Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SUSI

16 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 62024: 22023: 22022: 2

KOMUNIKASI VERBAL PEMERINTAH DESA TUMBANG DAHUEI KECAMATAN BUKIT RAYA KABUPATEN KATINGAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PEMBANGUNAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Komunikasi Verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan Dalam Meningkatrkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program Pembangunan Pembimbing I, Handoko S.Ag., M.Si Pembimbing II, I Gusti Agung Dharmawan, S.Pd.H., M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi verbal Pemerintah Desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Komunikasi verbal menjadi sarana dalam menyampaikan informasi, memberikan pemahaman, dan mengajak masyarakat terlibat dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Teori yang digunakan adalah Teori Komunikasi Verbal dan Teori Kendala ( Theory of Constraints (TOC)). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei dilakukan melalui musyawarah desa, sosialisasi, komunikasi interpersonal, kunjungan langsung, serta melibatkan unsur masyarakat dalam penyampaian informasi pembangunan. Strategi komunikasi yang diterapkan berupa keterbukaan, penggunaan bahasa sederhana, pendekatan persuasif, dan komunikasi kekeluargaan yang mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat. Kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kehadiran masyarakat dalam musyawarah, kesibukan bekerja, perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya perhatian terhadap informasi pembangunan, dan keterbatasan jangkauan komunikasi pemerintah desa. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan intensitas komunikasi dan memperkuat peran tokoh masyarakat dalam mendukung partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan.

FILOSOFI BATU PATAHU PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA MASAHA KECAMATAN MANDAU TALAWANG KABUPATEN KAPUAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

EKA SUSILAWATI, 2026. Filosofi Batu Patahu Pada Umat Hindu Kaharingan Di Desa Masaha Kecamatan Mandau Talawang Kabupaten Kapuas. Skripsi Sastra Satu Program Studi Filsafat Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I : Prof Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil dan Pembimbing II: I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H., M.Ag. Batu patahu merupakan simbol sakral yang dipercaya memiliki hubungan dengan roh leluhur sehingga memiliki makna penting dalam kehidupan religius dan sosial masyarakat. Penelitian ini membahas: (1) mitologi batu patahu di Desa Masaha Kecamatan Mandau Talawang Kabupaten Kapuas, (2) fungsi batu patahu pada umat Hindu Kaharingan, dan (3) makna filosofi yang terkandung dalam batu patahu. Penelitian ini bertujuan mengetahui mitologi, fungsi, dan makna filosofi batu patahu pada umat Hindu Kaharingan di Desa Masaha. Penelitian menggunakan teori fenomenologi, fungsionalisme, dan simbol dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, dengan informan tokoh agama Hindu Kaharingan, basir, dan masyarakat Desa Masaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mitologi batu patahu berawal dari ditemukannya tiga batu yang diyakini memiliki kekuatan spiritual dan berkaitan dengan roh leluhur, serta disakralkan melalui pembangunan pasah patahu; (2) batu patahu berfungsi sebagai sarana ritual, penghormatan kepada leluhur, pemersatu masyarakat, pedoman etika, warisan budaya, serta mendukung moderasi beragama; dan (3) filosofi batu patahu mengandung nilai pendidikan, susila, tattwa, etika, penghormatan kepada leluhur, keseimbangan hubungan manusia dengan alam, serta keyakinan kepada Ranying Hatalla Langit sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, batu patahu tidak hanya dipahami sebagai benda fisik, tetapi juga sebagai simbol budaya dan spiritual yang mewariskan nilai-nilai kehidupan secara turun-temurun.

KOMUNIKASI VERBAL PEMERINTAH DESA TUMBANG DAHUEI KECAMATAN BUKIT RAYA KABUPATEN KATINGAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PEMBANGUNAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peldi Susilo (2026) Komunikasi Verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan Dalam Meningkatrkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program Pembangunan Pembimbing I, Handoko S.Ag., M.Si Pembimbing II, I Gusti Agung Dharmawan, S.Pd.H., M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi verbal Pemerintah Desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Komunikasi verbal menjadi sarana dalam menyampaikan informasi, memberikan pemahaman, dan mengajak masyarakat terlibat dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan. Teori yang digunakan adalah Teori Komunikasi Verbal dan Teori Kendala ( Theory of Constraints (TOC)). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, Ketua BPD, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal Pemerintah Desa Tumbang Dahuei dilakukan melalui musyawarah desa, sosialisasi, komunikasi interpersonal, kunjungan langsung, serta melibatkan unsur masyarakat dalam penyampaian informasi pembangunan. Strategi komunikasi yang diterapkan berupa keterbukaan, penggunaan bahasa sederhana, pendekatan persuasif, dan komunikasi kekeluargaan yang mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat. Kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kehadiran masyarakat dalam musyawarah, kesibukan bekerja, perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya perhatian terhadap informasi pembangunan, dan keterbatasan jangkauan komunikasi pemerintah desa. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu meningkatkan intensitas komunikasi dan memperkuat peran tokoh masyarakat dalam mendukung partisipasi masyarakat terhadap program pembangunan.

FILOSOFI BATU PATAHU PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA MASAHA KECAMATAN MANDAU TALAWANG KABUPATEN KAPUAS

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EKA SUSILAWATI, 2026. Filosofi Batu Patahu Pada Umat Hindu Kaharingan Di Desa Masaha Kecamatan Mandau Talawang Kabupaten Kapuas. Skripsi Sastra Satu Program Studi Filsafat Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I : Prof Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil dan Pembimbing II: I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H., M.Ag. Batu patahu merupakan simbol sakral yang dipercaya memiliki hubungan dengan roh leluhur sehingga memiliki makna penting dalam kehidupan religius dan sosial masyarakat. Penelitian ini membahas: (1) mitologi batu patahu di Desa Masaha Kecamatan Mandau Talawang Kabupaten Kapuas, (2) fungsi batu patahu pada umat Hindu Kaharingan, dan (3) makna filosofi yang terkandung dalam batu patahu. Penelitian ini bertujuan mengetahui mitologi, fungsi, dan makna filosofi batu patahu pada umat Hindu Kaharingan di Desa Masaha. Penelitian menggunakan teori fenomenologi, fungsionalisme, dan simbol dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, dengan informan tokoh agama Hindu Kaharingan, basir, dan masyarakat Desa Masaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mitologi batu patahu berawal dari ditemukannya tiga batu yang diyakini memiliki kekuatan spiritual dan berkaitan dengan roh leluhur, serta disakralkan melalui pembangunan pasah patahu; (2) batu patahu berfungsi sebagai sarana ritual, penghormatan kepada leluhur, pemersatu masyarakat, pedoman etika, warisan budaya, serta mendukung moderasi beragama; dan (3) filosofi batu patahu mengandung nilai pendidikan, susila, tattwa, etika, penghormatan kepada leluhur, keseimbangan hubungan manusia dengan alam, serta keyakinan kepada Ranying Hatalla Langit sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, batu patahu tidak hanya dipahami sebagai benda fisik, tetapi juga sebagai simbol budaya dan spiritual yang mewariskan nilai-nilai kehidupan secara turun-temurun.

Analisis Konten Instagram Humas IAHN-TP sebagai Media Promosi

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan era digital menjadikan media sosial, khususnya Instagram, sebagai saluran komunikasi yang digunakan untuk membangun citra dan melakukan promosi oleh berbagai pihak. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Namun, Instagram @humas_iahntp masih menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah pengikut yang tinggi dengan tingkat interaksi yang relatif rendah, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai strategi promosi dan efektivitas konten yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi dan menganalisis bagaimana konten promosi pada Instagram @humas_iahntp dapat meningkatkan engagement audiens. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Content analysis. Konten dianalisis menggunakan teori bauran pemasaran 7P dan teori Content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram @humas_iahntp menerapkan prinsip bauran pemasaran 7P sebagai strategi promosi. Konten Instagram @humas_iahntp masih perlu dioptimalkan menggunakan prinsip content marketing agar konten yang dipublikasikan lebih efektif untuk meningkatkan engagement agar meningkatkan visibiltas IAHN-TP Palangka Raya. Kurangnya engagement disebabkan oleh konten yang cenderung formal, informatif, dan kurang interaktif.

analisis kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Susilawati, Sri, 2025. Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Mitro, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Santang, S.Pd.,M.Hum Skripsi ini mengkaji tentang Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Kesulitan membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata atau memahami teks secara keseluruhan pada tahap awal pembelajaran membaca. Peserta didik mengalami kesulitan dalam membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata, memahami isi teks secara keseluruhan. Ini bisa karena bebarapa faktor yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti lingkungan dan metode pengajaran. Berdasarkan alasan tersebut, tema ini sangat penting untuk diteliti. Masalah ini perlu dikaji lebih lanjut dengan rumusan masalah yaitu (1) bagaimana kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya dan (2) faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan membaca pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Dengan menggunakan satu jenis teori untuk menganalisis rumusan masalah tersebut yaitu teori perkembangan bahasa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data yakni pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya disajikan dalam laporan penelitian berupa skripsi. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, ditemukan bahwa (1) Kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai ditemui pada kesulitan mengenali huruf,, kesulitan menghubungkan bunyi dengan huruf, peserta didik sering kesulitan dalam mengucapkan kata yang memiliki kombinasi huruf serta kalimat panjang (2). Faktor yang mempengaruhi peserta didik kelas III kesulitan membaca permulaan yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang tepat dan lingkungan yang tidak mendukung, Siswa kesulitan membaca karena berbagai alasan, termasuk kurangnya perhatian guru, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar, kurangnya motivasi dan kurangnya minat siswa.

PERAN GURU SENI BUDAYA DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI SISWA MELALUI FESTIVAL LOMBA SENI SISWA NASIONAL (FLS2N) BIDANG SENI TARI DI SMP NEGERI 1 SERUYAN TENGAH

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Susi, 2025. The Role of Cultural Arts Teachers in Developing Students' Potential through the National Student Art Festival and Competition (FLS2N) in the Field of Dance at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah. Undergraduate Thesis, Study Program of Arts and Religious Education, Faculty of Dharma Acarya, State Hindu Institute Tampung Penyang Palangka Raya. Advisor I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si. Advisor II Roy Wentas, M.Pd.H. The National Student Art Festival and Competition (FLS2N) is an annual event held to foster students’ talents and potential in the arts. One of the categories participated in by SMP Negeri 1 Seruyan Tengah is traditional dance. In its implementation, the role of cultural arts teachers is essential—as motivators, facilitators, mentors, and coaches. This study aims to describe the role of cultural arts teachers in developing students' potential through the FLS2N dance category, identify the challenges faced, and explore the efforts made by teachers to overcome these challenges. This research employed a qualitative method with a case study approach, supported by the theories of role, constraint, and humanism. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. Informants in this study consisted of cultural arts teachers, dance coaches, and FLS2N student participants. The research findings show that cultural arts teachers at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah play a significant role in developing students’ potential in terms of dance skills, discipline, and self-confidence. The main challenges include limited facilities and infrastructure, conflicting training and academic schedules, and low student interest influenced by gender stereotypes. To address these issues, teachers applied contextual learning strategies, differentiated instruction, demonstration and hands-on methods, established dance extracurricular activities, and collaborated with local artists.

Analisis Konten Instagram Humas IAHN-TP sebagai Media Promosi

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan era digital menjadikan media sosial, khususnya Instagram, sebagai saluran komunikasi yang digunakan untuk membangun citra dan melakukan promosi oleh berbagai pihak. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Namun, Instagram @humas_iahntp masih menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah pengikut yang tinggi dengan tingkat interaksi yang relatif rendah, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai strategi promosi dan efektivitas konten yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi dan menganalisis bagaimana konten promosi pada Instagram @humas_iahntp dapat meningkatkan engagement audiens. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Content analysis. Konten dianalisis menggunakan teori bauran pemasaran 7P dan teori Content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram @humas_iahntp menerapkan prinsip bauran pemasaran 7P sebagai strategi promosi. Konten Instagram @humas_iahntp masih perlu dioptimalkan menggunakan prinsip content marketing agar konten yang dipublikasikan lebih efektif untuk meningkatkan engagement agar meningkatkan visibiltas IAHN-TP Palangka Raya. Kurangnya engagement disebabkan oleh konten yang cenderung formal, informatif, dan kurang interaktif.

Peran Guru Seni Budaya dalam Mengembangkan Potensi Siswa melalui Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Bidang Seni Tari di SMP Negeri 1 Seruyan Tengah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Susi, 2025. The Role of Cultural Arts Teachers in Developing Students' Potential through the National Student Art Festival and Competition (FLS2N) in the Field of Dance at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah. Undergraduate Thesis, Study Program of Arts and Religious Education, Faculty of Dharma Acarya, State Hindu Institute Tampung Penyang Palangka Raya. Advisor I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si. Advisor II Roy Wentas, M.Pd.H. The National Student Art Festival and Competition (FLS2N) is an annual event held to foster students’ talents and potential in the arts. One of the categories participated in by SMP Negeri 1 Seruyan Tengah is traditional dance. In its implementation, the role of cultural arts teachers is essential—as motivators, facilitators, mentors, and coaches. This study aims to describe the role of cultural arts teachers in developing students' potential through the FLS2N dance category, identify the challenges faced, and explore the efforts made by teachers to overcome these challenges. This research employed a qualitative method with a case study approach, supported by the theories of role, constraint, and humanism. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. Informants in this study consisted of cultural arts teachers, dance coaches, and FLS2N student participants. The research findings show that cultural arts teachers at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah play a significant role in developing students’ potential in terms of dance skills, discipline, and self-confidence. The main challenges include limited facilities and infrastructure, conflicting training and academic schedules, and low student interest influenced by gender stereotypes. To address these issues, teachers applied contextual learning strategies, differentiated instruction, demonstration and hands-on methods, established dance extracurricular activities, and collaborated with local artists.

Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Peserta Didik Kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Susilawati, Sri, 2025. Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I: Mitro, S.Pd.,M.Si dan Dosen Pembimbing II: Santang, S.Pd.,M.Hum Skripsi ini mengkaji tentang Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Kesulitan membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata atau memahami teks secara keseluruhan pada tahap awal pembelajaran membaca. Peserta didik mengalami kesulitan dalam membaca permulaan merujuk pada kondisi dimana seorang anak kesulitan mengenali huruf, mengeja kata, memahami isi teks secara keseluruhan. Ini bisa karena bebarapa faktor yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti lingkungan dan metode pengajaran. Berdasarkan alasan tersebut, tema ini sangat penting untuk diteliti. Masalah ini perlu dikaji lebih lanjut dengan rumusan masalah yaitu (1) bagaimana kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya dan (2) faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan membaca pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai Palangka Raya. Dengan menggunakan satu jenis teori untuk menganalisis rumusan masalah tersebut yaitu teori perkembangan bahasa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data yakni pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya disajikan dalam laporan penelitian berupa skripsi. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, ditemukan bahwa (1) Kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas III SDN 1 Langkai ditemui pada kesulitan mengenali huruf,, kesulitan menghubungkan bunyi dengan huruf, peserta didik sering kesulitan dalam mengucapkan kata yang memiliki kombinasi huruf serta kalimat panjang (2). Faktor yang mempengaruhi peserta didik kelas III kesulitan membaca permulaan yaitu faktor internal gangguan pada perkembangan bahasa atau masalah perhatian dan faktor eksternal seperti metode pengajaran yang kurang tepat dan lingkungan yang tidak mendukung, Siswa kesulitan membaca karena berbagai alasan, termasuk kurangnya perhatian guru, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar, kurangnya motivasi dan kurangnya minat siswa.

Filosofi Siro dalam Upacara Ngelutup Umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Susi Arianti, 2024: FilosofiSiroDalamUpacaraNgelutupUmat Hindu Kaharingan Di DesaKalasinKecamatanUutMurungKlabupatenMurung Raya, Pembimbing I Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil Dan Pembimbing II Kunti Ayu Vedanti, S.Fil.H.,M.Ag Masyarakat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Rayadalamkesehariannyatidakterlepasdariupacarakeagamaan. DalampembahasaninipenelitimelakukanpenelitiantentangSirodalamupacaraNgelutupyang merupakanupakarayang tidakdapatdihilangkandarikegiatankeagamaanumat Hindu Kaharingan di DesaKalasin. Siro berfungsisebagai mediamemohonkeselamatanumurpanjangkepadaTuhan/RanyingHatallamelaluiMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangberupabajakahbernamaTongang.Siro/Tongan adalahkepercayaanmasyarakatDesaKalasinsebagaiupakarakeagamaan, yang mendasarihaltersebutSiroterbuatdariuratMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangyang sudahmenyatupada tanah, sehinggamasyarakatDesaKalasinpercayabahwasudahmenjadibagiandarikehidupanmanusia.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuimakna dan fungsiSirodalamupacara, berdasarkanfenomenadiatasdapatmenjadipembelajaran dan pengetahuanbagikaummudadalammelestarikantradisisecaraturuntemurundidaerahmasing-masingsehinggatidakdihilangkan. Penelitianinimenggunakanteorireligi, teorifungsionalismestruktural dan teoriinteraksionalismesimbolik. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatif. Penelitianinidilaksanakan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya. Sumberdatanyayaitu primer dan sekunder, sedangkanteknikpengumpulandatanyameliputiobservasi, wawancara, dokumen dan studipustaka. Adapunhasilpenelitianinimenunjukanbahwa 1) bentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: bentukSirodalamupacaraterbuatdarikulitkayubajakahTongang. dalambentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupdimanamenentukanhari, tempat, pemimpin, sarana dan doa, demikian juga denganfilosofibentukSirodalamupcaramasyarakatDesaKalasinpercayabahwaSiroinisebagaiupakara dan sudahadasejaknenekmoyang dan diwajibkandalamupacara. 2) fungsiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: fungsireligiadalahkeyakinanumat Hindu Kaharingan pada Sirosebagaiupakara, fungsisosialadalahinteraksiantaramanusiadenganmanusia, dan fungsi Pendidikan, fungsiekonomi, fungsitradisi.3) nilaifilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu:nilaifilsafatketuhananadalahkeyakinantentangTuhan/RanyingHatalla yang diyakiniumat Hindu Kaharingan, dan beberapanilaisepertinilaikejujuran, nilaipersembahan, nilaikeharmonisan, nilaikeseimbangan, nilaikepatuhan.

Filosofi Siro dalam Upacara Ngelutup Umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Susi Arianti, 2024: FilosofiSiroDalamUpacaraNgelutupUmat Hindu Kaharingan Di DesaKalasinKecamatanUutMurungKlabupatenMurung Raya, Pembimbing I Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil Dan Pembimbing II Kunti Ayu Vedanti, S.Fil.H.,M.Ag Masyarakat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Rayadalamkesehariannyatidakterlepasdariupacarakeagamaan. DalampembahasaninipenelitimelakukanpenelitiantentangSirodalamupacaraNgelutupyang merupakanupakarayang tidakdapatdihilangkandarikegiatankeagamaanumat Hindu Kaharingan di DesaKalasin. Siro berfungsisebagai mediamemohonkeselamatanumurpanjangkepadaTuhan/RanyingHatallamelaluiMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangberupabajakahbernamaTongang.Siro/Tongan adalahkepercayaanmasyarakatDesaKalasinsebagaiupakarakeagamaan, yang mendasarihaltersebutSiroterbuatdariuratMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangyang sudahmenyatupada tanah, sehinggamasyarakatDesaKalasinpercayabahwasudahmenjadibagiandarikehidupanmanusia.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuimakna dan fungsiSirodalamupacara, berdasarkanfenomenadiatasdapatmenjadipembelajaran dan pengetahuanbagikaummudadalammelestarikantradisisecaraturuntemurundidaerahmasing-masingsehinggatidakdihilangkan. Penelitianinimenggunakanteorireligi, teorifungsionalismestruktural dan teoriinteraksionalismesimbolik. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatif. Penelitianinidilaksanakan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya. Sumberdatanyayaitu primer dan sekunder, sedangkanteknikpengumpulandatanyameliputiobservasi, wawancara, dokumen dan studipustaka. Adapunhasilpenelitianinimenunjukanbahwa 1) bentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: bentukSirodalamupacaraterbuatdarikulitkayubajakahTongang. dalambentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupdimanamenentukanhari, tempat, pemimpin, sarana dan doa, demikian juga denganfilosofibentukSirodalamupcaramasyarakatDesaKalasinpercayabahwaSiroinisebagaiupakara dan sudahadasejaknenekmoyang dan diwajibkandalamupacara. 2) fungsiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: fungsireligiadalahkeyakinanumat Hindu Kaharingan pada Sirosebagaiupakara, fungsisosialadalahinteraksiantaramanusiadenganmanusia, dan fungsi Pendidikan, fungsiekonomi, fungsitradisi.3) nilaifilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu:nilaifilsafatketuhananadalahkeyakinantentangTuhan/RanyingHatalla yang diyakiniumat Hindu Kaharingan, dan beberapanilaisepertinilaikejujuran, nilaipersembahan, nilaikeharmonisan, nilaikeseimbangan, nilaikepatuhan.

Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

SUSINI, 2023: Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, pembimbing I: Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H, Pembimbing II: Handoko, S.Ag., M.Si. Keberadaan teknologi informasi, jaringan internet, dan percepatan aliran informasi menjadi dasar dari pergeeseran paradigma, khususnya dalam dunia pendidikan. Gadget merupakan salah satu teknologi yang canggih dan mudah didapatkan biasanya gadget mempunyai desain yang minimalis dan praktis. Implikasi perkembangan gadget yang sedang diminati baik dari kalangan kecil sampai umur dewasa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini ada dua permasalahan yang akan di bahas antara lain, (1) Bagaimana Efektivitas Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? (2) Bagaimana Dampak Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lahei Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses and Gratification, teori dampak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kepustakaan,observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada umumnya siswa-siswi di SMAN 1 Lahei Barat memahami penggunaan gadget sebagai media komunikasi yang efektif karena gadget dapat menjadi alat yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di SMAN 1 Lahei Barat dalam meningkatkan prestasi belajarnya siiwa juga diperbolehkan menggunakan gadget sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. dampak penggunaan gadget sebagai media komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat yakni: dampak positif sebagai alat komunikasi di belahan dunia lainnya, dapat memperoleh pengetahuan yang cepat dan tepat sebagai media komunikasi dan sarana pembelajaran yang baru dalam belajar. Dampak negatif gadget di SMAN 1 Lahei Barat yaitu dari diri sendiri, kontrol dalam diri sendiri adalah upaya yang dapat dilakukan untuk membentengi diri dari dampak-dampak yang timbul akibat penggunaan gadget. Selain perlu pengawasan di dalam kelas peran orang tua dalam membina dan mengarahkan anaknya agar melakukan aktivitas yang positif bagi anaknya sehingga dapat meminimalisir dampak dari penggunaan gadget di SMAN 1 Lahei Barat.

Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SUSINI, 2023: Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, pembimbing I: Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H, Pembimbing II: Handoko, S.Ag., M.Si. Keberadaan teknologi informasi, jaringan internet, dan percepatan aliran informasi menjadi dasar dari pergeeseran paradigma, khususnya dalam dunia pendidikan. Gadget merupakan salah satu teknologi yang canggih dan mudah didapatkan biasanya gadget mempunyai desain yang minimalis dan praktis. Implikasi perkembangan gadget yang sedang diminati baik dari kalangan kecil sampai umur dewasa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini ada dua permasalahan yang akan di bahas antara lain, (1) Bagaimana Efektivitas Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? (2) Bagaimana Dampak Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lahei Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses and Gratification, teori dampak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kepustakaan,observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada umumnya siswa-siswi di SMAN 1 Lahei Barat memahami penggunaan gadget sebagai media komunikasi yang efektif karena gadget dapat menjadi alat yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di SMAN 1 Lahei Barat dalam meningkatkan prestasi belajarnya siiwa juga diperbolehkan menggunakan gadget sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. dampak penggunaan gadget sebagai media komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat yakni: dampak positif sebagai alat komunikasi di belahan dunia lainnya, dapat memperoleh pengetahuan yang cepat dan tepat sebagai media komunikasi dan sarana pembelajaran yang baru dalam belajar. Dampak negatif gadget di SMAN 1 Lahei Barat yaitu dari diri sendiri, kontrol dalam diri sendiri adalah upaya yang dapat dilakukan untuk membentengi diri dari dampak-dampak yang timbul akibat penggunaan gadget. Selain perlu pengawasan di dalam kelas peran orang tua dalam membina dan mengarahkan anaknya agar melakukan aktivitas yang positif bagi anaknya sehingga dapat meminimalisir dampak dari penggunaan gadget di SMAN 1 Lahei Barat.

RITUAL MUJA ONDO PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA CINTA BUDIMAN KECAMATAN BARITO TUHUP RAYA KABUPATEN MURUNG RAYA (PERSPEKTIF HUKUM HINDU)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

AJING SUSILO, 2022, Ritual Muja Ondo sebagai Ritual Saki Palas menurut masyarakat Agama Hindu Kaharingan (Studi Kasus di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya) Skripsi, Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. Riwun , S.Ag.,M.Si. Pembimbing (II) Dra. Ni Made Ratini, M.Si. Ritual Muja Ondo adalah sebuah ritual saki palas atau ritual pensucian bagi umat Hindu Kaharingan yang melakukan kesalahan seperti kumpul kebo dan hamil di luar nikah akibat dari perjinahan, sehingga harus dilaksanakannya Ritual Muja Ondo untuk menetralisirkan kembali alam lingkungan serta ketika terjadinya musibah kedua belah pihak yang melakukan kesalahan tidak lagi disangkut pautkan oleh masyarakat. Masalah yang diteliti dalam Skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal ysitu: (1) Faktor penyebab dilakukannya Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya.(2) Proses Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya.(3) Dampak hukum apabila tidak dilaksanakan Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya. Subjek penelitian adalah Mantir Adat, Basi/Rohaniawan, tokoh masyarakat. Tokoh Agama Hindu Kaharingan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkahlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil: (1) Faktor penyebab dilakukannya Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya yaitu disebakan oleh kumpul kebo, hamil di luar nikah, keterlambatan tempo melangsungkan pernikahan, dan serta hatamput (kawin lari). 2) Proses Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya (tahap pelaporan, tahap pemanggilan kedua belah pihak baik pihak laki-laki maupun pihak perempuan dan tahap penyelesaian kasus/perkara pada tahap ini kedua belah pihak melakukan saki palas dengan melaksanakan Ritual Muja Ondo. (3) Dampak hukum apabila tidak dilaksanakan Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya, dampak hukum bagi kedua belah pihak apabila tidak melaksanakan ritual muja ondo, jika terjadi musibah seperti kecelakaan, perkelahian sampai mengeluarkan darah yang menimpa salah satu masyarakat setempat sehingga kedua belah pihak sepasang kekasih akan dituntut untuk membayar hutang (jipen). Terdapat pula dampak bagi masyarakat apabila tidak dilaksanakannya Ritual Muja Ondo, akan mengalami gagal panen padi, buah-buahan gagal berbuah, di mana menurut presepsi masyarakat setempat hal tersebut disebabkan karena adanya suatu perbuatan yang tidak baik dilakukan oleh salah satu masyarakat sehingga harus disucikan kembali dengan Ritual Muja Ondo/ saki palas, dan agar kedua belah pihak sepasang kekasih tidak ada dikaitkan lagi dengan masalah-masalah yang menimpa masyarakat setempat.

RITUAL MUJA ONDO PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA CINTA BUDIMAN KECAMATAN BARITO TUHUP RAYA KABUPATEN MURUNG RAYA (PERSPEKTIF HUKUM HINDU)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AJING SUSILO, 2022, Ritual Muja Ondo sebagai Ritual Saki Palas menurut masyarakat Agama Hindu Kaharingan (Studi Kasus di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya) Skripsi, Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. Riwun , S.Ag.,M.Si. Pembimbing (II) Dra. Ni Made Ratini, M.Si. Ritual Muja Ondo adalah sebuah ritual saki palas atau ritual pensucian bagi umat Hindu Kaharingan yang melakukan kesalahan seperti kumpul kebo dan hamil di luar nikah akibat dari perjinahan, sehingga harus dilaksanakannya Ritual Muja Ondo untuk menetralisirkan kembali alam lingkungan serta ketika terjadinya musibah kedua belah pihak yang melakukan kesalahan tidak lagi disangkut pautkan oleh masyarakat. Masalah yang diteliti dalam Skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal ysitu: (1) Faktor penyebab dilakukannya Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya.(2) Proses Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya.(3) Dampak hukum apabila tidak dilaksanakan Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya. Subjek penelitian adalah Mantir Adat, Basi/Rohaniawan, tokoh masyarakat. Tokoh Agama Hindu Kaharingan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkahlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil: (1) Faktor penyebab dilakukannya Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya yaitu disebakan oleh kumpul kebo, hamil di luar nikah, keterlambatan tempo melangsungkan pernikahan, dan serta hatamput (kawin lari). 2) Proses Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya (tahap pelaporan, tahap pemanggilan kedua belah pihak baik pihak laki-laki maupun pihak perempuan dan tahap penyelesaian kasus/perkara pada tahap ini kedua belah pihak melakukan saki palas dengan melaksanakan Ritual Muja Ondo. (3) Dampak hukum apabila tidak dilaksanakan Ritual Muja Ondo di Desa Cinta Budiman Kecamatan Barito Tuhup Raya Kabupaten Murung Raya, dampak hukum bagi kedua belah pihak apabila tidak melaksanakan ritual muja ondo, jika terjadi musibah seperti kecelakaan, perkelahian sampai mengeluarkan darah yang menimpa salah satu masyarakat setempat sehingga kedua belah pihak sepasang kekasih akan dituntut untuk membayar hutang (jipen). Terdapat pula dampak bagi masyarakat apabila tidak dilaksanakannya Ritual Muja Ondo, akan mengalami gagal panen padi, buah-buahan gagal berbuah, di mana menurut presepsi masyarakat setempat hal tersebut disebabkan karena adanya suatu perbuatan yang tidak baik dilakukan oleh salah satu masyarakat sehingga harus disucikan kembali dengan Ritual Muja Ondo/ saki palas, dan agar kedua belah pihak sepasang kekasih tidak ada dikaitkan lagi dengan masalah-masalah yang menimpa masyarakat setempat.