perkawinan yang ideal. Sebab pada usia remaja atau muda adalah masa yang diharuskan menuntut ilmu pengetahuan. Berdasarkan Uraian diatas, Rumusan Masalah yang diangkat oleh peneliti yaitu: 1. Apa Faktor Penyebab Perkawinan Dibawah Umur pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur?, 2. Bagaimana Upaya Lembaga Agama Untuk Mencegah Perkawinan Dibawah Umur pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur?. Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan yaitu teori Sebab Akibat dan teori Preventif. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai faktor penyebab perkawinan dibawah umur meliputi lima faktor yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan,hamil diluar nikah,faktor orang tua dan faktor keinginan sendiri. Perkawinan dibawah umur akan semakin berkurang jika seseorang tidak terpengaruh dari faktor-faktor tersebut. Dalam upaya lembaga agama untuk mencegah perkawinan dibawah umur yaitu dengan pentingnya Sosialisasi tentang Pendidikan Seks Kurangnya informasi terkait hak-hak reproduksi seksual menjadi salah satu alasan masih tingginya pernikahan dini, Menyediakan Pendidikan Formal Memadai Ketika anak-anak perempuan dan laki-laki mendapatkan kesempatan akses pendidikan formal yang memadai, maka pernikahan dini dapat dicegah, Masyarakat Agar Lebih Paham Bahaya Pernikahan Dini Orang tua dan masyarakat sekitar adalah stakeholder terdekat yang dapat mencegah terjadinya pernikahan dini

KENDALA IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMP NEGERI 2 TASIK PAYAWAN KABUPATEN KATINGAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK YANI. 2023. Kendala Implementasi Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Dosen Pembimbing Skripsi 1. Dr. Pranata, S.Pd., M.Si Dosen Pembimbing Skripsi 2. Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H Skripsi ini mengkaji tentang kendala implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Kendala dalam implementasi adalah sebuah akibat langsung dari suatu kejadian berefek pada seseorang atau pada suatu yang berkaitan. Penilaian autentik merupakan suatu kegiatan untuk melakukan prosedur penilaian yang nyata, yang terdiri dari aspek sikap, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan. Dalam mengimplementasikan penilaian autentik guru memiliki beberapa hambatan sehingga penilaian autentik tidak dapat diterapkan secara sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru pendidikan agama Hindu tentang implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Dan apa saja kendala yang dihadapi guru pendidikan agama Hindu dalam implementasi penialian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data-data maupun informasi dengan melakukan observasi, wawancara semi terstruktur serta dengan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder ditempat penelitian serta dokumentasi berupa gambar situasi dan keadaan tempat dilakukannya tempat penelitian. Subjek penelitian ini adalah guru pendidikan agama Hindu dan peserta didik agama Hindu SMP Negeri 2 Tasik Payawan. Teori yang digunakan dalam memecahkan masalah dengan menggunakan teori kognitivisme dan teori evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru pendidikan agama Hindu tentang implementasi penilaian autentik masih kurang. Hal tersebut terlihat dari teknik dan instrumen penilaian yang dilakukan terhadap peserta didik. Tidak semua instrumen penilaian autentik mampu diterapkan oleh guru pendidikan agama Hindu untuk melakukan penilaian terhadap peserta didik. Kendala yang dialami guru pendidikan agama Hindu dalam implementasi penilaian autentik pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 2 Tasik Payawan terbagi menjadi dua. (1) Kendala internal, guru pendidikan agama Hindu kurang memahami tentang penilaian autentik disebabkan oleh banyak instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai peserta didik. (2) Kendala eksternal, guru pendidikan agama Hindu jarang mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan kurikulum 2013 yang mencakup sistem penilaian serta peserta didik kurang memahami tentang sistem penilaian yang diterapkan oleh guru.

Perkawinan dibawah Umur Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masyarakat Hindu Kaharingan memandang bahwa perkawinan anak usia dini tidak merupakan perkawinan yang ideal. Sebab pada usia remaja atau muda adalah masa yang diharuskan menuntut ilmu pengetahuan. Berdasarkan Uraian diatas, Rumusan Masalah yang diangkat oleh peneliti yaitu: 1. Apa Faktor Penyebab Perkawinan Dibawah Umur pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur?, 2. Bagaimana Upaya Lembaga Agama Untuk Mencegah Perkawinan Dibawah Umur pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Janah Mansiwui Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur?. Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan yaitu teori Sebab Akibat dan teori Preventif. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai faktor penyebab perkawinan dibawah umur meliputi lima faktor yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan,hamil diluar nikah,faktor orang tua dan faktor keinginan sendiri. Perkawinan dibawah umur akan semakin berkurang jika seseorang tidak terpengaruh dari faktor-faktor tersebut. Dalam upaya lembaga agama untuk mencegah perkawinan dibawah umur yaitu dengan pentingnya Sosialisasi tentang Pendidikan Seks Kurangnya informasi terkait hak-hak reproduksi seksual menjadi salah satu alasan masih tingginya pernikahan dini, Menyediakan Pendidikan Formal Memadai Ketika anak-anak perempuan dan laki-laki mendapatkan kesempatan akses pendidikan formal yang memadai, maka pernikahan dini dapat dicegah, Masyarakat Agar Lebih Paham Bahaya Pernikahan Dini Orang tua dan masyarakat sekitar adalah stakeholder terdekat yang dapat mencegah terjadinya pernikahan dini

Asesmen Dan Evaluasi Pembelajaran

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan difinisinya Asesmen merupakan proses pengumpulan data yang menunjukan perkembangan pembelajaran peserta didik. Sedangkan evaluasi pembelajaran ialah penilaian terhadap informasi dan keterangan yang diperoleh dari aktifitas asesmen. Berdasarkan definisi tersebut, asesmen dan evaluasi pembelajaran merupakan kedua hal yang saling berkaitan. Kedua hal ini perlu dipahami oleh pelajar/mahasiswa dan khususnya tenaga pengajar/guru/dosen dalam merancang asesmen yang pada akhirnya menuju ke penilaian peserta didik. Oleh karena itu tenaga pengajar perlu untuk memahami dan menguasai jenis-jenis dan kelebihan-kekurangan asesmen dan lain lain, yang digunakan untuk menilai kemampuan siswa setelah mendapatkan pembelajaran, sehingga peserta didik berhasil menguasai kompetesi yang ditargetkan. Buku Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran ini akan menyajikan materi yang mencakup 7 bab yang disusun secara koheren. Kami berharap buku Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran ini dapat menjadi referensi kepada pelajar/mahasiswa serta tenaga pengajar/guru/dosen agar lebih memahami Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran.

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Asing pada Pendidikan Tinggi

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Asing pada Pendidikan Tinggi ini adalah buku teks yang bisa menjadi referensi untuk para dosen bahasa asing di tingkat perguruan tinggi. Buku ini diawali dengan bentuk pembelajaran bahasa asing di Indonesia, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pentingnya evaluasi pembelajaran bahasa asing ini perlu dipaparkan dengan jelas karena terdapat beberapa kesalahan umum para dosen bahasa asing yang ditemui sehingga evaluasi pembelajaran bahasa asing tersebut menjadi kurang tepat. Buku ini akan menyajikan beberapa informasi dan contoh yang berguna untuk mengevaluasi pembelajaran bahasa serta strategi yang digunakan dalam mengimplementasikannya di kelas pada tingkat pendidikan tinggi. Penulis juga menyediakan beberapa contoh cara penilaian yang dapat digunakan dosen bahasa asing untuk mengukur tingkat keberhasilan proses belajar mengajar yang telah disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

Kajian dan Evaluasi Kurikulum

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pokok-pokok bahasan dalam buku ini mencakup: Hakikat Evaluasi Kurikulum; Perbandingan Kurikulum Perspektif Lama dan Baru; Asas, Komponen dan Pendekatan Kurikulum; Faktor-faktor Penyebab Perubahan Kurikulum; Teori Pendidikan dan Jenis Kurikulum; Tahapan dan Komponen dalam Pengembangan Kurikulum; Model dan Teknik Evaluasi Kurikulum.