Bahan penyuluhan bahasa di Timor Timur
The use and development of Indonesian language in Timor Timur Province.
Profil penulis
1.409 karya publik ditemukan.
The use and development of Indonesian language in Timor Timur Province.
Social policy on development of marine algae in Nusa Tenggara Barat Province, Indonesia.
Implementation of religious counseling for student at Islamic religious education center in Indonesia.
Directives on the use of the Indonesian language.
Islamic counseling for prisoners in Semarang.
Buku ini adalah sebagai bentuk respon terhadap penerapan syariat Islam di Aceh. Memahami bahwa syariat Islam tidak hanya berbicara tentang ibadah, melainkan juga tentang segala aspek kehidupan manusia. Salah satunya adalah aktivitas manusia di bidang pertanian. Kita sama-sama mengetahui bahwa sumber perekonomian utama masyarakat Aceh berasal dari sektor pertanian. Ketika sektor pertanian Aceh berkembang sangat erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat. Agar peningkatan itu terjadi maka salah satunya dilaksanakan dengan mengadakan program penyuluhan pertanian. Penyuluhan pertanian sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan kepada para petani tentang penerapan inovasi pertanian untuk meningkatkan hasil pertanan. Dengan penyuluhan tersebut para petani diharapkan dapat mandiri, berwawasan, serta mampu melakukan modernisasi usahatani masing-masing. Harapan yang ingin dicapai melalui penyuluhan yakni meningkatnya kesejahteraan petani melalui usahataninya. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan kepada para penyuluh ketika melaksanakan program penyuluhan. Sesuai judulnya, materi dalam buku ini disandarkan dan dikaitkan dengan sejumlah dalil yang bersumberkan dari hadis dan Alquran. Tujuannya untuk memberikan panduan kepada penyuluh sehingga mendapatkan keberkahan dari Allah selama menjalankan tugas dan kewajibannya.
Keberadaan Buku Ajar ini penting karena buku ini memberikan pemahaman tentang media yang dapat digunakan dalam penyuluhan kesehatan. Bukubuku seperti ini perlu dikembangkan, sehingga mampu memberikan informasi yang lebih lengkap kepada mahasiswa dan pembaca lain.
On Islamic education in Indonesia.
Indonesian laws on narcotics.
Dimensi dakwah secara umum terdiri dari (1) dimensi kerisalahan (bi ahsan qawl) dan (2) dimensi kerahmatan (bi ahsan al-a’mal). Dari kedua dimensi ini kemudian lahir berbagai bentuk kegiatan dakwah, seperti tabligh, tadbir, irsyad, dan tathwir. Salah satu bentuk kegiatan tabligh yang umum dilakukan di masyarakat adalah khitobah, yaitu proses penyampaian dakwah Islam melalui media lisan, yang dikenal dengan ceramah atau penyuluhan agama. Dakwah dalam bentuk khitobah ini-diakui atau tidak-merupakan model dan bentuk aktivitas dakwah terpopuler di masyarakat. Oleh sebab itu, sejatinya ia bermuatan pesan yang baik dan benar. Buku ini merupakan bunga rampai (kumpulan materi penyuluhan agama pilihan) yang merujuk terhadap Al-Qur’an sebagai sumber utama, disertai dengan penjelasan berdasarkan tafsir, hadits, qaulun hakim, kaidah-kaidah lughowi, ushul fiqih, pendapat para pakar dan ilmuwan, syair atau pribahasa, serta berita faktual dan aktual. Dikemas dengan bahasa yang menarik dengan memperhatikan susunan badi’ yang terdiri dari muqaddimah, isi, dan penutup. Selamat membaca.
Impact of legal counseling programs on legal awareness and legal literacy in Indonesia.
Suriadi P, 2020. Pelestarian Ekowisata Sepan Apui di Sungai Bemban Kecamatan Marikit Kabupeten Katingan. Skripsi. Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Prodi Pramuwisata Budaya dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHNTP) Palangka Raya. Pembibing (I) Dr. Sihung S.Ag., M.Si, Pembibing (II) Buhol, S.Ag., M.Fil.H Pelestarian Ekowisata Sepan Apui merupakan hal yang sangat penting khususnya dalam menjaga dan merawat lingkungan serta kearipan lokal agar tidak terjadi pengalihan fungsi. Penting khususnya untuk generasi muda sebagai penerus bangsa, tetap menjaga dan melindungi aset wilayah. Mengingat pada dewasa ini wisata sebagai bukti yang nyata dapat memberikan kontribusi serta peluang usaha peningkatan ekonomi untuk masyarakat. Penelitian ini membahas tentang Pelestarian Ekowisata Sepan Apui. maka hal ini yang ingin dijelaskan dan diunkapkan dikaji melalui penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Rekontruksi Pelestarian ekowisata dan kendalanya, serta (2) bagaimana pelestarian Sepan Apui dan (3) apa implikasinya. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif Kualitatif, dari sifat penelitian itu mejelaskan teori teori, rekontruksi dan pemberdayaan masyarakat. Instrument utama dalam penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dokumentasi. yang mumpu memberikan informasi yang dibutuhkan dan menjelaskan Sepan Apui yaitu Kepala Desa, Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan dan Tokoh Pemuda. Hasil penelitian menujukan bahwa pelestarian Sepan Apui dan kendala yang dihadapi oleh masyarakat wilayah Kecamatan Marikit.(1) Pelestarian Ekowisata Sepan Apui di Sungai Bemban Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan dalam ini upaya pelestarian dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan,(2) kendala-kendala yang dihadapi oleh masyarakat untuk pengembangan pelestarian ekowisata tentang kendala-kendala sarana dan parasrana penunjang wisata. Kata Kunci : Pelestarian, Sepan Apui.
Upacara Mandung merupakan rangkaian upacara kematian pada umat Hindu Kaharingan, sebagai wujud bakti dan cinta kasih kepada anggota keluarga yang sudah meninggal, upacara Mandung hanya boleh dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan. Adapun permasalahan dalam penilitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan tata cara upacara Mandung, apa fungsi pelaksanaan tata cara upacara Mandung dan apa makna filosofis pelaksanaan tata cara upacara Mandung pada umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tata cara upacara Mandung, fungsi pelaksanaan tata cara upacara Mandung dan makna filosofis upacara Mandung pada umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu teori religi, teori fungsional struktural dan teori interaksionalisme simbolik Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini lokasi di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Jenis data dalam penelitian ini, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yaitu Sumber data primer sumber. Sedangkan instrument peneliti sendiri. Tehnik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan teknik analisa data menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pelaksanaan tata cara upacara Mandung pada umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya yaitu ada beberapa tahapan yaitu: Tahap persiapan pelaksanaan tata cara upacara Mandung, tahap Pelaksanaan tata cara upacara Mandung dan tahap akhir pelaksanaan tata cara upacara Mandung. 2) Fungsi pelaksanaan tata cara upacara Mandung yaitu fungsi sosial yaitu manusia sebagai mahluk sosial, dimanapun keberadaaannya tidak terlepas dari kehidupan orang lain. Manusia di ciptakan tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya interaksi dengan dengan yang lainnya dan fungsi religius pelaksanaan tata cara upacara Mandung yaitu untuk membersihkan dan mensyucikan Liau Haring dari segala perbuatan yang dibuatnya semasa hidup di dunia sehingga Liau Haring tersebut dapat menuju Lewu Telun Sengumang dan Liau Haring tidak lagi menggangu anak cucu yang di tinggalkan, sehingga anak cucu yang di tinggalnya dapat hidup dengan tenang dan mendapat rejeki di kemudian hari. 3) Makna filosofis tata cara upacara Mandung yaitu untuk mengantar Liau Haring menuju Lewu Telun Sengumang dengan melaksanakan upacara Mandung untuk membersihkan, membuang sial dan membebaskan ikatan dari yang meninggal tersebut karena kalau belum dilaksanakan upacara Mandung tentunya yang hidup masih terikat dengan yang meninggal.
ABSTRAK Eka Sarianti, 2020, Aruh Ganal di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna) Skripsi Strata satu Program studi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Nyoman Sarma. S.Ag.,M.Fil.H dan Pembimbing II: Ni Nyoman Tantri, S.Pd,.M.Pd. Aruh Ganal adalah upacara yang dilaksakan satu tahun sekali setelah panen di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Aruh Ganal dilaksanakan sebagai ucapan syukur kepada Nining Bahatara/ Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh menifestasi-Nya atas hasil panen yang melimpah. Berdasarkan dari latar belakang, dalam penelitian ini ada tiga permasalahan yang dibahas sebagai berikut : (1) Bagaimanakah bentuk pelaksanaan Aruh Ganal yang ada pada Masayarakat Hindu Kaharingan di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sung ai Selatan, (2) Bagaimanakah fungsi Aruh Ganal pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan,(3) Apa makna dari sarana dan prasarana dalam Aruh Ganal pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, fungsi dan makna dalam Aruh Ganal. Untuk membedah masalah dalam penelitian ini menggunakan kajian pustaka, konsep dan beberapa teori : (1) Teori religi, dan (2) Teori simbol. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif dan lokasi yaitu bertempat di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu dengan menggunakan teknik : (1) Observasi, (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala adat, Rohaniawan dan para sandaran balian. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Aruh Ganal diawali dengan menyiapkan sarana dan prasarana upacara dilanjutkan dengan tahap persiapan, tahap kumonikasi dengan para leluhur, tahap pokok dan tahap akhir yaitu yang diakhiri dengan acara makan bersama, (2) Fungsi Aruh Ganal terbagi menjadi, fungsi sosial, fungsi religious dan fungsi sarana dan prasarana, (3) Makna Aruh Ganal pada Masyarakat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Kamawakan, dalam penelitian ini makna yang dibahas yaitu makna sarana dan prasarana. Dimana sarana dan prasarana dalam Aruh Ganal bermakna sebagai simbol kekuasaan Nining Bahatara dan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan segala menifestasinya. Kata Kunci : Aruh Ganal, Hindu Kaharingan.