2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENI LISARI: (2024) Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya (pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si, dan pembimbing II Budi Purnomo, SH., M.Si). Penggunaan media sosial sebagai sarana promosi telah banyak digunakan di bidang pariwisata. Salah satu instansi yang aktif mempromosikan pariwisata adalah Disparbudpora Kota Palangka Raya. Sebagai pihak yang turut mempromosikan kegiatan pariwisata, sangat diperlukan keahlian dan pengelolaan khusus pada media sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka pada penelitian ini terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini, (1)Bagaimanakah pola media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, (2) Apa saja faktor penghambat media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah, (1) Teori bauran promosi (2) Teori hambatan. Subjek penelitian ini adalah mulai dari: Admin media sosial dan pengikut media sosial Disparbudpora. Hasil penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui pola media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (2) untuk mengetahui faktor penghambat media sosial sebagai sarana promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga. Hasil kajian peneliti dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pola promosi menggunakan media sosial yang dilakukan oleh Disparbudpora terdapat empat tahapan yaitu penciptaan konten, penentuan platform, implementasi program, monitoring dan evaluasi, dan empat bauran promosi yang dilakukan adalah periklanan, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Publisitas, Pemasaran Langsung. Faktor penghambat kegiatan promosi pariwisata melalui media sosial oleh Disparbudpora yaitu, 1) Faktor internal: perbedaan pendapat dan miskomunikasi yang terjadi antar individu dan tim serta tantangan kreativitas dalam pembuatan konten, 2) Faktor eksternal: jaringan internet dan multimedia yang digunakan mengalami gangguan, kerusakan atau malfungsi. Kata Kunci: Media Sosial, Promosi Pariwisata, Dinas Pariwisata
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Umul Husna, 2024:Penyelesaian Secara Adat Sengketa Masyarakat Petani dalam Sistem Plasma Perkebunan Kelapa Sawit PT. Globalindo Agung Lestari di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Dr. I Made Kastama, SH., MH dan Herwandi, MH. Perkebunan kelapa sawit sering menggunakan sistem plasma, di mana perusahaan besar menyewa sebagian lahan kepada petani lokal. PT. Globalindo Agung Lestari adalah salah satu perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, yang memiliki banyak perkebunan kelapa sawit. Sistem plasma ini memberi peluang bagi petani lokal untuk bekerja sama dengan perusahaan besar, terkadang sistem ini bisa menimbulkan konflik terkait pembagian hasil, hak tanah, dan masalah sosial ekonomi lainnya. Oleh karena itu, peneliti ingin menyelidiki penyelesaian secara adat sengketa masyarakat antara petani dan PT. Globalindo Agung Lestari di Kecamatan Dadahup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelesaian sengketa secara adat, peran dan fungsi tokoh adat seperti Damang dalam proses penyelesaian sengketa, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan dan sanksi yang diberlakukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat dan masyarakat terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah dan mediasi oleh tokoh adat. Prosesnya melibatkan pelaporan, musyawarah adat, mediasi, pengambilan keputusan, dan implementasi yang diatur oleh Damang. Sanksi yang diberikan berupa denda dan restitusi sosial, seperti ikut serta dalam kelompok petani plasma. Proses ini mengikuti nilai-nilai budaya dan hukum adat lokal yang mengatur hubungan antara petani dan perusahaan perkebunan, seringkali terkait dengan konflik hak tanah, kompensasi, dan pembagian hasil. Keterlibatan tokoh adat dan nilai budaya lokal membantu penyelesaian sengketa diterima oleh masyarakat setempat, menyeimbangkan kepentingan perusahaan dan hak petani. Keberhasilan proses ini terlihat dari kepatuhan masyarakat terhadap keputusan Damang, kepuasan kedua pihak, dan pencegahan konflik berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang penyelesaian sengketa di perkebunan plasma dan merekomendasikan penguatan mekanisme penyelesaian sengketa berdasarkan kearifan lokal dan keadilan sosial.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Upaya Pengembangan Potensi Wisata Riam Makikit Desa Tumbang Kalemei Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Susi Arianti, 2024: FilosofiSiroDalamUpacaraNgelutupUmat Hindu Kaharingan Di DesaKalasinKecamatanUutMurungKlabupatenMurung Raya, Pembimbing I Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil Dan Pembimbing II Kunti Ayu Vedanti, S.Fil.H.,M.Ag Masyarakat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Rayadalamkesehariannyatidakterlepasdariupacarakeagamaan. DalampembahasaninipenelitimelakukanpenelitiantentangSirodalamupacaraNgelutupyang merupakanupakarayang tidakdapatdihilangkandarikegiatankeagamaanumat Hindu Kaharingan di DesaKalasin. Siro berfungsisebagai mediamemohonkeselamatanumurpanjangkepadaTuhan/RanyingHatallamelaluiMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangberupabajakahbernamaTongang.Siro/Tongan adalahkepercayaanmasyarakatDesaKalasinsebagaiupakarakeagamaan, yang mendasarihaltersebutSiroterbuatdariuratMangkuAmatSangendanNyaiJajaNyangiangyang sudahmenyatupada tanah, sehinggamasyarakatDesaKalasinpercayabahwasudahmenjadibagiandarikehidupanmanusia.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuimakna dan fungsiSirodalamupacara, berdasarkanfenomenadiatasdapatmenjadipembelajaran dan pengetahuanbagikaummudadalammelestarikantradisisecaraturuntemurundidaerahmasing-masingsehinggatidakdihilangkan. Penelitianinimenggunakanteorireligi, teorifungsionalismestruktural dan teoriinteraksionalismesimbolik. Penelitianinimenggunakanmetodekualitatif. Penelitianinidilaksanakan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya. Sumberdatanyayaitu primer dan sekunder, sedangkanteknikpengumpulandatanyameliputiobservasi, wawancara, dokumen dan studipustaka. Adapunhasilpenelitianinimenunjukanbahwa 1) bentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: bentukSirodalamupacaraterbuatdarikulitkayubajakahTongang. dalambentukfilosofiSiro dalamupacaraNgelutupdimanamenentukanhari, tempat, pemimpin, sarana dan doa, demikian juga denganfilosofibentukSirodalamupcaramasyarakatDesaKalasinpercayabahwaSiroinisebagaiupakara dan sudahadasejaknenekmoyang dan diwajibkandalamupacara. 2) fungsiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu: fungsireligiadalahkeyakinanumat Hindu Kaharingan pada Sirosebagaiupakara, fungsisosialadalahinteraksiantaramanusiadenganmanusia, dan fungsi Pendidikan, fungsiekonomi, fungsitradisi.3) nilaifilosofiSiro dalamupacaraNgelutupumat Hindu Kaharingan di DesaKalasinKecamatanUutMurungKabupatenMurung Raya yaitu:nilaifilsafatketuhananadalahkeyakinantentangTuhan/RanyingHatalla yang diyakiniumat Hindu Kaharingan, dan beberapanilaisepertinilaikejujuran, nilaipersembahan, nilaikeharmonisan, nilaikeseimbangan, nilaikepatuhan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehadiran Seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan memiliki makna, fungsi dan tujuan tersendiri dalam praktiknya dan dilatarbelakangi oleh kebudayaan yang menjadi dasarnya. Fenomena yang terjadi adalah tidak semua dari umat dan generasi Hindu Kaharingan itu sendiri mengetahui dan memahami bagaimana eksistensi dari seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan. Berikut Rumusan masalah dalam penelitian: 1). Bagaimana eksistensi seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? 2). Bagaimana bentuk seni kriya katupat sinta yang digunakan pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis eksistensi dan bentuk seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan dan memahami peran dan dampaknya dalam menjaga tradisi keagamaan dan budaya yang melekat pada umat Hindu Kaharingan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori eksistensi dan teori bentuk. Sampel dalam penelitian ini meliputi beberapa dari umat Hindu Kaharingan dan guru Sekolah Dasar Negeri di Desa Tarusan Danum. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan terhadap hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1). Eksistensi dari seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan masih tetap eksis hingga sekarang, karena pada pelaksanaan upacara keagamaan tersebut, seni kriya katupat sinta masih dipergunakan pada setiap upacara keagamaan Hindu Kaharingan di dalam kehidupan. 2). Katupat sinta berbentuk belah ketupat tidak sama sisi dan berwarna kekuningan (warna janur). Ukuran seni kriya katupat sinta sebenarnya bervariasi tergantung dari seberapa panjang dan lebar daun janur yang digunakan untuk membuatnya.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Teknologi digital adalah salah satu bagian perkembangan yang ditawarkan serta menyebabkan perubahan besar-besaran di era saat ini. Banyak pelaku usaha dan perusahaan memanfaatkan digital marketing untuk memasarkan produk maupun jasa mereka. Iklan dan promosi digital marketing sangat mudah untuk dijalankan dan memiliki tingkat efisiensi yang tinggi, karena platform digital semakin banyak penggunanya dalam kegiatan sehari-hari, masyarakat semakin beralih melakukan kegiatan pembelian secara online dari pada pergi ke toko fisik. Melalui buku ini, penulis mencoba memaparkan beberapa hal menarik yang perlu dipahami oleh siapapun yang ingin terjun di dunia digital, khususnya digital marketing. Beberapa pokok bahasan buku ini antara lain; Konsep Pemasaran Digital/Digital Marketing, Tahapan-Tahapan Efektifitas Pemasaran Digital, Media Sosial Dalam Digital Marketing, Keunggulan Digital Marketing Dengan Konvensional, Pengembangan Dan Desain Web, Search Engine Optimization (Seo, Search Advertising Dan Online Advertising, Sampai Terkait Dengan Pola Kepemimpinan Digital. Semua akan dibahas secara dirinici dalam buku ini. Dengan membaca buku ini akan menerjemahkan kegiatan pemasaran yang dilakukan dengan internet. Penggunaan internet atau teknologi akan membantu memperluas, sekaligus meningkatkan fungsi dari pemasaran tradisional sebelumnya.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji tentang digital marketing : konsep dan strategi yang terbit pada tahun 2021. Kontributor dari buku ini adalah para peneliti dan dosen dari berbagai kampus di Indonesia. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Penulisan buku ini dilandasi atas pentingnya update penelitian terbaru tentang kajian digital marketing dalam berbagai bidang yang menjadi isu dan problematika saat ini. Buku ini terdiri dari 15 artikel yang dimasukan ke dalam 15 bab di dalam buku ini. Upaya penyusunan buku ini dilakukan untuk mendokumentasikan karya-karya yang dihasilkan para penulis sehingga dapat bermanfaat bagi pembaca secara lebih luas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
KONVERGENSI MEDIA Transformasi Media Komunikasi di Era Digital pada Masyarakat Berjejaring Buku ini ditulis secara sistematis dengan tujuan agar pembaca mengetahui dan mengerti tentang perkembangan teknologi komunikasi dalam konvergensi media, dan diharapkan dapat mengerti dan memahami jenis media baru (new media) yang digunakan dalam berkomunikasi terutama pada era digital media. Selain itu, melalui buku ini, pembaca diharapkan mampu memahami dan hingga menganalisis bagaimana konvergensi media berpengaruh dalam kehidupan masyarakat informasi dan berjejaring. B Buku Konvergensi Media: Transformasi Media Komunikasi di Era Digital pada Masyarakat Berjejaring ini terbagi dalam 8 (delapan) bab materi pembahasan. Dalam tiap bab pembahasan juga dilengkapi dengan latihan. soal dan tes formatif yang bertujuan untuk dapat memberikan umpan balik hasil evaluasi belajar tiap materi yang diberikan. Oleh karena itu, buku ini dapat menjadi panduan belajar mahasiswa, baik mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi maupun pembaca pada umumnya yang tertarik mempelajari perkembangan dan transformasi media (Konvergensi Media) khususnya pada masyarakat berjejaring di era digital saat ini. 1.1 PENGERTIAN DASAR Buku ini merupakan menjelaskan tentang perkembangan media komunikasi sekaligus juga materi ajar perkuliahan mata kuliah konvergensi media. Buku ini yang disusun dan disajikan secara terstruktur dengan tujuan agar pembaca atau mahasiswa yang sedang belajar tentang konvergensi media di masyarakat berjejaring di era digital ini dapat menyerap secara mandiri materi yang diberikan. Buku ini ditulis dan disusun lebih terperinci agar mudah dipahami sekaligus dapat dijadikan buku ajar untuk mata kuliah konvergensi media dan atau perkembangan teknologi dan komunikasi di era digital. Isi buku ini sesuai dengan mata kuliah konvergensi media pada ranah dan jenjang yang telah ditetapkan dalam analisis kebutuhan pembelajaran yang sesuai Rencana Pembelajaran Semester (RPS) matakuliah. Buku ini menggunakan bahasa yang sederhana, berisi pengetahuan sesuai dengan matakuliah dengan mengacu pada sasaran pembelajaran.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini didedikasikan sebagai telaah akademis terhadap fenomena media, baik di media arus utama (mainstream) maupun di media sosial dalam hubungannya dengan ragam aktivitas politik aktor perseorangan maupun lembaga. Kajian tentang hubungan media dan politik membentang panjang dalam sejarah Ilmu Komunikasi Politik. Mulai dari opini publik, propaganda, kampanye, publisitas politik, political public relations, dan lain-lain. Terdapat relasi kuasa politik yang sangat menarik ditelaah baik secara akademis maupun praktis di panggung politik media, baik yang terjadi di masa lalu, saat ini, maupun di masa mendatang. Media tidak semata menjadi saluran komunikasi politik. Di banyak peristiwa, media kerapkali tampil menjadi aktor politik yang memainkan peran signifikannya. Dalam konteks inilah, kajian tentang media komunikasi politik menjadi sangat penting. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. Penulis “Buku ini memberikan panduan ilmiah dan pedoman praktis bagi para calon pemimpin politik ketika mengaktualisasikan gagasan dan cita-citanya menghadapi masyarakat informasi yang sedang mengalami revolusi media sosial. Buku ini juga penting dibaca masyarakat luas agar dapat memahami bagaimana para pemimpin politik mengoperasikan simbol-simbol untuk memperkuat posisi politik mereka di hadapan publik.” Dr. Ahmad Basarah, Anggota DPR RI/Ketua Badan Sosialisasi MPR RI “Dalam buku terbarunya ini, Dr. Gun Gun Heryanto menyajikan analisis komprehensif tentang komunikasi politik dan detail isu-isu penting terkait. Pemaparan, gagasan dan artikulasi pemikirannya sangat sistematis, dikonstruksi, dan dikemas dalam ekspresi bahasa yang apik, lincah, dan bernas. Dari bab ke bab berikutnya, pembaca diajak secara kreatif-reflektif untuk berwacana dan berdiskusi tentang poin-poin pemikiran dan tema-tema aktual yang secara kritis disoroti oleh Dr. Gun Gun dalam buku ini. —Prof. Dr. H. Faisal Ismail, M.A., Ph.D., Duta Besar RI untuk Negara Kuwait dan Bahrain 2002–2006 dan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta “Merawat demokrasi itu soal komitmen. Pelaku utama dalam proses komunikasi politik (politisi, masyarakat dan media) harus punya iktikad baik. Gun Gun Heryanto, dengan gaya khasnya, selalu membumikan bahasa berat politik dan menempatkannya ke ruang-ruang awam. Buku ini menjadi pengingat bagi politisi, masyarakat, dan media bahwa pertarungan sekeras apa pun tidak boleh menyisakan luka sosial. Peran sentral media di dalam proses komunikasi politik diingatkan penulis, agar sekuat mungkin terhindar dari bias kepentingan.” —Yogi Arif Nugraha, Wakil Pemimpin Redaksi KompasTV “Politisi dan mereka yang ingin memanfaatkan media sebagai wahana konstruksi citra, wajib membaca buku ini. Sebagai akademisi, tulisan Gun Gun mengedepankan independensi tanpa tendensi, seperti yang ia pertontonkan di panggung-panggung talkshow. —Latief Siregar, Produser Senior RCTI “Di buku ini, Anda akan memahami cara mentransformasikan media sebagai saluran komunikasi politik. Sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin terjun di dunia politik atau yang berkecimpung di jagat komunikasi. Pemaparan yang bernas menjadi ciri khas Dr. Gun Gun Heryanto dalam setiap ulasannya.” —Ike Kesuma, Produser Senior iNews TV
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Selama ini penelitian kualitatif cenderung di-stereotype-kan sebagai penelitian yang mudah, suka-suka peneliti, tidak rasional, penelitian yang mengada-ada, atau bahkan ada yang menganggap tidak ilmiah. Padahal penelitian kualitatif adalah penelitian yang ilmiah dan tidak diragukan kredibilitasnya. Buku ini mencoba memberikan penjelasan ilmiah tentang kualitas berbagai ragam penelitian kualitatif. Mulai dari metode studi kasus, grounded theory, etnografi, fenomenologi, participatory action research (PAR), hingga penelitian kritis. Di samping itu, buku ini juga memberikan penjelasan tentang metode kualitatif diawali dengan menjelaskan tentang cara berpikir penelitian kualitatif secara mendasar yaitu dimulai dengan memahami paradigma berpikir penelitian kualitatif. Setelah itu pembaca diajak untuk memahami secara lebih mendalam tentang apa itu metode penelitian kualitatif dan berbagai langkah yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian kualitatif. Pada bagian akhir diberikan penjelasan tentang etika penelitian dan beberapa contoh-contoh proposal penelitian dalam bidang komunikasi. Semoga buku ini bisa menjadi buku pegangan bagi pengajar metodologi penelitian kualitatif di bidang komunikasi dan mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang mempelajari mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif; serta menjadi referensi bagi mahasiswa yang ingin menyusun penelitian komunikasi dengan metode kualitatif, terutama bagi mahasiswa yang sedang melakukan skripsi maupun tesis.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini lebih kaya dibanding edisi sebelumnya, lebih banyak tip dan trik, contoh konkret, dan teknik baru yang didasarkan dari 12 tahun pengalaman penulis sebagai trainer. Apakah Anda seorang presenter, motivator, negosiator, pendidik, direktur, manajer, marketing/sales, event organizer, ataupun mahasiswa, buku ini akan membantu dan mengungkapkan cara-cara untuk mengomunikasikan ide Anda dalam tampilan multimedia, yang tidak hanya mudah diserap tetapi juga memukau dan... mencekam audiensi! Bersiaplah untuk dikejutkan dengan berbagai teknik presentasi yang dahsyat, yang berbeda dari kebiasaan berpresentasi selama ini, yang akan... ¥ menyempurnakan kualitas presentasi Anda ¥ mengungkap kemampuan alamiah Anda ¥ memberikan ide-ide yang tak terpikirkan sebelumnya Ubah presentasi Anda menjadi pengalaman belajar yang akan terus dikenang audiensi!
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini ditujukan kepada mahasiswa yang ingin mempelajari atau terdapat mata kuliah yang berhubungan dengan komunikasi politik. Bahasa yang mudah di pahami sehingga sangat cocok bagi mahasiswa yang ingin mendalami komunikasi politik. Bab dalam buku ini adalah: 1. Memaknai Komunikasi Politik 2. Komunikasi Massa 3. Kekuatan Media Massa 4. Iklan Politik 5. Konsep Negara Hukum 6. Demokrasi 7. Pemilu 8. Teori-Teori Dalam Komunikasi Politik 9. Lobi Dan Negosiasi 10. Pemasaran Politik
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Media baru memberi kontribusi yang besar bagi demokrasi. Kontribusi tersebut berupa terbentuknya ruang publik yang universal, bisa diakses oleh siapa saja. Sehingga masyarakat tidak mengalami hambatan untuk menyuarakan aspirasinya. Di sisi lain, media baru mengubah komunikasi politik yang selama ini cenderung top-down, menjadi bottom up dan decentralized. Pemerintah makin membuka ruang bagi masyarakat lewat program e-government untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Perubahan ini pada akhirnya akan meningkatkan partisipasi politik masyarakat. Partisipasi politik merupakan modal bagi terwujudnya demokrasi yang substantif bagi suatu bangsa.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Komunikasi politik, media massa, dan opini publik adalah topik aktual yang mendapat perhatian publik, baik di kalangan ilmuwan, elite politik maupun masyarakat awam. Secara umum dapat kita pahami dan sepakati bersama bahwa komunikasi merupakan persyaratan utama dalam jalinan interaksi manusia dan langkah awal dalam memperbaiki pemahaman atas fenomena publik yang dinamis dan kompleks. Komunikasi memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apa pun yang dihadapi. Melalui komunikasi pulalah yang memungkinkan manusia mempelajari dan menerapkan strategi-strategi adaptif untuk mengatasi situasi-situasi problematik yang diamati. Untuk itu, buku yang membahas tentang komunikasi politik, media massa dan opini publik ini memiliki peran tersendiri. Pembahasan buku ini cukup komprehensif diawali dengan proses komunikasi politik, model komunikasi, pendekatan komunikasi politik, saluran politik, pemanfaatan media massa, opini publik trend media massa dan media sosial serta pelanggaran etika media sosial yang diulas secara tajam.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
"This book explores the extent and circumstances under which the media affects public policy; and whether the political impact of the media is confined to the public representation of politics or whether their influence goes further to also affect the substance of political decisions."--Publisher's website.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dengan hadirnya internet dan penggunaan teknologi komunikasi dan informatika, membuat adanya masyarakat digital, seperti yang diungkapkan McLuhan bahwa perkembangan teknologi mem-pengaruhi hidup masyarakat di suatu ruang bersama yang disebut sebagai desa global (global village). Masyarakat sosial berubah menjadi masyarakat digital dengan adanya dukungan teknologi informasi. Perubahan ini disebabkan dengan transisi dari masyarakat industri lama (old industrial society) menjadi global network society yang melibatkan aktivitas digital. TIK telah berkembang sejak tahun 1990an, terutama perkembangan teknologi informasi yang dapat menghubungkan dari seluruh pelosok dunia tanpa batasan ruang dan waktu (Kristiyono & Ida, 2019).
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mengambarkan tentang perkembangan literasi media digital yang mana mendukung salah satu program kominfo untuk membiasakan literasi digital, selain itu buku ini memberikan gambaran untuk melihat bagaimana kompetensi yang seharunsya dimiliki oleh mahasiswa dalam melakukan penulisan mahasiswa jurnalistik guna perbaikan bagi stake holder dalam meningkatkan kemampuan penulisan berita.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Narasi dan Literasi merupakan unsur yang penting bagi kehidupan seorang individu dalam bermasyarakat Akademisi yang didalammnya termasuk mahasiswa merupakan ujung tombak dalam perubahan sebuah pemahaman wacana yang berkembang Banyaknya pergerakan yang membawa nama agama juga massif dimasyarakat dengan membawa visi dan misi tertentu, hal ini perlu mendapat perhatian yang serius bila mengarah pada memecah belah suatu kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Kaum intelektual merupakan aktor-aktor aktif dan gigih dalam menyuarakan pergerakan yang berujung pada tujuan radikal Pemahaman inilah yang berbeda-beda dalam melihat sebuah misi berbangsa dan bernegara, dan menimbulkan bentuk narasi dan literasi yang keras, ekstrim dan tidak bisa fleksibel Kaum-kaum muda intelektual merupakan sarana yang cukup kuat dalam mempertahankan suatu ideologi, maka dari itu sudah sepatutnya masyarakat secara umum dan masyarakat khususnya kaum intelektual kampus dapat memilah dan memberikan bentuk-bentuk narasi dan literasi yang tidak mengarah pada radikalisme, hal ini tentu sangat membahayakan utamanya bagi generasi penerus bangsa yang akan menjadi cikal bakal penerus kedepan dan bukan justru memecah belah dalam berbagai kelompok-kelompok tertentu Gerakan-gerakan yang cukup halus namun intens perlu diwaspadai bila membawa dampak negative dalam cara pandang dan keyakinan, ini penting untuk diperhatikan secara bersama dalam komunitas keluarga hingga masyarakat agar tidak disalahgunakan menjadi bibit-bibit kebencian yang akhirnya dapat merusak dan membawa perpecahan pada anak-anak bangsa Menjadi tugas bersama untuk menarasikan pemahaman dengan cara yang baik dan dapat dimengerti serta dapat diterima semua golongan dan menyuguhkan literasi kedamaian dan kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara.