2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Wayan Suwirye, 2024. Nilai Pendidikan Karakter Dalam Nyambutin Umat Hindu di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Pembimbing I. Dr. I Wayan Suasta, S.Ag.,M.Pd.H. Pembimbing II. Dr. Tardi Edung,S.Ag.,M.Ag. Penelitian ini mengkaji tentang nilai pendidikan karakter dalam Nyambutin umat Hindu di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Nyambutin merupakan yadnya suci untuk membersihkan/menghilangkan leteh, papa klesa, dan memperkuat kedudukan atman si bayi. Berdasarkan latar belakang dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimanakah Bentuk dan Fungsi pelaksanaan Nyambutin umat Hindu di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas? 2. Apa saja nilai Pendidikan karakter dalam pelaksanaan Nyambutin di desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teori religi, teori interkasionisme simbolik dan teori nilai pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, metode kualitatif, lokasi penelitian di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Jenis dan sumber data; jenis data menggunakan data kualitatif, sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data skunder, teknik penentuan informan dengan puporsive sampling, instrumen penelitian peneliti sendiri, teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan studi dokumen; teknik analisa data menggunakan data kualitatif dengan teknik analisa Milles and Huberman. Berdasarkan hasil analisa data, hasil penelitian meliputi bentuk pelaksanaan Nyambutin dikaji dengan teori interaksionisme simbolik, adalah sarana yang digunakan berupa Banten Pengelepas Awon/Pebyakaonan, banten penyambutan, banten prayascita, banten jejagan, banten kumare,banten tataban. Waktu pelaksanaan Nyambutin dilaksanakan ketika hari purnama atau bulan purnama penuh, proses pelaksanaan Nyambutin meliputi pembersihan/penglukatan, mebajang colong, mengelilingi lesung, mepetik, sembahyang, mejaya-jaya. Fungsi Nyambuti meliputi fungsi religius, fungsi penyucian, fungsi sosial, dan fungsi Estetika. Nilai pendidikan karakter dalam Nyambutin meliputi: religius, kedisiplinan, integritas, dan empati. Kata Kunci ; Nyambutin Bentuk dan Fungsi Nilai Pendidikan Karakter. ABSTRACT I Wayan Suwirye, 2024. Character Education Values in the Nyambutin Ceremony Among Hindu Communities in Basarang Jaya Village, Basarang Sub-district, Kapuas Regency. Supervisor I: Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H. Supervisor II: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. This study examines the values of character education embedded within the Nyambutin ceremony practiced by the Hindu community in Basarang Jaya Village, Basarang Sub-district, Kapuas Regency. Nyambutin is a sacred ritual aimed at cleansing impurities, eliminating sins and afflictions, and strengthening the position of the infant's atman (soul). The research addresses the following questions: 1. What are the forms and functions of the Nyambutin ceremony as practiced by the Hindu community in Basarang Jaya Village, Basarang Sub-district, Kapuas Regency? 2. What character education values are inherent in the Nyambutin ceremony in Basarang Jaya Village, Basarang Sub-district, Kapuas Regency?.The theoretical framework of this research incorporates theories of religion, symbolic interactionism, and character education values. A qualitative research method was employed, with the study conducted in Basarang Jaya Village, Basarang Sub-district. The research utilized qualitative data, drawing on both primary and secondary sources. Informants were selected through purposive sampling, and the researcher served as the primary research instrument. Data collection techniques included observation, interviews, and document analysis. Data analysis was conducted using qualitative methods, specifically applying the Milles and Huberman analysis technique. The findings of this study reveal the forms of Nyambutin ceremony, analyzed through the lens of symbolic interactionism, including: the materials used, such as Banten Pengelepas Awon/Pebyakaonan, Banten Penyambutan, Banten Prayascita, Banten Jejagan, Banten Kumare, and Banten Tataban. The timing of the Nyambutin ceremony, which is performed during the full moon, and the procedural steps involved, including penglukatan, mebajang colong, mengelilingi lesung, mepetik, sembahyang, mejaya-jaya. Fungsi Nyambuti meliputi ; fungsi religius, fungsi penyucian, fungsi sosial, dan fungsi Estetika. The character education values identified within the Nyambutin ceremony include religiosity, discipline, integrity, and empathy. Keywords: Nyambutin, Character Education Values.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Astuti. 2024 Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Seni Tari Melalui Metode Konstruksi Tari Di Smp Negeri 1 Timpah. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Dosen Pembimbing I Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H dan Dosen Pembimbing II Hendri , S.Ag.,M.Si Peneliti mengkaji tentang Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Seni Tari Melalui Metode Konstruksi Tari Di SMP Negeri 1 Timpah. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran seni tari melalui metode konstruksi di SMP Negeri 1 Timpah. Dari yang sebelumnya masih menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran dan setelah menggunakan metode konstruksi tari. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori konstruktivisme, kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design dengan tipe one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Lama waktu yang peneliti gunakan dalam penelitian ini selama satu bulan. Jenis sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara porpusive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu penilaian unjuk kerja dan presentase ketuntasan peserta didik. Berdasarkan indikator keberhasilan menurut Nurkanca hasil belajar kelas dapat dikatakan tuntas apabila di dalam kelas tersebut mencapai 70% siswa telah mencapai nilai ≥70, penelitian ini dikatakan berhasil dengan nilai rata-rata siswa mencapai ≥70 dengan presentase 80%.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.Berdasarkan fakta yang terjadi dilapangan, guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional yang dalam kegiatan pembelajarannya lebih berpusat pada guru, sehingga membuat siswa kurang aktif dikelas dan prestasi belajar siswa rendah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan metode pembelajaran market place activity. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain penelitiannya yaitu pretest-posttest nonequevalent control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 6 Palangka, yaitu 25 orang siswa dari kelas IVA dan 27 orang siswa dari kelas IVB yang keseluruhannya berjumlah 52 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes berupa essay. Terdiri atas 10 soal pretest dan posttest yang diberikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data yang diperoleh peneliti kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif dalam penelitian ini adalah prestasi belajar pada kelas eksperimen sebelum menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai pretest minimum 30, dan nilai maksimum 75 dengan jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 49,63 dengan standar deviasi 12,08. Sedangkan nilai sesudah diberikan perlakuan menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai postest minimum 70, dan nilai maksimum 95 jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,33 dengan standar deviasi 6,79. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan SPSS 25 diperoleh nilai sig. (2-tailed) yaitu sebesar 0,000 0,05. Maka berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Strategi meningkatkan Popularitas Objek Wisata Bukit Cinta di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK AYUNI SARI: (2024) Potensi Pengembangan Daya Tarik Wisata Air Terjun Bumbun di Desa Tumbang Olong Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya (pembimbing I Handoko, S.Ag., M.Si dan pembimbing II Wentin,S.Ag.,M.Pd.H). Mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumber daya pariwisata mengintegrasikan segala bentuk aspek diluar pariwisata yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung. pada penelitian ini terdapat dua rumusan masalah dalam skripsi ini adalah, (1) Bagaimana potensi pengembangan wisata air terjun bumbun sebagai daya tarik wisata alam di kecamatan uut murung kabupaten murung raya, (2) apa kendala pengembangan daya tarik wisata air terjun bumbun di kecematan uut murung kabupaten murung raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah, (1) Teori pengembangan pariwisata (2) Teori kendala. Subjek penelitian ini adalah mulai dari masyarakat lokal yang ada di sekitar objek wisata air terjun bumbun. Hasil penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui pengembangan fasilitas objek wisata air terjun bumbun, (2) untuk mengetahui kendala dalam pengembangan fasilitas objek wisata air terjun bumbun. pengembangan fasilitas dalam menarik minat wisatawan ke objek wisata air terjun bumbun meliputi pengembangan atraksi wisata, fasilitas wisata, infrastruktur wisata, transportasi wisata dan hospitality (keramah-tamahan). Kendala yang di alami dalam pengembangan wisata air terjun bumbun yaitu kurang flaying fox, dermaga tepi sungai, tracking malam, paket wisata penelitian tumbuhan dan binatang, warung, penginapan, toilet, jalan, bus pariwisata dan kemanan serta pelayanan yang masih akan dikembangkan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Daya tarik Wisata Minat Wisatawan, Objek Wisata, air terjun bumbun
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hesti Mustika Dewi, 2024, Pengaruh Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Palangka. Skripsi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya. Institus Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., MA. Pembimbing II Serlis Rusandi, S.Pd., M.Pd. Hasil belajar adalah sesuatu yang dicapai atau diperoleh individu setelah kegiatan belajar. Proses ini tidak luput dari perhatian orang tua dan pola asuh dari orang tua atau keluarga, karena pada dasarnya keluargalah yang merupakan lingkungan utama yang memberikan pengajaran dalam segala hal, yang kemuadian akan diperkuat dalam pendidikan disekolah. Keluarga dalam hal ini adalah orang tua yang memiliki andil yang besar dalam keberhasilan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kausal komperatif kuantitatif karena pada implementasinya peneliti mencari pengaruh antara variabel X dan Y. adapun waktu dalam penelitian selama satu bulan terhitung dari 16 Juli-16 agustus 2024. Dengan subjek penelitian 20 orang siswa kelas tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana,Uji t dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa uji regresi linier sederhana menunjukan persamaan regresinya yaitu Y 2.913 + 0.778 X. Persamaan regresi tersebut mengindikasikan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat secara parsial, nilai kostanta sebesar 2,913 yang berarti bahwa jika tingkat perhatian orang tua siswa bernilai 0, maka hasil belajar siwa diprediksi sebesar 2.913. Selanjutnya nilai koefisien regresi tingkat perhatian orang tua (X) yaitu sebesar 0,778 yang artinya bahwa setiap peningkatan 1 unit tingkat perhatian orang tua siswa akan meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 0,778. sedangkan nilai t_hitung yang telah didapatkan dari uji T lebih besar dari t_tabel, yaitu 3.541 1.734. Hal ini menunjukan bahwa variabel tingkat perhatian orang tua (X) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel hasil belajar siswa (Y). Maka dapat disimpulkan bahwa uji hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian analisis dilakukan untuk mengetahui besaran sumbangan variabel X terhadap variabel Y, yaitu dengan menghitung nilai Determinasi (adjusted R square) dalam penelitian ini adalah sebesar 0.378, hal ini menunjukan arti bahwa variabel tingkat perhatian orang tua (X) sebesar 37.8% memiliki sumbangan pengaruh terhadap hasil belajar siswa di SDN 3 Palangka, sedangkan sebesar 62.2% dipengaruhi oleh faktor variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengelolaan Objek Wisata Bukit Cinta Terhadap Minat Pengunjung di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silvia Magdalena, 2024, Implementasi Metode Pembelajaran Mandiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V di SDN 3 Palangka. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Drs. I Ketut Soter, M.Pd.H, Pembimbing II Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd Pembelajaran mandiri adalah ketika siswa aktif dalam mengidentifikasi apa yang perlu di pelajari dan memiliki kendali dalam menemukan serta mengatur jawaban mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Rumusan masalah yang diangkat mencakup: 1) bagaimana implementasi metode pembelajaran mandiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V SDN 3 Palangka, 2) Apakah kendala yang dihadapi guru/dan siswa dalam penerapan metode tersebut, serta 3) implikasi dari metode pembelajaran mandiri terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Palangka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sehingga data yang diambil menggunakan jenis data primer dan sekunder. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, digunakan tiga langkah utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri dari 34 siswa kelas V. Data diperoleh melalui ujian yang dilaksanakan sebelum dan setelah penerapan metode, untuk mengevaluasi perubahan yang terjadi. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai ujian akhir, dengan rata-rata skor meningkat dari 70 menjadi 85. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran mandiri tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif dalam proses belajar. Menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran mandiri berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman siswa tentang metode ini dan waktu yang terbatas bagi guru untuk membimbing. Implikasi dari penerapan metode ini menunjukkan bahwa, dengan dukungan yang tepat, siswa dapat lebih mandiri dalam belajar, sejalan dengan teori kognitif yang menekankan peran aktif siswa dalam proses belajar.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANDI SAPUTRA, 2024, Pendampingan Hukum Oleh Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Palangka Raya Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi Di Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya Skripsi, Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Adat, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. Riwun, S.Ag.,M.Si. Pembimbing (II) Ririn Kurniasi,SH.,MH. Pendampingan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Palangka Raya Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya merupakan hal yang sangat penting untuk melindungi hak serta memberikan kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat. Kejaksaan Negeri Palangka Raya adalah lembaga pemerintahan yang bertanggung jawab dalam memberikan pendampingan hukum kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya dalam penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani. Sehingga yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) prosedur pendampingan penyaluran pupuk bersubsidi oleh Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Palangka Raya Kelurahan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya di Kelurahan Kelampangan Kecamatan Sabangau. (2) tujuan pendampingan oleh Jaksa Pengacara Negara dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya di Kelurahan Kelampangan Kecamatan Sebangau. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan peneliti adalah (1) Teori Pengawasan dan (2) Teori Negara Hukum. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa (1) Peran Jaksa Pengacara Negara Kejaksaan Negeri Palangka Raya dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya dalam memberikan pendampingan hukum untuk memastikan perlindungan hak dan kepastian hukumnya. (2) Tujuan dari pendampingan hukum yang dilakukan oleh Jaksa Pengacara Negara pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya yaitu untuk menjamin kepatuhan terhadap peraturan ada dengan berdasarkan perundang-undangan pada peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang tugas dan wewenang seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, serta juga mencegah dan menangani penyimpangan, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan sehingga tepat sasaran serta melindungi hak-hak petani.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tata Selvia, 2024. Peran Guru Dalam Menghadapi Keterlambatan Menulis Siswa Kelas I SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Skripsi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H Pembimbing II : Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd Keterlambatan menulis pada anak disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan perkembangan fisik, psikis dan lingkungan. Hal serupa juga ditemukan permasalahan sama yaitu pada siswa kelas I SD Negeri 5 Menteng, dimana beberapa siswa kelas I masih ada mengalami keterlambatan menulis sehingga proses pembelajaran tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran guru kelas dalam mengatasi keterlambatan menulis siswa serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh yaitu melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun daftar Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas I, sebanyak 4 orang. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam mengatasi keterlambatan menulis meliputi peran guru sebagai motivator, fasilitator dan pembimbing. Peran tersebut sangat berpengaruh dalam mengatasi setiap permasalahan dalam proses belajar mengajar yang sedang berlangsung. Adapun faktor-faktor yang ditemukan guru dalam mengatasi keterlambatan menulis pada siswa adalah faktor pendukungnya meliputi dukungan dari orang tua di rumah dalam meningkatkan keterlambatan menulis siswa, guru harus memiliki suasana hati yang baik, guru memberikan motivasi kepada siswa melalui pujian atau reward dan tentunya saat pembelajaran guru menerapkan metode-metode pengajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga siswa lebih mudah memahami. Di sisi lain, faktor penghambatnya antara lain bahwa keterbatasan dukungan dan latar belakang pendidikan orang tua mempengaruhi keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran dirumah, ketidaktahuan orang tua, dan keterbatasan sumberdaya. Banyak orang tua tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya keterampilan menulis dan bagaimana cara efektif untuk mendukung perkembangan tersebut.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
SEPRI HARYONO, 2024, Kinyah Anak Liau Dalam Ritual Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan, Pembimbing I Komang Suarta,S.Ag.,M.Si Pembimbing II Roy Wentas,M.Pd.H Era Globalisasi banyak membawa dampak perubahan mulai dari tatanan sampai pola kehidupan masyarakat, sehingga menyebabkan banyak tantangan yang harus dihadapi terutama bagi umat Hindu Kaharingan dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan ajaran yang terkandung di dalam ajaran agama. Salah satunya dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok melaksanakan kinyah anak liau yang sekarang tidak pernah dilaksanakan lagi. Rumusan masalah: 1. Bagaimana bentuk kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. 2. Apa fungsi dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. 3. Apa nilai pendidikan yang terkandung pada kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. Bertujuan untuk mengetahui: bentuk dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan, untuk mengetahui fungsi dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan dan untuk mengetahui nilai pendidikan yang terkandung pada kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. Teori digunakan teori semiotika, teori nilai dan teori pendidikan klasik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif, tempat penelitian di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, Teknik penentuan informan snowball sampling, teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan: Bentuk pelaksanaan kinyah anak liau terjadi karena kesepakatan yang dilakukan oleh para nenek moyang atau leluhur zaman dulu, dan pelaksanaannya dasar pelaksanaannya berdasarkan wahyu tuhan yang tertuang dalam kitab suci Panaturan dan dalam pelaksanaan kinyah anak liau dijadikan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun pada ritual kematian oleh anak cucunya berdasarkan garis keturunannya, dan dalam pelaksanaan Kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok terdapat dua fungsi yaitu fungsi estetika dan religius, yang jika dilihat fungsi religius terdapat pada sudut pandang bentuk anak liau dan dalam pelaksanaan kinyah anak liau, kinyah anak liau mempunyai nilai-nilai yang terkandung di dalam pelaksanaannya mulai dari perilaku moral, ekspresi estetika dan sosial politik.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Model kooperatif tipe Jigsaw merupakan satu tipe pembelajaran kooperatif yang mendorong siswa aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai prestasi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS kelas 3 di SDN 1 Batu Nindan Kecamatan Basarang, (2) Untuk mengetahui bagaimana Kendala Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS kelas 3 di SDN 1 Batu Nindan Kecamatan Basarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Serta teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Metode Jigsaw efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa di SDN 1 Batu Nindan. Tahapan penerapannya meliputi pemahaman konsep, penyesuaian konteks, penetapan tujuan, pemilihan metode dan strategi, serta evaluasi. Respon positif siswa menunjukkan mereka menikmati dan aktif dalam pembelajaran berbasis kelompok ini, menandakan keberhasilan penerapan metode oleh guru.(2) Penerapan metode Jigsaw menghadapi tantangan eksternal seperti keterbatasan sumber daya, materi ajar yang tidak sesuai, fasilitas kelas, dan kekurangan alat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala ini termasuk menyesuaikan materi ajar dari sumber online, merancang materi sendiri, dan berkolaborasi dengan rekan guru. Selain itu, sosialisasi dengan orang tua, pelatihan guru, serta solusi kreatif untuk fasilitas dan komunikasi dengan pihak terkait juga diterapkan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yasmanto. 2024. Exploration of Teachers' Strategies in Increasing Reading Interest of Class IV Students at SDN 3 Palangka Supervisor I Mitro, S.Pd., M.Si Supervisor II Santang, S.Pd., M.Hum Teacher strategies are very necessary in a learning process to increase students' interest in learning and reading. This research is to find out and describe related to teachers' strategies in increasing students' interest in reading. The type of research used is a qualitative descriptive method. The data collection methods used are observation, interview, and document methods. The data analysis techniques used are in the form of data condensation, data display and conclusion drawing. The results of the study show that teachers have good creativity in increasing students' interest in reading (1) Teachers' strategies in increasing students' interest in reading are seen from the learning process by (a) Using the Question and Answer Method, group discussions, and explaining and practicing the subject matter (b) in the learning process teachers not only explain but also provide examples to students. (c) Teachers make plans before the learning process and conduct evaluations. (d) Some of the learning methods and strategies used by teachers are to increase interest in reading and attract learning interest in students. (2) Teachers' obstacles in increasing students' interest in reading are: (a) Different character and behavior of students. (b) Students who cannot read and count will have difficulty participating in learning activities. (c) Limited facilities and infrastructure. Some of these obstacles can hinder and hinder the course of a learning process.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Seni adalah segala perbuatan manusia yang berasal dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa dan perasaan manusia. Seni banyak ragamnya diantaranya seni kriya. Ada beragam macam karya seni kriya, salah satunya adalah amak kajang. Amak kajang merupakan kesenian khas Kalimantan Tengah, anyaman dapat didefinisikan sebagai mengayam, mengatur (seperti memotong daun pandan), menindih, dan menyilang (seperti membuat tikar dan bakul). Pengrajin amak kajang di Desa Tewang RangasKecamatan Tewang Sangalang Kabupaten Katingan kebanyakan adalah orang tua lanjut usia, sehingga perlu adanya pelestarian terhadap kesenian amak kajang (tikar) kepada generasi selanjutnya sebagai upaya pelestarian dan mempertahankan kebudayaan lokal. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: 1. Bagaimana seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? 2. Bagaimana upaya pelestarian seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? Adapun tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi pada amak kajang Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Teori menggunakan empat teori yaitu penciptaan karya seni, fenomenologi, pelestarian budaya, dan pendidikan klasik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Kemudian, data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1. Seni kriya amak kajang adalah seni yang memiliki banyak fungsi untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk ritual keagamaan Hindu Kaharingan dan motif tidak hanya motif polos, dan proses pengerjaannya pun cukup panjang mulai dari mencari bahan baku kajang, mengolah bahan baku kajang dan terakhir proses penganyaman daun kajang menjadi amak kajang. 2. Upaya pelestarian seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan yaitu dengan mengajarkan kepada anak cucu cara membuat amak kajang serta membuat terobosan baru yaitu membuat amak kajang menjadi lebih menarik yaitu dengan membuat amak kajang menjadi bermotif dan berwarna agar lebih banyak yang berminat dan ingin mempelajari cara membuat amak kajang.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Sundari, 2024. Eksistensi UKM Seni Lukis dan Kaligrafi pada Mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Pembimbing II : Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni lukis dan kaligrafi menjadi wadah pengembangan bakat minat mahasiswa di bidang seni lukis dan kaligrafi. Tersedianya sarana dan prasarana menjadi penunjang bagi Mahasiswa untuk melatih kemampuan yang ada di dalam diri. Namun hal ini belum terealisasi dengan baik dikarenakan adanya kendala internal dan eksternal eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi yang dihadapi oleh Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, 2) Kendala UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, 3) Upaya pelestarian UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu mengkaji, menggali dan memahami tentang eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi pada Mahasiswa di Kampus IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu teori eksistensi, teori kendala, dan teori behavioristik. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dnegan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis Data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pembina, pelatih, ketua UKM, dan 2 orang anggota UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi terbagi menjadi empat yaitu eksistensi anggota, pembina dan pelatih yangmana dari anggota UKM mengalami kemunduran peminat dari tahun ke tahunnya, pelatih UKM di tahun 2022 dan 2023 memiliki pelatih yang berbeda, Pembina UKM dari 2021 sampai 2023 masih tetap sama. Kemudian eksistensi kegiatan UKM yang mana kegiatan ini masih belum berkembang, karena kegiatan UKM hanya berkaitan dengan kegiatan latihan saja. Selanjutnya eksistensi sarana dan prasarana yang mana kini mengalami kemajuan, yang dahulunya terbatas oleh sarana dan prasarana, kini sudah memiliki sarana prasarana untuk latihan. Kemudian eksistensi hasil karya yang mana ada nya hasil karya pada UKM seni lukis dan kaligrafi yakni di tahun 2023, dikarenakan tahun sebelumnya tidak memiliki sarana dan prasarana. 2) Kendala yang dihadapi UKM seni lukis dan kaligrafi terbagi menjadi dua yaitu kendala internal yang meliputi kurangnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri dan tidak tersedianya ruang latihan. Sedangkan kendala eksternalnya terdiri dari terbatasnya toko penjualan alat kesenian, kurangnya pembinaan dari Lembaga Kampus dan kurangnya jaringan link untuk mengikuti perlombaan. 3)Upaya pelestarian UKM seni lukis dan kaligrafi terdiri dari dua upaya yakni upaya yang sudah dilaksanakan dan upaya yang akan di laksanakan. Kata Kunci : Eksistensi, UKM Seni Lukis dan Kaligrafi
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Delia Puspita. 2024. Hubungan Antara Metode Diskusi dan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Agama Hindu dengan Hasil Belajar Kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing : (I) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H., (II) Dr. Suryanto, S.Pd., M.Pd. Metode Diskusi merupakan salah satu metode dari beberapa metode yang sering digunakan dalam pembelajaran, dimana bertujuan untuk membuat proses pembelajaran yang bervariasi dan menjadi lebih termotivasi sehingga terjadinya proses pembelajaran dua arah yaitu antara siswa dan guru. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara metode diskusi dan motivasi belajar dengan hasil belajar mata pelajaran Agama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuanti dengan penelitian survei asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan hasil hubungan antara metode diskusi dan motivasi belajar dengan hasil belajar. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang beragama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan penyebaran angkat/kuesioner kepada siswa yang beragama Hindu kelas X di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen berskala likert yang terdiri dari 5 dimensi servqual. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini uji korelasi sederhana, uji korelasi ganda dan dan uji prasyarat analisis menggunakan bantuan SPSS versi 29. Hasil dari penelitian sebagai berikut : 1). Metode Diskusi tidak memiliki hubungan atau tidak berkorelasi secara signifikan dengan Hasil Belajar, 2). Motivasi Belajar memiliki hubungan/berkorelasi secara signifikan dengan Hasil Belajar, 3). Hasil analisis data didapatkan nilai F change 0,032 0,05 maka bisa ditarik kesimpulan bahwa variabel Metode Diskusi, dan Motivasi Belajar memiliki hubungan secara signifikan dengan Hasil Belajar secara simultan atau secara bersama-sama.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Niluh Puspita Sari, 2024. Pengaruh Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Suryanto, S.Pd.,M.Pd dan Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto. M.Pd.H Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya. siswa cenderung tidak terlibat aktif serta tidak fokusnya siswa dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak pada belum maksimalnya hasil belajar yang dicapai. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui bagaimana minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya, (2) untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya, dan (3) untuk mengetahui bagaimana minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pedidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data minat siswa dikumpulkan melalui angket atau kuesioner dengan responden 36 siswa kelas X dan kelas XI Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya. Sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui nilai ulangan harian siswa, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat belajar siswa Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya kategori sedang dengan persentase 72.2%. Hasil belajar yang diperoleh rata-rata 71,17 dikatakan rendah karena masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 78. Pada hasil uji hipotesis didapat Sig. 0,000 0,05 dan nilai t hitung 19,978 > t tabel 2,032 sehingga menghasilkan Ha diterima pada penelitian, disimpulkan bahwa minat belajar secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 3 Palangka Raya. Kata Kunci: Minat Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Lala Lorensia Dewi, 2024: Peran Pasraman Parentas Dalam Menumbuhkan Sradha Dan Bhakti Bagi Siswa Hindu Di Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr.Suryanto, S.Pd.,M.Pd, Pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang Peran Pasraman atau Sekolah Minggu Hindu dalam Menumbuhkan Sradha Dan Bhakti Bagi Siswa Hindu Di Kota Palangka Raya. Berdasarkan observasi awal ditemukan masalah terkait dengan mulai banyaknya remaja Hindu yang pindah keyakinan. Hal ini menjadi masalah yang cukup serius sehingga untuk menguatkan iman siswa Hindu diperlukan peran dari Pasraman. Adapun tujuan penelitian untuk mendapatkan suatu pemahaman yang jelas tentang Peran Pasraman Parentas Dalam Menumbuhkan Sradha dan Bhakti Bagi siswa Hindu di Kota Palangka Raya. Dalam penelitian ini, lokasi penelitian dilakukan di Pasraman Parentas Palangka Raya, selama 1 (satu) bulan, informan dalam penelitian adalah kepala pasraman, guru pasraman, dan siswa Hindu SD, SMP, dan SMA. Adapun teori yang digunakan adalah teori peran dan teori pembelajaran humanisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian pasraman memiliki peran yang penting untuk menguatkan iman siswa Hindu. Adapun simpulan dalam penelitian yaitu, bentuk pembelajaran yang di berikan yaitu, pembelajaran tatap muka (face to face learning) dan pembelajaran eksperiensial (experiential learning), faktor-faktor yang menumbuhkan sradha dan bhakti siswa Hindu dengan cara mengajarkan pentingnya beribadah dan dukungan dari orang tua. Upaya yang dilakukan Pasraman Parentas untuk menumbuhkan sradha dan bhakti siswa Hindu dengan memberikan pembelajaran agama Hindu yang relevan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
GENDUTSI, 2024 : Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Pembimbing II Dr.Suryanto, S.Pd.,M.Pd Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Pendidikan karakter adalah usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik ( habituation) sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadianya. Efektivitas adalah suatu hal yang memiliki pengaruh, manjur, membawa hasil, dan berhasil atau suatu usaha atau Tindakan yang dilakukan. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai Berikut: Bagaimanakah Efektivitas Implementasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Hindu dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pkerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Efektivitas implementasi Pendidikan karakter bagi siswa Hindu dalam pembelajaran Pendidikan agama Hindu dan Budi pekerti di SDN Percobaan Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori Peranan dan (2) Teori Belajar Behaviorisme Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang berlokasi di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Subjek dalam penelitian ini yakni kapala sekolah (1 orang), guru agama Hindu (1 orang), dan siswa Hindu (5 orang). Metode dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Implementasi Pendidikan karakter bagi siswa Hindu dalam pembelajaran Pendidikan agama Hindu yang dapat diimplementasikan untuk pembentukan karakter yakni, (1) Tri Kaya Parisudha, (2) Tri Hita Karana, (3) Panca Sradha, (4) Panca Yadnya. 2.Metode pembelajaran yang digunakan dalam pembentukan karakter pada Pendidikan agama Hindu dan budi pekerti : (1) Religius (2) Sopan Santun dan (3) Jujur yang memiliki efektivitas bagi siswa Hindu yaitu dengan memberikan keteladanan dan pembiasaan bagi siswa.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
I Kadek Dwi Yogi Swara, 2024. Pengaruh Persepsi Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti pada Siswa Kelas XI di SMAN 1 Basarang. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Suryanto, S.Pd.,M.Pd dan Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Kurikulum adalah komponen yang penting dan menjadi dasar dalam proses pembelajaran. Pergantian kurikulum dilakukan untuk mencapi tujuan Pendidikan Nasional yang tercantum dalam UUD 1945 alinea ke-4. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh persepsi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu pada siswa kelas XI di SMAN 1 Basarang. Secara umum tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Kurikulum Merdeka Belajar, berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMAN 1 Basarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan metode survey dan analisis data menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistics 25 dan Microsoft Excel 2016. Teknik pengumpulan data purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner persepsi guru dan perepsi siswa dan rekap hasil belajar siswa Agama Hindu kelas XI yang diperoleh dari guru PAH dan BP. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 6 responden guru dan 48 responden siswa Agama Hindu kelas XI. Penelitian ini menghasilkan persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka masuk kategori baik dengan persentase 32% dan persepsi siswa Agama Hindu kelas XI terhadap penerapan Kurikulum Merdeka masuk kategori cukup dengan persentase 63%. Hasil belajar siswa Agama Hindu kelas XI berada pada rata-rata nilai 88,40. Uji Normalitas menunjukan nilai signifikansi dari variabel persepsi guru adalah 0,403 > 0,05 dan variabel persepsi siswa agama Hindu Kelas XI adalah 0,711 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kedua data tersebut normal. Uji F Simultan menujukan nilai signifikasi sebesar 0,189 > 0,05 maka berkesimpulan variabel Independen tidak berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Nilai R Square sebesar 0,670 atau 67%. Hasil Analisis Regresi Ganda diperoleh persamaan regresi : konstanta X1 + X2. Tidak terjadi pengaruh antara persepsi penerapan Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar siswa Agama Hindu kelas XI.